Claim Missing Document
Check
Articles

INOVASI STRATEGIS DALAM MENGELOLA LIMBAH AMPAS TEBU (Saccharum officinarum L.) PADA LINGUNGAN MASYARAKAT MELALUI DAUR ULANG KREATIF DI DESA TUNTUNGAN II Rahmadina, Rahmadina; Jannah, Nuri; Maurito, Nurul; Aina, Nurul; Mindayani, Mindayani; Alifio, Haziq
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 5 (2024): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v7i5.1719-1722

Abstract

Limbah mengacu pada produk sampingan atau residu yang dihasilkan dari berbagai kegiatan industri atau rumah tangga. Oleh karena itu, sangat penting untuk memanfaatkan kembali limbah ampas tebu ini menjadi produk yang tidak hanya mengurangi dampak buruk terhadap lingkungan tetapi juga berfungsi sebagai bahan kerajinan tangan yang memiliki potensi artistik dan menguntungkan bagi masyarakat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui keunggulan ampas tebu, komposisinya, dan produksi produk turunan ampas tebu. Hasil akhir dari olahan produk ampas tebu yang dibuat merupakan produk terpilih berupa cup gelas.
PEMANFAATAN LIMBAH SAYURAN PASAR MENJADI MIKROORGANISME LOKAL (MOL) SEBAGAI UPAYA MENGURANGI PENCEMARAN LINGKUNGAN DI PANCUR BATU DELI SERDANG SUMATERA UTARA Rahmadina, Rahmadina; Hariani, Widia; Rubiyah, Rubiyah; Puspita, Delawanti; Aprilia, Anisa
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 5 (2024): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v7i5.1698-1703

Abstract

Limbah pasar merupakan hal yang dapat memberikan dampak negatif pada lingkungan jika tidak ditangani dengan baik. Oleh karena itu, untuk mengurangi dampak negatif tersebut maka perlu suatu upaya pengelolaan  untuk menghasilkan produk yang bermanfaat. Kegiatan ini dilakukan di pasar pancur batu, kabupaten deli serdang, sumatera utara. Melalui inovasi ini diharapkan tidak banyak lagi limbah sayuran di pasar yang dibiarkan hingga benar-benar busuk dan menimbulkan bau dan merusak keestetikaan pasar. Pembuatan pupuk cair mikroorganisme lokal (MOL) dari limbah pasar diolah dengan penambahan bioaktivator EM4 (effective microorganisms) dan molase. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengurangi pencemaran lingkungan di pasar pancur batu, deli serdang, sumatera utara dan  mendorong penggunaan pupuk organik yang ramah lingkungan dan berpotensi meningkatkan produktivitas tanaman. Prosedur penelitian ini yaitu melakukan observasi, sosialisasi dan pelatihan. Adapun parameter yang diamati adalah parameter fisik. Hasil dari pengabdian masyarakat ini  diharapkan dapat bisa menjadi solusi dari pengurangan limbah yang ada di pasar pancur batu dan masyarakat jadi memanfaatkan pupuk cair mikroorganisme lokal (MOL) sebagai pupuk pada tanaman mereka.
PENGARUH PEMBERIAN EKSTRAK BUNGA TELANG (SEDIAAN GEL) TERHADAP EKSPRESI GEN Rahmadina, Rahmadina; Chairiah, Nabila Putri; Marbella, Nayla Putri; Anggreini, Fany; Julianti, Amanda; Salsabila, Nazwa; Adriani, Khairunisa
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 7 No. 3 (2024): Volume 7 No 3 Tahun 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v7i3.29862

Abstract

Bunga telang (Clitoria ternatea L.) mengandung senyawa fenolik yang dapat berperan sebagai antioksidan dan mendonorkan hidrogen sehingga menstabilkan kekurangan elektron pada radikal bebas. Bunga tersebut juga memiliki kandungan lain seperti ternatin, vitamin C, vitamin B, serta berbagai kandungan antioksidan (flavonoid, delphinidin, kaempfeol, dan p-Coumaric acid). Penelitian ini betujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian ekstrak bunga telang dalam bentuk sediaan gel terhadap ekspresi gen
UTILIZATION OF KECOMBRANG FRUIT PEEL (Etlingera elatior (Jack) RMSm) AS A MOUTHWASH TO PREVENT MOUTH ULCERS AND DENTAL CARIES Rahmadina, Rahmadina; Mayasari, Ulfayani
Jurnal Bioteknologi & Biosains Indonesia (JBBI) Vol. 11 No. 2 (2024)
Publisher : BRIN - Badan Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55981/jbbi.2024.8591

Abstract

Kecombrang fruit is used by the community as a food ingredient but actually the skin of this kecombrang fruit can be used as a mouthwash for the development of dental caries. This study aims to evaluate the preparation of mouthwash formulations with the addition of kecombrang fruit peel extract. The work procedure starts from extraction, phytochemical testing, antimicrobial testing of extracts, and evaluation of mouthwash preparations. The results contained secondary metabolites in the form of alkaloids, fla-vonoids, tannins, and saponins. Evaluation of mouthwash preparation with pH test is 5.0-5.6, organoleptic test which does not change significantly, viscosity test at 20% and 30% concentration is 1.0193 cP and 1.0061 cP, and antimicrobial test with inhibi-tion diameter on Streptococcus mutans and Candida albicans is 11.3 mm and 11.1 mm. In conclusion, mouthwash with added extracts can inhibit the growth of microbes that cause mouth ulcers and tooth decay.
Problem-based learning quartet cards development assisted by QR code: Critical thinking on environmental change Damanik, Alfina Sukma Hayati; Rahmadina, Rahmadina
JPBIO (Jurnal Pendidikan Biologi) Vol 10, No 2 (2025): November 2025
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31932/jpbio.v10i2.5515

Abstract

Conventional biology learning methods make students less active during the learning process. The lack of interactive media also causes students to have difficulty understanding the material, resulting in low critical thinking skills. This study aims to develop a Problem-Based Learning (PBL) based quartet card media assisted by QR codes on the topic of environmental change to improve students’ critical thinking skills. The research method used was Research and Development with the ADDIE model (Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation). The research subjects were 34 students of class X4. The assessment instruments included needs analysis, expert validation sheets, teacher and student response questionnaires, and pretest–posttest evaluations. The results showed that the PBL-based quartet cards assisted by QR codes obtained a validity score of 89% from media experts and 98% from material experts. The quartet cards were also categorized as very practical based on students' responses score of 90% and teachers' responses score of 93%. The N-Gain test obtained a score of 0.76, with a percentage of 76%, which falls into the high category. Therefore, the Problem-Based Learning (PBL) based quartet card media assisted by QR codes is declared valid, practical, and effective for supporting biology learning.
Pengaruh Panjang Entres Pada Teknik Sambung Pucuk (grafting) dan Lama Penyungkupan Terhadap Keberhasilan Bibit Tanaman Durian (Durio zibenthinus Murr) Ariani, Nur Syahfitri; Rahmadina, Rahmadina; Selvia, Irda Nila
BioEksakta : Jurnal Ilmiah Biologi Unsoed Vol 7 No 4 (2025): BioEksakta
Publisher : Fakultas Biologi Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.bioe.2025.7.4.18045

Abstract

Sebagian besar buah durian di Indonesia berasal dari pohon-pohon yang sudah tua sehingga tingkat produksinya relative rendah. Oleh karena itu, perlu adanya regenerasi tanaman baru melalui bibit yang berkualitas dan produksi tinggi. Tanaman durian (Durio zibenthinus) produksinya tidak merata sepanjang tahun. Sehingga untuk mempertahankan dan memproduksi buah durian yang berkualitas dan bermutu baik yaitu dengan metode perbanyakan vegetatif sambung pucuk (Grafting) yang mampu menghasilkan benih yang bermutu. Sambung pucuk adalah teknik perbanyakan vegetatif dengan menyatukan entres dengan batang bawah dari tumbuhan yang sejenisnya. Peneltiian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh panjang entres dan lama penyungkupan serta kombinasi perlakuan panjang entres dan lama penyungkupan terhadap keberhasilan bibit tanaman durian dengan teknik sambung pucuk (grafting). Penelitian ini menggunakan metode Rancangan Acak Kelompok (RAK) pola faktorial yang terdiri dari dua perlakuan. Faktor pertama yaitu panjang entres (P) dengan taraf P1 = entres 7 cm, P2 = entres 14 cm, P3 = entres 21 cm. Faktor kedua yaitu lama penyungkupan W1 = sungkup 4 minggu, W2 = sungkup 6 minggu, W3 = sungkup 8 minggu. Sehingga diperoleh 9 kombinasi dengan 3 kali pengulangan. Hasil dari penelitian perlakuan panjang entres menunjukkan berpengaruh nyata terhadap parameter jumlah daun 7 MSP dan 8 MSP, jumlah daun terbanyak pada panjang entres 14 cm (P2) serta berpengaruh nyata terhadap keberhasilan sambung hidup tertinggi pada panjang entres 7 cm (P1). Perlakuan lama penyungkupan menunjukkan berpengaruh nyata terhadap semua parameter, lama penyungkupan terbaik pada lama penyungkupan 4 minggu (W1). Kombinasi perlakuan panjang entres dan lama penyungkupan menunjukkan berpengaruh nyata terhadap semua parameter, kombinasi perlakuan terbaik pada kombinasi panjang entres 14 cm dan lama penyungkupan 4 minggu (P1W1). Hasil pengamatan dari penampang melintang batang perlakuan panjang entres 14 cm dan lama penyungkupan 8 minggu (P2W3) secara kualitatif terlihat sempurna antara pertautan batang atas dan batang bawah, tidak tampak adanya bekas sambungan. Kata kunci : Durian, Sambung Pucuk (grafting), Panjang Entres, Lama Penyungkupan.
Evaluation of dietary vitamin C supplementation on growth performance and oxidative responses of pacific whiteleg shrimp Juvenile Littopenaeus vannamei Boone Rifai, Ratnawati Rifai; Sani, Asrianti; Fauziah Nurdin; Bustamin, Bustamin; Rahmadina, Rahmadina
Jurnal Akuakultur Indonesia Vol. 25 No. 1 (2026): Jurnal Akuakultur Indonesia
Publisher : Indonesian Society of Scientific Aquaculture (ISSA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19027/jai.25.1.92-104

Abstract

Vitamin C cannot be synthesized by shrimp and must be obtained from dietary sources; however, its supply through feed is often insufficient. This study aimed to evaluate the growth performance and oxidative response of juvenile whiteleg shrimp (Litopenaeus vannamei) supplemented with dietary vitamin C. Juvenile shrimp at the PL-25 stage, acclimated to a salinity of 20 ppt, were stocked into 16 rearing containers, each filled with 40 L of seawater from a total 250 L fiberglass tank. Each container contained 20 juveniles with an initial average body weight of 0.001 g per individual. The rearing period lasted 60 days, during which shrimp were fed three times daily. The feeding rate (FR) was initially set at 11% of body weight for the first 30 days and then reduced to 7% thereafter. The experimental design followed a completely randomized design (CRD) consisting of four treatments and four replicates: A (0 mg/kg), B (150 mg/kg), C (300 mg/kg), and D (450 mg/kg) of dietary vitamin C supplementation. The results showed that supplementation of vitamin C at 300 mg/kg diet produced the best growth performance (RGR, PER, FCR) and survival rate, which were positively correlated with SOD enzyme activity. The oxidative response parameters (HSI and MDA) showed the lowest values in this optimal treatment. The highest growth performance was obtained from the treatment with 300 mg vitamin C/kg diet, achieving a relative growth rate of 4,358.6%, the lowest MDA concentration of 3.58 ± 0.37 nmol/L, and the highest SOD activity of 88.35 ± 2.22 U/mL enzyme. Keywords:  growth, oxidative responses, shrimp, vitamin C   Abstrak Vitamin C tidak dapat disintesis oleh udang, zat ini dapat diperoleh dari pakan namun pasokannya masih belum mencukupi. Tujuan dari penelitian ini untuk menguji kinerja pertumbuhan dan respon oksidatif juvenil udang vaname dengan suplementasi vitamin C dalam pakan. Juvenil udang vaname PL 25, yang telah diadaptasikan di salinitas 20 ppt ditebar pada 16 wadah pemeliharaan yang diisi dengan air laut volume 40 L dari volume total bak fiber 250 L dengan jumlah total juvenil 20 ekor dan rata-rata berat awal juvenile 0,001 g/ekor; waktu pemeliharaan udang;selama 60 hari dengan pemberian pakan tiga kali perhari dan jumlah pakan ditentukan dengan FR 11% dan setelah pemeliharaan 30 hari FR diturunkan menjadi 7%. Rancangan penelitian menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan empat taraf perlakuan dan empat ulangan dengan komposisi perlakuan; A (dosis 0 mg/kg), B (dosis 150 mg/kg). C (dosis 300 mg/kg) D (dosis 450 mg/kg). Hasil penelitian menunjukkan bahwa suplementasi vitamin C dosis 300 mg/kg pakan menghasilkan kinerja pertumbuhan (LPR, REP, RKP) dan TKH terbaik dan berkorelasi dengan aktivitas enzim SOD.  Hasil uji respons oksidatif (IHS dan MDA) menunjukan hasil terendah pada perlakuan terbaik di penelitian ini. Kinerja pertumbuhan optimal diperoleh dari trreatment 300 mg vitamin C/kg sebesar 4.358.6% dengan nilai MDA terendah 3,58 ± 0,37 nmol/L dan aktivitas SOD tertinggi 88,35 ± 2,22 Unit/mL enzim. Kata kunci:  pertumbuhan, respons oksidatif, udang vaname, vitamin C
Pengaruh Pemberian IAA Dan BAP Terhadap Pertumbuhan Vegetatif Timun Suri (Cucumis melo L.) Pada Sistem Aeoroponik Zannah, Miftahul; Rahmadina, Rahmadina
Journal of Pharmaceutical and Sciences JPS Volume 9 Nomor 1 (2026)
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas Tjut Nyak Dhien

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36490/journal-jps.com.v9i1.1446

Abstract

Suri cucumber (Cucumis melo L.) is a local horticultural commodity with high economic value; however, its productivity remains relatively low due to the use of conventional cultivation systems. This study aims to determine the effect of Indole Acetic Acid (IAA) and Benzyl Amino Purine (BAP) application and their interaction on the vegetative growth of Suri cucumber cultivated in a vertical aeroponic system. A factorial completely randomized design (CRD) with two factors was employed: IAA concentration (0, 50, and 100 ppm) and BAP concentration (0, 25, and 50 ppm), each with three replications. The observed parameters included plant height, number of leaves, and root length. Data were analyzed using two-way analysis of variance (ANOVA) followed by Duncan's Multiple Range Test (DMRT) at a 5% significance level. The results showed that the application of IAA and BAP significantly affected several vegetative growth parameters of Suri cucumber, particularly plant height. The interaction between IAA and BAP exhibited a synergistic response in enhancing vegetative growth in the aeroponic system. It can be concluded that the combination of IAA and BAP in a vertical aeroponic system has the potential to serve as an effective and sustainable alternative cultivation technology to increase Suri cucumber productivity.
The Flash Card Sebagai Media Petunjuk Penggunaan Insulin di Puskesmas Paal Merah I Kota Jambi: FLASH CARD SEBAGAI MEDIA PETUNJUK PENGGUNAAN INSULIN DI PUSKESMAS PAAL MERAH I KOTA JAMBI Rahmadina, Rahmadina; Andriani, Medi; Sutrisno, Deni
Jurnal SOLMA Vol. 12 No. 3 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v12i3.13018

Abstract

Background: Diabetes Mellitus is a type of disease that occurs due to abnormalities in insulin secretion. Many cases occur patients are not compliant in using drugs due to lack of patient knowledge and understanding. This study aims to see if there is an influence of knowledge already and before the provision of Flash card media as education for diabetes mellitus patients at the Paal Merah I Health Center in Jambi City. Methods: Pre-experimental pretest-posttest research. The sample of this study consisted of 57 samples. Data collection in this study was using pretest-posttest and secondary data. The analysis used Wilcoxon's statistical test with p Value = 0.000. Results: There was an increase in knowledge in diabetes mellitus patients who used insulin with p value = 0.000. Determinants associated with the incidence of diabetes mellitus are gender, age and occupation. Conclusion: Increased knowledge in diabetes mellitus patients using insulin
PENGARUH PEMBERIAN POC AIR KELAPA, BONGGOL PISANG DAN SABUT KELAPA TERHADAP PERTUMBUHAN TANAMAN BAYAM MERAH (Amaranthus tricolor L.) Wahyuni, Sri; Rahmadina, Rahmadina; Idris, M.
EDUPROXIMA : Jurnal Ilmiah Pendidikan IPA Vol 7, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Bhinneka PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/.v7i1.5695

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan konsentrasi pemberian POC air kelapa, bonggol pisang dan sabut kelapa yang paling baik untuk digunakan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif eksperimental. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok Non Faktorial (RAK) yang terdiri dari 5 perlakuan dengan 5 ulangan. Pupuk POC air kelapa, bonggol pisang dan sabut kelapa yang terdiri dari 5 taraf  0 ml, 5 ml, 10ml, 15 ml dan 20 ml. Hasil penelitian diuji menggunakan uji Anova dan uji lanjut DGLM (Duncan General Model). Hasil penelitian ini dari konsentrasi POC air kelapa, bonggol pisang dan sabut kelapa yang terbaik adalah 20 ml dengan tinggi tanaman dan luas daun yang terbaik untuk tinggi tanaman adalah 31.20 cm, luas daun 4.06 cm tumbuh dengan baik. Sedangkan dosis yang terbaik untuk klorofil adalah 10 ml. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa pemberian POC air kelapa, bonggol pisang dan sabut kelapa berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan tanaman bayam merah (Amaranthus tricolor L.) dengan parameter tinggi tanaman, luas daun, dan kadar klorofil.
Co-Authors Adriani, Khairunisa Ahmad Abdullah Aina, Nurul Alfi, Rizky Afifah Alfiani Sekar Melati Alfira, Della Alifio, Haziq Almurdi Almurdi Andriani, Medi Anggraini, Gusnia Anggraini, Tri Vanesa Anggreini, Fany Anisa Aprilia Anriani, Epa Aprilia, Tiara Ariani, Nur Syahfitri Arifal, Muh Arifin, Abin Riyan Arya, M. Ashari, Maya Asir, Alhafidz Asrianti Sani Atun, Silvi Audi, Fanya Audina, Nida Ayu Puspita Azhari, Raisa Azzahra, Andi Mutiara Baehaqi Br Tarigan, Rindi Atika Bustamin Bustamin Chairiah, Nabila Putri Chaniago, Yuyun Amalia Chatarina Umbul Wahyuni Damanik, Alfina Sukma Hayati Dwi Anggraini Dwitya Elvira, Dwitya Efrida Efrida Elen Agustina Faisal, Agung Fanadillah, Yurike Fatih, Muhammad Imam Fatmawati Fatmawati Fauziah Nurdin Febriansyah Febriansyah Fitri, Nadia Ginung Pratidina Hafizah, Ummi Haholongan, Rutinias Harahap, Jihan Nur Alifia Harahap, Uswatun Hasanah Hardiansyah, Elan Hariani, Widia Hasanah, Nurul Fizah Hasibuan, Dinda Lestari Hasibuan, Linda Mayanti Hasibuan, Telni Rusmi Tantri Hasriana, Eli Hasyifa, Najwa Herawati, Putri Amelia Herman, Deddy Herry Sutarto Ladjang Hidayani, Sri Husnarika Febriani, Husnarika Hutasuhut, Melfa Aisyah Ikraami , Reksa Dzul Ilmi, Lu’lu’ Irda Nila Selvia Jannah, Nuri Julianti, Amanda Jupani, Indah Amelia Khairani, Aulia A'yun Khairani, Dwi Khairuna Khairuna Kholilawati, Nelly Kusumapradja, Rokiah Leni Widiarti, Leni Lestari, Anggie Septia Lestari, Sri Murni Ayu Lubis, Annisa Lubis, M Azhar Lubis, Wisuda Pramarta M. Idris Manalu, Kartika Marbella, Nayla Putri Mardiah, Ros Masniladevi, Masniladevi Maurito, Nurul Mawarni, Devi Mayasari, Ulfayani Mindayani, Mindayani Muhammad Aji Nugroho Muhammad Idris Munthe, Yuli Agustinah Nasution, Aulia Mahira Nasution, Rahmadani Nauva Adila Nelvia, Repi Nisa, Dea Fahrum Nugroho, Muhammad Agung Nur, Hammed Nurfazila, Nurfazila Nurhazizah, Refina Prayogi Prayogi Pulungan, Adrian Azhari Puspita, Delawanti Puspita, Siti Neni Putri, Annisyah Tri R. Septian Angga Saputra RAHAYU, WIDYA Rahma, Fazira Rahmadhina, Jestiana Al Kayrani Rahman, Febrian Batara Aditya Raihanah Abiyah Julia Lavenita Rasyida, Wan Ridha Reflina Reflina Rezi, Datuk Fahrul Ridha, M Sa'id Rifai, Ratnawati Rifai Rima Anggraini, Rima Rizky Yulion Rosa, Siti Rosmadani, Wiwid Rubiyah, Rubiyah Russilawati, Russilawati Ruwaida, Salma Salim, Diaz Sya’bania Salsabila, Nazwa Saman Abdurrahman Samsinar Samsinar Sapar Sapar Saputri, Widia Azhari Sari, Leli Mustika Sari, Wanti Puspita Sativa, Selvi Oriza Septika Rudiamon Shafa Salsabila, Qothrunnada Sifa, Nurharija Awaliah Simanjuntak, Putri Dea Firsta Sinaga, Anjelita Siregar, Rivahni Situmorang, Vickasyah Ramadani Sri Wahyuni Sukanti Sukanti Sundari, Lia Sutrisno, Deni Syafira, Haiyu Asy Syafi’i, Muhammad Tarigan, Natasya Tegar Wibisono, Apra tiara dewi Tirta, Maura Najwa Noor Raina Tiwi, Dinda Dian Tri Suci Handayani Triyudha, Garibaldi Utami, Elifia Dwi Wahyuni, Risdah Wirdani, Hidayah Yuliani, Anisa Dwi Zahra, Fitri Az Zahratul Idami Zahro, Adinda Husna Fatia Zannah, Miftahul