Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Beban Kerja terhadap Kinerja Karyawan Café & Resto Teras Ciseupan Cimahi Aisyah, Bellasepti; Sri Suwarsi; Indra Fajar Alamsyah
Bandung Conference Series: Business and Management Vol. 3 No. 2 (2023): Bandung Conference Series Business and Management
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsbm.v3i2.8478

Abstract

Abstract. Human resources have an important role in the success of achieving organizational goals, therefore the success or failure of all organizations depends on the ability possessed by human resources in carrying out their duties and functions. One of the factors that affect the success rate of an organization is employee performance. Efforts to improve employee performance include paying attention to their workload. This study took the object of research at Café & Resto Teras Ciseupan Cimahi. This study aims to analyze the level of workload, employee performance and, also to determine the effect of workload on employee performance. Sampling is done using saturated sampling technique or total sampling where the determination of the sample is taken from all members of the population used as a sample with a population of 32 employees. The types and sources of data used are primary and secondary data. While the data collection technique in this study used a questionnaire. The method used in this research is quantitative method with simple linear regression analysis using SPSS Version 24 software and the data analysis technique used is descriptive analysis. The results showed that: (i) Workload of Café & Resto Teras Ciseupan Cimahi employees is included in the high category, this is measured from the dimensions of irregularity, overtime work, acceleration of work and the number of tasks given by superiors. (ii) Employee Performance is in the good category (iii) Workload partially affects the performance of employees of Teras Ciseupan Café & Resto Cimahi. Abstrak. Sumber daya manusia memiliki peranan penting dalam keberhasilan untuk mencapai tujuan organisasi, Oleh karena itu berhasil atau tidaknya semua organisasi tergantung pada kemampuan yang dimiliki oleh sumber daya manusia dalam menjalankan tugas dan fungsinya. Salah satu faktor yang mempengaruhi tingkat keberhasilan suatu organisasi adalah kinerja karyawan. Usaha untuk meningkatkan kinerja karyawan, diantaranya adalah dengan memperhatikan beban kerjanya. Penelitian ini mengambil objek penelitian di Café & Resto Teras Ciseupan Cimahi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat beban kerja, kinerja karyawan dan, juga untuk mengetahui pengaruh Beban kerja terhadap Kinerja Karyawan. Pengambilan sampel yang dilakukan dengan menggunakan teknik sampling jenuh atau sampling total yang mana penentuan sampel diambil dari semua anggota populasi digunakan sebagai sampel dengan jumlah populasi 32 karyawan. Jenis dan sumber data yang digunakan yaitu data primer dan sekunder. Sedangkan Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan angket (kuesioner). Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode kuantitatif dengan analisis regresi linear sederhana dengan menggunakan software SPSS Versi 24 dan teknik analisis data yang digunakan yaitu analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukan bahwa: (i) Beban Kerja karyawan Café & Resto Teras Ciseupan Cimahi termasuk dalam kategori tinggi, hal ini diukur dari dimensi ketidakteraturan, kerja lembur, percepatan pekerjaan dan banyaknya tugas yang diberikan oleh atasan. (ii) Kinerja Karyawan termasuk dalam kategori baik (iii) Beban Kerja secara parsial mempengaruhi Kinerja Karyawan Café & Resto Teras Ciseupan Cimahi.
Pengaruh Kepemimpinan dan Pengembangan Karir terhadap Kepuasan Kerja Pegawai Yastin, Rachel Aldilla; Sri Suwarsi
Bandung Conference Series: Business and Management Vol. 3 No. 2 (2023): Bandung Conference Series Business and Management
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsbm.v3i2.8492

Abstract

Abstract. Job satisfaction must be created optimally by the company so that every employee can work optimally and help the company achieve its goals. Among the factors that can affect employee job satisfaction are leadership and career development. The better the opportunity for employees to develop their careers, the greater the job satisfaction of employees so that it can have an impact on better work results. Leadership will have a significant impact on the achievement of company goals. This is because all aspects in the company are driven by employees who follow the norms of behavior and principles within the company. When employees do not feel comfortable with the attitude of the leadership, the employee's work results are not optimal, not in accordance with company goals and employees will feel dissatisfied with their achievements. This condition can occur and lead to a decrease in productivity, profitability, and a decline in the company up to the termination of employee employment. The purpose of this study was to find out: 1) how is leadership at the Harapan Keluarga clinic, 2) how is career development at the Harapan Keluarga clinic, 3) how is the job satisfaction of the Harapan Keluarga clinic employees, 4) how much influence does leadership have on employee job satisfaction at the Harapan Keluarga clinic , 5) how much influence does career development have on employee job satisfaction at the Harapan Keluarga clinic and 6) how much influence does leadership and career development have on employee job satisfaction at the Harapan Keluarga clinic simultaneously. The research method in this research is a case study with a quantitative approach, descriptive analysis and verification methods. In operating the calculations using the SPSS 25.0 program. The variables in this study are leadership, career development and job satisfaction. Collection of data obtained through questionnaires, documentation, and literature study. The sampling technique is saturated sampling. The respondents of this study were 36 employees of Harapan Keluarga Clinic.The results of this study concluded that: 1) leadership at the Harapan Keluarga Clinic was in the good category. 2) Career development at the Harapan Keluarga Clinic is in the good category. 3) Job Satisfaction at Harapan Keluarga Clinic is in the good category. 4) leadership has a direct and significant effect on job satisfaction at Harapan Keluarga Clinic 5) career development has an effect but not significant on job satisfaction. 6) Leadership and career development simultaneously have a significant effect on job satisfaction at the Harapan Keluarga Clinic. Abstrak. Kepuasan kerja harus diciptakan secara optimal oleh perusahaan agar setiap pegawai dapat bekerja optimal dan membantu perusahaan dalam mencapai tujuannya. Diantara faktor yang dapat mempengaruhi kepuasan kerja pegawai adalah kepemimpinan dan pengembangan karir. Semakin baik kesempatan pegawai untuk mengembangkan karirnya maka semakin besar kepuasan kerja pegawai sehingga dapat berdampak pada hasil kerja lebih baik. Kepemimpinan akan berdampak signifikan terhadap pencapaian tujuan perusahaan. Hal ini dikarenakan seluruh aspek yang ada dalam perusahaan digerakkan oleh pegawai yang mengikuti norma perilaku dan dasar dalam perusahaan tersebut. Ketika pegawai tidak merasa nyaman dengan sikap pimpinan maka hasil kerja pegawai tidak maksimal, tidak sesuai tujuan perusahaan dan pegawai akan merasa tidak puas dengan pencapaiannya. Kondisi ini bisa terjadi dan berujung pada penurunan produktivitas, profitabilitas, dan kemunduran perusahaan sampai pada pemberhentian kerja pegawai. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui : 1) bagaimana kepemimpinan pada klinik Harapan Keluarga, 2) bagaimana pengembangan karir pada klinik Harapan Keluarga, 3) bagaimana kepuasan kerja pegawai klinik Harapan Keluarga, 4) seberapa besar pengaruh kepemimpinan terhadap kepuasan kerja pegawai pada klinik Harapan Keluarga, 5) seberapa besar pengaruh pengembangan karir terhadap kepuasan kerja pegawai pada klinik Harapan Keluarga dan 6) seberapa besar pengaruh kepemimpinan dan pengembangan karir terhadap kepuasan kerja pegawai pada klinik Harapan Keluarga secara simultan. Metode penelitian dalam penelitian ini adalah studi kasus dengan pendekatan kuantitatif, metode analisis deskriptif dan verifikatif. Dalam mengoperasikan perhitungannya menggunakan program SPSS 25.0. Variabel dalam penelitian ini kepemimpinan, pengembangan karir dan kepuasan kerja. Pengumpulan data yang diperoleh melalui kuesioner, dokumentasi, dan studi pustaka. Teknik penarikan sampel adalah sampling jenuh. Responden penelitian ini adalah Karyawan Klinik Harapan Keluarga yang berjumlah 36 orang. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa: 1) kepemimpinan di Klinik Harapan Keluarga termasuk kategori baik. 2) Pengembangan karir di Klinik Harapan Keluarga termasuk kategori baik. 3) Kepuasan Kerja di Klinik Harapan Keluarga termasuk kategori baik. 4) kepemimpinan berpengaruh langsung dan signifikan terhadap Kepuasan Kerja di Klinik Harapan Keluarga 5) pengembangan karir berpengaruh tetapi tidak signifikan terhadap kepuasan kerja. 6) Kepemimpinan dan pengembangan karir secara simultan berpengaruh signifikan terhadap Kepuasan kerja di Klinik Harapan Keluarga.
Pengaruh Kompetensi Karyawan dan Lingkungan Kerja terhadap Kinerja Karyawan pada PT. Kereta Api Indonesia Aset Daop 2 Bandung Putri Wahyudin, Nurraisa; Sri Suwarsi; Allya Roosallyn Assyofa
Bandung Conference Series: Business and Management Vol. 3 No. 2 (2023): Bandung Conference Series Business and Management
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsbm.v3i2.8504

Abstract

Abstract. Competence is very important in supporting employee performance, many efforts have been made by companies to improve this competence, including through various training, internships, education and others. Because employees are competent they are able to master a task. In addition to the competency factors that need to be considered by the company is the work environment which includes the physical work environment and non-physical work environment. This research was conducted at PT. Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 2 Bandung Asset Unit. This study aims to analyze the level of employee competence, work environment and employee performance, as well as to determine the influence of employee competence on employee performance, to determine the influence of the work environment on employee performance. and to determine the influence of employee competence and work environment on employee performance at. The population in this study are employees of PT. Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 2 Bandung Asset Unit with a total population of 214 employees, while the sample used was 68 according to calculations using the Slovin Formula method. Types and sources of data used are primary data and secondary data. While the technique of data collection using a questionnaire. This research uses quantitative methods. The statistical method used to analyze the research data is multiple linear regression analysis using SPSS Software Version 24. The results show that: (i) employee work potential is categorized as high, (ii) work environment is in the high/good category, and (iii) performance Employees in the High/Good category, (iv) the influence of competence on employee performance is low at 15,8 %, (v) the effect of the work environment on employee performance is low at 19,3 % and (vi) the influence of employee competence and the work environment on employee performance is very high, namely 79,7%. Abstrak. Kompetensi sangat penting dalam mendukung kinerja karyawan, banyak upaya yang dilakukan oleh perusahaan dalam meningkatkan kompetensi ini diantaranya melalui berbagai pelatihan, magang, pendidikan dan lainnya. Karena karyawan yang kompeten mereka mampu menguasai suatu tugas. Selain kompetensi faktor yang perlu diperhatikan oleh perusahaan adalah lingkungan kerja yang meliputi lingkungan kerja fisik maupun lingkungan kerja non fisik. Penelitian ini dilaksanakan di PT. Kereta Api Indonesia (Persero) Unit Aset Daop 2 Bandung.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat Kompetensi Karyawan, Lingkungan Kerja dan Kinerja Karyawan, Juga untuk mengetahui Pengaruh Kompetensi Karyawan terhadap Kinerja Karyawan pada,untuk mengetahui Pengaruh Lingkungan Kerja terhadap Kinerja Karyawan pada. dan untuk mengetahui Pengaruh Kompetensi Karyawan dan Lingkungan Kerja terhadap Kinerja Karyawan pada. Populasi pada penelitian ini yaitu karyawan PT. Kereta Api Indonesia (Persero) Unit Aset Daop 2 Bandung dengan jumlah populasi sebanyak 214 karyawan, sedangkan sample yang digunakan berjumlah 68 orang sesuai perhitungan dengan menggunakan metode Rumus Slovin. Jenis dan sumber data yang digunakan yaitu data primer dan data sekunder. Sedangkan teknik pengumpulan data menggunakan kuisoner. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Metode statistik yang digunakan untuk menganalisis data penelitian ini adalah analisis regresi linear berganda dengan menggunakan Software SPSS Versi 24. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : (i) kompotensi karyawan kategorikan tinggi, (ii) lingkungan kerja kategori tinggi/ baik,dan (iii) kinerja karyawan kategori tinggi/baik, (iv) pengaruh kompetensi karyawan terhadap kinerja karyawan adalah rendah sebesar 15,8 %, (v) pengaruh lingkungan kerja terhadap kinerja karyawan adalah rendah yaitu sebesar 19,3 % dan (vi) pengaruh kompetensi karyawan dan lingkungan kerja terhadap kinerja karyawan sangat tinggi yaitu sebesar 79,7% .
Pengaruh Budaya Kerja dan Toxic Work Environment terhadap Kepuasan Kerja Karyawan PT. Jalur Nugraha Ekakurir (JNE) Cabang Kantor Utama Bandung Puspita, Azzahra Rachma; Suwarsi, Sri
Bandung Conference Series: Business and Management Vol. 3 No. 2 (2023): Bandung Conference Series Business and Management
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsbm.v3i2.8681

Abstract

Abstract. This research was conducted based on the phenomenon that occurs where there are problems related to the influence of work culture and Toxic Work Environment on employee job satisfaction, so this study aims to determine the effect of work culture and Toxic Work Environment on Employee Job Satisfaction at PT. Tiki Jalan Nugraha Ekakurir (JNE) Bandung Main Office Branch. The type of research used is quantitative research with descriptive analysis methods. In operating the calculations using the SPSS program version 25.0. The variables in this study are work culture, Toxic Work Environment and employee job satisfaction. Collection of data obtained through observation and questionnaires. The sampling technique is saturated sampling. The respondents of this study were employees of the all support team at PT Jalur Nugraha Ekakurir, the Bandung main office branch, with a total of 67 employees. The results of this study concluded that: 1). Employee Work Culture PT. (JNE) Bandung Main Office Branch is in the High category. 2). Toxic Work Environment Employees of PT. (JNE) Bandung Main Office Branch is in the Low category. 3). Employee Satisfaction PT. (JNE) Bandung Main Office Branch is in the High category 4). The Magnitude of Work Culture Influence on Employee Job Satisfaction PT. (JNE) Bandung Main Office Branch is 53.4% with a positive and significant relationship. 5). The Influence of Toxic Work Environment on Employee Job Satisfaction at PT. (JNE) Bandung Main Office Branch is 31.5% with a negative and significant direction. 6). The magnitude of the Influence of Work Culture and Toxic Work Environment on Job Satisfaction at PT. (JNE) Bandung Main Office Branch is 84.9%. Abstrak. Penelitian ini dilakukan berdasarkan fenomena yang terjadi bahwa terdapat masalah yang berkenan dengan pengaruh budaya kerja dan Toxic Work Environment terhadap kepuasan kerja karyawan, sehingga penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh budaya kerja dan Toxic Work Environment tersebut terhadap Kepuasan kerja Karyawan di PT. Tiki Jalur Nugraha Ekakurir (JNE) Cabang Kantor Utama Bandung. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan metode analisis deskriptif. Dalam mengoperasikan perhitungannya menggunakan program SPSS versi 25.0. Variabel dalam penelitian ini yaitu budaya kerja, Toxic Work Environment dan kepuasan kerja karyawan. Pengumpulan data yang diperoleh melalui observasi dan kuesioner. Teknik penarikan sampel adalah sampling jenuh. Responden penelitian ini adalah karyawan tim all support PT Jalur Nugraha Ekakurir cabang kantor utama Bandung yang berjumlah 67 orang karyawan. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa: 1). Budaya Kerja Karyawan PT. (JNE) Cabang Kantor Utama Bandung berada dalam kategori Tinggi.2). Toxic Work Environment Karyawan PT. (JNE) Cabang Kantor Utama Bandung berada dalam kategori Rendah.3). Kepuasan Karyawan PT. (JNE) Cabang Kantor Utama Bandung berada dalam kategori Tinggi 4).Besarnya Pengaruh Budaya Kerja Terhadap Kepuasan Kerja Karyawan PT. (JNE) Cabang Kantor Utama Bandung adalah sebesar 53,4% dengan arah hubungan positif dan signifikan.5).Besarnya Pengaruh Toxic Work Environment Terhadap Kepuasan Kerja Karyawan PT. (JNE) Cabang Kantor Utama Bandung adalah sebesar 31,5% dengan arah hubungan negatif dan signifikan.6).Besarnya Pengaruh Budaya Kerja dan Toxic Work Environment Terhadap Kepuasan Kerja PT. (JNE) Cabang Kantor Utama Bandung adalah sebesar 84,9%.
Pengaruh Manajemen Talenta dan Manajemen Pengetahuan terhadap Kinerja Karyawan Prasetio, Yoga; Suwarsih, Sri; Assyofa, Allya Roosalyn
Bandung Conference Series: Business and Management Vol. 3 No. 2 (2023): Bandung Conference Series Business and Management
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsbm.v3i2.9014

Abstract

Abstract. This research was conducted based on the phenomenon that occurred at PT Rosin Devot Internasional which showed problems regarding the talent management process and knowledge management that was not optimal, as well as a decrease in employee performance. The purpose of this study was to determine how talent management, knowledge management, employee performance, the effect of talent management and knowledge management partially or simultaneously on employee performance with a descriptive research type and quantitative approach. The data sources used are primary data obtained from the field and secondary data in the form of library data sourced from books and the internet. The object of this research is all employees of PT Rosin Devot Internasional which is engaged in manufacturing, namely the management of natural resources such as pine. The sample in the study was 66 people, using the random sampling method. In analyzing the research results using multiple linear regression analysis and using the SPSS 26 application. the analyzed research results show that PT Rosin Devot International's talent management is well-integrated in developing, retaining, and succession strategies. Knowledge management has not been fully managed to the maximum, the low level of identifying knowledge, sharing knowledge and using knowledge. Employee performance is in a good category, talent management partially affects employee performance, knowledge management partially affects employee performance, talent management and knowledge management simultaneously have a significant effect on employee performance with a calculated value of 0.000 <0.05 and an Fcount value of 22.872> Ftable 3.12 at PT Rosin Devot International. Abstrak. Penelitian ini dilakukan berdasarkan fenomena yang terjadi di PT Rosin Devot Internasional yang menunjukkan adanya permasalahan mengenai proses manajemen talenta dan manajemen pengetahuan belum optimal, serta terjadi penurunan kinerja karyawan.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana manajemen talenta, manajemen pengetahuan, kinerja karyawan, pengaruh manajemen talenta dan manajemen pengetahuan secara parsial maupun simultan terhadap kinerja karyawan dengan jenis penelitian deskriptif dan pendekatan kuantitatif. Sumber data yang digunakan adalah data primer yang didapatkan dari lapangan dan data sekunder berupa data pustaka yang bersumber dari buku maupun internet. Adapun objek penelitian ini adalah seluruh karyawan PT Rosin Devot Internasional yang bergerak di bidang manufaktur yaitu pengelolaan sumber daya alam seperti pinus. Untuk sampel pada penelitian adalah sebanyak 66 orang, dengan menggunakan metode random sampling. Dalam menganalisis hasil penelitian menggunakan analisis regresi linier berganda dan menggunakan aplikasi SPSS 26. Hasil penelitian yang telah dianalisis menunjukkan bahwa manajemen talenta PT Rosin Devot Internasional terintegerasi dengan baik dalam mengembangkan, mempertahankan, dan strategi suksesi. Manajemen pengetahuan belum sepenuhnya dapat dikelola secara maksimal, rendahnya mengidentifikasi pengetahuan, berbagi pengetahuan dan penggunaan pengetahuan. Kinerja karyawan berada dalam kategori yang baik, manajemen talenta berpengaruh secara parsial terhadap kinerja karyawan, Manajemen pengetahuan secara parsial berpengaruh terhadap kinerja karayawan, Manajemen talenta dan manajemen pengetahuan secara simultan berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan dengan nilai hitung sebesar 0,000 < 0,05 dan nilai Fhitung 22,872 > Ftabel 3,12 pada PT Rosin Devot Internasional.
Kata Kunci: Kenaikan Laba, Return Saham, Kenaikan Dividen. Nur Aisyah, Anjali; Sri Suwarsi; Firman Shakti Firdaus
Bandung Conference Series: Business and Management Vol. 3 No. 2 (2023): Bandung Conference Series Business and Management
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsbm.v3i2.9067

Abstract

Abstract. In the company work life balance is a term for balancing personal life and work. The balance that occurs between each employee is viewed from work life and personal life. Which if every millennial generation employee cannot balance his role, it can lead to the intention to quit his job. Millennial generation employees who cannot balance their time and dual roles can cause turnover intention in the CTBC Bank Agency company. This study aims to (i) analyze the Work Life Balance of Millennial Generation employees at the CTBC Bank Agency office (ii) to determine the Turnover Intention of Millennial Generation employees at the CTBC Bank Agency office (iii) to determine and analyze the effect of Work Life Balance on Turnover Intention of Millennial Generation Employees at the CTBC Bank Agency office in Bandung City. In this research, researchers involved 30 millennial generation employees who became research samples. In exploring data, researchers use primary data which includes questionnaires, interviews, observations and also secondary data including documents, books using the IBM SPSS 25 program as data analysis. The method used in this research is quantitative with a descriptive verification approach. The results of this research are (i) Work life balance of millennial generation employees of the CTBC Bank Agency has been assessed as good, meaning that millennial generation employees have a good ability to balance work demands with personal and family needs (ii) Turnover intention of millennial generation employees in the high category means that millennial generation employees are able to balance the level of work so as to reduce the desire and reduce thoughts of leaving the company so that it is considered good (iii) Work life balance has a significant negative effect on Turnover intention of millennial generation employees. The results obtained are that the higher the work life balance carried out, the lower the level of turnover intention. Conversely, the lower the work life balance, the higher the turnover intention level. Abstrak. Didalam perusahaan work life balance merupakan suatu istilah untuk menyeimbangkan antara kehidupan pribadi dan pekerjaan. Keseimbangan yang terjadi di antara setiap karyawan ditinjau dari kehidupan pekerjaan dan kehidupan pribadi. Yang dimana jika setiap karyawan generasi milenial tidak dapat menyeimbangkan perannya, maka dapat menimbulkan niat untuk berhenti dari pekerjaannya. Karyawan generasi milenial yang tidak dapat menyeimbangkan waktu dan peran gandanya dapat menimbulkan turnover intention diperusahaan Agensi Bank CTBC. Penelitian ini bertujuan untuk (i) menganalisis Work Life Balance karyawan Generasi Milenial di kantor Agensi Bank CTBC (ii) untuk mengetahui Turnover Intention karyawan Generasi Milenial di kantor Agensi Bank CTBC (iii) untuk mengetahui dan menganalisis Pengaruh Work Life Balance terhadap Turnover Intention Karyawan Generasi Milenial di kantor Agensi Bank CTBC Kota Bandung. Dalam riset ini peneliti melibatkan 30 karyawan generasi milenial yang menjadi sampel penelitian. Dalam menggali data, peneliti menggunakan data primer yang meliputi kuisioner, wawancara, observasi dan juga data sekunder meliputi dokumen, buku menggunakan program IBM SPSS 25 sebagai analisis data. Adapun metode yang digunakan dalam riset ini adalah bersifat kuantitatif dengan pendekatan deskriptif verifikatif. Hasil penelitian riset ini adalah (i) Work life balance karyawan generasi milenial Agensi Bank CTBC telah dinilai baik artinya karyawan generasi milenial memiliki kemampuan yang baik dalam menyeimbangkan antara tuntutan pekerjaan dengan kebutuhan pribadi dan keluarga (ii) Turnover intention karyawan generasi milenial dalam kategori tinggi artinya karyawan generasi milenial mampu menyeimbangkan tingkat pekerjaan sehingga mengurangi keinginan dan mengurangi pikiran-pikiran untuk meninggalkan perusahaan sehingga dinilai baik (iii) Work life balance berpengaruh signifikan negative terhadap Turnover intention karyawan generasi milenial. Hasil yang didapatkan yaitu semakin tinggi work life balance yang dilakukan maka akan semakin rendah tingkat turnover intention. Sebaliknya, semakin rendah work life balance maka akan semakin tinggi tingkat turnover intention.
Pengaruh Gaya Kepemimpinan Transformasional terhadap Kinerja Karyawan Generasi Milenial di PT. Bank Mega Tbk Cabang Tendean Niutami, Riri; Suwarsi, Sri
Bandung Conference Series: Business and Management Vol. 3 No. 2 (2023): Bandung Conference Series Business and Management
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsbm.v3i2.9080

Abstract

Abstract. Human resources are the main key in advancing the company, millennial employees are believed to be able to provide progress in the company. To improve employee performance, one of the aspects needed is appropriate leadership. PT. Bank Mega Tbk Tendean Branch requires its employees to have high performance in order to achieve company goals, one of which can be influenced through their leadership style. The leadership style that is considered suitable for millennial generation employees is a transformational leadership style, in which leaders can motivate subordinates to achieve the highest performance and contribute to the success of the company by developing competencies and meeting employee needs. This study aims to (i) analyze the Transformational Leadership Style based on Millennial employee perceptions (ii) find out how Millennial Employee Performance is, and (iii) find out whether there is an influence of Transformational Leadership Style on Millennial Employee Performance. Researchers use descriptive and verification methods, with a quantitative research approach and operate the calculations using the IBM SPSS program. Data collection was obtained through interviews, questionnaires, documentation and literature study. The sampling technique used is saturated sampling. Respondents in this study were millennial generation employees with a total of 31 employees. The results of this study conclude that: 1) The transformational leadership style based on the perceptions of millennial employees is included in the very good category. 2) The performance of millennial generation employees is included in the very good category. 3) There is a significant influence between the Transformational Leadership Style variable on Millennial Generation Employee Performance. Abstrak. Sumber daya manusia merupakan kunci utama dalam memajukan perusahaan, karyawan milenial dipercaya dapat memberikan kemajuan dalam perusahaan. Untuk meningkatkan kinerja karyawan, salah satu aspek yang diperlukan yaitu kepemimpinan yang sesuai. PT. Bank Mega Tbk Cabang Tendean mengharuskan karyawannya memiliki kinerja yang tinggi agar tujuan perusahaan tercapai, yang salah satunya dapat dipengaruhi melalui gaya kepemimpinannya. Gaya kepemimpinan yang dianggap cocok bagi karyawan generasi milenial adalah gaya kepemimpinan transformasional, yang dimana pemimpin dapat memotivasi bawahan untuk mencapai kinerja tertinggi serta berkontribusi pada keberhasilan perusahaan dengan mengembangkan kompetensi dan memenuhi kebutuhan karyawan. Penelitian ini bertujuan untuk (i) menganalisis Gaya Kepemimpinan Transformasional berdasarkan persepsi karyawan Milenial (ii) mengetahui bagaimana Kinerja Karyawan Milenial, dan (iii) mengetahui apakah terdapat pengaruh Gaya Kepemimpinan Transformasional terhadap Kinerja Karyawan Milenial. Peneliti menggunakan metode deskriptif dan verifikatif, dengan pendekatan penelitian kuantitatif dan mengoperasikan perhitungannya menggunakan program IBM SPSS. Pengumpulan data diperoleh melalui wawancara, kuesioner, dokumentasi dan studi pustaka. Teknik penarikan sampel yang digunakan adalah sampling jenuh. Responden dalam penelitian ini adalah karyawan generasi milenial dengan jumlah 31 karyawan. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa: 1) Gaya kepemimpinan transformasional berdasarkan persepsi karyawan milenial termasuk ke dalam kategori sangat baik. 2) Kinerja karyawan generasi milenial termasuk ke dalam kategori sangat baik. 3) Terdapat pengaruh yang signifikan antara variabel Gaya Kepemimpinan Transformasional terhadap Kinerja Karyawan generasi milenial.
Pengaruh Gaya Kepemimpinan dan Disiplin Kerja terhadap Kinerja Pegawai Kusuma Cahyani, Regita; Sri Suwarsi
Bandung Conference Series: Business and Management Vol. 3 No. 2 (2023): Bandung Conference Series Business and Management
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsbm.v3i2.9249

Abstract

Abstract. A factor that can affect the level of success of company goals is the quality of good human resources, namely employees who play an important role in carrying out and carrying out company activities. The method used in this study is a verification method using a quantitative approach. The population of this study were 161 employees of the West Java Tourism and Culture Office and a sample of 115 employees of the West Java Tourism and Culture Office using the slovin formula. The results of hypothesis testing show that the Leadership Style in the West Java Tourism and Culture Office is included in the good category, Work Discipline in the West Java Tourism and Culture Office is included in the good category, Performance in the West Java Tourism and Culture Office is included in the good category, Leadership Style has a significant effect on Employee Performance by 67.5% and is included in the strong category, Work Discipline has a significant effect on Employee Performance by 43.3% and is in the medium category, and Leadership Style and Work Discipline affect Employee Performance in the Tourism Office and West Java Culture of 75.6% and are included in the strong category. Abstrak. Faktor yang bisa mempengaruhi taraf keberhasilan tujuan perusahaan merupakan sumber daya manusia yang berkualitas tinggi yaitu pegawai yang memainkan peran yang signifikan dalam melakukan dan menjalankan kegiatan perusahaan. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode verifikatif menggunakan pendekatan kuantitatif. Populasi dari penelitian ini sebanyak 161 pegawai Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Jawa Barat dan sampel sebanyak 115 pegawai Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Jawa Barat dengan menggunakan rumus slovin. Hasil pengujian hipotesis menunjukan bahwa Gaya Kepemipinan yang ada di Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Jawa Barat termasuk ke dalam kategori baik, Disiplin Kerja yang ada di Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Jawa Barat termasuk ke dalam kategori baik, Kinerja yang ada di Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Jawa Barat termasuk ke dalam kategori baik, Gaya Kepemimpinan berpengaruh secara signifikan terhadap Kinerja Pegawai sebesar 67,5% dan termasuk kategori kuat, Disiplin Kerja berpengaruh secara signifikan terhadap Kinerja Pegawai sebesar 43,3% dan termasuk kategori sedang, dan Gaya Kepemimpinan dan Disiplin Kerja berpengaruh terhadap Kinerja Pegawai Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Jawa Barat sebesar 75,6% dan termasuk kategori kuat.
Pengaruh Employer Branding Berbasis Development Value terhadap Loyalitas Karyawan pada Coca-Cola Official Distribution Bandung Pernanda, Teguh Satrio; Sri Suwarsi; Indra Fajar Alamsyah
Bandung Conference Series: Business and Management Vol. 3 No. 2 (2023): Bandung Conference Series Business and Management
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsbm.v3i2.9257

Abstract

Abstract. Employer branding based on development values plays a very important role in building employee loyalty. This is because employees tend to respond positively to companies that show a commitment to developing their potential and helping them develop professionally. This study aims to analyze the effect of developing value-based employee branding on employee loyalty at Coca-Cola Official Distribution. Coca-Cola Authorized Distribution is an authorized distribution company operating within the Coca-Cola product supply chain. This study uses a quantitative approach using a questionnaire as a data collection instrument. The research sample consisted of employees working in the sales department of Coca-Cola Official Distribution. The focus of the research is the influence of Employer Branding applied by companies that are oriented towards developing employee values. The results of this study indicate that employee branding based on developmental values at Coca-Cola Official Distribution has been running well and effectively in several ways that the company has done to make employees feel more comfortable while working at the company. The results of this study also indicate that employee loyalty to Coca-Cola Official Distribution can be categorized as quite good, as evidenced by the presence of employees who have long devoted themselves to the company and continue to try to help the company achieve its goals or targets. This study also found that development value-based employee branding components, such as clear development opportunities, relevant training programs, effective mentoring, and structured career paths, have a significant influence on the level of employee loyalty at Coca-Cola Official Distribution. The practical implication of this study is the importance of Coca-Cola Authorized Distribution companies in implementing an effective development value-based employee branding strategy. By paying serious attention to developing employee values, companies can increase employee loyalty and motivate them to continue to make positive contributions in the long term. Abstrak. Employer branding berbasis development value memainkan peran yang sangat penting dalam membangun loyalitas karyawan. Ini karena karyawan cenderung merespons positif terhadap perusahaan yang menunjukkan komitmen dalam mengembangkan potensi mereka dan membantu mereka tumbuh secara profesional. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh employer branding berbasis development value terhadap loyalitas karyawan di Coca-Cola Official Distribution. Coca-Cola Official Distribution merupakan perusahaan distribusi resmi yang beroperasi dalam rantai pasokan produk Coca-Cola. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan menggunakan kuesioner sebagai instrumen pengumpulan data. Sampel penelitian terdiri dari karyawan yang bekerja di departemen sales di Coca-Cola Official Distribution. Fokus penelitian adalah pada pengaruh employer branding yang diterapkan oleh perusahaan yang berorientasi pada pengembangan nilai karyawan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa employer branding berbasis development value di Coca-Cola Official Distribution sudah berjalan dengan baik dan efektif dengan beberapa cara yang telah di lakukan perusahaan untuk membuat karyawan merasa lebih nyaman ketika bekerja di perusahaan. Hasil penelitian ini juga menunjukan bahwa loyalitas karyawan di Coca-Cola Official Distribution dapat dikategorikan cukup baik, terbukti dengan adanya karyawan yang sudah lama mendedikasikan dirinya terhadap perusahaan dan terus berusaha membantu perusahaan dalam mencapai tujuan atau target perusahan. Penelitian ini juga menemukan bahwa komponen-komponen employer branding berbasis development value, seperti kesempatan pengembangan yang jelas, program pelatihan yang relevan, pendampingan yang efektif, dan jenjang karir yang terstruktur, memiliki pengaruh yang signifikan terhadap tingkat loyalitas karyawan di Coca-Cola Official Distribution. Implikasi praktis dari penelitian ini adalah pentingnya perusahaan Coca-Cola Official Distribution dalam menerapkan strategi employer branding berbasis development value yang efektif. Dengan memberikan perhatian yang serius pada pengembangan nilai karyawan, perusahaan dapat meningkatkan loyalitas karyawan dan memotivasi mereka untuk tetap berkontribusi secara positif dalam jangka panjang.
Pengaruh Kecerdasan Emosional dan Lingkungan Kerja terhadap Kinerja Karyawan Sapitri, Fira; Sri Suwarsi; Allya Roosallyn Assyofa
Bandung Conference Series: Business and Management Vol. 3 No. 2 (2023): Bandung Conference Series Business and Management
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsbm.v3i2.9334

Abstract

Abstract. Human Resource Management that is managed with full effort is necessary in order to improve the results of good employee performance, because employee performance is one of the important elements for the success of a company. In supporting this success, several aspects are needed, one of which is emotional intelligence and a good work environment. if these two aspects do not go well then work cannot be decomposed on time and differences of opinion occur between employees in the company, as is the case with the object of research that researchers are currently doing. This study aims to (i) analyze how emotional intelligence, (ii) analyze how the work environment (iii) analyze the results of employee performance, (iv) to determine the effect of emotional intelligence on employee performance, (v) to determine the effect of the work environment on employee performance and (vi) to determine the effect of emotional intelligence and work environment on employee performance at PT Putra Saluyu. In this study, researchers involved a population of 80 employees who were also the sample for the study. In gathering data, researchers used primary data which included questionnaires, interviews, observations and also secondary data including books and the results of other people's research. The method used in this research is quantitative with a descriptive approach. The results of the study show that (i) the level of emotional intelligence is in the high category, meaning that employees have intelligence as seen from self-awareness, self-regulation, self-motivation, empathy and social skills. (ii) The work environment is in the high category, meaning that employees have assessed their work environment which consists of a physical work environment and non-physical work environment has been assessed as good (iii) employee performance is in the high category meaning that employee performance consisting of quality, quantity, cooperation, initiative, responsibility is only considered good (iv) the effect of emotional intelligence on the performance of employees in the company shows a low effect of 16.1% (v) the effect of the work environment on the performance of employees in the company shows a low effect of 19.3% (vi) the effect of emotional intelligence and the work environment on the performance of company employees shows a sufficient effect of 22.3%. . The results obtained are not so good, this shows that the company has carried out the formation of emotional intelligence and maintains the work environment, but must make improvements in order to maximize employee performance. Abstrak. Manajemen Sumber Daya Manusia yang dikelola dengan penuh upaya sangatlah diperlukan agar dapat meningkatkan hasil kinerja karyawan yang baik, karena Kinerja karyawan salah satu unsur penting untuk keberhasilan dari sebuah perusahaan dalam menunjang keberhasilan tersebut diperlukan beberapa aspek salah satunya seperti kecerdasan emosional dan lingkungan kerja yang baik, jika dua aspek tersebut tidak berjalan dengan baik maka pekerjaan yang tidak bisa terselesaikan dengan tepat waktu dan terjadi perbedaan pendapat antar karyawan di peusahaan ,seperti halnya dengan objek penelitian yang peneliti lakukan pada saat ini. Penelitian ini bertujuan untuk (i) menganalisis bagaimana kecerdasan emosional,(ii) menganalisis bagaimana lingkungaan kerja (iii) menganalisis hasil kinerja karyawan, (iv) untuk mengetahui pengaruh kecerdasan emosional terhadap kinerja karyawan,(v) untuk mengetahui pengaruh lingkungan kerja terhadap kinerja karyawan dan (vi) untuk mengetahui pengaruh kecerdasan emosional dan lingkungan kerja terhadap kinerja karyawan di PT Putra Saluyu. Dalam riset ini peneliti melibatkan populasi sebanyak 80 karyawan yang sekaligus menjadi sample untuk penelitian. Dalam menggali data, peneliti menggunakan data primer yang meliputi kuisoner, wawancara, observasi dan juga data sekunder meliputi buku dan hasil riset peneliti sebelumnya. Adapun metode yang digunakan dalam riset ini adalah bersifat kuantitatif dengan pendekatandeskriptif. Hasil penelitian menunjukan bahwa (i) tingkat kecerdasan emosional berada dalam kategori tinggi artinya bahwa karyawan memiliki kecerdasan yang dilihat dari kesadaran diri, pengaturan diri,motivasi diri,empati dan keterampilan sosial telah dinilai baik (ii) Lingkungan Kerja berada di dalam kategori tinggi artinya bahwa karyawan telah menilai lingkungan kerja mereka yang terdiri dari lingkungan kerja fisik dan lingkungan kerja non fisik telah dinilai baik (iii) kinerja karyawan berada di dalam kategori tinggi artinya bahwa kinerja karyawan yang terdiri dari kualitas,kuantitas,kerjasama, inisiatif, tanggung jawab hanya dinilai baik (iv) pengaruh kecerdasan emosional terhadap kinerja karyawan di perusahaan menunjukan pengaruh yang rendah sebesar 16,1 % (v) pengaruh Lingkungan Kerja terhadap kinerja karyawan di perusahaan menunjukan pengaruh yang rendah sebesar 19,3 % (vi) pengaruh kecerdasan emosional dan Lingkungan Kerja terhadap kinerja karyawan di perusahaan menunjukan pengaruh yang cukup sebesar 22,3%. . Hasil yang didapat kurang begitu baik ini menunjukkan bahwa perusahaan telah melaksanakan pembentukan kecerdasan emosional dan menjaga lingkungan kerja, namun harus melakukan peningkatan agar dapat memaksimalkan hasil kerja karyawan.
Co-Authors A. Harits Nu'man Adhi Dwinata Aditia Wirayudha Aditya Sukamajati Haemin Adwiyah, Rabiatul Adzany, Fenindea Agung Wijoyo Agus Hadian Rahim Agustin Handayani Ahmad Arif Nurrahman Aisyah, Bellasepti Akhmad Yogi Pramatirta Akhmad Yogi Pramatirta, Akhmad Yogi Alamsyah, Indra Fajar Allya Roosallyn Assofya Allya Roosallyn Assyofa Alvira Herdana Lutfi Amalia, Ima Ami Amelia Aminuddin Irfani, Aminuddin Ananda Putri Salsabila Andre Syahrul Subhana Kusmana Anne Ratnasari Argo Yudhanto Ari Dwi Purba Arinda Dwi Azela Assyofa, Allya Roosalyn Athira Rafida Hanum Aulia Maulana Yusup Ayundra, Muhammad Hilmy Azra Putriyadira Tanjung Bagas Muhammad Rizky Bella Fujitha Chotijah, Nurul Cindy Helmalia Anjani Dadang Kusnadi Dadi Ahmadi Dede R Oktini Dendi Hardiansyah Devi Melisa Veronica Dicky Muhammad Septyan Dimas Maulana Rifqy Dinar Maudina Lestari Dinda Zanubba Faruq Ditya Nurrohman Muharamsyah Elang Mulya Firda Ridhayanti Firdha Tresnasari Sita Firman Shakti Firdaus Firman Shakti Firdaus Firman Shakti Firdaus Firman Shakti Firdaus Firman Shakti Firdaus Firman Shakti Firdaus Fitri Novianti Ghifary Rizkie Maulana Gina Fitria Sukma Gracesheila, Thanya Halimatus Sadiah Kautsar Hana Alyah Khansa Handri Handri Hendra Pebrian Hendrati Dwi Mulyaningsih Hendrawan Heru Basuni Husein Kuncoro Jati Indriana, Galih Izni Alvira Oktaviani Jihan Denisa Khansa Ghina Lestari Khoeru Ilman Kiki Zakiah Darmawan Kunanti Nurul Arifin Kusuma Cahyani, Regita Latifa Imelya M Haidar Akbar Maghfira Sheni Fira Male, Adam Truedy Martina Prihatiningrum Maya Tejasari Mepy Nurana Mochamad Malik Akbar Rohandi Mochamad Raihan Awlia Mohammad Rizal Chaidir Muhamad Taufik Permana, Rezi Muhammad Abdul Ghani Muhammad Arsyi Akbar Muhammad Azka Fajri Muhammad Fadhlin Ramadhika Muhammad Fikri Imaduddin Muhammad Irvan Nur Zamri Muhammad Ridwan Muhammad Taufik Permana, Rezi Muhammad Tristan Daffa Muhardi Muhardi Muhardi Muhardi Muhardi Muhardi Muhardi Muhardi Muhardi Nabilla Anasty Fahzaria Nisha Aulia Nisha Aulia Niutami, Riri Nur Aisyah, Anjali Nur Faizah Nur Halimatussyadiah Nurdin Nurdin Nurdin Nurdin Perkasa , Subhan Pernanda, Teguh Satrio Prawiradilaga, Raden Rizky Suganda Pupung Purnamasari Puspita, Azzahra Rachma Puspitawaty, Vinna Putri Atikah Rahmawati Putri Wahyudin, Nurraisa Rabiatul Adwiyah Rachmat Suyanto Rachmat Suyanto Rahayu, Tri Wachyuni Randy Algian Tezar Mulyadi Renasha Firda Hanannisa Renatha Verary Rendy Farentino Rhamzy Fadhil Fauzan Riana Ridwan Rio Mahabelly Betrand Risfandipraja, Rafdy Riyadh Fahrudin Muamar Saleh Rizky Alief Nur Bani Roosallyn Assyofa, Allya Salma Putri Adzkia Salma Rahmi Pratiwi Santosa, Muhammad Iqbal Sapitri, Fira Sarah Annisa Fadhila Satria Kafin Muntazhar Sind Sendi Sanjaya Wanah Heryeni Shakti Firdaus, Firman Siti Salma Nurfadila Subhan Perkasa Sumadilaga Suci Nurbayani Sumadilaga, Subhan Perkasa Sunarto Sunarto Suyanto, Rachmat Syahla Fitri Tasya Aspiranti Tasya Rosyanti Tia Muthiah Wafa Widad Kartika Wahyu Pebriyanto Wanda Hilfuz Gumilar Wina Widia WULANDARI Yastin, Rachel Aldilla Yoga Prasetio, Yoga Yulie Erida Nur Rahmawati