Claim Missing Document
Check
Articles

Pendekatan Scientific Aproach Yang Terintegrasi dalam Model Pembelajaran Berbasis Proyek (PBP) Sebagai Upaya Pencapaian Kompetensi Ilmiah Mahasiswa Pada Program Studi Pendidikan Fisika FKIP UPR Saulim D.T. Hutahaean; Muhammad Nawir; Theo Jhoni Hartanto
JURNAL PENDIDIKAN Vol 18 No 2 (2017): Jurnal Pendidikan
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52850/jpn.v18i2.941

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengimple-mentasikan Pembelajaran Pendekatan Scientific Aproach yang Terintegrasi dalam Model Pembelajaran Berbasis Proyek (PBP)Sebagai Upaya Pencapaian Kompetensi Ilmiah Mahasiswa PadaProgram Studi Pendidikan Fisika FKIP UPR. Secara rincikompetensi yang diteliti adalah keterampilan mahasiswa dalam: a)melakukan perencanaan, b) melakukan perancangan,c) melaksanakan penyelidikan, dan d) melakukan pelaporan.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studikasus dan desain penelitian praeksperimen dengan rancangan OneGroup Pretest-Posttest Design, dimana sampel penelitian ini adalah48 orang mahasiswa prodi fisika yang sedang menempuh mata kuliahpengembangan program pengajaran fisika. Data kuantitatif diperolehmelalui tes kinerja dan tes kognitif yang kemudian dianalisis secaradeskriptif. Hasil penelitian menunjukan bahwa implementasiPembelajaran Pendekatan Scientific Aproach yang Terintegrasidalam Model Pembelajaran Berbasis Proyek (PBP) membawadampak pada penguasaan keterampilan mahasiawa dalam hal a)melakukan perencanaan kategori cukup baik, b) melakukanperancangankategori baik, c) melaksanakan penyelidikan kategorisangat baik, dan d) melakukan pelaporan kategori baik.
Peran Orang Tua Terhadap Pengetahuan Seks Pada Anak Usia Dini Sulfasyah Sulfasyah; Muhammad Nawir
Equilibrium: Jurnal Pendidikan Vol 4, No 2 (2016): EQUILIBRIUM JURNAL PENDIDIKAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (452.288 KB) | DOI: 10.26618/equilibrium.v4i2.504

Abstract

Setiap orang tua harus berperan penting dalam mendidik anak tentang pendidikan seks kepada anak namun masih ada beberapa orang tua yang menganggap tabuh. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui peran orang tua terhadap pengetahuan seks pada anak usia dini, Jenis penelitian yang dilakukan adalah penelitian kualitatif. Informan ditentukan secara purposive sampling, berdasarkan karakteristik informan yang telah ditetapkan yaitu orang tua yang mempunyai anak Usia Dini. Teknik pengumpulan data yaitu observasi, dokumentasi dan wawancara mendalam. Teknik analisis data melalui berbagai tahapan yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan, sedangkan teknik keabsahan data menggunakan triangulasi sumber, waktu dan teknik. Hasil penelitian menunjukan bahwa pentingnya peran orang tua dalam mendidik anak tentang pendidikan seks anak usia dini agar anak dapat mengetahui fungsi-fungsi alat refroduksinya dan anak dapat menjaga diri jika berada diluar rumah dan anak dapat mewaspadai orang-orang yang berada disekitarnya baik itu orang yang tidak dikenalinya maupun orang yang dikenalinya. Adapun kendala orang tua dalam melakukan sosialisasi pendidikan seks kepada anak yaitu karena terlalu tingginya bahasa yang orang tua sampaikan kepada anak sehingga anak tidak dapat memahami apa yang dikatakan oleh orang tua, dan juga karena kurangnya perhatian anak kepada orang tua dalam menerima pengajaran pendidikan seks anak ini. Kata Kunci : Peran Orang Tua, Pendidikan Seks, Anak Usia Dini.
Kesetaraan Gender Pegawai Dinas Pertanian Hidayah Quraisy; Muhammad Nawir
Equilibrium: Jurnal Pendidikan Vol 3, No 1 (2015): EQUILIBRIUM JURNAL PENDIDIKAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (210.843 KB) | DOI: 10.26618/equilibrium.v3i1.518

Abstract

Setiap masyarakat, baik laki-laki maupun perempuan pada dasarnya berhak memperoleh keadilan gender terutama kepada kaum perempuan. Keadilan gender yang dimaksud adalah adanya derajat dan posisi yang setara antara laki-laki dan perempuan di dalam masyarakat untuk melakukan aktivitas diberbagai bidang seperti bidang pekerjaan khususnya. Tujuan penelitian adalah (i) Mengetahui bagaimana persepsi masyarakat terhadap kesetaraan gender. (ii) Mengetahui mengapa kesetaraan gender di Dinas Pertanian Kabupaten Takalar belum terjadi. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dan teknik Purposive Sampling.Teknik penelitian observasi, wawancara, dan dokumentasi.Kategori yang digunakan yaitu informan kunci dan informan umum. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa, (i) Persepsi masyarakat terhadap kesetaraan gender adalah perempuan dapat memperoleh kebebasan untuk beraktivitas di luar rumah seperti menuntut ilmu, bekerja sebagai pegawai kantoran tanpa adanya tekanan sehingga perempuan akan memiliki derajat yang sama dengan laki-laki dan tidak terjadi lagi penindasan terhadap perempuan. (ii) Kesetaraan gender pada Dinas Pertanian belum terjadi karena disebabkan oleh beberapa faktor yaitu faktor akses,  faktor partisipasi, faktor manfaat, dan faktor  kontrol. Serta peran dan pembagian kerja antara kaum laki-laki dan kaum perempuan masih kaum laki-laki yang mendominasi. Kata Kunci: Kesetaraan Gender, Pegawai Dinas, Pertanian
Tapak Suci dan Karakter Siswa Andi Sukri Syamsuri; Muhammad Nawir
Equilibrium: Jurnal Pendidikan Vol 4, No 2 (2016): EQUILIBRIUM JURNAL PENDIDIKAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (321.19 KB) | DOI: 10.26618/equilibrium.v4i2.496

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana peranan tapak suci dalam membentuk karakter siswa di SMA Negeri 1 Malangke Kabupaten Luwu Utara. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah jenis penelitian bersifat kualitatif dengan bentuk deskriptif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian ini adalah siswa, dengan kriteria siswa yang ikut dalam ekstrakurikuler Tapak suci. Data dari hasil wawancara diorganisasikan, dikelompokkan, dan selama atau sesudah analisis data dilakukan telaah kepustakaan yang relevan dengan masalah penelitian ini. Kegiatan analisis data ialah mengatur, mengukur, mengelompokkan, memberikan kode, dan mengategorikannya. Proses pembentukkan karakter siswa dalam kegiatan ekstrakurikuler tapak suci di SMA Negeri 1 Malangke dilaksanakan seperti menanamkan nilai disiplin, seperti datang tepat waktu, menaati peraturan, dan disiplin beribadah. Nilai religius ditanamkan melalui berdoa sebelum dan sesudah latihan, wisata alam, melaksanakan shalat. Nilai kreatif ditanamkan melalui penguasaan jurus tapak suci dan melalui kegiatan seperti bakti sosial yang memancing daya pikir siswa. Nilai komunikatif ditanamkan melalui kegiatan dan penugasan kelompok serta siswa yang dekat dengan pelatih untuk bercerita masalahnya. Nilai menghargai prestasi ditanamkan melalui pemberiaan penghargaan bagi siswa yang menang pertandingan dan menerima kekalahan jika belum berhasil menang. Nilai cinta tanah air ditanamkan menggunaan seragam tapak suci dan bahasa resmi ketika latihan serta melalui pengajaran materi ke-tapak suci-an. Nilai peduli sosial ditanamkan melalui kegiatan yang berguna bagi kepentingan bersama seperti bakti sosial. Kata Kunci : Tapak Suci,Karakter, Siswa
Pembangunan Agrowisata Showfarm Syaribulan Syaribulan; Muhammad Nawir
Equilibrium: Jurnal Pendidikan Vol 3, No 2 (2015): EQUILIBRIUM JURNAL PENDIDIKAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (413.205 KB) | DOI: 10.26618/equilibrium.v3i2.445

Abstract

Penelitian yang dilaksanakan di Kecamamata Ulu Ere Kabupaten Bantaeng merupakan Jenis penelitian yang menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif dengan sasaran penelitian 10 orang berdasarkan tingkatan umur dari 25 sampai 62 tahun dengan memilih beberapa informan yang memiliki kriteria yang telah ditentukan oleh peneliti yakni masyarakat setempat  yang ada disekitar pembangunan agrowisata showfarm yang mengalami perubahan di Kecamatan Ulu Ere Kabupaten Bantaeng.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tanggapan masyarakat terhadap program agrowisata showfarm di Kecamataan Ulu Ere, dan untuk megetahui dampak agrowisata showfarm terhadap perubahan sosial ekonomi masyarakat  di kecamatan Ulu Ere Kabupaten Bantaeng.Dari hasil penelitian menunjukan bahwa tanggapan masyarakat mengenai program pembangunan agrowisata showfarm sangat baik dan dianggap suatu tempat wisata yang membawa keuntungan bagi masyarakat, dengan adanya agrowisata masyarakat setempat bisa berkenalan para pejabat atau pemerintah yang berkunjung. Adapun dampak yang ditimbulkan oleh agrowisata showfarm yaitu sebagai berikut:Dampak positif yaitu:  a). Dapat memperkenalkan hasil panen tanpa mengurangi biaya transfortasi b). Tempat perkumpulan para pemuda dan pemudi c). Sebagai salah satu lapangan pekerjaan d). Sering bertemu bapak bupati bantaeng  e). Tempat rekreasi Kata Kunci : Perubahan Sosial, Pembangunan, Agowisata.
Peran HPMM Cabang Alla Dalam Mengawal Kinerja Pemerintah Di Kabupaten Enrekang Muhammad Nawir; Suardi Suardi
JED (Jurnal Etika Demokrasi) Vol 2, No 2 (2017): JED (Jurnal Etika Demokrasi)
Publisher : Universitas of Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (734.058 KB) | DOI: 10.26618/jed.v2i2.1154

Abstract

This study aims to identify the role of HPMM Branch Alla on the performance of government in Enrekang Regency and to know the impacts of the community on the role of HPMM Branch Alla. The type of this research is descriptive qualitative method, data collection is used by observation, interview, documentation technique from photograph result, sound recording and archive owned by local government. The results of this study indicate that HPMM's role in community empowerment is to facilitate community preparation, bridging the interests of the community and the government, thus conflicts can be detected early. Another role is advocacy that is directed to the correlation of deviations, while the main mission is how to make the community self-governing and not to leave everything to be administered by the government. This means that HPMM Branch Alla became a government colleague in Enrekang Regency. For the social impact is divided into two, namely positive impact is communication, delivery of issues and policy making that is not in accordance with the government is easy with the help of HPMM Branch Alla as a facilitator (facilitator and motivator) and memperhatiakn elements of community participation. While the negative impact is with the presence of several parties / people who take personal advantage on behalf of the interests of the organization and the aspirations of the community. And some people who also have college kids assume that the organization will disturb or slow the period of college for their children.Keywords: Role, HPMM Alla Branch, Performance
Degradasi Budaya Modero (Studi Kasus Masyarakat Desa Lasunapa Kecamatan Duruka Kabupaten Muna) Muhammad Nawir
JED (Jurnal Etika Demokrasi) Vol 2, No 1 (2017): JED (Jurnal Etika Demokrasi)
Publisher : Universitas of Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (910.505 KB) | DOI: 10.26618/jed.v2i1.1142

Abstract

The main problem in this research is the degradation of modero culture arising from the presence of modernization and globalization in the life of society and the lack of public role to study the culture. This research aims to find out the preses of Modero culture degradation in Lasunapa Village of Duruka Sub-district of Muna District, impact of Modero culture degradation for Lasunapa Village of Duruka Sub-district of Muna District and role and function of Modero culture so it must be maintained. This type of research is descriptive qualitative research using data collection techniques through obeservation, interview, and documentation. This analysis is done by compiling and reducing data, displaying data concluded from various parties and providing verification to conclude. Based on the result of the research, it can be concluded that (1) Modero degradation process that happened in Lasunapa Village of Duruka Subdistrict of Muna Regency started from the new culture in society so that there was cultural mixing. (2) the negative impact of Modero's cultural degradation is the loss of the social values embodied in Modero's culture. while the positive impact of Modero's cultural degradation is that people can learn about various cultures in Indonesia. (3) the role and function of culture for the people of Desa Lasunapa sure besides can increase social solidarity among society also can increase good social interction among society.Keywords: Degradation, Culture, Madero
SISTEM DATA AKUISISI TEGANGAN LISTRIK DENGAN KONTROLLER EMBEDDED SYSTEM TERINTEGRASI Taufik Muchtar; Atika Tri Budi Utami; Lutfi; Muhammad Nawir
JURNAL ILMU KOMPUTER Vol 8 No 2 (2022): Edisi September
Publisher : LPPM Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/jiik.v8i2.239

Abstract

Permasalahan gangguan listrik dan alternatif pemecahannya semakin kompleks dan perlu penanganan secara cepat dan tepat. Penanganan yang tidak sesuai bisa berdampak pada biaya pemeliharaan yang sangat besar. Mengetahui akar masalah pada gangguan listrik adalah langkah awal yang harus dilalui sehingga proses telemetering untuk mendapatkan informasi perlu segera dilakukan. Sistem akuisisi merupakan bagian dari proses telemetering tersebut. Output penelitian ini adalah Sistem Data Akuisisi Tegangan Listrik dengan Controller Embedded System Terintegrasi. Sistem ini merupakan bagian dari Embedded system yang terintegrasi untuk troubleshooting dan saving energi listrik. Hasil penelitian menunjukkan hasil bahwa perangkat bekerja seperti yang diharapkan dan ditargetkan. Error pengujian perangkat dibandingkan dengan pengukuran tegangan listrik secara langsung dengan alat ukur sebesar, sebesar 0,17 % atau tingkat akurasi 99,83 %.
Efektifitas Metode Pembelajaran Discovery Learning Pada Proses Pembelajaran Sosiologi Di SMA Negeri 1 Maros Sebagai Optimalisasi Pemahaman Konsep Sosiologi Novia Damayanti; Agung Indra Wijaya; Muhammad Nawir
Jurnal Informasi Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2024): Februari : Jurnal Informasi Pengabdian Masyarakat
Publisher : Institut Nalanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47861/jipm-nalanda.v2i1.833

Abstract

The sociological learning process is very worrying in class XI IPS at SMAN 1 MAROS. This is caused by many things, such as the large number of students playing during the lesson. Therefore, teachers have a role to provide understanding to students, of course by applying appropriate learning methods. One learning method that can be used by teachers is the discovery learning method. Next, research was conducted at SMAN 1 MAROS to determine the effectiveness of the Discovery Learning method in providing students with an understanding of sociological concepts. Classroom action research (CAR) is a type of research in which teachers work together to improve class performance and student learning outcomes by planning, implementing, and thinking about what will be done. A total of 30 students in class XI IPS 1 UPT SMA Negeri 1 Maros were the subjects of this research. Classroom action research was conducted in two cycles, with four meetings per cycle, which included six learning process meetings and two meetings for learning outcomes tests. The sociology learning outcomes of class XI IPS 1 UPT SMA Negeri 1 Maros students can be improved by using the Discovery Learning Model. According to observations of student attitudes during classroom action research in cycle I and cycle II, the application of the Discovery Learning Model can increase the frequency of activeness and activity in the teaching and learning process.
Meningkatkan Hasil Belajar IPS Melalui Metode Card Sort Siswa Kelas V SD Negeri 2 Tongkuno Kabupaten Muna Wa Ode Zalniyati; Muhammad Nawir; Rubianto Rubianto
Jurnal Sadewa : Publikasi Ilmu Pendidikan, pembelajaran dan Ilmu Sosial Vol. 1 No. 3 (2023): Agustus : Publikasi Ilmu Pendidikan, pembelajaran dan Ilmu Sosial
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/sadewa.v1i3.86

Abstract

Improving Social Studies Learning Outcomes Through the Card Sort Method for Class V Elementary School 2 Tongkuno, Muna Regency. Thesis. Elementary school teacher education major. Faculty of teacher training and education, University of Muhammadiyah Makassar. Supervisor I Muhammad Nawir and advisor II Rubianto.The main problem in this study is the low social studies learning outcomes of fifth grade students at SD Negeri 2 Tongkuno, Muna Regency. The purpose of this study was to improve social studies learning outcomes at Tongkuno 2 Public Elementary School, Muna Regency.This type of research is classroom action research (CAR), which consists of two cycles and each cycle is held in three meetings. Research procedures include planning, implementing actions, observation, and reflection. The subjects in this study were fifth grade students of SD Negeri 2 Tongkuno, Muna Regency, for the 2022/2023 academic year, with a total of 20 students. 9 men and 11 women. Data collection techniques through observation techniques, tests and documentation. Data analysis techniques were carried out through descriptive statistics.The results showed that there was an increase in social studies learning outcomes for fifth grade students at SD Negeri 2 Tongkuno, Muna Regency. Seen in the pre-cycle the average value obtained was 61 with a classical completeness percentage of 35% then in the first cycle the average value obtained was 64.75 with a classical completeness percentage of 35% and in the second cycle it increased with an average value 83.5 with a classical completeness percentage of 90%.From the results of this analysis it was concluded that using the Card Sort method could improve the learning outcomes of fifth grade students at SD Negeri 2 Tongkuno, Muna Regency.