Claim Missing Document
Check
Articles

Found 40 Documents
Search

PENERAPAN PEMBELAJARAN BERBASIS PROYEK (PJBL) DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA Muh Ibnu Sholeh; Nur ‘Azah; Dinar Ayu Tasya'; Sokip; Asrop Syafi’i; Sahri; Hasyim Rosyidi; Zainur Arifin; Siti Fatinnah binti Ab Rahman
Jurnal Tinta: Jurnal Ilmu Keguruan dan Pendidikan Vol. 6 No. 2 (2024): Jurnal Tinta
Publisher : Universitas Al-Qolam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengeksplorasi penerapan Pembelajaran Berbasis Proyek (PjBL) dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa di MA Al-Chodidjah Jombang. Tujuan utama penelitian ini adalah untuk menilai bagaimana PjBL dapat mempengaruhi keterampilan berpikir kritis siswa dan mengidentifikasi faktor-faktor yang mendukung keberhasilan implementasi PjBL di lingkungan pendidikan Islam. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan analisis dokumen. Subyek penelitian terdiri dari siswa kelas X dan XI serta guru di MA Al-Chodidjah Jombang. Teknik pengambilan data meliputi observasi langsung selama proses pembelajaran, wawancara mendalam dengan siswa dan guru, serta analisis dokumen seperti rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP) dan hasil proyek siswa. Teknik analisis data dilakukan dengan metode analisis tematik untuk mengidentifikasi pola dan tema yang muncul dari data yang dikumpulkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan PjBL secara signifikan meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa, meningkatkan keterlibatan mereka dalam pembelajaran, dan memperkuat keterampilan kolaboratif. Siswa menunjukkan peningkatan dalam kemampuan analisis, evaluasi, dan sintesis informasi melalui proyek-proyek yang diberikan. Guru berperan penting sebagai fasilitator dalam mendorong siswa untuk berpikir kritis dan mandiri. Temuan ini mendukung hasil penelitian sebelumnya yang menyatakan bahwa PjBL efektif dalam mengembangkan keterampilan berpikir kritis dan kolaboratif siswa. Kesimpulannya, PjBL merupakan metode pembelajaran yang efektif untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis di MA Al-Chodidjah Jombang, dengan dukungan perencanaan yang baik dan bimbingan guru yang efektif.
Strategi Manajemen Pendidikan dalam Meningkatkan Kompetensi Guru Pendidikan Agama Islam Muh Ibnu Sholeh; Nur’Azah; Zainur Arifin; Sholihan; Sokip; Asrop Syafi’i; Sahri; Hasyim Rosyidi
Jurnal Riset Pendidikan Agama Islam Volume 4, No. 2, Desember 2024, Jurnal Riset Pendidikan Agama Islam (JRPAI)
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/jrpai.v4i2.4862

Abstract

Abstrak. Penelitian ini mengkaji strategi manajemen pendidikan di MTsN 1 Pasuruan yang bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru Pendidikan Agama Islam (PAI). Fokus utama penelitian meliputi pengembangan kurikulum merdeka berbasis komunitas, penggunaan teknologi dalam pembelajaran, pendekatan kolaboratif antar guru, serta evaluasi berkala dan umpan balik. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif, dengan subjek penelitian adalah guru PAI. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan mengumpulkan, mereduksi, menyajikan data, dan menarik kesimpulan. Temuan penelitian menunjukkan bahwa pengembangan kurikulum merdeka berbasis komunitas efektif dalam memastikan materi ajar relevan dengan kebutuhan siswa dan perkembangan zaman. Penggunaan teknologi mempermudah penyajian materi dengan cara yang menarik dan interaktif, serta meningkatkan keterlibatan siswa. Pendekatan kolaboratif antar guru membantu dalam mengembangkan metode pengajaran yang lebih baik dan memperkuat hubungan kerja yang harmonis. Evaluasi berkala dan umpan balik yang konstruktif memungkinkan perbaikan kelemahan serta perencanaan pelatihan yang sesuai. Secara keseluruhan strategi manajemen pendidikan di MTsN 1 Pasuruan terbukti efektif dalam meningkatkan kualitas pengajaran dan kompetensi guru, serta menciptakan lingkungan belajar yang dinamis dan responsif terhadap kebutuhan siswa. Abstract. This research examines the education management strategy at MTsN 1 Pasuruan which aims to improve the competency of Islamic Religious Education (PAI) teachers. The main focus of the research includes the development of a community-based independent curriculum, the use of technology in learning, a collaborative approach between teachers, as well as regular evaluation and feedback. The research method used is qualitative, with the research subjects being PAI teachers. Data was collected through in-depth interviews, observation and documentation. Data analysis is carried out by collecting, reducing, presenting data and drawing conclusions. Research findings show that community-based independent curriculum development is effective in ensuring teaching materials are relevant to student needs and current developments. The use of technology makes it easier to present material in an interesting and interactive way, and increases student engagement. A collaborative approach between teachers helps in developing better teaching methods and strengthens harmonious working relationships. Regular evaluation and constructive feedback allow for improvement of weaknesses as well as planning appropriate training. Overall, the education management strategy at MTsN 1 Pasuruan has proven to be effective in improving the quality of teaching and teacher competency, as well as creating a learning environment that is dynamic and responsive to student needs.
Penerapan Pendekatan Multikultural dalam Pengajaran Sastra untuk Meningkatkan Pemahaman Antarbudaya sholeh, muh ibnu sholeh; Habibulloh, Muh; Sokip, Sokip; Syafi’i, Asrop; ‘Azah, Nur; Arifin, Zainur; Rosyidi, Hasyim; Sahri, Sahri
LITERATUR : Jurnal Bahasa dan Sastra Vol. 6 No. 2 (2024): LITERATUR : Jurnal Bahasa dan Sastra
Publisher : Program Studi Tadris Bahasa Indonesia Institut Agama Islam Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47766/literatur.v6i2.3410

Abstract

Penelitian ini mengkaji penerapan pendekatan multikultural dalam pengajaran sastra di MA Darunnajah Trenggalek dan dampaknya terhadap pemahaman antarbudaya siswa. Tujuan utama penelitian ini adalah untuk mengevaluasi efektivitas integrasi karya sastra dari berbagai budaya dalam kurikulum, respons siswa terhadap pembelajaran tersebut, serta tantangan yang dihadapi dalam proses pengajaran. Metode penelitian kualitatif digunakan dengan mengumpulkan data melalui observasi kelas, wawancara dengan guru dan siswa, serta dokumentasi terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan karya sastra multikultural secara signifikan memperluas wawasan siswa tentang keragaman budaya dan meningkatkan sikap toleransi serta penghargaan terhadap perbedaan budaya. Respons siswa bervariasi, dengan sebagian menunjukkan antusiasme dan keterlibatan tinggi, sementara yang lain mengalami kesulitan dalam memahami konteks budaya yang baru. Tantangan utama termasuk kesulitan menjelaskan konteks budaya asing dan keterbatasan pengetahuan awal siswa. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pendekatan multikultural dalam pengajaran sastra berkontribusi positif terhadap pemahaman antarbudaya, namun memerlukan strategi pengajaran yang lebih adaptif dan dukungan tambahan untuk siswa agar dapat diimplementasikan secara efektif.
Penguatan Pembelajaran Al-Qur'an melalui Metode Talaqqi di Pondok Pesantren Terpadu Al-Chodidjah 'Azah, Nur; Sholeh, Muh Ibnu; Tasya, Dinar Ayu; Munawwarah, Munawwarah; Abror, Sirojuddin; Mintarsih, Mimin; Rosyidi, Hasyim
Al Mu'azarah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2024): September
Publisher : Universitas Islam Internasional Darullughah Wadda'wah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38073/almuazarah.v2i1.1812

Abstract

The Program for Strengthening Al-Qur'an Learning through the Talaqqi Method at Pondok Pesantren Terpadu Al-Chodidjah aims to enhance the quality of Al-Qur'an education by integrating the traditional talaqqi method with modern technology. The program, which includes intensive training for teachers and ustadz, the development of interactive learning media, and small group student mentoring, was conducted from February 15, 2024, to August 30, 2024. It successfully improved the educators' competence in teaching the Al-Qur'an and utilizing technology. The learning media developed, including audio recordings and tajwid modules, significantly increased students' understanding and motivation. Intensive mentoring yielded significant improvements in students' reading skills and comprehension. Challenges such as time constraints were addressed through schedule adjustments and the empowerment of ustadz in material creation. This program demonstrated a positive impact on improving the quality of Al-Qur'an learning and can serve as a model for similar developments in other pesantren.
INOVASI KEPALA MADRASAH DALAM MENINGKATKAN KOMPETENSI PROFESIONAL TENAGA PENDIDIK Rosyidi, Hasyim
at-Tahsin Vol 5 No 1 (2025): Manajemen Pendidikan
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Togo Ambarsari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59106/attahsin.v5i1.227

Abstract

Sebagai kawasan industri yang berkembang pesat, Manyar mengalami perubahan signifikan dalam kehidupan masyarakatnya, termasuk perubahan nilai dan ekspektasi terhadap pendidikan. Situasi ini menuntut tenaga pendidik untuk memiliki kompetensi profesional yang tinggi agar mampu mengelola proses pembelajaran yang efektif, relevan, dan adaptif terhadap kebutuhan peserta didik di tengah pengaruh lingkungan industry. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui inovasi dan dampak kepala madrasah dalam meningkatkan kompetensi profesional tenaga pendidik di kawasan industri proyek strategis nasional manyar gresik. Penelitian ini menggunakan kualitatif deskrispsi pengumpulan datanya menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi, tekhnik analisis datanya menggunakan reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan. Untuk meningkatkan profesionalisme pendidik di madrasah, hasil penelitian ini menjelaskan bagaimana kepala sekolah melakukan inovasi pelatihan bagi pendidik, mengikuti lokakarya dan pelatihan, memiliki kemampuan komunikasi yang baik, mampu menyampaikan rasa terima kasih atas hasil kerja, mampu mengevaluasi hasil kerja, serta melakukan supervisi dan bimbingan dalam berbagai kegiatan yang berkaitan dengan tugas dan seluruh kegiatan madrasah. Madrasah juga menyelenggarakan kegiatan bersama profesi guru, menyelenggarakan pertemuan, melibatkan pendidik dalam segala hal yang berkaitan dengan profesi guru, serta memberikan bimbingan dan pembinaan kepada pendidik yang kurang mampu dalam melaksanakan tugasnya
Pendampingan Kajian Tafsir Ahkam Dalam Meningkatkan Pemahaman Fiqh Ibadah Sholat Pada Masyarakat Dusun Delik Desa Kesamben An Nahdliyah, Khumairoh; Indana, Nurul; Lailiyah, Nurul; Qomariah, Elysa Nurul; Naelasari, Desy; Rosyidi, Muh. Hasyim
An Naf'ah: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : Lembaga Penelitian, Penerbitan dan pengabdian kepada masyarakat (LP3M) STIT Al-Urwatul Wutsqo Jombang.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54437/annafah.v3i2.2407

Abstract

This community service activity aims to improve the understanding of the people of Delik Hamlet, Kesamben Village, regarding the fiqh of prayer through guidance on the Tafsir Ahkam study. The guidance is provided to address the low level of knowledge among the community regarding the legal arguments, requirements and pillars of prayer, the law of jama' for travellers, and things that invalidate prayer, so that worship can be carried out in accordance with the teachings of the Sharia. The implementation method includes lectures using the book Tafsir Ayat Hukum Ibadah dan Makanan by Muhammad Qoyyim Yaqub as the primary reference, accompanied by question-and-answer sessions and discussions to reinforce understanding. The results of the activity showed a significant increase in participants' knowledge regarding the legal basis for the obligation of prayer, the rules for congregational prayer for travellers, the invalidators of prayer, and the understanding of the differences between conditions, pillars, and Sunnah. These changes also impacted behaviour, as residents became more disciplined, consistent, and devout in performing prayer, while also being able to balance their religious obligations with economic activities. The contribution of this community service lies in strengthening religious literacy based on effective thematic exegesis for rural communities, while also fostering religious character, social cohesion, and the application of religious moderation in daily life.
Kepemimpinan Transformasional Kepala Madrasah Dalam Meningkatkan Profesionalisme Pendidik di SMP BP Gresik Rosyidi, Muh. Hasyim
Mudir : Jurnal Manajemen Pendidikan Vol. 5 No. 1 (2023): January : Mudir: Jurnal Manajemen Pendidikan
Publisher : Prodi. Manajemen Pendidikan Islam, Fakultas Tarbiyah, Institut Pesantren Sunan Drajat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55352/mudir.v5i1.764

Abstract

The administration of the madrasa head in expanding educator impressive skill incorporates: a) The idealized influence element, which includes: The madrasa head constructs the responsibility of every educator to work on their skill, has thoughts in satisfying learning support, makes RKM and orders programs then disperses them, conveys the vision and mission of the madrasa. b) The element of inspirational motivation, specifically: The madrasa's principal always inspires, motivates, and provides excellent examples. c) The scholarly excitement part, specifically: Every issue is communicated to the teacher by the head of the madrasa, either in person or through meetings, and the teacher is always included in seminars and workshops. d) The factor of individual consideration, which includes: The head of the madrasa always listens to teachers' ideas and comes up with solutions, always rewards outstanding teachers, and places teachers based on their interests, skills, and abilities. The supporting variables for the groundbreaking authority of the madrasa head in expanding educator amazing skill are: a) The capacity of the madrasa head to prepare educators. b) The teacher has the confidence of the madrasa's principal. c) Monetary and supporting offices. d) The top of the madrasah who gives inspiration and backing to instructors. In the mean time, the repressing elements for the groundbreaking administration of the madrasah head in further developing educator amazing skill are: a) The head of the madrasah doesn't like the teacher's personality. b) The enthusiasm of various educators. c) The foundation's leaders did not necessarily agree with all of the madrasa's ideas. d) Older teachers who are unfamiliar with cutting-edge technology.
PENERAPAN PEMBELAJARAN BERBASIS PROYEK (PJBL) DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA Muh Ibnu Sholeh; Nur ‘Azah; Dinar Ayu Tasya'; Sokip; Asrop Syafi’i; Sahri; Hasyim Rosyidi; Zainur Arifin; Siti Fatinnah binti Ab Rahman
Jurnal Tinta Vol. 6 No. 2 (2024): Jurnal Tinta
Publisher : Universitas Al-Qolam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35897/jurnaltinta.v6i2.1484

Abstract

Penelitian ini mengeksplorasi penerapan Pembelajaran Berbasis Proyek (PjBL) dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa di MA Al-Chodidjah Jombang. Tujuan utama penelitian ini adalah untuk menilai bagaimana PjBL dapat mempengaruhi keterampilan berpikir kritis siswa dan mengidentifikasi faktor-faktor yang mendukung keberhasilan implementasi PjBL di lingkungan pendidikan Islam. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan analisis dokumen. Subyek penelitian terdiri dari siswa kelas X dan XI serta guru di MA Al-Chodidjah Jombang. Teknik pengambilan data meliputi observasi langsung selama proses pembelajaran, wawancara mendalam dengan siswa dan guru, serta analisis dokumen seperti rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP) dan hasil proyek siswa. Teknik analisis data dilakukan dengan metode analisis tematik untuk mengidentifikasi pola dan tema yang muncul dari data yang dikumpulkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan PjBL secara signifikan meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa, meningkatkan keterlibatan mereka dalam pembelajaran, dan memperkuat keterampilan kolaboratif. Siswa menunjukkan peningkatan dalam kemampuan analisis, evaluasi, dan sintesis informasi melalui proyek-proyek yang diberikan. Guru berperan penting sebagai fasilitator dalam mendorong siswa untuk berpikir kritis dan mandiri. Temuan ini mendukung hasil penelitian sebelumnya yang menyatakan bahwa PjBL efektif dalam mengembangkan keterampilan berpikir kritis dan kolaboratif siswa. Kesimpulannya, PjBL merupakan metode pembelajaran yang efektif untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis di MA Al-Chodidjah Jombang, dengan dukungan perencanaan yang baik dan bimbingan guru yang efektif.
PEMBUATAN SPRINKLER SEMI OTOMATIS BERBASIS KRAN BAGI PETANI CABAI DI KALURAHAN GIRIHARJO Herdiman, Lobes; Hanif Putra Susetyo, Mohammad; Aslam Sumaryono, Lafie; Hasyim Rosyidi, Yusril
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 8, No 11 (2025): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v8i11.%p

Abstract

Desa Giriharjo, Kecamatan Panggang, Kabupaten Gunungkidul, memiliki potensi pertanian yang besar pada komoditas cabai dan bawang. Namun, keterbatasan air akibat kondisi geografis karst serta metode penyiraman manual yang masih banyak digunakan menjadi kendala utama dalam meningkatkan produktivitas. Kegiatan pengabdian masyarakat ini memperkenalkan sistem sprinkler semi otomatis berbasis kran yang sederhana, hemat biaya, dan mudah diterapkan. Instalasi dilakukan dengan jarak antar nozzle 4 meter untuk memastikan distribusi air merata pada lahan cabai. Hasil penerapan menunjukkan bahwa sprinkler mampu mengurangi kebutuhan tenaga kerja, meningkatkan efisiensi penggunaan air, serta mempercepat proses penyiraman dibandingkan metode manual. Selain itu, keterlibatan petani dalam proses pemasangan dan perawatan meningkatkan pemahaman teknis serta kemandirian dalam pengelolaan sistem. Dengan demikian, teknologi sprinkler semi otomatis ini terbukti sebagai solusi tepat guna yang mampu mendukung keberlanjutan pertanian hortikultura di Desa Giriharjo.
Development of a Multicultural Curriculum to Enhance Student Tolerance in Senior High School Sholeh, Muh Ibnu; Azah, Nur; Arifin, Zainur; Rosyidi, Hasyim; Sokip, Sokip; Syafi’I, Asrop; Sahri, Sahri
IJE : Interdisciplinary Journal of Education Vol. 2 No. 3 (2024): November, Interdisciplinary Journal of Education (IJE)
Publisher : Sumber Belajar Sejahtera

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61277/ije.v2i3.147

Abstract

This study aims to explore how the development of a multicultural curriculum can enhance student tolerance at SMA Trenggalek. The main focus of the research is on the implementation of a multicultural curriculum that includes the integration of multicultural content into various subjects, extracurricular activities that support diversity, and specialized training for teachers. The research method employed is qualitative with a case study approach, involving school principals, teachers, students, and staff as research subjects. Data were collected through observations, in-depth interviews, and documentation. Data analysis was conducted thematically. The findings indicate that the implementation of a multicultural curriculum at SMA Trenggalek has a significant positive impact on students' attitudes towards tolerance. The integration of multicultural content in subjects such as Indonesian language and history helps students understand and appreciate cultural diversity and the nation's history. Extracurricular activities like cultural festivals and interfaith discussions serve as platforms for students to interact and learn firsthand about various cultures and beliefs. Additionally, intensive teacher training ensures that multicultural values are effectively applied in the teaching process. The impact of the multicultural curriculum is evident in the increased tolerance among students, the reduction of conflicts between students from different backgrounds, and the creation of a more inclusive learning environment. Students become more open to differences, reducing prejudice and stereotypes, and are more active in collaborating with peers from diverse backgrounds.