Claim Missing Document
Check
Articles

Membangun Komunitas yang Lebih Sehat: Meningkatkan Akses ke Layanan Kesehatan, Nutrisi, Kebugaran Terhadap Kesehatan Mental Anto J. Hadi; Didik Cahyono; Devin Mahendika; Kristiana Lylya; Dra. Nur Iffah; Nofri Yudi Arifin; Erdyna Dwi Etika
Jurnal Pengabdian West Science Vol 2 No 05 (2023): Jurnal Pengabdian West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jpws.v2i5.374

Abstract

Membangun masyarakat yang lebih sehat membutuhkan pendekatan komprehensif yang membahas keterkaitan antara layanan kesehatan, gizi, dan kesehatan mental. Penelitian ini mengeksplorasi pentingnya meningkatkan akses ke layanan kesehatan, memperbaiki gizi, menumbuhkan ketahanan terhadap tantangan kesehatan mental, dan mengintegrasikan komponen-komponen ini untuk mencapai efek sinergis. Penelitian ini menyoroti manfaat dari perawatan terintegrasi, termasuk hasil kesehatan yang lebih baik, pencegahan penyakit kronis, dan pendekatan pengobatan holistik. Berbagai metode, seperti model perawatan kolaboratif, alat skrining, sistem koordinasi perawatan, dan kemitraan komunitas, dibahas sebagai strategi yang efektif untuk mengintegrasikan komponen-komponen ini. Namun, tantangan seperti sistem perawatan kesehatan yang terfragmentasi, sumber daya yang terbatas, stigma, dan kesenjangan pelatihan perlu diatasi. Arah ke depan mencakup dukungan kebijakan, pelatihan interdisipliner, solusi teknologi, pelibatan masyarakat, dan penanganan faktor penentu sosial kesehatan. Dengan mengintegrasikan layanan kesehatan, nutrisi, dan kesehatan mental, masyarakat dapat menciptakan lingkungan yang mendorong kesehatan dan kesejahteraan yang optimal bagi semua individu.
Hubungan Sosial Budaya Dengan Upaya Pencegahan TBC di Puskesmas Makale Kabupaten Tana Toraja Erni Yetti R.; Zadrak Tombeg; Anto J. Hadi
Jurnal Ners Vol. 7 No. 2 (2023): OKTOBER 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v7i2.16393

Abstract

Tuberkulosis merupakan salah satu penyakit menular yang masih menjadi masalah kesehatan utama di Indonesia. Meskipun telah ada upaya pencegahan dan pengobatan yang signifikan, TBC tetap menjadi penyebab utama kematian di banyak negara, termasuk di Indonesia khususnya Kabupaten Tana Toraja, Provinsi Sulawesi Selatan. Faktor-faktor sosial budaya ini memainkan peran penting dalam penyebaran penyakit dan upaya pencegahannya. Oleh karena itu, penting untuk memahami hubungan antara faktor sosial budaya dan pencegahan TBC di Puskesmas Makale, Kabupaten Tana Toraja. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur hubungan antara faktor sosial budaya dengan upaya pencegahan TBC di Puskesmas Makale, Kabupaten Tana Toraja. Jenis dan desain penelitian kuantitatif dengan rancanga cross sectional study yang dilakukan di Puskesmas Makale Kabupaten Tana Toraja pada Mei 2023. Populasi dan sampel penelitian ini terdiri dari masyarakat yang tinggal di Kabupaten Tana Toraja, khususnya mereka yang mendapatkan layanan kesehatan di Puskesmas Makale sebanyak 217 yang dipilih menggunakan metode total sampel. Pengumpulan dan pengolahan data yang digunakan merupakan data primer dan sekunder menggunakan kuesioner, serta analisis statistik dengan uji chi-square dan regresi logistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan (p=0,001), kesadaran masyarakat (p=0,002), peran kebudayaan lokal (p=0,001) dan akses pelayanan kesehatan (p=0,001) berhubungan dengan upaya pencegahan TBC dan variabel yang paling berhubungan adalah akses pelayanan kesehatan dengan nilai Exp (B)= 25,715. Kesimpulan diperoleh bahwa pendidikan, kesadaran masyarakat, peran kebudayaan lokal dan akses pelayanan kesehatan merupakan upaya pencegahan TBC. Dengan memahami faktor-faktor sosial budaya yang mempengaruhi pencegahan TBC, dan Puskesmas Makale dapat merancang strategi yang lebih efektif dan terintegrasi untuk mengatasi masalah ini. Penelitian ini dapat memberikan wawasan yang berharga tentang pendekatan yang tepat dalam mempromosikan pencegahan TBC yang efektif dengan memperhatikan aspek sosial budaya masyarakat Tana Toraja.
Faktor yang Berhubungan dengan Budaya Pemberian ASI Eksklusif di Puskesmas Makale Selatan Kabupaten Tana Toraja Zadrak Tombeg; Erni Yetti R.; Anto J. Hadi; Saskiyanto Manggabarani
Jurnal Ners Vol. 7 No. 2 (2023): OKTOBER 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v7i2.16436

Abstract

Tana Toraja Regency is experiencing cultural changes and modernization that can affect the practice of exclusive breastfeeding. Technological developments and outside cultural influences can cause shifts in traditional values ??and practices. The Tana Toraja culture has conflicting values ??related to the practice of exclusive breastfeeding. For example, traditional values ??that respect and prioritize family ties can go hand in hand with the practice of exclusive breastfeeding. However, other cultural factors such as customs involving supplementary feeding of infants may conflict with this practice. Cultural factors that involve the role of the family and society can be an obstacle in the practice of exclusive breastfeeding. This study aims to identify cultural factors that support exclusive breastfeeding. Type and design of a quantitative study using a cross-sectional study design conducted at the Makale Selatan Public Health Center, Tana Toraja Regency from May to June 2023. The population and sample were all 108 breastfeeding mothers with accidental sampling as the sample. The collection and processing of the data used were primary and secondary data using a questionnaire, as well as statistical analysis using the chi-square test and logistic regression. The results showed that the role of the elderly (p=0.017), the role of the family (p=0.001), religious and belief factors (p=0.014), traditions and cultural heritage (p=0.001) were related to the culture of exclusive breastfeeding, and the role of the elderly was the variable most related to Exp (B) = 12.320. The conclusion is that the role of the elderly, the role of the family, religious and belief factors and traditions and cultural heritage are factors that cause a culture of exclusive breastfeeding, so that programmed education efforts are needed regarding sustainable prenatal classes. By knowing these factors, appropriate strategies and interventions can be developed to promote the practice of exclusive breastfeeding in Tana Toraja District.
Edukasi Aktivitas Fisik dalam Pencegahan Obesitas di Madrasah Tsanawiyah Aisyiyah Kota Binjai Saskiyanto Manggabarani; Anto J. Hadi; Syamsopyan Ishak
Jurnal Pengabdian Masyarakat Ilmu Kesehatan Vol 1, No 1 (2020): Edisi Januari
Publisher : LPPM Institut Kesehatan Helvetia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33085/.v1i1.4601

Abstract

Obesitas merupakan masalah epidemi kesehatan yang sangat penting terjadi pada anak-anak hingga orang dewasa khususnya pada masa remaja, hal ini menjadi penyebab kematian kelima di tingkat global. Obesitas dapat menyebabkan meningkatnya risiko penyakit degeneratif dan kematian. Obesitas juga dilaporkan sebagai sebuah fenomena kompleks yang dipengaruhi oleh genetik dan keluarga. Peningkatan prevalensi keseluruhan obesitas pada anak-anak dan remaja disebabkan oleh faktor lingkungan, dan khususnya perilaku terkait dengan diet atau pola makan dan aktivitas fisik terutama keseimbangan positif antara pengeluaran energi dan asupan energi merupakan penyebab yang mendasari kemungkinan obesitas. Diagnosis dan penanganan obesitas sangat sulit dan harus dilakukan berhati-hati, karena anak masih dalam proses pertumbuhan. Oleh karena itu, upaya yang lebih penting adalah mencegah terjadinya obesitas pada anak sedini mungkin dan untuk itu dibutuhkan peran orang tua dalam pengawasan pertumbuhan anak. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah memberikan edukasi aktivitas fisik dalam pencegahan obesitas di madrasah tsanawiyah aisyiyah kota binjai. Metode yang dilakukan yaitu penyuluhan dan pembagian lefleat tentang pengertian, gejala , etiologi penyebab terjadi obesitas, dampak serta upaya pencegahan. Pengembangan program pengabdian masyarakat lebih optimal dengan integrasi program kegiatan akademik sekolah, dinas dan pemerintah terkait yang dilakukan secara berkala dan berkelanjutan.
Mask-Wearing Behavior towards COVID-19 Prevention Erni Yetti Riman; Zadrak Tombeg; Anto J Hadi; Haslinah Ahmad; Fahrizal Alwi
Jurnal Aisyah : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol 8, No 2: June 2023
Publisher : Universitas Aisyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (633.388 KB) | DOI: 10.30604/jika.v8i2.1788

Abstract

COVID-19 is an infectious disease caused by a coronavirus that occurs in the digitalization era and has become a global pandemic that can attack various age groups and hinder various types of activities. This study was to analyze the relationship between the behavior of wearing masks and the prevention of COVID-19. This study was a quantitative correlation with a cross-sectional design approach. 58 were applied and selected using accidental sampling. Data were collected using a questionnaire and analyzed using the chi-square and logistic regression. The results showed that knowledge (p=0.003), attitude (p=0.and 001), duration of eating at food stalls (p=0.021), personal protective equipment (p=0.041), health checks (p=0.041), behavior using masks (p=0.003) associated with the prevention of COVID-19, and of the four variables the most related is knowledge with a value of Exp (B)=11.466, p=0.033. The conclusion was obtained that the behavior of using masks is related to the prevention of COVID-19. It is hoped that the use of masks by health workers and the public in a disciplined manner during activities in public facilities or crowded places must be followed by other actions such as maintaining distance in crowded places and diligently washing hands with antiseptic soap to reduce the rate of spread and prevent transmission of the deadly virus. Abstrak: COVID-19 merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh virus corona yang terjadi di era digitalisasi dan telah menjadi pandemi global yang dapat menyerang berbagai kelompok umur dan menghambat berbagai jenis aktivitas. Penelitian ini untuk menganalisis hubungan antara perilaku memakai masker dengan pencegahan COVID-19. Penelitian ini bersifat kuantitatif korelasional dengan pendekatan desain cross sectional. 58 diterapkan dan dipilih menggunakan sampling aksidental. Data dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner dan dianalisis menggunakan chi-square dan regresi logistik. Hasil penelitian menunjukkan pengetahuan (p=0.003), sikap (p=0.dan 001), lama makan di warung makan (p=0.021), alat pelindung diri (p=0.041), pemeriksaan kesehatan (p=0.041), perilaku menggunakan masker (p=0,003) berhubungan dengan pencegahan COVID-19, dan dari keempat variabel yang paling berhubungan adalah pengetahuan dengan nilai Exp (B) = 11,466, p = 0,033. Didapatkan kesimpulan bahwa perilaku penggunaan masker berhubungan dengan pencegahan COVID-19. Diharapkan penggunaan masker oleh tenaga kesehatan dan masyarakat secara disiplin saat beraktivitas di fasilitas umum atau tempat keramaian harus diikuti dengan tindakan lain seperti menjaga jarak di tempat keramaian dan rajin mencuci tangan dengan sabun antiseptik sehingga dapat mengurangi laju penyebaran dan mencegah penularan virus mematikan tersebut.
Peran Pola Makan Berisiko Sebagai Prediktor Obesitas: Studi Observasional pada Kelompok Remaja di Kota Padangsidimpuan Anto J. Hadi; Lucy Widasari; Hapiz Arlanda Sani; Erni Yetti R; Zadrak Tombeg; Saskiyanto Manggabarani
Journal Malnutrition, Public Health and Local Wisdom Nutrition Vol. 1 No. 1 (2026): Journal Malnutrition, Public Health and Local Wisdom Nutrition
Publisher : PT Bukuloka Literasi Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65307/jmphlwn.v1i1.102

Abstract

Obesitas remaja merupakan masalah kesehatan masyarakat yang dipengaruhi oleh interaksi faktor biologis, perilaku, dan lingkungan. Pola makan berisiko ditandai oleh tingginya konsumsi makanan padat energi (gorengan/fast food), minuman berpemanis, makanan ultra-proses, serta rendahnya konsumsi serat dari buah dan sayur diperkirakan berperan sebagai prediktor utama terjadinya obesitas. Bukti lokal berbasis komunitas diperlukan untuk memetakan faktor diet yang paling berkontribusi pada risiko obesitas remaja di Kota Padangsidimpuan. Menganalisis peran pola makan berisiko sebagai prediktor kejadian obesitas pada kelompok remaja di Kota Padangsidimpuan. Penelitian kuantitatif analitik dengan desain observasional potong lintang pada remaja di Kota Padangsidimpuan. Sampel diperoleh menggunakan teknik accidental sampling dengan jumlah responden (n=136). Data pola makan dikumpulkan menggunakan kuesioner frekuensi konsumsi/food frequency questionnaire (FFQ) dan diklasifikasikan menjadi pola makan berisiko rendah dan tinggi berdasarkan skor standar angka kecukupan gizi. Status obesitas ditentukan melalui pengukuran antropometri (berat badan dan tinggi badan) dan dikategorikan menggunakan indikator IMT menurut umur (IMT/U) dengan rujukan standar WHO. Analisis mencakup univariat, uji bivariat (Chi-square), serta regresi logistik untuk memperoleh prevalence odds ratio (POR) dan 95%CI (α=0,05). Proporsi remaja dengan pola makan berisiko tinggi sebesar (64,0%) dan prevalensi obesitas sebesar (50,0%). Pola makan berisiko tinggi berhubungan bermakna dengan obesitas (p<0,05) dan tetap menjadi prediktor setelah pengendalian kovariat utama jenis kelamin dengan POR (14,22; 95% CI 4,66–43,45). Pola makan berisiko merupakan prediktor penting kejadian obesitas pada remaja di Kota Padangsidimpuan. Disarankan penguatan edukasi gizi, pembatasan konsumsi minuman berpemanis dan makanan ultra-proses, peningkatan akses buah-sayur, serta intervensi berbasis sekolah dan keluarga untuk membentuk kebiasaan makan sehat. Kata kunci: Pola Makan Berisiko; Obesitas; Remaja; Prediktor; IMT/U.
Pengetahuan K3 dan Kepatuhan Keselamatan terhadap Perilaku Berkendara Siswa SMA di Padangsidimpuan: Cross-Sectional Study Nayodi Permayasa; Anto J. Hadi; Lucy Widasari; Asdi Lastari; Saskiyanto Manggabarani; Syamsopyan Ishak
Journal Malnutrition, Public Health and Local Wisdom Nutrition Vol. 1 No. 1 (2026): Journal Malnutrition, Public Health and Local Wisdom Nutrition
Publisher : PT Bukuloka Literasi Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65307/jmphlwn.v1i1.103

Abstract

Tingginya penggunaan kendaraan bermotor oleh siswa SMA meningkatkan risiko terjadinya kecelakaan lalu lintas. Rendahnya perilaku berkendara aman pada remaja menunjukkan perlunya kajian terkait faktor-faktor yang memengaruhi keselamatan berkendara, khususnya pengetahuan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), sikap, dan kepatuhan terhadap keselamatan berkendara. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pengetahuan K3, sikap terhadap keselamatan berkendara, dan kepatuhan keselamatan terhadap perilaku berkendara aman pada siswa SMA di Kota Padangsidimpuan. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain cross-sectional study. Populasi penelitian adalah siswa SMA di Kota Padangsidimpuan yang menggunakan kendaraan bermotor, dengan jumlah sampel sebanyak 96 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan dianalisis secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square dengan tingkat kemaknaan p < 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan K3, sikap terhadap keselamatan berkendara, dan kepatuhan keselamatan berkendara berpengaruh secara signifikan terhadap perilaku berkendara aman pada siswa SMA (p < 0,05). Pengetahuan K3, sikap positif, dan kepatuhan keselamatan berkendara merupakan faktor penting dalam membentuk perilaku berkendara aman pada siswa SMA. Diperlukan upaya edukasi keselamatan berkendara yang komprehensif dan berkelanjutan untuk menurunkan risiko kecelakaan lalu lintas pada kelompok pelajar. Kata kunci: pengetahuan K3; sikap keselamatan; kepatuhan keselamatan; perilaku berkendara; siswa SMA
Keragaman Jenis Fast Food Sebagai Indikator Konsumsi Fast Food Remaja: Cross Sectional Study Anto J. Hadi; Lucy Widasari; Asdi Lastari; Saskiyanto Manggabarani; Syamsopyan Ishak; Nayodi Permayasa
Journal Malnutrition, Public Health and Local Wisdom Nutrition Vol. 1 No. 1 (2026): Journal Malnutrition, Public Health and Local Wisdom Nutrition
Publisher : PT Bukuloka Literasi Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65307/jmphlwn.v1i1.104

Abstract

Konsumsi fast food pada remaja meningkat seiring perubahan lingkungan pangan, kemudahan akses, dan paparan pemasaran makanan tidak sehat. Secara global, pola konsumsi makanan tidak sehat pada anak dan remaja juga dipengaruhi agresivitas pemasaran dan ketersediaan pilihan makanan berdampak pada kenaikan prevalensi overweight dan obesitas pada anak dan remaja. Menganalisis hubungan keragaman jenis fast food dengan konsumsi fast food pada remaja. Jenis penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional study pada 86 remaja di Kelurahan Batunadua Julu Kota Padangsidimpuan serta pengambilan sampel secara accidental sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner penelitian. Analisis data menggunakan uji Chi-square (α=0,05). Responden didominasi laki-laki (54,7%) dan usia 12-13 tahun (52,3%), serta keragaman jenis fast food ditemukan hubungan kuat dengan konsumsi fast food pada remaja dengan nilai p (0,000) < 0,05. Konsumsi fast food pada remaja dipengaruhi oleh keragaman jenis fast food. Sehingga perlu memperkuat kebijakan lingkungan pangan di masyarakat  seperti pembatasan promosi penjualan makanan tidak sehat, edukasi gizi dan literasi media. Kata kunci: Remaja; Konsumsi Fast Food; Pemasaran Makanan; Edukasi Gizi.
Implementasi Program Keselamatan dan Kesehatan Kerja Rumah Sakit (K3RS) dalam Menurunkan Risiko Kecelakaan Kerja Tenaga Kesehatan: Studi Cross-Sectional Asdi Lastari; Anto J. Hadi; Lucy Widasari; Saskiyanto Manggabarani; Syamsopyan Ishak; Nayodi Permayasa
Journal Malnutrition, Public Health and Local Wisdom Nutrition Vol. 1 No. 1 (2026): Journal Malnutrition, Public Health and Local Wisdom Nutrition
Publisher : PT Bukuloka Literasi Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65307/jmphlwn.v1i1.105

Abstract

Rumah sakit merupakan lingkungan kerja dengan tingkat risiko tinggi terhadap kecelakaan kerja, khususnya pada tenaga kesehatan yang terpapar berbagai bahaya kerja. Upaya pengendalian risiko kecelakaan kerja dilakukan melalui penerapan program keselamatan dan kesehatan kerja rumah sakit (K3RS), namun implementasinya di berbagai rumah sakit masih menunjukkan variasi. Menganalisis hubungan implementasi Program K3RS dengan risiko kecelakaan kerja tenaga kesehatan di RSUD Padangsidimpuan. Penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional study pada 67 tenaga kesehatan di RSUD Padangsidimpuan dengan teknik pengambilan sampel accidental sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner penelitian dan dianalisis menggunakan uji Chi-square (α = 0,05). Responden didominasi oleh perempuan (56,7%) dan kelompok usia >30 tahun (56,7%). Hasil analisis menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara implementasi Program K3RS dengan risiko kecelakaan kerja tenaga kesehatan dengan nilai p = 0,002 (< 0,05). Risiko kecelakaan kerja tenaga kesehatan dipengaruhi oleh implementasi Program K3RS. Oleh karena itu, diperlukan penguatan penerapan K3RS melalui peningkatan komitmen manajemen, pelatihan keselamatan kerja, pengawasan penggunaan alat pelindung diri, serta pengembangan budaya keselamatan kerja di rumah sakit. Kata kunci: K3RS; Kecelakaan Kerja; Tenaga Kesehatan; Rumah Sakit.
Implementasi K3 dalam Kegiatan Tanggap Darurat Bencana Banjir Bandang oleh Petugas Relawan Muhammad Riswal; Anto J. Hadi; Lucy Widasari; Asdi Lastari; Saskiyanto Manggabarani; Syamsopyan Ishak; Nayodi Permayasa
Journal Malnutrition, Public Health and Local Wisdom Nutrition Vol. 1 No. 1 (2026): Journal Malnutrition, Public Health and Local Wisdom Nutrition
Publisher : PT Bukuloka Literasi Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65307/jmphlwn.v1i1.106

Abstract

Banjir bandang dikategorikan sebagai bencana alam yang menimbulkan ancaman substansial terhadap kesejahteraan dan status kesehatan para relawan yang berpartisipasi dalam respons tanggap darurat bencana. Lingkungan yang tidak bersahabat, kondisi yang tidak pasti, serta defisit perlengkapan dan fasilitas meningkatkan potensi risiko cedera kerja dan kondisi medis terkait pekerjaan di kalangan relawan. Integrasi Prinsip-prinsip Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) sangat krusial untuk menjaga keamanan relawan serta menjamin efisiensi operasi penanggulangan bencana. Kajian ini bertujuan untuk mengevaluasi penerapan K3 dalam upaya respons darurat terhadap banjir bandang yang dilakukan oleh tenaga relawan. Pendekatan metodologis yang diadopsi melibatkan tinjauan literatur komprehensif terhadap publikasi jurnal ilmiah, buku, laporan dari badan nasional dan internasional, serta kerangka hukum yang relevan dengan K3 dan manajemen bencana. Studi tersebut mengindikasikan bahwa penerapan prinsip-prinsip Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) melibatkan identifikasi potensi bahaya dan evaluasi risiko, pemanfaatan perangkat pelindung diri, program pelatihan bagi sukarelawan, pengelolaan jadwal kerja dan periode istirahat, serta mekanisme kolaborasi yang efisien. Temuan riset ini menggarisbawahi bahwa komitmen terhadap K3 yang terstruktur dan kontinu mutlak diperlukan untuk mereduksi potensi ancaman dalam tugas relawan dan mengoptimalkan keberhasilan misi respons bencana banjir bandang. Kata kunci: Keselamatan dan Kesehatan Kerja, Tanggap Darurat, Banjir Bandang, Relawan.
Co-Authors Abd Hakim Husen Abdul Majid Abdullah A.A Abdullah AA Abdullah AA Ade Lisna Harahap Adelfia Soleman Adi Antoni Adi Antoni Adi Antoni Ahmad Safii Hasibuan ahmad yani Ahmad, Haslinah Alprida Alprida Harahap Alprida Harahap Alprida Harahap Alwi, Fahrizal Aminuddin Syam Andriya Risdwiyanto Anita Syafriyanti ARIEF BUDI PRATOMO Arisa Armyn Nurdin Asdi Lastari Asdi Lastari Asriwati Amirah Asriwati, Asriwati Aulia Putri Aulia Putri Bambang Sucipto Bintang Cahyono Kaelan, Cahyono Camelia Viaduri Darmawanti wanti Devin Mahendika Dewani Harahap Dewi Rizki Nurmala Dhety Chusumastuti Didik Cahyono Dra. Nur Iffah Eddy Silamat Edwinn Sallipadang Edy Sujoko Eki Candra Eli Kusuma Daulay Elinda Tarigan Elli Diana Siregar Enta Marlina Harahap Erni Yetti R Erni Yetti R Erni Yetti R Erni Yetti R Erni Yetti R Erni Yetti R Erni Yetti R. Erni Yetti Riman Erni Yetti Riman Erni Yetti.R Etika, Erdyna Dwi Etty Sri Hertini Eva Khoiriyah Harahap Eva Santi Eva Santi Lubis Fahrepi, Reza Farida Utaminingtyas Fatma Mutia Giopani Simbolon Halinah Ahmad Hapiz Arlanda Sani Hasbina Wildani Haslina Ahmad Haslinah Ahmad Haslinah Ahmad Haslinah Ahmad Hasni Yaturramadhan Hatta, Herman Herman Hatta Hotma Royani Siregar Ida Hannum Idawati Idawati Ikrima Daulay Ikrimah Pohan Indra Martua Nasution Indra Maulana Intan Yusvita Sari Nasution Irawati Harahap Irawati Irawati Irawaty Djaharuddin Irfan Said Ishak, Syamsopyan Ismail Efendy Jaya Hia, Trisman Jitasari Tarigan Sibero Julfikar Julfikar Junedi Sitorus Juni Andriani Rangkuti Khairunnisa Butar-Butar Kristiana Lylya Lindawati Lucy Widasari Lucy Widasari Lucy Widasari Maryanti, Endang Masnilam Hasibuan Matius Rantesalu Matius Rantesalu Megawati Mhd. Idris Lubis Muh. Ayyub Amin Muhammad Badiran Muhammad Riswal Muhammad Tahir Namora Lumongga Lubis Napitupulu, Mastiur Napitupulu, Natar Fitri Natar Fitri Napitupulu Nayodi Permayasa Nayodi Permayasa Nazaruddin Nasution Nefonavratilova Ritonga Nofri Yudi Arifin Nu'man AS Daud Nur Hamdani Nur Nur Hamdani Nur Nur Hamima Harahap Nurhalimah Nurhalimah Batubara Nurhalimah Batubara Nurhamimah Nurrahmani, Nurrahmani Owildan Wisudawan Owildan Wisudawan Owildan Wisudawan Owildan Wisudawan B Owildan Wisudawan B Owildan Wisudawan B Permayasa, Nayodi Rabiul Marzuki Siregar Rahmat Al Hidayat Rangkuti, Juni Andriani Rate, Suherman Reza Fahrepi Ridwan Amiruddin Ririn Ariska Nasution Rismawati Rismawati Rizky Syahriani Putri Rudi Hadisaputro Rusdiyah Sudirman Made Ali Said, Irfan Said, Irfan Saiful Bahri Halomoan Hasibuan Saskiyanto Manggabarani Saskiyanto Manggabarani Saskiyanto Manggabarani Saskiyanto Manggabarani Selfi Bunga Sholatiah Sihombing, Cipto Marianto Simanjorang, Asyiah Sri Bulan Srianty Siregar Sugiyanto Sugiyanto Sukri Palluturi Sumardi Sudarman, Sumardi Sumarlan Sumarlan, Sumarlan Suryanti Syamsopyan Ishak Syamsopyan Ishak Syamsu Rijal Tombeg, Zadrak Yayat Suharyat Yetti R, Erni Yuli Arisyah Siregar Yuli Arisyah Siregar Yuli Arisyah Siregar Yunizar Yunizar Yusnina Maisyaroh Yusuf Efendi Zadrak Tombeg Zadrak Tombeg Zadrak Tombeg Zadrak Tombeg Zadrak Tombeg Zadrak Tombeg Zadrak Tombeg Zadrak Tombeg Zuraidah Nasution