Claim Missing Document
Check
Articles

FORMULASI DAN UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK ETANOL DAUN PARIJOTO (MEDINILLA SPECIOSA BLUME) TERHADAP BAKTERI STAPHYLOCOCCUS AUREUS PADA SEDIAAN SPRAY ANTISEPTIK Setyowati, Endang; Fadel, Muhammad Nurul; Husna, Ulviani Yulia; Febrianisa, Sabila
IJF (Indonesia Jurnal Farmasi) Vol 8, No 2 (2023): INDONESIA JURNAL FARMASI
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/ijf.v8i2.2266

Abstract

Parijoto memiliki potensi sebagai antibakteri, daun parijoto berpotensi untuk di kembangkan menjadi sediaan antiseptik. Antiseptik tangan merupakan salah satu produk higienis sebagai antibakteri dan praktis penggunaannya. Penelitian ini bertujuan untuk melihat daya hambat setiap konsentrasi semprotan antiseptik ekstrak etanol daun parioto (Medinilla speciosa Blume) terhadap bakteri Staphylococcus aureus.Ekstrak daun pariote diambil dengan metode perendaman menggunakan pelarut etanol 70%. Konsentrasi ekstrak daun parioto yang dipake di semprotan antiseptik yaitu1%, 3% dan 5%. Enam formula yang digunakan pada penelitian ini yaitu Formula 1 (ekstrak murni 1%), Formula 2 kontrol negatif (base spray dengan Pariote 1%), Formula 3 (base spray dengan Pariote 1%), Formula 4 (base spray dengan Pariote 3%), Formula 5 (basic spray dengan Parioto 5%) dan formula 6 dengan kontrol positif (antiseptik antiseptik). Uji antibakteri pada perkembangan Staphylococcus aureus dengan metode difusi lempeng (Kirby-Bauer).Ekstrak daun parijoto positif mengandung senyawa fitokimia yang meliputi flavonoid, tanin, dan saponin. Spray antiseptik ekstrak etanol daun parijoto memenuhi persyaratan pada uji karakteristik fisik yang meliputi uji Organoleptis, uji pH, uji homogenitas dan uji hedonik. Hasil uji daya hambat spray antiseptik ekstrak etanol daun parijoto terhadap bakteri Staphylococcus aureus pada formula 1 memiliki zona hambat 7,5 mm, formula 2 tidak terdapat zona hambat, formula 3 zona hambatnya 7,9 mm, formula 4 zona hambatnya 9 mm, formula 5 zona hambatnya 9,2 mm dan formula 6 zona hambatnya 9,8 mm.Sediaan spray antiseptik ekstrak etanol daun parijoto (Medinilla speciosa Blume) terbukti mampu menghambat perkembangan bakteri Staphylococcus aureus kategori sedang yaitu berkisar 6-10 mm.
Uji Aktivitas Antioksidan Ekstrak dan Fraksi-Fraksi Herba Suruhan (Peperomia Pellucida L.) dengan Metode DPPH Besan, Emma Jayanti; Fadel, Muhammad Nurul; Dahbul, Nura Ali; Dameria, Gempita Hutami; Prasetyawan, Fendy
IJF (Indonesia Jurnal Farmasi) Vol 9, No 1 (2024): IJF (Indonesia Jurnal Farmasi)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/ijf.v9i1.2421

Abstract

Tanaman suruhan (Peperomia pellucida L.) merupakan tanaman yang secara empiris digunakan masyarakat dalam dunia pengobatan, berkaitan dengan kandungan antioksidannya yaitu flavonoid, alkaloid, tanin, saponin dan polifenol. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antioksidan fraksi n-heksan, etil asetat dan air dari ekstrak etanol herba suruhan dengan metode penangkapan radikal DPPH. Herba suruhan diekstraksi menggunakan etanol 70%, difraksinasi dengan n-heksan, etil asetat dan air dan dilakukan analisis antioksidan menggunakan metode DPPH. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masing-masing fraksi memiliki aktivitas antioksidan dengan nilai IC50 untuk fraksi n-heksan, etil asetat, air dan vitamin C berturut-turut adalah 74,44; 16,98; 38,26; 10,84 µg/mL. Hasil analisis statistika tidak ada perbedaan yang signifikan antara fraksi n-heksan, etil asetat dan air dari ekstrak etanol herba suruhan dengan kontrol positif vitamin C. Aktivitas antioksidan terbaik terdapat pada fraksi etil asetat.
AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK ETANOL DAUN PARIJOTO (Medinilla speciosa Blume) PADA SEDIAAN GEL HAND SANITIZER Fadel, Muhammad Nurul; Huda, Nurul; Hasriyani, Hasriyani; Besan, Emma Jayanti; Ayuningsih, Safitri
IJF (Indonesia Jurnal Farmasi) Vol 9, No 1 (2024): IJF (Indonesia Jurnal Farmasi)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/ijf.v9i1.2433

Abstract

Daun parijoto memiliki kandungan bahan kimia bioaktif yang berpotensi menjanjikan sebagai agen antibakteri. Sifat antibakteri pada tanaman disebabkan oleh adanya bahan kimia flavonoid dan tanin, yang berinteraksi dengan dinding sel bakteri dan menghambat perkembangannya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji efektivitas ekstrak etanol daun Parijoto (Medinilla speciosa Blume) dalam menghambat pertumbuhan bakteri. Ekstrak tersebut akan dimasukkan ke dalam komposisi gel Hand Sanitizer dengan jumlah basa Carbopol 940 yang berbeda. Penelitian ini dilakukan di lingkungan laboratorium terkendali dengan menggunakan metode difusi cakram untuk mengukur besarnya zona hambat. Temuan penelitian menunjukkan bahwa ekstrak etanol yang berasal dari daun parijoto dapat secara efektif dimasukkan ke dalam formulasi gel pembersih tangan dengan menggunakan bahan dasar Karbopol 940. Peningkatan konsentrasi Karbopol 940 menyebabkan peningkatan viskositas sediaan gel. Namun peningkatan ini tidak berdampak besar terhadap aktivitas antibakteri. Uji aktivitas antibakteri menunjukkan bahwa semua sediaan gel hand sanitizer menghasilkan zona hambat yang lemah terhadap pertumbuhan bakteri yang diuji. Ekstrak etanol daun Parijoto dapat digunakan dalam gel hand sanitizer. Variasi konsentrasi Karbopol 940 berpengaruh pada viskositas gel, tetapi tidak signifikan terhadap aktivitas antibakteri.
EFEKTIVITAS ANTIDIABETES EKSTRAK ETANOL BUNGA TELANG (Clitoria ternatea L.) METODE INDUKSI ALOKSAN Fadel, Muhammad Nurul; Setyowati, Endang; Besan, Emma Jayanti; Rahmawati, Izda
IJF (Indonesia Jurnal Farmasi) Vol 8, No 2 (2023): INDONESIA JURNAL FARMASI
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/ijf.v8i2.2251

Abstract

Diabetes adalah permasalahan penting bagi kesehatan masyarakat. Selama beberapa dekade terakhir terjadi peningkatan prevalensi dan jumlah kasus diabetes. Beberapa obat golongan antidiabetes mempunyai efek samping dengan demikian dilaksanakan penelitian dengan menggunakan bahan alam sebagai obat tradisional seperti bunga telang. Penelitian dilaksanakan dengan tujuannya yakni mengetahui efektivitas antidiabetes ekstrak etanol bunga telang (Clitoria ternatea L.) terhadap penurunan kadar glukosa darah pada mencit jantan putih yang diinduksi aloksan. Metode ekstraksi pada penelitian ini dilaksanakan melalui cara maserasi. Kelompok dosis yang digunakan adalah 300 mg/KgBB, 400 mg/KgBB, dan 500 mg/KgBB, diberikan secara oral pada mencit jantan putih yang diinduksi aloksan secara intraperitoneal. Penurunan kadar glukosa darah diperhitungkan di hari ke 7 dan 14 sesudah perlakuan. Analisis data mempergunakan uji ANOVA dengan nilai signifikan (p0,05) dan diteruskan memakai uji post hoc LSD dengan nilai signifikan (p0,05). Hasil penelitian ditemukan rata-rata hasil penurunan yang diperoleh pada kelompok positif (glibenklamid) 90 mg/dL, pada kelompok dosis I (300 mg/KgBB) 182 mg/dL, pada kelompok dosis II (400 mg/KgBB) 168 mg/dL, pada kelompok dosis III (500 mg/KgBB) 96 mg/dL. Uji ANOVA dimunculkan nilai (p=0,043) 0,05. Ekstrak etanol bunga telang (Clitoria ternatea L.) yang mempunyai efektivitas dalam penurunan kadar glukosa darah pada mencit jantan putih dengan dosis paling efektif yakni pada dosis III (500 mg/KgBB).
PERBANDINGAN KADAR FLAVONOID SEBAGAI ANTIBAKTERI DARI EKSTRAK BATANG PISANG KEPOK (MUSA BALBISIANA ) DAN EKSTRAK BATANG PISANG AMBON (MUSA ACUMINATA) TERHADAP BAKTERI STAPHYLOCOCCUS AUREUS Khudzaifi, Muhamad; Manik, Nirmala; Fadel, Muhammad Nurul; Kurniawan, Galih; Presticasari, Hardiyani
IJF (Indonesia Jurnal Farmasi) Vol 8, No 2 (2023): INDONESIA JURNAL FARMASI
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/ijf.v8i2.2261

Abstract

Latar Belakang: Indonesia mempunyai banyak jenis tanaman yang berpotensi sebagai antibiotik, Salah satunya adalah tanaman pisang, Indonesia merupakan habitat yang sesuai untuk tanaman pisang karena iklimnya yang tropis, tanaman pisang mempunyai bagian bagian diantaranya adalah akar, batang, pelepah daun, bunga, dan buah. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan antibakteri dengan konsentrasi 5%, 10% dan 15% pada ekstrak batang pisang ambon (Musa balbisiana) dan ekstrak batang pisang kepok (Musa acuminate) dengan perbandingan klindamisin terhadap bakteri Staphylococcus aureus. Metode: Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis kualitatif dan kuantitatif. Analisis kualitatif menggunakan skrining fitokimia, sedangkan analisis kuantitatif adalah kadar total dari senyawa kimia yang diperoleh, sedangkan untuk uji antibakteri menggunakkan metode difusi. Hasil Penelitian: Hasil dari kadar total pada ekstrak pisang ambon sebesar 9,54% dan ekstrak pisang kepok sebesar 8,89%, dan uji antibakterinya didapatkan hasil untuk pisang ambon 5% rata rata 4,6mm, 10% rata rata 9,6mm, 15% rata rata 12mm. Pada ekstrak pisang kepok 5% rata rata 4 mm, 10% rata rata 7,6 mm, 15 % rata rata 9 mm. Simpulan: Hasil kadar flavonoid yang lebih tinggi terdapat pada ekstrak pisang ambon dan uji antibakteri pada pisang ambon memberikan nilai hambatan yang lebih tinggi.
Prediction of Augenol in Cinnamon (Cinnamomum burmannii) Boiled as a Carminative to Overcome Floating Stomach Rika Wahyu Pujiastini; Fendy Prasetyawan; Yuneka Saristiana; M. Wahyu Ariawan; Muhammad Nurul Fadel; Emma Jayanti Besan
Galen: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan Vol. 1 No. 1 (2025): Galen: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan
Publisher : PT Pustaka Cendekia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71417/galen.v1i1.2

Abstract

Flatulence (meteorismus) is a common condition caused by excess gas accumulation in the digestive tract. One alternative traditional treatment to overcome this condition is the use of herbal plants, such as cinnamon (Cinnamomum burmannii). This study aims to predict the potential of eugenol, an active compound in cinnamon, as a carminative agent using an in silico approach. Data were obtained from PubChem and analyzed using PASS Online to predict its pharmacological activity. The results of the analysis showed that eugenol has a probability of activity as a carminative of 0.941 and a probability of inactivity of 0.001, indicating high potential in helping to relieve flatulence. Thus, eugenol in cinnamon has the potential as an alternative natural treatment to overcome digestive disorders, especially bloating.
PEMANFAATAN URBAN FARMING TOGA DAN PENGELOLAAN MENJADI PRODUK UNGGULAN DESA Muhammad Nurul Fadel; Intan Adevia Rosnarita; Bintari Tri Sukoharjanti; Riana Putri Rahmawati; Muhamad Khudzaifi; Emma Jayanti Besan; Hasriyani Hasriyani; Galih Kurniawan
Jurnal Abdimas Indonesia Vol 6, No 1 (2024): JURNAL ABDIMAS INDONESIA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jai.v6i1.2420

Abstract

Urban farming merupakan dapat menjadi salah satu solusi atas permasalahan semakin langkanya lahan pertanian di kota-kota besar. Penggunaan obat tradisional untuk pengobatan di masyarakat terus meningkat dengan tujuan untuk meningkatkan kesehatan masyarakat. Salah satu inisiatif penggunaan obat tradisional adalah TOGA (tanaman obat keluarga) dengan memanfaatkan lahan yang ada sebagai urban farming. Tujuan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk memberikan edukasi kepada masyarakat tentang manfaat dan kegunaan TOGA dalam kehidupan sehari-hari serta pemanfaatan urban farming. Metode pengabdian masyarakat dilakukan melalui edukasi dan diskusi tentang cara meningkatkan pengalaman dan pengetahuan masyarakat dalam penerapan urban farming TOGA, baik dalam penanaman maupun pemanfaatannya serta diskusi mengenai pentingnya pemanfaatan bahan alam dan TOGA sebagai alternatif pilihan pengobatan untuk minor ilness. Hasil pengabdian ini dapat meningkatkan produktivitas dan keberdayaan warga terhadap pemanfaatan urban farming terutama tanaman obat keluarga (TOGA) dan juga meningkatkan empati serta kepedulian apoteker dan tenaga kefarmasian dalam memberikan edukasi dan swamedikasi tanaman obat.
EDUKASI PEMILIHAN OBAT TRADISIONAL DENGAN TEPAT DAN AMAN Anisa Sholikhati; Muhammad Nurul Fadel; Findasari Findasari; Hardiyani Presticasari; Akhyasin Akhyasin
Jurnal Abdimas Indonesia Vol 7, No 1 (2025): JURNAL ABDIMAS INDONESIA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jai.v7i1.2664

Abstract

Obat tradisional atau dikenal dengan istilah obat herbal merupakan ramuan untuk pengobatan yang  proses produksinya tanpa bahan kimia dan berasal dari ekstrak tumbuhan menjadi bentuk sediaan seperti serbuk, pil, atau cairan. Secara umum, penggunaan obat tradisional dianggap lebih aman dari pada penggunaan obat kimia modern. Hal tersebut dikarenakan obat tradisional dianggap mempunyai efek samping yang relatif kecil dibandingkan obat kimia modern. Masyarakat sebagai konsumen harus dapat melindungi diri dari obat tradisional yang berisiko bagi kesehatan. Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk memberikan edukasi pemilihan obat tradisional dengan tepat dan aman. Tempat pelaksanaan kegiatan ini adalah Desa Kalirejo, Kecamatan Undaan, Kabupaten Kudus, dengan mitra ibu-ibu PKK. Kegiatan pengabdian ini melalui tiga tahapan yaitu persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Hasil kegiatan pengabdian ini menunjukkan bahwa sebanyak 65% peserta dapat memahami dengan baik tentang kegiatan dalam edukasi pemilihan obat tradisional. Masyarakat perlu mengetahui klasifikasi obat tradisional dan mengetahui cara pemilihan obat tradisional supaya masyarakat dapat terhindar dari obat palsu dan ilegal.
MEMILIH, MENGGUNAKAN DAN MENGOLAH OBAT TRADISIONAL DIKELURAHAN WERGU WETAN Irawati Indrianingrum; Muhammad Nurul Fadel; Muhammad Abdul Rozaq; Lailatul Farikah
Jurnal Abdimas Indonesia Vol 4, No 2 (2022): JURNAL ABDIMAS INDONESIA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jai.v4i2.1663

Abstract

Selama ini perkembangan pelayanan kesehatan tradisional dan alternative tampak semakin pesat, sekitar 32 % masyarakat kita memakai pengobatan dan obat tradisional ketika sakit. Tak bisa dipungkiri bahwa minat masyarakat dalam menggunakan obat herbal dan pengobatan tradisional dalam mencari kesembuhan akan penyakit semakin tinggi. Anggapan masyarakat obat herbal dan pengobatan tradisional lebih aman dan tidak menggunakan bahan kimia yang membahayakan kesehatan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan secara tatap muka atau luring di kelurahan wergu wetan untuk memberikan informasi tentang memilih, menggunakan serta mengolah obat tradisional. Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi warga kelurahan wergu wetan untuk melakukan pengobatan sendiri sebelum datang ke petugas kesehatan.
SOLUSI PENCEGAHAN STUNTING MELALUI PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DENGAN PEMBUATAN NUGGET TEMPE Muhammad Nurul Fadel; Achmad Ridwan; Afina Mahmudah; Elfanesya Silva; Safira Selly; Aulia Nur Mustaanah; Nauval Alfarizi; Aqfianti Fadilatunnisa; Sakila Jauza Adiba; Siti Sofia Rahma
Jurnal Abdimas Indonesia Vol 6, No 2 (2024): JURNAL ABDIMAS INDONESIA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jai.v6i2.2808

Abstract

Stunting merupakan permasalahan kesehatan serius di Indonesia yang ditandai dengan tinggi badan anak yang tidak proporsional terhadap usianya akibat kekurangan gizi kronis. Fenomena stunting menarik untuk dikaji karena dampaknya yang serius, termasuk morbiditas dan mortalitas pada bayi dan balita, intelektualitas dan kemampuan kognitif yang rendah, serta kualitas sumber daya manusia yang menurun. Masalah stunting di Indonesia masih menjadi tantangan serius yang memerlukan intervensi efektif berbasis pangan lokal. Pelatihan pembuatan nugget tempe daun kelor ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat terhadap stunting sekaligus melatih keterampilan mereka dalam mengolah bahan pangan lokal menjadi produk bergizi yang bernilai ekonomis. Kegiatan dilaksanakan pada 19 Desember 2024 di Aula Balai Desa Mijen, Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Kudus, dengan melibatkan 45 peserta yang terdiri dari kader posyandu dan ibu-ibu PKK. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan, sosialisasi, pelatihan praktik langsung, serta evaluasi pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pengetahuan peserta. Hasil menunjukkan peningkatan rata-rata skor pengetahuan peserta dari 60% menjadi 90%, serta 73% peserta menyatakan minat menjadikan nugget sebagai peluang usaha. Kesimpulannya, pelatihan ini efektif dalam memberdayakan masyarakat dengan meningkatkan pengetahuan dan membuka peluang UMKM berbasis pangan lokal, yang diharapkan mampu mendukung upaya pencegahan stunting dan penguatan ekonomi lokal. Rekomendasi meliputi keberlanjutan program melalui pendampingan pemasaran dan pelatihan lanjutan.
Co-Authors Achmad Ridwan Afina Mahmudah Ahmad Kholis Ahmad Kholis Akbar Seno Syafriansyah Akhyasin Akhyasin Alya Narulita Andriyani, Yunita Anisa Sholikhati Aqfianti Fadilatunnisa Ardianto, Nanda Astutik, Widhi Aulia Nur Mustaanah Ayu Sri Lestari Ayuningsih, Safitri Besan, Ema Jayanti Besan, Emma Jayanti Besan, Ulfa Nabila Bintari Tri Sukoharjanti Bintari Tri Sukoharjanti Chandra Arifin Charliandri Saputra Wahab Dahbul, Nura Ali Dameria, Gempita Hutami Diah Andriani Kusumastuti Dicky Bayu Setiyono Dzukharian Munandar Dzukharian Munandar Eko Retnowati Elfanesya Silva Emma Jayanti Besan Emma Jayanti Besan Emma Jayanti Besan Endang Setyowati Endang Setyowati Endang Setyowati Fahrudin Arif Faisal Akhmal Muslikh Fania Nurul Khoirunnisa Faza Rusyda Febriana, Laela Febrianisa, Sabila Fendy Prasetyawan Findasari Firdyansyah, Diah Aprilia Fitri Apriliani Fitri Apriliani GALIH KURNIAWAN Galih Kurniawan Hamzah, Hasyrul Hardiyani Presticasari Hartini, Putri Tri Hasriyani Hasriyani Hasriyani, Hasriyani Husna, Ulviani Yulia Husnunnisa Ika Lismayani Ilyas Ika Mulyasari Indah Puspitasari Indana Farikha Mawa Indanah Intan Adevia Rosnarita Intansari Setyaningrum Irawati Indrianingrum Irvan Shahrul Hidayat Julia Megawati Djamal Kadir, Mujtahid Bin And Khoirul Umami Lailatul Farikah Lathifatun Nida Noor Lisa Savitri M. Wahyu Ariawan Manik, Nirmala Mega Putri Utami Mildawati, Ratna Muhamad Khudzaifi Muhammad Abdul Rozaq Muhammad Alviyan Shutiawan Muhammad Khudzaifi Muhammad Lathoiful Minan Muhammad Ridwanto Muhammad Zielal Askari Mulyasari, Ika Mustaanah, Aulia Nur Nadela Wahyu Wijaya Nauval Alfarizi Nihayatus Sholekhah Nina Irmayanti Harahap Nirmala Manik Noor, Lathifatun Nida Nor Asiyah Nur Masyithah Zamruddin Nurul Huda Oktadiana, Isma Presticasari, Hardiyani Puteri, Cut Intan Annisa Rahma, Siti Sofia Rahmawati, Izda Rahmawati, Riana Putri Ratna Mildawati Rhomah, Eka Hayati Ria Etikasari Riana Putri Rahmawati Rika Wahyu Pujiastini Rofiq, Abd Sabaan, Wahid Safira Selly Sakila Jauza Adiba Salma Karimah Salmasfattah, Novyananda Salmasfattah, Novynanda Salsabila Khairunnisa Sholekhah, Nihayatus Siti Mulyani Siti Sofia Rahma Tsamrotul Ilmi Ulfa Nabila Besan Ummi Nurus Salamah Utami, Mega Putri Viren Ramadhan Wan Ismahanisa Ismail Yuliasari, Aulia Wahyu Yulis Trinovitawati Yuneka Saristiana Zahra, Ilhawa