Articles
Pengaruh Kualitas Pembelajaran Keuangan dan Literasi Keuangan Terhadap Financial Self Efficacy Mahasiswa Akuntansi
Nyoman Trisna Herawati;
I Made Candiasa;
I Ketut Yadnyana;
Naswan Suharsono
JPEKA: Jurnal Pendidikan Ekonomi, Manajemen dan Keuangan Vol. 2 No. 2 (2018)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26740/jpeka.v2n2.p115-128
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi financial self efficacy mahasiswa Program Studi Akuntansi (S1) di Bali yang dilihat dari kualitas pembelajaran keuangan dan literasi keuangan mahasiswa. Metode penelitian menggunakan rancangan kuantitatif dengan pendekatan ex post facto melalui teknik analisis jalur (path analysis). Data penelitian dikumpulkan melalui tes literasi keuangan dan kuesioner yang didistribusikan melalui metode purposive sampling. Sampel penelitian merupakan mahasiswa Akuntansi S1 yang duduk di semester IV dan VI sebanyak 182 responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh langsung antara kualitas pembelajaran keuangan terhadap literasi keuangan. Demikian hanya literasi keuangan memiliki pengaruh langsung terhadap financial self efficacy mahasiswa. Namun hasil penelitian menemukan bahwa kualitas pembelajaran keuangan tidak memiliki pengaruh secara langsung terhadap financial self efficacy, sehingga dapat disimpulkan bahwa kualitas pembelajaran keuangan hanya memiliki pengaruh tidak langsung terhadap financial self efficacy melalui literasi keuangan. Hasil penelitian ini menunjukkan pentingnya meningkatkan kualitas pembelajaran keuangan tidak hanya untuk meningkatkan indeks literasi keuangan namun juga financial self efficacy mahasiswa.
Kajian Analisis Penerapan Teori Konstruktivis Melalui Pendekatan RME Terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika
I Nyoman Bagus Pramartha;
Naswan Suharsono;
Wayan Mudana
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 7 No. 4 (2022): Desember
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29303/jipp.v7i4.464
Konstruktivisme adalah teori belajar yang mempersepsikan belajar sebagai proses membangun pengetahuan berdasarkan pengalaman. Masalah sulitnya menerjemahkan teori pembelajaran ini ke dalam praktik belajar mengajar telah menjadi perdebatan di kalangan peneliti pendidikan. Menurut pandangan konstruktivis, belajar adalah proses pemecahan masalah dengan cara yang tepat. Pembinaan ini harus dilakukan oleh siswa sebagai pembelajar. Siswa harus terlibat aktif, berpikir aktif, menyusun dan memberi makna tentang hal-hal yang dipelajari. Pendekatan konstruktivis menekankan bahwa peran utama dalam kegiatan pembelajaran adalah aktivitas siswa dalam mengkonstruksi pengetahuannya sendiri. Salah satu pendekatan pembelajaran yang dapat diterapkan untuk mewujudkan pengalaman belajar siswa adalah realistic mathematics education (RME). Pendekatan pembelajaran RME dapat membantu siswa dalam mengingat materi pelajaran sebelumnya, dan melatih siswa dalam belajar menemukan konsep melalui eksperimen. Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan hasil, dapat disimpulkan bahwa penggunaan pendekatan pembelajaran RME mampu memberikan pengaruh yang signifikan terhadap kemampuan pemecahan masalah siswa.
Kajian Analisis Penerapan Teori Konstruktivis Melalui Pendekatan RME Terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika
I Nyoman Bagus Pramartha;
Naswan Suharsono;
Wayan Mudana
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 7 No. 4 (2022): Desember
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29303/jipp.v7i4.464
Konstruktivisme adalah teori belajar yang mempersepsikan belajar sebagai proses membangun pengetahuan berdasarkan pengalaman. Masalah sulitnya menerjemahkan teori pembelajaran ini ke dalam praktik belajar mengajar telah menjadi perdebatan di kalangan peneliti pendidikan. Menurut pandangan konstruktivis, belajar adalah proses pemecahan masalah dengan cara yang tepat. Pembinaan ini harus dilakukan oleh siswa sebagai pembelajar. Siswa harus terlibat aktif, berpikir aktif, menyusun dan memberi makna tentang hal-hal yang dipelajari. Pendekatan konstruktivis menekankan bahwa peran utama dalam kegiatan pembelajaran adalah aktivitas siswa dalam mengkonstruksi pengetahuannya sendiri. Salah satu pendekatan pembelajaran yang dapat diterapkan untuk mewujudkan pengalaman belajar siswa adalah realistic mathematics education (RME). Pendekatan pembelajaran RME dapat membantu siswa dalam mengingat materi pelajaran sebelumnya, dan melatih siswa dalam belajar menemukan konsep melalui eksperimen. Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan hasil, dapat disimpulkan bahwa penggunaan pendekatan pembelajaran RME mampu memberikan pengaruh yang signifikan terhadap kemampuan pemecahan masalah siswa.
Penggunaan Media Sosial Pada Minat Berwirausaha Melalui Kreativitas Anak Muda Kota Amuntai
Julia Afria;
Naswan Suharsono
Manajemen dan Kewirausahaan Vol. 4 No. 1 (2023): Manajemen dan Kewirausahaan
Publisher : Manajemen FEB Unima
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.53682/mk.v4i1.4904
Penelitian ini dilatar belakangi oleh tingkat kemampuan berwirausaha di Indonesia masih dikatakan tergolong rendah dibandingkan dengan negara di kawasan Asia Pasifik. Hal tersebut disebabkan oleh beberapa faktor salah satunya yaitu kurangnya minat berwirausaha pada anak muda. Munculnya minat berwirausaha dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor, salah satunya yaitu media sosial. Salah satu variabel yang ditemukan berhubungan dengan minat berwirausaha adalah kreativitas. Selain itu, berkembangnya media sosial juga dapat memunculkan suatu kreativitas dari anak muda. Total sampel sebanyak 100 responden dengan teknik pengambilan sampel menggunakan Purposive Sampling. Penelitian ini menggunakan sumber data primer kuesioner dengan teknis analisis menggunakan analisis jalur menggunakan program SPSS Versi 25. Hasil penelitian menunjukkan jika media sosial berpengaruh positif signifikan terhadap minat berwirausaha. Selanjutnya pengujian media sosial terhadap kreativitas menunjukan hasil positif signifikan terhadap kreativitas. Pengujian ketiga yaitu kreativitas terhadap minat berwirausaha menunjukkan hasil bahwa kreativitas berpengaruh positif signifikan terhadap minat berwirausaha. Terakhir yaitu hasil uji sobel menunjukkan bahwa kreativitas tidak memiliki pengaruh yang signifikan sebagai variabel mediator antara media sosial terhadap minat berwirausaha. The focus of this research is to analyze the growing social media whether it will affect young people’s interest in entrepreneuship and creativity possessed by young peopleas a mediator variable whether it will affect social media on entrepreneurial interest indirectly or vice versa. The total sample is 100 respondents with the sampling technique using purposive sampling. This study uses a primary data source qoestionnaire with technical analysis using path analysis using the SPSS Version 25 program. The result show H1 that social media has a significant positive effect on entrepreneurial interest. H2, namely social media on creativity showed significant positive results on creativity. H3 which is creativity has a significant positive effect on interest in entrepreneuship. Finally, H4 the sobel test result, shows that creativity does not have a significant effect as a mediator variable between socal media and interest in entrepreneuship.
Pengaruh Literasi Digital dan Prakerin Terhadap Kesiapan Berwirausaha Digital Yang Dimediasi Sikap Kewirausahaan Pada Siswa SMK
Siti Mariana Ulfa;
Naswan Suharsono
Jurnal Pendidikan Ekonomi (JUPE) Vol 11 No 3 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26740/jupe.v11n3.p263-272
Penelitian ini memanfaatkan desain penelitian ex post facto dengan metode pendekatan kuantitatif. Pengumpulan data dilaksanakan menggunakan kuesioner dengan populasi siswa kelas XII jurusan Bisnis Daring dan Pemasaran SMK Negeri 1 Boyolangu, dengan jumlah sampel sebanyak 100 siswa dari 3 kelas. Analisis hipotesis dilakukan dengan memanfaatkan analisis jalur dan uji sobel dengan memanfaatkan program IBM SPSS versi 26. Berlandaskan hasil penelitian, ditemukan bahwasanya: (1) Literasi digital berpengaruh yang positif dan signifikan terhadap kesiapan dalam berwirausaha digital. (2) Prakerin tidak berpengaruh positif dan signifikan terhadap kesiapan berwirausaha digital. (3) Sikap kewirausahaan berpengaruh yang positif dan signifikan terhadap kesiapan berwirausaha digital. (4) Literasi digital melalui sikap kewirausahaan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kesiapan berwirausaha digital. (5) Prakerin melalui sikap kewirausahaan berpengaruh yang positif dan signifikan terhadap kesiapan berwirausaha digital.
Pengaruh jaringan bisnis dan karakteristik wirausahawan terhadap keberhasilan usaha dengan minat usaha sebagai variabel intervening
Bilqis Nabila;
Naswan Suharsono
Jurnal Manajemen Bisnis dan Kewirausahaan Vol 7 No 4 (2023): Jurnal Manajemen Bisnis dan Kewirausahaan
Publisher : Universitas Tarumanagara
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24912/jmbk.v7i4.25395
The purpose of this study was to determine the effect of business networks and entrepreneurial characteristics on business success with business intention as an intervening variable. This research uses a nonprobability sampling method with a purposive sampling technique. Researchers collected 67 respondents for this study from the entrepreneurs of Pedalindo in Sidoarjo, East Java. The quantitative analysis technique used is Partial Least Square (PLS) based Structure Equation Modeling (SEM). The research results show that: (1) Business network has no significant effect on business intention; (2) The characteristics of entrepreneurs have a significant influence on business intention; (3) Business network has no significant effect on business success; (4) The characteristics of entrepreneurs have an influence and are significant on business success; (5) Business intention has no significant effect on business success; and (6) Business intention can mediate business networks and entrepreneurial characteristics on business success. These findings suggest to Pedalindo provides more facilities for members as the entrepreneurs of Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) to be able to increase interest in doing business and assist in achieving success. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh jaringan bisnis dan karakteristik wirausahawan terhadap keberhasilan usaha dengan minat usaha sebagai variabel intervening. Penelitian ini menggunakan metode nonprobability sampling dengan teknik purposive sampling. Penelitian ini dilakukan pada 67 responden para pelaku UMKM Pedalindo di Sidoarjo, Jawa Timur. Teknik analisis kuantitatif yang digunakan adalah Structure Equation Modeling (SEM) berbasis Partial Least Square (PLS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Jaringan bisnis berpengaruh tidak signifikan terhadap minat usaha; (2) Karakteristik wirausahawan berpengaruh signifikan terhadap minat usaha; (3) Jaringan bisnis berpengaruh tidak signifikan terhadap keberhasilan usaha; (4) Karakteristik wirausahawan berpengaruh dan signifikan terhadap keberhasilan usaha; (5) Minat usaha berpengaruh tidak signifikan terhadap keberhasilan usaha; dan (6) Minat usaha dapat memediasi jaringan bisnis dan karakteristik wirausahawan terhadap keberhasilan usaha. Temuan ini menyarankan kepada Pedalindo untuk lebih memberikan fasilitas kepada anggotanya sebagai pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) agar mampu meningkatkan minat dalam berusaha dan membantu dalam mencapai keberhasilan.
Model Pendidikan "PATRIOT" Untuk MEnumbuhkan Budaya Kewirausahaan di PErguruan tinggi
Naswan Suharsono
Ekuitas: Jurnal Pendidikan Ekonomi Vol. 1 No. 1 (2013)
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/ekuitas.v1i1.9022
Penelitian ini bertujuan untuk memaparkan suatu alternatif model Pendidikan Kewirausahaan secara terpadu dari teori ke aplikasi. Keterpaduan dimulai dari penguasaan pengetahuan teoritik, mempraktikkan di lapangan, dan mengkaji secara ilmiah fenomena tumbuhkembangnya budaya kewirausahaan itu di kelangan mahasiswa. Rekayasa model itu dilakukan dengan menyusunan prototipa perangkat pembelajaran berdasarkan model teoritik PATRIOT, kemudian menawarkannya kepada mahasiswa melalui bidang pendidikan, pengabdian, dan penelitian secara bertahap. Adapun kompetensi sasaran akhir yang ingin dicapai adalah terbentuknya kemampuan melakukan tindakan usaha (TUsaha) sesuai bidang keilmuan dan minat mahasiswa. Perangkat pembelajaran yang diperkukan sebagai pendukung terdiri dari bahan ajar kewirausahaan (BA-KWU), standar operasional praktek kerja lapangan (SO-PKL), standar operasional kuliah kerja lapangan (SO-KKL), dan standar operasional penelitian karya akhir (SO-PKA) yang diformat dalam satu Buku Panduan Program Pengembangan Budaya Kewirausahaan di Perguruan Tinggi (P3-BKPT). Keempat komponen itu merupakan instrumental input yang harus diuji-empirik ke mahasiswa, dosen, dan praktisi untuk mendapatkan data sinergi kinerja antar komponen dan pola manajemennya.
Implementasi Model Manajemen Strategis dan Operasional Berbasis Kinerja di Fakultas Ekonomi Undiksha
Naswan Suharsono
Ekuitas: Jurnal Pendidikan Ekonomi Vol. 5 No. 2 (2017)
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/ekuitas.v5i2.12752
Penelitian ini merupakan usaha lanjutan untuk mengimplementasikan Sistem Manajemen fakultas berbasis Rencana Strategis (Renstra) dan strategi pencapaiannya melalui Rencana Operasional (Renov) sampai jangka waktu 2025. Tujuan operasional penelitian ini adalah mendapatkan informasi yang menjadi komponen kunci dari lapangan untuk keperluan pengadaan basis data yang dibutuhkan fakultas, standar layanan informasi terpadu, dan hasil implementasi sistem administrasi operasional sampai ke manajerial fakultas dalam melaksanakan tridarma. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik survay, observasi, dan dokumentasi pada 5 jurusan di lingkungan Fakultas Ekonomi. Adapun data yang didapatkan diolah dengan teknis deskriptif dan analisis SWOT yang hasilnya bisa digunakan sebagai dasar mengimplementasikan Rencana Strategis dan Operasional yang telah dihasilkan pada penelitian tahun pertama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, pertama basis data pendukung manajerial dan operasional yang diperlukan untuk mengembangkan prodi di setiap jurusan untuk memenuhi kebutuhan guru dan SDM pelaku kegiatan ekonomi di dunia usaha dan industri (DUDI) terus meningkat. Kedua, tatalaksana administrasi input-proses-output informasi manajemen berbasis teknologi informasi (TI) di lingkungan FE untuk menunjang kegiatan pembelajaran dan administrasi program belum optimal. Ketiga, kinerja dosen dan pegawai administrasi fakultas berbasis TI bervariasi volume dan mutunya. Keempat, pola manajemen waktu kegiatan organisasi kemahasiswaan di bidang ekstra-akademik berbagi dengan tupoksi. Kelima, kinerja civitas akademika untuk menghasilkan output institusi sesuai profil lulusan telah ditetapkan dan direalisasikan dalam pelaksanaan kurikulum program studi. Direkomendasikan agar usaha untuk peningkatan kinerja disinergikan dengan peningkatan status akreditasi program studi dan AIPT.Kata Kunci: manajemen berbasis kinerja, produk tridharma, administrasi kepegawaian, kinerja organisasi, rencana strategis
Pengelolaan Zakat, Infak, dan Shadaqah oleh Lembaga Amil Zakat, Infak, dan Shadaqah Muhammadiyah (LAZISMU) Buleleng
Riska Yuliana;
Naswan Suharsono
Ekuitas: Jurnal Pendidikan Ekonomi Vol. 9 No. 1 (2021)
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/ekuitas.v9i1.27123
This research aims is to find out how the management of zakat, infaq and shadaqah by Lembaga Amil Zakat, Infaq and Shadaqah Muhammadiyah Institutions (LAZISMU) Buleleng. This research is descriptive research. The method use in data collection is interviews, observation and documentation. Meanwhile, the data analysis technique used is data reduction, data display and conclution drawing and verification. The result of this research show and indicate that in the management of zakat, infaq and shadaqah by Lembaga Amil Zakat, Infaq and Shadaqah Muhammadiyah Institutions (LAZISMU) Buleleng has implemented the function of management, there are (planning) is implemented with determine the purposes, programs, and strategies in collecting ZIS, then (organizing) is implemented by determining the organizational structure, (actuating) is implemented with giving comparing between the result and the standart that have been made.
Implementasi Model Pembelajaran Patriot untuk Mengembangkan Kemampuan Mengelola Usaha Mahasiswa
Naswan Suharsono
Ekuitas: Jurnal Pendidikan Ekonomi Vol. 9 No. 1 (2021)
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/ekuitas.v9i1.35966
This study was conducted to explore the existence of entrepreneurial learning patterns that can be used to develop students' business management skills through the implementation of the PATROT model after the COVID-19 pandemic. This effort was carried out through the implementation of the PATRIOT model with five online class facilities, an entrepreneurship laboratory, and field observations for the Undiksha Young Entrepreneur Association (YES) group. Field activities are based on the idea that increasing the ability to innovate creatively, the courage to face risks, and turning challenges into opportunities are the basic characteristics that shape the entrepreneurial behavior of college graduates. Learning activities are carried out by integrating activities in the Undikaha e-learning class (synchronous and asynchronous) and through SIPEJAR FE UM. This exploratory research was conducted in 5 classes of FE Undiksha Singaraja students, and 5 classes of partner students of FE UM offering 2020 who took the Entrepreneurship course. Data were obtained through document review and student questionnaires about the effectiveness of learning which were analyzed descriptively according to the characteristics of the information and content analysis according to the message content. The results of the study indicate that there are five components of learning activities that can be integrated or combined to develop the ability to take business actions. The five components are: online information search, learning interaction (synchronous vs asynchronous), job training (group vs independent), assessment (process vs outcome), and feedback and follow-up. The results of the study indicate that the ability to manage a business can be improved through a cooperative mechanism in group work, with the supervisor and project partners. The findings of this study should be continued by testing the effectiveness of learning patterns and scenarios for integrating online work activities, KWU laboratory assignments and business partnerships with practitioners.