Claim Missing Document
Check
Articles

PERLINDUNGAN KESEJAHTERAAN ANAK DI KOTA BANDA ACEH (STUDI TERHADAP IMPLEMENTASI QANUN NOMOR 11 TAHUN 2008 TENTANG PERLINDUNGAN ANAK) Fitriliana Fitriliana; Zawil Fadhli; Murnia Suri; Herawati Herawati; Azirah Azirah
JOURNAL OF EDUCATION SCIENCE Vol 8, No 2 (2022): OKTOBER 2022
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jes.v8i2.6054

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi Banyak anak yang termasuk dalam kategori anak rawan anak-anak yang membutuhkan perlindungan khusus. Perlindungan anak adalah segala usaha yang dilakukan untuk menciptakan kondisi agar setiap anak dapat melaksanakan hak dan kewajiban demi perkembangan dan pertumbuhan anak secara wajar baik fisik, mental dan social. Hadirnya Qanun Nomor 11 Tahun 2008 tentang perlindungan anak untuk meminimalisir terjadinya eksploitasi terhadap anak. Dari hasil penelitian peran dan fungsi Dinas Sosial melaksanakan pembinaan kesejahteraan social, pelayanan dan rehabilitasi sosial, Dinas Sosial Belum maksimal dalam menangani anak terlantar karena mempunyai keterbatasan di karenakan setiap tahunnya jumlah tinggi anak terlantar sedangkan dana yang tersedia terbatas sehingga kendalanya sumber daya manusia yaitu prasarana dan sarana tidak ada seperti rumah penampungan anak terlantar Kata Kunci: Perlindungan, Kesejahteraan anak, Implementasi Qanun No 11 Tahun 2008.
PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP KORBAN KEKERASAN SEKSUAL DI LINGKUNGAN PENDIDIKAN DALAM PERSPEKTIF HUKUM ISLAM Fitriliana Fitriliana; Lisnawati Lisnawati; Murnia Suri; Eva Susanna; Zawil Fadhli; Herawati Herawati
JOURNAL OF EDUCATION SCIENCE Vol 11, No 2 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jes.v11i2.6059

Abstract

Kasus kekerasan seksual di lingkungan pendidikan terus mengalami peningkatan dan menjadi ancaman serius terhadap terpenuhinya hak-hak peserta didik untuk memperoleh lingkungan belajar yang aman dan bermartabat. Fenomena ini tidak hanya menimbulkan dampak fisik dan psikologis bagi korban, tetapi juga menghambat proses pendidikan serta perkembangan sosial peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk perlindungan hukum terhadap korban kekerasan seksual di lingkungan pendidikan dalam perspektif hukum Islam, serta mengkaji relevansi antara ketentuan hukum positif di Indonesia dengan prinsip-prinsip perlindungan yang diajarkan dalam Islam. Penelitian menggunakan metode penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan (statute approach) dan pendekatan konseptual (conceptual approach). Data diperoleh melalui studi kepustakaan terhadap peraturan perundang-undangan, literatur hukum Islam, Al-Qur'an, hadis, serta jurnal ilmiah yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hukum Islam memberikan perlindungan yang komprehensif terhadap korban kekerasan seksual melalui prinsip hifz al-nafs (perlindungan jiwa), hifz al-'ird (perlindungan kehormatan), dan hifz al-nasl (perlindungan keturunan) sebagai bagian dari maqasid syariah. Prinsip-prinsip tersebut sejalan dengan kebijakan hukum nasional yang menekankan pencegahan, perlindungan korban, penegakan hukum, serta pemulihan hak-hak korban. Oleh karena itu, diperlukan penguatan implementasi nilai-nilai hukum Islam dalam penyusunan kebijakan dan sistem perlindungan di lingkungan pendidikan melalui pendidikan karakter, penguatan etika, serta peningkatan kesadaran seluruh pemangku kepentingan guna menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, adil, dan bebas dari kekerasan seksual. Kata Kunci: Perlindungan Hukum, Kekerasan Seksual, Lingkungan Pendidikan, Hukum Islam.
PENGUKURAN PENGUASAAN KOSAKATA BAHASA INGGRIS MELALUI PELAKSANAAN PENILAIAN DIAGNOSTIC KOGNITIF Murnia Suri; Rafni Fajriati; Nadia Safira
JOURNAL OF EDUCATION SCIENCE Vol 11, No 2 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jes.v11i2.5344

Abstract

Pelaksanaan assessment diagnostik kognitif terhadap 22 mahasiswa Program Studi Farmasi bertujuan untuk mengukur tingkat penguasaan kosakata (vocabulary) Bahasa Inggris yang dimiliki oleh mahasiswa pada awal perkuliahan. Berdasarkan hasil analisis data, diperoleh bahwa sebagian besar mahasiswa, yaitu sebanyak 15 orang (65%), berada pada kategori kemampuan menengah dengan jumlah kosakata yang ditulis berada pada rentang 81–101 kata. Sebanyak 3 orang mahasiswa (13%) menunjukkan kemampuan yang rendah dengan jumlah kosakata antara 60–80 kata, sedangkan 4 mahasiswa lainnya (sekitar 17,2%) menunjukkan kemampuan yang lebih tinggi, yaitu di atas 101 kata. Sementara itu, hanya 1 mahasiswa (4,3%) yang menulis antara 123–143 kosakata. Distribusi ini menunjukkan bahwa secara umum, penguasaan kosakata mahasiswa masih didominasi oleh tingkat kemampuan menengah, dengan hanya sebagian kecil yang berada pada kategori tinggi maupun rendah. Hal ini mengindikasikan adanya kebutuhan untuk menyusun materi ajar Bahasa Inggris yang adaptif terhadap tingkat kemampuan aktual mahasiswa, terutama dalam hal pengembangan kosakata akademik dan tematik sesuai dengan bidang keilmuan Farmasi. Hasil ini juga menegaskan pentingnya assessment diagnostik sebagai alat identifikasi awal yang berguna dalam merancang pendekatan pembelajaran yang lebih kontekstual dan berpusat pada kebutuhan mahasiswa. Dengan demikian, proses pembelajaran Bahasa Inggris diharapkan dapat lebih efektif dalam meningkatkan kompetensi linguistik mahasiswa, khususnya dalam penggunaan kosakata secara aktif dan aplikatif dalam konteks akademik maupun profesional. Kata Kunci: Assessment Diagnostik, Engliash, Vocabulary Test