Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search
Journal : Ana Bulava Jurnal Pendidikan Anak

PERAN GURU DALAM MENINGKATKAN KREATIVITAS ANAK MELALUI ALAT PERMAINAN PAPAN STIK PINTAR DI TK PAUD PELITA BANGSA DESA BILO KABUPATEN TOLI-TOLI Samsiar1, Samsiar1; Kasmiati; Hildawati
Ana' Bulava: Jurnal Pendidikan Anak Vol. 3 No. 2 (2022)
Publisher : Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini (PIAUD), Instutut Agama Islam Negeri (IAIN) Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24239/abulava.Vol3.Iss2.90

Abstract

Anak usia dini adalah kelompok anak yang berada dalam proses pertumbuhan dan perkembangan yang bersifat unik dalam arti memiliki pola pertumbuhan dan perkembangan (koordinasi motorik halus dan motorik kasar) intelegensi (daya pikir, daya cipta, kecerdasan emosi dan kecerdasan spiritual) sosial emosional (sikap dan perilaku serta agama) bahasa dan komunikasi yang khusus dengan tingkat pertumbuhan dan perkembangan maka dibutuhkan peran guru untuk mewujudkan proses perkembangan yang maksimal khususnya pada perkembangan kreativitas.Hasil penelitian ini menunjukan tiga tahapan peran guru dalam meningkatkan kreativitas anak melalui permainan papan stik pintar yaitu tahapan pembelajaran,tahapan pelaksanaan dan tahaapan penilaian.
PENERAPAN PERMAINAN TRADISIONAL CONGKLAK DAN GALASIN DALAM MENGEMBANGKAN KEMAMPUAN KOMUNIKASI DAN INTERAKSI SOSIAL ANAK DI TK ALKHAIRAAT 1 PUSAT PALU Srisuryani; Kasmiati; ufiyah ramlah
Ana' Bulava: Jurnal Pendidikan Anak Vol. 4 No. 1 (2023)
Publisher : Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini (PIAUD), Instutut Agama Islam Negeri (IAIN) Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24239/abulava.Vol4.Iss1.109

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh penerapan permainan tradisional congklak dan galasin dalam mengembangkan kemampuan komunikasi dan interaksi sosial anak. Dalam penelitian ini menggunakan metode penelitian pendekatan kualitatif, teknik pengumpulan data didapatkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, teknik analisis data yang digunakan adalah reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data. Sedangkan keabsahan data akan diperkuat dengan malakukan teknik pemeriksaan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa: Pertama, sebelum bermain Guru mengenalkan media dan alat-alat yang akan digunakan oleh peserta didik untuk bermain congklak dan galasin, guru mengumpulkan, menjelaskan, mengabsen serta menghitung jumlah anak, guru mengawasi dan mendampingi anak dalam bermain.Kedua, Faktor pendukung yaitu kemampuan guru dalam menerapkan permainan congklak dan galasin.Sedangkan faktor penghambatnya keterbatasan waktu yang membuat anak belum merasa puas dalam bermain congklak dan galasin.
PENGGUNAAN MEDIA GAMBAR DALAM MENGEMBANGKAN BAHASA ANAK MELALUI METODE BERCERITA DI TK BINA POTENSI SIS AL JUFRI TATURA PALU Sitti Fatimah; Retoliah; Kasmiati
Ana' Bulava: Jurnal Pendidikan Anak Vol. 4 No. 2 (2023)
Publisher : Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini (PIAUD), Instutut Agama Islam Negeri (IAIN) Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24239/abulava.Vol4.Iss2.142

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh penggunaan media gambar dalam mengembangkan bahasa anak melalui metode bercerita. Dalam penelitian ini menggunakan metode penelitian pendekatan kualitatif, teknik pengumpulan data didapatkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, teknik analisis data yang digunakan adalah reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data. Sedangkan keabsahan data akan diperkuat dengan malakukan teknik pemeriksaan. Hasil penelitian ini menunjukan penggunaan media gambar dalam proses pembelajaran dapat mengasah rasa ingin tahu anak serta dapat mengekspresikan imajinasinya, jika pemilihan gambar yang tidak sesuai dengan minat anak maka akan membuat anak menjadi bosan, maka hal yang menjadi solusi dalam pemilihan atau penggunaan media gambar harus sesuai dengan minat anak serta tema yang ada.
PEMBERIAN MENU MAKANAN TAMBAHAN DALAM MENCEGAH STUNTING PADA ANAK USIA DINI DI DESA BALANE KABUPATEN SIGI Adinda Thalia; Kasmiati; Hildawati
Ana' Bulava: Jurnal Pendidikan Anak Vol. 5 No. 1 (2024)
Publisher : Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini (PIAUD), Instutut Agama Islam Negeri (IAIN) Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24239/abulava.Vol5.Iss1.149

Abstract

Stunting sebagai gangguan pertumbuhan yang menggambarkan tidak tercapainya potensi pertumbuhan sebagai akibat status kesehatan atau nutrisi yang tidak optimal pada anak- anak. Untuk itu masa anak-anak sering dipandang sebagai fase yang sangat fundemental bagi perkembangan individu, karena pada fase inilah terjadi pembentukan dan perkembangan pribadi seseorang. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui bagaimana pemberian menu makanan tambahan dalam mencegah stunting pada anak usia dini di Desa Balane Kabupaten Sigi. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian lapangan dengan jenis penelitian kualitatif dan menggunakan desain deskriptif kualitatif, cara pengumpulan data yaitu melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap objek penelitian. Hasil penelitian, ada beberapa proses di dalam pemberian menu makanan tambahan, di antaranya pelibatan tim pencegah stunting, pendataan anak yang mengalami stunting yang dilakukan saat posyandu, memberikan makanan tambahan dengan gizi yang seimbang dan upaya pengenalan pencegahan stunting kepada masyarakat dengan penyuluhan. Dalam pemberian menu makanan tambahan untuk mencegah stunting ini dilakukan 24 kali dalam setahun, dalam 1 bulan ada 2 kali pemberian makanan tambahan. Untuk pemberian makanan tambahan untuk anak gizi kurang diberikan 60 hari serta anak gizi buruk diberikan 90 hari makanan tambahan. Dari proses tersebut ada beberapa kendala-kendala yang ada salah satunya disebabkan kurangnya perhatian orang tua kepada anak/kurangnya pemahaman orang tua terkait stunting dan masalah ekonomi orang tua. Kesimpulan dari Penelitian ini menunjukkan bahwa dengan adanya pemberian menu makanan tambahan di Desa Balane kabupaten Sigi memberikan efek yang positif yaitu presentase kasus stunting di Desa Balane mengalami penurunan. Dan diharapkan tidak ada lagi anak yang mengalami stunting.
PERAN GURU DALAM PENGENALAN HURUF ABJAD MELALUI MEDIA KARTU HURUF DALAM MENGEMBANGKAN KEMAMPUAN BERBAHASA PADA ANAK USIA DINI DI TK PGRI SINDUE KABUPATEN DONGGALA Eri Susan; Kasmiati; Ufiyah Ramlah
Ana' Bulava: Jurnal Pendidikan Anak Vol. 5 No. 1 (2024)
Publisher : Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini (PIAUD), Instutut Agama Islam Negeri (IAIN) Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24239/abulava.Vol5.Iss1.152

Abstract

Penelitian ini membahas tentang peran guru dalam pengenalan huruf abjad melalui media kartu huruf dalam mengembangkan kemampuan berbahasa pada anak usia dini di TK PGRI Sindue Kabupaten Donggala. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, teknik pengumpulan data, menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi, teknik analisis data menggunakan reduksi data,penyajian data dan verifikasi data. Hasil penelitian menunjukan bahwa peran guru dalam pengenalan huruf abjad melalui media kartu huruf dalam mengembangkan kemampuan berbahasa anak yaitu peran guru dalam tahap persiapan pembelajaran, tahap pelaksanaan, Peran guru dalam mengaplikasikan kartu huruf, Peran guru dalam mengucapkan huruf dengan baik, guru mengevaluasi pembelajaran dan mengevaluasi kemampuan berbahasa anak. Adapun faktor pendukungnya adalah : pertama Media yang menarik, kedua Motivasi guru. Faktor penghambatnya adalah : pertama Anak kurang fokus kedua Media yang kurang memadai ketiga Gangguan konsentrasi guru dalam menjelaskan materi keempat Gangguan perkembangan bahasa anak.
STRATEGI PENDIDIK DALAM MENGEMBANGKAN SIKAP TOLERANSI PESERTA DIDIK DI PAUD TERPADU MUTIARA HATI PALU Nurfadila M. Lamuke; Kasmiati; Kahar, M. Iksan
Ana' Bulava: Jurnal Pendidikan Anak Vol. 6 No. 1 (2025)
Publisher : Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini (PIAUD), Instutut Agama Islam Negeri (IAIN) Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24239/abulava.Vol6.Iss1.189

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi pendidik dalam mengembangkan sikap toleransi peserta didik di PAUD Terpadu Mutiara Hati Palu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan sikap toleransi pada anak usia dini merupakan aspek penting dalam membentuk karakter peserta didik. Di PAUD Terpadu Mutiara Hati Palu, sikap toleransi ditanamkan melalui kegiatan rutin seperti pembiasaan berdoa, pembagian kelas berdasarkan keyakinan, penanaman sikap tidak membeda-bedakan, penyediaan media pembelajaran bertema multikultural, serta perayaan hari besar agama dan kegiatan menonton film serta bercerita. Strategi ini diperkuat dengan keteladanan langsung dari pendidik dan keterlibatan peserta didik dalam kegiatan yang bersifat inklusif. Faktor pendukung dari strategi ini antara lain dukungan dari orang tua dan partisipasi aktif peserta didik, sementara faktor penghambatnya adalah kurangnya keterlibatan sebagian orang tua dalam kegiatan yang diselenggarakan. Implikasi dari penelitian ini menyarankan pentingnya sinergi antara pendidik dan orang tua dalam mendukung perkembangan sikap toleransi serta perlunya penelitian lanjutan yang lebih mendalam agar pengembangan sikap toleransi pada anak usia dini dapat dilaksanakan secara lebih efektif.
PERSEPSI ORANG TUA PETANI TERHADAP PENTINGNYA PENDIDIKAN ANAK USIA DINI DI TK NYIUR HIJAU DESA BAKALINGA KECAMATAN BULAGI UTARA KABUPATEN BANGGAI KEPULAUAN Ashari S. Hammadi; Kasmiati; Kahar, M. Iksan
Ana' Bulava: Jurnal Pendidikan Anak Vol. 6 No. 2 (2025)
Publisher : Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini (PIAUD), Instutut Agama Islam Negeri (IAIN) Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24239/abulava.Vol6.Iss2.214

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui persepsi orang tua petani terhadap pentingnya pendidikan anak usia dini di TK Nyiur Hijau Desa Bakalinga Kecamatan Bulagi Utara Kabupaten Banggai Kepulauan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian meliputi kepala sekolah, guru, dan orang tua petani. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar orang tua petani memiliki persepsi positif, mereka menyadari bahwa PAUD dapat membantu anak dalam pengembangan karakter, kedisiplinan, kesiapan mental dan akademik sebelum memasuki jenjang SD. Faktor-faktor yang memengaruhi persepsi ini antara lain latar belakang pendidikan orang tua, kondisi ekonomi, dan pengalaman pribadi mereka. Peran guru dan kepala sekolah juga sangat signifikan dalam membangun kesadaran orang tua melalui komunikasi dan keterlibatan aktif. Penelitian ini memberikan rekomendasi bagi sekolah dan pemerintah agar lebih intensif dalam menyosialisasikan pentingnya pendidikan usia dini di masyarakat petani.
PENERAPAN EDUPARENTING DALAM MENGEMBANGKAN KARAKTER ANAK DI PAUD TK IT PELITA HATI PALU Zakia; Kasmiati; Ramlah, Ufiyah
Ana' Bulava: Jurnal Pendidikan Anak Vol. 6 No. 2 (2025)
Publisher : Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini (PIAUD), Instutut Agama Islam Negeri (IAIN) Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24239/abulava.Vol6.Iss2.219

Abstract

Penelitian ini membahas penerapan edu parenting dalam mengembangkan karakter anak di PAUD TK IT Pelita Hati Palu. Rumusan masalah dalam penelitian ini mencakup: (1) bagaimana penerapan edu parenting terhadap perkembangan kepribadian anak; dan (2) apa saja kendala serta solusi dalam penerapannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui proses reduksi, penyajian, dan verifikasi, serta diuji keabsahannya dengan triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program edu parenting mencakup kegiatan seperti parenting day, sosialisasi program sekolah (tentang perkembangan anak usia dini, teknik pengasuhan positif, serta manajemen emosi orang tua), dan pertemuan rutin setiap tiga bulan. Program ini berkontribusi dalam membentuk karakter anak, khususnya dalam hal kedisiplinan dan nilai-nilai agama. Evaluasi program dilakukan melalui observasi langsung dan pelaporan perkembangan anak kepada orang tua. Adapun kendala dalam penerapan meliputi kurangnya waktu orang tua, perbedaan pola asuh, serta keterbatasan pemahaman. Solusinya adalah peningkatan komunikasi antara sekolah dan orang tua, pelatihan pengasuhan, dan penguatan sinergi dalam pendidikan anak. Implikasi dari penelitian ini adalah pentingnya peningkatan kualitas pembelajaran, perluasan wawasan orang tua, peningkatan prestasi anak, pengembangan kemampuan mendidik, serta penguatan hubungan antara orang tua dan anak.