Claim Missing Document
Check
Articles

Teori Pendidikan Keluarga dan Tanggung Jawab Orang Tua dalam Pendidikan Anak Usia Dini Lismayanti, Ima; Gunawan, Yusuf Agung; Budiarti, Lolita Singgih; Sukatin, Sukatin; Yusup, Muhammad
Hijaz: Jurnal Ilmu-Ilmu Keislaman Vol. 2 No. 1 (2022)
Publisher : Medan Resource Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (242.631 KB) | DOI: 10.57251/hij.v2i1.864

Abstract

He talked about parents' responsibilities in early childhood education. It is known from the literature that the home environment plays an important role in the upbringing of children. Father and mother in the family become the first educators in the developmental process of the child's life. Parents build relationships and not only create different families for reproductive purposes, but also continue the lineage and build affection. The main task of the family is to create the building and atmosphere of the family upbringing process, so that the next generation of intellectual and noble generations stands as a solid foundation for the life and journey of human children. can do. This fact is supported by theoretical insights showing the importance of home education as a child's first basic education.
PENGAMBILAN KEPUTUSAN DALAM KEPEMIMPINAN Sukatin, Sukatin; Astuti, Andri; Rohmawati, Anggi; Ananta, Anju; Aprianti, Amelia; As-Sodiq, Irfan
Humantech : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia Vol. 1 No. 9 (2022): Humantech : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia
Publisher : Program Studi Akuntansi IKOPIN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32670/ht.v1i9.2029

Abstract

Tulisan ini dibuat untuk mengetahui bagaimana cara pemimpin mengambil keputusan dengan metode penelitian kepustakaan dengan mengumpulkan berbagai buku-buku dan sumber referensi lainnya untuk mendapatkan hasil yang bagus dari penelitian ini. Beberapa keputusan kerap kali sangat sulit dibuat. Tidak jarang sulitlah menilai seseorang benar atau salah dengan memutuskan sesuatu. Dari penelitian ini dapat diketahui bahwa kepemimpinan itu ialah kemampuan untuk mempengaruhi pihak lain, keberhasilan seorang pemimpin tergantung pada kemampuannya untuk mempengaruhi itu. dengan kata lain kepemimpinan dapat diartikan sebagai kemampuan seseorang untuk mempengaruhi orang lain melalui komunikasi baik langsung maupun tidak langsung, dengan maksud untuk menggerakkan orang-orang tersebut agar dengan penuh pengertian, kesadaran dan senang hati bersedia mengikuti kehendak kehendak pemimpin itu. Dan pengambilan keputusan adalah sebuah tindakan atau proses pengambilan keputusan terutama yang penting. Didalam penelitian ini juga ada dasar-dasar, faktor-faktor dan teori-teori dalam pengambilan keputusan.
BIMBINGAN DAN KONSELING BELAJAR Sukatin, Sukatin; Nurkhalipah, Nurkhalipah; Kurnia, Ayu; Ramadani, Delfa; Fatimah, Fatimah
Humantech : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia Vol. 1 No. 9 (2022): Humantech : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia
Publisher : Program Studi Akuntansi IKOPIN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32670/ht.v1i9.2073

Abstract

Pada dasarnya bimbingan belajar adalah inti dari kegiatan disekolah. Bimbingan belajar merupakan salah satu usaha yang perlu dilaksanakan untuk mencapai tujuan belajar yang maksimal. Pelaksanaan bimbingan dilatar belakangi oleh beberapa aspek. Diantaranya aspek psikologis, kultural atau sosial budaya, dan pedagogis. Latar belakang psikologis dalam proses pendidikan, siswa sebagai subjek didik merupakan pribadi yang unik dengan segala karakteristiknya. Hal inilah yang menyebabkan perbedaan kemampuan anak dalam menerima pelajaran yang diberikan oleh guru. kemampuan belajar pada setiap individu siswa tidak sama; ada yang cepat dan ada yang lambat menangkap isi pelajaran. Oleh karena itu, guru mempunyai tanggung jawab yang besar dalam membantu siswa agar berhasil dalam belajar yaitu dengan memberikan bimbingan belajar. Sebagai pendidik, tugas dan tanggung jawab guru yang paling utama ialah mendidik, yaitu membantu subjek didik untuk mencapai keberhasilan dalam belajar. Sebelum memberikan bimbingan belajar kepada siswa, guru diharuskan mengenal dan memahami tingkat perkembangan anak didik, sistem motivasi atau kebutuhan, pribadi, kecakapan dan kesehatan mental yang dimiliki oleh siswa sebelum berhasil dalam belajar.
PENDIDIKAN REMAJA MENURUT PANDANGAN ISLAM Budiman, Budiman; Petricia, Echa; Wahyudi, Ilham; Mulyana, Mulyana; Sukatin, Sukatin; Hariyanto, Mashudi
Humantech : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia Vol. 1 No. 12 (2022): Humantech : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia 
Publisher : Program Studi Akuntansi IKOPIN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32670/ht.v1i12.2485

Abstract

Tujuan penelitian ini merupakan salah satu uapaya mencari jawaban masalah diatas, diharapkan dengan Pendidikan remaja menurut pandangan islam, untuk membimbing remaja agar remaja tetap sehat mental, berakhlak mulia, taqwa kepada Allah SWT dan nilai-nilai yang bersumber dari al-quran dan sunnah. Dari hasil penelitian ini, maka dapat penulis menyimpulkan bahwa Pendidikan dalam islam begitu begitu penting sehingga merupakan suatu kewajiban, karena Pendidikan dapat mengubah manusia dari tidak tahu menjadi tahu. Terkhususkan Pendidikan bagi remaja. Islam sangat memperhatikan tingkah laku umatnya, oleh karena itu islam memiliki rambu-rambu bagi umatnya yang harus diikuti jika menginginkan kehidupan yang layak didunia dan akhirat. Syariat islam tidak akan dihayati dan diamalkan orang kalua hanya diajarkan saja. Tetapi harus dididik melalui proses Pendidikan. Pendidikan remaja dengan Pendidikan yang islami, dalam arti islam mengandung makna bahwa setiap jenis Pendidikan yang diberikan pada remaja harus dengan nilai agama, karena nilai agama merupakan ajaran yang absolut ada syariat islam, berlaku sepanjang zaman sehingga nilai-nilai yang lainnya mengikuti nilai-nilai islam. Tanggung jawab pada Pendidikan remaja terletak dan dipengaruhi oleh orang tua, guru dan masyarakat. Dengan demikian bahwa tanggung jawab Pendidikan dalam islam bersifat persorangan dan sosial sekaligus. Dan peranan agama sebagai fungsi Pendidikan islam bagi remaja sangatlah penting. Karena remaja memiliki dasar-dasar agama akan lebih mudah dikembalikan pada jiwanya yang beragama apabila ia melenceng perbuatannya, jika tidak dibekali dengan Pendidikan agama akan goncang sampai ia dewasa.
PENGUATAN PENDIDIKAN PANCASILA DAN KARAKTER BANGSA Annisah, Annisah; Agustina, Dwi; Aprida, Merlin; Febrian, Adji; Haryanto, Mashudi; Sukatin, Sukatin
Humantech : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia Vol. 2 No. 3 (2023): Humantech : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia 
Publisher : Program Studi Akuntansi IKOPIN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32670/ht.v2i3.2918

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana penguatan Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan pada siswa SMPN 11 Batanghari, mengetahui bagaimana peranan Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan terhadap pembentukan karakter pada siswa SMPN 11 Batanghari. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Sampel penelitian pada skripsi ini menggunakan sampel siswa dan guru SMPN 11 Batanghari dengan menggunakan teknik pengumpulan data yaitu wawancara mendalam, observasi dan dokumentasi. Adapun teknik analisis data yan digunakan yaitu Interaktif Model analisis data kualitatif yakni prosesnya dilakukan dengan data reduction, data display dan verification. Hasil penelitian menunjukkan bahwa selama ini pembangunan yang dilakukan oleh pemerintah pusat atupun daerah dengan dalam proses pembelajaran melalui kegiatan-kegiatan baik intrakurikuler dan ekstrakurikuler diantaranya adalah kegiatan intrakurikuler memasukkan nilai-nilai karakter setiap mata pelajaran di kelas sesuai yang direncanakan dalam RPP dengan menggunakan pendekatan discovery Learning atau inquiry. Adapun peranan pendidikan Pancasila dalam pembentukan karakter anak di SMPN 11 Batanghari khususnya kelas VIII yaitu dengan cara menyisipkan nilai spritual dan nilai sosial dalam setiap melakukan pembelajaran pendidiikan Pancasila dan Kewarganegaraan. Strategi yang dilakukan oleh para guru sehingga penanaman karakter dapat tercapai apabila setiap guru mampu memahami karakter dan kondisi sosial budaya masyarakat dimana peserta didik berada.
PENERAPAN NILAI-NILAI PANCASILA DALAM PENDIDIKAN Zukri, Alda; Yulianto, Slamet Dwi; Makrifah, Nurhidayatul; Sukatin, Sukatin; Astuti, Andri
Humantech : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia Vol. 2 No. 3 (2023): Humantech : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia 
Publisher : Program Studi Akuntansi IKOPIN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32670/ht.v2i3.2920

Abstract

Nilai adalah sesuatu yang terkait dengan sesuatu yang lain yang merupakan bagian dari identitas sesuatu itu. Nilai bukanlah objek konkret, bukan fakta, dan bukan hanya hal-hal nyata yang membutuhkan bukti empiris, tetapi juga hal-hal yang dapat dihargai yang diinginkan, disukai atau tidak disukai. Dalam perkembangannya, Pancasila menghadapi berbagai tantangan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di era globalisasi. Kemajuan ini mempengaruhi semua bidang kehidupan, yaitu ekonomi, budaya, politik, adat istiadat dan dunia pendidikan. Pancasila merupakan dasar negara kesatuan republik indonesia yang memiliki arti dan nilai luhur dalam setiap asasnya, karena setiap Pancasila terbentuk dari nilai-nilai yang telah ada dalam kehidupan pribadi bangsa indonesia sejak dahulu kala.
The Framework of Islamic Educational Management to Improve Quality of Graduates Novita, Mona; Madyan, Madyan; Sukatin, Sukatin
JMKSP (Jurnal Manajemen, Kepemimpinan, dan Supervisi Pendidikan) Vol. 6 No. 2 (2021): JMKSP (Jurnal Manajemen, Kepemimpinan, dan Supervisi Pendidikan)
Publisher : Graduate Program Magister Manajemen Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/jmksp.v6i2.5657

Abstract

This study analyzed 1) the management of the basic components of Islamic education; 2) the construction of a curriculum management framework for enhancing the quality of Indonesian graduates; and 3) assess the role of IQF as the current Higher Education Curriculum in resolving the difficulties with Indonesian graduate quality. This study takes the form of a literature review that is explained qualitatively. Based on the findings of the investigations, the following conclusions can be drawn: 1) management of the basic components of Islamic educational, which include: (a) management of Islamic education personnel, (b) management of Islamic education students, (c) management of Islamic education curriculum, (d) Islamic education financial management, and (e) management of Islamic education facilities and infrastructure; 2) building a curriculum management framework for enhancing the quality of Indonesian graduates, which will include the following stages: (a) planning, (b) implementation, and (c) curriculum evaluation; and 3) it is envisaged that the IQF policy will help to improve the quality of Indonesian graduates.
Manajemen Keuangan atau Pembiayaan Pendidikan Sukatin, Sukatin; Rukmanah, Siti; Rosanti, Rosanti; Karim, Hafizul
Pedagogika: Jurnal Ilmu-Ilmu Kependidikan Vol. 3 No. 2 (2023)
Publisher : Medan Resource Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57251/ped.v3i2.1374

Abstract

Education financing management is an important aspect in providing quality education. The main goal is to optimize the use of limited financial resources to meet educational needs effectively and efficiently. Financing management includes the process of budget planning, fund allocation, budget implementation, supervision, as well as evaluation and reporting. The main activities in education financing management include identifying funding sources, calculating operational and investment cost requirements, preparing budget plans, managing cash flow, making appropriate expenditures, and monitoring and evaluating budget use. Effective financing management requires careful planning, transparency, accountability and coordination between stakeholders. This aims to ensure the allocation of funds is fair, efficient and aligned with educational priorities. With good financing management, educational institutions can provide quality services and create a conducive learning environment for all students.
Hadis Rasulullah SAW yang Berkaitan dengan Janabah dan Tayamum Sukatin, Sukatin; Adhiyah, Adhiyah; Asshidiqi, Hasbi; Masobirin, Masobirin; Nurmania, Nurmania
Multiverse: Open Multidisciplinary Journal Vol. 2 No. 2 (2023)
Publisher : Medan Resource Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57251/multiverse.v2i2.1227

Abstract

Islam stands out as the only religion that places a profound emphasis on cleanliness, purity, and health for humanity, particularly among Muslims, through practices like bathing and tayammum ablution. These practices are divinely commanded to ensure that individuals remain healthy, clean, and free from various impurities. The Islamic faith is not only profound but also adorned with blessings and conveniences bestowed by Allah. As an omniscient deity, Allah facilitates ease in worship to prevent His creations from negligence and disobedience. This facilitation, known as kerhoksoan, becomes evident when accessibility to water poses a challenge. In such instances, Allah has provided a practical solution through the ritual of tayammum. Expanding on the significance of tayammum, it serves as a testament to Allah's benevolence, offering flexibility in adherence to religious practices. This divine accommodation ensures that even under challenging circumstances, believers can maintain spiritual and physical well-being.
Adopsi dan Inovasi Pendidikan Sukatin, Sukatin; Afrini, Novia; Marselinda, Vina; Widyatama, Ikhsan; Sakdiah, Nur
Multiverse: Open Multidisciplinary Journal Vol. 2 No. 2 (2023)
Publisher : Medan Resource Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57251/multiverse.v2i2.1229

Abstract

An innovation's utility hinges on its adoption. According to Mardikanto (1993), adoption entails a behavioral shift encompassing cognitive, affective, and psychomotor domains following the delivery of a message by an instructor to the target audience. Fundamentally, adoption entails a process that traverses various stages before a community decides to embrace or discard an innovation. The stages in the adoption of biopesticides commence with the introduction phase, wherein individuals become aware of the innovation's existence. Subsequently, the persuasion stage ensues, during which individuals cultivate attitudes towards the innovation. The subsequent stage involves the decision to embrace or reject the innovation. Lastly, the process culminates in the confirmation stage, wherein individuals seek reinforcement for their decision to either proceed with the innovation's implementation or forgo it altogether.
Co-Authors Adhiyah, Adhiyah Afrini, Novia Agnesia, Tiara Amaliyah, Amaliyah Amrizal Amrizal Amzi, Amzi Ananta, Anju Andika Andika Annisah, Annisah ansori ansori Antoni , Antoni Aprianti, Amelia Aprianto, Iwan Aprida, Merlin Arfi, Ridho Ramadhan Ariska, Aas Ariyanto, Masyhudi As-Sodiq, Irfan Asshidiqi, Hasbi Astuti, Andri Asvio, Nova Awana, Mardiatun Azkia, Mawada Azmiyati, Yuli Azzahra, Anjuna Cahya Bachtiar, Hambali Budiarti, Lolita Singgih Budiman Budiman Chaer, Moh. Toriqul Chofifah, Nurul Dwi Agustina Eko Eko, Eko Elfi Yuliani Rochmah Emilia Emilia Ermawati Ermawati Fajri, Muhammad Rizkal Faridah, Farah fatimah Fatimah Fatimah, Wiwin Febrian, Adji Fransiska, Sella Gunawan, Yusuf Agung HARIYANTO, MASHUDI HARJA, HARLINA Haryanto, Mashudi Hayub, Hayub Heri Triyanto, Heri Ibrahim, Fernando Ilham Wahyudi Ina Lusiana Istikomah Istikomah Karim, Hafizul Khoiri, M. Miftahul Kurnia, Ayu Kurniawaty, Dwi Lismayanti, Ima Mabruroh, Siti Izzatul Madyan, Madyan Maharani. S, Sorta Makrifah, Nurhidayatul Marselinda, Vina Maryam Maryam Masobirin, Masobirin Mona Novita Muhammad Anggung Manumanoso Prasetyo Muhammad Ilham Muhammad Yusuf Muhammad Yusup Mukri, Anang Mulyana Mulyana Munawwaroh, Siti Muzan, Muzan Nafi’, Tsamrotun Nasution, Fitri Nuraini Nuraini Nurhidayat, Bella Rahma Nurkhalipah, Nurkhalipah Nurmania, Nurmania Oktafia, Cindy Pahmi Pahmi Paradise, Mutia Rahma Paryati Paryati Petricia, Echa Putri, Mega Sobri Putri, Sherly Amanda Raganata, Raganata Rahma Rahma Ramadani, Delfa Rangkuti, Zul Rahman Restiana, Dwi Rohmawati, Anggi Rosanti, Rosanti Rudi Irawan Rukmanah, Siti Safitri, Lidya Sakdiah, Nur Salsabila, Salsabila Sapitri, Septiya Ayu Sari, Oci Mulia Sari, Riza Purnama Sartika, Diah Dwi Sawitry, Maryanti Siti Aisyah Siti Munawaro, Siti Siti Patimah Subha, Habibah Aurora Sulistyowati Sulistyowati Supangat Supangat Suud, Fitriah M. Tari, Najwa Rahmanda Turiyana, Turiyana Umiati, Titk Ummah, Saidah Nurul wahyuni wahyuni Warahmah, Mawaddataw Widyatama, Ikhsan Yosmardi, Harpen Yulianto, Slamet Dwi Yunita, Fitri Rahma Yusniar, Siti Dwi Zukri, Alda Zulqarnain Zulqarnain, Zulqarnain