Claim Missing Document
Check
Articles

Penggunaan Asbuton Berbutir sebagai Bahan Subtitusi Parsial Agregat Halus pada Campuran Aspal Beton Lapis Antara (AC-BC) Fitra, Adi; Said, Lambang Basri; Alifuddin, Andi
Jurnal Flyover Vol. 5 No. 1 (2025): Februari - Juli
Publisher : Magister Teknik Sipil PPs UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52103/jfo.v5i1.2161

Abstract

Infrastruktur jalan di Indonesia sering mengalami kerusakan akibat beban lalu lintas berat dan iklim tropis, sehingga memerlukan material berkualitas tinggi untuk daya tahan dan keselamatan. Keterbatasan agregat halus konvensional dan dampak negatif penambangannya menjadi tantangan signifikan. Selain itu, penelitian mengenai variasi suhu pemadatan optimal untuk campuran aspal beton yang menggunakan Asbuton berbutir masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan Asbuton berbutir B 5/20 sebagai substitusi agregat halus pada campuran aspal beton lapis antara (AC-BC). Bahan yang digunakan meliputi aspal minyak penetrasi 60/70, agregat kasar, abu batu, dan Asbuton Buton Granular Asphalt (BGA) tipe B 5/20 sebagai substitusi agregat halus. Variasi substitusi Asbuton berbutir B 5/20 yang digunakan adalah 0%, 2%, 4%, 6%, 8%, dan 10% terhadap total agregat halus. Suhu pemadatan yang divariasikan adalah 110°C, 120°C, 130°C, 140°C, dan 150°C. Pengujian Marshall dilakukan untuk mengukur stabilitas, flow, VIM, VMA, VFA, Density, dan Marshall Quotient. Analisis data dilakukan menggunakan regresi dan korelasi untuk mendapatkan persamaan yang menggambarkan perilaku hasil pengujian. Penggunaan Asbuton B 5/20 sebagai substitusi agregat halus pada campuran AC-BC dapat meningkatkan nilai stabilitas. Variasi optimum penggunaan Asbuton B 5/20 adalah 6%, yang meningkatkan stabilitas dari 1259,23 Kg (2% substitusi) menjadi 1433,37 Kg (6% substitusi), sebelum akhirnya menurun pada variasi 10%. Suhu pemadatan optimal untuk campuran AC-BC dengan substitusi Asbuton B 5/20 adalah 140°C, menghasilkan stabilitas puncak 1398,70 Kg
Analisis Poisson Ratio dan Ketahanan Deformasi Campuran AC-WC Subtitusi Pasir Silika Ibrahim, Zulfadli; Said, Lambang Basri; Alifuddin, Andi
Jurnal Teknik Sipil MACCA Vol. 6 No. 1 (2021): Jurnal Teknik Sipil MACCA
Publisher : Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/x6z78m70

Abstract

Perkembangan wilayah dan kota di Indonesia terus meningkat sejalan dengan pertumbuhan transportasi sehingga menambah beban lalu lintas. Hal ini berimplikasi terhadap kerusakan perkerasan jalan. Penelitian terkait dilakukan untuk meningkatkan kinerja perkerasan jalan, salah satunya penggunaan material alternatif, yaitu pasir silika. Diharapkan pasir silika mampu meningkatkan kinerja dan ketahanan deformasi campuran AC-WC. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh variasi pasir silika pada campuran AC-WC terhadap nilai poisson ratio dan tingkat ketahanan deformasi campuran. Pengujian dilakukan dengan alat uji Indirect Tensile Strength dan alat uji Wheel Tracking Machine. Dari hasil pengujian diperoleh nilai kuat tarik, poisson ratio, stabilitas dinamis, dan laju deformasi campuran ditunjukkan pada masing-masing variasi pasir silika dengan campuran KAO 5,8%, KAO Interval 4,8%, dan KAO Interval 6,8%. Nilai kuat tarik dan poisson ratio tertinggi ditunjukkan pada campuran KAO 5,8% dengan pasir silika 15% sebesar 83960,15 Kpa dan 0,721. Campuran dengan ketahanan deformasi terbaik ditunjukkan pada campuran pasir silika 15% dengan KAO 5,8%, dengan stabilitas dinamis (DS) tertinggi sebesar 750 lintasan/mm dan laju deformasi (RD) terendah sebesar 0,028 mm/menit.
Kajian Tebal Lapis Permukaan dengan Metode Manual Desain Perkerasan Jalan dan Metode AASTHO: Perkerasan Preservasi Jalan Ruas Maros Pangkep S, Supriadi; Said, Lambang Basri; Alifuddin, Andi
Jurnal Flyover Vol. 4 No. 2 (2024): Agustus - Januari
Publisher : Magister Teknik Sipil PPs UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52103/jfo.v4i2.2194

Abstract

Jalan poros Maros - Pangkep yang merupakan salah satu jalan nasional yang menghubungkan antara kabupaten maros dan kabupaten Pangkep dan bagian dari jalan yang sangat vital untuk mendukung mobilisasi barang dan orang antara wilayah di Sulawesi Selatan, selain sebagai penghubung antara kota dan kabupaten jalan juga ini sangat penting bagi sector ekonomi lokal, terutama dalam distribusi barang hasil pertanian, industrI, dan komoditas lainnya dari kawasan maros dan pangkep keberbagai daerah lainnya.Peningkatan volume pada ruas ini mengakibatkan kerusakan pada lapis permukaan perkerasan sehingga menurunkan tingkat pelayanannya.Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis perencanaan dan komparasi tebal lapis permukaan perkerasan lentur dengan metode manual desain perkerasan jalan mdp 2024 dengan metode AASTHO 1993 mulai dari km 35+500 hingga km 37+500 pada preservasi jalan ruas Maros-Pangkap dengan panjang segmen 2.0 km. Dalam menentukan ketebalan lapis permukaan perkerasan lentur terdapat beberapa metode yang digunakan,termaksud pada penelitian ini menggunakan metode Manual desain perkerasan jalan 2024 dan American Assocation of state Highway And Trasportation Officials (AASTHO 1993).Hasil penelitian didapatkan perencanaan tebal lapis permukaan dengan metode manual desain perkerasan jalan mdp 2024 diperoleh ketebalan AC WC 50 mm sedangkan dengan metode AASTHO 1993 diperoleh ketebalan Aspal 100 mm. Kmparasi dari kedua metode sangat signifikan perbedaan ketebalan yang diperoleh dan adanya perbedaan perameter yang digunakan dalam penetuan tebal lapis perkerasan permukaaan jalan.
Kajian Prioritas Penanganan Jalan Menggunakan Aplikasi PKRMS Kombinasi dengan Metode AHP: Studi Kasus Ruas Jalan di Kabupaten Buton Selatan Kota Bau-Bau Raharja, Farid; Said, Lambang Basri; Alifuddin, Andi
Jurnal Flyover Vol. 4 No. 2 (2024): Agustus - Januari
Publisher : Magister Teknik Sipil PPs UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52103/jfo.v4i2.2195

Abstract

Prasarana transportasi darat berupa infrastruktur jalan dan jembatan merupakan faktor utama yang mendukung perkembangan ekonomi, sosial, dan budaya suatu wilayah. Mengingat keterbatasan anggaran dalam penanganan jalan di Provinsi Sulawesi Tenggara, penentuan urutan prioritas menjadi sangat penting agar penanganan jalan lebih tepat sasaran, efisien, dan efektif.Penelitian ini bertujuan menentukan bobot kriteria urutan prioritas penanganan jalan di Provinsi Sulawesi Tenggara dengan menggunakan aplikasi Provincial/Kabupaten Road Management System (PKRMS) versi 1.4.5, yang dikombinasikan dengan metode Analytical Hierarchy Process (AHP). Penelitian dilakukan terhadap lima ruas jalan di Kabupaten Buton Selatan, Kota Bau-Bau. Penentuan prioritas didasarkan pada enam kriteria utama: kondisi jalan, volume lalu lintas, konektivitas jalan, pengembangan kawasan, penghubung kawasan ekonomi dan pertanian, serta penghubung sarana pelayanan umum.Hasil penelitian menunjukkan urutan bobot kriteria sebagai berikut: penghubung sarana pelayanan umum (25%), penghubung kawasan ekonomi dan pertanian (19.5%), kondisi jalan (13%), konektivitas jalan (21%), pengembangan kawasan (19.5%), dan volume lalu lintas (10%). Urutan prioritas penanganan ruas jalan ditentukan dengan tiga alternatif analisis: menggunakan aplikasi PKRMS, metode AHP, dan kombinasi keduanya, sehingga memberikan rekomendasi prioritas yang mempertimbangkan aspek teknis maupun non-teknis. Pendekatan gabungan ini mendukung pemerintah dalam pengambilan keputusan prioritas penanganan jalan secara lebih optimal dan berkelanjutan
Analisis Pengaruh Pemanfaatan Cangkang Kemiri Sebagai Bahan Subtitusi Agregat Kasar Terhadap Pengujian Marshall dan Indirect Tengsile Strength Pada Campuran (AC-WC) Rahman, Samarkandy; Paneo, Sri Oktaviani; Massara, Asma; Alifuddin, Andi; Salim
Jurnal Bangunan Konstruksi Vol 2 No 2 (2024): Barakka - Jurnal Bangunan Konstruksi
Publisher : PSTS FT UIM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63877/jbk.v2i2.79

Abstract

Peningkatan jumlah kendaraan yang besar namun tidak diikuti dengan kualitas perkerasan jalan yang baik akan menyebabkan jalan banyak mengalami kerusakan. Supaya perkerasan mempunyai daya dukung dan keawetan yang memadai, tetapi tetap ekonomis. Salah satu komponen alternatif yakni pemanfaatan limbah cangkang kemiri. Cangkang kemiri merupakan suatu potensi baru yang dapat dikembangkan dan dimanfaatkan lebih besar lagi. Hal ini dapat meningkatkan nilai ekonomis cangkang kemiri yang hanya dikenal sebagai bahan buangan dari tanaman kemiri.Maksud dari penelitian ini adalah untuk mengetahui penggunaan cangkang kemiri pada campuran (AC-WC) dengan meggunakan pengujian marshaal test dan indirect tensile strength. Dari hasil penelitian dengan penggunaan cangkang kemiri terhadap Marshall didapatkan nilai optimum pada variasi 10% dengan nilai stabilitas 1003,20 kg. Untuk pengujian Indirect Tensile Strength (ITS) test kadar optimum pada variasi cangkang kemiri 10% dimana dapat meningkatkan nilai Regangan sebesar 0,08551 mm, Tegangan 797,77 Kpa, dan Modulus elastis (E) 9317,74 menunjukkan dengan penambahan cangkang kemiri membuat campuran menjadi lebih lentur dan tingkat keawetannya yang baik untuk meningkatkan kualitas campuran lapis aus AC-WC.
Pemanfaatan Limbah Plastik Type Polyethylene Terephthalate (PET) sebagai Subtitusi Aspal pada Campuran Stone Mastic Asphalt (SMA) Kasar Terhadap Nilai Karakteristik dan Angka Poisson Alifuddin, Andi; Salim; Hasrianti; Shabrina, Salma Dastia
Jurnal Teknik Sipil MACCA Vol. 10 No. 3 (2025): Jurnal Teknik Sipil MACCA (OKTOBER 2025)
Publisher : Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/5xc7w894

Abstract

Stone Mastic Asphalt (SMA) merupakan campuran aspal panas yang dirancang untuk meningkatkan daya tahan, kekesatan, dan ketahanan terhadap alur dengan menggunakan agregat kasar bergradasi senjang serta kadar aspal tinggi. Namun, kadar aspal yang tinggi memerlukan bahan tambahan untuk meningkatkan stabilitas, salah satunya adalah Polyethylene Terephthalate (PET). PET dipilih karena sifatnya yang ringan, kuat, tahan korosi, dan insulatif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penambahan PET terhadap karakteristik SMA menggunakan metode eksperimen pada benda uji. Pengujian Indirect Tensile Strength (ITS) dilakukan dengan variasi kadar PET sebesar 0%, 1%, 2%, 3%, dan 4%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai kuat tarik tertinggi dicapai pada kadar PET 3% dengan 48.182,27, sedangkan nilai regangan menurun pada kadar PET 3% dan kembali meningkat pada kadar PET 4% dengan nilai 0,02517. Selain itu, nilai Poisson’s ratio mengalami penurunan hingga 0,214 pada kadar PET 3%, tetapi meningkat menjadi 0,313 pada kadar PET 4%, yang mengindikasikan peningkatan fleksibilitas campuran. Penelitian lebih lanjut disarankan untuk mengeksplorasi penggunaan PET dalam jenis campuran perkerasan lainnya serta analisis deformasi pada campuran beraspal yang mengandung PET.
Analisis Kekuatan Tarik Campuran Asphalt Concrete – Binder Course Terhadap Abu Sekam Kayu Alifuddin, Andi; Nunung; Dewi, Nirwana
Jurnal Teknik Sipil MACCA Vol. 4 No. 3 (2019): Jurnal Teknik Sipil MACCA
Publisher : Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/e2f3wh59

Abstract

Kondisi jalan yang baik akan memudahkan mobilitas penduduk dalam mengadakan hubungan perekonomian dan kegiatan sosial lainnya. Pada penelitian ini menggunakan limbah abu serbuk kayu yang terdapat di Kabupaten Bone, Provinsi Sulawesi Selatan,mempunyai potensi utuk dimanfaatkan sebagai campuran beton aspal. Pemanfaatan abu sekam kayu kedalam campuran aspal guna meningkatkan gaya tarik pada lapisan AC-BC akibat tegangan dan regangan yang terjadi. Penelitian ini untuk mengetahui kadar aspaloptimum untuk pencampuran abu sekam kayu serta untuk mengetahui pengaruh pencampuran abu sekam kayu terhadap kuat tarik tidak langsung pada campuran AC-BC. Kadar aspal rencana yang digunakan yaitu 4,5%, 5,0%, 5,5%, 6,0%, 6,5%. Pengujian awaldengan alat Marshall Test untuk mendapatkan kadar aspal optimum (KAO). Pengujian selanjutnya dengan menggunakan alat Indirect Tensile Strenght. KAO yang digunakan 5,7% dan kadar abu sekam kayu yang digunakan yaitu 0,0%, 0,2%, 0,4%, 0,6%, 0,8% dan1,0%. Dari hasil pengujian kuat tarik tidak langsung campuran dengan menggunakan abu sekam kayu mampu mehan beban sebesar. Berdasarkan hasil tersebut nilai kuat tarik dengan menggunakan bahan tambah abu sekam kayu lebih kuat menahan beban daricampuran yang tidak menggunakan abu sekam kayu.
Studi Deformasi Campuran Aspal Lapis Aus (AC-WC) Akibat Beban Statis Uji Indirect Tensile Strength dan Beban Berulang Uji Wheel Tracking Machine Alifuddin, Andi; Badaron, St Fauziah; Maricar, Muh Husni; Nurfadhilah, Jihan; Mulyana, Andi Rizki
Jurnal Teknik Sipil MACCA Vol. 9 No. 3 (2024): Jurnal Teknik Sipil MACCA
Publisher : Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/q1hm4519

Abstract

Suatu perkerasan jalan dinilai gagal berdasarkan 2 kriteria yaitu regangan tarik dan deformasi plastis atau deformasi permanen. Deformasi perkerasan jalan dapat diestimasi berdasarkan pengujian laboratorium baik dengan pembebanan statis maupun pembebanan berulang. Deformasi yang didapatkan kemudian di korelasikan agar diketahui parameter mekanistik campuran aspal AC-WC. Metode yang digunakan adalah metode eksperimen yang dilakukan di Laboratorium Bahan Perkerasan Jalan untuk mengetahui deformasi yang terjadi berdasarkan uji ITS dan WTM dengn variasi suhu pengujian 25°C dan 60°C. Pengujian dilakukan dengan menggunakan KAR (5,8%) dengan temperatur pengujian 25˚C dan 60˚C. Nilai koefisien korelasi pada suhu pengujian 25°C dan 60°C menunjukkan hubungan yang kuat (koefisien korelasi 0,8). Deformasi yang terjadi akibat beban statis akan meningkat secara linear berbarengan dengan peningkatan ITS sampai dengan batas elastisnya, begitu juga dengan deformasi yang terjadi akibat beban berulang, dimana deformasi semakin bertambah dengan meningkatnya siklus pembebanan pada pengujian WTM. Adapun korelasi yang terjadi cukup kuat, dimana pada suhu pengujian 25°C berkorelasi negatif sedangkan pada suhu pengujian 60°C berkorelasi positif.
Pemodelan Bidang Gelincir Tanah Menggunakan Plaxis 2D pada Penanganan Pascabencana Ruas Salaonro-Pompanua Kabupaten Soppeng Mahmud, Andi Idham; Said, Lambang Basri; Alifuddin, Andi
Jurnal Flyover Vol. 2 No. 2 (2022): Agustus - Januari
Publisher : Magister Teknik Sipil PPs UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52103/jfo.v2i2.1345

Abstract

Guna memperoleh pendekatan penanganan pada kegagalan subgrade (subgrade failure) yang terjadi khususnya pada ruas-ruas jalan dengan karakteristik tanah ekspansif, maka tanah dengan stabilitasnya menjadi lapisan yang berada di bawah permukaan jalan karena dapat meningkatkan sifat teknik tanah seperti kekuatan dan volume stabilitas. Stabilisasi dilakukan dengan menambahkan bahan tertentu untuk meningkatkan kohesi antar gradasi dan memberikan ketahanan terhadap air dan bahan kimia berbahaya lainnya. Beberapa kerusakan yang terjadi pada Ruas Jalan ruas Salaonro-Pompanua (Jalan Ruas Provinsi) yang memiliki total panjang 22,2 km, dimulai dari STA 169+400 – 191+600 disebabkan oleh berlebihnya beban kendaraan, campuran aspal tidak sesuai spesifikasi, pemadatan kurang maksimal , material lapis pondasi kurang berkualitas dan kurangnya daya dukung tanah dasar. PLAXIS 2D adalah program elemen hingga dua-dimensi, yang dikembangkan untuk analisis deformasi, stabilitas dan aliran air tanah dalam rekayasa geoteknik. Analisis bidang gelincir tanah dasar menggunakan metode elemen hingga dengan bantuan program Plaxis 2D Seri 8.2. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai extreme displacements, angka pori, dan fsktor keamanan lereng (SF) dikategorikan memiliki kerentanan gerakan tanah yang rendah, artinya gerakan tanah akan jarang terjadi.
Analisis Uji Ketahanan Deformasi pada Campuran Aspal Beton dengan Bahan Tambah Anti Stripping Astive-05 terhadap Variasi Temperatur Alwi, Almayana; Said, Lambang Basri; Alifuddin, Andi
Jurnal Flyover Vol. 2 No. 2 (2022): Agustus - Januari
Publisher : Magister Teknik Sipil PPs UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52103/jfo.v2i2.1348

Abstract

Deformasi permanen pada perkerasan jalan lentur yang biasa disebut rutting dan geser, Alur biasanya terdiri dari lendutan memanjang yang terjadi pada jalur roda kendaraan, merupakan akumulasi dalam jumlah kecil terjadi deformasi disebabkan oleh adanya peningkatan beban. Kerusakan bisa berkembang lebih parah karena permukaan jalan tidak kedap air lagi sehingga air bisa melemahkan ikatan antara batuan dan aspal. Untuk mencegah terjadinya kurangnya ikatan antara batuan dan aspal maka perlu di tambahkan zat aditif berupa Anti Stripping (ASTIVE-05) Anti stripping agent merupakan salah satu zat aditif yang dapat meningkatkan daya lekat dan ikatan, serta mengurangi efek negatif yang disebabkan oleh air sehingga menghasilkan campuran aspal yang berdaya lekat tinggi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh penambahan astive-05 sebagai anti stripping terhadap karakteristik campuran aspal beton dan untuk menganalisis tingkat ketahanan campuran aspal beton yang menggunakan bahan tambah astive-05 sebagai anti stripping terhadap deformasi permanen. Analisis yang digunakan adalah analisis regresi untuk mendapatkan nilai Kadar Aspal Optimum (KAO) menggunakan Marshall Test, Sedangkan data untuk deformasi permanen dengan menggunakan bahan tambah Anti Stripping Agent astive-05 diproses dengan perbandingan presentasi kenaikan ataupun penurunan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan astive-05 sebagai bahan tambah dapat meningkatkan nilai stabilitas. Hubungan prilaku rutting terhadap anti stripping dengan 4 variasi penambahan kadar astive-05 yaitu 0.1%, 0.2%, 0.3% dan 0.4 % dari berat aspal pada campuran, yang memiliki nilai baik adalah pada penambahan kadar astive-05 sebesar 0.2%
Co-Authors A, Reza Syavira Aurannisa Putri. ADI FITRA Afandi Muhammad Afdhal, Fuad Ahmad Firdaus, Ahmad Alamsyah Alamsyah Alawiah, Armadianti Ananda Alifuddin, Andi Nurfadillah Alwi, Almayana Amri, Andi Andi Amri Andi Baso Gunawan Andi Mitra Andiman Andiman, Andi Mitra Angela, Kiki Anies, Muh Kasim Aries Yunus Arifin, Winarno Armadianti Ananda Alawiah Arsandi, Irsan Ashar, Indrian Salsabila Ashari, Syafha Saqhila Asma Massara Asmidar B, Muh Syarif Badaron, St Fauziah Badaron, St. Fauziah Basri, Lambang Bausad, Alief Abdi Putra Bea, Liliyan Bontong, Fitrahalia Bulgis Chatima, Husnul Dandy Lagaligo Dewi, Nirwana Djoeddawi, Andi Arufia Dwi Suci Ramadhani Fadel Muhammad, Fadel Felayati, Ismail Akbar Fitrahalia Bontong Gatot Hariyanto Gecong, Alimin Hadi, Abd Karim Hafram, St Maryam Hairuddin, Akhmad Hamdi, Al Hilal Hanafi Ashad Hariyanto, Gatot Hasan, Muh Tsabit Hasan, Nur Halifa Hasrianti Ibrahim, Zulfadli Ikhsan , Achmad Ijlal Ilham Yunus Imam Ahmad Ghozaly Iskandar, Rima Melati Kadir, Melda Abd Karim, Arifuddin Kholifah , Nurul Kurniawan Masri La Harudu La Ode Amaluddin, La Ode Lambang B. Said Lambang Basri Said Lambang Basri Said Lambang Basri Said Magfirah, Putri Wirautami Mahmud, Andi Idham Malinda, Iin Mardin, Nurul Ihsani Maricar, Muh Husni Maricar, Muh. Husni Maricar, Muhammad Husni Maruddin, Mukti Maryam H Masri, Kurniawan Massara , Asma Massara, Asma Masyita Miftahulkhair, Muh. Muh Ismail Syafar Muh Kasim Anies Muh. Tsabit Hasan Muha, Muhamad Zainuddin Muhammad Fahrul Ramadhan MUHAMMAD HARIS Muhammad Hidayat Muhammad Ridha Kasim Muhammad Syakir Muhammad Taufiq Muhammad, Vadhel Muhlis, Muhammad Ridwan Muliana , Andi Mulka, Riska Mulyana, Andi Rizki Musa, Nurfilia Natsir, Khofifah Nunung Nur, Siska Utami Nurfadhilah, Jihan Nurhalizah, Siti Pahlawan, Adriyan Paneo, Sri Oktaviani Priliana, Wa Ode Putri Putra, Gali Sefrian Adi Raharja, Farid Rahman, Samarkandy Rahmansyah, Ahmad Raihan Ramadhani, Dwi Suci Rani Bastari Alkam Rani Bastari Alkam, Rani Bastari Ridha Dharmawan Nurdin Riska Sakti, Agung Surya Salim Salim Setiawan, Prayudhi Trisda Shabrina, Salma Dastia Sri Mulyani Muchtar St Maryam Hafran St. Maryam Hafram Sudarman Supardi Supardi, Sudarman Supriadi S Syaharuddin Syahruddin Syahrul, Nufahril Syarkawi, Mukhtar Tahir Syarkawi, Mukhtar Thahir Uco, Isra Utina, Toni Warid, Rizwan Adhar Winarno Arifin Winarno Arifin Wulandari , Anastasia Yunus , Arhamudin Hi. Yunus, Ilham Yusuf, Andi Ainul Muftiyah Zaifuddin Zulfadli Zulfikar Ahmad