Claim Missing Document
Check
Articles

MENGIDENTIFIKASI MURID TIDAK DISIPLIN TERHADAP PROSES PEMBELAJARAN Lesmana, Gusman; Nabila, Asyifah; Pratiwi Siregar, Widya
PEMA Vol. 3 No. 3 (2023)
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi apa yang menyebabkan murid tidak disiplin dan untuk mengetahui pengaruh kedisiplinan siswa terhadap proses pembelajaran pada beberapa murid kelas 12 di sekolah SMA Asuhan Daya. Penelitian ini diteliti dengan menggunakan metode pendekatan kualitatif dengan subjek penelitian beberapa murid kelas 12, Tahun Ajaran 2023/2024. Penelitian ini dilaksanakan dengan instrumen pengamatan atau observasi, wawancara serta dokumentasi. Hasil yang didapat dari observasi ini adalah hasil wawancara, catatan lapangan. dokumentasi sebagai data pendukung.Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa faktor-faktor yang menyebabkan beberapa siswa kelas 12 tersebut rendah disiplin yaitu: a) Internal: siswa sendiri masih belum paham tentang makna disiplin, b) Eksternal: orangtua yang tidak perduli, pola asuh orangtua yang terlalu berlebihan dalam memperhatikan maupun menasehati anak, metode pembelajaran dari guru yang kurang bervariatif serta pengaruh teman yang tidak baik.
Intervensi Delinquency Melalui Bimbingan Pribadi Sosial Lesmana, Gusman; Chandra Marpaung, Dicky
PEMA Vol. 4 No. 1 (2024)
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/pema.v4i1.456

Abstract

Dengan menggunakan buku atau literatur lain sebagai objek utama, metode penelitian perpustakaan digunakan untuk menyusun jurnal ini. Di sini, penulis mengambil inspirasi jurnalnya dari buku, jurnal, dan data online. Temuan penelitian menunjukkan bahwa ketika bantuan positif diberikan kepada individu yang menunjukkan delinquency (perilaku nakal ringan, sikap mereka akan membaik). Hal ini asalkan bimbingan sosial pribadi tetap dipertahankan
The Role of Guidance and Counseling Teachers in Anticipating Students' Aggressive Behavior Tendencies at SMP Negeri 1 Galang Cordelia, Meisyara; Hartika, Rahma Sinta Dewi; Lesmana, Gusman
Holistic Science Vol. 3 No. 2 (2023): Jurnal Nasional Holistic Science
Publisher : Lembaga Riset Mutiara Akbar NOMOR AHU-0003295.AH.01.07 TAHUN 2021

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56495/hs.v3i2.369

Abstract

This research method qualitative descriptive research. Subject and object in this research are the principal, headmaster, teacher guidance and counseling and student. Instrumen used in this study were interviews, observation and documentation. The results showed that (1) the cause learners to behave aggressive is largely because the character of the students was loud and tend to assumes that the behavior, they are doing is a fairness and because the lack of supervision, attention and affection from parents so that children tend to feel able to do any desired and (2) the role of the teacher guidance and counseling in reducing aggressive behavior students is good enough to provide individual counseling
Personal Skills Viewed from the Perspective of Medan Malay Culture Mutiara, Mutiara; Nurhaliza, Siti; Priyanti, Adinda Sri; Lesmana, Gusman
Holistic Science Vol. 3 No. 2 (2023): Jurnal Nasional Holistic Science
Publisher : Lembaga Riset Mutiara Akbar NOMOR AHU-0003295.AH.01.07 TAHUN 2021

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56495/hs.v3i2.373

Abstract

The aim of this research is to describe the topic of self-efficacy as seen and assessed from the perspective of Malay cultural habits in the city of Medan. Self-sufficiency in life is a skill that is really needed by a person in order to be able to introduce himself well to many people. Behaviors included in personal skills are self-understanding or self-awareness and thinking skills. This is defined as a condition which is a skill that a person must have to have the courage to face life's problems and life naturally without feeling pressured, then proactively and creatively seek and find solutions so that they are able to overcome them. Even though knowing yourself is more of an attitude, it requires skills to realize it in daily behavior. Knowing oneself will encourage a person to worship according to his religion, be honest, work hard, be disciplined, be trustworthy, be tolerant of others, like to help and care for the environment. This article uses the literature method by collecting articles that explain the progress of the topic of human self-efficacy from various theories from various research according to field conditions.
Development of Individual Language Ability in View of Self-Ability in Early Childhood Lesmana, Gusman; Ramadhani, Layla Suci; Farhan, Irfan; Deliati, Deliati; Rahayu, Eni
Holistic Science Vol. 4 No. 2 (2024): Jurnal Nasional Holistic Science
Publisher : Lembaga Riset Mutiara Akbar NOMOR AHU-0003295.AH.01.07 TAHUN 2021

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56495/hs.v4i2.577

Abstract

The purpose of this article is to provide information related to the topic of development in children which includes physical and mental aspects. One aspect of mental development in children is language development. From an early age, children's language skills must be trained and honed properly because when used as a tool, it is basically an expression of thoughts and feelings that are carried out well, because with language people can know their needs well. Children learn language like they learn other things, namely by imitating and repeating the words used by adults. The research technique used in writing this article is literature study, namely by researching and understanding books, documents or other written sources that are relevant and support the study of language development which is supported by clarification of survey results and random field observations in Medan City. Language development in early childhood must be stimulated from an early age because the role of language is very important for human life in interacting with each other. Factors that influence language development: 1) Health, 2) Intelligence, 3) Social status, 4) Gender, 5) Family relationships.
STRATEGY FOR DEVELOPING STUDENTS' MULTICULTURAL COMPETENCY THROUGH RELATIONAL CULTURAL THERAPY TRAINING Lesmana, Gusman; Wastuti, Sri Ngayomi Yudha; Deliati, Deliati
JOMSIGN: Journal of Multicultural Studies in Guidance and Counseling Vol 8, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jomsign.v8i2.73946

Abstract

This study aims to measure the effectiveness of relational cultural therapy in improving the multicultural competence of students specifically in guidance and counseling study program students as prospective BK/counselor teachers who will provide services to clients who have different cultural backgrounds. This study uses a quantitative type with a pretest-posttest group design. The subjects of this study were 40 students at FKIP UMSU who needed to receive the latest training on multicultural competence. The analysis used was product moment correlation and produced a correlation coefficient of 0.981 which concluded that rational cultural therapy training provided a significant increase in students' multicultural competence
PENGARUH GAYA KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH DALAM MENINGKATKAN KUALITAS KERJA GURU BK Elmukhtary, Qinan; Wu, Muhammad Yasdi Arzaq; Lesmana, Gusman
Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 10 No. 3 (2025): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3287/liberosis.v10i3.10404

Abstract

Kinerja guru bimbingan dan konseling implementasinya di lapangan sejauh ini belum optimal. Hal ini dilandasi oleh kurang memiliki pengetahuan, kurang memiliki keterampilan yang dimiliki guru bimbingan dan konseling dalam melakukan pendekatan terhadap peserta didik. Di sisi lain, gaya kepemimpinan kepala sekolah juga berkontribusi terhadap pola kerja guru bimbingan dan konseling di sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Gaya Kepemimpinan Kepala Sekolah Dalam Meningkatkan Kualitas Kerja Guru Bk . Unit analisis dalam penelitian ini adalah guru tetap Bimbingan dan Konseling yang berjumlah 73 orang dan bertugas di SMAN 3 Medan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh Gaya Kepemimpinan Kepala Sekolah Dalam Meningkatkan Kualitas Kerja Guru Bk.
Bimbingan Konseling Dalam Mengembangkan Keterampilan Berpikir Kritis Siswa: Tinjauan Literatur Hawari, Reza; Syahfitri, Ayunda; Lesmana, Gusman
GUIDING WORLD (BIMBINGAN DAN KONSELING) Vol 7 No 2 (2024): GUIDING WORLD ( JURNAL BIMBINGAN DAN KONSELING)
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33627/gw.v7i2.2053

Abstract

Keterampilan berpikir kritis merupakan kemampuan yang sangat dibutuhkan oleh siswa untuk menghadapi tantangan di abad ke-21. Bimbingan konseling di sekolah memiliki peran penting dalam mengembangkan keterampilan berpikir kritis siswa melalui berbagai kegiatan dan intervensi yang dirancang secara khusus. Tinjauan literatur ini bertujuan untuk mengeksplorasi strategi, metode, dan pendekatan yang dapat digunakan oleh guru bimbingan konseling dalam upaya mengembangkan keterampilan berpikir kritis siswa. Hasil tinjauan literatur menunjukkan bahwa konseling kelompok, pendekatan experiential learning, kerjasama dengan guru mata pelajaran, pelatihan keterampilan berpikir kritis, serta keterlibatan orang tua merupakan beberapa strategi yang efektif dalam mengembangkan keterampilan berpikir kritis siswa melalui bimbingan konseling. Masing-masing strategi tersebut telah terbukti efektif melalui penelitian-penelitian empiris. Namun, dalam mengimplementasikan strategi-strategi tersebut, terdapat tantangan seperti kurangnya pemahaman tentang pentingnya keterampilan berpikir kritis dan terbatasnya sumber daya yang harus diatasi. Diperlukan upaya kolaboratif dari berbagai pihak, serta penelitian lebih lanjut untuk mengeksplorasi strategi dan metode baru yang lebih efektif dalam mengembangkan keterampilan berpikir kritis siswa melalui bimbingan konseling.
Dampak Konseling Keluarga Terhadap Dinamika Hubungan Orang Tua-Anak Di Era Digitalisasi : Studi Literatur nisa, Khairu runi; salsabila, Husna ayudia; Lesmana, Gusman
GUIDING WORLD (BIMBINGAN DAN KONSELING) Vol 7 No 2 (2024): GUIDING WORLD ( JURNAL BIMBINGAN DAN KONSELING)
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33627/gw.v7i2.2089

Abstract

Pada zaman digital seperti sekarang ini, dinamika hubungan antara orang tua dan anak mengalami pergeseran signifikan akibat ketergantungan manusia terhadap teknologi. Perbedaan persepsi dan pemahaman mengenai penggunaan teknologi digital antara generasi tua dan generasi muda dapat menjadi sumber konflik dan kesalahpahaman dalam interaksi keluarga. Konseling keluarga menjadi semakin relevan untuk menjembatani kesenjangan komunikasi dan memperkokoh ikatan emosional antara orang tua dan anak. Tujuan dari penelitian ini adalah mengeksplorasi dampak konseling keluarga terhadap dinamika hubungan orang tua dan anak di zaman digital melalui studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konseling keluarga dapat membantu meningkatkan komunikasi yang efektif, menetapkan batasan penggunaan teknologi digital secara sehat, memperkuat ikatan emosional melalui kegiatan bersama, mengelola konflik secara konstruktif, mengembangkan keterampilan pemecahan masalah, dan meningkatkan keterampilan pengasuhan yang adaptif terhadap kebutuhan di era digital. Dengan pendekatan yang holistik dan mempertimbangkan latar belakang budaya keluarga, konseling keluarga dapat membantu keluarga menavigasi tantangan di era digital dengan lebih baik dan mempertahankan dinamika hubungan yang sehat dan harmonis.
Peran Bimbingan Konseling Dalam Menangani Bullying Di Sekolah Fitri, Nabilla Hidayahtul; Harahap, Fitri Syahramadanti; Lesmana, Gusman
GUIDING WORLD (BIMBINGAN DAN KONSELING) Vol 7 No 2 (2024): GUIDING WORLD ( JURNAL BIMBINGAN DAN KONSELING)
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33627/gw.v7i2.2097

Abstract

Bullying merupakan perilaku negatif yang sering terjadi di lingkungan sekolah, disebabkan oleh faktor keluarga, sekolah, dan teman sebaya. Perilaku ini berdampak buruk bagi korban, seperti trauma, ketakutan, depresi, hingga bunuh diri. Guru Bimbingan dan Konseling (BK) memiliki peran penting untuk mencegah dan mengatasi kasus bullying melalui layanan informasi dan konseling individual. Layanan informasi membantu siswa memahami risiko bullying, sedangkan konseling individual membantu mengatasi masalah personal terkait bullying. Konselor juga dapat menggunakan metode seperti melibatkan orang tua, menekankan konsekuensi bullying, meningkatkan pengawasan, mengajarkan empati dan pengendalian amarah, serta menyediakan kegiatan ekstrakurikuler. Kerjasama dengan berbagai pihak seperti kepala sekolah, guru, dan orang tua juga diperlukan untuk mencegah bullying menjadi kebiasaan yang dianggap normal.
Co-Authors Adawiyah, Ardella Adifiya, Alfira Aguslina, Aguslina Ainun Damanik, Nur Ali Amran Amalia Putri, Auzha Amelia, Fahriza Anggraina, Yunissa Aristi Anggraini, Pradana Gita Annisa Annisa Ardani, Nobri ARDIANSYAH ARDIANSYAH Arista, Nadia Asnaini Asnaini, Asnaini Aulia, Atika Auralia, Feby Angel Azhari, Muhammad Ariq Badri, Nurmaya Bahdin Nur Tanjung Barus, Nia Ramadhani br sembiring, rahlina Chairuni, Alfi Chandra Marpaung, Dicky Chaniago, Aina Salsabila Cordelia, Meisyara David Kurniawan, M Dewantara, Muhammad Rafli Dini Amalia, Dini Dwi Oktavia, Putri Dwi Yoja, Astya Elmukhtary, Qinan Eni Rahayu Fadila, Raudho Farhan, Irfan Fatanah, Amrina Fitri, Nabilla Hidayahtul Handrian, Liza Harahap, Fitri Syahramadanti Harahap, Irna Tri Aulia Hartika, Rahma Sinta Dewi Hasibuan, Saima Futri Hawari, Reza Indah Putri Sari, Indah Putri Irwanti, Risma Ismayani Jamaaluka Surea, Alam Jamaaluka Tentua, Alam Kamilah, Amelia Afra Khairiyah, Sekar Khairunnisa, Mey Syandry Laila Laila, Laila Laily Misri, Laily Latersia, Dara Adiba Linda Linda Lubis, Alysha Ulima Lubis, Maudi Alwani Akmal M.Pd, Akrim Maisarah, Cut Muharmi, Tetty Munthe, Yuyun Safrina Cahyani Muslikha, Indis mutiara mutiara Nabila, Asyifah Nadira, Sofi Nazwa Neva Octavia, Putri Ningsih Lubis, Elsa Hari nisa, Khairu runi Nufus Adlina, Cut Raisyah Nurjamilah, Kharisma Persadanta Surbakti, Wahyu Pratiwi Siregar, Widya Priyanti, Adinda Sri Purba, Nita Widiyanti Putri, Nayla Olivia Raidila, Aulia Syahrani Ramadhani, Layla Suci Riadi, Ali Akbar Ritonga, Siti Zaurah Rizkayani, Anggita S.Ag. S. Pd. M.Ag, Deliati Sabrina, Inggrit Saharani, Della Putri Salbiah Salbiah, Salbiah salsabila, Husna ayudia Sari, Alvionita Nurmala Sembiring, Okia Sari Siregar, Taufik Abdullah Siswoyo, Mariza Rafaelita Sitepu, Apri Yunita Br Siti Nurhaliza Situmorang, Nurhaida Sri Ngayomi Yuda Wastuti Suci Ramadhani, Layla Syahfanny, Dewi Syahfitri, Ayunda Syahfitri, Desiana Syahfitri, Wardana Syahputri, Nadilia Tiara Ulfa, Saskia Tri Ardiansyah, Andika Wastuti, Sri Nagyomi Yudha Wu, Muhammad Yasdi Arzaq