p-Index From 2021 - 2026
10.038
P-Index
This Author published in this journals
All Journal E-Journal of Tourism Journal of Indonesian Tourism and Development Studies Jurnal Master Pariwisata (JUMPA) Jurnal Hubungan Internasional JURNAL SOSIAL HUMANIORA (JSH) JUSS (Jurnal Sosial Soedirman) Khasanah Ilmu - Jurnal Pariwisata Dan Budaya Jurnal Bina Praja Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial WIDYABHAKTI Jurnal Ilmiah Populer Jurnal Kebijakan Sosial Ekonomi Kelautan dan Perikanan Jurnal Inovasi Ilmu Sosial dan Politik Tourism Scientific Journal Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Jurnal Abdi Insani Bakti Cendana: Jurnal Pengabdian Masyarakat Prosiding Conference on Research and Community Services Nusantara Science and Technology Proceedings Global and Policy Journal of International Relations Jurnal Bisnis Indonesia Jurnal Pewarta Indonesia Sawala : Jurnal pengabdian Masyarakat Pembangunan Sosial, Desa dan Masyarakat Tulisan Ilmiah Pariwisata (TULIP) Jurnal Kajian Pariwisata KARYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Pengabdian Multidisiplin Indonesian Community Journal Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Global Focus Sewagati: Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia INCOME: Indonesian Journal of Community Service and Engagement Jurnal Adijaya Multidisiplin Jurnal Informasi Pengabdian Masyarakat Masip: Jurnal Manajemen Administrasi Bisnis dan Publik Terapan JATIMAS : Jurnal Pertanian dan Pengabdian Masyarakat Journal of Community Service (JCOS) JOSAR (Journal of Students Academic Research) Jurnal Ilmiah Hubungan Internasional Fajar Barista : Jurnal Kajian Bahasa dan Pariwisata Karunia: Jurnal Hasil Pengabdian Masyarakat Indonesia RESLAJ: Religion Education Social Laa Roiba Journal SIYAR (Social Issues by Academic Researhers) Journal Pesona Pariwisata Inspirasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Kreativasi: Journal of Community Empowerment
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Prosiding Conference on Research and Community Services

MODEL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT BERBASIS ASET LOKAL DI DAERAH TERTINGGAL KABUPATEN TRENGGALEK Tranggono, Didiek; Firdaus N, Praja; Trisna P, Andre Yusuf
Prosiding Conference on Research and Community Services Vol 1, No 1 (2019): Prosiding Conference on Research and Community Services)
Publisher : STKIP PGRI Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kabupaten Trenggalek merupakan sebuah wilayah yang berada di bagian selatan Provinsi Jawa Timur. Sebagaimana banyak daerah lainnya, karena posisi geografis yang terletak di selatan, Kabupaten Trenggalek termasuk daerah berkembang yang kemajuannya terkesan lambat. Apalagi di beberapa sudut kabupaten, masih terdapat desa-desa tertinggal. Desa Tegaren dulunya adalah desa dengan status IDT (Inpres Desa Tertinggal), yang kemudian sering mendapatkan bantuan dari pemerintah. Sedangkan Desa Winong merupakan tetangga desa Tegaren, juga termasuk dalam desa tertinggal. Sementara itu Desa Tasikmadu di Kecamatan Watulimo adalah prototipe desa pesisir yang masih tergolong tertinggal walaupun terletak di kawasan wisata pesisir. Penelitian yang telah kami lakukan merupakan pengembangan model ABCD (Asset Based Community Development) oleh Christopher Dureau yang fokus pada pemanfaatan aset. Untuk menentukan pengembangan metode ABCD, penelitian ini menggunakan pendekatan campuran (mix method) dengan instrumen wawancara, observasi, dan penyebaran kuisioner. Penelitian ini akan berfokus pada pengembangan dan pemberdayaan masyarakat di desa tertinggal Kabupaten Trenggalek dengan berfokus pada aset desa. Masalah yang kemudian timbul adalah baik Desa Tasikmadu, Winong, maupun Tegaren adalah tipikal desa yang masih belum memiliki atau belum memaksimalkan aset desa yang mereka miliki. Temuan sementara oleh tim peneliti adalah bahwa pemberdayaan masyarakat desa tertinggal sangat ditopang oleh tingkat pendidikan dan sistem lembaga kepemimpinan yang kuat
APLIKASI MODEL ENAM BINA PADA PEMBERDAYAAN PEREMPUAN NELAYAN DESA TASIKMADU, TRENGGALEK Budi Prabowo; Didiek Tranggono; Praja Firdaus Nuryananda
Prosiding Conference on Research and Community Services Vol 1, No 1 (2019): Prosiding Conference on Research and Community Services)
Publisher : STKIP PGRI Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pesisir merupakan kawasanyang identik dengan kondisi kumuh dan masyarakat yang masih sangat tergantung dengan sistem kerja patriarki. Sehingga standar kehidupan banyak petani laut/nelayan berada di skala menengah ke bawah.Oleh karena itu, karya tulis ini memberikan deskripsi konseptual maupun praktikal untuk sebuah model pemberdayaan perempuan nelayan berbasiskan potensi lokal, yakni model enam bina. Pemberdayaan model enam bina merupakan hasil dari penelitian selama dua tahun dengan obyek penelitian masyarakat pesisir di Kabupaten Sidoarjo (daerah pantai utara/pantura) dan Kabupaten Trenggalek (daerah pantai selatan/pansela). Model ini memiliki tiga tahapan, yakni look-think-act. Dengan tahapan tersebut, pelaksanaan pemberdayaan kemudian berfokus pada enam aspek, yakni bina sumber daya alam, bina sumber daya manusia, bina lembaga, bina program, bina usaha, dan bina lingkungan. Karya tulis ini akan memaparkan aplikasi dari model enam bina pada masyarakat pesisir desa Tasikmadu, Kabupaten Trenggalek, sekaligus menjadi pemutakhiran dari penelitian yang dilaksanakan sebelumnya. Kegiatan pemberdayaan melalui model enam bina di Desa Tasikmadu dilaksanakan dengan pemberian penyuluhan dan pelatihan produksi bakso ikan. Setelah itu dilanjutkan dengan pemberian satu buah alat cetak bakso ikan kepada Kelompok Usaha Bersama (KUB) Sumber Rejeki dan Sumber Barokah dengan harapan akan mempermudah perputaran ekonomi masyarakat. Dengan rangkaian kegiatan tersebut, maka sudah terlaksanakan bina sumber daya alam, bina sumber daya manusia, dan bina lembaga. Adapun bina usaha, bina program, dan bina lingkungan masih akan menjadi agenda pengabdian kepada masyarakat pada pendampingan selanjutnya. Hasil dari pemberdayaan model enam bina ini menjadi krusial bagi para perempuan nelayan, karena pemberdayaan ini dapat melepaskan ketergantungan pada sistem kehidupan ekonomi yang patriarki.
DIALOG GLOBALISASI DAN IDENTITAS: STUDI KASUS FESTIVAL BANCAKAN SALAK DI JOMBANG Herlina Suksmawati; Dias Pabyantara; Praja Firdaus Nuryananda
Prosiding Conference on Research and Community Services Vol 1, No 1 (2019): Prosiding Conference on Research and Community Services)
Publisher : STKIP PGRI Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tidak bisa dipungkiri bahwa globalisasi merupakan exogenous driving force akan banyak perubahan sosial dan politik selama beberapa dekade terakhir. Sebuah fenomena sosial politik yang semakin kentara dalam perkembangan ini adalah tercerabutnya identitas sebuah entitas sosial politik, termasuk masyarakat yang ada di Indonesia. Dengan angka penetrasi internet yang semakin tinggi, tercerabutnya budaya ini terasa sampai ke daerah. Namun, bukan berarti kearifan lokal masyarakat Indonesia hilang begitu saja. Bancakan Salak adalah salah satu budaya kontemporer yang berusaha untuk mempertahankan unsur-unsur kearifan lokal. Kata “bancakan” sendiri bermakna sebagai “bentuk rasa syukur” dengan menggelar makan bersama. Salak, pada sisi yang lain, adalah komoditas perkebunan utama di Dusun Pengajaran, Desa Galengdowo, Kec. Wonosalam, Jombang. Bancakan Salak menjadi sangat menarik untuk diteliti jika dikaitkan dengan tergerusnya budaya karena globalisasi. Maka, penelitian ini mencari tahu seluk beluk perjuangan pemerintah desa Galengdowo untuk tetap melestarikan budaya dan kearifan lokal yang ada di tengah pusaran globalisasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan campuran (mix method). Adapun instrumen penelitian yang digunakan untuk mendapatkan data primer maupun sekunder adalah wawancara, observasi, dan kuisioner. Dengan tiga instrumen tersebut, diharapkan tim peneliti mendapatkan gambaran yang jelas bagaimana sejarah Bancakan Salak dan mengapa tradisi Bancakan Salak dibuat lagi oleh pemerintah desa Galengdowo.
BAMBOONOMICS: UPAYA MENINGKATKAN KAPASITAS EKONOMI DESA TEGAREN MELALUI KERAJINAN BAMBU Jojok Diwridhotjahjono; Prihandono Wibowo; Praja Firdaus N
Prosiding Conference on Research and Community Services Vol 1, No 1 (2019): Prosiding Conference on Research and Community Services)
Publisher : STKIP PGRI Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tegaren merupakan sebuah desa di Kecamatan Tugu, Kabupaten Trenggalek yang memiliki predikat sebagai desa dengan produksi besek paling tinggi di Kabupaten Trenggalek. Besek sendiri adalah semacam media (tempat) untuk menaruh makanan atau barang lainnya. Besek terbuat dari bambu yang kemudian dianyam. Kerajinan besek ini merupakan penopang hidup hampir semua penduduk perempuan di Desa Tegaren. Namun, permasalahan muncul ketika besek tidak memberikan penghasilan yang cukup besar bagi para perempuan di Desa Tegaren. Dengan memberikan pelatihan dan wawasan yang lebih bagi warga Desa Tegaren, khususnya penduduk perempuan, maka diharapkan akan ada peningkatan kapasitas ekonomi desa yang semakin meninggi. Metode pelaksanaan Program Kemitraan Masyarakat (PKM) ini melalui studi banding, pelatihan, sekaligus memberikan pendampingan kepada warga Desa Tegaren untuk terus meningkatkan kapasitas ekonomi mereka melalui komoditas anyaman bambu. Sebagai obyek studi banding dipilihlah sentra kerajinan bambu Bambu Indah yang terletak di Desa Wonoanti, Kecamatan Gandusari, Kabupaten Trenggalek. Posisi kedua desa yang masih satu wilayah kabupaten sebenarnya memudahkan Desa Tegaren untuk bisa terus melakukan kunjungan. Pada saat dilakukan studi banding, diperolehlah tiga hasil kesepakatan antara pemerintah Desa Tegaren dengan sentra Bambu Indah, yakni 1) Desa Tegaren akan mengirimkan dua-tiga orang pengrajin untuk melakukan pelatihan anyaman bambu secara intensif, 2) akan dikirimkan dua produk “kursi malas” ke Desa Tegaren sebagai bahan pembelajaran pengembangan produk komoditas bambu, dan 3) sentra Bambu Indah setuju untuk memberdayakan sumber daya manusia Desa Tegaren jika ada pemesanan besek dan pincuk. Program pendampingan ini akan terus berlanjut sebagaimana Desa Tegaren telah menjadi salah satu desa binaan UPN “Veteran” Jawa Timur.
Co-Authors ., Trisfani A. Muammar Alawi A. Muammar Alawi Abdul Rezha Efrat Najaf Adnyana, Made Bambang Afghani, Kevin Al Agustina, Zalfa Nurrahmah Al Fitriani, Alisya Qathrunnada Alawi, A. Muammar Alfattama, Lona Chinsia Alfiandi Imam Mawardi Aliyah Shafa Nurharyana Alla, Muhammad Anbiya Fath Althafiansyah, Rafif Zaidan Amanda Nazhira Firdaus Amelia Hilda Risky Jenny Eden Amin, Mochamad Sahlan Andre Yusuf T. Putra Andre Yusuf Trisna Putra Anggresta, Pujana Anindyah, Sukma Ardiansyah, Muhammad Irfanny Arin Setiyowati Atabuy Frit Elisa Yonce Athaya Aza Nabil Hibrizi Ayu Rikza Azizullah, Dana Afif Bagus Ariz Faishal Berlianty, Evanie Zahra Bilqis, Thufailah Nafiisah Budi Prabowo Budi Prabowo Budi Prabowo Budi Prabowo Budi Prabowo Budiwitjaksono, Gideon Setyo Dava Praya Syafa Kurniawan Devinta Permata A Dias Pabyantara Swandita Mahayasa Didiek Tranggono Didiek Tranggono Djenggala Prasandi Dwi Ari Suryaningrum, Dwi Ari Dwi Wahyuni, Nurul Dwi Wahyuningtyas Eka Elsha Septiyana Elfrida Laras Candrakusuma Eliada Samuel Pasaribu Erna Daniati Evi Triandini Evi Triandini Fadilla Ryandini Febriansyah, Rahmad Ady Femy Atha Fredella Fikri, Kemas Achmad Firdaus Nuryananda Garsione Agni Andrea Gege, Rendy Hamdan, Arva Rizqullah Handayani, Ruci Hapsari, Renitha Dwi Haq, Jelita Arinal Herlina Sukmawati Herlina Suksmawati Herlina Suksmawati Herlina Suksmawati Herlina Suksmawati Herlina Suksmawati Herlina Suksmawati Herlinda Suksmawati Hidayat, Rusdi Hidayat, Rusdi Hilman Hasibur Rohman Hindah Muchtamilatur Rochmah Idhoh Fitriana, Nisa Hafi Imam Taufik Jauharie, Mochamad Jojok Diwridhotjahjono Jojok Dwiridhotjahjono Jojok Dwiridhotjahjono Jojok Dwiridotjahjono Jojok Dwiridotjahjono Joko Mijiarto Joko Mijiarto, Joko Kartika Ramadhani, Savira Kemuning Radhita Cahyani Kusuma, Ade Kusuma, Ade Leily Suci Rahmatin Lestari, Mufida Diah Made Bambang Adnyana Maulana, Hendra Mawardi, Alfiandi Imam Megahnanda Alidyan Muammar Alawi Mubah, Ahmad Safril Muhammad Dedy Yanuar Mustika, Yesi Rahma Netta Aprillia Andaresta Putri Netta Aprillia Andaresta Putri Noor Rizkiyah Pandana, Zacky Alifirano Prabowo, Budi - Prasandi, Djenggala Prasetyo, Erlangga Wahyu Prihandono Wibowo Prima, Rama Putra Primawardana Probo Darono Yakti Pujana Anggresta Purwadi MP. Ir Putra, Chrystia Aji Rahmatin, Leily Suci Raihan Nur Rafi RASDIYAH, RESA Rasyidah, Resa Renitha Hapsari Renitha Hapsari Rikza, Ayu Risqi Firdaus Setiawan Riva Dika Adhilni Rizki, Agung Mustika Rosita, Putri Aulia Roziana Febrianita Rudiany, Novita Putri Rusdi Hidayat Nugroho Rusmiati, Siti Binik S, Dedik Fitra Septiandini Saskia Putri, Setiawan, Tho’at Setiyowati, Arin Sugiarto, Sugiarto Sukmawati, Herlina Suksmawati, Herlina Suksmawati, Herlina - Tegar Mohamad Arif Wicaksono Tho’at Setiawan Thufailah Nafiisah Bilqis Tiska Khoirotun Nisa Tita Ayu Rospricilia Tjahjono, Jojok Dwirido Tri Lathif Mardi Suryanto Trisna P, Andre Yusuf Trisna, Andre Yusuf Utami, Wulan Anggit W.K. Faizin Ahzani Wahyu Dwi Lestari WAHYUNI Wahyuni Wahyuni Wahyuni Wibowo, Nur Cahyo Wulan Anggit Utami Wulan Anggit Utami Zainal Abidin Achmad Zein, Isynariyah