Claim Missing Document
Check
Articles

EKSPLORASI POTENSI SPIRULINA DALAM PENANGANAN LIMBAH OLI BEKAS KENDARAAN Amalia, Andin Vita; Haris, Amnan; Heriyanti, Andhina Putri; Amelia, Rizki Nor; Rifa’atunnisa, Rifa’atunnisa; Soeprobowati, Tri Retnaningsih; Christwardana, Marcelinus
Bookchapter Alam Universitas Negeri Semarang Vol. 5 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ka.v5i1`.273

Abstract

Oli merupakan pelumas mesin kendaraan bermotor yang memiliki peran penting dalam menjaga kinerja dan umur panjang mesin. Namun, setelah digunakan, oli bekas harus segera diganti karena sifatnya yang sudah terdegradasi dan mengandung berbagai kontaminan berbahaya. Sayangnya, pengelolaan limbah oli bekas di masyarakat masih sangat terbatas. Oli bekas umumnya hanya dimanfaatkan untuk melumasi baut dan rantai, dicampur dengan solar sebagai bahan bakar alternatif, atau bahkan dibuang dan ditampung tanpa proses pengolahan yang memadai. Hal ini berpotensi menimbulkan pencemaran lingkungan, terutama karena kandungan bahan kimia beracun dan logam berat yang dapat mencemari tanah dan badan air. Salah satu pendekatan yang mulai dikembangkan untuk mengatasi permasalahan ini adalah pemanfaatan mikroorganisme seperti mikroalga. Spirulina, salah satu jenis mikroalga, diketahui memiliki kemampuan sebagai agen bioremediasi yang efektif karena mampu menyerap polutan (bertindak sebagai sorben), mengubah senyawa berbahaya menjadi bentuk yang lebih aman, serta mengakumulasikannya dalam struktur tubuhnya. Spirulina telah berhasil digunakan untuk mengolah berbagai jenis limbah, seperti limbah tahu, minyak jelantah, dan limbah industri batik. Karakteristik limbah oli yang memiliki kemiripan dengan minyak jelantah, terutama karena keduanya berasal dari fraksi minyak bumi, maka spirulina memiliki potensi besar untuk digunakan dalam bioremediasi limbah oli bekas.
Analisis Perubahan Lahan Terbangun di Wilayah Dataran Fluvial-Vulkanik di Kabupaten Pekalongan Naisabury, M. Robith An; Nurjannah, Deswita Laila; Ainunnisa', Nadiva Fardlotul; Birahma, Ati Shofa Fadlina; Wulandari', Suci; Fariz, Trida Ridho; Heriyanti, Andhina Putri
Proceeding Seminar Nasional IPA 2025
Publisher : LPPM UNNES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kecamatan Kajen merupakan pusat pemerintahan Kabupaten Pekalongan yang secara bentang lahan berada di kawasan peralihan fluvial-vulkanik. Wilayah ini telah mengalami laju perkembangan yang pesat selama sepuluh tahun terakhir. Pertambahan penduduk, ekspansi infrastruktur, serta relokasi pusat pemerintahan menjadi faktor utama yang mendorong konversi lahan pertanian dan ruang terbuka menjadi area terbangun. Penelitian ini mengkaji perubahan tutupan lahan serta implikasinya terhadap lingkungan dan tata ruang di Kecamatan Kajen pada periode 2015–2025. Pendekatan yang digunakan meliputi analisis spasial citra satelit multi- temporal dan interpretasi visual dalam lingkungan Sistem Informasi Geografis (SIG). Hasilnya menunjukkan kenaikan luas kawasan terbangun dari 913,88 ha pada 2015 menjadi 1.255,86 ha pada 2025 bertambah 341,98 ha. Transformasi ini paling menonjol di Desa Nyamok, Kebonagung, Kalijoyo, dan Rowolaku, yang memiliki kemudahan akses dan kedekatan dengan pusat pemerintahan. Sebaliknya, desa-desa dataran tinggi seperti Brengkolang dan Linggosari relatif stabil. Kondisi ini mencerminkan fenomena urban sprawl dan ketimpangan pembangunan antar zona. Temuan ini menegaskan pentingnya pengaturan alih fungsi lahan dan perencanaan ruang yang lebih merata serta berkelanjutan untuk menyeimbangkan pertumbuhan dan pelestarian lingkungan di Kajen.
Kajian Perubahan Lahan Terbangun di Kecamatan Ungaran Barat Ramadani, Aulia Tri; Stevanie, Diva Avrilia Fuan; Zakaria, Aqil Aghita; Andriana, Novi; Sakti, Bernov Lakhomi Pujangga; Fariz, Trida Ridho; Heriyanti, Andhina Putri
Proceeding Seminar Nasional IPA 2025
Publisher : LPPM UNNES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perubahan lahan terbangun merupakan fenomena yang udah biasa terjadi di wilayah perkotaan karena adanya pertumbuhan jumlah penduduk, peningkatan kualitas hidup dan ketersediaan layanan transportasi untuk menunjang aktivitas masyarakat. Kecamatan Ungaran Barat menjadi salah satu daerah yang mengalami pertumbuhan penduduk dan pertumbuhan ekonomi. Ungaran merupakan jalur utama bagi pengendara dari Kota Semarang menuju Kota Surakarta dan Kota Yogyakarta sehingga menjadi jalur yang strategis. Hal ini menjadikan wilayah tersebut sebagai daya tarik bagi penduduk luar, yang pada akhirnya mendorong alih fungsi lahan menjadi area terbangun. hal ini menjadikan penduduk di kecamatan Ungaran Barat semakin bertambah jumlahnya setiap tahun. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengidentifikasi perubahan perubahan lahan terbangun yang terjadi di peri urban Kecamatan Ungaran Barat pada rentang waktu 2015-2023. Peri urban merupakan kawasan yang berada di pinggiran kota yang dimana adanya perpaduan antara wilayah perkotaan dengan pedesaan. Pada penelitian ini menggunakan metode yang memanfaatkan data primer dan data sekunder. Data primer dan data sekunder yang digunakan diperoleh dengan cara studi literatur, dokumentasi yang memanfaatkan Sistem Informasi Geografi (SIG) serta diidentifikasi dengan teknik analisis interpretasi visual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa wilayah Ungaran Barat terjadi perubahan lahan yang awalnya daerah lahan hijau menjadi pemukiman. Perubahan lahan terbangun ini terjadi karena adanya kenaikan populasi penduduk di beberapa desa. Naiknya kepadatan penduduk itu memicu terjadinya perubahan tutupan lahan di Kecamatan Ungaran Barat dalam kurun waktu yang sama, yakni 2015-2023.
KEANEKARAGAMAN VEGETASI SEKITAR MATA AIR TUK SERCO DAN MANFAAT EKOLOGISNYA Laksono, Amru Nur; Nasyafa, Zedda; Januariska, Almira Aulia; Zain, Maiya Zahra; Riani, Anisah Adha; Fariz, Trida Ridho; Heriyanti, Andhina Putri
Proceeding Seminar Nasional IPA 2025
Publisher : LPPM UNNES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mata air merupakan sumber air bersih yang sangat penting bagi kehidupan manusia dan ekosistem sekitarnya. Vegetasi di sekitar mata air memainkan peran kunci dalam menjaga kualitas dan kuantitas air dengan mencegah erosi, meningkatkan infiltrasi, serta menyaring polutan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji hubungan antara vegetasi dan pelestarian mata air dengan fokus pada bentuk kearifan lokal masyarakat dalam pengelolaan Mata Air Tuk Serco di Kecamatan Boja, lereng Gunung Ungaran. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan studi kasus, observasi lapangan, identifikasi vegetasi menggunakan bantuan aplikasi digital, serta wawancara masyarakat setempat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 18 jenis vegetasi di sekitar mata air yang memberikan manfaat ekologis dalam menjaga kestabilan tanah dan kualitas air. Selain itu, nilai-nilai kearifan lokal yang menganggap mata air sebagai warisan leluhur turut memperkuat praktik pelestarian lingkungan. Temuan ini menjadi dasar penting bagi pengambilan kebijakan konservasi berbasis masyarakat guna memastikan keberlanjutan sumber air bersih di masa depan.
ANALISIS KONVERSI LAHAN PERTANIAN AKIBAT INDUSTRIALISASI KECAMATAN PRINGSURAT, KABUPATEN TEMANGGUNG Napitu, Imelda Fransiska; Wicahyanti, Nita; Ardhiyanti, Meisya; Fahira, Nur; Rozan, Ajmal; Heriyanti, Andhina Putri
Proceeding Seminar Nasional IPA 2025
Publisher : LPPM UNNES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konversi lahan pertanian akibat proses industrialisasi yang terjadi di Kecamatan Pringsurat, Kabupaten Temanggung. Wilayah ini awalnya merupakan kawasan agraris dengan lahan pertanian produktif yang kini mengalami tekanan alih fungsi lahan menjadi area industri, khususnya industri perkayuan. Metode yang digunakan meliputi analisis spasial berbasis citra satelit tahun 2015 dan 2025 yang diolah menggunakan Geographic Information System (GIS) melalui teknik interpretasi visual. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada luas lahan terbangun, dari 68 hektar pada 2015 menjadi 1.296 hektar pada 2025, yang sebagian besar mengonversi lahan pertanian. Konversi ini tidak hanya mengubah struktur fisik wilayah, tetapi juga berdampak pada dinamika sosial ekonomi, termasuk meningkatnya migrasi masuk, perubahan mata pencaharian dari sektor pertanian ke industri, dan meningkatnya kebutuhan permukiman. Hasil penelitian ini menunjukkan pentingnya pengendalian pemanfaatan lahan dan perencanaan tata ruang yang berkelanjutan untuk mengurangi dampak negatif terhadap ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat lokal.
Analisis Dampak Sosial dan Lingkungan dari Operasional Instalasi Pengolahan Lumpur Tinja (IPLT) di Kabupaten Temanggung Mirarinur, Arlingga Rozaeni; Perdana, Putra Angga; Al-Khoiriyah, Tahsinun Nadwah; Haratians, Juniar Kirana; Arifah, Zanuba; Heriyanti, Andhina Putri
Proceeding Seminar Nasional IPA 2025
Publisher : LPPM UNNES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Instalasi Pengolahan Lumpur Tinja (IPLT) merupakan instalasi pengolahan air limbah lanjutan yang mengolah lumpur tinja sebelum dibuang ke lingkungan. IPLT Sanggrahan Temanggung menjadi objek dalam penelitian ini yang bertujuan untuk menganalisis dampak sosial dan lingkungan yang ditimbulkan dari operasional IPLT Sanggrahan. Penelitian ini menggunakan Mix Method yaitu gabungan metode kuantitatif untuk menganalisis dampak lingkungan dan metode kualitatif untuk menganalisis dampak sosial. Metode kuantitatif dilakukan dengan pengukuran parameter pH, TDS, dan suhu pada kolam output sedangkan metode kualitatif dilakukan dengan wawancara masyarakat sekitar. Berdasarkan hasil pengukuran, pH pada kolam outlet wetland yaitu 9,62, suhu 29,2°C, dan TDS 90 mg/L. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keberadaan IPLT tidak menimbulkan dampak sosial negatif yang signifikan sejak mulai beroperasi baik aspek estetika berupa bau, aspek Kesehatan, maupun konflik.
Hubungan Kearifan Lokal dengan Kualitas Air pada Sumber Mata Air Senjoyo Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang Irawan, Flora Aurelly Bintang; Romadhan, Vhaviriele Abel; Khoirunnisa, Fahma Ayu; Larasati, Anisa Tutur; Firdaus, Doflavio Farela; Heriyanti, Andhina Putri
Proceeding Seminar Nasional IPA 2025
Publisher : LPPM UNNES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mata Air Senjoyo di Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang merupakan salah satu sumber air utama yang berperan penting dalam pemenuhan kebutuhan air di wilayah Salatiga dan Kabupaten Semarang. Selain sebagai sumber air, kawasan ini juga sering digunakan untuk aktivitas rumah tangga dan dijadikan sarana rekreasi seperti pemandian. Berbagai aktivitas antropogenik tersebut dapat berdampak pada lingkungan salah satunya terhadap kualitas air. Namun, kawasan ini juga dianggap sakral oleh masyarakat setempat sehingga memunculkan berbagai bentuk kearifan lokal sebagai bagian dari upaya perlindungan terhadap mata air tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara kearifan lokal masyarakat setempat dengan mutu air di kawasan Mata Air Senjoyo. Metode yang digunakan dengan pendekatan deskriptif kualitatif dan diperkuat dengan data kuantitatif yang diperoleh melalui observasi, wawancara, serta pengukuran langsung kualitas air berdasarkan parameter fisik dan kimia, seperti pH, suhu, Total Dissolved Solids (TDS), dan warna air pada lima titik. Hasil pengujian menunjukkan bahwa kualitas air secara umum masih tetap memenuhi baku mutu air bersih yang telah ditetapkan oleh Permenkes RI No. 32 Tahun 2017, meskipun terdapat sedikit fluktuasi nilai di titik yang dipengaruhi oleh aktivitas masyarakat. Hasil menunjukkan adanya peran kearifan lokal seperti tradisi dawuhan, malam satu suro, kegiatan bersih-bersih Jumat dan larangan menangkap ikan sebagai wujud nyata upaya masyarakat dalam menjaga dan melestarikan sumber daya air. Nilai-nilai budaya tersebut telah membentuk perilaku yang mendorong terciptanya keseimbangan ekologis di sekitar Mata Air Senjoyo. Dengan demikian, telah terbukti bahwa keterlibatan sosial berbasis budaya lokal mendukung upaya konservasi lingkungan yang berkelanjutan.
PARTISIPASI DAN PERSEPSI MASYARAKAT TERKAIT PROGRAM PAMSIMAS DI DUSUN SUMBERJO, GROBOGAN Maulana, Faith Miftah; Rahmawati, Jihan; Gafu, Radjninez Igell Syatuty; Setiyanda, Karista Gadis; Umar, Moh. Jafar; Heriyanti, Andhina Putri
Proceeding Seminar Nasional IPA 2025
Publisher : LPPM UNNES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (PAMSIMAS) dilakukan untuk meningkatkan akses air bersih dengan pendekatan partisipasi masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui partisipasi dan persepsi masyarakat Dusun Sumberejo, Kecamatan Kedungjati, Kabupaten Grobogan terhadap adanya pelaksanaan Program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (PAMSIMAS) dengan mengidentifikasi faktor yang mempengaruhi keberlanjutan program. Metode yang digunakan pada penelitian kali ini adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi dan wawancara kepada masyarakat serta informan kunci yang terlibat langsung dalam program tersebut. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa program ini awalnya disambut positif oleh masyarakat, akan tetapi seiring berjalannya waktu pelaksanaannya menghadapi berbagai kendala. Permasalahan yang terjadi seperti penurunan kualitas air, kerusakan pompa, kurangnya pelatihan teknis, dan tidak adanya panduan serta dukungan dari pemerintah. Hal ini juga menjadi salah satu faktor yang menghambat efektivitas dan keberlanjutan dari program ini. Kondisi diperburuk kembali dengan tidak adanya spesifikasi alat yang digunakan, tidak ada serah terima alat dan komunikasi yang kurang antara warga dan pengelola. Lemahnya pengelolaan dan respon terhadap keluhan warga menimbulkan rasa kecewa dan juga partisipasi dari warga dalam program ini. Oleh karena itu, penelitian ini menekankan pada pentingnya dukungan teknis, transparansi pengelolaan, dan peningkatan kapasitas kelembagaan dalam menjamin keberlanjutan Program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (PAMSIMAS) ini.
PERUBAHAN LAHAN TERBANGUN DAN DAYA DUKUNG LINDUNG DI WILAYAH HULU DAS PRIORITAS Pariono, Safila Aurellia Unu; Revalina, Aurelia Dias Nanda; Kurniawan, Fakhri Ahmad; Mumtazah, Tsabita Rikha; Ramadhani, Arthatia Putri; Fariz, Trida Ridho; Heriyanti, Andhina Putri
Proceeding Seminar Nasional IPA 2025
Publisher : LPPM UNNES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Meningkatnya pertumbuhan penduduk di Indonesia mendorong lonjakan permintaan dan nilai jual lahan di daerah perkotaan, sehingga memicu pergeseran pemukiman ke pinggiran kota (urban fringe area) dan terjadinya urban sprawl. Kecamatan Limbangan dan Boja merupakan wilayah yang mengalami konversi lahan produktif seperti kebun campuran dan sawah menjadi lahan terbangun untuk pemukiman dan fasilitas pendukung lainnya. Perubahan tersebut tidak hanya mengurangi tutupan vegetatif, tetapi juga berdampak terhadap penurunan daya dukung fungsi lindung. Studi ini bertujuan untuk menganalisis perubahan lahan terbangun serta dampaknya terhadap daya dukung fungsi lindung di Kecamatan Limbangan dan Boja sebagai wilayah hulu Daerah Aliran Sungai (DAS) Garang dan Bodri pada rentang waktu 2015-2023. Metode penelitian ini menggunakan data primer berupa citra satelit Worldview-2 tahun 2023, serta data sekunder berupa peta tutupan lahan tahun 2015 dari KLHK dan data kependudukan dari BPS Kendal. Hasil studi menunjukkan bahwa selama periode 2015-2023 telah terjadi konversi lahan seluas 610,64 hektare, yang didominasi oleh alih fungsi kebun campuran dan sawah menjadi lahan terbangun. Kondisi tersebut turut menurunkan nilai daya dukung fungsi lindung, dari nilai semula sebesar 0,58567 menjadi 0,56603. Meskipun masih tergolong dalam kategori sedang, penurunan ini mencerminkan degradasi fungsi ekosistem yang berpotensi mempengaruhi kualitas dan kuantitas air di wilayah hilir, serta meningkatkan risiko bencana hidrometeorologis seperti banjir dan kekeringan.
Analisis Perubahan Tutupan Lahan Terbangun di Kecamatan Bawen Astuti, Retno Laras; Pradhana, M. Ananta Yuda; Cantigi, Aisyah Sekar; Vergestian, David Beckham; Winandi, M. Arya Lucky; Fariz, Trida Ridho; Heriyanti, Andhina Putri
Proceeding Seminar Nasional IPA 2025
Publisher : LPPM UNNES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan wilayah merupakan sebuah proses dalam mengembangkan wilayah untuk mengarahkan dan mengoptimalkan seluruh potensi lokal yang ada secara terpadu di sebuah wilayah/daerah guna menciptakan kehidupan masyarakat yang lebih makmur dan sejahtera. Perkembangan ini ditandai oleh beberapa faktor seperti peningkatan jumlah penduduk dan peningkatan luas lahan terbangun yang signifikan. Kecamatan Bawen merupakan salah satu wilayah di Jawa Tengah yang strategis karena terletak pada pertemuan jalur transportasi utama yang menghubungkan Kota Semarang dengan wilayah selatan Jawa Tengah, seperti Solo dan Yogyakarta. Kecamatan Bawen mengalami pertumbuhan ekonomi dan urbanisasi karena pengembangan destinasi wisata, kawasan industri, dan infrastruktur seperti jalan tol. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dinamika tutupan lahan seiring dengan peningkatan jumlah penduduk dalam kurun waktu tertentu. Metode yang digunakan meliputi analisis data citra satelit WorldView-3 untuk mengidentifikasi perubahan tutupan lahan serta analisis data kependudukan untuk melihat tren pertumbuhan penduduk. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa terjadi konversi lahan secara signifikan dari lahan pertanian dan hutan menjadi kawasan permukiman, wisata, dan industri, seiring dengan laju pertumbuhan penduduk yang meningkat setiap tahunnya. Perubahan ini mencerminkan tekanan terhadap sumber daya lahan serta pentingnya pengelolaan tata ruang yang adaptif dan berkelanjutan.
Co-Authors A.A. Ketut Agung Cahyawan W Abdul Jabbar Abdullatif, Mukhlis Addini, Jihan Timur Ade Murti Muzaiyanah Aditya Wicaksono Afrilda, Nur Hayati Agfanisa, Rahma Agnes Dewi Wuri Ershanti Agustin, Shafira Sekar Indah Ahmad Firman Syah Aini, Maqfiroh Intan Nurul Ainunnisa', Nadiva Fardlotul Akbar, Muhammad Zidan Al-Anshori, Aziz Al-Khoiriyah, Tahsinun Nadwah Alhusna, Ahmad Faza Alia, Unca Alwyn, Josue Willian Alyanti, Nathaniela Anindya Amanda, Putri Amanda, Zahra Thea Amnan Haris Andhini, Mesza Riske Andin Irsadi Andin Vita Amalia Andin Vita Amalia, Andin Vita Andriana, Novi Anggraeni, Dwiva Yanti Retno Aprilianingsih, Dwi Utari Aqila, Adibatus Syarafi Rifda Ardeny, Anisa Nur Faizah Ardhiyanti, Meisya Arif Widiyatmoko, Arif Arif, Moh. Zidhan Rozikul Arifah, Erma Zakiy Arifah, Zanuba Arifin, Shabrina Maulida Arrofi Agung Dwi Saputra Astuti, Retno Laras Atikah Tri Puspitasari Atmaja, Bagus Dwi Atunnisa, Rifa' Aulia, Olifadia Eka Andiny Avicenna, Berlian Awati, Desiana Fitri Ayu, Mellyana Putri Azzahra, Alifa Sofia Bakar, Caesario Kaka Abu Banoantj, Diani Dwi Banowati, Chelsea Basri, Ichsan Birahma, Ati Shofa Fadlina Cahyono, Raihan Eko Cantigi, Aisyah Sekar Chasanah, Aisya Nurul CHOIRUNNISA Chomainy, Chorisa Safifa Christyadi, Louis Anasthasya Dewi Liesnoor Setyowati Dewi Mustikaningtyas Dewi, Novi Ratna Dipanegara, Ayatulloh Repa Erliyanawati, Mira Erna Noor Savitri, Erna Noor Fadhilla, Alya Aisyah Fahira, Nur Faizah, Arina Fajar, Sadewa Tri Fajarwati, Elsa Putri Fajrul Falakh Fauzian, Ahmad Rizky Nur Fauziyyah, Istiqomah Ifnan Febriyanto, Hendra Fidia Fibriana Firdaus, Doflavio Farela Fitri, Revieta Noor Gafu, Radjninez Igell Syatuty Gemilang, Aqshal Panggas Ghifari, Harun Nafis Al Ginza, Farayhan Gunawan, Mahendra Gymnastiar, Muhamad Tegar Habil Sultan Halim, Ibnu Hamdani, Adib Afriza Hamka, Ahmad Hana, Duwi Handayani, Meilia Eka Hanifa, Jihan Khoirunnisa Haqqani, Aditya Rayyis Haratians, Juniar Kirana Haris, Amnan Hartanto, Naufal Hima, Riris Faiqatul Holeng, Vera Angelina Hunafa, Yuthika Husnaini Inayah, Raudatul Iqlima, Marsyanda Addelia Irawan, Flora Aurelly Bintang Januariska, Almira Aulia Jassica Listyarini Jati, Elisabeth Gita Damar Juliani, Evi Kaylha Salsabilla Nurazizah Khoirunnisa, Fahma Ayu Kholil, Putri Alifa Kiswanto Kiswanto Kurniawan, Fakhri Ahmad Laksono, Amru Nur Larasati, Anisa Tutur Listiaji, Prasetyo Magfiroh, Yuliyanti Maharani, Saffira Alyda Manik, Indry Virginia Manshurin, Abi Marcelinus Christwardana Maulana, Faith Miftah Mawardian, Anjeli Arum Ma’ruf, Syamsul Azhar Qowwam Mendrofa, Best Forever Miranita Khusniati Mirarinur, Arlingga Rozaeni Muhammad Ahganiya Naufal Muhammad Ahganiya Naufal Mukarrohmah, Indah Hayu Mumtazah, Tsabita Rikha Musthafa, Annis Hamida Nadia Calysta Naisabury, M. Robith An Nana Kariada Trimartuti Napitu, Imelda Fransiska Nasyafa, Zedda Naufal, Muhammad Agnaf Naufal, Muhammad Ahganiya Ni Luh Tirtasari Ningsih, Rafida Khotimah Norma Eralita Novitasari, Diandra Nugraha, Bachtiar Rama Ardhi Nurazizah, Kaylha Salsabilla Nurcahyo, Fathurrohman Nurita, Oktavinda Jihan Nurjannah, Deswita Laila Nursendi, Audilla Optapia, Duwi Hana Pakarti, Rismala Airdia Indah Pangestu, Wisnu Ariya Pariono, Safila Aurellia Unu Perdana, Putra Angga Permata, Estika Afinda Nur Pradama, Daffa Evan Pradhana, M. Ananta Yuda Pramesti, Angelina Cahya Prasetyo Listiaji Pratama, Liona Surya Pratiwi, Evi Juliani Ayu Prihatanto, Zidan Hafizh Nur Muqshid Primagati, Aira Trismadya Purnamasari, Dwi Yuli Purwadi, Cintiya Egi Puspita, Narindra Indah Putri Alifa Kholil Putri Yuni Nugroho Putri, Ade Anggun Wana Putri, Fayi Isa Syifanya Putri, Hanny Kusuma Dias Putri, Rizda Amalia Putri, Salma Dwi Putri, Zahra Rizkia Putrie, Yohanna Anindya Rabbani, Tiara Zahran Rachmanissa, Syafira Raditya Ahmad Rifandi Rafidah, Zahra Rafsanzani, Mohammad Rafli Rahastri, Mila Rangga Rahman, Salma Aulia Rahmatika, Silfy Dwi Rahmawati, Jihan Raka Restu Rabbani Ramadani, Aulia Tri Ramadhani, Arthatia Putri Ratna Budiarti Revalina, Aurelia Dias Nanda Riani, Anisah Adha Rifaatunnisa Ristyani, Agitha Vrokla Rizki Nor Amelia Rizky, Taufik Bahrul Romadhan, Vhaviriele Abel Romadhon, Vhaviriele Abel Rozan, Ajmal Sabrina, Dhiyanita Safitri, Aldona Galuh Sahariyah, Nafa Hatus Sajidi, Imam Sakti, Bernov Lakhomi Pujangga Salma, Lailatus Salman, Syamsul Hadi Salsabila, Adinda Putri Salsabila, Fatikha Nur Juliagta Salsabilla, Nur Hayati Afrilda Salwa Salsabela Saoki, Rafi Nadhifa Saputra, Johan Ega Saputri, Luthfi Hanum Sari, Meylinda Senggi Fatikha Sari, Sindi Fatikha Sa’diyah, Arini Setiyanda, Karista Gadis Shoba, Tafuz Mahabatis Shoffa, Aurellia Gusty Sihaloho, Enjelia Ernestin Siregar, Zepanya Gladis Tabita Siti Herlina Dewi Sitty Nur Syafa Bakri Sri Ngabekti Sri Ngabekti Stevanie, Diva Avrilia Fuan Suciati, Dwi Sultan, Habil Suryaningrum, Irnanda Syah, Ahmad Firman Syaharani, Alfiana Syahbananto, Gilang Tari, Febriani Trisna Tirtasari, Ni Luh Tri Retnaningsih Soeprobowati Trida Ridho Fariz Turohmah, Nafila Tusya’diah, Aisa Umar, Moh. Jafar Urmila, Urmila Utama, Daffa Pramoda Budi Utami, Hasna Sekar Utami, Rinanda Putri Vergestian, David Beckham Wicahyanti, Nita Wicaksono, Maulana Malik Widjoyo, Evi Cahyanila Kurnia Wijanaputri, Kania Okta Winandi, M. Arya Lucky Wintah Wiyanto - Wiyanto Wiyanto Wulandari', Suci Yoni, Natiq Nona Nurinda Yuliyani, Dwi Nur Yuniar, Azka Dwi Zahira, Audya Fathana Zahrany, Fathiyyah Zain, Kayla Miftakhul Zain, Maiya Zahra Zakaria, Aqil Aghita Zhahira, Audya Fathana Zildzan, Aulia Rizky Zulfani, Jihan