Claim Missing Document
Check
Articles

Strategi Dakwah Melalui Integrasi Sosial: Asimilasi Budaya Melayu di Ma’had Aman Bistari Selangor Malaysia Khodijah, Dewi; Isnaini; Mohd Asri bin Yunus
Jurnal Khabar: Komunikasi dan Penyiaran Islam Vol. 7 No. 2 (2025): Desember
Publisher : STAI Bumi Silampari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37092/khabar.v7i2.1380

Abstract

The phenomenon of religious conversion in Malaysia, particularly among new Muslim students at Ma'had Aman Bistari who come from Chinese, Indian, and indigenous backgrounds, poses challenges to social integration and the formation of religious identity. This study aims to formulate a strategic da'wah model rooted in Malay culture to support inclusive integration. Using a qualitative case study approach, data were collected through interviews, observations, and documentation of da'wah activities. Thematic analysis revealed four key aspects of integration: social participation through community dialogue, adoption of Malay cultural symbols, horizontal relationships based on empathy, and spiritual and economic empowerment. The findings emphasize that strategic da'wah is inseparable from the socio-cultural dimensions that shape the daily interactions of converts. This study confirms that the da'wah strategy through social integration at Ma'had Tahfidz Vokasional Aman Bistari Selangor is effective in supporting the process of Malay cultural assimilation among students who convert to Islam across ethnicities. The findings indicate that da'wah practices focus not only on spiritual teachings but also on strengthening social cohesion through language, lifestyle, and inclusive cultural interactions.
PERBANDINGAN PRODUKTIVITAS, PENDAPATAN, DAN EFISIENSI USAHA TANI PADI ANTARA METODE PANEN TRADISIONAL DAN TEKNOLOGI COMBINE HARVESTER DI DESA MERENTE KECAMATAN ALAS Isnaini
Integrative Perspectives of Social and Science Journal Vol. 3 No. 01 Januari (2026): Integrative Perspectives of Social and Science Journal
Publisher : PT Wahana Global Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sektor pertanian, khususnya usaha tani padi, memiliki peran strategis dalam mendukung ketahanan pangan dan perekonomian nasional. Namun, rendahnya produktivitas dan efisiensi usaha tani masih menjadi permasalahan utama, terutama pada tahap panen yang sebagian besar masih dilakukan secara tradisional. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan produktivitas, pendapatan, dan efisiensi usaha tani padi antara petani pengguna teknologi panen combine harvester dan petani dengan metode panen tradisional di Desa Merente, Kecamatan Alas, Kabupaten Sumbawa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode komparatif. Pengambilan sampel dilakukan secara purposive terhadap 30 petani padi, yang terdiri atas 15 petani pengguna combine harvester dan 15 petani tradisional. Data dikumpulkan melalui kuesioner, wawancara, dan observasi, kemudian dianalisis menggunakan uji statistik Independent Sample t-test untuk menguji perbedaan antar kelompok. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara kedua kelompok petani. Produktivitas petani pengguna combine harvester lebih tinggi, yaitu sebesar 6.142,86 kg/Ha dibandingkan petani tradisional sebesar 5.528,57 kg/Ha. Biaya panen petani pengguna teknologi lebih rendah, yakni Rp 1.647.666,67, dibandingkan petani tradisional sebesar Rp 1.820.666,67. Selain itu, pendapatan bersih petani pengguna combine harvester mencapai Rp 19.108.571,43 dengan rasio efisiensi R/C sebesar 3,679, lebih tinggi dibandingkan petani tradisional yang memperoleh pendapatan Rp 16.496.666,67 dengan rasio R/C sebesar 3,134. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa teknologi panen combine harvester memiliki pengaruh positif dan signifikan dalam meningkatkan produktivitas, menurunkan biaya panen, serta meningkatkan pendapatan dan efisiensi usaha tani padi. Oleh karena itu, mekanisasi panen perlu terus didorong sebagai strategi peningkatan kinerja ekonomi petani dan keberlanjutan usaha tani padi.
USING TALKING STICK STRATEGY TO IMPROVE STUDENTS’ ABILITY IN QUESTIONING AND ANSWERING AND LEARNING OUTCOMES Isnaini
Jurnal PAJAR (Pendidikan dan Pengajaran) Vol. 4 No. 2 (2020): March
Publisher : Laboratorium Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33578/pjr.v4i2.7981

Abstract

This research is motivated by a teacher-centered learning process in which teaching learning material, presenting examples, doing exercises, and tests at the end of the meeting. Researchers strive for students to be actively involved in communication in order to obtain in-depth knowledge about the material being studied. The use of the talking stick strategy is believed to improve the ability of question and answer and student learning outcomes in science. This research was a classroom action research conducted on 29 fourth grade students of SDN 002 Benai in February 2020. The instrument used was the observation sheet and learning achievement test. The results of the study in the first cycle was the ability of question and answer students by 58.3% which is enough category then the second cycle increased to 83.3% which is included in good category. The average student learning outcomes in the first cycle was 68.6 with a classical percentage of 62% having increased in the second cycle to 76.9 with a percentage of classical completeness of 89%. The conclusion of this research is the use of the talking stick strategy can improve the ability of question and answer and student learning outcomes in class IV SDN 002 Benai on science subjects.
MANAJEMEN LAYANAN BIMBINGAN KONSELING DALAM MEMBANTU ADAPTASI SISWA LULUSAN SMP DI MAN M. Robert Farmadi; Adi Wibowo; Isnaini
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 01 (2026): Volume 11 No. 01 Maret 2026 Publish
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i01.42480

Abstract

Differences in curriculum characteristics between Junior High Schools (SMP) and State Islamic Senior High Schools (Madrasah Aliyah Negeri/MAN) create academic and socio-cultural adaptation challenges for SMP graduates entering madrasah education. These challenges are not merely related to students’ individual readiness but also reflect institutional limitations in managing curriculum transition within Islamic educational settings. This study aims to analyze adaptation difficulties experienced by SMP graduates, examine the role of guidance and counseling (GC) service management as part of transition management, and identify structural constraints affecting the effectiveness of GC services in MAN Purworejo. This study employs a qualitative case study approach. Data were collected through in-depth interviews, observation, and documentation, and analyzed using interactive data analysis techniques. The findings indicate a significant curriculum gap between SMP and MAN that affects students’ academic readiness and socio-religious adaptation. GC services have contributed to student adjustment; however, their implementation remains largely reactive and has not been fully integrated into institutional transition management. This study emphasizes the importance of strengthening GC service management within Islamic education institutions to address curriculum transition and student adaptation more systematically.
Penyuluhan Manfaat Pendaftaran Tanah Untuk Menjamin Kepastian Hukum di Kecamatan Wampu Kabupaten Langkat Isnaini; Adam; Sayuti Rahman; Taufik Siregar; Beby Suryani; Deseari Baeha; Wiraswan Duha
Prioritas: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 02 (2023): EDISI SEPTEMBER 2023
Publisher : Universitas Harapan Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendaftaran tanah merupakan instrumen hukum yang bertujuan memberikan kepastian dan perlindungan hukum bagi pemegang hak atas tanah. Namun, masih terdapat masyarakat yang belum memahami pentingnya pendaftaran tanah dan manfaat Sertifikat Hak Milik (SHM) sebagai alat bukti kepemilikan yang sah. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan kesadaran hukum masyarakat di Kecamatan Wampu Kabupaten Langkat mengenai manfaat pendaftaran tanah dalam menjamin kepastian hukum. Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 26–27 Agustus 2023 melalui metode ceramah dan diskusi interaktif dengan melibatkan 54 peserta. Dampak kegiatan diukur melalui perbandingan kondisi baseline dan setelah penyuluhan pada aspek pengetahuan, sikap, dan komitmen tindakan. Hasil menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada pemahaman manfaat SHM, prosedur pendaftaran tanah, kesadaran akan kepastian hukum, serta niat mendaftarkan tanah. Kegiatan ini menunjukkan bahwa pendekatan penyuluhan hukum berbasis partisipatif efektif dalam meningkatkan literasi hukum masyarakat di bidang pertanahan. Oleh karena itu, kegiatan serupa perlu dilakukan secara berkelanjutan untuk mendukung tertib administrasi pertanahan dan meminimalkan potensi sengketa tanah.
Penegakan Hukum Sumber Daya Air Melalui Penanaman Seribu Pohon Isnaini; Wenggedes Frensh; Rizkan Zulyadi; Retna Astuti Kuswardani; Rafiqi; Panji Wibisana; Aang Supono
Prioritas: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 01 (2023): EDISI MARET 2023
Publisher : Universitas Harapan Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Air merupakan sumber daya vital yang berperan penting dalam kehidupan masyarakat dan dijamin pengelolaannya oleh negara. Namun, masih rendahnya pemahaman masyarakat terhadap hukum sumber daya air serta pentingnya konservasi lingkungan menjadi tantangan tersendiri. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan pada 04 Februari 2023 di Dusun Tanjung Bunga, Desa Garunggang, Kecamatan Kuala, Kabupaten Langkat dengan tujuan meningkatkan literasi hukum dan mendorong partisipasi masyarakat dalam konservasi sumber daya air. Metode yang digunakan adalah pendekatan edukatif-partisipatif melalui penyuluhan hukum dan penanaman 1.000 pohon. Evaluasi dilakukan terhadap 300 responden menggunakan pre-test dan post-test. Hasil menunjukkan peningkatan rata-rata skor dari 61,4 menjadi 81,7 atau naik sebesar 20,3 poin (33,05%). Kategori pemahaman rendah menurun dari 44% menjadi 8%, sementara kategori baik dan sangat baik meningkat menjadi 72%. Selain peningkatan pengetahuan, kegiatan ini juga menghasilkan aksi nyata konservasi melalui penanaman pohon sebagai bentuk implementasi preventif penegakan hukum lingkungan. Kegiatan ini membuktikan bahwa edukasi hukum yang dipadukan dengan aksi konservasi mampu menumbuhkan kesadaran kolektif dan komitmen masyarakat dalam menjaga keberlanjutan sumber daya air.
Peningkatan Kompetensi Aparatur Kelurahan Dalam Pelayanan Publik Melalui Pendampingan Manajemen Sumber Daya Manusia Di Kelurahan Asam Kumbang Maswandi; Isnaini; Adam; Muhammad Citra Ramadhan; Andi Hakim Lubis; Agus Sugiyarso; Shinta Nikita
Prioritas: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 01 (2023): EDISI MARET 2023
Publisher : Universitas Harapan Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peningkatan kualitas pelayanan publik di tingkat kelurahan sangat dipengaruhi oleh kompetensi aparatur dalam menerapkan manajemen sumber daya manusia (MSDM). Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pemahaman aparatur Kelurahan Asam Kumbang terhadap konsep MSDM dan prinsip pelayanan publik. Kegiatan dilaksanakan pada 11 februari 2023 menggunakan pendekatan edukatif-partisipatif melalui ceramah, diskusi interaktif, dan studi kasus. Evaluasi dilakukan terhadap 30 peserta menggunakan desain one-group pre-test dan post-test dengan instrumen skala Likert (1–5). Hasil menunjukkan adanya peningkatan rata-rata skor dari 3,10 pada pre-test menjadi 4,32 pada post-test. Nilai N-Gain sebesar 0,64 menunjukkan efektivitas pada kategori sedang menuju tinggi, dan uji paired t-test menunjukkan perbedaan yang signifikan (p < 0,05). Hasil ini menunjukkan bahwa kegiatan penyuluhan efektif dalam meningkatkan pemahaman aparatur mengenai perencanaan SDM, akuntabilitas, dan profesionalisme pelayanan. Selain peningkatan kuantitatif, kegiatan ini juga mendorong komitmen aparatur dalam memperbaiki kualitas pelayanan publik. Model pengabdian berbasis evaluasi terukur ini dapat direkomendasikan sebagai pendekatan yang efektif dalam peningkatan kapasitas aparatur di tingkat kelurahan.
Perlindungan Hukum dan Penanggulangan Dampak Psikologis Kejahatan Phishing Bagi Nasabah Bank di Era Perbankan Digital Isnaini; Anggreni Atmei Lubis; Sri Hidayani; Eryanti Novita; Rizkan Zulyadi; Rizkan Ernis Sitinjak; Windy Anggraini
Prioritas: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 7 No. 01 (2025): EDISI MARET 2025
Publisher : Universitas Harapan Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan perbankan digital memberikan kemudahan dalam transaksi keuangan, namun juga meningkatkan risiko kejahatan siber, khususnya phishing melalui scam link. Rendahnya literasi hukum dan literasi digital masyarakat menyebabkan meningkatnya kerentanan terhadap kejahatan tersebut, yang tidak hanya menimbulkan kerugian finansial tetapi juga dampak psikologis seperti kecemasan dan trauma. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai perlindungan hukum preventif dan represif serta penanggulangan dampak psikologis akibat kejahatan phishing. Metode yang digunakan adalah pendekatan edukatif dan partisipatif melalui ceramah interaktif, diskusi, serta evaluasi pre-test dan post-test terhadap 35 peserta. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan rata-rata pemahaman peserta dari 56,4 pada pre-test menjadi 84,7 pada post-test, atau meningkat sebesar 28,3 poin. Peningkatan terjadi pada seluruh indikator, termasuk kemampuan mengidentifikasi scam link, kesadaran menjaga kerahasiaan data pribadi, serta pemahaman langkah hukum apabila menjadi korban. Temuan ini menunjukkan bahwa penyuluhan berbasis multidisipliner hukum dan psikologi efektif dalam meningkatkan literasi hukum dan ketahanan psikologis masyarakat terhadap kejahatan phishing di era perbankan digital.
UPAYA GURU DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA AL-QUR’AN SANTRI DI TPQ AL-MUHAJIRIN DESA KALONGAN KABUPATEN SEMARANG Taryanto, Taryanto; Ida Zahara Adiba; Isnaini
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 02 (2026): Volume 11 Nomor 02, Juni 2026 Published
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i02.45761

Abstract

This study aims to examine the efforts made by teachers at the Al-Muhajirin TPQ in Kalongan Village, Semarang Regency, to improve students’ Quran reading skills, along with the supporting factors and obstacles. This is a field study using a descriptive qualitative approach. The subjects of this study include teachers/ustadz as primary informants, TPQ administrators, and parents as supplementary informants. Data were collected through a triangulation of methods, including observation, interviews, and documentation. The data were then analyzed using Miles and Huberman’s theory, which involves data collection, data reduction, data presentation, and data verification. The research findings indicate that the students’ proficiency in reading the Qur’an at TPQ Al-Muhajirin remains in the transitional and developmental stages, with a primary focus on improving the clarity of articulation (makharijul huruf) and the fluency of recitation (at-tartil). Teachers have implemented various initiatives, including enhancing their own competencies through correction (tashih) and instruction (talaqqi) activities. The sorogan and classical teaching techniques were also applied. Teachers also implemented collaborative learning methods such as Yanbu’a, Tilawati, and Ummi to enhance the effectiveness of learning. Additionally, teachers routinely conducted evaluations and monitoring to track the progress of students’ abilities. Supporting factors include high student motivation, teacher commitment, and a conducive learning environment. Meanwhile, inhibiting factors include variations in students’ ability levels, inconsistent attendance, and the advancement of digital technology and the use of electronic devices that divert focus from learning.
Pilgrimage, Memory, and Identity at Majeluk Heroes Cemetery, Mataram Akbar, Muhammad Ali; Hafsah; Isnaini
Moestopo International Review on Social, Humanities, and Sciences Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas prof. Dr. Moestopo (Beragama)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32509/mirshus.v6i1.168

Abstract

The tradition of visiting heroes’ graves in Majeluk Heroes Cemetery, Mataram, is a cultural practice that integrates ritual and historical commemoration. However, previous studies have largely emphasized its spiritual and social aspects, with limited analysis of its role in shaping collective memory and cultural identity in urban contexts. This study aims to examine how pilgrimage practices contribute to memory formation, cultural education, and identity construction. A qualitative field approach was employed through in-depth interviews with seven informants, participant observation, and documentation, analyzed using data reduction, categorization, and interpretative analysis. The findings show that rituals such as grave cleaning, flower scattering, and collective prayers, particularly during national and religious events, function as structured practices that reproduce historical narratives. These activities also facilitate the transmission of moral values and strengthen intergenerational engagement, especially through student participation. Analytically, the cemetery functions as a cultural space where memory, education, and identity are continuously constructed through social practice. This study demonstrates that local pilgrimage traditions operate as integrated mechanisms of memory reproduction, cultural learning, and identity formation in urban society.
Co-Authors Aang Supono Adam Adi Wibowo Agus Sugiyarso Aini, Siti Nuraini Akhsanul Amru Alfi Yasmina Ananta, Dio Alif Andi Hakim Lubis Andini, Sari Anggreni Atmei Lubis Anthony Hermawan Apriani, Laili Arfiana, Luthfika Ariady, Nabilla Azzahra Asnawati Aswin Asyura DM, Baiq Dewi Azwar, Wahyu Baiq Martina Safitri Bariroh, Rusydah Beby Suryani Fithri Candra Dedi Hariyanto Denny Anata Kusuma Derlin, Ellanda Permata Deseari Baeha Desi Aramana Dewi Khodijah, Dewi Dianysah, Gusti Eryanti Novita Fahdyanoor Fahmi, Yafi FAUZIYAH Fitri Agustriani Fitria Purnamawati Fujiati Garba, Malami Muhammad Gita Rahmadhani Habibul Akram Hafsah Halimatussakdiah Halisah Suriani Harahap, Latifah Angraini Heron Surbakti I Gede Esha Adyana Nando Ibrahim Ida Zahara Adiba Ika Silvitasari Imron Rossidy Indra Kuswoyo Irma Setiawan, Irma Irmanjaya Thaher Iswari, S. Salini Jundan Niswa Khoirunnisa Khadafi, Arga Muhamad Laili Dwi Annisa Lia Yulia Budiarti Luthfika Arfiana M. Robert Farmadi Maswandi Mayasari, Deviana Melki Mohamed Saniff , Shereeza Mohd Asri bin Yunus Morian Saspriatnadi Muallifah Anugrah Muhammad Ali Akbar, Muhammad Ali Muhammad Citra Ramadhan Muhammad Haris Effendi Hasibuan Muhammad In’am Esha Muhammad Nizaar Muhammad Zaki Alhannani Murojatul Aslamiah Nadila Nur Khotimah Nihlatul Qudus Sukma Nirwana Nugraha, Nurzahwa Dwita Nurhayati Nurmalitasari, Dewi Nurrul Helen Nursafiah, Nursafiah Nurwijayanti Nurzahida, Gusti Nadya Nurzahwa Dwita Nugraha Oriana Paramita Dewi Panggabean, Denny Boy Panji Wibisana Pomeistia, Meilynda Popi Ulandari Rafiqi Raflika, Lili Rahayu, Lale Budi Hutami Rahayu, Supiani Rahmadhani, Gita Rahman, Sayuti Rahmat, Syamsul Ramses Redho Yoga Nugroho Retna Astuti Kuswardani Rika Aswarita Rina Priarni Riris Aryawati Riyani, Risma Yulfa Rizkan Ernis Sitinjak Rizkan Zulyadi Romi Ferdian Romundza, Febbry Rozirwan . Saddam Sakana, Talkhis Sari Harahap , Ulfa Hayana Shinta Nikita Siregar , Fikri Hamdi Sri Hidayani Sri Rahmadani Suhaidi Suliartini, Ni Wayan Sri Syafruddin Ritonga T. Zia Ulqodry Tampubolon, Siti Rohani Taryanto, Taryanto Taufik Siregar Tusshaleha, Lelie Amalia wahyuni maharani Wahyuni, Indriwati Wenggedes Frensh Wike Ayu Eka Putri Winata, Aliahardi Windy Anggraini Wiraswan Duha Yuliani, Rahma Yusni Ikhwan Siregar ‘Ibaadurrahmaan, Khansa Khafiya