Program pembuatan lubang resapan biopori di Desa Ngunut dijalankan untuk memperbaiki kemampuan tanah dalam menyerap air dan mendukung upaya pelestarian sumber daya air. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan dengan pendekatan kualitatif melalui teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dan studi dokumentasi selama masa kegiatan magang berlangsung. Tahapan program terdiri dari sosialisasi kepada warga, peninjauan lapangan untuk menentukan lokasi, hingga proses fisik pembuatan lubang biopori di sejumlah titik yang sudah ditentukan. Kegiatan ini memperoleh dukungan dari aparat desa, namun di lapangan masih dijumpai beberapa hambatan seperti rendahnya pemahaman masyarakat, serta kurangnya sarana dan peralatan pendukung. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa program ini berhasil meningkatkan pengetahuan warga mengenai manfaat biopori, di samping itu lubang-lubang yang telah dibuat juga beroperasi dengan baik sebagai sarana peresapan air hujan.