Articles
Analysis of Value at Risk Measurement Using The Variance-Covariance Method in The Securities Portfolio
Pratiwi, Rezza Gustantya;
Setiawan, Rahmat
Jurnal Indonesia Sosial Teknologi Vol. 5 No. 01 (2024): Jurnal Indonesia Sosial Teknologi
Publisher : Publikasi Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.59141/jist.v5i01.868
Bonds are one of the investment instruments with fixed income. One of the most popular bonds is government bonds, which are considered safer than corporate bonds or other investment instruments. Every financial investment instrument that provides a rate of return (return) will have risks. Choosing bonds with the smallest loss rate is one of the priorities of an investor. One of the steps that investors can take is to determine the value of Value at Risk (VaR) first to determine the maximum loss obtained when investing. This study will discuss the risks in Bank Jatim's FVTOCI portfolio by measuring the Value at Risk value of each selected bond sample and several portfolio combinations of these bonds. The bonds used as samples in this research are FR0068, FR0080, FR0096 and FR0098. The measurement of this VaR value uses the Varian-Covariance method, where the assumption of the data used is data with a normal distribution. The resulting VaR value can be used as a consideration for the company to choose bonds for its investment portfolio.
PENTINGNYA PENDIDIKAN DIGITAL DALAM MENINGKATKAN KESADARAN DAN KETERAMPILAN ANAK DALAM MENGHINDARI CYBERCRIME
setiawan, Rahmat;
Putri Anjani, Ajeng Galuh;
Ade Putra, Bayu;
Febrianti, Adhela;
Cahyani, Puput;
Nastifa, Dwi
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 9 No. 04 (2024): Volume 09 No. 04, Desember 2024.
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23969/jp.v9i04.20558
AbstractThis research aims to examine the importance of digital education in raising students' awareness and skills in avoiding the increasing threat of crime in the digital era. Digital education here includes an understanding of digital security, ethical use of the internet, as well as technical skills in identifying and avoiding potential cyber dangers. This research was conducted at SMAN 9 Mataram, targeting students of class X1 as the main participants. The research method used a mixed approach, with data collection techniques through in-depth interviews, observations, questionnaires, and literature studies related to digital education and the problem of cybercrime in children. The results showed that digital education can significantly improve students' awareness and skills in recognising and avoiding cybercrime threats. In addition, support from schools, and the government in the implementation of digital education also plays an important role in creating a safe digital environment that supports student development. This research is expected to contribute to the development of a more structured and systematic digital education curriculum at the secondary education level.
CEO POWER, GOVERNMENT MONITORING, KEBIJAKAN DIVIDEN, DAN KINERJA BANK
Rahmat Setiawan;
Ivan Virnandyto;
Shafira Mahdiyah Rachma
Media Bina Ilmiah Vol. 18 No. 9: April 2024
Publisher : LPSDI Bina Patria
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33758/mbi.v18i9.779
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh CEO power, government monitoring terhadap kebijakan dividen dan kinerja bank. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini merupakan perusahaan perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia pada periode tahun 2007-2015. Penelitian ini menggunakan analisis regresi linear berganda untuk menguji pengaruh pada hipotesis. Terdapat 186 jumlah observasi yang digunakan dalam model 1 dan 185 jumlah observasi yang digunakan pada model 2. Hasil penelitian menunjukkan bahwa CEO power yang diproksikan menggunakan CEO tenure berpengaruh negatif signifikan terhadap kebijakan dividen dan kinerja bank. Sedangkan CEO power yang diproksikan dengan CEO ownership tidak berpengaruh signifikan terhadap kebijakan dividen dan kinerja bank. Selain itu, government monitoring berpengaruh positif signifikan terhadap kebijakan dividen. Namun, government monitoring tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja bank.
KOMISARIS INDEPENDEN, KONSENTRASI KEPEMILIKAN DAN KINERJA PERUSAHAAN
Rahmat Setiawan;
Nila Afrianti;
Nur Anisa
Media Bina Ilmiah Vol. 18 No. 12: Juli 2024
Publisher : LPSDI Bina Patria
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33758/mbi.v18i12.886
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh komisaris independen,terhadap kinerja perusahaan dengan konsentrasi kepemilikan sebagai variabel moderasi. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini merupakan perusahaan non keuangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode tahun 2012-2015. Penelitian ini menggunakan analisis regresi linear berganda untuk menguji pengaruh pada hipotesis. Terdapat 158 sampel perusahaan dengan jumlah 497 observasi dengan TOBIN’S Q sebagai ukuran kinerja perusahaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Komisaris independen berpengaruh positif signifikan terhadap kinerja perusahaan, kemudian variabel konsentrasi kepemilikan memperlemah pengaruh positif komisaris independen terhadap kinerja perusahaan,yang menunjukkan bahwa semakin terkonsentrasinya kepemilikan saham di suatu perusahaan maka pengaruh positif komisaris independent terhadap kinerja akan semakin melemah.
GENDER DEWAN KOMISARIS DAN KEBIJAKAN DIVIDEN
Rahmat Setiawan;
Aditya Daru Pangaripto;
Fikriananda Addo Rahmawan
Media Bina Ilmiah Vol. 19 No. 02: September 2024
Publisher : LPSDI Bina Patria
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh gender dewan komisaris terhadap kebijakan dividen. Sampel penelitian ini adalah perusahaan non keuangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia pada tahun 2011-2016. Ada sebanyak 519 observasi yang menjadi sampel dalam penelitian ini. Penelitian ini menggunakan teknik analisis regresi linier berganda. Variabel dependen dalam penelitian ini adalah kebijakan dividen. Variabel independen yang digunakan adalah proporsi komisaris perempuan, proporsi komisaris independen, proporsi komisaris independen perempuan, dan proporsi komisaris independen laki-laki. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proporsi komisaris perempuan, proporsi komisaris independen, proporsi komisaris independen perempuan, dan proporsi komisaris independen laki-laki berpengaruh positif signifikan terhadap kebijakan dividen. Disamping itu hasil penelitian menunjukkan pengaruh proporsi komisaris independen perempuan lebih besar dibanding dengan pengaruh proporsi komisaris independen laki-laki terhadap kebijakan dividen..
DIVERSITAS GENDER DEWAN DAN LIKUIDITAS SAHAM
Rahmat Setiawan;
Annisa’ush Shafiyah Azzahrah;
Fadilatul Jennah
Media Bina Ilmiah Vol. 19 No. 5: Desember 2024
Publisher : LPSDI Bina Patria
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh diversitas gender dewan komisaris dan dewan direksi terhadap likuiditas saham. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini merupakan perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia pada periode tahun 2014-2016. Penelitian ini menggunakan analisis regresi linear berganda untuk menguji pengaruh pada hipotesis. Terdapat 203 jumlah observasi yang digunakan dalam model penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa diversitas gender dewan komisaris berpengaruh positif signifikan terhadap likuiditas saham, selain itu diversitas gender dewan direksi juga berpengaruh positif signifikan terhadap likuiditas saham.
PROPORSI KOMISARIS INDEPENDEN, KOMITE AUDIT, NON-FAMILY CEO, DAN NILAI PERUSAHAAN PADA PERUSAHAAN KELUARGA
Rahmat Setiawan;
Alviyah Rahmah;
Muhammad Ilham Thamrin
Media Bina Ilmiah Vol. 19 No. 7: Februari 2025
Publisher : LPSDI Bina Patria
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji pengaruh proporsi komisaris independen, komite audit, dan non-family CEO terhadap nilai perusahaan pada perusahaan keluarga non-keuangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Penelitian ini menggunakan model regresi linear berganda. Data diperoleh dari laporan keuangan dan laporan tahunan perusahaan yang dipublikasikan pada periode 2012 hingga 2016. Variabel independen yang digunakan adalah proporsi komisaris independen yang diproksikan dengan jumlah komisaris independen terhadap total dewan komisaris, variabel komite audit yang diproksikan dengan jumlah anggota komite audit, dan variabel non-family CEO yang diproksikan dengan menggunakan variabel dummy yang bernilai 1 jika perusahaan memiliki non-family CEO dan 0 jika sebaliknya. Variabel dependen dalam penelitian ini adalah nilai perusahaan yang diukur dengan Tobin’s q. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa proporsi komisaris independen berpengaruh positif signifikan terhadap nilai perusahaan pada perusahaan keluarga, komite audit berpengaruh positif signifikan terhadap nilai perusahaan pada perusahaan keluarga, dan non-family CEO berpengaruh positif signifikan terhadap nilai perusahaan pada perusahaan keluarga.
FAMILY CONTROL DAN FINANCIAL CONSTRAINTS
Rahmat Setiawan;
Dendy Suarista Suryanegara;
Arka Prabaswara
Media Bina Ilmiah Vol. 19 No. 8: Maret 2025
Publisher : LPSDI Bina Patria
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Isu-isu yang berkaitan dengan financial constraints telah menjadi subjek penelitian yang menarik. Pemegang saham dengan kepemilikan besar dan karakteristik yang khas seperti family firm juga dianggap dapat mengurangi sensitivitas investasi terhadap arus kas. Penempatan anggota keluarga sebagai CEO perusahaan juga dianggap dapat mengurangi sensitivitas investasi terhadap arus kas. Studi ini menyelidiki pengaruh family firm dan family CEO terhadap sensitivitas investasi terhadap arus kas. Sampel yang digunakan oleh penulis adalah perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Hasil analisis regresi menunjukkan bahwa arus kas perusahaan berpengaruh positif terhadap investasi. Hasil lainnya juga menunjukkan bahwa pengaruh positif arus kas terhadap investasi lebih lemah pada perusahaan dengan status family firm dan pada perusahaan yang memiliki family CEO. Hal ini berarti bahwa family firm dan family CEO dapat memperlemah sensitivitas investasi terhadap arus kas perusahaan yang mengalami financial contraints.
KOMISARIS INDEPENDEN, KEPEMILIKAN INSTITUSIONAL, KEPEMILIKAN MANAJERIAL DAN INISIASI PEMBAYARAN DIVIDEN
Rahmat Setiawan;
Enggo Pradenta Sakti;
Aldith Dea Almeyda
Media Bina Ilmiah Vol. 19 No. 9: April 2025
Publisher : LPSDI Bina Patria
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh komisaris independen, kepemilikan institusional, dan kepemilikan manajerial terhadap inisiasi pembayaran dividen. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini mencakup perusahaan non-keuangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Model analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah model regresi logistik. Variabel independen yang digunakan adalah proporsi komisaris independen yang diproksikan dengan jumlah komisaris independen terhadap total dewan komisaris, variabel kepemilikan institusional yang diproksikan dengan persentase kepemilikan saham institusi terhadap total saham beredar, dan variabel kepemilikan manajerial yang diproksikan dengan persentase kepemilikan saham oleh dewan direksi dan dewan komisaris. Variabel dependen dalam penelitian ini adalah inisiasi pembayaran dividen yang diproksikan dengan menggunakan variabel dummy yang bernilai 1 jika perusahaan melakukan pembayaran dividen setelah tiga tahun tidak membayarkannya dan 0 jika sebaliknya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proporsi komisaris independen dan kepemilikan institusional memiliki pengaruh positif signifikan terhadap inisiasi pembayaran dividen, sedangkan kepemilikan manajerial tidak berpengaruh signifikan terhadap inisiasi pembayaran dividen.
DIVERSITAS GENDER, KEPEMILIKAN PEMERINTAH DAN PENGAMBILAN RISIKO PERUSAHAAN
Rahmat Setiawan;
Birda Lista Dewi;
Lukas Nusa Wedeo Lewa
Media Bina Ilmiah Vol. 19 No. 11: Juni 2025
Publisher : LPSDI Bina Patria
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji pengaruh diversitas gender dan kepemilikan pemerintah terhadap pengambilan risiko perusahaan. Sampel penelitian ini adalah perusahaan non-keuangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Penelitian ini menggunakan model regresi linear berganda. Variabel independen yang digunakan adalah gender diversity board of commissioner, gender diversity board of director, kepemilikan pemerintah. Variabel dependen dalam penelitian ini adalah pengambilan risiko perusahaan yang diukur dengan volatility return on asset (ROA) dan range ROA. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa gender diversity board of commissioner dan gender diversity board of director berpengaruh negatif signifikan terhadap pengambilan risiko perusahan. Sementara itu, kepemilikan pemerintah secara signifikan berpengaruh negatif terhadap pengambilan risiko perusahaan.