Articles
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN CTL BERORIENTASI TRI KAYA PARISUDHA TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS III
Sariani, Ni Luh Ayu;
Suarjana, I Made;
Dibia, I Ketut
Journal of Education Technology Vol 2, No 3 (2018)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (395.1 KB)
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar matematika antara siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran CTL berorientasi Tri Kaya Parisudha,dengan siswa yang tidak dibelajarkan menggunakan model pembelajaran CTL berorientasi Tri Kaya Parisudha,terhadap mata pelajaran Matematikasiswa kelas III SD di Gugus III Semester II Kecamatan Banjar Kabupaten Buleleng tahun pelajaran 2017/2018. Populasi penelitian ini adalah kelas III SD di Gugus III semester II Kecamatan Banjar Kabupaten Buleleng yang berjumlah 130 orang. Sampel penelitian ini adalahsiswa kelas III SD Negeri 3 Dencarik berjumlah 20 orang sebagai kelompok eksperimen dan siswa kelas III SD Negeri 2 Dencarik berjumlah 25 orang sebagai kelompok kontrol. Metode pengumpulan data menggunakan metode tes yang berbentuk pilihan ganda dengan jumlah soal sebanyak 25 soal. Data dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan (uji-t). Berdasarkan hasil analisis, diperoleh thit = 3,22 > ttab =1,68. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar matematika antara kelompok siswa yang dibelajarkanmenggunakan model pembelajaran CTL berorientasi Tri kaya Parisudhadan kelompok siswa yang tidak dibelajarkanmenggunakan model pembelajaran CTL berorientasi Tri kaya Parisudha pada siswa kelas III SD di Gugus III semester II Kecamatan Banjar Kabupaten Buleleng tahun pelajaran 2017/2018. Saran dari penelitian ini adalah agar dapat digunakan sebagai pedoman dalam penelitian lebih lanjut tentang model pembelajaran CTL berorientasi Tri Kaya Parisudha, dalam bidang matematika maupun bidang ilmu lainnya yang sesuai, serta peneliti juga diharapkan memperhatikan kendala-kendala yang di alami dalam penelitian ini sebagai bahan pertimbangan untuk perbaikan dan penyempurnaan penelitian yang akan dilaksanakan.
ENGARUH MODEL PBL BERMUATAN KEARIFAN LOKAL TERHADAP SIKAP SOSIAL DAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS MATEMATIKA SISWA KELAS V DI GUGUS V KECAMATAN SUKASADA
Primayanti, Putu Era;
Suarjana, I Made;
Astawan, I Gede
Journal of Education Technology Vol 3, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (319.087 KB)
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui 1) perbedaan secara simultan sikap sosial dan kemampuan berpikir kritismatematika antara kelompok siswa yang mengikuti model PBL bermuatan kearifan lokal dan kelompok siswa yangmengikuti pembelajaran konvensional pada siswa kelas V di Gugus V Kecamatan Sukasada. 2) perbedaan sikap sosial antarakelompok siswa yang mengikuti model PBL bermuatan kearifan lokal dan kelompok siswa yang mengikuti pembelajarankonvensional pada siswa kelas V di Gugus V Kecamatan Sukasada. 3) perbedaan kemampuan berpikir kritis matematikaantara kelompok siswa yang mengikuti model PBL bermuatan kearifan lokal dan kelompok siswa yang mengikutipembelajaran konvensional pada siswa kelas V di Gugus V Kecamatan Sukasada. Jenis penelitian ini adalah penelitianeksperimen. Penelitian ini menggunakan rancangan The Post Test Only Control Group Design. sampel pada penelitian iniberjumlah 55 siswa dari kelas eksperimen 25 siswa dan kelas kontrol 30 siswa yang diambil dengan sistem undian.Instrument yang digunakan yaitu kuisioner dan tes uraian. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan statisticdeskriptif dan inferensial yaitu uji manova. Hasil penelitian menunjukkan 1) terdapat perbedaan secara simultan sikap sosialdan kemampuan berpikir kritis matematika antara kelompok siswa yang mengikuti model PBL bermuatan kearifan lokal dankelompok siswa yang mengikuti model pembelajaran konvensional yang dibuktikan dengan nilai signifikansi sebesar 0,000 <0,05. 2) terdapat perbedaan sikap sosial antara kelompok siswa yang mengikuti model PBL bermuatan kearifan lokal danantara kelompok siswa yang mengikuti model pembelajaran konvensional yang dibuktikan dengan nilai signifikansi sebesar0,000 < 0,05. 3) terdapat perbedaan kemampuan berpikir kritis matematika antara kelompok siswa yang mengikuti modelPBL bermuatan kearifan lokal dan antara kelompok siswa yang mengikuti model pembelajaran konvensional yang dibuktikandengan nilai signifikansi sebesar 0,000 < 0,05.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN TIME TOKEN BERBANTUAN MEDIA VIDEO TERHADAP HASIL BELAJAR IPA KELAS V SD
Pramana, I Putu Yoga;
Suarjana, I Made
Journal of Education Technology Vol 2, No 4 (2018)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (276.151 KB)
|
DOI: 10.23887/jet.v2i4.16425
Permasalahan rendahnya hasil belajar IPA dengan rata-rata 65,95 disebabkan karena pembelajaran lebih banyak menggunakan metode ceramah dan penugasan, sehingga siswa terlihat bosan ketika mengikuti pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh signifikan model pembelajaran Time Token berbantuan media video terhadap hasil belajar IPA pada siswa kelas V SD Gugus I Kecamatan Tegallalang Kabupaten Gianyar Tahun Pelajaran 2017/2018. Jenis peneltian ini adalah penelitian eksperimen semu, populasi penelitian siswa kelas V SD Gugus I Kecamatan Tegalalang Kabupaten Gianyar Tahun Pelajaran 2017/2018 yang berjumlah 131 siswa. Sampel penelitian ini yaitu kelas V SD Negeri 1 Tegallalang yang berjumlah 35 siswa dan siswa kelas V SD Negeri 5 Tegallang yang berjumlah 33 siswa. Data hasil belajar IPA dikumpulkan dengan menggunakan tes yaitu dengan tes objektif. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik analisis statistik deskriptif. Dengan analisis statistik deskriptif pada kelompok eksperimen didapatkan mean (M) sebesar 23,26, median (Me) sebesar 24, dan modus (Mo) sebesar 26, selanjutnya analisis statistik deskriptif kelompok kontrol didapatkan mean (M) sebesar 14,94 median (Me) sebesar 14, dan modus (Mo) sebesar13. Berdasarkan analisis data dengan uji-t, dapat diketahui thit = 15,127 dan ttab = 1,980 untuk db = 66 pada taraf signifikansi 5%. Berdasarkan kriteria pengujian, karena thit > ttab maka H0 ditolak dan H1 diterima. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Time Token berbantuan media video berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar IPA pada Siswa kelas V SD Gugus I Tegallalang Kabupaten Gianyar Tahun pelajaran 2017/2018.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN TWO STAY TWO STRAY TERHADAP HASIL BELAJAR IPA
Dumaini, Ni Kd. Depi;
Suarjana, I Made;
Dibia, I Ketut
Journal of Education Technology Vol 3, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (375.582 KB)
|
DOI: 10.23887/jet.v3i2.21713
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh yang signifikan hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran kooperatif tipe two stay two stray dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SD Semester II di Gugus IV Kecamatan Abang Kabupaten Karangasem Tahun Pelajaran 2017/2018. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan rancangan non-equivalent posttest only control group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SD di Gugus IV Kecamatan Abang Kabupaten Karangasem yang berjumlah 121 orang. Sampel penelitian yaitu siswa kelas V SDN 2 Culik dan siswa kelas V SDN 3 Culik. Data hasil belajar IPA dikumpulkan menggunakan tes objektif pilihan ganda. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan statistik deskriptif dan statistik inferensial. Hasil penelitian menunjukkan terdapat pengaruh yang signifikan hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran kooperatif tipe two stay two stray dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional. Hal ini diketahui dari hasil analisis hipotesis dengan uji-t, thitung lebih besar dibandingkan dengan ttabel (thitung 6,08 > ttabel 2,021), dengan perhitungan rata-rata skor hasil belajar IPA kelompok eksperimen adalah 24,11 lebih besar dari rata-rata skor hasil belajar IPA kelompok kontrol yaitu 17,23. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran kooperatif tipe two stay two stray berpengaruh terhadap hasil belajar IPA siswa kelas V SD Semester II di Gugus IV Kecamatan Abang Kabupaten Karangasem Tahun Pelajaran 2017/2018.
Quick Response Code-based Pop-Up Book Media: Plant Reproduction Systems Topic for Grade VI Elementary School
Putu Wulan Libriani;
I Made Suarjana;
Gede Wira Bayu
Journal of Education Technology Vol. 7 No. 2 (2023): May
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jet.v7i2.60917
The use of innovative learning media based on digital technology can have a positive impact on improving the quality of the learning process. This study aims to develop a media pop-up book based on a quick response code on the topic of plant propagation that has been tested for validity. This research was conducted through five stages in the ADDIE model. This research was only carried out until the development stage. Data collection was carried out using a questionnaire method. The assessment instrument used to test the validity of the pop-up book media in this study was a rating scale with a learning media assessment sheet. The subject of this study was pop-up book media based on quick response code on the topic of plant reproduction systems for grade VI elementary schools with the validity of the media as a research object. The assessment was carried out by four experts consisting of two lecturers and two sixth grade teachers. The results of the assessment are then averaged to determine the validity of the pop-up book media based on the quick response code that has been made. From the results of the assessment by four experts, an average media validity score of 93% was obtained, the material validity average score was 96% and the media validity by practitioners was an average of 98% with very good qualifications. Based on these results, it can be concluded that the pop-up book media based on the quick response code on the topic of plant reproductive systems for grade VI elementary schools is valid in the very good category.
PERISA Audio Visual Media on Learning Social Diversity for Class V Elementary School Students
Ketut Meli Astuti;
I Made Suarjana;
Gusti Ayu Putu Sukma Trisna
Journal of Education Technology Vol. 7 No. 3 (2023): August
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jet.v7i3.62035
The lack of innovative learning media development in the subjects of Pancasila and Civic Education (PPKn) has an impact on poor understanding of cultural concepts among students. This study aimed at developing effective local culture-oriented learning media for grade V elementary school students. This research used ADDIE learning media development model (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). The subjects of the study consisted of 33 grade V elementary school students. The method applied in this study involved the use of questionnaires, rating scale sheets, and tests as research instruments. The research design used a pre-experimental approach. The results showed that the learning media developed, namely Media Adventure Negeri Indonesia (PERISA), is an audio-visual media in the form of videos that visualize the diversity of local cultures in Indonesia. PERISA media has a very high level of content validity with a score of 0.92. The response of teachers and students to PERISA media was also great, with a teacher response scored of 3.81 (declared very good) and a student response scored of 3.00 (declared good). The study also found significant differences on students' understanding of cultural concepts before and after using PERISA's audio-visual media. The implication of this study is that PERISA media is likely to increase the effectiveness of PPKn learning and provide convenience for students in understanding local cultural concepts. This media can be used as a supporting tool that has a positive impact on the learning process.
Enhancing Learning Creativity and Computational Thinking through Coding-Based Flipbook Media in Elementary Education
Listyana, I Gusti Agung Ayu Putu;
Suarjana, I Made;
Antara, Putu Aditya
Journal of Education Technology Vol. 8 No. 3 (2024): August
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jet.v1i1.91520
This study addresses the issue of low learning motivation, limited student understanding of science concepts, and the lack of diverse instructional media in fifth-grade elementary classrooms. These conditions necessitate solutions through interactive and innovative learning approaches. The research aims to design, evaluate the validity, practicality, and effectiveness of coding-based flipbook learning media to enhance students’ learning creativity and computational thinking skills. This study employs a quantitative design using a pretest-posttest control group model. The research subjects consist of 36 fifth-grade students. Data were collected through a learning creativity questionnaire and a computational thinking test. Data analysis was conducted using inferential t-tests to determine significant differences between experimental and control groups. The findings reveal that coding-based flipbook media exhibit high validity and practicality levels and are significantly effective in improving students’ learning creativity and computational thinking skills. These findings provide a relevant solution to the issues of low learning motivation, limited concept understanding, and inadequate instructional media in the classroom. In conclusion, coding-based flipbook media represent an effective and innovative approach to supporting science education in elementary schools.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN CTL BERORIENTASI TRI KAYA PARISUDHA TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS III
Sariani, Ni Luh Ayu;
Suarjana, I Made;
Dibia, I Ketut
Journal of Education Technology Vol. 2 No. 3 (2018): August
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jet.v2i3.16372
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar matematika antara siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran CTL berorientasi Tri Kaya Parisudha,dengan siswa yang tidak dibelajarkan menggunakan model pembelajaran CTL berorientasi Tri Kaya Parisudha,terhadap mata pelajaran Matematikasiswa kelas III SD di Gugus III Semester II Kecamatan Banjar Kabupaten Buleleng tahun pelajaran 2017/2018. Populasi penelitian ini adalah kelas III SD di Gugus III semester II Kecamatan Banjar Kabupaten Buleleng yang berjumlah 130 orang. Sampel penelitian ini adalahsiswa kelas III SD Negeri 3 Dencarik berjumlah 20 orang sebagai kelompok eksperimen dan siswa kelas III SD Negeri 2 Dencarik berjumlah 25 orang sebagai kelompok kontrol. Metode pengumpulan data menggunakan metode tes yang berbentuk pilihan ganda dengan jumlah soal sebanyak 25 soal. Data dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan (uji-t). Berdasarkan hasil analisis, diperoleh thit = 3,22 > ttab =1,68. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar matematika antara kelompok siswa yang dibelajarkanmenggunakan model pembelajaran CTL berorientasi Tri kaya Parisudhadan kelompok siswa yang tidak dibelajarkanmenggunakan model pembelajaran CTL berorientasi Tri kaya Parisudha pada siswa kelas III SD di Gugus III semester II Kecamatan Banjar Kabupaten Buleleng tahun pelajaran 2017/2018. Saran dari penelitian ini adalah agar dapat digunakan sebagai pedoman dalam penelitian lebih lanjut tentang model pembelajaran CTL berorientasi Tri Kaya Parisudha, dalam bidang matematika maupun bidang ilmu lainnya yang sesuai, serta peneliti juga diharapkan memperhatikan kendala-kendala yang di alami dalam penelitian ini sebagai bahan pertimbangan untuk perbaikan dan penyempurnaan penelitian yang akan dilaksanakan.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN TIME TOKEN BERBANTUAN MEDIA VIDEO TERHADAP HASIL BELAJAR IPA KELAS V SD
Pramana, I Putu Yoga;
Suarjana, I Made
Journal of Education Technology Vol. 2 No. 4 (2018): November
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jet.v2i4.16425
Permasalahan rendahnya hasil belajar IPA dengan rata-rata 65,95 disebabkan karena pembelajaran lebih banyak menggunakan metode ceramah dan penugasan, sehingga siswa terlihat bosan ketika mengikuti pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh signifikan model pembelajaran Time Token berbantuan media video terhadap hasil belajar IPA pada siswa kelas V SD Gugus I Kecamatan Tegallalang Kabupaten Gianyar Tahun Pelajaran 2017/2018. Jenis peneltian ini adalah penelitian eksperimen semu, populasi penelitian siswa kelas V SD Gugus I Kecamatan Tegalalang Kabupaten Gianyar Tahun Pelajaran 2017/2018 yang berjumlah 131 siswa. Sampel penelitian ini yaitu kelas V SD Negeri 1 Tegallalang yang berjumlah 35 siswa dan siswa kelas V SD Negeri 5 Tegallang yang berjumlah 33 siswa. Data hasil belajar IPA dikumpulkan dengan menggunakan tes yaitu dengan tes objektif. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik analisis statistik deskriptif. Dengan analisis statistik deskriptif pada kelompok eksperimen didapatkan mean (M) sebesar 23,26, median (Me) sebesar 24, dan modus (Mo) sebesar 26, selanjutnya analisis statistik deskriptif kelompok kontrol didapatkan mean (M) sebesar 14,94 median (Me) sebesar 14, dan modus (Mo) sebesar13. Berdasarkan analisis data dengan uji-t, dapat diketahui thit = 15,127 dan ttab = 1,980 untuk db = 66 pada taraf signifikansi 5%. Berdasarkan kriteria pengujian, karena thit > ttab maka H0 ditolak dan H1 diterima. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Time Token berbantuan media video berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar IPA pada Siswa kelas V SD Gugus I Tegallalang Kabupaten Gianyar Tahun pelajaran 2017/2018.
PENGARUH MODEL PBL BERMUATAN KEARIFAN LOKAL TERHADAP SIKAP SOSIAL DAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS MATEMATIKA SISWA KELAS V DI GUGUS V KECAMATAN SUKASADA
Primayanti, Putu Era;
Suarjana, I Made;
Astawan, I Gede
Journal of Education Technology Vol. 3 No. 1 (2019): February
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jet.v3i1.17961
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui 1) perbedaan secara simultan sikap sosial dan kemampuan berpikir kritismatematika antara kelompok siswa yang mengikuti model PBL bermuatan kearifan lokal dan kelompok siswa yangmengikuti pembelajaran konvensional pada siswa kelas V di Gugus V Kecamatan Sukasada. 2) perbedaan sikap sosial antarakelompok siswa yang mengikuti model PBL bermuatan kearifan lokal dan kelompok siswa yang mengikuti pembelajarankonvensional pada siswa kelas V di Gugus V Kecamatan Sukasada. 3) perbedaan kemampuan berpikir kritis matematikaantara kelompok siswa yang mengikuti model PBL bermuatan kearifan lokal dan kelompok siswa yang mengikutipembelajaran konvensional pada siswa kelas V di Gugus V Kecamatan Sukasada. Jenis penelitian ini adalah penelitianeksperimen. Penelitian ini menggunakan rancangan The Post Test Only Control Group Design. sampel pada penelitian iniberjumlah 55 siswa dari kelas eksperimen 25 siswa dan kelas kontrol 30 siswa yang diambil dengan sistem undian.Instrument yang digunakan yaitu kuisioner dan tes uraian. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan statisticdeskriptif dan inferensial yaitu uji manova. Hasil penelitian menunjukkan 1) terdapat perbedaan secara simultan sikap sosialdan kemampuan berpikir kritis matematika antara kelompok siswa yang mengikuti model PBL bermuatan kearifan lokal dankelompok siswa yang mengikuti model pembelajaran konvensional yang dibuktikan dengan nilai signifikansi sebesar 0,000 <0,05. 2) terdapat perbedaan sikap sosial antara kelompok siswa yang mengikuti model PBL bermuatan kearifan lokal danantara kelompok siswa yang mengikuti model pembelajaran konvensional yang dibuktikan dengan nilai signifikansi sebesar0,000 < 0,05. 3) terdapat perbedaan kemampuan berpikir kritis matematika antara kelompok siswa yang mengikuti modelPBL bermuatan kearifan lokal dan antara kelompok siswa yang mengikuti model pembelajaran konvensional yang dibuktikandengan nilai signifikansi sebesar 0,000 < 0,05.