p-Index From 2021 - 2026
6.295
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis JUPIIS: Jurnal Pendidikan Ilmu-ilmu Sosial SOSIOLOGI NUSANTARA Science and Technology Indonesia Jurnal Penelitian Pendidikan IPA (JPPIPA) Jurnal PAJAR (Pendidikan dan Pengajaran) Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA JURNAL MERCATORIA Jurnal Kesehatan Islam : Islamic Health Journal AMALIAH: JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT SOSIOEDUKASI : JURNAL ILMIAH ILMU PENDIDIKAN DAN SOSIAL Jurnal khabar: Komunikasi dan Penyiaran Islam Jurnal Sakinah : Journal of Islamic and Social Studies Academia Open Mattawang: Jurnal Pengabdian Masyarakat Warta Pendidikan : Jurnal Pendidikan dan Budaya Journal of Community Development Al-Riwayah : Jurnal Kependidikan Inovasi Fisika Indonesia (IFI) Jurnal Ilmu Pendidikan (SOKO GURU) Jurnal Pengabdian Masyarakat Formosa (JPMF) IBDA': Jurnal Kajian Islam dan Budaya JKKI : Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Indonesia ETAM: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Jurnal Lemhannas RI Prioritas : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Sosiologi Jurnal Pustaka Keperawatan JIBEMA: Jurnal Ilmu Bisnis, Ekonomi, Manajemen, dan Akuntansi International Journal of Integrated Science and Technology Novae Giunea Jurnal Biologi Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia IPSSJ Jurnal Pengabdian Masyarakat Wadah Publikasi Cendekia Jurnal Kajian dan Inovasi Ilmu (JKII) Journal of Architecture, Landscape & Urban Design Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti
Claim Missing Document
Check
Articles

Effectiveness of betel and kaffir lime combination form of leaf infusion as an in-vitro antiseptic candidate Budiarti, Lia Yulia; Isnaini; Nurzahida, Gusti Nadya; Derlin, Ellanda Permata; Fahmi, Yafi; Fahdyanoor
JKKI : Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Indonesia JKKI, Vol 15, No 3, (2024)
Publisher : Faculty of Medicine, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/JKKI.Vol15.Iss3.art9

Abstract

Background: Natural antiseptics can be alternatives to reduce the adverse effects of alcohol. An antiseptic is classified as effective if it has an inhibitory ability and a phenol coefficient value ≥ 1. Betel plants (Piper betle L.) and kaffir lime (Citrus hystrix DC.) contain a variety of antibacterial compounds and have the potential to act as an antiseptic.Objective: To analyze the in vitro effectiveness of a combined leaf infusion preparation of betel (PB) and kaffir lime (CH) as potential antiseptic candidates.Methods: This quasi-experimental research employed a post-test-only control group design. We utilized diffusion (measuring inhibition zone) and dilution (determining phenol coefficients) methods. The treatments, performed in triplicate, included PB+CH infusion at concentrations 6.25%, 12.5%, 25%, 50%, 75%, and 100%, with 70% alcohol and 5% phenol as control. They were tested against five types of ATCC standard bacterial isolates.Results: Phytochemical screening of the tested infusion revealed the presence of phenolic compounds, flavonoids, alkaloids, tannins, saponins, and terpenoids. The inhibition zone area increased with concentration, with PB+CH 100% producing the most significant effect. ANOVA and post-hoc Duncan test analysis (p < 0.05) showed significant differences between treatment groups. PB+CH infusion at 75-100% produced antibacterial effects exceeding the control for all bacteria tested, except S. typhi. Phenol coefficient tests (dilution 1:20-1:250) showed the effectiveness of PB+CH infusion as a potential antiseptic. The infusion had a phenol equivalent coefficient of 5% against S. aureus, S. epidermidis, E. coli, and P. aeruginosa but only 0.99 ± 0.07 for S. typhi. The 70% alcohol coefficient value was < 1. Conclusion: The combined infusion of betel leaves and kaffir lime demonstrates significant antibacterial activity and shows a potential candidate as an effective natural antiseptic.
FITOPLANKTON SEBAGAI BIOINDIKATOR PENCEMARAN ORGANIK DI PERAIRAN SUNGAI MUSI BAGIAN HILIR SUMATRA SELATAN Aryawati, Riris; Ulqodry, T. Zia; Isnaini; Surbakti , Heron
Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis Vol. 13 No. 1 (2021): Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis
Publisher : Department of Marine Science and Technology, Faculty of Fisheries and Marine Science, IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jitkt.v13i1.25498

Abstract

Sungai Musi merupakan sungai terbesar dan terpanjang di Sumatra Selatan. Berkembangnya kegiatan penduduk di Daerah Aliran Sungai (DAS) Musi dapat berpengaruh terhadap kualitas air sungai dan dapat menyebabkan terjadinya pencemaran. Tingginya aktivitas industri maupun rumah tangga di sepanjang Sungai Musi menyebabkan menurunnya kualitas lingkungan di DAS Musi. Berdasarkan hal tersebut, maka perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengetahui seberapa besar tingkat pencemaran yang terjadi di DAS Musi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji dan mengetahui tingkat saprobitas di sepanjang DAS Musi bagian hilir berdasarkan nilai SI (Saprobik Indeks), serta mengetahui tingkat pencemaran air menggunakan penilaian saprobitas perairan. Penelitian ini menggunakan plankton sebagai bioindikator pencemaran organik perairan. Penelitian ini menggunakan rancangan eksplorasi dengan metode survei, dan penetapan stasiun pengambilan sampel dengan metode purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan kelimpahan fitoplankton di perairan Sungai Musi pada rentang 123-2581 sel/liter atau rata-rata sebesar 1397 sel/liter. Indeks Saprobik di perairan Sungai Musi berkisar antara 0,63-1, digolongkan pada fasesaprobik, yaitu β-Mesosaprobik, sehingga pada perairan Sungai Musi digolongkan pada tingkat pencemaran ringan.
EFEKTIVITAS E-MODUL BERBASIS ABIL DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN ARGUMENTASI SISWA SMA Isnaini; Yusnidar; Romundza, Febbry; Hasibuan, Muhammad Haris Effendi
Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti Vol. 12 No. 2 (2025): Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jipcb.v12i2.5413

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan e-modul berbasis ABIL (Argumentation Blended Inquiry Learning) pada materi larutan penyangga dan pengaruh e-modul tersebut terhadap kemampuan argumentasi siswa. E-modul ini dikembangkan menggunakan model pengembangan Lee & Owens yang terdiri dari 5 tahap yaitu analisis, perancangan, pengembangan, implementasi dan evaluasi. Kelayakan e-modul ini dperoleh melalui uji validasi oleh ahli materi, ahli media, penilaian guru serta respon siswa. Data diperoleh melalui instrument angket dan dianalisis secara kualitatif dan kuantitatif. Hasil dari ahli materi dan ahli media menyatakan bahwa e-modul sudah layak untuk diujicobakan. Selain itu, hasil penilaian dari dua guru juga menyatakan bahwa e­-modul layak diujicobakan. Hasil dari respon dua kelompok siswa diuji kappa dengan hasil 0,870 dengan kategori tinggi. Hal ini berarti bahwa kedua kelompok siswa sepakat menyatakan e-modul layak untuk dipakai dalam pembelajaran. Selanjutnya, dari hasil uji t terhadap kemampuan argumentasi siswa diketahui bahwa terdapat perbedaan antara nilai pretest dan posttetst.  Dapat disimpulkan bahwa e-modul berbasis ABIL berpengaruh untuk meningkatkan kemampuan argumentasi siswa.
Governance of Acting Regional Heads and Its Implications for National Resilience Thaher, Irmanjaya; Isnaini
Jurnal Lemhannas RI Vol 13 No 1 (2025)
Publisher : Lembaga Ketahanan Nasional Republik Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55960/jlri.v13i1.1101

Abstract

Purpose: This research describes how much the selection of acting regional heads by the central government does not run as per the constitutional principles, local democracy and national resilience which are through the Asta Gatra framework but more politically captured by offering a model of governance that is more accountable and participatory. Study Design/Methodology/Approach: Normative legal method with narrative review and comparative analyses of legislation, Constitutional Court decisions, and national and international academic literature to map the correlation between legal legitimacy, institutional design and regional government stability the research applies a normative legal method combined with a narrative review and comparative analyses of legislation, Constitutional Court decisions, and national and international academic literature in order to map the correlation between legal legitimacy, institutional design, and regional government stability. Findings: The findings reveal that the higher-level leadership appointment system has substantial regulatory vacancies, especially in terms of authority restriction, legislative supervision, selection transparency and performance responsibility. These contradictions are affecting the political, governance and social aspects of Asta Gatra so that it can drain the drain the power of regional legitimacy and institutional resilience. Country illustrations, like in Germany, India, and South Africa, show that support for interim leadership is normally subject to legislative endorsement and public scrutiny, with terms of office limited to democratic insurance coverage. Originality/Value: This conceptual contribution is presented to the development of an institutional design for regional leadership transitions that is more democratic and adaptive to national resilience needs. Recommendations focus on regulatory reform, involvement of the Regional People's Representative Council (DPRD), and strengthening public evaluation to ensure the appointment of Acting Regional Heads aligns with substantive democratic principles and strengthens regional autonomy.
The Use of Pusako Tinggi to Support Children's Education In Nagari Salingka Muaro, Sungai Aur District, West Pasaman Regency Fajriah, Rahmatul; Yuhelna; Isnaini
Jurnal Sosiologi Nusantara Vol 11 No 2 (2025): Vol 11 No.2
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/jsn.11.2.318-327

Abstract

This study was motivated by the use of pusako tinggi to finance children's education in Nagari Salingka Muaro, West Pasaman Regency. Pusako tinggi is an inherited asset from the female side that cannot be sold without the community's consent, because it serves not only as an economic asset but also as a symbol of the family's social continuity. However, in modern society, pusako tinggi is often used or even sold to meet urgent needs, including education. This study uses a qualitative, descriptive approach. The theory used is Herbert Spencer's theory of social change. Informants were purposively selected, and data were collected through in-depth interviews, observations, and document analysis. The unit of analysis was clans that sold high pusako for their children's education. Data analysis employed Miles and Huberman's interactive model. The results showed that the use of high-purpose savings accounts supported family life, particularly for children's education expenses. This reflects that Minangkabau customs prioritise education, as children are seen as inheritors of family dignity and continuity. However, the practice of utilising high-pusako for education often creates internal dilemmas and conflicts, given its communal rather than private ownership.
Strategi Dakwah Melalui Integrasi Sosial: Asimilasi Budaya Melayu di Ma’had Aman Bistari Selangor Malaysia Khodijah, Dewi; Isnaini; Mohd Asri bin Yunus
Jurnal Khabar: Komunikasi dan Penyiaran Islam Vol. 7 No. 2 (2025): Desember
Publisher : STAI Bumi Silampari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37092/khabar.v7i2.1380

Abstract

The phenomenon of religious conversion in Malaysia, particularly among new Muslim students at Ma'had Aman Bistari who come from Chinese, Indian, and indigenous backgrounds, poses challenges to social integration and the formation of religious identity. This study aims to formulate a strategic da'wah model rooted in Malay culture to support inclusive integration. Using a qualitative case study approach, data were collected through interviews, observations, and documentation of da'wah activities. Thematic analysis revealed four key aspects of integration: social participation through community dialogue, adoption of Malay cultural symbols, horizontal relationships based on empathy, and spiritual and economic empowerment. The findings emphasize that strategic da'wah is inseparable from the socio-cultural dimensions that shape the daily interactions of converts. This study confirms that the da'wah strategy through social integration at Ma'had Tahfidz Vokasional Aman Bistari Selangor is effective in supporting the process of Malay cultural assimilation among students who convert to Islam across ethnicities. The findings indicate that da'wah practices focus not only on spiritual teachings but also on strengthening social cohesion through language, lifestyle, and inclusive cultural interactions.
PENGUATAN BUDAYA LITERASI DI MASYARAKAT MELALUI PELATIHAN DAN PENDAMPINGAN LITERASI INFORMASI NAIMAH, JAINATUN; Putri Roka Ismail; Hidayatul Munawwarah S; Isnaini; Sesilia Novitry Tafonao
Amaliah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 9 No 2 (2025): Amaliah Jurnal: Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : LPPI UMN AL WASHLIYAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32696/ajpkm.v9i2.5753

Abstract

Abstract This community service program aims to enhance the literacy culture and information literacy skills of the community in Marindal II Village, Patumbak District, Deli Serdang Regency. The activity was initiated due to the community’s limited understanding of literacy, which was still confined to basic reading and writing abilities. Using the community education method, the program was carried out through socialization, training, and mentoring activities involving village officials, members of the Family Welfare Empowerment (PKK), and children at the Marindal II Youth Reading Park (TBM). The implementation took place over two days, from August 22 to 23, 2025. The first day focused on raising awareness of the importance of information literacy among village officials and families, while the second day emphasized interactive reading sessions, educational games, and short story writing competitions with children at the TBM. The results indicated an improvement in the community’s understanding of information literacy concepts, their ability to evaluate the credibility of information sources, and an increase in reading and writing interest among children. Moreover, the activity successfully fostered collaboration between local government, the TBM community, and residents in creating an environment that supports a sustainable literacy culture. Therefore, strengthening literacy culture through training and information literacy mentoring serves as an effective strategy to build an intelligent, critical, and competitive society in the digital era. Keywords: information literacy, literacy culture, community training, community reading park, empowerment
Bank Sampah sebagai Media Edukasi Lingkungan Laut untuk Pemberdayaan Masyarakat Pesisir Sungsang Aryawati, Riris; Ulqodry, T.; Melki; Utami, Risnita; Purwiyanto, Anna; Hendri, Muhammad; Isnaini; Surbakti, Heron
Journal of Community Development Vol. 6 No. 2 (2025): Desember
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/comdev.v6i2.1810

Abstract

Program pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan untuk menjawab permasalahan pencemaran sampah di wilayah pesisir Sungsang, Banyuasin, yang selama ini belum memiliki sistem pengelolaan sampah yang terorganisir. Rendahnya kesadaran masyarakat, tingginya sampah anorganik yang masuk ke laut, serta belum adanya lembaga pengelola sampah menjadi isu utama yang perlu diatasi. Kegiatan dilakukan melalui pendekatan edukasi, pembentukan kelembagaan bank sampah, pelatihan daur ulang, dan digitalisasi pencatatan sampah. Program ini melibatkan 31 orang peserta yang terdiri dari perangkat desa, kelompok ibu rumah tangga, pemuda, dan komunitas nelayan. Hasil analisis SWOT menunjukkan potensi besar bagi pertumbuhan program melalui penguatan kesadaran lingkungan dan peningkatan ekonomi masyarakat. Solusi utama yang diterapkan meliputi: Edukasi lingkungan laut, untuk meningkatkan literasi dan perubahan perilaku masyarakat yang ditunjukkan oleh peningkatan tingkat pemahaman peserta hingga ≥80% berdasarkan hasil pre-test dan post-test; pembentukan Bank Sampah Sungsang, lengkap dengan SOP, alat pendukung, dan tim pengelola lokal; pelatihan pengolahan sampah, seperti pembuatan ecobrick dan kerajinan bernilai ekonomi; sistem dokumentasi digital, menggunakan spreadsheet untuk transparansi dan pelaporan. Target luaran meliputi modul edukasi, bank sampah aktif, pelatihan daur ulang, produk hasil olahan sampah, sistem pencatatan digital, serta peningkatan volume sampah terpilah. Seluruh kegiatan dirancang melalui metode partisipatif, workshop, pendampingan lapangan, dan evaluasi berkala selama enam bulan. Manfaat program bagi masyarakat antara lain meningkatnya kesadaran lingkungan, peluang ekonomi baru dari penjualan sampah dan produk kreatif, serta lingkungan pesisir yang lebih bersih. Bagi institusi desa, program ini menjadi model pengelolaan sampah berbasis komunitas. Secara keseluruhan, program ini diharapkan menjadi model yang dapat direplikasi di wilayah pesisir lainnya untuk memperkuat keberlanjutan lingkungan dan pemberdayaan masyarakat.
PERBANDINGAN PRODUKTIVITAS, PENDAPATAN, DAN EFISIENSI USAHA TANI PADI ANTARA METODE PANEN TRADISIONAL DAN TEKNOLOGI COMBINE HARVESTER DI DESA MERENTE KECAMATAN ALAS Isnaini
Integrative Perspectives of Social and Science Journal Vol. 3 No. 01 Januari (2026): Integrative Perspectives of Social and Science Journal
Publisher : PT Wahana Global Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sektor pertanian, khususnya usaha tani padi, memiliki peran strategis dalam mendukung ketahanan pangan dan perekonomian nasional. Namun, rendahnya produktivitas dan efisiensi usaha tani masih menjadi permasalahan utama, terutama pada tahap panen yang sebagian besar masih dilakukan secara tradisional. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan produktivitas, pendapatan, dan efisiensi usaha tani padi antara petani pengguna teknologi panen combine harvester dan petani dengan metode panen tradisional di Desa Merente, Kecamatan Alas, Kabupaten Sumbawa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode komparatif. Pengambilan sampel dilakukan secara purposive terhadap 30 petani padi, yang terdiri atas 15 petani pengguna combine harvester dan 15 petani tradisional. Data dikumpulkan melalui kuesioner, wawancara, dan observasi, kemudian dianalisis menggunakan uji statistik Independent Sample t-test untuk menguji perbedaan antar kelompok. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara kedua kelompok petani. Produktivitas petani pengguna combine harvester lebih tinggi, yaitu sebesar 6.142,86 kg/Ha dibandingkan petani tradisional sebesar 5.528,57 kg/Ha. Biaya panen petani pengguna teknologi lebih rendah, yakni Rp 1.647.666,67, dibandingkan petani tradisional sebesar Rp 1.820.666,67. Selain itu, pendapatan bersih petani pengguna combine harvester mencapai Rp 19.108.571,43 dengan rasio efisiensi R/C sebesar 3,679, lebih tinggi dibandingkan petani tradisional yang memperoleh pendapatan Rp 16.496.666,67 dengan rasio R/C sebesar 3,134. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa teknologi panen combine harvester memiliki pengaruh positif dan signifikan dalam meningkatkan produktivitas, menurunkan biaya panen, serta meningkatkan pendapatan dan efisiensi usaha tani padi. Oleh karena itu, mekanisasi panen perlu terus didorong sebagai strategi peningkatan kinerja ekonomi petani dan keberlanjutan usaha tani padi.
Peningkatan Kemandirian Pembudidaya Ikan Melalui Pelatihan Dan Pendampingan Pembuatan Pakan Buatan Berbasis Bahan Baku Lokal Amal, Ikhlasul; Riris Aryawati; T. Zia Ulqodry; Hendri, Muhammad; Isnaini
Journal of Community Development Vol. 6 No. 3 (2026): April
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/comdev.v6i3.1887

Abstract

Program pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan sebagai respons atas tantangan struktural yang dihadapi pembudidaya ikan di Desa Marga Sungsang, Kabupaten Banyuasin, khususnya tingginya ketergantungan terhadap pakan komersial dan belum optimalnya pemanfaatan potensi sumber daya lokal. Dalam praktik budidaya, pakan komersial menempati porsi terbesar dalam struktur biaya produksi, yakni sekitar 60–80%, sehingga berdampak pada terbatasnya margin keuntungan serta meningkatnya risiko keberlanjutan usaha. Situasi tersebut kontras dengan kondisi lingkungan setempat yang memiliki ketersediaan bahan baku lokal, seperti keong mas, limbah kepala udang, dan ikan rucah, yang sejatinya berpotensi dikembangkan sebagai pakan mandiri bernilai ekonomis namun belum dimanfaatkan secara maksimal. Kegiatan ini diarahkan untuk memperkuat kapasitas pembudidaya ikan melalui pendekatan peningkatan pengetahuan dan pemahaman konseptual, sekaligus pengembangan keterampilan dalam memproduksi pakan buatan yang efisien, bermutu, dan berbasis sumber daya lokal. Proses pelaksanaan dilakukan secara bertahap melalui pengenalan program, penyampaian materi mengenai prinsip dasar formulasi pakan dan pemanfaatan limbah lokal, diskusi partisipatif, serta evaluasi pembelajaran menggunakan instrumen pre-test dan post-test. Sebanyak 31 orang pembudidaya ikan berpartisipasi dalam kegiatan yang dilaksanakan pada 19 Oktober 2025. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pemahaman yang signifikan, tercermin dari kenaikan skor rata-rata peserta dari 49,9 sebelum kegiatan menjadi 87,3 setelah pelatihan. Selain peningkatan aspek kognitif, peserta juga memperlihatkan sikap positif dan komitmen untuk mulai mengembangkan pakan mandiri sebagai strategi pengendalian biaya produksi. Luaran kegiatan meliputi laporan kemajuan, dokumentasi pelaksanaan, serta perencanaan tindak lanjut berupa pelatihan praktik lanjutan dan pengujian mutu pakan pada periode berikutnya, dengan harapan mendorong efisiensi dan keberlanjutan usaha budidaya ikan di wilayah pesisir.
Co-Authors Aang Supono Adam Adi Wibowo Agus Sugiyarso Aini, Siti Nuraini Akhsanul Amru Akobiarek, Maik Alfi Yasmina Amalia, Rahma Ananta, Dio Alif Andi Hakim Lubis Andini, Sari Anggreni Atmei Lubis Anthony Hermawan Apriani, Laili Arfiana, Luthfika Ariady, Nabilla Azzahra Asnawati Aswin Asyura DM, Baiq Dewi Azwar, Wahyu Baiq Martina Safitri Bariroh, Rusydah Beby Suryani Beby Suryani Fithri Candra Dedi Hariyanto Denny Anata Kusuma Derlin, Ellanda Permata Deseari Baeha Desi Aramana Dewi Khodijah, Dewi Dianysah, Gusti Dwi Widyastuti Emmy Yuanita Eryanti Novita Fahdyanoor Fahmi, Yafi Fajriah, Rahmatul FAUZIYAH Fitri Agustriani Fitria Purnamawati Fujiati Garba, Malami Muhammad Gita Rahmadhani Habibul Akram Halimatussakdiah Halisah Suriani Harahap, Latifah Angraini Heron Surbakti Hidayatul Munawwarah S I Gede Esha Adyana Nando Ibrahim Ika Silvitasari Ikhlasul Amal Irma Setiawan, Irma Irmanjaya Thaher Iswari, S. Salini Kartika Setia Purdani Khotimah, Nadila Nur Kuswoyo, Indra Laili Dwi Annisa Lia Yulia Budiarti Lulu' Anwariyah Luthfika Arfiana M Bachtiar Safrudin M. Robert Farmadi Maria Ulfa Maswandi Mayasari, Deviana Melki Mellia Anata Tasya Mohamed Saniff , Shereeza Mohd Asri bin Yunus Morian Saspriatnadi Muallifah Anugrah Muhammad Citra Ramadhan Muhammad Haris Effendi Hasibuan Muhammad Hendri Muhammad Nizaar Muhammad Zaki Alhannani Murojatul Aslamiah Nabila Naimah, Jainatun Ni Wayan Sri Suliartini Nihlatul Qudus Sukma Nirwana Nugraha, Nurzahwa Dwita Nur Ali Yasin Nur Azzahra Atika Nurbaya Nurhayati Nurhidayah Nurmalitasari, Dewi Nurrul Helen Nursafiah, Nursafiah Nursela Nurwijayanti Nurzahida, Gusti Nadya Nurzahwa Dwita Nugraha Oriana Paramita Dewi Panggabean, Denny Boy Panji Wibisana Pomeistia, Meilynda Popi Ulandari Purwiyanto, Anna Putri Roka Ismail Rafiqi Raflika, Lili Rahayu, Lale Budi Hutami Rahayu, Supiani Rahmadhani, Gita Rahman, Sayuti Rahmat, Syamsul Ramses Redho Yoga Nugroho Retna Astuti Kuswardani Rika Aswarita Riris Aryawati Riyani, Risma Yulfa Rizkan Ernis Sitinjak Rizkan Zulyadi Romi Ferdian Romundza, Febbry Rozirwan . Saddam Sari Harahap , Ulfa Hayana Sariningsih, Baiq Nila Sesilia Novitry Tafonao Sevia Diva Ardiansyah Shinta Nikita Sinambela, Sakti Andreas Siregar , Fikri Hamdi Sri Hidayani Sri Rahmadani Sudirman Suhaidi Surbakti , Heron Syafruddin Ritonga T. Zia Ulqodry T. Zia Ulqodry Tampubolon, Siti Rohani Taqiyah, Zumrotut Taufik Siregar Tri Dharmayani, Ni Komang Tri Wahyu Sapittri Syam Tusshaleha, Lelie Amalia Ulqodry, T. Utami, Risnita Vanessa Pricila Takwin wahyuni maharani Wahyuni, Indriwati Wenggedes Frensh Wenggedes Frensh Wike Ayu Eka Putri Winata, Aliahardi Windy Anggraini Wiraswan Duha Yanti Sri Wahyuni Yuhelna Yuliani, Rahma Yusni Ikhwan Siregar ‘Ibaadurrahmaan, Khansa Khafiya