Claim Missing Document
Check
Articles

EVALUASI PROGRAM HIPERTENSI DI PUSKESMAS SIRAIT, SAMOSIR: STUDI LOGIC MODEL TAHUN 2022-2024 Karsa, Muhammad Ghifari; Marhamah, Marhamah; Nana Wildana; Baharuddin, Dharina; Zakaria, Radhiah
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 3 (2025): SEPTEMBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i3.48925

Abstract

ABSTRAK Pendahuluan: Hipertensi merupakan masalah kesehatan global yang dikenal sebagai silent killer karena gejalanya sering tidak disadari, namun berisiko menimbulkan komplikasi berat. Di Indonesia, prevalensi hipertensi meningkat signifikan setiap tahun, termasuk di Kabupaten Samosir. Metode: Penelitian ini bertujuan mengevaluasi pelaksanaan program hipertensi di Puskesmas Sirait menggunakan pendekatan logic model, menilai efektivitas, mengidentifikasi kendala, serta memberikan rekomendasi perbaikan. Penelitian ini menggunakan desain evaluasi deskriptif dengan pendekatan campuran. Data dikumpulkan dari laporan tahunan program hipertensi tahun 2022–2024, wawancara kepada penanggung jawab program, serta observasi langsung. Analisis data dilakukan secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil: Penelitian menunjukkan prevalensi hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Sirait mencapai 15–29%, namun cakupan layanan hanya 15,26–25,40%. Terdapat kendala dalam ketersediaan SDM, alokasi anggaran, keterbatasan pelatihan, serta belum optimalnya distribusi dan edukasi. Tidak terdapat data pasti mengenai kepatuhan terapi, perubahan gaya hidup, dan penurunan tekanan darah. Outcome dan impact program belum menunjukkan hasil yang memuaskan, dengan prevalensi dan komplikasi yang terus meningkat. Simpulan: Penelitian ini menunjukkan bahwa pelaksanaan program hipertensi di Puskesmas Sirait telah berjalan, namun belum efektif dalam menurunkan prevalensi dan meningkatkan capaian layanan. Diperlukan evaluasi berkala, pendataan lebih rinci, peningkatan SDM, serta integrasi pelayanan dan edukasi berbasis komunitas untuk meningkatkan efektivitas program. Kata kunci: Evaluasi program, hipertensi, model logika ABSTRACT Background: Hypertension is a global health issue known as a silent killer due to its often unnoticed symptoms, which can lead to severe complications. In Indonesia, the prevalence of hypertension has significantly increased annually, including in Samosir Regency. Method: This study aims to evaluate the implementation of the hypertension program at Puskesmas Sirait using a logic model approach, assess its effectiveness, identify obstacles, and provide recommendations for improvement. This research employed a descriptive evaluation design with a mixed-method approach. Data were collected from annual hypertension program reports from 2022 to 2024, interviews with the program officer, and direct observations. Data analysis was conducted descriptively using both quantitative and qualitative methods. Results: Showed that hypertension prevalence in the working area of Puskesmas Sirait reached 15–29%, but service coverage only ranged from 15.26–25.40%. Constraints were identified in human resources, budget allocation, limited training, and suboptimal distribution and education efforts. No specific data were available regarding treatment adherence, lifestyle changes, or blood pressure reduction. Program outcomes and impacts have not yielded satisfactory results, with both prevalence and complications continuing to increase. Conclusion: The hypertension program at Puskesmas Sirait has been implemented, it has not yet been effective in reducing prevalence and improving service coverage. Periodic evaluations, detailed data recording, increased human resources, and community-based integrated services and education are needed to improve program effectiveness. Keywords: Hypertension, logic model, program evaluation
FAKTOR RISIKO KEJADIAN DIABETES MELITUS PADA USIA 30-40 TAHUN DI PUSKESMAS TAPAKTUAN KABUPATEN ACEH SELATAN Yandira, Nabilla; Zakaria, Radhiah
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 3 (2025): SEPTEMBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i3.49137

Abstract

Penyakit tidak menular sudah menjadi masalah kesehatan masyarakat terutama diabetes mellitus menjadi masalah kesehatan serius di usia 30-40 tahun akibat perubahan metabolisme dan gaya hidup. DM dapat memicu komplikasi berat seperti penyakit jantung, gagal ginjal, kebutaan, gangren, dan stroke. Tujuan Penelitian mengetahui faktor risiko kejadian diabetes mellitus pada usia 30-40 tahun di Wilayah Kerja Pusksmas Tapaktuan Kabupaten Aceh Selatan. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif analitik Case Control. Populasi dalam penelitian ini adalah penderita DM usia 30-40 tahun yang tercatat di Pusksmas Tapaktuan Kabupaten Aceh Selatan sebanyak 125 orang. Pengambilan sampel menggunakan random sampling diperoleh sampel kasus sebanyak 56 sampel dan sampel control sebanyak 56 sampel. Pengumpulan data menggunakan kuesioner melalui wawancara. Analisis data menggunakan uji regresi logistik. Hasil penelitian univariat diperoleh 50% responden risiko DM, 50% pasien tidak risiko DM, 65,2% pola makan baik, 64,3% tidak ada riwayat DM keluarga, 56,3% aktifitas fisik sedang dan 52,7% status gizi normal. Secara bivariat menunjukkan bahwa ada hubungan pola makan (P = 0,047 ; OR= 2,477)  dengan kejadian risiko DM pada usia 30-40 tahun di Wilayah Kerja Puskesmas Tapaktuan. Tidak terdapat hubungan antara riwayat keluarga  (P = 0,069 ; OR= 2,268), aktifitas fisik (P = 0,080 ; OR= 1,855) dan status gizi (P = 0,084; OR= 0,2,204) dengan kejadian risiko DM pada usia 30-40 tahun di Wilayah Kerja Pusksmas Tapaktuan. Kesimpulan penelitian ini adalah faktor yang memiliki risiko DM adalah variabel pola makan di Wilayah Kerja Puskesmas Tapaktuan tahun 2023.
Peningkatan Pengetahuan Lansia Dengan Edukasi Gizi Penyakit Hipertensi Yuliana, Yesi; Iqbal, Muhammad; Achmad, Asmawati; Zakaria, Radhiah
Joong-Ki : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1: November 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/joongki.v5i1.10720

Abstract

Lansia termasuk kelompok umur yang rentan dan berisiko tinggi mengalami berbagai gangguan kesehatan seiring bertambahnya usia. Salah satu masalah kesehatan yang sering muncul pada lansia adalah hipertensi, yang erat kaitannya dengan pola makan yang kurang teratur dan seimbang. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian ini ditujukan untuk meningkatkan pemahaman lansia tentang hipertensi serta pentingnya menjaga pola makan yang sehat melalui edukasi dan penyuluhan Kegiatan ini diikuti oleh 24 orang lansia, yang sebagian besar berjenis kelamin perempuan (87,5%) dan mayoritas berusia di atas 50 tahun (62,5%). Berdasarkan tingkat pendidikan, lebih dari setengah peserta telah menyelesaikan pendidikan tingkat SMP (58,3%). Hasil pengukuran tekanan darah menunjukkan sebagian besar peserta berada pada kategori prahipertensi (54,2%) dan hipertensi (29,1%), sedangkan hanya sebagian kecil yang memiliki tekanan darah normal (16,7%). Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan pengetahuan setelah edukasi. Sebelum edukasi, sebagian besar peserta memiliki pengetahuan rendah (41,7%) dan sedang (33,3%), sedangkan yang memiliki pengetahuan tinggi hanya 25,0%. Setelah edukasi kesehatan, proporsi peserta dengan pengetahuan tinggi naik menjadi 54,1% sedangkan kategori rendah menurun menjadi 16,7%. Temuan ini membuktikan bahwa pemberian edukasi kesehatan terbukti mampu meningkatkan pengetahuan lansia mengenai pola makan yang mendukung upaya pencegahan hipertensi.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KELUHAN KESEHATAN AKIBAT PENGGUNAAN PESTISIDA PADA PETANI DI DESA PANTE PANAH KECAMATAN PANTE BIDARI KABUPATEN ACEH TIMUR As Sadiyyah, Halimah; Zakaria, Radhiah; Santi, Tahara Dilla
Jurnal Sains Riset Vol 12, No 3 (2022): November 2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Jabal Ghafur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47647/jsr.v12i3.860

Abstract

Keluhan kesehatan dapat ditimbulkan akibat penggunaan pestisida yang tidak sesuai dengan prosedur. Petani menggunakan pestisida untuk memberantas hama karena peranan pestisida sangat besar dalam upaya penyelamatan produksi pertanian dari gangguan hama dan penyakit tanaman. Risiko yang dapat timbul bagi keselamatan dan kesehatan pengguna adalah kontak langsung terhadap pestisida yang dapat mengakibatkan keracunan akut maupun kronis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan keluhan kesehatan akibat penggunaan pestisida pada petani di Desa Pante Panah Kecamatan Pante Bidari Kabupaten Aceh Timur tahun 2022. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional untuk melihat faktor-faktor yang mempengaruhi gangguan kesehatan yang diakibatkan oleh penggunaan pestisida pada petani Desa Pante Panah Kecamatan Pante Bidari Kabupaten Aceh Timur. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh petani yang menggunakan pestisida di Desa Pante Panah Kecamatan Pante Bidari Kabupaten Aceh Timur yang berjumlah 294 orang. Sampel diperoleh secara proporsional random sampling sejumlah 169 responden. Data diperoleh dengan membagikan kuesioner dan dianalisis dengan menggunakan uji statistic Chi-Square. Hasil penelitian menunjukan ada hubungan antara penggunaan APD, masa kerja, pengetahuan dan perilaku dengan keluhan kesehatan pada petani padi dengan P-value 0.000. Kata Kunci: Pestisida, Keluhan Kesehatan, Petani
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PERILAKU PENCEGAHAN PENYAKIT CACINGAN PADA ANAK UMUR 6-10 TAHUN DI DESA RIKIT GAIB KABUPATEN GAYO LUES,ACEH Cakrawati, Rahmi; Zakaria, Radhiah; Arlianti, Nopa
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2024): SEPTEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i3.30916

Abstract

Penyakit cacingan banyak ditemukan di daerah dengan kelembaban tinggi terutama pada kelompok masyarakat dengan kebersihan diri dan sanitasi lingkungan yang kurang baik. Anak-anak merupakan golongan yang sering terkena infeksi cacing karena sering berhubungan dengan tanah. Dampak infeksi cacingan terhadap kesehatan karena adanya cacing dalam usus akan menyebabkan kehilangan zat besi sehingga menimbulkan kekurangan gizi dan anemia. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan perilaku pencegahan penyakit cacingan pada anak umur 6-10 tahun di Desa Rikit Gaib Kabupaten Gayo Lues. Penelitian deskriptif analitik dengan pendekatan cross-sectional. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh ibu yang memiliki anak umur 6-10 tahun di Desa Rikit Gaib Kabupaten Gayo Lues. Sampel berjumlah 58 responden menggunakan teknik accidental sampling. Pengumpulan data dilakukan 26-31 Juli dengan wawancara menggunakan kuesioner. Data dianalisis secara univariat dan bivariat dengan menggunakan uji chi-square melalui SPSS. Hasil analisis univariat 56,9% perilaku pencegahan penyakit cacingan responden kurang baik, 48,3% tidak ada mencuci tangan, 44,8% tidak ada memotong kuku, 43,1% tidak ada menggunakan alas kaki, 43,1% tidak ada menjaga kebersihan makanan, 67,2% tidak ada pemberian obat cacing. Analisis bivariat menunjukkan ada hubungan mencuci tangan (p-value 0,000), memotong kuku (p-value=0,000), menggunakan alas kaki (p-value=0,011), menjaga kebersihan makanan (p-value=0,031) dan pemberian obat cacing (p-value=0,000) dengan perilaku pencegahan penyakit cacingan pada anak umur 6-10 tahun di Desa Rikit Gaib Kecamatan Rikit Gaib Kabupaten Gayo Lues. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan adanya hubungan mencuci tangan, memotong kuku, penggunaan alas kaki, menjaga kebersihan makanan, dan pemberian obat cacing dengan perilaku pencegahan penyakit kecacingan pada anak usia 6-10 tahun di Desa Rikit Gaib, Kecamatan Rikit Gaib, Kabupaten Gayo Lues.
DAMPAK PENGGUNAAN GADGET TERHADAP INTERAKSI SOSIAL ANAK DI DESA PEUNITI KECAMATAN BAITURRAHMAN KOTA BANDA ACEH TAHUN 2024 Jannah, Miftahul; Zakaria, Radhiah; Arlianti, Nopa
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 4 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i4.37067

Abstract

Teknologi memegang peran penting dalam kehidupan umat manusia karena penggunaan teknologi seperti gadget berdampak pada pola kehidupan baik dari segi pola pikir, pola rasa maupun pola perilaku. Sesuai dengan perkembangannya saat ini penggunaan gadget banyak di gunakan oleh anak-anak usia sekolah dasar dan menengah. Sehingga penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak penggunaan gadget terhadap interaksi sosial anak. Penelitian menggunakan desain kualitatif dengan cara wawancara dan penarikan hasil menggunakan narasi, yang di validitasi menggunakan triagulasi. Dalam penelitian ini melibatkan 12 informan yang terdiri dari 5 Orang Anak usia 9-10 tahun; (3 Laki-Laki dan 2 Perempuan), 5 Orang Tua, 1 Kepala Sekolah, dan 1 Dosen Psikologi Unmuha. Hasil penelitian menunjukkan dampak positif penggunaan gadget yaitu anak-anak dapat menggunakan gadget sebagai media pembelajaran dan sebagai media komunikasi. Sedangkan dampak negatifnya yaitu penggunaan gadget pada anak-anak yang terlalu lama dapat menurunkan kesehatan mata dan tubuh,menurunkan daya ingat dan membuat anak berperilaku kurang sopan terhadap orang tua, serta penggunaan gadget dapat berpengaruh terhadap interaksi social anak. Anak yang suka dan banyak menghabiskan waktunya untuk bermain gadget dalam kesehariannya cenderung lebih suka menyendiri dan tidak mau bersosialisasi dengan orang-orang disekitar mereka. Diharapkan kepada Guru agar terus membimbing serta memberikan edukasi dan contoh bahaya penggunaan gadget yang berlebihan serta memperbanyak aktifitas anak-anak dalam melakukan kegiatan pembelajaran. Bagi orang tua apabila anak tidak diperbolehkan main gadget diharapkan agar memahami kondisi anak dengan mengajak anak-anak untuk bermain permainan yang positif seperti menenak kata dan menghitung dengan cepat.
Determinants influencing healthcare workers' anxiety levels during the COVID-19 pandemic at Cut Nyak Dhien Regional General Hospital, West Aceh Tari, Nadalia Indah; Hidayat, Melania; Zakaria, Radhiah; Maidar, Maidar; Abdullah, Asnawi
Science Midwifery Vol 12 No 1 (2024): April: Health Sciences and related fields
Publisher : Institute of Computer Science (IOCS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35335/midwifery.v12i1.1431

Abstract

The COVID-19 pandemic has had a significant impact on society, particularly on healthcare professionals who have been at the forefront of the pandemic response. They have faced a high risk of virus exposure and have been burdened with extraordinary responsibilities in saving lives. Since the onset of the pandemic until February 2022, thousands of healthcare workers have been exposed to the virus, and some have even lost their lives. Therefore, this study was conducted to understand the factors influencing the level of anxiety among healthcare workers during the COVID-19 pandemic. The research employed a cross-sectional survey approach and was conducted at Cut Nyak Dhien Regional General Hospital, West Aceh Regency, in November 2021. The study population consisted of 396 healthcare workers, with a sample of 304 healthcare workers selected using purposive sampling. Data collected were analyzed using logistic regression. The findings revealed that the majority of healthcare workers at Cut Nyak Dhien Hospital experienced high levels of anxiety during the COVID-19 pandemic, with 72.37% experiencing panic anxiety, while 27.63% experienced non-panic anxiety. Significant factors influencing anxiety levels included family support, with an odds ratio (OR) of 2.1 and a p-value of 0.017, sufficient knowledge with an OR of 0.5 and a p-value of 0.084, and adequate provision of Personal Protective Equipment (PPE) with an OR of 2.1 and a p-value of 0.026. However, there was no significant relationship between anxiety levels and variables such as age, profession, marital status, highest education level, and comorbid conditions.
ANALYSIS OF OINTMENT FORMULATION FROM BILIMBI LEAVES (Averrhoa bilimbi) Santi, Tahara Dilla; Zakaria, Radhiah; Nauval, Muhammad Dharma
Jukema (Jurnal Kesehatan Masyarakat Aceh) Vol 8, No 1 (2022): Jurnal Kesehatan Masyarakat Aceh (JUKEMA)
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37598/jukema.v8i1.1562

Abstract

Averrhoa bilimbi/Bilimbi leaf extract has anti-inflammatory activity in several studies. Development of bilimbi leaf extracts ointment can maximize anti-inflammatory therapy. The purpose of this study was to determine the phytochemical compounds and evaluate bilimbi leaf extract ointment. Method: The leaf compounds examined by phytochemical screening and ointment tests were for their physical properties including pH, organoleptic, and dispersive tests. The organoleptic test and pH test were analyzed descriptively. Spreadability data were analyzed using Kruskal Wallis. Results: Qualitative analysis of bilimbi leaf extract showed a positive reactions of alkaloids to Mayer, Wagner, and Dragendorff, steroids, flavonoids, phenols, terpenoids, and saponins.Meanwhile leaf do not contain tannins. Organoleptic test showed the green ointment with a distinctive aroma of leaves. The pH of the leaves is classified as weakly acidic, close to neutral, which is 5-6. The spreadability of the ointment was not significantly different based on the Kruskal Wallis test. Conclusion: The resulting ointment is predominantly green in color and the ointment formulation has no different in dispersion.
DETERMINANT OF THE BEHAVIOR OF KADARZI (NUTRITION AWARE FAMILIES) IN TODDLER MOTHERS AT WORK AREA OF THE REUBEE HEALTH CENTERS, DELIMA DISTRICT, PIDIE REGENCY Arbi, Anwar; Ariska, Tasya; Liana, Intan; Zakaria, Radhiah; Agustina, Agustina
Jukema (Jurnal Kesehatan Masyarakat Aceh) Vol 8, No 1 (2022): Jurnal Kesehatan Masyarakat Aceh (JUKEMA)
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37598/jukema.v8i1.1568

Abstract

Background: Kadarzi (Nutrition Aware Families are families with balanced nutritional behavior that who are able to recognize, prevent and overcome nutritional problems in every member of their family. Families are said to have good Kadarzi behavior if they have implemented the five Kadarzi indicators, weigh themselves regularly, give exclusive breastfeeding, eat a variety of foods, use iodized salt and consume nutritional supplement. The national target for nutrition-conscious families is 80%. Reubee Community Health Center, of the five indicators of Kadarzi, two indicators that have not reached the target are exclusive breastfeeding (75%) and the indicator of using iodized salt is only 12%. Methods: This research is descriptive analytic with a cross sectional design. Univariate and bivariate data analysis with Chi Square test. Results: Research showed that there was a relationship between knowledge (p value=0.001), family income (p value=0.004), with levels of Kadarzi behavior of mothers with toddlers and there was no relationship between husband's support (p value=0.288) and the behavior of Kadarzi of toddlers mothers. Recomendation: To the Reubee Health Centers staffs to be able to increase counseling activities about the importance of implementing the Nutrition Awareness-Family for mothers of toddlers in the working area of Community Health Centers, in order to increase their knowledge of toddlers nutritional healt.
HUBUNGAN PERAN KELUARGA, KONDISI FISIK LANSIA DAN PENGETAHUAN DENGAN CAKUPAN PELAYANAN KESEHATAN LANSIA DI KECAMATAN JAYA BARU BANDA ACEH Arbi, Anwar; Agustina, Agustina; Zakaria, Radhiah; Laili, Badrul
Jukema (Jurnal Kesehatan Masyarakat Aceh) Vol 6, No 2 (2020): Jurnal Kesehatan Masyarakat Aceh (JUKEMA)
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37598/jukema.v6i2.907

Abstract

Latar Belakang: Proyeksi angka harapan hidup penduduk Indonesia terus mengalami peningkatan dari 70 tahun pada periode 2010-2015 menjadi 72 tahun pada periode 2030-2035. Salah satu bentuk perhatian yang serius terhadap lanjut usia adalah terlaksananya pelayanan pada lanjut usia melalui Posyandu lansia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui mengetahui hubungan peran keluarga, kondisi fisik lansia dan pengetahuan dengan cakupan pelayanan kesehtaan lansia di kecamatan Jaya BAru Banda Aceh tahun 2020. Metode: Penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain cross-sectional. Data di analisis secara univariat, analisis bivariat dengan uji chi square. Hasil: Penelitian menunjukan bahwa dukungan keluarga (p=0.001), kondisi fisik lansia (p=0.001), pengetahuan (p=0.001) berhubungan dengan cakupan pelayanan Kesehatan lansia di wilayah kerja kecamatan Jaya Baru Banda Aceh. Sehinnga dukungan keluarga, kondisi fisik lansia dan pengetahuan berhubungan dengan cakupan pelayanan lansia. Saran: Kepada instansi terkait (Dinas Kesehatan dan Puskesmas) disarankan untuk lebih meningkatkan sosialisasi dan memaksimalakan kualitas pelayanan Posyandu lansia.
Co-Authors Abdi, Naufal Achmad, Asmawati Aditya Candra, Aditya Afraini, Malinda Afriliansyah Agustina Aimiran, Ziyadita Alkausar, Muhammad Rizha Alkhair, M. Hafizh Alkhairi, Fauzan Akmal Andria , Dedi Andria, Dedi anwar, syarifuddin Aqlizar, Fardhi Arbi, Anwar Arifin, Vera Nazhira Ariscasari, Putri Ariska, Tasya Arlianti, Nopa As Sadiyyah, Halimah Asnawi Abdullah Azniar, Azniar Azwar, Eddy Baehaqi Baharuddin, Dharina Basri Aramico, Basri Basri, Suzanna Hasan budi, fauzan Cakrawati, Rahmi Chatarina Umbul Wahyuni Cholila, Cholila Darwis, Aryandi Devi, Sartika Dharina, Dharina Dilla Santi, Tahara Dwinta, Dea Salsadillah Elza, Widya Fahmi Ichwansyah Falita, Cut Mela Hapzi Ali Hastuti, Sastri Hayatun Nufus Heni Pujiastuti Hermansyah Hermansyah Hidayat, Melani Hidayat, Melania Ibrahim, Faridah Hanum Ichwamsyah, Fahmi Ichwansyah, Fahmi Ichwansyah Jalaluddin Jalaluddin Juliani Julissasman, Julissasman Kamalurrijal karmila karmila Karsa, Muhammad Ghifari Khalidy, Maulana Laili, Badrul Laweung, Ibrahim Lheena, Cut Putri Zaila Liana, Intan Lisnayana, Lisnayana M. Marthoenis Maidar, Maidar Manan, Maidar Abdul Marhamah Marhamah Marlina Marlina Maulidar, Putri Maulidya, Rizki Mawaddah, Husnul Meutia Zahara Miftahul Jannah Mohd Said, Mohd Nizam Muhammad Fadhil Muhammad Iqbal Munandar, Arief Mutia, Sri Alna Nahrisah, Putri Nana Wildana Nauval, Muhammad Dharma Nazar, Fakhrul Nazhira, Vera Nora Usrina Nuhayati, Nuhayati Nurhayati Nurhayati Nurjannah Nurjannah Rahmi, Ulfa Raisah, Putri Ramadhaniah, Ramadhaniah Rinandar, Rinandar Safitri, Vira Salsabila, Mitha Rahma Saputra, Fitra Jaya Savitri, Hidayati Septiani, Riza Sona, Sri Sri Wahyuni Syahputri, Nada Sarah Syakur, Syabburin Tahara Dilla Santi Tari, Nadalia Indah Usman, Said Yandira, Nabilla Yasni, Hilma Yesi Yuliana Zahara, Amelia Zulkifli Zulkifli Zulkiram, Wahyu