Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

Transformasi Pembelajaran di Era Digital: Pemanfaatan Internet sebagai Sumber Belajar yang Inovatif Lulu' Anwariyah; Nur Ali Yasin; Isnaini
Jurnal Kajian dan Inovasi Ilmu (JKII) Vol. 1 No. 1 (2025): Mei
Publisher : Marasofi International Media and Publishing (MIMP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64123/jkii.v1.i1.4

Abstract

Pemanfaatan internet sebagai sumber belajar telah menjadi bagian penting dalam proses pendidikan di era digital. Kajian ini bertujuan untuk menggambarkan bagaimana internet digunakan dalam kegiatan pembelajaran serta mengidentifikasi manfaat dan tantangan yang dihadapi oleh guru dan siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kepustakaan, dengan mengkaji berbagai literatur, jurnal, dan hasil penelitian terdahulu yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa internet memberikan akses luas terhadap berbagai sumber informasi yang mendukung pembelajaran mandiri, memperkaya materi ajar, dan meningkatkan interaksi antara pendidik dan peserta didik. Namun demikian, tantangan seperti rendahnya literasi digital, keterbatasan akses, dan potensi penyalahgunaan informasi juga perlu menjadi perhatian. Oleh karena itu, diperlukan peran aktif guru dalam membimbing penggunaan internet secara bijak serta dukungan kebijakan pendidikan yang mendorong integrasi teknologi dalam proses pembelajaran. Kesimpulannya, internet memiliki potensi besar sebagai sumber belajar, selama dimanfaatkan secara terarah dan bertanggung jawab.
Komparasi Arsitektur Tepian Air pada Tepian Bandar Sungai Jantan dan Tepian Jembatan Sungai Siak III Gita Rahmadhani; Luthfika Arfiana; Nurzahwa Dwita Nugraha; Isnaini; Oriana Paramita Dewi; Laili Dwi Annisa
JALUR: Journal of Architecture, Landscape & Urban Design Vol. 1 No. 2 (2024): Maret
Publisher : Program Studi Arsitektur, Fakultas Teknik, Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kawasan tepian air merupakan suatu elemen fisik perkotaan yang telah banyak dikembangkan hingga saat ini. Kawasan tepian air dapat berperan sebagai penopang aktivitas masyarakat dengan sarana prasarana pendukung untuk menjalankan aktivitas sosial, ekonomi, dan pariwisata di daerah setempat. Saat ini wilayah tepian air banyak dikembangkan menjadi tempat berwisata dengan plaza dan ruang terbuka publik didalamnya sebagai wujud upaya konservasi yang dilakukan untuk memulihkan dan mengembalikan peranan air di tengah-tengah kehidupan masyarakat kota. Namun, dalam perencanaan pembangunan wilayah tepian air terkadang kerap mengabaikan dan kurang memperhatikan aspek dan elemen apa saja yang diperlukan, sehingga banyaknya kawasan tepian air saat ini yang tidak memiliki sarana prasarana yang mumpuni. Oleh karena itu, penelitian ini akan membahas tentang kajian penerapan aspek dan elemen kawasan tepian air pada studi kasus Tepian Bandar Sungai Jantan dan Tepian Jembatan Sungai Siak III melalui metode komparatif dengan teknik scoring untuk membandingkan aspek perencanaan kawasan tepian air pada kedua studi kasus. Hasil penelitian berupa kesimpulan dari komparasi yang dilakukan terhadap kedua studi kasus untuk menganalisis setiap aspek yang seharusnya terdapat pada pembangunan kawasan tepian air.
Studi Komparasi Penerapan Elemen Arsitektur Melayu pada Rumah Lontiok Melayu Di Kampar Rahmadhani, Gita; Arfiana, Luthfika; Dewi, Oriana Paramita; Helen, Nurrul; Dwi Annisa, Laili; Kuswoyo, Indra; Saspriatnadi, Morian; Nugraha, Nurzahwa Dwita; Isnaini
JALUR: Journal of Architecture, Landscape & Urban Design Vol. 2 No. 2 (2025): Maret
Publisher : Program Studi Arsitektur, Fakultas Teknik, Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Arsitektur tradisional Melayu diwujudkan dalam berbagai tipologi yang bervariasi antar wilayah. Rumah sebagai produk arsitektur memiliki hubungan erat dengan kehidupan manusia, sehingga tipologi arsitektur rumah secara tidak langsung dipengaruhi oleh pola perilaku pemiliknya. Rumah Lontiok merupakan salah satu bentuk arsitektur tradisional Melayu yang masih dapat dijumpai di beberapa wilayah, termasuk Kabupaten Kampar, yang dikenal kuat dengan budaya Melayunya. Di wilayah ini, masih terdapat masyarakat yang tinggal di rumah tradisional Lontiok. Namun, dinamika perilaku masyarakat modern turut memengaruhi perkembangan sosial dan budaya, termasuk dalam upaya pelestarian budaya Melayu di Kampar. Penelitian ini merupakan studi komparatif dua rumah Lontiok yang terletak di dua desa berbeda di Kabupaten Kampar, masing-masing dengan kondisi sosial dan lingkungan yang berbeda. Tujuan dari studi ini adalah untuk mengidentifikasi persamaan dan perbedaan penerapan arsitektur Melayu pada kedua rumah tersebut berdasarkan karakteristik tipologi arsitektur rumah tradisional Melayu. Melalui pendekatan ini, diharapkan dapat diperoleh gambaran yang lebih komprehensif mengenai pelestarian nilai-nilai arsitektur tradisional dalam konteks kehidupan masyarakat masa kini.
Penerapan Terapi Active Cycle of Breathing Technique (ACBT) Untuk Menurunkan Respiratory Rate Pada Pasien TB Paru Di Ruang Tulip RSUD Dr. Soeratno Gemolong Isnaini; Ika Silvitasari; Fitria Purnamawati
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 3 No. 9 (2024)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tuberkulosis (TBC) merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis, yang terutama menyerang sistem pernapasan manusia. Sehingga pasien tuberkulosis paru bisa mengalami sesak nafas dan respiratory rate meningkat. Salah satu cara untuk membantu menurunkan respiratory rate pasien yaitu dengan cara terapi Active Cycle Of Breathing Technique (ACBT). Tujuan dalam penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh terapi Active Cycle Of Breathing Technique (ACBT) untuk menurunkan Respiratory Rate pada pasien dengan tuberkulosis paru. Metode dalam penelitian ini menggunakan metode deskriptif dalam dengan jenis penelitian studi kasus. Diberikan terapi Active Cycle Of Breathing Technique (ACBT) selama 5 hari kepada 2 responden. Hasil penelitian dari kedua responden keduanya menunjukkan adanya penurunan respiratory rate pasien setelah diberikan intervensi terapi Active Cycle Of Breathing Technique (ACBT). Pasien pertama respiratory rate dari 29 x/menit menjadi 18 x/menit dan pasien kedua respiratory rate dari 28 x/menit menjadi 21 x/menit. Kesimpulan : Terapi Active Cycle Of Breathing Technique (ACBT) ini dapat diterapkan pada pasien Tuberkulosis Paru di ruang Tulip RSUD dr. Soeratno Gemolong, Sragen.
IMPLEMENTATION OF THE ROLE OF THE REGIONAL INSPECTORATE IN PREVENTING CORRUPTION IN MANDAILING NATAL REGENCY Harahap, Latifah Angraini; Isnaini; Frensh, Wenggedes
JUPIIS: JURNAL PENDIDIKAN ILMU-ILMU SOSIAL Vol. 16 No. 2 (2024): JUPIIS (JURNAL PENDIDIKAN ILMU-ILMU SOSIAL) DECEMBER
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jupiis.v16i2.64682

Abstract

This study aims to analyze the implementation of the role of the Regional Inspectorate in preventing corruption in Mandailing Natal Regency. The Regional Inspectorate has several main functions, such as internal supervision through audits, integrity development, and policy recommendations to improve the local government's financial management system. This study uses a qualitative method with data collection techniques in the form of interviews, observations, and documentation studies on the Inspectorate's supervision activities. The results of the study show that the Inspectorate plays an important role in preventing corruption, as seen from the increase in compliance of public officials and the decrease in budget irregularities by 40% in 2023. However, the Inspectorate faces major challenges, such as the limitation of competent human resources, political pressures that threaten independence, and budget and technology constraints. To overcome these obstacles, there needs to be a strengthening of human resources, the implementation of surveillance technology, and policies that ensure the independence of the Inspectorate. This study concludes that effective supervision, supported by independent policies and technology, is very influential in preventing corruption. These findings support the theory of internal oversight and public accountability, which emphasizes the importance of transparent and accountable oversight in preventing corruption in local government.
Implementation of Medan Mayor Regulation No. 53/2018 on Community Empowerment in Medan Petisah Sub-district Aswin; Syafruddin Ritonga; Isnaini
International Journal of Integrated Science and Technology Vol. 2 No. 7 (2024): July 2024
Publisher : MultiTech Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59890/ijist.v2i7.2281

Abstract

This paper examines the implementation of Mayor of Medan Regulation No. 53 of 2018 on Coordination and Implementation of Community Empowerment in Medan Petisah District in 2024. The research method used is descriptive with a qualitative approach, employing direct observation and interviews with local government officials as data sources. The findings indicate that this regulation serves as a crucial foundation for implementing community empowerment programs at the local level. Concrete steps have been established to enhance community participation, improve public service quality and infrastructure, and conduct routine evaluations to ensure program sustainability. Emphasis on effective coordination, community outreach, and improving administrative program understanding helps address implementation challenges. The regulation also governs fund allocation for infrastructure to ensure efficient resource utilization. Overall, the Coordination and Implementation of Community Empowerment in Medan Petisah District, in accordance with Mayor of Medan Regulation No. 53 of 2018, provides the basis for successful and effective community empowerment programs.
The Diversification of Products for Empowerment Women’s Keliling Benteng Ulu Village, Martapura Barat Subdistrict, Banjar District Isnaini; Asnawati; Yuliani, Rahma; Riyani, Risma Yulfa; ‘Ibaadurrahmaan, Khansa Khafiya; Ariady, Nabilla Azzahra
Jurnal Pengabdian Masyarakat Formosa Vol. 3 No. 5 (2024): October 2024
Publisher : PT FORMOSA CENDEKIA GLOBAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55927/jpmf.v3i5.12026

Abstract

In 2023, the PKK women's group in Keliling Benteng Ulu Village, West Martapura District, Banjar Regency has started producing instant herbal drinks with the herbal name "Wiras".  For almost 1 year now, only one type of product has been made.  It is necessary to diversify the products produced.  The aim of this activity is to provide training in making instant drinks made from ginger and tomatoes.  In this community service activity, training on instant ginger and tomato drinks will be carried out.  As an evaluation, participants will be asked to independently make instant ginger and tomato drinks and send a video when making them. As a result of this activity, training has been carried out in making instant drinks in the form of instant ginger and instant tomatoes.  The instant ginger drink made is called JaRi (original ginger) while the instant tomato drink is called MST (Minuman Sari Tomat).
Pembentukan Karakter Religius, Disiplin, dan Mandiri Siswa Taman Kanak-Kanak dalam Budaya Begibung pada Suku Sasak Wahyuni, Indriwati; Winata, Aliahardi; Candra; Isnaini; Saddam; Nizaar, Muhammad
Al-Riwayah : Jurnal Kependidikan Vol. 16 No. 2 (2024): Al-Riwayah: Jurnal Kependidikan
Publisher : LPPM IAIN Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47945/al-riwayah.v16i2.1532

Abstract

"Begibung," a communal dining tradition long practiced by the Sasak community, has now become the focus of research in the context of character formation among students at kindergarten. The research adopts a qualitative descriptive approach, with the study subjects comprising 20 students, 4 educators, and the head of the kindergarten. Research instruments include observation sheets, questionnaires, and interview guidelines, utilizing the Miles and Huberman method for data analysis to attain a comprehensive understanding of the effects of the communal dining program. The questionnaire comprises 5 items assessing religious character, 5 items for discipline, and 7 items for independence. Research findings indicate that the "Begibung" program in kindergarten effectively enhances religious character, achieving a commendable 89%. This outcome reflects the program's success in reinforcing religious values among students. Discipline character, reaching 74%, demonstrates a contribution in shaping student discipline through established rules. The independence character, marked at 65%, presents an opportunity for future enhancement in developing students' self-reliance, with a particular focus on personal initiative. The "Begibung" program in kindergarten proves to be highly effective in shaping the religious, disciplinary, and independent characters of students. This research makes a positive contribution to understanding the potential of the "Begibung" program as a character formation strategy in kindergarten.
PARTISIPASI MASYARAKAT NAGARI AMPING PARAK KECAMATAN SUTERA KABUPATEN PESISIR SELATAN PADA KONSERVASI PENYU AMPING PARAK wahyuni maharani; Sri Rahmadani; Isnaini
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 03 (2025): Volume 10 No. 03 September 2025 Build
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i03.33327

Abstract

Penelitian ini membahas partisipasi masyarakat Nagari Amping Parak, Kecamatan Sutera, Kabupaten Pesisir Selatan dalam program konservasi penyu. Latar belakang penelitian ini berangkat dari tingginya ancaman kepunahan penyu akibat praktik pengambilan telur untuk konsumsi maupun diperjualbelikan. Namun, melalui intervensi konservasi yang melibatkan masyarakat, pemerintah nagari, serta Dinas Kelautan dan Perikanan, terjadi perubahan perilaku masyarakat dari pengambil telur menjadi pelindung aktif. Tujuan penelitian adalah untuk menganalisis bentuk partisipasi masyarakat dalam konservasi penyu serta peran aktor yang terlibat. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumen. Analisis data dilakukan dengan reduksi data, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat Amping Parak berpartisipasi dalam berbagai kegiatan, seperti edukasi, patroli pantai, pendataan penyu, menjaga kebersihan pantai, hingga perawatan penyu. Perubahan paradigma ini diperkuat dengan adanya organisasi Laskar Pemuda Peduli Lingkungan (LPPL) yang berperan sebagai penggerak konservasi. Berdasarkan teori Tangga Partisipasi Arnstein (1969), tingkat partisipasi masyarakat berada pada level Partnership (kemitraan), yang ditandai dengan keterlibatan aktif dalam pengambilan keputusan dan pelaksanaan kegiatan konservasi. Penelitian ini menegaskan bahwa keterlibatan masyarakat tidak hanya berdampak pada keberhasilan pelestarian penyu, tetapi juga mendorong perkembangan ekowisata dan peningkatan ekonomi lokal. Dengan demikian, konservasi penyu di Nagari Amping Parak menjadi contoh nyata bagaimana partisipasi masyarakat dapat menciptakan keberlanjutan lingkungan sekaligus manfaat sosial ekonomi.
Antibacterial Activity of Marine Sponge (Stylotella sp.) Dharmayani, Ni Komang Tri; Isnaini; Ulfa, Maria; Sudirman; Yuanita, Emmy; Sariningsih, Baiq Nila
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 9 No 6 (2023): June
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v9i6.3839

Abstract

Sponges are marine biota that makes up coral reefs that live on the bottom of the waters and have an important role in marine ecosystems. Sponges have bioactive components that have not been widely used by the community. This study aimed to analyze the content of secondary metabolites and the antibacterial activity of the sponge Stylotella sp. antibacterial activity test against Gram-negative (-) Escherichia coli and Gram-positive (+) Staphylococcus aureus was carried out using the good diffusion method. The results of antibacterial testing with various concentrations of 50, 100, and 150 ppm of the isolates showed that the zone of inhibition against E. coli was 11.3; 12; and 13 mm while for S. aureus was 12.3; 13; and 14 mm. The results of antibacterial testing with a concentration of 600 ppm of sponge extract showed an inhibition zone on E. coli and S. aureus in the amount of 13.3 and 14 mm, respectively. The test results showed that the sponge extract and isolate were in the intermediate category and were resistant to E. Coli bacteria. and S. Aureus
Co-Authors Aini, Siti Nuraini Akhsanul Amru Alfi Yasmina Ananta, Dio Alif Andini, Sari Anthony Hermawan Apriani, Laili Arfiana, Luthfika Ariady, Nabilla Azzahra Asnawati Aswin Asyura DM, Baiq Dewi Azwar, Wahyu Baiq Martina Safitri Bariroh, Rusydah Beby Suryani Fithri Candra Dedi Hariyanto Denny Anata Kusuma Derlin, Ellanda Permata Desi Aramana Dianysah, Gusti Emmy Yuanita Fahdyanoor Fahmi, Yafi FAUZIYAH Fitri Agustriani Fitria Purnamawati Fujiati Garba, Malami Muhammad Gita Rahmadhani Habibul Akram Halimatussakdiah Halisah Suriani Harahap, Latifah Angraini Heron Surbakti I Gede Esha Adyana Nando Ibrahim Ika Silvitasari Irma Setiawan, Irma Irmanjaya Thaher Iswari, S. Salini Khotimah, Nadila Nur Kuswoyo, Indra Laili Dwi Annisa Lia Yulia Budiarti Lulu' Anwariyah Luthfika Arfiana Maria Ulfa Mayasari, Deviana Melki Mohamed Saniff , Shereeza Morian Saspriatnadi Muallifah Anugrah Muhammad Haris Effendi Hasibuan Muhammad Nizaar Muhammad Zaki Alhannani Murojatul Aslamiah Ni Wayan Sri Suliartini Nihlatul Qudus Sukma Nirwana Nugraha, Nurzahwa Dwita Nur Ali Yasin Nurhayati Nurmalitasari, Dewi Nurrul Helen Nursafiah, Nursafiah Nurwijayanti Nurzahida, Gusti Nadya Nurzahwa Dwita Nugraha Oriana Paramita Dewi Panggabean, Denny Boy Pomeistia, Meilynda Popi Ulandari Raflika, Lili Rahayu, Lale Budi Hutami Rahayu, Supiani Rahmadhani, Gita Rahmat, Syamsul Ramses Redho Yoga Nugroho Rika Aswarita Riris Aryawati Riyani, Risma Yulfa Robinson Sitepu Romi Ferdian Romundza, Febbry Rozirwan . Saddam Salsabilah, Raisyah Sari Harahap , Ulfa Hayana Sariningsih, Baiq Nila Siregar , Fikri Hamdi Sri Rahmadani Sudirman Suhaidi Surbakti , Heron Syafruddin Ritonga T. Zia Ulqodry Tampubolon, Siti Rohani Taqiyah, Zumrotut Tri Dharmayani, Ni Komang Tusshaleha, Lelie Amalia wahyuni maharani Wahyuni, Indriwati Wenggedes Frensh Wike Ayu Eka Putri Winata, Aliahardi Yanti Sri Wahyuni Yuliani, Rahma Yusni Ikhwan Siregar ‘Ibaadurrahmaan, Khansa Khafiya