Claim Missing Document
Check
Articles

Penguatan Kapasitas Perangkat Gampong Cot Lampise Melalui Pelatihan Microsoft Office Dalam Meningkatkan Keterampilan Administrasi Surat Menyurat Zulyaden Zulyaden; Teuku Farizal; Azhar Azhar; Mahmuddin Mahmuddin; Rinaldy Rinaldy; Rita Fazlina; Zakir Husin; Bambang Tripoli; Veranita Veranita; Maidi Saputra; Zuhrami DE Zuhrami DE
Joong-Ki : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 2: Mei 2023
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/joongki.v2i2.1631

Abstract

Perangkat komputer dalam berbagai bidang pada masa sekarang tidak dapat dihindari lagi dari setiap aktiftas dalam bidang surat menyurat dan lain lain. Terlebih pada dunia kerja, maka sudah searusna pemanfaatan komputer menjadi satu hal yang sangat krusial. Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat yang dilaksanakan adalah untuk memberikan pembekalan pengetahuan kepada para pegawai dan perangkat gampong Cot Lampise dalam rangka pemanfaatan teknologi informasi dan pengetahuan dasar tentang aplikasi Microsoft Office dengan sederhana namun tepat guna. Pelatihan ini akan menyajikan pengenalan berbagai fungsi dan cara kerja bagaimana mengoperasikan sistem operasi Windows sebagaimana yang terinstal dalam perangkat komputer yang tersedia dan program aplikasi Microsoft Office Word 2010, Microsoft Office PowerPoint 2010 dan Microsoft Office Excel 20010. Software-software ini merupakan program yang paling umum digunakan oleh setiap instansi pemerintah maupun swasta. Metode yang dipakai dalam kegiatan Pengabdian pada Masyarakat ini adalah metode ceramah penyuluhan dan praktek Pelatihan Pengoperasian Mixrosoft Office dengan dilengkapi alat bantu LCD Proyektor. evaluasi diperoleh hasil dan manfaat dari kegiatan pengabdian ini diantaranya adalah meningkatkan keterampilan dan pengetahuan dalam mengintegrasikan teknologi informasi sebagai pengembangan ilmu yang dapat diterapkan dalam pekerjaan sehari-hari. Kegiatan pengabdian ini berjalan dengan lancar, karena berbagai pendukung terutama partisipasi peserta yang cukup antusias dan berpartisipasi aktif dalam kegiatan lokakarya ini.
Pembinaan dan Sosialisasi Kewaspadaan Bencana Di SMP Negeri 2 Meureubo Kabupaten Aceh Barat Febrianti, Dian; Farizal, Teuku; Tripoli, Bambang; Mawardi, Edi; Djamaluddin, Rahmat; Agusmaniza, Roni; Azhar, Azhar
Joong-Ki : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 3: Mei 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/joongki.v4i3.8919

Abstract

Indonesia, sebagai negara dengan risiko bencana tinggi akibat terletak di jalur cincin api, memerlukan program peningkatan kesadaran bencana, terutama di daerah rawan seperti Kabupaten Aceh Barat. Kegiatan pembinaan dan sosialisasi kewaspadaan bencana di SMP Negeri 2 Meureubo bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesiapan siswa menghadapi bencana. Metode yang digunakan mencakup perencanaan, sosialisasi interaktif, simulasi evakuasi, dan evaluasi untuk menilai pemahaman siswa. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman siswa tentang ancaman bencana dan keterampilan mitigasi yang signifikan. Antusiasme siswa dalam berpartisipasi dan dukungan aktif dari guru turut memperkuat proses pembelajaran. Selain itu, kegiatan ini berpotensi menciptakan dampak luas bagi komunitas dengan meningkatkan kesadaran tentang pentingnya kesiapsiagaan bencana. Program ini tidak hanya membekali siswa dengan pengetahuan praktis, tetapi juga mendorong terbentuknya budaya kesiapsiagaan bencana di lingkungan sekolah dan masyarakat.
OPTIMALISASI PROPORSI SERAT PISANG ABAKA DALAM BETON UNTUK MAKSIMASI DURABILITAS DAN KEKUATAN MEKANIK Farizal, Teuku; Febrianti, Dian; Budi Aulia, Teuku; Agusmaniza, Roni
Jurnal Rekayasa Sipil (JRS-Unand) Vol. 21 No. 1 (2025)
Publisher : Civil Engineering Departement, Andalas University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jrs.21.1.16-28.2025

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengkaji pengaruh penambahan serat pisang abaka (Musa textilis) terhadap kekuatan tekan dan workability beton. Penggunaan serat abaka sebagai bahan penguat alami menawarkan potensi yang ramah lingkungan dalam memperbaiki sifat mekanis beton, terutama pada distribusi beban internal dan peningkatan ketahanan terhadap retakan. Penelitian ini menggunakan variasi proporsi serat abaka sebesar 0%, 0,65%, 1,45%, dan 2,45%, dengan uji kekuatan tekan dilakukan pada umur 7 dan 28 hari menggunakan mesin Universal Testing Machine (UTM), serta pengujian workability melalui uji slump. Hasil pengujian menunjukkan bahwa penambahan serat abaka sebesar 0,65% memberikan hasil yang optimal, dengan peningkatan kekuatan tekan beton yang signifikan. Pada umur 7 hari, beton dengan proporsi 0,65% serat abaka menunjukkan kekuatan tekan 13,01 MPa, lebih tinggi dibandingkan dengan beton normal tanpa serat yang hanya mencapai 12,53 MPa. Sementara itu, pada umur 28 hari, kekuatan tekan beton dengan 0,65% serat meningkat menjadi 18,59 MPa, dibandingkan beton tanpa serat yang hanya mencapai 16,50 MPa. Namun, pada proporsi serat yang lebih tinggi, yaitu 1,45% dan 2,45%, terjadi penurunan kekuatan tekan, masing-masing menjadi 14,54 MPa dan 13,79 MPa pada umur 28 hari. Hal ini menunjukkan bahwa penambahan serat abaka yang berlebihan dapat menurunkan homogenitas campuran dan mengurangi kekuatan tekan beton. Selain itu, penambahan serat abaka juga memengaruhi workability, yang ditunjukkan oleh penurunan nilai slump. Beton tanpa serat memiliki nilai slump sebesar 9,40 cm, sementara pada proporsi 0,65%, nilai slump turun menjadi 8,20 cm, dan semakin menurun pada proporsi 1,45% dan 2,45%, masing-masing menjadi 7,80 cm dan 7,60 cm. Penurunan slump ini menunjukkan bahwa penambahan serat meningkatkan viskositas campuran beton, membuatnya lebih kaku dan sulit dikerjakan. Berdasarkan hasil ini, dapat disimpulkan bahwa proporsi optimal serat abaka dalam campuran beton adalah 0,65%, di mana kekuatan tekan meningkat secara signifikan tanpa mengorbankan workability secara berlebihan. Proporsi serat yang lebih tinggi cenderung menurunkan kekuatan tekan dan membuat beton lebih sulit untuk diolah, sehingga penambahan serat abaka dalam beton perlu dibatasi untuk mencapai kinerja yang optimal dalam aplikasi praktis.
FIBER CONCRETE STUDY WITH THE ADDITION OF PALM SIGNS ON THE COMPRESSIVE STRENGTH OF CONCRETE Farizal, Teuku; Rahman, Aulia; Basrin, Defry; Febrianti, Dian; Murhaban, Murhaban
International Journal of Social Science, Educational, Economics, Agriculture Research and Technology (IJSET) Vol. 2 No. 4 (2023): MARCH
Publisher : RADJA PUBLIKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54443/ijset.v2i4.152

Abstract

Concrete is part of a construction formed by a mixture of cement, water, fine aggregate, coarse aggregate either crushed stone or gravel and other mixed materials. Fiber concrete is concrete whose method of manufacture is added with fiber, both man-made fiber and natural fiber such as palm fruit bunches. The addition of palm fruit bunches to the concrete mix is ​​expected to increase the compressive strength of concrete. The percentage of addition of palm marks is 6%, 8% and 11% by weight of cement with FAS 0.35. The test object used was a cube (15 x 15 x 15) cm with a total of 12 test objects for 7 days of age and 12 test objects for 28 days of age. The results of the 7-day average compressive strength test for BTTS were 310.76 kg/cm2, BDTS (6%) were 260.23 kg/cm2, BDTS (8%) were 237.83 kg/cm2 and BDTS (11%) were 244.67 kg/cm2. cm2. Testing the compressive strength at an average age of 28 days obtained results for BTTS of 342.20 kg/cm2, BDTS (6%) of 294/18 kg/cm2, BDTS (8%) of 269.42 kg/cm2 and BDTS (11%) of 279.72 kg/cm2. From the results of the compressive strength test, the average test age of 7 days and 28 days shows that the addition of palm fiber can reduce the compressive strength of concrete in all variations, namely 6%, 8% and 11%.
RESEARCH STUDY OF THE EFFECT OF VARIATION OF CEMENT WATER FACTOR IN BREACH WATER CONCRETE FACTING USING ADMIXTURE ON THE COMPRESSIVE STRENGTH OF CONCRETE Farizal, Teuku; Basrin, Defry; Samsunan; Febrianti, Dian; Amin, M. Arrie Rafshanjani
International Journal of Social Science, Educational, Economics, Agriculture Research and Technology (IJSET) Vol. 2 No. 5 (2023): APRIL
Publisher : RADJA PUBLIKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54443/ijset.v3i1.153

Abstract

Admixture is an additional ingredient in concrete that is added when mixing concrete takes place in the hope of changing the properties of concrete to make it more suitable for a particular job. In this study, the material used was Sikacrete W with a percentage of 0%, 13% and 16% by weight of cement. The specimens used were cylinders (15 x 30) cm of 12 specimens for each FAS. FAS variations in this study included 0.35, 0.40 and 0.50 with a test age of 28 days. The results of this study, for FAS 0.35 the average concrete compressive strength for STATPLA was 280.24 kg/cm2, STATPDA was 110.38 kg/cm2, SDATPDA (13%) was 244.00 kg/cm2 and SDATPDA (16%) was 256.89 kg/cm2. FAS 0.40 average concrete compressive strength for STATPLA is 272.09 kg/cm2, STATPDA is 94.37 kg/cm2, SDATPDA (13%) was 237.18 kg/cm2 and SDATPDA (16%) was 249.18 kg/cm2. FAS 0.50 average concrete compressive strength for STATPLA was 238.83 kg/cm2, STATPDA was 74.05 kg/cm2, SDATPDA (13%) was 192.22 kg/cm2 and SDATPDA (16%) was 202.23 kg/cm2. These results indicate that there is an influence on FAS variations in concrete casting in brackish water with the addition of admixture.
THE STUDY OF BENDING BEAMS MECHANICALS PROPERTIES WITH MICRO REINFORCEMENT Yusra, Andi; Opirina, Lissa; Farizal, Teuku
JURNAL TEKNIK SIPIL Vol 10, No 2 (2021): Volume 10 Nomor 2 November 2021
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jts.v10i2.20410

Abstract

research on fiber concrete is currently growing very rapidly. The alternative fibers used in the concrete mix-ture is to use natural fibers. In this study, researchers used bamboo fiber as a substitute for artificial fiber, where Bamboo has a good tensile strength. The aim of this study to increase beam strength in sustaining ex-ternal loads by added bamboo fibers. The content of fiber additional to the concrete mixture was 1.5% of the cement weight. The mix design of concrete using ratio of cement water 0.25. The plasticizer and filler added in the mixture with the content of 2% and 15% cement weight, respectively. Two reinforced concrete beam specimens and 24 concrete cylinder specimens used in the study. Tests carried out of 28 days, and 56 days for cylindrical concrete, while bending test conducted of CBR1 and CBR2 at 28 test life only. In study show that addition 1.5% bamboo fiber to reinforced concrete beams increased the flexural capacity and ductility of the beams
Analisis Tingkat Kerusakan Jalan Menggunakan Metode PCI dan Strategi Penanganannya Pada Ruas Jalan Meulaboh-Tutut Agusmaniza, Roni; Liliiza Yusra, Cut; Agustian, Kusmira; Farizal, Teuku; Djamaluddin, Rahmat
JURNAL SIMETRIK Vol 14 No 2 (2024)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (P3M) Politeknik Negeri Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31959/js.v14i2.2739

Abstract

Analisis timgkat kerusakan jalan pada ruas jalan Meulaboh-Tutut sangat penting dalam menentukan prioritas penanganan yang efektif. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi tingkat kerusakan jalan pada ruas Jalan Meulaboh-Tutut KM 19 di Kecamatan Kaway XVI, Kabupaten Aceh Barat dengan menggunakan metode Pavement Condition Index (PCI). Metode PCI merupakan metode evaluasi visual yang memberikan penilaian objektif terhadap kondisi perkerasan jalan berdasarkan jenis kerusakan, luas area yang terdampak, serta tingkat keparahan kerusakan tersebut. Skala nilai PCI berkisar antara 0 hingga 100, di mana nilai PCI 100 menunjukkan kondisi jalan yang gagal total, sementara 0 mengindikasikan kondisi perkerasan jalan masih sempurna. Berdasarkan hasil survei lapangan, ditemukan bahwa kerusakan dominan pada ruas jalan ini adalah retak buaya, lubang, dan amblas. Nilai PCI rata-rata dari ruas jalan tersebut tercatat sebesar 43.25, yang menempatkannya pada kategori “sedang (fair)” dan mengindikasikan perlunya pemeliharaan intensif untuk mengembalikan fungsi jalan tersebut. Analisis lebih rinci menunjukkan adanya variasi kondisi di berbagai segmen jalan, dengan nilai PCI terendah sebesar 0 terdapat pada beberapa STA jalan yang menunjukkan jalan masih sempurna, sedangkan nilai PCI tertinggi diperoleh pada STA 0+350 sampai dengan STA 0+400 yaitu sebesar 98.5 yang mengindikasikan kerusakan sangat parah atau gagal. Berdasarkan kondisi kerusakan yang ditemukan, strategi penanganan yang diusulkan untuk lubang menggunakan metode perbaikan P5 dan P6, untuk kulit buaya menggunakan metode perbaikan P2 dan P5 serta kerusakan amblas menggunakan metode perbaikan P5 dan P6. Metode perbaikan ini mengajukan pada Kementerian Pekerjaan Umum Direktorat Jenderal Bina Marga No. 001- 01/M/BM/2011.
Pelatihan Jurnalisme Investigasi Bagi Mahasiswa Jurnalistik UTU dan UIN Ar-Raniry di Banda Aceh dan Aceh Besar Muzakkir, Muzakkir; Murhaban, Murhaban; Farizal, Teuku; Ridha, Ismu; Sempena, Iwan Doa; Syam, Futri; Suryadi, Suryadi; Mukhlizar, Mukhlizar
Jurnal Pengabdian Masyarakat: Darma Bakti Teuku Umar Vol 6, No 2 (2024): Juli-Desember
Publisher : Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35308/baktiku.v6i2.11356

Abstract

In today's digital era, the continuous advancement of information has become meaningful in societal life. The development of investigative journalism exposes various irregularities or hidden issues covered up by state officials or authorities entrusted with the responsibility to manage and control various resources for the public's benefit. Additionally, investigative journalism is a methodological discipline, requiring opportunities to be understood and mastered. Thus, aspiring journalists need intelligence and agility to examine, research, and deconstruct journalistic knowledge to reveal hidden cases, prepared to face resistance, challenges, and threats. The purpose of this investigative journalism training for prospective journalists is to enable students to fully understand investigative reporting, which demands mental resilience and courage to disclose cases deliberately concealed. The benefit of this activity is to inspire students, as future journalists, to engage critically and insightfully with information evolving across various channels. As aspiring journalists, critical thinking is essential in addressing rumors, emerging public issues, and a skeptical stance toward information disseminated by certain parties, emphasizing the need for thorough verification. The direction and objective of this training for prospective journalists are to foster understanding and the ability to think critically in investigating and researching events or cases suspected of irregularities. This training employs lecture and discussion methods. The outcomes for aspiring journalists are to inspire, motivate, and express their investigative journalism work, serving as a medium to report events or cases suspected of anomalies to the public. Consequently, media users can better understand news or rumors constructed by aspiring journalists, which is then widely disseminated to the public.
Sosialisasi Komunikasi Informasi dan Edukasi Daerah Rawan Bencana di SMP Negeri 2 Meureubo, Kabupaten Aceh Barat Fazlina, Rita; Dinda, Raina Parmitalia; Idris, Fadli; Fachruddin, Fachruddin; Amir, Astiah; Veranita, Veranita; Sari, Dewi Purnama; Malia, Rezqi; Febrianti, Dian; Farizal, Teuku; Alvisyahri, Alvisyahri; Rinaldy, Rinaldy; Zulyaden, Zulyaden; Agusmaniza, Roni; Rahman, Aulia; Yusra, Andi; Masrura, Delfian
Jurnal Pengabdian Masyarakat: Darma Bakti Teuku Umar Vol 6, No 2 (2024): Juli-Desember
Publisher : Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35308/baktiku.v6i2.10427

Abstract

The Socialization of Communication, Information, and Education (KIE) for Disaster-Prone Areas in Aceh Barat Regency in 2024 aims to enhance public understanding and preparedness for various natural disasters, such as fires, earthquakes, and tsunamis. This activity is a collaboration between the Regional Disaster Management Agency (BPBD) of Aceh Barat and the Civil Engineering Department lecturers from the Faculty of Engineering, Universitas Teuku Umar. The socialization took place at SMP Negeri 2 Meureubo, with students as the main participants. The program included educational presentations about the risks and mitigation measures for different types of disasters and concluded with an earthquake simulation. The students participated enthusiastically, showing an intense interest in understanding how to protect themselves and respond correctly during a disaster. The earthquake simulation provided participants with the opportunity to practice their ability to react to emergency situations directly. The results of the activity demonstrated an increase in students' awareness and understanding of the importance of disaster preparedness. It is hoped that this program will be continuously implemented in other schools across Aceh Barat to help build a more resilient community in facing future disaster threats.
MAPPING AGRICULTURAL LAND USE IN ACEH BARAT BY USING GIS Amir, Astiah; Febrianti, Dian; Farizal, Teuku; Malia, Rezqi; Idris, Fadli; Dinda, Raina Parmitalia; Alvisyahri, Alvisyahri; Tripoli, Bambang; Mawardi, Edi
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2024): Volume 5 No. 2 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i2.26144

Abstract

Sistem Informasi Geografi (SIG) ini menjadi salah satu sarana untuk penyampaian informasi terutama untuk informasi-informasi yang berhubungan dengan data spasial. Penyebaran informasi lahan pertanian yang belum maksimal, secara tidak langsung dapat memperlambat pengembangan pertanian, sehingga diperlukan suatu sistem yang dapat memberikan informasi tentang pemetaan lahan yang dapat diakses dengan mudah oleh Dinas Pertanian Kabupaten Aceh Barat dan masyarakat. Apabila dilihat dari segi kondisi lahan, terlihat bahwa Kabupaten Aceh Barat memiliki potensi lahan yang sangat layak untuk dikembangkan. Akhir-akhir ini terjadi berbagai kegiatan pemanfaatan lahan yang semena-mena karena tidak didasarkan pada fungsi dan potensi lahan. Hal ini dapat mengakibatkan kerusakan lahan dan pemanfaatan yang tidak optimal. Berdasarkan uraian di atas, maka perlu dilakukan pemetaan potensi lahan pertanian di Kabupaten Aceh Barat menggunakan SIG untuk memberikan informasi potensi lahan dalam bentuk peta, sehingga memudahkan petani atau pengelola lahan dalam pengambilan keputusan untuk dapat memanfaatkan lahan sesuai dengan potensinya. Pada tahapan pelaksanaan ini mitra yang digunakan merupakan petani pemilik lahan yang dipilih berdasarkan rekomendasi Kepala Desa dan penyuluh pertanian yang memiliki kesadaran dan kemauan untuk mempertahankan lahan pertanian milik mereka. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat dosen berupa pelatihan Pemetaan SIG untuk Memetakan Penggunaan Lahan Pertanian Di Kabupaten Aceh Barat dilaksanakan dengan acara tatap muka yang diselenggarakan di Dinas Pertanian. Pertemuan tatap muka ini dihadiri 25 orang guru yang tergabung dalam Perhiptani Aceh Barat.
Co-Authors Agusmaniza, Roni Agustian, Kusmira Al Hafiz Al Munawir Al Munawir Al Zuhri Alisman, Alisman Almunawir, Almunawir Alvisyahri Alvisyahri Alvisyahri, Alvisyahri Amin, M. Arrie Rafshanjani Andi Yusra Andi Yusra Andrisman Satria Anhar Fazri Aulia Rahman Aulia Rahman Azhar Azhar Azhar Azhar Azhar Azhar Bambang Tripoli Bambang Tripoli Budi Aulia, Teuku Cut Nurrahmah Defry Basrin Desi Maulida Dewi Purnama Sari Dewi Purnamasari DIAN FEBRIANTI dian febrianti Dinda, Raina Parmitalia Djamaluddin Djamaluddin, Rahmat Edi Mawardi Elviani, Elviani Ersa, Nanda Savira Fachruddin Fachruddin Fadli Idris Faliqul Isbah Fazlina, Rita Firzan Firzan Fuji Akbar Emda Futri Syam Hartati, Rita Herdi Susanto Herri Darsan Husaini, Muhammad Zakki husna, shavira lidia Idris, Fadli Ikhsan Ikhsan Inseun Yuri Salena Jovanka Akhuya, ratu ratu juliana, rena Lissa Opirina M. Faisi Ikhwali Mahmuddin Mahmuddin Mahmuddin Marbun Maidi Saputra Malia, Rezqi Mariani, Neni MASRURA, DELFIAN Masykur, Masykur Maulina, Putri Mawardi, Edi Meylis Safriani Mirza Adia Nova Muhammad Ikhsan Muhammad Irwansyah, Muhammad Mukhlizar, Mukhlizar Murhaban Murhaban Murhaban Murhaban Murniati, Sara Muzakir Muzakkir Muzakkir Muzakkir Opirina, Lissa Prayogo, Wisnu Putri, Suci Alinda Rafshanjani, M. Arie Rahmat Djamaluddin Rahmat, Fitri Hasdanita Raina Parmitalia Dinda Raudhatun Nafisah Reza Purnama Rezqi Malia Ridha, Ismu Rinaldy Rinaldy Rinaldy Rinaldy Rinaldy Rinaldy Rinaldy Rita Fazlina Rita Fazlina rita, rita yolanda putri Roziandi Safriani, Meslis Safriani, Meylish Said Fadhlain Sailal Arimi Samsunan samsunan Samwil, Samwil Sartika, Opa Sempena, Iwan Doa Siti Aisah Solly Aryza Supardi, Joli Suryadi Suryadi Syari, Zammiq Syurkarni Ali T. M. Azis Pandria Tripoli, Bambang Veranita Veranita Veranita Veranita Veranita Veranita, Veranita willis, Ruhalena Yasrizal Yusra, Andi Yusra, Cut liliiza Zakia Zakia zakia, Zakia Zakir Husin Zakir Husin Zuhrami DE Zuhrami DE Zulyaden Zulyaden, Zulyaden