Claim Missing Document
Check
Articles

ANALISIS RISIKO MUSCULOSKLETAL DISORDERS (MSDS) PADA PEKERJA USAHA MIKRO PEMBUATAN ALAT MUSIK TRADISIONAL MENGGUNAKAN NORDIC BODY MAP Pramono, Tangguh Dwi; Subekti, Agung Tyas; Atmoko, Dwi
Bhamada: Jurnal Ilmu dan Teknologi Kesehatan (E-Journal) Vol 15 No 2 (2024)
Publisher : UNIVERSITAS BHAMADA SLAWI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36308/jik.v15i2.693

Abstract

Usaha mikro mempunyai peranan dalam mengembangkan daerah pedesaan dan memaksimalkan alokasi sumber daya dengan mengolah bagian mentah menjadi produk.Keberadaan Usaha Mikro tidak luput dari berbagai permasalahan, mereka susah berkembang, pasarnya terbatas, dalam pengelolaannya juga ada keterbatasan terkait kemampuan SDM dalam mengelola usaha, dan juga ada keterbatasan terkait financial. Dari segala keterbatasan yang dihadapi pelaku Usaha Mikro, permaslahan yang berkaitan dengan aspek keselamatan dan kesehatan kerja pun banyak yang UMK abaikan. Pada kelompok usaha mikro pembuatan alat music rebana Desa Kaliwadas, banyak pekerja yang mengalami kelihan Kesehatan, seperti nyeri tulang punggung, leher dan lengan. Dari hasil observasi lapangan, banyak pekerja tidak dalam popsisi yang ergonomis dalam melakukan aktifitas kerja. Penyakit akibat kerja yang terjadi pada pekerja sektor UMKM dapat berpengaruh pada produktivitas kerja. Postur tubuh janggal merupakan penyebab utama penyakti akibat kerja yang berkaitan dengan faktor ergonomi, biasa disebut dengan Musculsokeletal Disorders (MSDs). MSDs merupakan salah satu penyakit akibat kerja yang mengalami gangguan kronik pada otot, tendon, dan saraf yang disebabkan oleh postur janggal, durasi kerja, frekuensi gerakan berulang. Tingkat keparahan penyakit kerja MSDs dapat diukur dengan tools Nordic Body Map (NBM). NBM merupakan alat yang sudah banyak digunakan untuk mengukur keluhan sakit pada masing-masing segmen tubuh manusia.
Tindak Pidana Menghalangi Pembentukan Serikat Pekerja Berdasarkan Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2000 tentang Serikat Pekerja/Serikat Buruh Syaripudin*, Asep; Widijowati, Rr. Dijan; Atmoko, Dwi
JIM: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Sejarah Vol 8, No 4 (2023): Agustus, Social Religious, History of low, Social Econmic and Humanities
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimps.v8i4.28374

Abstract

Kajian Penulis adalah Fenomena Ketenagakerjaan di Indonesia pada saat ini, banyaknya Pekerja/buruh yang di PHK oleh Perusahaan karena membentuk dan menjalankan kegiatan Serikat Pekerja/Buruh, dengan berbagai alasan mulai dari perusahaan tidak mengakui serikat pekerja/buruh yang dibentuk oleh para pekerja/buruh, menganggap bahwa Serikat Pekerja/Buruh merupakan ancaman bagi perusahaan karena Serikat Pekerja/Buruh mengkritisi segala kebijakan di perusahaan yang melanggar hukum Union Busting. Hal ini dimungkinkan adanya perselisihan, karena manusia sebagai makhuk sosial dalam berinteraksi sudah pasti terdapat persamaan dan perbedaan dalam kepentingan maupun pandangan, sehingga selama pelaksanaan hubungan kerja antara pengusaha dan pekerja/buruh tidak tertutup kemungkinan terjadi pemutusan hubungan kerja. Permasalahannya adalah Bagaimana Penegakan Hukum terhadap tindak pidana menghalang-halangi tenaga kerja menjadi pengurus serikat pekerja berdasarkan Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2000 tentang Serikat Pekerja/Serikat Buruh?; Bagaimana Penegakan Hukum terkait terjadinya tindak pidana anti serikat pekerja ( Union Busting ) di Indonesia berdasarkan Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2000 tentang Serikat Pekerja/Serikat Buruh?. Metode yang dipergunakan dalam penelitian ini adalah metode yuridis normatif. Penegakan Hukum terhadap tindak pidana menghalang-halangi tenaga kerja menjadi pengurus serikat pekerja berdasarkan Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2000 tentang Serikat Pekerja/Serikat Buruh telah diatur di dalam Pasal 43 dimana terdapat sanksi pidana bagi siapapun termasuk pengusaha yang menghalang-halangi atau memaksa pekerja/buruh untuk membentuk serikat pekerja, menjadi pengurus atau tidak menjadi pengurus, menjadi anggota atau tidak menjadi anggota dan/atau menjalankan atau tidak menjalankan kegiatan Serikat Pekerja dengan cara melakukan PHK, mutasi, menahan gaji, melakukan intimidasi, dan lain sebagainya. Pelaku dapat dikenakan sanksi pidana penjara paling singkat 1 (satu) tahun dan paling lama 5 (lima) tahun dan/atau denda paling sedikit Rp 100.000.000,00 (seratus juta rupiah) dan paling banyak Rp 500.000.000,00 (lima ratus juta rupiah). Penegakan Hukum terkait terjadinya tindak pidana anti serikat pekerja ( Union Busting ) di Indonesia berdasarkan Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2000 tentang Serikat Pekerja/Serikat Buruh masih kurang tegas dalam penerapannya.
PENEGAKAN HUKUM TERHADAP TINDAK PIDANA UJARAN KEBENCIAN MELALUI MEDIA SOSIAL DITINJAU DARI UNDANG-UNDANG NOMOR 19 TAHUN 2016 TENTANG INFORMASI DAN TRANSAKSI ELEKTRONIK Andry, Andry; Soetoto, Erwin Owan Hermansyah; Atmoko, Dwi
Jurnal Cahaya Mandalika ISSN 2721-4796 (online) Vol. 4 No. 3 (2023)
Publisher : Institut Penelitian Dan Pengambangan Mandalika Indonesia (IP2MI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jcm.v4i3.1760

Abstract

Law enforcement against criminal acts of hate speech is still faced with various obstacles, both originating from material law and formal rules. The problems in this study are (1) How is law enforcement against criminal acts of hate speech through social media in terms of the Law of the Republic of Indonesia Number 19 of 2016 concerning Information and Electronic Transactions?, (2) What factors are involved? become an obstacle to the enforcement of criminal acts of hate speech through social media? The research method used is normative juridical, descriptive analytical research specifications. Based on the results of the research, in cases of criminal acts of hate speech it is hoped that there will be firmness in these crimes, so that there are no misunderstandings that ultimately harm the people. In an effort to enforce the law against hate speech crimes, the National Police bases its authority on the ITE Law as regulated in Article 27 paragraph (3) and Article 28 junto Article 45 paragraph (2).
TINDAK PIDANA MENGHALANG-HALANGI TUGAS PENGAWAS KETENAGAKERJAAN TERHADAP PENERAPAN SANKSI PIDANA DALAM PERSPEKTIF KEADILAN Setiawan, Ferry; Sibuea, Hotma P.; Atmoko, Dwi
Jurnal Cahaya Mandalika ISSN 2721-4796 (online) Vol. 4 No. 1 (2023)
Publisher : Institut Penelitian Dan Pengambangan Mandalika Indonesia (IP2MI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jcm.v4i1.2189

Abstract

Kebijakan dasar dalam hukum ketenagakerjaan adalah melindungi pihak yang lemah, dalam hal ini pekerja/buruh, dari kesewenang-wenangan majikan/pengusaha yang dapat timbul dalam hubungan kerja dengan tujuan memberikan perlindungan hukum dan mewujudkan keadilan sosial. Keberadaan pengawasan ketenagakerjaan merupakan bentuk perlindungan pihak lemah, dalam melakukan dalam penegakan khusus pidana selama ini belum optimal dalam perspektik keadilan. Sanksi pidana ringan sehingga masih saja bentuk pelanggaran- pelanggaran dari perusahaan. Metode penelitian yang digunakan dalam penulisan ini adalah bersifat Yuridis Normatif dengan pendekatan perundang-undangan, konseptual dan kasus. Teknik pengumpulan data sekunder dan teknik analisa data dengan deskriptif analitis. Hasil penelitian optimalisasi tindak pidana di bidang ketenagakerjaan dalam Undang-Undang Nomor 3 Tahun 1951 tentang Pengawasan Perburuhan dibedakan dalam bentuk kejahatan dan pelanggaran. Subjek yang diancam pidana terdiri atas pengawas ketenagakerjaan dan pengusaha. Hal ini tidak dimungkinkan sanksi tersebut dijatuhkan saksi yang bersifat komulatif dengan redaksi “pidana penjara dan/atau denda”, tetapi bersifat alternatif dengan redaksi “pidana penjara atau denda”, juga tidak menganut sanksi minimal dan sanksi maksimal khusus. Nominal hukuman kurungan selama -lamanya 3 bulan atau denda yang dimaksud dalam Pasal 6 ayat (4) hanya sebesar Rp. 500,- (lima ratus rupiah) yang tidak relevan untuk digunakan masa sekarang. Putusan tindak pidana ringan terhadap perusahaan dikhawatirkan tidak membuat efek jera bagi perusahaan, karena sistem pengenaan saksi pidana kurang memenuhi rasa keadilan yang bermartabat, karena memakai sistem alternatif (atau), yaitu saksi pidana ringan atau denda yang nominalnya sudah tidak relevan lagi untuk masa sekarang. Sehingga sanksi pidana ketenagakerjaan akan lebih bisa mewujudkan keadilan yang bermartabat apabila memakai sistem pidana penjara 1 tahun dan paling banyak 2 tahun dan nominal denda seperti nominal denda dalam Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan, yang besarnya paling sedikit Rp. 5.000.000,- (lima juta rupiah) dan paling banyak sebesar Rp. 500.000.000 (lima ratus juta rupiah).
PRAKTEK PROFESI APOTEKER DALAM PERSPEKTIF ASAS NEGARA HUKUM Kurniawan, Arif; Sibuea, Hotma P.; Atmoko, Dwi
Jurnal Cahaya Mandalika ISSN 2721-4796 (online) Vol. 4 No. 3 (2023)
Publisher : Institut Penelitian Dan Pengambangan Mandalika Indonesia (IP2MI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jcm.v4i3.2190

Abstract

Profesi Apoteker adalah salah satu profesi tenaga kesehatan yang diakui oleh undang-undang untuk melakukan pekerjaan kefarmasian sebagaimana kompetensi dan kewenangannya. Kompetensi Apoteker diperoleh melalui pendidikan profesi serta mendapatkan sertifikasi kompetensi dari asosiasi. Kewenangan Apoteker didapatkan apabila mempunyai Surat Tanda Registrasi pada Departemen Kesehatan dan mendapatkan Surat Izin Praktik Apoteker (SIPA) atau Surat Izin Kerja (SIK) dari Pemerintah Kabupaten/Kota setempat. Legalitas pekerjaan kefarmasian hanya diatur dalam pasal 108 Undang-undang No. 36 tahun 2009 tentang Kesehatan. Namun undang-undang ini masih bersifat umum dan sudah tidak relevan dengan perkembangan zaman saat ini. Pada praktiknya Profesi Apoteker kurang mendapatkan perhatian serius dari otoritas sehingga profesi ini terkesan mendapatkan diskriminasi bahkan rentan untuk dikriminalisasi.Tujuan Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui secara spesifik mengenai legalitas Praktik Apoteker dalam menjalankan pekerjaan kefarmasian sebagaimana diatur dalam Pasal 108 Undang-undang No. 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan serta untuk mendapatkan legalitas bagi Profesi Apoteker dalam menjalankan seluruh aspek pekerjaan kefarmasian sesuai dengan kompetensi dan kewenangannya. Metode penelitian adalah yuridis normatif Metode penelitian yuridis atau hukum normatif yakni penelitian yang meneliti bahan-bahan pustaka sebagai bahan yang sudah didokumentasikan. Pendekatan (pemahaman) dalam penelitian ini menggunakan pendekatan perundang-undangan (statute approach), metode pendekatan konsep (conceptual approach), metode pendekatan kasus (case approach).Saat ini kelompok tenaga kesehatan yang telah mempunyai undang-undang tersendiri sebagai dasar hukum profesinya baru ada 3 (tiga) kelompok, yaitu : Tenaga Medis (dokter, dokter gigi, dokter hewan) dalam menjalankan praktiknya diatur dalam Undang-undang Nomor 29 Tahun 2004 tentang Praktik Kedokteran, Profesi Perawat menjalankan pekerjaannya dengan landasan Undang-undang Nomor 38 Tahun 2014 Tentang Keperawatan dan Profesi Bidan dalam menjalankan keahliannya berdasarkan Undang-undang Nomor 4 Tahun 2019 Tentang Kebidanan. Sementara untuk Profesi Apoteker belum mempunyai peraturan khusus setingkat undang-undang yang mengatur mengenai keahlian dan kewenangannya dengan lebih terang benderang dan terperinci.
PERAN MOTIVASI DAN KUALITAS KEHIDUPAN KERJA DALAM MEMPENGARUHI ORGANIZATIONAL CITIZENSHIP BEHAVIOR PADA PT ARIABIMA PROPERINDO Qusaeri, Muammar Afif Al; Khasbulloh, M. Wahab; Wiliyanto, Wiliyanto; Khasanah, Muthi’atul; Musripah, Musripah; Atmoko, Dwi; Subekti, Agung Tyas
SINERGI : Jurnal Riset Ilmiah Vol. 1 No. 10 (2024): SINERGI : Jurnal Riset Ilmiah, Oktober 2024
Publisher : Lembaga Pendidikan dan Penelitian Manggala Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62335/96g3vr86

Abstract

Penelitian tentang “Peran Motivasi Dan Kualitas Kehidupan Kerja Dalam Mempengaruhi Organizational Citizenship Behavior Pada PT Ariabima Properindo” berangkat dari temuan di tempat penelitian mengenai penurunan capaian kinerja pegawai pada masing-masing bagian di lingkungan Kantor PT Ariabima Properindo menjadi titik tolak penelitian ini. Penelitian diawali dengan pencarian fenomena empiris yang dapat menjelaskan terjadinya permasalahan pada kinerja pegawai. Hasil kajian teoritis yang dilakukan dalam penelitian ini menemukan bahwa kinerja pegawai dapat dijelaskan oleh variabel Motivasi ,  Kualitas Kehidupan Kerja dan Organizational Citizenship Behavior. Data yang dibutuhkan dalam penelitian ini diperoleh melalui wawancara dengan menggunakan kuesioner. Hasil jawaban kuesioner selanjutnya digunakan sebagai basis data untuk menguji pengaruh antar variabel yang dilakukan dengan menggunakan uji Regresi Berganda. Hasil pengujian regresi berganda menunjukkan bahwa Motivasi dan Kualitas Kehidupan Kerja secara statistik terbukti berpengaruh positif signifikan terhadap Organizational Citizenship Behavior. Hasil penelitian ini juga menunjukkan bahwa kinerja pegawai secara statistik dapat dijelaskan oleh variabel Motivasi ,  Kualitas Kehidupan Kerja dan Organizational Citizenship Behavior.
ANALISIS KESALAHAN GRAMATIKAL DALAM ABSTRAK BERBAHASA INGGRIS Murti, Fiqih Kartika; Atmoko, Dwi; Rejeki, Desi Sri
Lingua Franca:Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol 7 No 1 (2023): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/lf.v7i1.16214

Abstract

Penulisan abstrak berbahasa Inggris dalam artikel-artikel hasil penelitian telah menjadi salah satu syarat di berbagai jurnal nasional, walaupun isi artikel tersebut ditulis dalam bahasa Indonesia. Agar abstrak berbahasa Inggris dapat terbaca maka haruslah menggunakan tata bahasa Inggris yang baik dan benar. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan bentuk kesalahan gramatikal abstrak berbahasa Inggris pada jurnal di lingkungan Universitas Bhamada Slawi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Pengambilan sampel penelitian juga didasarkan pada kriteria inklusi dan eksklusi yang telah ditentukan dan dihasilkan 101 abstrak berbahasa Inggris. Uji validitas data dalam penelitian ini menggunakan teknik triangulasi teori. Selanjutnya, data penelitian dianalisis menggunakan analisis isi meliputi reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menyebutkan bahwa terdapat 12 kesalahan gramatikal dalam penulisan abstrak berbahasa Inggris pada jurnal di lingkungan Universitas Bhamada Slawi; kata kerja (48,5%), pilihan kata (17,8%), penghilangan kata (14,9%), penyusunan kata (14,9%), penambahan kata (13,9%), kata sandang (13,9%), kata depan (12,9%), pengejaan (9,9%), kesesuaian subjek dan kata kerja (6,9%), kata ganti (5%), kata benda (4%), dan kalimat pasif (3%). Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa penggunaan kata kerja dalam bahasa Inggris menjadi kesalahan gramatikal yang paling sering ditemui dalam abstrak berbahasa Inggris pada jurnal di lingkungan Universitas Bhamada Slawi.
Rancang Bangun Sistem Informasi E-Learning di SMK Pasundan Rancaekek Rohman, Rohman; Atmoko, Dwi
Jurnal Dimamu Vol. 3 No. 2 (2024)
Publisher : Ma'soem University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32627/dimamu.v3i2.956

Abstract

The design of an E-Learning information system is a system created to solve the problems being faced by SMK Pasundan Rancaekek in teaching and learning activities offline or face to face in front of the class. At least there are several problems that often occur during teaching and learning activities using the lecture method or explaining material in front of the class. So that it can cause some students to feel bored and some even fall asleep in class, besides that some students who can't go to school that day will miss the material, apart from students, the offline method can also have an impact on students if the teacher is unable to attend, so that the material on that day can't be delivered. The system development used in this research is OOAD (Object oriented analysis design) with the RUP (Rational unified process) model. And the system modeling tools it uses are UML (Unified Modeling Language) with the tools used are Use Case Diagrams, Class Diagrams, Activity Diagrams, and Sequence Diagrams. The results showed that With the design of this E-Learning information system, it is hoped that it can help solve the problems being faced by teachers and students at Pasundan Rancaekek Vocational School and teaching and learning activities can become more interesting and students who learn do not feel bored.
ANALISIS KESALAHAN EJAAN PADA LAPORAN PRAKTIK KERJA LAPANGAN (PKL) SISWA SMK SEMESTA BUMIAYU Atmoko, Dwi; Kartika Murti, Fiqih; Tyas Subekti, Agung
Sasando Vol 4 No 2 (2021): SASANDO OKTOBER 2021
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24905/sasando.v4i2.154

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk kesalahan penggunaan ejaan pada laporan PKL siswa SMK Semesta Bumiayu. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif. Pengumpulan data penelitian ini menggunakan studi dokumentasi yaitu menggunakan teknik baca dan catat. Dalam penelitian ini data divalidasi dengan menggunakan metode triangulasi sedangkan teknik analisis penelitian ini menggunakan analisis interaktif yang terdiri dari, (1) pengumpulan data, (2) reduksi data, (3) penyajian data, dan (4) penarikan simpulan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa adanya kesalahan ejaan pada laporan PKL siswa SMK Semesta Bumiayu sejumlah 516 kesalahan, meliputi: (1) kesalahan huruf kapital sebanyak 41,86%, (2) kesalahan huruf miring sebanyak 16,08%, (3) kesalahan gabungan kata sebanyak 1,74%, (4) kesalahan kata depan sebanyak 13,37%, (5) kesalahan tanda titik sebanyak 9,10%, (6) kesalahan tanda koma sebanyak 13,75%, (7) kesalahan tanda titik dua sebanyak 3,10% , dan (8) kesalahan tanda hubung sebanyak 1%.
PEMBELAJARAN MENULIS PUISI BERWAWASAN LINGKUNGANDALAM PEMBENTUKAN KAREKTER SISWA SMA Sutikno; Atmoko, Dwi
Sasando Vol 7 No 1 (2024): SASANDO APRIL 2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24905/sasando.v7i1.256

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan pembelajaran menulis puisi berwawasan ligkungan agar dapat membentuk karakter di SMA Wanasari, Kabupaten Brebes Provinsi Jawa Tengah. Manfaat penelitian ini agar dapat digunakan sebagai bahan acuan pembelajaran menulis puisi berwawasan lingkungan juga membantu pencapaian indikator kompetensi menulis puisi, meningkatkan daya imajinasi dan penalaran para siswa. Metode penelitian ini menggunakan bentuk deskripsif kualitatif naturalistik. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wwancara, dan analisis dokumen. Adapun data dianalisis menggunakan reduksi data, penyajian data, dan penarikan simpulan atau verifikasi. Hasil penelitian observasi dalam pembelajaran menunjukkan pembelajaran menulis puisi masih bersifat teoritis. Setelah menerapkan pembelajaran menulis puisi berwawasan lingkungan, para siswa aktif, kreatif memanfaatkan lingkungan sebagai sumber inspirasi dan imajinasi mewujudkan nilai-nilai karakter dalam berkarya puisi.
Co-Authors A, Ardiansyah Adi Pratama, Adi Andriyani Agus ANDRY, ANDRY ANGGIT PRATIWI Annisa Eka Putri Anwar, Moh. Taufan Apriliana, Syahila ARIF KURNIAWAN Aristianto, Akhmad Aryanti, Utami Aryono Adhi, Mochamad Baihaki, Ahmad Bambang Karsono Desi Sri Rejeki Deti Ratih, Putri Dzulkarnain, Ariefin Eriza Sativa, Eriza Faisaluddin Faisaluddin Ferry Setiawan Fiana, Okti Sita Fiqih Kartika Murti, Fiqih Kartika Firmansyah, Sultan Hangkoso, Reza Elang Hasibuan, Edi Saputra HERU SISWANTO Hotma P. Sibuea Hunny, Aura Tria Ikhtiari, Nisa Akhsana Ikrima Khaerun Nisa Indra Lorenly Nainggolan Indrawan, Ferdi Insani, Uswatun Jantarda Mauli Hutagalung Jeffry Andhika Putra Juanda, Ogiandhafiz Juniati, Puput Aulia KARTIKA MURTI, FIQIH Khaerani, Fatih Khasanah, Muthi’atul Khasbulloh, M. Wahab Khoi, Aulia Nisa’ul r Lestari, Melanie Pita Lindri Purbowati Marissa Kemala Dirgantini Mulyani, Panca Dina Ayu Musrifah Musrifah, Musrifah Musripah, Musripah Niru Anita Sinaga Noviriska Noviriska, Noviriska Nugroho, Haries Anom Susetyo Aji Nuriyah, Sitta Paselle, Enos Pramudita, Tito Qusaeri, Muammar Afif Al Rakhmadi, Triyono Rara Amalia Cendhayanie Rifasya, Pramadika Rohman Rohman Rosmalia, Rosmalia Samsuri Samsuri Saputri, Adhalia Septia Setiawan, Waras Silalahi, Ronaldo Saputra Soetoto, Erwin Owan Hermansyah Sonhaji Sonhaji Sri Darmadi, Nanang Sri Hartati Sri Lestari Sri Lestari Subekti, Agung Tyas Sudarto Sudarto Sugeng Sugeng Sugeng Sujono Sujono Sukmandari, Erna Agustin SUTIKNO Syafii, Akhmad Syaripudin*, Asep Syauket , Amalia Tyas Subekti, Agung Veithzal Rivai Zainal Widijowati, Rr. Dijan Wiliyanto, Wiliyanto Wuryandari, Tutik