Claim Missing Document
Check
Articles

Found 40 Documents
Search

IMPLEMENTASI KURIKULUM 2013 DALAM MENINGKATKAN MUTU PESERTA DIDIK DI SDLB MAHARANI LAMONGAN Muh. Hasyim Rosyidi; Akmalatun Nisa
EDUSIANA: Jurnal Manajemen dan Pendidikan Islam Vol. 8 No. 2 (2021): EDUSIANA : JURNAL MANAJEMEN PENDIDIKAN ISLAM
Publisher : EDUSIANA: Jurnal Manajemen dan Pendidikan Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47077/edusiana.v8i2.194

Abstract

: Kurikulum 2013 adalah kurikulum yang meningkatkan dan menyeimbangkan soft skill dan hard skill yang meliputi aspek kompetensi sikap, ketrampilan, dan pengetahun. Dalam mengimplementasikan kurikulum 2013 mencakup perencanaan, pelaksanaan dan penilaian. Penerapan kurikulum 2013 di Sekolah Luar Biasa ini merupakan bukti tidak membeda-bedakan antara Sekolah Reguler dan Sekolah Luar Biasa, Penelitian ini akan membahas implementasi kurikulum 2013 dalam meningkatkan mutu peserta didik di SDLB Maharani Lamongan, Penelitian ini bertujuan untuk menjawab beberapa rumusan masalah : 1) Bagaimana implementasi kurikulum 2013 dalam meningkatkan mutu peserta didik di SDLB Maharani Lamongan. 2) Apa saja faktor pendukung dan penghambat implementasi kurikulum 2013 di SDLB Maharani Lamongan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif yang menghasilkan data dan analisis dengan metode deskriptif. Prosedur pengumpulan data dilakukan dengan teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data meliputi reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Pengecekan keabsahan data dilakukan dengan triangulasi teknik. Hasil temuan penelitian menunjukkan bahwa : 1) Implementasi kurikulum 2013 dalam meningkatkan mutu peserta didik mencakup tiga kegiatan : perencanaan pembelajaran, pelaksanaan pembelajaran, dan penilaian pembelajaran. Perancanaan pembelajaran dilakukan secara lengkap berisi struktur kurikulum, kalender pendidikan, mengkaji silabus, program semester, jadwal pelajaran dan menyusun RPP yang dilakukan oleh masing-masing guru sesuai dengan jenis ketunaan dan kebutuhan. Pelaksanaan pembelajaran dilakukan dengan tiga kegiatan : pendahuluan, inti dan penutup, dari tiga kegiatan tersebut sudah terlaksana sesuai dengan RPP yang dibuat guru, akan tetapi untuk pendekatan scientific belum terlaksana dengan baik. Penilaian pembelajaran menggunakan tiga penilaian yaitu sikap, pengetahuan, dan ketrampilan melalui penilaian kinerja dengan menggunakan tes praktik, proyek dan penilaian portofolio Kata Kunci: Impelementasi Kurikulum, Mutu Peserta Didik DAFTAR PUSTAKA Buku I Kurikulum SDLB Khusus Maharani (Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, 2019-2020. Mulyasa. Enco. 2013. Pengembangan dan Implementasi Kurikulum. Bandung: PT Remaja Rosdakarya. Ester Lince Napitupulu. 2013. Ujung Tombak Kurikulum Guru yang Selalu Kesepian dalam A. Ferry T. Indratno (eds), Menyambut Kurikulum 2013. Jakarta: PT Kompas Media Nusantara. Etta Mamang Sangadji. 2000. Metodologi Penelitian. Yogyakarta: Andi. Kemendikbud, Permendikbud RI No 81A Tahun 2013 Tentang Implementasi Kurikulum. Jakarta:Kemendikbud, 2013. Moeleng, Lexy. 2014. Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: PT Remaja Rosdakarya. Efendi, Mohammad. 2006. Pengantar Psikopedagogik Anak Berkelainan. Jakarta: Bumi Aksara,. Sugiyono. 2007. Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R & D. Bandung: Alfabeta. Sugiyono. 2016. Metode Penelitian Pendidikan,: Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta. Arikunto, Suharsimi. 2002. Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktek. Jakarta: Rineka Cipta.
Manajemen Kepala Sekolah dalam Menumbuhkan Budaya Religius Peserta Didik di SDN Banjarwati Lamongan Hikmatul Fitriya; Muh. Hasyim Rosyidi
Mudir : Jurnal Manajemen Pendidikan Vol 2 No 2 (2020): July : Mudir: Jurnal Manajemen Pendidikan 
Publisher : Program Studi Manajemen Pendidikan Islam, Fakultas Tarbiyah, Institut Pesantren Sunan Drajat Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (287.338 KB) | DOI: 10.55352/mudir.v2i2.95

Abstract

Manajemen kepala sekolah dalam menumbuhkan budaya religius peserta didik di SDN Banjarwati dikarenakan banyak sekolah saat ini dipenuhi oleh generasi milenial, begitupun di SDN Banjarwati. Generasi milenial saat ini sangat minin pengetahuan agama islam, untuk itu pihak sekolah berusaha tidak hanya mengajarkan materi agama islam tetapi juga praktek kegiatan religius sebagai bentuk implementasi dari materi tersebut. Kegiatan-kegiatan religius pasti ada struktur manajerialnya, untuk itu kepala sekolah hendaknya memiliki kompetensi manajerial yang baik. Guna mengetahui permasalahan dan mendapatkan data yang akurat, peneliti menggunakan metode observasi, wawancara serta dokumentasi. Dan menggunakan teknik analisis deskriptif kualitatif. Dari penelitian ini dapat dikatakan bahwa Manajemen kepala sekolah dalam menumbuhkan budaya religius peserta didik di SDN Banjarwati adalah suatu bentuk usaha yang dilakukan oleh kepala sekolah dengan cara mengadakan berbagai program yang dapat membentuk karakter religius peserta didik sehingga nantinya dapat menjadi suatu kebiasaan berperilaku dan bertindak yang baik bagi peserta didik serta dapat menjadikan peserta didik yang berakhlakul karimah. Sementara itu, Upaya-upaya yang dilakukan kepala sekolah untuk menumbuhkan budaya religius peserta didik yakni dengan cara mengadakan dan menerapkan kegiatan-kegiatan yang bersifat islami. Adapun kegiatan-kegiatan religius yang diadakan SDN Banjarwati yakni: a) Apel Pagi atau Doa Bersama Sebelum Memasuki Ruang Kelas, b) Sholat Dhuha, c) Sholat Dhuhur Berjamaah, d) Membaca Al-Quran, Juz Amma dan Asmaul Khusnah. Adapun faktor pendukung kepala sekolah dalam menumbuhkan budaya religius peserta didik yakni: a) Guru yang kompeten dalam bidangnya dan sangat memperhatikan kondisi pendidikan, b) Tersedianya fasilitas musholah, c) Semangat kepala sekolah dan dewan guru, d) Antusiasme peserta didik dalam mengikuti kegiatan religius, e) Ketersediaan buku/kitab pegangan siswa. Sedangkan faktor penghambat kepala sekolah dalam menumbuhkan budaya religius peserta didik yakni: a) Dana sebagai faktor pengahambat paling utama, b) Jumlah guru yang terbatas, c) Guru yang lebih mementingkan kepentingan pribadinya, d) Peserta didik yang membandel tidak mengikuti kegiatan-kegiatan religius.
Strategi Wakil Kepala Madrasah Bidang Kesiswaan dalam Meningkatkan Disiplin Siswa di MA Ihyaul Ulum Dukun Gresik Dian Fatma; Hasyim Rosyidi; Muhammad Haris
Mudir : Jurnal Manajemen Pendidikan Vol 3 No 2 (2021): July : Mudir: Jurnal Manajemen Pendidikan 
Publisher : Program Studi Manajemen Pendidikan Islam, Fakultas Tarbiyah, Institut Pesantren Sunan Drajat Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (972.063 KB) | DOI: 10.55352/mudir.v3i2.481

Abstract

Disciplinary behavior of students is strongly influenced by several factors, namely; neighborhood, family and school. In this case, the madrasa becomes the baton from the family to train students discipline, because students who have a disciplined attitude will tend to grow a sense of responsibility in doing something and be able to respect and obey a rule. Students who have a disciplined attitude can become students who are faster in developing and improving their achievements, and become students who obey the rules so as to create a conducive learning atmosphere. In responding to this, the deputy head of the student madrasa of course has a strategy that he applies in improving student discipline at MA Ihyaul Ulum so that all students in the madrasa are able to become students who obey the rules that apply in the madrasa and become students who have awareness of discipline research objectives 1) To determine the strategy of vice principal in the field of student affairs in improving student discipline in MA. Ihyaul Ulum Dukun Gresik 2) To find out the supporting factors and inhibiting factors for the vice principal of student affairs in improving student discipline at MA Ihyaul Ulum Dukun Gresik this study used a qualitative approach and the type of this research was field research (Field Research) the results of the research on the strategy of the vice principal for student affairs in improving student discipline at MA Ihyaul Ulum Dukun Gresik by a) Setting an example in being disciplined b) Both educators and students must comply with all applicable rules at the madrasa c) Implement a point system in any violation d) Cooperate with the BK teacher and all teachers e) Consistent in enforcing student discipline. f) Build communication with students, teachers and community and Characteristics of Student Discipline at MA Ihyaul Ulum Include the following: a) Discipline of student dress b) Discipline of punctuality c) Discipline of social behavior d) Discipline in learning ethics e) Discipline of following the congregation of dhuha prayers f) Discipline following congregational dhuhur prayer g) Discipline following the study/recitation of the book and dhikr after the dhuha prayer.
Strategi Kepala Madrasah dalam Meningkatkan Kompetensi Sosial Guru di MTs Al Khoiriyah 2 Mulyorejo Dalegan Panceng Gresik Siska Zahrotul Hidayah; Muhammad Haris; Muh. Hasyim Rosyidi
Mudir : Jurnal Manajemen Pendidikan Vol 4 No 1 (2022): January : Mudir: Jurnal Manajemen Pendidikan
Publisher : Program Studi Manajemen Pendidikan Islam, Fakultas Tarbiyah, Institut Pesantren Sunan Drajat Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (718.824 KB) | DOI: 10.55352/mudir.v4i1.489

Abstract

The strategy of the head of madrasa in improving the social competence of teachers but there are still many teachers who are less than optimal in communicating well. This social competence also affects the formation of student character and affects relations with the community. This study aims to answer several problem formulations: 1) What is the strategy of the head of madrasa in improving the social competence of teachers. 2) What are the influencing factors in improving the social competence of teachers. This type of research includes qualitative research, which generates data and is analyzed using a descriptive method adapted to MTs. Al Khoiriyah 2 Mulyorejo. The data collected using interview, observation, and documentation techniques. The results of this study, that the strategy of the head of madrasa in improving the social competence of Mts teachers. Al Khoiriyah 2 Mulyorejo is a collaborative strategy. And in improving the social competence of teachers, the head of madrasah includes teachers in MGMP, Workshop, and IT Guidance. Not only that, once a month the head of the madrasah holds meetings and evaluations and involves teachers in community activities, namely Istighosah. That way the teacher can add insight and establish good friendship, thereby increasing interaction relations to the maximum. In accordance with the madrasa principal's strategy, several factors affect the teacher's social competence. The factors that influence in improving the social competence of teachers are the educational background of each teacher, the age of the teacher, experience in learning, influences from within and environmental conditions. As for the results of this study, it is recommended that in the future the madrasa head pays more attention to the problems that exist within the scope of the madrasa institution, especially in terms of good communication. So that teachers, staff, and students are able to apply it in everyday life to the fullest. And there needs to be a forum that bridges between teachers who take part in trainings with the intention of transmitting the knowledge that has been obtained to other teachers. So you can implement.
IMPLEMENTASI KURIKULUM PENDIDIKAN ANAK USIA DINI PERSPEKTIF FILSAFAT PENDIDIKAN ISLAM DI TK MUAWANAH LAMONGAN Muh. Hasyim Rosyidi; Sunaji Sunaji; Abd.Haris
Jurnal Pendidikan Dasar dan Sosial Humaniora Vol. 1 No. 4: Februari 2022
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (379.395 KB)

Abstract

Kurikulum sebagai suatu program pendidikan yang disediakan sebagai acuan dalam proses pembelajaran, yang otomatis harus mengikuti perubahan dan perkembangan kemajuan manusia. Dengan demikian program kurikulum yang ada disekolah harus selalu melakukan pengembangan, dalam arti memperbarui, mendesain atau merumuskan kembali dari kurikulum sebelumnya. Perubahan yang terjadi pada kurikulum tingkat satuan Pendidikan menjadi kurikulum 2013, dan sekarang menjadi kurikulum darurat sehingga menjadikan beberapa guru belum sepenuhnya memahami maksud dari kurikulum tersebut dan cara untuk mengimplementasikannya. Tujuan penelitian ini yaitu 1) untuk mengetahui implementasi kurikulum perspektif filsafat pendidikan islam anak usia dini di TK Muawanah. 2) mengetahui apa faktor penghambat dan pendukung dalam mengimplementasikan kurikulum perspektif filsafat pendidikan islam anak usia dini di TK Muawanah. Adapun metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah jenis penelitian deskriptif yang disesuaikan Lembaga TK Muawanah. Teknik pengumpulan data yaitu dengan Wawancara, Observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian tersebut menunjukkan bahwa Implementasi Di TK Muawanah pada masa seperti saat ini masa pandemi ini menggunakan kurikulum darurat. Kurikulum tersebut telah dikembangkan dan disesuaikan dengan visi dan misi yang telah ditetapkan. Dan kurikulum darurat telah berjalan dengan baik. Mengenai pengembangan kurikulum PAUD di TK Muawanah, saat ini TK Muawanah mengikuti arahan dari kementrian Agama kabupaten/kota dan kementrian agama provinsi untuk mengembangkan kurikulum darurat. Hal ini dapat dilihat dari proses pembelajaran yang menggunakan pendekatan saintifik yang merupakan tuntunan dari kurikulum 2013 yang berupa mengamati, menanya mengumpulkan informasi, menalar dan mengkomunikasikan. Dari sini bisa kita lihat kalau kurikulum darurat adalah penyederhanaan kompetensi dasar yang mengacu kurikulum 2013. Dalam proses penilaian telah menggunakan penilaian autentik yang meliputi penilaian sikap, keterampilan, dan pengetahuan
DISCIPLINE PROGRAM FOR IMPROVING STUDENT LEARNING OUTCOMES AT TSANAWIYAH MADRASAH KANJENG SEPUH, SIDAYU, GRESIK Moh. Hasyim Rosyidi; Muhammad Haris; Farotin Farotin
at-Tahsin Vol 2 No 2 (2022): Supervisi Akademik dan Pengembangan Kualitas Pendidikan
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Togo Ambarsari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (488.842 KB)

Abstract

MTs Kanjeng Sepuh is one of the educational institutions that was established under the auspices of the Taman Pendidikan Kanjeng Sepuh foundation which has a discipline program through two attendance systems (paper absent and fingerprint absent) which have been implemented simultaneously since 2014 which are closely monitored by picket teachers and other supervisory teachers. This program is able to help improve student learning outcomes because the teaching and learning process is more focused and more conducive. This researcher aims to answer some problem formulations; 1). How is the discipline program in improving student learning outcomes at MTs Kanjeng Sepuh, Sidayu sub-district, Gresik district? 2). What are the supporting and inhibiting factors in implementing discipline programs in improving student learning outcomes at MTs Kanjeng Sepuh, Sidayu sub-district, Gresik district. This type of research includes qualitative research, which produces data and is analyzed using descriptive methods adapted to the disciplinary program in improving student learning outcomes at MTs Kanjeng Sepuh Sidayu Gresik. The results of this study, that MTs Kanjeng Sepuh in implementing the student attendance disciplinary program uses a 2 attendance system, namely manual attendance which is carried out in class (paper attendance) and non-manual attendance (fingerprint) simultaneously and the program runs effectively as evidenced by the persistence of the program from year after year, positive responses from related parties to the implementation of the program and getting maximum learning outcomes are evidenced by student achievements every year. As for the implementation of the program, of course there are supporting factors and inhibiting factors, this is the supporting factor of the effectiveness of the discipline program in improving student learning outcomes at MTs Kanjeng Sepuh as follows: 1). Response or cooperation of all related parties, 2). Achievement targets that meet, 3). Adequate facilities, 4) make it easy to recap data, 5). Has 2 attendance data to be more accurate. As for the inhibiting factors of the effectiveness of the discipline program in improving student learning outcomes at MTs Kanjeng Sepuh as follows: 1). Uncertain internet connection (fingerprint attendance), 2). The electricity goes out and the pulse runs out without being caught (fingerprint attendance), 3). Lost files (manual attendance), 4). Requires a large budget (manual attendance), 5). Queues to queue for fingerprint attendance are boring.
Manajemen Kurikulum Program Tematik dalam Mengembangkan Kemampuan Intelektual Peserta Didik di SDLB Dharma Wanita Ujung Pangkah Gresik Nurus Saidatul Mafakhir; Muslih Muslih; Muh. Hasyim Rosyidi; Muhammad Haris; Hidayatul Mufidah
Mudir : Jurnal Manajemen Pendidikan Vol 4 No 2 (2022): July : Mudir: Jurnal Manajemen Pendidikan 
Publisher : Program Studi Manajemen Pendidikan Islam, Fakultas Tarbiyah, Institut Pesantren Sunan Drajat Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55352/mudir.v4i2.696

Abstract

Focus Study this is for understand about management curriculum thematic at SDLB Dharma Wanita Ujung Pangkah Gresik in effort develop ability intellectuals participant educate . Learning thematic in SLB same with school general , which Becomes difference is teacher must capable adapt condition child , if on normally they led for complete target but in SLB is teacher teach slowly until they capable control lesson , because participant educate no easy in understand eye lesson so teacher must have method creative and unique so that participant educate easy in understand . Study this aim answer a number of Formula Problem , ie : 1. How Management Curriculum program thematic in develop ability intellectual participant educate at SDLB Dharma Wanita Ujungpangkah Gresik, 2. How factor supporters and inhibitor Management curriculum program thematic in develop ability intellectual participant educate at SDLB Dharma Wanita Ujungpangkah Gresik.? Method study which used in study this is with study descriptive qualitative . In collection the data use method observation , interview deep as well as documentation . With use technical analysis miles model ie reduction data, presentation data and withdrawal conclusion . Results in study this , First , that Management Curriculum at SDLB Dharma Wanita Ujungpangkah Gresik use Curriculum 2013, Stages which held in Thing the ie 1) Planning curriculum thematic SDLB . 1. Do assessment , 2. Make device learning 2) Organizing Curriculum thematic is 1. forming structure organization 2. Share Duty teacher 3. Share timetable lesson corresponding structure curriculum from government 3) Implementation curriculum thematic is 1. implementation curriculum customized with device learning 2. Implementation curriculum must customized with circumstances student Which one they have difference disabled , so that they capable follow learning and practice student so that capable life independent , 3) Evaluation ie with 1. Evaluation repair plan 2. Evaluation results learning , second , a number of factor inhibitor ie Condition the crew diverse , Competence that teacher diverse , Lack of cooperation by people old crew with party school so that still there is a number of difference purpose . Third Factor supporters 1. party school get book hold on special from government , 2. Party school support media and tool learning which needed based on with type disabled participant educate the . 3. How strong connection Among head school and teachers at SDLB Dharma Wanita as well supported by Public around and also party from education and districts . As for suggestions from results study the recommended for in the future SDLB Dharma Wanita Ujungpangkah Gresik capable work same with people old in process learning student so that capable reach purpose which wanted good that from parent and also from school
Analisis Kebijakan Pendidikan Perspektif Islam dalam Meningkatkan Profesionalisme Kepala Sekolah Muh. Hasyim Rosyidi
Mudir : Jurnal Manajemen Pendidikan Vol. 1 No. 1 (2019): January : Mudir: Jurnal Manajemen Pendidikan
Publisher : Mudir : Jurnal Manajemen Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55352/mudir.v1i1.1

Abstract

Analisis kebijakan suatu disiplin ilmu sosial terapan yang menggunakan argumentasi yang rasional dengan menggunakan data yang ada untuk menilai, menjelaskan dan membuahkan pemikiran dalam rangka upaya memecahkan masalah. Dalam dunia pendidikan, kepala sekolah sebagai pemimpin yang bertanggung jawab kelancaran proses belajar mengajar di suatu sekolah. Disisi lain ia sebagai manajer yang mengatur seluruh kegiatan sekolah untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan sebelumnya, tanggung jawab terhadap kegiatan yang ada di sekolah tersebut. Kepala sekolah merupakan jabatan yang istimewa karena sebagai penanggung jawab utama mengelola sebuah lembaga yang istimewa yaitu sekolah sebagai lembaga pendidikan formal pendidikan yang akan sangat mewarnai masa depan anggotanya. Dan kepala sekolah tidak dapat lepas dari kekuasaan, karena tanpa kekuasaan pemimpin tidak memiliki kekuatan yuridis atau kekuasaan lain dalam mempengaruhi orang lain agar bertindak seperti yang ia kehendaki. Oleh karena itu kepala sekolah harus memahami tentang apa itu kebijakan dan tuntunannya dalam syariat, sehingga kedepannya kepala sekolah dapat melaksanakan amanah yang diberikan demi kemajuan lembaga yang dipimpinnya.
KEPALA SEKOLAH DALAM MENGEMBANGKAN BUDAYA ORGANISASI UNTUK MENINGKATKAN KINERJA GURU DI SD BUNGAH Moh Hasyim Rosyidi
Ummul Qura Jurnal Institut Pesantren Sunan Drajat (INSUD) Lamongan Vol. 9 No. 1 (2017): Ummul Qura : Jurnal Ilmiah Institut Pesantren Sunan Drajat (INSUD) Lamongan
Publisher : Institut Pesantren Sunan Drajat Lamongan, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (173.139 KB) | DOI: 10.55352/uq.v9i1.99

Abstract

Budaya organisasi adalah salah satu aspek yang menentukan keberhasilan suatu organisasi. Budaya membedakan masyarakat satu dengan yang lain dalam cara berinteraksi dan bertindak menyelesaikan suatu pekerjaan. Budaya mengikat anggota kelompok masyarakat menjadi satu kesatuan pandangan yang menciptakan keseragaman berperilaku atau bertindak. Budaya akan mempengaruhi kinerja dan perilaku organisasi, salah satunya mempengaruhi peningkatan kinerja guru. Peningkatan kinerja guru merupakan suatu keharusan bagi lembaga pendidikan yang ingin tetap survive sepanjang masa, karena guru pada lembaga pendidikan merupakan kunci utama keberhasilan proses belajar mengajar. Peneliti turun ke lapangan bertujuan untuk mengetahui kondisi kinerja guru dan nilai-nilai budaya organisasi yang dikembangkan dan proses pengembangan budaya organisasi dalam meningkatkan kinerja guru Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif Metode pengumpulan datanya adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Kata Kunci : Kepala Sekolah, Budaya Organisasi, Kinerja Guru
Strategi Kepala Sekolah dalam Menjalin Hubungan Kerjasama dengan Dunia Usaha Otomotif di SMK Sunan Drajat Lamongan Muh. Hasyim Rosyidi; Nasikhun Amin
Ummul Qura Jurnal Institut Pesantren Sunan Drajat (INSUD) Lamongan Vol. 17 No. 1 (2022): April : Ummul Qura : Jurnal Ilmiah Institut Pesantren Sunan Drajat (INSUD) Lam
Publisher : Institut Pesantren Sunan Drajat Lamongan, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (261.903 KB) | DOI: 10.55352/uq.v17i1.131

Abstract

The principal's strategy is to establish a cooperative relationship with the automotive business world at SMK Sunan Drajat Lamongan. Planning a strategic cooperation in the automotive business world first to analyze the impact experienced later in order to achieve an effective and efficient goal. The purpose of this study is to, 1) Knowing the strategy of the principal of SMK Sunan Drajat Lamongan in a cooperative relationship with the automotive business world. 2) Knowing the supporting factors and inhibiting factors in the implementation of the principal's cooperation strategy with the automotive business world. This study uses a descriptive qualitative research using three stages, namely. : First, dig up research data. The second stage is to analyze the data that has been obtained. The third stage is to check the validity of the data. The results of the research carried out show the conclusions, namely, First, the principal makes a plan for the strategy to be implemented by creating a team and analyzing the impact that will be experienced during the implementation of the collaboration process. Second, determine the steps of the cooperation strategy and prepare the facilities and infrastructure to support the practice of field work as well as a condition for achieving the strategic process of cooperation with the automotive business world. Third, evaluate the implementation of the cooperation strategy by making a questionnaire every month to be filled in so that it is easy in terms of supervision, coordination and good communication and field surveys are carried out in order to know the stages of the implementation of the cooperation strategy. 2) The supporting factors and inhibiting factors for implementing the principal's cooperation strategy are facilities and infrastructure as well as the policies and wishes of the boarding school caregivers. The inhibiting factors for implementing the cooperative strategy include equating the mindset of Islamic boarding school human resources with the business/industry world and the application of an inappropriate curriculum also becomes an obstacle in learning.