Claim Missing Document
Check
Articles

Evaluasi Kurikulum Pendidikan Islam Mukri, Anang; Yosmardi, Harpen; Zulqarnain, Zulqarnain; Sukatin, Sukatin
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Evaluasi merupakan elemen kunci dalam sistem manajemen yang mencakup perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, pemantauan, dan evaluasi. Demikian pula, kurikulum terdiri dari langkah-langkah perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan diakhiri dengan pemantauan serta evaluasi. Tanpa adanya evaluasi, kita tidak dapat menentukan posisi kurikulum dalam hal desain, implementasi, dan hasilnya. Tujuan melakukan evaluasi adalah untuk memastikan apakah program atau kebijakan yang diterapkan sudah memenuhi harapan. Dalam melakukannya, Anda harus bisa mengetahui bagian mana yang belum tercapai, mencari penyebab yang mempengaruhinya, dan memberikan saran untuk mengatasi permasalahan yang ditemukan. Model kurikulum yang umumnya digunakan saat ini cenderung bersifat akademis dan sering kali terlalu fokus pada konten serta materi pembelajaran. Penulis melakukan penelitian kepustakaan atau survei terhadap berbagai buku dan karya akademik terkait topik evaluasi kurikulum. Kurikulum bertindak sebagai media untuk mengkristalisasikan pengetahuan dan nilai-nilai kehidupan. Berdasarkan beberapa penelitian, tampaknya model kurikulum ini belum dapat secara maksimal meningkatkan keterampilan siswa jika dibandingkan dengan negara lain. Ini menunjukkan bahwa kualitas pelatihan di negara kita masih lebih rendah.
Manajemen Kurikulum Pendidikan Islam Azmiyati, Yuli; Eko, Eko; Amzi, Amzi; Zulqarnain, Zulqarnain; Sukatin, Sukatin
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sebuah lembaga sekolah/madrasah akan terus diminati masyarakat manakala ditata/dikelola dengan baik, memberikan pelayanan kepada peserta didik secara maksimal mau menerima aspirasi masyarakat dan yang terpenting produk lulusan lembaga tersebut mampu mandiri dan dapat bersaing di dunia kerja. Untuk mendapatkan hasil (out put) yang maksimal tidak terlepas dari penataan manajemen. Salah satunya adalah manajemen kurikulum yang merupakan ruh (isi) dari delapan standar pendidikan nasional. Kurikulum ini akan menjadi acuan/panduan lembaga sekolah/ madrasah di dalam melaksanakan pembelajaran. Proses penataan kurikulum akan sangat bermanfaat dan semakin memberikan nilai-nilai religius bila dikaitan dengan nilai-nilai pendidikan keislaman. Di dalam tulisan ini akan dikaji mengenai manajemen kurikulum dipandang dari sudut cendikiawan muslim, Alqur’an dan Hadis Rasulillah saw.
Silabus dan RPP, Prinsip-Prinsip Pengembangan Silabus, Langkah-Langkah Pengembangan Silabus, Manfaat Silabus, Prinsip-Prinsip Pengembangan RPP, Langka-Langkah-Langkah Pengembangan RPP, Manfaat RPP Umiati, Titk; Muzan, Muzan; Zulqarnain, Zulqarnain; Sukatin, Sukatin
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam kegiatan belajar mengajar guru memiliki peran yang sangat penting. Karena guru menyampaikan materi secara langsung kepada siswa atau pserta didik. Untuk itu diperlukan RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran) yang baik dan sesuai kebutuhan siswa dalam materi tersebut agar memperoleh hasl pembelajaran yang sangat memuaskan. Manfaat RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran) pembelajaran yang tertata. menggunakan penyampaian materi lebih mudah, menentukan target dan tujuan, melihat keberhasilan belajar siswa, mengembangkan kegiatan pembelajaran, penjabaran jenis penilaian, dan menentukan sumber belajar.
Pendidikan Karakter Dalam Perspektif Islam Zulqarnain, Zulqarnain; Sukatin, Sukatin; Lusiana, Ina; Istikomah, Istikomah; Antoni , Antoni
Journal of Comprehensive Science Vol. 1 No. 5 (2022): Journal of Comprehensive Science (JCS)
Publisher : Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/jcs.v1i5.162

Abstract

Pembinaan karakter merupakan nilai yang harus dipelajari, dirasakan dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari seorang anak. Konsep pendidikan karakter di Indonesia adalah pendidikan nilai nilai luhur yang bersumber dari budaya. Bangsa Indonesia dalam rangka pembinaan kepribadian generasi muda yang meliputi tiga aspek, yaitu kepribadian moralitas(pengetahuan moral), sikap moral(moral feeling), dan perilaku moral(moral action). Konsep pendidikan islam merupakan pedoman yang diberikan seseorang kepada seseorang agar dapat berkembang secara optimal. Ajaran islam tentang perkembangan tubuh, pikiran dan hati siswa.
Mengatasi pola perilaku pra remaja pasca covid 19 dari sudut pandang pendidikan agama Islam Sukatin, Sukatin; Maharani. S, Sorta; Mabruroh, Siti Izzatul; Wahyuni, Wahyuni; Ibrahim, Fernando
Educenter : Jurnal Ilmiah Pendidikan Vol. 1 No. 6 (2022): Educenter: Jurnal Ilmiah Pendidikan
Publisher : ARKA INSTITUTE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55904/educenter.v1i6.240

Abstract

Post-covid 19, educational institutions began to change their status from online to offline in accordance with applicable government policies. This study aims to determine the behavioral patterns of pre-adolescents after covid-19 and how to overcome these behavioral patterns from an Islamic religious education perspective. This study is a qualitative descriptive research method using a case study approach. This study collected data using a structured interview method and took samples using convenience sampling techniques. According to the results of the study, the behavioral patterns of pre-adolescents have increased significantly, which are usually difficult to control, becoming increasingly difficult to control to the point of being out of control. The way teachers overcome this problem is by instilling Islamic religious education values in the form of religious, intellectual, moral, psychological and social values. The findings of the researchers show that educators instill these values so that the behavioral patterns of pre-adolescents gradually change. It can be concluded that with Islamic religious education, changes in the behavioral patterns of pre-adolescents after Covid-19 can be overcome.
Mengatasi pola perilaku pra remaja pasca covid 19 dari sudut pandang pendidikan agama Islam Sukatin, Sukatin; Maharani. S, Sorta; Mabruroh, Siti Izzatul; Wahyuni, Wahyuni; Ibrahim, Fernando
Educenter : Jurnal Ilmiah Pendidikan Vol. 1 No. 6 (2022): Educenter: Jurnal Ilmiah Pendidikan
Publisher : ARKA INSTITUTE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55904/educenter.v1i6.240

Abstract

Post-covid 19, educational institutions began to change their status from online to offline in accordance with applicable government policies. This study aims to determine the behavioral patterns of pre-adolescents after covid-19 and how to overcome these behavioral patterns from an Islamic religious education perspective. This study is a qualitative descriptive research method using a case study approach. This study collected data using a structured interview method and took samples using convenience sampling techniques. According to the results of the study, the behavioral patterns of pre-adolescents have increased significantly, which are usually difficult to control, becoming increasingly difficult to control to the point of being out of control. The way teachers overcome this problem is by instilling Islamic religious education values in the form of religious, intellectual, moral, psychological and social values. The findings of the researchers show that educators instill these values so that the behavioral patterns of pre-adolescents gradually change. It can be concluded that with Islamic religious education, changes in the behavioral patterns of pre-adolescents after Covid-19 can be overcome.
Pendidikan jiwa kepemimpinan di sekolah Sukatin, Sukatin; Oktafia, Cindy; Sari, Riza Purnama; Ariska, Aas; Yusniar, Siti Dwi
Nautical : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia Vol. 1 No. 8 (2022): Nautical: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia
Publisher : ARKA INSTITUTE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55904/nautical.v1i8.403

Abstract

Sikap setiap orang sama dalam perkembangannya, tetapi berbeda dalam pembentukannya. Pada dasarnya, pembentukan sikap tidak terjadi dengan sembarangan. Pembentukannya senantiasa berlangsung dalam interaksi manusia dan berkenaan dengan objek tertentu. Interaksi sosial di dalam kelompok maupun di luar kelompok bisa mengubah sikap atau membentuk sikap yang baru. Kualitas kepemimpinan tentu saja tidak datang begitu saja. Ia harus dibangun melalui proses yang panjang Pengembangan sikap kepemimpinan idealnya dilakukan sejak dini. Yakni sejak masa anak-anak. Dan di sinilah peran Ustadzah dan orang tua. Peran Ustadzah ketika berada di suatu lembaga, lembaga formal maupun non formal. Sedangkan peran orang tua ketika berada di rumah. Pemimpin merupakan hal yang esensial dalam tatanan hidup. Baik dalam lingkup terkecil (diri sendiri) hingga lingkup besar (negara). Pemimpin ibarat sebuah kepala yang menjadi organ vital dari seluruh anggota tubuh. Sebuah perkataan yang sering diungkapkan “Akal sehat ada pada tubuh yang sehat” artinya apabila akal terganggu, maka semua aktivitas anggota tubuh yang lain akan terganggu. Itulah posisi pemimpin ibarat organ vital (kepala) di tubuh manusia.
Psikologi Perkembangan Anak bagi Pengembangan Sosial Emosional Anak Usia Dini Sukatin, Sukatin
Absorbent Mind Vol. 1 No. 2 (2021): Psychology and Child Development
Publisher : Institut Agama Islam Sunan Giri Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37680/absorbent_mind.v1i02.1117

Abstract

Early childhood education, which is the foundation for education, should be done holistically. It is hoped that all aspects of development in children are optimally stimulated. Emotional intelligence is responsible for self-esteem, self-awareness, social sensitivity and social adaptability. If you have high emotional sensitivity, you will be able to understand the various feelings that arise and be able to recognize yourself. Emotional intelligence is a form of ability possessed by a person so that he can know himself and others and can put himself in other people's situations and the environment proportionally. The research method used in this research is Library Research. The data used are sourced from scientific journals, scientific books, newspapers, internet, or other written and electronic sources. The data analysis technique used is descriptive analytical
Pengaruh Menggambar Bebas terhadap Kemampuan Bercerita Anak: The Effect of Free Drawing on Children's Storytelling Ability Sukatin, Sukatin; Fatimah, Wiwin; Amrizal, Amrizal; Pahmi, Pahmi
Absorbent Mind Vol. 2 No. 2 (2022): Psychology and Child Development
Publisher : Institut Agama Islam Sunan Giri Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37680/absorbent_mind.v2i02.1703

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji pengaruh menggambar tangan bebas terhadap keterampilan mendongeng anak di KB Nusa Indah II Kabupaten Batang Hari. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif menggunakan pendekatan penelitian. Populasi penelitian adalah 20 siswa, sampel penelitian terdiri dari 20 siswa, 7 siswa penelitian, dan 13 siswa penelitian. Alat utama yang digunakan adalah survei. Hipotesis penelitian yang penulis lakukan di KB Nusa Indah II Desa Amper Tuo Kecamatan Muara Tembesi Kabupaten Batang Hari bahwa keterampilan mendongeng gambar tangan anak berpengaruh signifikan terhadap kemampuan mendongeng anak. Hasilnya menunjukkan bahwa: Hasil uji ANOVA pada tabel di atas menunjukkan nilai F hitung sebesar 2,302 dan nilai F tabel sebesar 0,23, nilai F hitung lebih besar dari F tabel (2,302 > 0,23) yang berarti variabel bebas (x) diplot secara bersama-sama (bersamaan) berarti memiliki Hal ini berpengaruh positif terhadap variabel kemampuan bercerita (Y) dan signifikan. Berdasarkan hasil penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa hipotesis penelitian 'pengaruh gambar bebas terhadap kemampuan mendongeng' adalah 'diterima'. Indikator Karakter Bebas: Kreativitas, Imajinasi, Inovasi, dan Mendongeng Indikator: Kefasihan, Penalaran, Keberanian. Dengan cara ini, pengaruh menggambar bebas terhadap keterampilan membaca anak berdampak besar pada keterampilan anak.
Peran Kepemimpinan Kepala Sekolah Sman 10 Batang Hari Dalam Pengelolaan Kurikulum Merdeka Raganata, Raganata; Ilham, Muhammad; Sukatin, Sukatin; Arfi, Ridho Ramadhan
Journal of Islamic Education Vol. 3 No. 2 (2025): November 2025
Publisher : Yayasan Pondok Pesantren Sunan Bonang Tuban

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61231/jie.v3i2.393

Abstract

This study aims to describe and analyze the leadership role of the principal of SMAN 10 Batang Hari in managing the Independent Curriculum, as well as the supporting factors and obstacles encountered throughout its implementation. The study used a qualitative approach with a case study design at the SMAN 10 Batang Hari educational unit. Data were collected through in-depth interviews with the principal, several subject teachers, the school committee, and observation of documentation related to the planning, implementation, and evaluation of the Independent Curriculum. Initial findings indicate that the principal's primary role includes strategic planning for the implementation of the Independent Curriculum, strengthening teacher capacity through ongoing professional development, and enhancing collaboration among various stakeholders. A transformational leadership style is considered important in building a shared vision, increasing staff commitment, and encouraging learning innovation. However, obstacles such as limited resources, resistance to curriculum change, and administrative challenges are also identified. Practical implications for school policymakers and suggestions for further research are presented to strengthen the successful implementation of the Independent Curriculum at the senior high school level.
Co-Authors Adhiyah, Adhiyah Afrini, Novia Agnesia, Tiara Amaliyah, Amaliyah Amrizal Amrizal Amzi, Amzi Ananta, Anju Andika Andika Annisah, Annisah ansori ansori Antoni , Antoni Aprianti, Amelia Aprianto, Iwan Aprida, Merlin Arfi, Ridho Ramadhan Ariska, Aas Ariyanto, Masyhudi As-Sodiq, Irfan Asshidiqi, Hasbi Astuti, Andri Asvio, Nova Awana, Mardiatun Azkia, Mawada Azmiyati, Yuli Azzahra, Anjuna Cahya Bachtiar, Hambali Budiarti, Lolita Singgih Budiman Budiman Chaer, Moh. Toriqul Chofifah, Nurul Dwi Agustina Eko Eko, Eko Elfi Yuliani Rochmah Emilia Emilia Ermawati Ermawati Fajri, Muhammad Rizkal Faridah, Farah fatimah Fatimah Fatimah, Wiwin Febrian, Adji Fransiska, Sella Gunawan, Yusuf Agung HARIYANTO, MASHUDI HARJA, HARLINA Haryanto, Mashudi Hayub, Hayub Heri Triyanto, Heri Ibrahim, Fernando Ilham Wahyudi Ina Lusiana Istikomah Istikomah Karim, Hafizul Khoiri, M. Miftahul Kurnia, Ayu Kurniawaty, Dwi Lismayanti, Ima Mabruroh, Siti Izzatul Madyan, Madyan Maharani. S, Sorta Makrifah, Nurhidayatul Marselinda, Vina Maryam Maryam Masobirin, Masobirin Mona Novita Muhammad Anggung Manumanoso Prasetyo Muhammad Ilham Muhammad Yusuf Muhammad Yusup Mukri, Anang Mulyana Mulyana Munawwaroh, Siti Muzan, Muzan Nafi’, Tsamrotun Nasution, Fitri Nuraini Nuraini Nurhidayat, Bella Rahma Nurkhalipah, Nurkhalipah Nurmania, Nurmania Oktafia, Cindy Pahmi Pahmi Paradise, Mutia Rahma Paryati Paryati Petricia, Echa Putri, Mega Sobri Putri, Sherly Amanda Raganata, Raganata Rahma Rahma Ramadani, Delfa Rangkuti, Zul Rahman Restiana, Dwi Rohmawati, Anggi Rosanti, Rosanti Rudi Irawan Rukmanah, Siti Safitri, Lidya Sakdiah, Nur Salsabila, Salsabila Sapitri, Septiya Ayu Sari, Oci Mulia Sari, Riza Purnama Sartika, Diah Dwi Sawitry, Maryanti Siti Aisyah Siti Munawaro, Siti Siti Patimah Subha, Habibah Aurora Sulistyowati Sulistyowati Supangat Supangat Suud, Fitriah M. Tari, Najwa Rahmanda Turiyana, Turiyana Umiati, Titk Ummah, Saidah Nurul wahyuni wahyuni Warahmah, Mawaddataw Widyatama, Ikhsan Yosmardi, Harpen Yulianto, Slamet Dwi Yunita, Fitri Rahma Yusniar, Siti Dwi Zukri, Alda Zulqarnain Zulqarnain, Zulqarnain