p-Index From 2021 - 2026
11.299
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Biologi Edukasi : Jurnal Ilmiah Pendidikan Biologi Jurnal Pengajaran MIPA EDUSAINS Jurnal Pengajaran Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Formica Education Online Jurnal Promkes: The Indonesian Journal of Health Promotion and Health Education Jurnal Al-Ijtimaiyyah Indonesian Journal of Science and Technology Buletin Keslingmas Pedagogi Hayati Biodidaktika : Jurnal Biologi dan Pembelajarannya Journal of Applied Information, Communication and Technology (JAICT) Jurnal Bioedukatika BIOEDUKASI Syntax Literate: Jurnal Ilmiah Indonesia Communications in Science and Technology Assimilation: Indonesian Journal of Biology Education Jurnal BIOEDUIN : Program Studi Pendidikan Biologi JurTI (JURNAL TEKNOLOGI INFORMASI) BIOEDUSAINS: Jurnal Pendidikan Biologi dan Sains Jurnal Basicedu Jurnal Kreativitas PKM Bioedusiana: Jurnal Pendidikan Biologi EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Molekul: Jurnal Ilmiah Kimia Titian: Jurnal Ilmu Humaniora Politea : Jurnal Politik Islam Best Journal (Biology Education, Sains and Technology) JATI EMAS (Jurnal Aplikasi Teknik dan Pengabdian Masyarakat) Community Development Journal: Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal Inovasi Pendidikan dan Sains Jurnal Kesehatan: Jurnal Ilmu- Ilmu Keperawatan, Kebidanan, Farmasi dan Analis Kesehatan Journal of Civil Engineering and Planning (JCEP) Jurnal Kependidikan: Jurnal Hasil Penelitian dan Kajian Kepustakaan di Bidang Pendidikan, Pengajaran dan Pembelajaran Bioscientist : Jurnal Ilmiah Biologi Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Asean Journal of Science and Engineering (AJSE) Indonesian Journal of Multidiciplinary Research (IJoMR) Jurnal Basicedu Journal on Biology and Instruction (JouBIns) Jurnal Higiene Sanitasi Gema Bidan Indonesia (e- Journal). Biodik: Jurnal Ilmiah Pendidikan Biologi Public Health Research Development ASEAN Journal for Science and Engineering in Materials IJIS Edu : Indonesian Journal of Integrated Science Education
Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Lembar Kerja Siswa Praktikum Biologi SMA Pada Materi Uji Kandungan Zat Makanan: (Analysis of Student Worksheets of Biology Practicum in High School on Subject Matter Test Food Content) Frima Harsawati Frima; Sri Anggraeni; Bambang Supriatno
BIODIK Vol. 6 No. 4 (2020): December 2020
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi FKIP Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/bio.v6i4.9456

Abstract

This study aims to provide an overview of student worksheet on practicum used in schools. the research method used was qualitative descriptive method and the sample were 5 student worksheets selected using a purposive sampling. The research instrument used is conceptual analysis and practical analysis using instrument form analysis of laboratory activities and analysis of knowledge construction based on the scoring table of Diagram Vee adapted from Novak & Gowin (1984). The results showed that most of the student worksheet test of food content did not reach the demands of Basic Competence. This can be seen from the conceptual analysis. The cognitive level that arises in practicums is only to remember. Then for the practical analysis of the Test Food Content worksheet that is analyzed is not yet relevant to the demands of basic competencies. While the knowledge construction analysis using the Novak & Gowin instrument shows that most procedural steps can be done but are less relevant to the purpose of the practicum, do not bring up the object / event in accordance with the focus question, practicum questions in student worksheets are largely unanswered based on the results of laboratory activities, not lead to the formation of knowledge claims and less help students in linking the knowledge they have with the facts observed. Abstrak. Penelitian ini bertujuan memberikan gambaran lembar kerja siswa pada praktikum yang digunakan di sekolah. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian deskriptif kualitatif dengan sampel penelitian berjumlah 5 LKS yang dipilih dengan menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian yang digunakan yaitu analisis konseptual dan analisis praktikal menggunakan instrumen form analisis kegiatan laboratorium dan analisis konstruksi pengetahuan berdasarkan tabel penskoran Diagram Vee yang diadaptasi dari Novak & Gowin (1984).  Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar LKS uji kandungan zat makanan tidak mencapai tuntutan Kompetensi Dasar. Hal tersebut dapat dilihat dari analisis konseptual Tingkat kognitif yang muncul pada praktikum hanya mengingat saja. Kemudian untuk analisis praktikal LKS Uji Makanan yang dianalisis belum relevan dengan tuntutan kompetensi dasar. Sedangkan analisis konstruksi pengetahuan menggunakan instrumen Novak & Gowin menunjukkan Sebagian besar langkah prosedural dapat dikerjakan namun kurang relevan dengan tujuan praktikum, tidak memunculkan object/event yang sesuai dengan pertanyaan fokus, Pertanyaan praktikum pada LKS sebagian besar tidak dapat terjawab berdasarkan data hasil kegiatan laboratorium, tidak mengarahkan pada pembentukkan knowledge claim serta kurang membantu siswa dalam mengaitkan pengetahuan yang telah dimilikinya dengan fakta yang diamati.
Analisis dan Rekontruksi Komponen Lembar Kerja Peserta Didik Pada Praktikum Tulang: (Analysis and Reconstruction of the Components of Student Worksheets on Bone Practicum) Fitriani Nurpratiwi Susanto; Sri Anggraeni; Bambang Supriatno
BIODIK Vol. 6 No. 3 (2020): September 2020
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi FKIP Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/bio.v6i3.9459

Abstract

Student worksheets as practical guidelines need to pay attention to the quality and effectiveness. This study aims to provide an overview of the quality of student worksheets on bone practicum based on the results of analysis, trials and reconstruction. The research method used is descriptive qualitative, sampling is done in total sampling by taking 8 samples Worksheets of students in different curriculum units, namely KTSP and Curriculum 2013. The research instrument used in the form of rubric completeness components Worksheet for students on conceptual, procedural aspects, and the knowledge construction and scoring rubric of the Vee Diagram adapted from Novak & Gowin (1984). The results showed that in the conceptual aspect the worksheets of the students analyzed did not yet have relevance between the content and the demands of the curriculum and the cognitive level achieved was not appropriate for the cognitive level of high school students. From a procedural point of view, most of the objectives of the student worksheets are not yet relevant to the work steps and cannot produce facts from the object of observation. While in terms of knowledge construction, all students' Worksheets do not have a complete Vee Diagram component because they get a zero score (0), especially in the object / event component so they cannot form knowledge claims. Based on the problems that have been found, a student worksheet is reconstructed by paying attention to the conceptual, procedural, and knowledge construction aspects. Abstrak. Lembar kerja peserta didik sebagai pedoman praktikum perlu memperhatikan kualitas dan efektifitasnya. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran kualitas LKPD pada praktikum tulang berdasarkan hasil analisis, uji coba dan rekonstruksi. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, pengambilan sampel dilakukan secara total sampling dengan mengambil 8 sampel LKPD pada satuan kurikulum berbeda yaitu KTSP dan Kurikulum 2013. Instrumen penilitian yang digunakan berupa rubrik kelengkapan komponen LKPD pada aspek konseptual, prosedural, dan konstruksi pengetahuan dan rubrik penskoran Diagram Vee yang diadaptasi dari Novak&Gowin (1984). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada segi konseptual seluruh LKPD praktikum tulang yang dianalisis belum memiliki relevansi antara konten dengan tuntutan kurikulum dan tingkat kognitif yang tercapai tidak sesuai untuk tingkat kognitif peserta didik tingkat SMA. Pada segi prosedural, sebagian besar tujuan LKPD praktikum tulang belum relevan dengan langkah kerja serta tidak dapat memunculkan fakta dari objek pengamatan. Sedangkan dari segi konstruksi pengetahuan, seluruh LKPD praktikum tulang tidak memiliki komponen Diagram Vee yang lengkap karena mendapatkan skor nol (0), khususnya pada komponen objek/event sehingga tidak dapat membentuk klaim pengetahuan. Berdasarkan permasalahan yang telah ditemukan, dilakukan rekonstruksi LKPD praktikum tulang dengan memperhatikan aspek konseptual, procedural, dan konstruksi pengetahuan.
Analisis Lembar Kerja Peserta Didik Sekolah Menengah Atas Pada Praktikum Uji Urin : (Analysis of High School Student Worksheet on Urine Test Practice) Iman Ridwan; Sri Anggraeni; Bambang Supriyatno
BIODIK Vol. 6 No. 3 (2020): September 2020
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi FKIP Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/bio.v6i3.9462

Abstract

The student’s worksheet is particularly helpful for students in practical activities to stimulate a whole concept formation that previously had been obtained from either the literature or the delivery of the teacher in the class. This study aims to explain the analyses and trials of several imputations that refer to KTSP curriculum and the 2013 curriculum. The research method used is a quantitative description. The research method used in this study is a quantitative descriptive method. The sample in this study amounts to five student worksheets of the urine tested chosen using an alcoholological sample. The research tools used in this study are the features of conceptual analysis, durations, and knowledge construction, the completeness of the components of the lto-to, and the finder of lt-based vee diagrams adapted from novak and gowin (1984). Research shows that the conceptually student worksheet urine test has not yet contained content and trained competence (knowledge and skills) in accordance with the demands of the 2013 curriculum. Procedurally, the analyzed student’s worksheet of urine tests may be well performed, but it is largely irrelevant to the practical purposes and basic competence demands in the curriculum. From the standpoint of the construction of knowledge, the analysis of student’s worksheet urine test has not helped learners to reconstruct their knowledge in its entirety of concepts, principles, and theories through the various facts that result. Judging from its structure, almost all of student’s worksheet tested of urine tests has the components of a complete vee diagram, though with the difference in quality indicated by the score score of each of the components of the vee diagram. Based on the problems found, the lentine requires reconstruction from the conceptual side, procedural, construction of knowledge, as well as its structure. Abstrak. Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) sangat bermanfaat bagi siswa dalam kegiatan praktikum untuk menstimulasi pembentukan konsep secara utuh yang sebelumnya sudah didapatkan baik dari studi literatur atau penyampaian dari guru di dalam kelas. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan analisis serta uji coba dari beberapa LKPD praktikum yang mengacu pada kurikulum KTSP dan kurikulum 2013. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kuantitatif. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 5 LKPD Uji Urin yang dipilih dengan menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah rubrik analisis konseptual, prosedural, dan konstruksi pengetahuan, rubrik kelengkapan komponen LKPD, dan rubrik penskoran komponen LKPD berdasarkan Diagram Vee yang diadaptasi dari Novak dan Gowin (1984). Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara konseptual LKPD Uji Urin yang dianalisis belum memuat konten dan melatih kompetensi (pengetahuan dan keterampilan) yang sesuai dengan tuntutan Kurikulum 2013. Secara prosedural, LKPD Uji Urin yang dianalisis dapat dilaksanakan dengan baik, tetapi sebagian besar belum relevan dengan tujuan praktikum dan tuntutan kompetensi dasar di kurikulum. Dari segi konstruksi pengetahuan, LKPD Uji Urin yang dianalisis belum membantu peserta didik untuk mengonstruksi pengetahuannya secara utuh yang terdiri dari konsep, prinsip, dan teori melalui berbagai fakta yang dihasilkan. Ditinjau dari strukturnya, hampir seluruh LKPD Uji Urin yang dianalisis memiliki komponen Diagram Vee lengkap, meskipun dengan perbedaan kualitas yang ditunjukkan oleh capaian skor dari masing-masing komponen Diagram Vee. Berdasarkan permasalahan-permasalahan yang ditemukan, LKPD Uji Urin memerlukan rekonstruksi dari sisi konseptual, prosedural, konstruksi pengetahuan, maupun strukturnya.
Analisis Kualitas Struktur Pada Lembar Kegiatan Siswa Materi Uji Makanan: (Analysis of the Quality Structure on the Student Worksheet on Food Test Materials) Silvia Sukma Putri; Bambang Supriatno; Sri Anggraeni
BIODIK Vol. 6 No. 4 (2020): December 2020
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi FKIP Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/bio.v6i4.9465

Abstract

This study aims to determine the completeness structure and quality of worksheets, based on Vee diagram and describe the results of the analysis. In addition, the purpose of this study describes the reconstruction towards the Student Worksheet based on the objectives, practicum process and questions that form the basis of this study. This research is a qualitative descriptive study with total sampling technique. The subjects were 10 worksheets contained in the biology textbook class XI food test material. The result of analysis the Student Worksheet found confusing work steps, the amount of food used, recording data not in accordance with the work steps carried out, repetition of tests with known contents, determination of practicum time, errors in each test could not be avoided if practicum less thorough, and discoloration that is not according to the expected procedure. In general, student worksheet of Food Test refers to instruments based on Vee Diagrams which analyze the conceptual, procedural, and knowledge construction aspects. The results of Vee diagram component analysis on 10 worksheets that appeared were focus questions, objects / events, as well as theories / principles / concepts, while the record / transformation component, and claim knowledge had not yet appeared. On average, 10 student worksheets analyzed didn’t  form an ideal claim knowledge, however the construction of the student worksheet knowledge could be improved. Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui struktur kelengkapan dan kualitas LKS, berdasarkan diagram Vee dan mendeskripsikan hasil analisis. Selain itu, tujuan penelitian ini mendeskripsikan tentang rekonstruksi terhadap Lembar Kerja Siswa berdasarkan tujuan, proses praktikum dan pertanyaan yang dijadikan dasar dalam penelitian. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan teknik total sampling. Subjek dalam penelitian ini adalah 10 LKS yang terdapat di dalam buku paket biologi kelas XI materi uji makanan. Hasil analisis uji Langkah kerja Lembar Kerja Siswa ditemukan petunjuk langkah kerja yang kurang tepat, jumlah bahan makanan yang digunakan, perekaman data tidak sesuai dengan langkah kerja yang dilakukan, pengulangan pengujian yang sudah diketahui kandungannya, penentuan waktu praktikum, kesalahan pada setiap uji tidak bisa terelakkan jika praktikum kurang teliti, serta perubahan warna yang tidak sesuai prosedur yang diharapkan. Secara umum LKS Uji makanan mengacu pada Instrumen berdasarkan Diagram Vee yang menganalisis segi konseptual, prosedural, dan kontruksi pengetahuan. Hasil analisis komponen diagram Vee pada 10 LKS yaitu pertanyaan fokus, objek atau event, serta teori atau prinsip atau konsep, sedangkan komponen record/transformation, dan claim knowledge belum muncul. Rata-rata 10 LKS yang dianalisis belum membentuk claim knowledge yang ideal namun kontruksi pengetahuan Lembar Kerja Siswa dapat ditingkatkan.
Analisis, Uji Coba dan Rekontruksi Kegiatan Praktikum Melalui Lembar Kerja Peserta Didik Struktur dan Fungsi Sel: (Analysis, Testing, Recontruction Of Practical Work Through Student Worksheet Structure And Cell Function) Anggi Angreani; Bambang Supriatno; Sri Anggraeni
BIODIK Vol. 6 No. 3 (2020): September 2020
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi FKIP Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/bio.v6i3.9467

Abstract

This study contains an analysis of the Student Worksheets contained in the high school textbook / used by teachers in schools, with the aim of providing information, education or solutions to problems that have arisen in practical activities. Practicum activities are an important part of science education, so they are required to create more meaningful practicum activities. In making practicum activities more meaningful and achieving goals in accordance with Basic Competencies, one of them is by reconstructing the Student Worksheet (LKPD). This study is included in the descriptive qualitative, in which LKPD cell structure and function are made as research subjects with a sample number of 5 LKPD that refers to the SBC and Curriculum 2013. The instrument used in this research refers to: first, the form of analysis of laboratory activities where problems are emerges namely in terms of conceptual (practicum activities not in accordance with the curriculum), practical (the object does not appear clearly because the procedure is less precise) and knowledge (questions that do not construct knowledge). Second, referring to the Vee Diagram developed from Novak & Gowin. The problems that arise include practical aspects which include procedures / work steps, questions that lead to the results of the practicum. therefore there is a need to reconstruct LKPD so LKPD can be well understood and achievement in accordance with the Basic Competition (KD). Abstrak. Penelitian ini berisi tentang analisis terhadap Lembar Kerja Peserta Didik yang terdapat pada buku SMA/yang digunakan oleh guru di sekolah, dengan tujuan untuk memberikan informasi, edukasi atau solusi terhadap masalah yang selama ini muncul dalam kegiatan laboratorium. Penelitian ini termasuk ke dalam deskriptif kualitatif, dimana LKPD struktur dan fungsi sel di jadikan sebagai subjek penelitian dengan jumlah sampel 5 LKPD yang mengacu pada KTSP dan Kurikulum 2013. Instrumen yang digunakan dalam penelitan ini mengacu pada: pertama, form analisis kegiatan laboratorium dimana permasalahan yang muncul yaitu dari segi konseptual (kegiatan praktikum tidak sesuai dengan kurikulum), praktikal (objek tidak mucul secara jelas karena prosedurnya kurang tepat) dan pengetahuan (pertanyaan yang tidak mengkontruksi pada pengetahuan). Kedua, mengacu pada Diagram Vee yang dikembangkan dari Novak & Gowin. Adapun masalah yang muncul diantaranya dari segi praktikal yang meliputi prosedur/langkah kerja, pertanyaan yang mengarah ke hasil praktikum. maka dari itu perlu adanya rekontruksi LKPD agar LKPD dapat di pahami dengan baik serta pencapaian sesuai dengan Kompetesi Dasar (KD).
Analisis Komponen Penyusun Desain Kegiatan Laboratorium Enzim Katalase: (Analysis of the Components of the Catalyst Enzyme Laboratory Design Activity) Eka Astika; Sri Anggraeni; Bambang Supriatno
BIODIK Vol. 6 No. 3 (2020): September 2020
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi FKIP Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/bio.v6i3.9469

Abstract

The purpose of this study is to : (a) obtain an overview of the compatibility of the practical goals with the Basic Competencies developed in the design of laboratorium activities, (b) obtain an overview of the suitability of the practical goals and proceduaral steps with the concept to be achieved, (c) find out whether the design of laboratory activities used has supported knowledge construction based on an analysis of the componets in the design of laboratory activities. This research uses descriptive qualitative method through the ANCOR stages, namely Analysis, Trial, and Reconstruction of five catalase enzyme material laboratory design. The analysis carried out includes an analysis of the arious activities listed in the worksheet so that it can be seen how much these activities involve students in te science process, their relevance to the applicable curriculum, the relationship between the phenomena revealed and the concepts to be achieved and construct student knowledge. The instrument used is the modification of the instrument to analyze the suitability of pratikum activities with the curriculum and Diagram Vee to see whether the worksheet used constructs knowledge or not. The analysis included conceptual analysis, pratical analysis and knowledge construction analysis on various worksheet catalase enzyme tests. The catalase enzyme test practicum emphasizes students’ mastery of the catalase enzyme test material that is both principle and procedural, where students are required to be able to understand the properties of enzymes, factors that influence the work of enzymes, and the role of enzymes in metabolism. Thus it takes a series of competencies of students’ knowledge, skills and attitudes in mastering the catalase enzyme test material. For this reason, it requires a worksheet design that forms essential concepts so that they can achieve their goals and are in line with the demands of Basic Competence. Abstrak. Tujuan penelitian ini yaitu untuk: (a) memperoleh gambaran mengenai kesesuaian tujuan pratikum dengan Kompetensi Dasar yang dikembangkan dalam LKS, (b) memperoleh gambaran mengenai kesesuaian tujuan pratikum dengan langkah – langkah prosedural dengan konsep yang akan dicapai, (c) mengetahui apakah LKS yang digunakan sudah menunjang konstruksi pengetahuan berdasarkan analisis komponen-komponen dalam LKS. Penelitian ini merupakan penelitian Analisis Isi (Content Analysis). Analisis yang dilakukan meliputi analisis terhadap ragam kegiatan yang tertera dalam LKS sehingga dapat diketahui seberapa besar kegiatan tersebut melibatkan siswa dalam proses sains, relevansinya dengan kurikulum yang berlaku, hubungan antara fenomena yang diungkap dengan konsep yang akan dicapai dan mengkonstruksi pengetahuan siswa. Instrumen yang digunakan adalah modifikasi instrumen untuk menganalisis kesesuaian kegiatan pratikum dengan kurikulum dan Diagram Vee untuk melihat apakah LKS yang digunakan mengkonstruksi pengetahuan atau tidak. Analisis yang dilakukan meliputi analisis konseptual, analisis pratikal dan analisis konstruksi pengetahuan pada berbagai LKS uji enzim katalase. Pratikum uji enzim katalase menekankan pada penguasaan siswa terhadap materi uji enzim katalase yang bersifat prinsip serta prosedural, dimana siswa dituntut untuk mampu memahami sifat-sifat enzim, faktor-faktor yang mempengaruhi kerja enzim, serta peran enzim didalam metabolisme. Dengan demikian dibutuhkan serangkaian kompetensi pengetahuan, keterampilan, dan sikap siswa dalam menguasai materi uji enzim katalase. Untuk itu dibutuhkan desain LKS yang membentuk konsep – konsep esensial sehingga dapat mencapai tujuan dan sejalan dengan tuntutan Kompetensi Dasar.
Analisis dan Rekonstruksi Lembar Kerja Siswa Materi Spermatophyta Dengan menerapkan Analisis Fenetik: (Analysis and Reconstruction of Practical Work Spermatophyta Material By applying Phenetic Analysis) Eliya Mei Sisri; Sri Anggraeni; Bambang Supriatno
BIODIK Vol. 6 No. 4 (2020): December 2020
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi FKIP Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/bio.v6i4.9482

Abstract

Competence in spermatophyta material can be achieved through practicum methods. The practicum student worksheet also determines the achievement of the practicum activity objectives, so it is necessary to analyze the suitability of the components in the worksheet. The purpose of this study is to get a picture of the problems that exist in LKS through the activity of analysis and trials, the results of the analysis and trials are used as a basis for LKS reconstruction. This research uses a descriptive qualitative approach. The population in this study were all high school biology worksheets in class X with spermatophyta material based on the 2013 curriculum and KTSP used by students in schools. Samples were taken by simple random sampling. The samples studied were three 2013 curriculum LKS and three KTSP LKS. The analysis was carried out on 6 LKS of spermatophyta material using practical analysis instruments. The findings of the problem on LPS of spermatophyta were conceptual, practical and knowledge construction. In terms of the percentage of suitability of the SBC LKS with the highest parameters is 72% and the lowest is 44%, while the percentage of conformity of the 2013 LKS K is the highest 64% and the lowest is 36%. This finding suggests that the worksheets that are used are not adapted to changes in KD demands as the curriculum changes. From the findings, the LKS in spermatophyta material needs to be reconstructed in terms of conceptual, practical and knowledge construction. The spermatophyta LKS reconstruction uses a phenetic analysis along with the demands of the 2013 curriculum. Absrak. Kompetensi yang harus dicapai siswa pada materi tumbuhan adalah dapat mengelompokkan tumbuhan ke dalam divisio berdasarkan ciri umum, menyajikan laporan hasil pengamatan, analisis fenetik dan filogenik tumbuhan serta mengaitkan peranannya dalam kehidupan. Kompetensi ini dapat dicapai melalui metode praktikum. LKS praktikum turut menentukan pencapaian tujuan kegiatan praktikum, sehingga perlu analisis setiap komponen yang ada dalam LKS. Tujuan penelitian ini untuk mendapatkan gambaran permasalahan yang ada pada LKS dan hasil analisis digunakan sebagai dasar rekonstruksi ulang komponen-komponen yang dirasakan tidak sesuai. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh LKS  Biologi SMA kelas X materi spermatophyta berbasis Kurikulum 2013 dan KTSP yang digunakan oleh siswa di sekolah. Sampel diambil secara simple random sampling. Sampel yang diteliti adalah tiga LKS kurikulum 2013 dan tiga LKS KTSP. Temuan permasalahan terkait konseptual yaitu (1) kompetensi LKS belum sesuai dengan tuntutan KD; (2) LKS tidak menuliskan judul dan tujuan. Temuan masalahan terkait praktikal yaitu (1) Langkah-langkah praktikum tidak terstruktur; (2) Objek/ fenomena tidak muncul;(3) Objek/fenomena tidak relevan dengan judul/tujuan karena LKS tidak menuliskan judul/tujuan;(4) Tidak ada alokasi waktu praktikum;(5) Tidak ada petunjuk safety lab. Temuan masalah terkait kontruksi pengetahuan yaitu:(1) Tidak ada pertanyaan terkait munculnya suatu prinsip;(2) Tidak ada pertanyaan terkait analisis. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa LKS yang digunakan pada praktikum spermatophyta di sekolah masih memiliki permasalahan yaitu (1) aspek konseptual;(2) aspek praktikal;(3) aspek konstruksi pengetahuan. Secara persentase kesesuaian LKS dengan parameter masih rendah, sehingga LKS praktikum yang dipakai belum membantu siswa mencapai kompetensi yang dituntut oleh kurikulum.
Analisis Kualitas Struktur Lembar Kerja Peserta Didik pada Materi Struktur Tulang Berbasis Diagram Vee: (An Analysis of the Quality of Bone Structure Student Worksheets Based on the Vee Diagram) Resta Istawa; Bambang Supriatno; Sri Anggraeni
BIODIK Vol. 6 No. 4 (2020): December 2020
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi FKIP Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/bio.v6i4.9500

Abstract

Student worksheets used as practical guide in laboratory activities will highly determine the achievement of learning objectives required by the curriculum. However, the structure of student worksheet as a laboratory activity design still should be improved. This study aims to explain the results of the analysis of bone structure student worksheets used in learning with National Curriculum 2006 and 2013. The research method used was qualitative descriptive method and the sample were 6 student worksheets. The student worksheets were used as practical guide in laboratory activities in national senior high school in Garut Regency and selected using a total sampling technique. The research instruments used were completeness of the student worksheets components rubric and scoring rubric of the components of Vee Diagram adapted from Novak & Gowin (1984). The results showed that the bone structure student worksheets used in national senior high school in Garut Regency still have incomplete Vee Diagram components and the components appear still do not have a maximum score. Abstrak. Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) yang digunakan sebagai panduan kegiatan laboratorium akan menentukan ketercapaian tujuan kegiatan laboratorium dan tujuan pembelajaran yang dituntut oleh kurikulum. Namun, struktur LKPD yang memuat desain kegiatan laboratorium sekolah nyatanya masih jauh dari yang diharapkan. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan tentang hasil analisis terhadap LKPD Struktur Tulang yang digunakan pada saat pembelajaran dengan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) 2006 dan Kurikulum 2013. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif dengan sampel penelitian berjumlah 6 LKPD. Sampel LKPD tersebut digunakan sebagai petunjuk kegiatan laboratorium di SMA Negeri di Kabupaten Garut dan dipilih dengan menggunakan teknik total sampling. Instrumen penelitian yang digunakan untuk menilai kualitas struktur LKPD adalah rubrik kelengkapan komponen LKPD dan rubrik penskoran komponen LKPD berdasarkan Diagram Vee yang diadaptasi dari Novak & Gowin (1984). Hasil penelitian menunjukkan bahwa LKPD Struktur Tulang yang digunakan di SMA Negeri di Kabupaten Garut belum memiliki komponen Diagram Vee lengkap dan komponen-komponen yang ada belum mencapai skor maksimum.
Rekonstruksi dan Pengembangan Lembar Kerja Siswa pada Materi Plantae Submateri Spermatophyta dengan Pendekatan Keterampilan Proses : (Reconstruction and Development of Student Worksheets on the Spermatophyta Submaterial Plantae Material with a Process Skills Approach) Ria Anita Ekselsa; Sri Anggraeni; Bambang Supriatno
BIODIK Vol. 6 No. 4 (2020): December 2020
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi FKIP Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/bio.v6i4.9505

Abstract

Student Worksheet (LKS) is a guide and support for practicum in learning science / science. In biology lessons, especially the material of Spermatophyta Submaterial Plantae, currently it is not optimal. This can be seen from the content of the worksheets that do not cover all the competencies that have been formulated in the curriculum. Therefore, this study aims to reconstruct the worksheets on the Spermatophyta submaterial Plantae. The research method used the ANCOR (Analysis-Try-Reconstruction) approach. At the analysis stage, the LKS analysis process is based on conceptual, practical, and knowledge construction aspects. Then at the trial stage carried out without changes in tools, materials and procedures. Furthermore, the LKS reconstruction refers to the vee diagram and applies a process skills approach. The results showed that there were problems with the Spermatophyta LKS in the field, including the contents of the worksheets that did not cover all the competencies expected by the curriculum, the work steps were less relevant and the discussion questions did not support the student's knowledge construction process. The results of the reconstruction worksheets were added by phenetic analysis activities to align with the basic competencies that had been formulated. These reconstruction worksheets can become alternative worksheets in accordance with curriculum standards and representatives for all time. Abstrak. Praktikum merupakan kegiatan yang penting dalam pembelajaran sains / IPA. Namun kenyataan di lapangan, masih ada praktikum yang tidak sesuai dengan tujuan pembelajaran atau kompetensi yang diharapkan. Lembar Kerja Siswa (LKS) sebagai petunjuk aktivitas sains juga dirasa kurang optimal. Penulisan artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan rekonstruksi dan pengembangan LKS pada materi plantae submateri spermatophyta. Metode penelitian dengan pendekatan ANCOR (Analisis-Coba-Rekonstruksi). LKS yang dianalisis sebanyak 7 sampel, diantaranya 3 LKS pada KTSP, 3 LKS pada kurikulum 2013, dan 1 LKS yang dibuat sendiri oleh guru. Analisis LKS berdasarkan aspek  konseptual, praktikal, dan konstruksi pengetahuan. Berdasarkan hasil analisis konseptual,  5 LKS sesuai dengan KD 3.8, namun 1 LKS dirasa masih belum lengkap untuk konten/kegiatannya. Selain itu, pada semua LKS tidak ada kegiatan untuk mengembangkan kompetensi KD 4.8. Berdasarkan hasil analisis praktikal, 2 LKS prosedurnya tidak relevan, dan 3 LKS relevan namun terdapat tahapan yang tidak detail dan tidak terstruktur. Berdasarkan hasil analisis konstruksi pengetahuan, hanya 1 LKS yang mendukung sedangkan pada LKS lainnya pertanyaan diskusi tidak mendukung konstruksi pengetahuan siswa.  Hasil tersebut merupakan temuan untuk melakukan rekonstruksi dan pengembangan terhadap LKS Spermatophyta. LKS dikembangkan dengan menerapkan pendekatan keterampilan proses dan mengacu pada diagram vee.
Analisis Komponen Penyusun Lembar Kerja Siswa Biologi SMA Pada Praktikum Uji Enzim Katalase: (Analysis of the Students Worksheet Component of Senior High School Biology on Catalase Enzyme Test Practicum) Devi Deratama; Sri Anggraeni; Bambang Supriatno
BIODIK Vol. 6 No. 3 (2020): September 2020
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi FKIP Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/bio.v6i3.9513

Abstract

Students Worksheet is a very important guide for doing work in the laboratory which is often used by teachers and students. This study aims to analyze the existence of the constituent components and to provide an overview of the Students Worksheet Catalase Enzyme Test contained in the High School Biology textbooks. The research method used is descriptive qualitative method with a samples of 8 Students Worksheet chosen by using purposive sampling technique. The research instrument used was a LKS analysis instrument, table of work step and rubric test results based on the Vee diagram. The results showed that the Students Worksheet in terms of conceptual analysis as a whole was not in accordance with the applicable curriculum. For practical analysis as a whole it has shown quite good results even though there are still some Students Worksheet whose components are incomplete. Then the analysis of knowledge construction shows that the knowledge construction process has not been developed properly. In addition, from the results of the work step test there are still problems as in the choice of sentence instructions the steps of the work are less precise and less appropriate so that it can confuse students in their execution. In terms of completeness and component scores Students Worksheet based on the Vee Diagram, only a small portion of the catalase enzyme student activity sheet did not have the complete Vee Diagram component. Nevertheless, these components have different qualities which are indicated by the achievement scores of each component of Diagram Vee. Based on these problems, the Catalyst Enzyme Test LKS requires an analysis and improvement in terms of conceptual, procedural, and knowledge construction. Abstrak. Lembar Kerja Siswa merupakan suatu pedoman yang sangat penting untuk melakukan kerja di laboratorium yang sering digunakan oleh guru dan siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keberadaan komponen penyusun dan memberikan gambaran tentang Lembar Kerja Siswa Uji Enzim Katalase yang terdapat pada buku paket Biologi SMA. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif dengan sampel penelitian berjumlah 8 LKS yang dipilih dengan menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian yang digunakan adalah berupa instrument analisis LKS, tabel hasil uji langkah kerja dan rubrik berdasarkan diagram Vee. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Lembar Kerja Siswa tersebut dari segi analisis konseptual secara keseluruhan kurang sesuai dengan kurikulum yang berlaku. Untuk analisis praktikal secara keseluruhan sudah menunjukkan hasil yang lumayan baik walaupun masih terdapat beberapa LKS yang komponennya belum lengkap. Kemudian analisis konstruksi pengetahuan menunjukkan bahwa proses konstruksi pengetahuan belum terbangun dengan baik. Selain itu, dari hasil uji langkah kerja masih terdapat permasalahan seperti dalam pemilihan kalimat instruksi langkah kerja yang kurang tepat dan kurang sesuai sehingga dapat membingungkan siswa dalam eksekusinya. Dari segi kelengkapan dan skor komponen LKS berdasarkan Diagram Vee, hanya sebagian kecil LKS enzim katalase yang tidak memiliki komponen Diagram Vee lengkap. Meskipun demikian, komponen-komponen tersebut memiliki perbedaan kualitas yang ditunjukkan oleh capaian skor dari masing-masing komponen Diagram Vee. Berdasarkan permasalahn tersebut, maka LKS Uji Enzim Katalase memerlukan sebuah analisis dan perbaikan dari segi konseptual, prosedural, maupun konstruksi pengetahuan.
Co-Authors A. M. Nurjamil AA Sudharmawan, AA Abadi, Hilda Yanuar Abdulkareem Sh. Mahdi Al-Obaidi Achmad Munandar Adelia Aryani Putri Adnan Muchsin Ainisyifa, Zia Nazaliah Aisyah Zumira Al-Obaidi, Abdulkareem Sh. Mahdi Aldi Slamet Riyaldi Ali Rahmat Amalia, Dita Amelya Dewi Laskar Pratiwi Anggi Angreani Ani Nur Aeni, Ani Nur Anna Argiyanti Annesha Rahamadayanti Annisa Rahmawati Anshar, Aghisna Nuthfah Any Aryani Any Aryani Any Fitriani Arfiyana Destaria Tarmizi Arfiyana Destaria Tarmizi, Arfiyana Destaria Ari Kusnandar Maulana Arianto, Doni Yanu Arinalhaq, Zulfa Fathi Asep Bayu Dani Nandiyanto Astuti, Asita Puji Asvinatin Choiriyah Azura Salsabila Azza Nuzullah Putri Bambang Suprianto Bambang Supriatno Bambang Supriyatno Chika Putri Faritzah Daffa, Muhammad Naufal Darmawan, Tedi Deri Adiyanto Devi Ariandini Devi Deratama Dewi Utami Tuzzahra Dewi, Mauseni Wantika Dian Permata Sari Dian Usdiyana Diana Rochintaniawati Didik Bayu Prasetya Dine Nurdian Dita Amalia Dita Amalia Dita Puspitasari Donna Karolina Br Surbakti DWI SURYANTO Dwi Widiarini Dya Candra Maulawati Sani Putranti Dzaljad, Rifma Ghulam Eddy Triyono Edi, Anggya Rahayu Eka Astika Eliya Mei Sisri Endro Wasito, Endro Eni Dwi Wardihani, Eni Dwi Ernawati , Masfuah Faidah, Siti Tahany Rifa Farah Wardatul Zanah Fauzi, Fajar Miraz Fiandini, Meli Fidya afiyatusyifa Firmansyah, Ardi Fitriani Nurpratiwi Susanto Fitriani Nurzeha Francisca Francisca Frima Harsawati Frima Ghaida Sekarlita Fadha Supriadi Ghina Nur Inayah Ghina Rohmatulloh Gusni Nugraha As Syiba Hadi Suryono Handayani, Aris Hermiyanti, Pratiwi Heru Setiawan Hibatulloh, Miussa Rio Hisny Fajrussalam Hotimah, Alin Parliana Ikmanda Nugraha Imam Thohari Iman Ridwan Indra Dodo Saputra Intania Zainal Nurul Huda Irma Kusumastuti Ismail Fadlurrohman Iswanti, Iswanti Jessika Juan Pramudita Jody Martin Ginting Jovanka Oktavia Venneza Zahra Julia Elisabeth Sitanggang Khambali, Khambali Laila, Rahma Nur Latifah, Nur Zahra Laurina Sinurat Leonardi Paris Hasugian Lulu Desia Mutiani MARIYA ULFAH Marlik Masfuah Ernawati Maulana, Aldi Maulidina, Aulia Minnathul Khasanah Mr Amprasto Mrs Sariwulan Diana Mrs Yanti Hamdiyati Muhammad Anif Muhammad Vikram Muhtadi Muhtadi Mukhlish Muhammad Maududi N. A. Wolio Nadhira, Shafwa Faza Nadia Nadia Nadia Zahra Najihah Fakhirah Siregar Narwati Naufal Ahmad Muzakki Nisrina Nur Rahmi Nissa Rachmawati Nor Hidayati Nova Nurul Putri Nova Vivi Clara Saputri Novitasari, Muhlasah Nur Zahra Latifah Nura Syifa Mutiara Aisya Nuraida Lathifah Nurazizah, Siti Nurdian, Dine Nurfitriani Nurfitriani, Nurfitriani Nuris Fattahillah Nurjamil, Aris Muhamad Nurjihan, Zalfa Nurlistia Chandra Kirana Nuryani Rustaman Nuryani Y Rustaman Nurzeha, Fitriani Opi Ropina Opi Sopian Pardosi, Elisa Pipin Puja Lestari Prahara, Tahan Prasetiyo, Adrian Hilmy Purnamaulida Pratiwi Puspa Sari Dewi Putri, Adelia Aryani Putri, Meirin Dwiningtyas R. N. Laila Rachmaniyah Ragadhita, Risti Rahayu, Ari Tri Rahma Maulida, Rahma Rahmadianti, Salma Ramadhayanti Ramadhayanti Resna Litasari Resta Istawa Ria Anita Ekselsa Ridho Ilafi Sukma Rifda Tanfiziyah RIMA RIMA Rina Maryanti Rina Oktaviana Rinna Lestari Rival Arief Tyansha Riyadh Ahmad Faridz Rizky, Yulian Putri Chandra Rohimah, Tina Rizqiyati Rohmah, Silmi Aulia Rohmatulloh, Ghina Rokhmalia, Fitri S. A. Rohmah Sadiyyah, Fitriani Halimatus Saefuddin , Saefuddin Saefudin Saefudin SAKINAH, PUTRI Salsabila, Azura Santiuly Girsang, Gabriela Chelvina Santoso, Rezki Amalia Saputra, Ziyan Saputri, Nova Vivi Clara Sarono Widodo, Sarono Setiadi, Dwi Putra Setiono Sidiq Syamsul Hidayat, Sidiq Syamsul Silvia Sukma Putri Siregar, Najihah Fakhirah Siswahyudianto Siswanto, Adam Sitanggang, Julia Elisabeth Siti Tahany Rifa Faidah Slamet Widodo Sofi Rahmania Sopian, Opi Srinayanti, Yanti Subuh Pramono Sudarjat, Hadi Sugianto Sugianto Surbakti, Donna Karolina Br Syifaul Fuada Tanfiziyah, Rifda Tanfiziyah Taufiq Yulianto Tedi Kurniawan Tedi Kurniawan Tina Rizqiyati Rohimah Topik Hidayat Trianadewi, Dina Trisna Dewi Valensia, Valensia Wafa Raihana Arwa Wahyu Surakusumah Wawan Setiawan Wawan Setiawan Widya Cristanti winarko, winarko Wiwin Kurniasih Wolio, Nurmiyati Annisa Yaimin, Yaimin Yulia Aris Santi Yunni Handayanie Yusnita Renata Tamba Zakiah Nurfadilah Zevira Fransisca Aurora Ziyan Saputra Zulkarnaen Zulkarnaen Zumira, Aisyah