Claim Missing Document
Check
Articles

Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis Melalui Model Pembelajaran Decision Making pada Pelajaran PPKn di Kelas VII B SMP Negeri 20 Palu Nazar, Ibnu; Sukmawati, Sukmawati; Jamaludin, Jamaludin; Nasran, Nasran; Alannur S, Shofia Nurun; Amus, Sunarto
AURELIA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol 4, No 2 (2025): July 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/aurelia.v4i2.5180

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa kelas VII B SMP Negeri 20 Palu pada mata pelajaran PPKn melalui model pembelajaran decision making. Metode yang di gunakan dalam penelitian ini adalah metote Penelitian Tindakan Kelas (PTK), yaitu penelitian yang dilakukan guru dalam kelas untuk memperbaiki kinerjanya sebagai guru, sehingga keterampilan berpikir kritis siswa menjadi lebih meningkat. Dengan penerapan model pembelajaran decision making menunjukkan adanya perubahan positif dalam perilaku siswa. Dari hasil analisis yang telah dilakukan di ketahui bahwa dengan model pembelajaran decision making dapat meningkatkan keterampilan berpikr dan hasil belajar siswa mata pelajaran PPKn di SMP Negeri 20 Palu, hal ini dapat dilihat dari presentase dari siklus I ke siklus II yakni keterampilan berpikir kritis siswa di peroleh dari pertemuan ke I mendapat presentase 58%, pertemuan ke II mendapat presentase 75%. Pada siklus II pertemuan ke I mendapat presentase 87%, dan pada pertemuan ke II mendapat presentase 95%, pada siklus II. hasil observasi juga menunjukan peningkatan keterampilan berpikir kritis siswa dari siklus I ke siklus II, yaitu sebanyak 37%, maka dapat disimpulkan bahwa dengan menggunakan model decision making dapat meningkatkan keterampilan berpir kritis pada pembelajaran PPKn siswa kelas VII B SMP Negeri 20 Palu.
Implementasi Modul Ajar Pendidikan Pancasila Berbasis Kurikulum Merdeka Kelas XII di SMA SMANOR Palu : Penelitian Sukmawati Sukmawati; Shofia Nurun Alannur; Jamaludin; Yuliana Puspita Dewi; Frangki Julianto Mamahit; Fitriani; Putri Cahaya; Siti Zahra Rifal; Moh. Rafik; Salmamadi; Nur Faizah; Rifana; Bunga Putri Sagita; Ilham
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 3 No. 4 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 3 Nomor 4 (April 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v3i4.1255

Abstract

Pembelajaran Pendidikan Pancasila di SMANOR Palu menghadapi berbagai tantangan dalam merancang dan melaksanakan proses pembelajaran yang bersifat kontekstual, fleksibel, dan sesuai dengan kebutuhan siswa yang memiliki peran ganda sebagai pelajar sekaligus atlet. Pengembangan modul ajar yang berlandaskan Kurikulum Merdeka harus mampu menghadirkan nilai-nilai Pancasila tidak sekadar sebagai konsep teori, melainkan juga dapat diinternalisasi dan diaplikasikan oleh siswa dalam kehidupan sehari-hari, baik di sekolah, asrama, maupun di lingkungan olahraga. Modul ini disusun dengan pendekatan partisipatif dan diferensiatif yang mengintegrasikan nilai-nilai seperti disiplin, sportivitas, tanggung jawab, dan kolaborasi ke dalam pengalaman nyata siswa. Peran guru sangat vital dalam merancang metode pembelajaran yang adaptif terhadap jadwal latihan dan pola belajar siswa agar proses pembelajaran dapat berjalan secara efektif, bermakna, dan sesuai dengan prinsip pembelajaran merdeka. Selain itu, sangat penting memastikan bahwa metode dan bahan ajar yang digunakan mampu menggabungkan nilai-nilai Pancasila secara reflektif dan partisipatif sehingga dapat membentuk karakter kebangsaan dan memperkuat identitas siswa sebagai generasi Pancasila yang berintegritas dan bertanggung jawab. Penggunaan bahan ajar yang relevan, kontekstual, dan reflektif menjadi faktor kunci dalam membangun karakter kebangsaan dan memperkokoh jati diri siswa sebagai generasi muda yang berjiwa Pancasila, sejalan dengan visi SMANOR Palu.
Implementasi Nilai Nilai Profil Pelajar Pancasila (P3) dalam Mata Pelajaran Pendidikan Pancasila Di SMA Labschool Kelas X: Penelitian Sukmawati Sukmawati; Jamaludin; Shofia Nurun Alanur; Nabila Atmalia; Nur zakirah; Santi Aulia; Fatnelam; Hamida Balqis; Moh Fikri; Dinda; Sri Wandari; Yohanis Wau
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 3 No. 4 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 3 Nomor 4 (April 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v3i4.1257

Abstract

SMA Labschool Untad Palu merupakan lembaga pendidikan menengah yang berkomitmen terhadap peningkatan kualitas pembelajaran dan penguatan karakter siswa.Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus untuk menggali secara mendalam bagaimana motivasi belajar, lingkungan belajar, dan peran guru memengaruhi prestasi akademik siswa. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi terhadap siswa kelas X hingga XII pada periode 2022–2024. Beriman Kepada Tuhan Yang Maha Esa Dan Berakhlak Mulia, di SMA Labschool nilai ini di implementasikan melalui kegiatan sederhana namun bermaknah setiap awal pembelajaran, guru membibing siswa untuk berdoa bersama sebelum melakukan pembelajaran. Berkebinekan Global, Sekolah aktif mendorong pemahaman dan penghargan terhadap perbedaan budaya, suku, agama, dan latar belakang sosial. Bergotong Royong, nilai gotong royong melakukan kerja bakti secara bersama di lingkungan sekolah. Mandiri, siswa di ajak untuk mengembangkan daya juang dan sikap tidak bergantung kepada orang lain. Bernalar Kritis, guru mendorong siswa untuk berpikir logis, menyaring informasi, dan tidak mudah terpengaruh oleh opini yang tidak berdasar. Kreatif, karya yang di hasilkan beragam melalui dari poster, puisi, derama pendek, hingga video kreatif.
Kurikulum Merdeka dalam Pendidikan Modern Pada Pendidikan Pancasila SMPN 15 Palu: Penelitian Sukmawati Sukmawati; Shofia Nurun Alannur; Jamaludin; Anwir mk. Sulu; Kadek Desi Martini; Afriana; Putri Nur fahirah armiati; Aprilandani; Elmawati; lilis; Mohassagif; Yosafat; Rizal
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 3 No. 4 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 3 Nomor 4 (April 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v3i4.1258

Abstract

Kurikulum menduduki posisi sentral dalam semua kegiatan pendidikan, dan untuk mencapai tujuan pendidikan, kurikulum perlu meningkatkan kualitasnya dengan memperhatikan kebutuhan dan tahap perkembangan peserta didik di SMP NEGERI 15 Palu, kususnya pada siswa kelas VIII serta mengakomodasi kebutuhan pengembangan nasional. Penelitian ini dilakukan untuk memberi gambaran kurikulum merdeka sebagai wujud merdeka belajar yang ada di sekolah SMPN 15 PALU. Penelitian ini menggunakan studi kepustakaan sebagai metode untuk mengumpulkan data. Kurikulum merdeka merupakan pendekatan pendidikan yang sangat penting dalam konteks pendidikan modern. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan Pancasila diintegrasikan melalui metode pembelajaran berbasis proyek, diskusi, dan simulasi kasus. Aktivitas ini meningkatkan keterlibatan siswa, meskipun terdapat hambatan seperti kurangnya pelatihan guru dan modul ajar yang tidak sepenuhnya aplikatif. Kepala sekolah mendukung melalui kebijakan berbasis nilai Pancasila, namun keterlibatan orang tua perlu ditingkatkan. Kesimpulan menunjukkan bahwa implementasi Kurikulum Merdeka membuka peluang untuk pendidikan Pancasila yang lebih aplikatif, namun tantangan seperti kompetensi guru dan keterbatasan sumber daya perlu diatasi. Disarankan adanya pelatihan intensif, pengembangan modul kontekstual, serta penguatan kolaborasi antara guru, siswa, dan orang tua. Penelitian ini memberikan kontribusi bagi pengembangan pendidikan Pancasila yang relevan dan berkelanjutan dengan perencanaan dan dukungan yang tepat, agar menjadi alat yang efektif dalam membentuk generasi yang lebih kompeten dan siap menghadapi tantangan masa depan.
Pemanfaatan Media Canva Dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa Kelas X Di SMK Negeri 8 Palu: Penelitian Sukmawati Sukmawati; Jamaludin; Shofia Nurun Alanur; Nurlia s. lompong; Gita purnamasari; Arianti; Sumarni; Nirma; Adheleydhe Tandayu; Dellawati Appulembang; Adril; Moh.Rusli
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 3 No. 4 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 3 Nomor 4 (April 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v3i4.1353

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemanfaatan media Canva dalam meningkatkan motivasi belajar siswa kelas X di SMK Negeri 8 Palu. Motivasi belajar merupakan faktor penting yang mempengaruhi keberhasilan proses pembelajaran. Dengan menggunakan media Canva, diharapkan siswa dapat lebih tertarik dan termotivasi dalam mengikuti pelajaran. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan 85% pada siswa setelah menggunakan media tersebut. Penelitian ini mengindikasikan bahwa pemanfaatan media Canva dapat menjadi salah satu strategi efektif untuk meningkatkan semangat dan minat belajar siswa di lingkungan sekolah. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media Canva secara signifikan meningkatkan minat dan partisipasi aktif siswa dalam proses pembelajaran. Siswa menjadi lebih antusias dan termotivasi dan interaktif. Dengan demikian, media Canva dapat menjadi alternatif efektif dalam meningkatkan motivasi belajar siswa di lingkungan sekolah kejuruan.
Pengembangan Media Catur Konstitusi untuk Meningkatkan Berpikir Kritis dalam Pembelajaran PPKn Alanur, Shofia Nurun; Jamaludin, Jamaludin; Sukmawati, Sukmawati; Nasran, Nasran
Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 5, No 4 (2025): Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpi.v5i4.1786

Abstract

The ever-evolving needs of students require the development of innovative, contextual, and engaging learning media. This article describes the development process and results of the Constitutional Chess learning tool, proposed as an alternative learning medium for Civic Education (PPKn) aligned with the Merdeka Curriculum. This study employs a Research and Development (RD) approach, applying the ADDIE model with students from Grade X of SMA Negeri 3 Palu as the research subjects. Data was collected through surveys and interviews with teachers and students. The research findings indicate that the Constitution Chess tool effectively enhances students' critical thinking skills and reinforces the values outlined in the Pancasila Student Profile particularly in the area of critical reasoning. By presenting constitutional content through an interactive and strategic game format, this media facilitates active and meaningful learning experiences. It is hoped that the results of this study will contribute valuable insights to the development of contextual and value-oriented educational media within the Merdeka Curriculum framework.ABSTRAKKebutuhan siswa yang terus berkembang memerlukan pengembangan media pembelajaran yang inovatif, kontekstual, dan menarik. Artikel ini menjelaskan proses pengembangan dan hasil dari alat pembelajaran Catur Konstitusi, yang diusulkan sebagai media pembelajaran alternatif untuk Pendidikan Kewarganegaraan (PPKn) yang selaras dengan Kurikulum Merdeka. Studi ini menggunakan pendekatan Penelitian dan Pengembangan (RD), menerapkan model ADDIE dengan siswa kelas X SMA Negeri 3 Palu sebagai subjek penelitian. Data dikumpulkan melalui survei dan wawancara dengan guru dan siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Catur Konstitusi secara efektif meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa dan memperkuat nilai-nilai dalam Profil Siswa Pancasila terutama dalam bidang penalaran kritis. Dengan menyajikan konten konstitusional melalui format permainan interaktif dan strategis, media ini memfasilitasi pengalaman belajar yang aktif dan bermakna. Diharapkan hasil penelitian ini dapat memberikan kontribusi berharga bagi pengembangan media pendidikan yang kontekstual dan berorientasi nilai dalam konteks Kurikulum Merdeka.
Implementasi Profil Pelajar Pancasila Dalam Pemberlakuan Kurikulum Merdeka di SMA Negeri Olahraga Tadulako Palu Rahman, Putri Wahida; Sukmawati, Sukmawati; Amus, Sunarto; Nasran, Nasran; Alannur, Shofia Nurun; Jamaludin, Jamaludin
AURELIA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol 4, No 2 (2025): July 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/aurelia.v4i2.5147

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1) implementasi profil pelajar Pancasila di SMA Negeri Olahraga Tadulako; (2) kendala dalam pelaksanaannya; dan (3) upaya pengintegrasian nilai-nilai profil tersebut. Subjek penelitian mencakup 11 orang, termasuk guru penggerak, guru berbagai mata pelajaran daru rumpun keilmuan, penanggung jawab keolahragaan, dan siswa dari kelas X hingga XII. Menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis dilakukan dalam tiga tahap: reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa (1) Implementasi nilai profil pelajar Pancasila mencakup elemen seperti beriman, bertakwa dan berakakhlak mulia, kebhinekaan, gotong royong, kemandirian, bernalar kritis, dan kreatif, yang sebagian besar terlaksana dengan baik namun perlu penguatan lebih lanjut dalam kehidupan sehari-hari siswa. (2) Kendala utama meliputi rendahnya motivasi siswa (internal) serta pengaruh lingkungan keluarga dan pertemanan (eksternal). (3) Program Sekolah Penggerak menggunakan berbagai strategi seperti budaya sekolah, pembelajaran intrakurikuler, kokurikuler, dan ekstrakurikuler untuk membentuk karakter siswa sesuai nilai Pancasila dan mendukung keberhasilan akademik dan olahraga.
Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis Melalui Model Pembelajaran Decision Making pada Pelajaran PPKn di Kelas VII B SMP Negeri 20 Palu Nazar, Ibnu; Sukmawati, Sukmawati; Jamaludin, Jamaludin; Nasran, Nasran; Alannur S, Shofia Nurun; Amus, Sunarto
AURELIA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol 4, No 2 (2025): July 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/aurelia.v4i2.5180

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa kelas VII B SMP Negeri 20 Palu pada mata pelajaran PPKn melalui model pembelajaran decision making. Metode yang di gunakan dalam penelitian ini adalah metote Penelitian Tindakan Kelas (PTK), yaitu penelitian yang dilakukan guru dalam kelas untuk memperbaiki kinerjanya sebagai guru, sehingga keterampilan berpikir kritis siswa menjadi lebih meningkat. Dengan penerapan model pembelajaran decision making menunjukkan adanya perubahan positif dalam perilaku siswa. Dari hasil analisis yang telah dilakukan di ketahui bahwa dengan model pembelajaran decision making dapat meningkatkan keterampilan berpikr dan hasil belajar siswa mata pelajaran PPKn di SMP Negeri 20 Palu, hal ini dapat dilihat dari presentase dari siklus I ke siklus II yakni keterampilan berpikir kritis siswa di peroleh dari pertemuan ke I mendapat presentase 58%, pertemuan ke II mendapat presentase 75%. Pada siklus II pertemuan ke I mendapat presentase 87%, dan pada pertemuan ke II mendapat presentase 95%, pada siklus II. hasil observasi juga menunjukan peningkatan keterampilan berpikir kritis siswa dari siklus I ke siklus II, yaitu sebanyak 37%, maka dapat disimpulkan bahwa dengan menggunakan model decision making dapat meningkatkan keterampilan berpir kritis pada pembelajaran PPKn siswa kelas VII B SMP Negeri 20 Palu.
Integrasi Nilai Budaya Lokal ke Dalam Pembelajaran PPKn SMPN 9 Palu Sukmawati, Sukmawati; Jamaludin, Jamaludin; Alanur, Shofia Nurun; Septianingsi, Andi Alda; Febyanti, Ni Made; Lasaka, Risnawati A; Aditya, Aditya; Budiman, Noslin Margareta; Anggi, Anggi; Pratiwi, Mei; Saputri, Hazad; Fahrul, Moh
QISTINA: Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol 4, No 1 (2025): June 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/qistina.v4i1.6172

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji integrasi nilai budaya lokal, sehingga nilai tersebut dapat di integrasikan dalam pembelajaran dalam pembelajaran PPKn di SMAN 9 Palu sebagai penguatan karakter siswa. Kemunculan budaya lokal yang terjadi secara turun-temurun dan terdapat arti yang dalam dibalik kehadirannya. Kearifan lokal merupakan salah satu sumber pengetahuan kebudayaan masyarakat yang terdapat dalam tradisi, sejarah, seni, agama dan dalam dunia pendidikan formal maupun informal. Pada umumnya hampir setiap kelompok yang ada dalam masyarakat memiliki nilai kearifan lokal masing-masing. Nilai budaya lokal pada umumnya terdapat pada kearifan lokal (local wisdom) seperti nilai gotong royong, nilai kejujuran dan tanggung jawab serta nilai harmoni. dimana nilai budaya ini dilihat sebagai ide, kepercayaan, aturan dan unsur suatu materi. Ide meliputi hal-hal seperti nilai, intelektual, dan pengalaman. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif desktiftif. Hal tersebut didasari oleh masalah yang diteliti bersifat deskriftif kualitatif yang membutuhkan observasi, wawancara, mengkaji dokumen, menguji keabsahan data melalui tahapan triangulasi, dalam mengungkap kebermaknaan secara interpretatif sebagai jawaban dalam pemecahan masalah penelitian.
Implementasi Pembelajaran Berdiferensiasi Dalam Kurikulum Merdeka di SMA Negeri 1 Palu Sukmawati, Sukmawati; Jamaludin, Jamaludin; Alanur, Shofia Nurun; Marjan, Elin Sintiya; Mujahidah, Fina; Ariyanti, Alya; Dewi, Kadek Shinta; Sumardi, Azzahrah Nabilah; Triputra, Moh Fauzan; Karmila M, Adelia; Sampali, Abigail Virginia Yohana; Idjasa, Anggun Pratiwi; Seneng, Heri Irawan D; Alifa, Nur
QISTINA: Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol 4, No 1 (2025): June 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/qistina.v4i1.6173

Abstract

Artikel ini membahas implementasi pembelajaran berdiferensiasi sebagai pendekatan utama dalam Kurikulum Merdeka di SMA Negeri 1 Palu. Pembelajaran berdiferensiasi merupakan strategi yang menyesuaikan proses belajar mengajar berdasarkan kebutuhan, minat, dan gaya belajar siswa guna menciptakan pengalaman belajar yang bermakna dan adil bagi setiap individu. Penelitian ini dilakukan secara kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, angket, dan dokumentasi terhadap guru dan siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran berdiferensiasi telah mulai diterapkan dalam kegiatan belajar mengajar di SMA Negeri 1 Palu, meskipun masih menghadapi sejumlah kendala. Beberapa tantangan utama yang dihadapi meliputi rendahnya kesiapan siswa untuk belajar secara mandiri, keterbatasan waktu dan sumber daya pembelajaran, serta kebutuhan akan pelatihan lanjutan bagi para guru dalam memahami dan menerapkan strategi pembelajaran berdiferensiasi secara optimal. Tahapan implementasi mencakup tiga tahap utama: perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Perencanaan berbasis asesmen diagnostik digunakan untuk mengidentifikasi kesiapan, minat, dan profil belajar siswa. Pelaksanaan mencakup strategi diferensiasi dalam konten, proses, dan produk pembelajaran. Konten mencakup variasi materi, konsep, dan keterampilan; proses mencakup kegiatan pembelajaran yang fleksibel; sedangkan produk mencakup hasil akhir seperti esai, presentasi, poster, karya seni, video, blog, atau pertunjukan. Dasar hukum pelaksanaan mengacu pada Permendikbudristek No. 5 Tahun 2022 dan Keputusan Kepala BSKAP No. 033/H/KR/2022. Artikel ini merekomendasikan peningkatan pelatihan bagi guru dan siswa, pengembangan perangkat ajar yang adaptif, serta dukungan manajerial dari pihak sekolah guna mewujudkan pembelajaran yang inklusif dan berpihak pada kebutuhan siswa.
Co-Authors Abdy Evansyah Ade Ayu Adellia, Triva Adheleydhe Tandayu Aditya Aditya Adril Afriana Agil Agil Agios Tangkuman Agustin, Dewi Ahmad Gafar Alfan, Alfan Alifa, Nur Alnawati Alnawati Amir, Hapsa Ananda, I Made Govardana Andi Rahmatullah Anggi, Anggi Anggriani Lagonda Anggun Anggun, Anggun Anjelina Yofita Goo Anwir mk. Sulu Aprianto . Aprilandani Aprizal Aprizal Ardi Ardi Arianti Ariyanti, Alya Asep Mahpudz Asyer Emarvino Kaitu Baharuddin Baharuddin Basran Basran Budiman, Noslin Margareta Bunga Putri Sagita Chairil, Muhammad Dahlia Dahlia Dahlia Syuaib Dellawati Appulembang Dewa Ayu Made Suryani Dewi, Kadek Shinta Dinda Dwi Septiwiharti Elma Tiana Elmawati Era Era Fahrul, Moh Fatima Az-Zahra Fatnelam Fausia, Fausia Febriani Febriani Febyanti, Ni Made Feni Feni Fina Fatikhatus Solikhah Fitriani Fitriani Fitriani Frangki Julianto Mamahit Gerhana Gerhana Gita purnamasari Grasia Eirene Dimba Yelvita Dimba Hamida Balqis Hasdin Hasdin Hasdin Hanis Hasdin Hasdin Hasdin Hasdin Hasdin Hasdin Herdalia, Ni Nyoman Ayu Husaena Almahdali Idjasa, Anggun Pratiwi ILHAM Imran Imran Imran Imran Intan Triana Ishak Ishak Isra Isra Isti Qumaira Iswandi Iswandi Ivon Ivon Jamaluddin Jamaluddin JAMALUDIN Jamaludin . Jamaludin Jamaludin Jannah, Siti Zahrotul Japar, Desianti Jesicca Jesicca Jihan Fatihah Jufri Jufri Juisda Elisabet Juliawati, Ni Kadek Dewi Kadek Desi Martini Kaharuddin Nawing Karmila M, Adelia Kartini Kartini Kassa, Adriana Kawadi, Julistri A Kiki Rinawati L, Nurmala Lasaka, Risnawati A Lilis Lilis Setiawati Lisa Selviana Lisdayani Lisdayani M. Shanda Saputra Magati, Hefinto Makmur, Windy Marjan, Elin Sintiya Marwah Marwah Marzella Dalla Mawar Mawar, Mawar Minarni Mita Mita Moh Fikri Moh. Rafik Moh.Rusli Mohassagif Muharrama, Muharrama Mujahidah, Fina Nabila Atmalia Nadila Yulianingsi Nadilla, Nadilla Nasran Nasran Nasran Nasran, Nasran Nazar, Ibnu Nelfi Nelfi Nia Nia Nirma Nirmaya Sasnita Sari Nur Ainun Nur Amalia Nur Azizah Nur Faizah Nur zakirah Nuraftitah Nuraftitah Nuralia Hamdan Nurhadija Nurhadija Nurhaliza, Nurhaliza Nurlia s. lompong Nurul Asrina Nurwahida Nurwahida, Nurwahida Olha Finaselya Tabunggi Parigul Parigul Pratiwi, Mei Putri Apriani Putri Cahaya Putri Nur fahirah armiati Putri Sabina R Tomeys, Irnayanti Rahmadan, Sri Rahmadani H. Dunggio Rahman, Putri Wahida Rahmat Hidayat Rani, Kadek Gita Rata, Fildayanti Renaldi Renaldi Rifana Rini Wulandari Riska Maharani Riska Tambidjonga Riski, Moh Rizal Roy Kulyawan Salmamadi Salsabila, Zelika Sampali, Abigail Virginia Yohana Santi Aulia Santika Santika Santjuu, Amanda Saputri, Hazad Sartina Sartina Sarwina Ayu Lestari Saskia, Saskia Seneng, Heri Irawan D Septianingsi, Andi Alda SINTA, PRETI Siti Fatima Siti Rukmana Siti Zahra Rifal Sri Wandari sukmawati Sukmawati Sukmawati Sukmawati Sukmawati Sukmawati Sukmawati Sukmawati, Sukmawati Sumardi, Azzahrah Nabilah SUMARNI Sumawati Sukmawati Sunarto Amus Syuaib, Dahlia Tanti Tanti Taufiq Eka Riandhana Tongenge, Miranda Triputra, Moh Fauzan Umul Astifa Widya Astuti Windy Makmur Windy Makmur Yani, Ni Nyoman Feny Gita Yohanis Wau Yosafat Yuliana Puspita Dewi Yulitayani, Sri Zanniaty, Iva