p-Index From 2021 - 2026
11.421
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Biologi Edukasi : Jurnal Ilmiah Pendidikan Biologi Jurnal Pengajaran MIPA EDUSAINS Jurnal Pengajaran Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Formica Education Online Jurnal Promkes: The Indonesian Journal of Health Promotion and Health Education Jurnal Al-Ijtimaiyyah Indonesian Journal of Science and Technology Buletin Keslingmas Pedagogi Hayati Biodidaktika : Jurnal Biologi dan Pembelajarannya Journal of Applied Information, Communication and Technology (JAICT) Jurnal Bioedukatika BIOEDUKASI Syntax Literate: Jurnal Ilmiah Indonesia Communications in Science and Technology Assimilation: Indonesian Journal of Biology Education Jurnal BIOEDUIN : Program Studi Pendidikan Biologi JurTI (JURNAL TEKNOLOGI INFORMASI) BIOEDUSAINS: Jurnal Pendidikan Biologi dan Sains Jurnal Basicedu Jurnal Kreativitas PKM Bioedusiana: Jurnal Pendidikan Biologi EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Molekul: Jurnal Ilmiah Kimia Titian: Jurnal Ilmu Humaniora Politea : Jurnal Politik Islam Best Journal (Biology Education, Sains and Technology) JATI EMAS (Jurnal Aplikasi Teknik dan Pengabdian Masyarakat) Community Development Journal: Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal Inovasi Pendidikan dan Sains Jurnal Kesehatan: Jurnal Ilmu- Ilmu Keperawatan, Kebidanan, Farmasi dan Analis Kesehatan Journal of Civil Engineering and Planning (JCEP) Jurnal Kependidikan: Jurnal Hasil Penelitian dan Kajian Kepustakaan di Bidang Pendidikan, Pengajaran dan Pembelajaran Bioscientist : Jurnal Ilmiah Biologi Proceeding Biology Education Conference Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Asean Journal of Science and Engineering (AJSE) Indonesian Journal of Multidiciplinary Research (IJoMR) International Journal of Advanced Health Science and Technology Jurnal Basicedu Journal on Biology and Instruction (JouBIns) Jurnal Higiene Sanitasi Gema Bidan Indonesia (e- Journal). Biodik: Jurnal Ilmiah Pendidikan Biologi Public Health Research Development ASEAN Journal for Science and Engineering in Materials IJIS Edu : Indonesian Journal of Integrated Science Education
Claim Missing Document
Check
Articles

Desain Kegiatan Laboratorium: Pendekatan Diagram Vee pada Materi Struktur Darah: (Laboratory Activity Design: Diagram Vee Approach on Blood Structure Lesson) Sofi Rahmania; Sri Anggraeni; Bambang Supriatno
BIODIK Vol. 7 No. 2 (2021): June 2021
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi FKIP Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/bio.v7i2.12997

Abstract

It is certain that the Industrial Revolution 5.0 has entered the world of education, so this Industrial Revolution 5.0 is a challenge for the quality of education in Indonesia. One way to improve the quality of education is practicum activities using Laboratory Activity Designs (LAD) that are in accordance with the demands of the curriculum. This study aims to provide an overview of the quality of blood structure LAD in high school and reconstruct it to improve strudents’understanding. This research is a descriptive study and the subject of this research is blood structure LAD. The sampling technique that used is purposive sampling with a total sample of 6 LAD, consisting of 2 LAD from 2006 curriculum or KTSP, 2 LAD from 2013 curriculum, and 2 LAD from 2013 revised 2016 curriculum. The instruments that used are relevance analysis instruments, competency analysis and practical analysis, and knowledge construction analysis. The findings showed that the blood structure LAD was not good yet because there were still problems with competence, practice and knowledge construction. The solution to this problem is to improve the existing LAD and consider it based on the relevant aspects of competency, practicality and knowledge construction. Abstrak. Revolusi Industri 5.0 dapat dipastikan telah memasuki dunia pendidikan, maka revolusi indeustri ke-5 ini menjadi tantangan bagi kualitas pendidikan di Indonesia. Salah satu cara untuk meningkatkan kualitas pendidikan yaitu dengan kegiatan praktikum menggunakan Desain Kegiatan Laboratorium (DKL) yang sesuai dengan tuntutan kurikulum. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran mengenai kualitas DKL struktur darah dan mereonstruksinya guna meningkatkan pemahaman peserta didik. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dan subjek penelitian ini adalah DKL struktur darah. Teknik sampling yang digunakan yaitu purposive sampling dengan total sampel sebanyak 6 DKL, terdiri dari 2 DKL kurikulum 2006 atau KTSP, 2 DKL kurikulum 2013 dan 2 DKL kurikulum 2013 revisi 2016. Instrumen yang digunakan meliputi instrumen analisis relevansi, analisis kompetensi dan analisis praktikal serta analisis konstruksi pengetahuan. Hasil temuan menunjukkan DKL struktur darah belum baik karena masih terdapat masalah pada aspek kompetensi, praktikal dan konstruksi pengetahuan. Solusi untuk permasalahan ini adalah memperbaiki DKL yang ada dengan pertimbangan aspek relevansi, kompetensi, praktikal dan konstruksi pengetahuan.
Analisis dan Rekonstruksi LKPD Berbasis Abad 21 Pada Praktikum Tulang : (Analysis and Reconstruction of LKPD Based on the 21st Century in Bone Practicum) Gusni Nugraha As Syiba; Bambang Supriatno; Sri Anggraeni
BIODIK Vol. 7 No. 2 (2021): June 2021
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi FKIP Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/bio.v7i2.13001

Abstract

Student Worksheets (LKPD) on Biology learning, especially bone material in the field, are currently not optimal. This can be seen from the content of the LKPD which does not cover all competencies as formulated in the curriculum. This study aims to reconstruct LKPD on bone material. The research method is descriptive qualitative using the ANCOR (Analysis-Try-Reconstruction) approach, the sampling is carried out by taking 8 samples of LKPD in different curriculum units, namely KTSP and the 2013 curriculum. curriculum), competency aspects, knowledge construction analysis (first time) and practical analysis. The results show that there are still several problems in these aspects. In the aspect of relevance, namely the lack of relevance of LKPD competence and content with KD. In the practical aspect, there are work procedures and material tools that are not clear so that it can cause errors and there is no data recording table so that the data that appears is difficult to interpret, there are problems that are not quite right so that the phenomenon / concept is not observed. In the aspect of knowledge construction, such as objects / phenomena that are not in accordance with the focus question and transforming data is not in accordance with the main activity. Based on the problems found, LKPD reconstruction was carried out in the bone practicum by taking into account these four aspects. Abstrak. Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) pada pembelajaran Biologi khususnya  materi tulang yang ada dilapangan saat ini belum optimal. Hal ini dapat dilihat dari isi LKPD yang tidak mencakup semua kompetensi sesuai dengan yang telah dirumuskan dalam kurikulum. Penelitian ini bertujuan untuk merekonstruksi LKPD pada materi tulang. Metode penelitian berupa deskriptif kualitatif dengan menggunakan tahapan ANCOR (Analisis-Coba-Rekonstruksi), pengambilan sampel dilakukan dengan mengambil 8 sampel LKPD pada satuan kurikulum yang berbeda yaitu KTSP dan kurikulum 2013. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah rubrik analisis aspek relevansi (kegiatan dan kurikulum), aspek kompetensi, analisis konstruksi pengetahuan (diadaptasi dari novak gowin) dan analisis praktikal. Hasil temuan menunjukan bahwa masih terdapat beberapa permasalahan pada aspek-aspek tersebut. Pada aspek relevansi yaitu kurang relevannya kompetensi dan konten LKPD dengan KD. Pada aspek praktikal adanya prosedur kerja dan alat bahan yang belum jelas sehingga dapat menimbulkan kesalahan serta tidak adanya tabel perekaman data sehingga data yang mucnul sulit untuk dinterpretasikan, terdapat permaslahan waktu yang kurang tepat sehingga fenomena/konsep tidak teramati. Pada aspek konstruksi pengetahuan seperti objek/fenomena tidak sesuai dengan pertanyaan fokus dan transformasi data tidak sesuai dengan kegiatan utama. Berdasarkan dari permasalahan yang ditemukan, dilakukan rekonstruksi LKPD pada praktikum tulang dengan memeprhatikan ke-empat aspek yaitu aspek relevansi (kegiatan dan kurikulum), aspek kompetensi, analisis konstruksi pengetahuan (diadaptasi dari novak gowin) dan analisis praktikal.
Rekonstruksi Desain Kegiatan Laboratorium Indera Pengecap melalui Model ANCOR: (Reconstruction of Tastebuds Practical Laboratory Design through ANCOR Model) Dewi Utami Tuzzahra; Sri Anggraeni; Bambang Supriatno
BIODIK Vol. 7 No. 2 (2021): June 2021
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi FKIP Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/bio.v7i2.13005

Abstract

Currently the world is entering the era of the 5.0 industrial revolution, people are required to have various 21st century skills in order to compete in this new era. This is a challenge for Indonesia to develop its education. Practicum is one of the solutions for develop 21st century skills. But turns out that it still has weakness caused by inappropriate practical laboratory worksheet. This study aims to analyze and to reconstruct the practical laboratory worksheet of the tastebuds. The research method used is descriptive qualitative research with the ANCOR model. The sampling technique used was purposive sampling, the sample consisted of 10 practical laboratory worksheet of taste buds from the 2006 KTSP curriculum to the 2013 revised curriculum. The instruments include conceptual, practical, and the construction of knowledge aspect adapted from the Vee diagram. The findings show that the practical laboratory worksheet of the taste buds still has problems from various aspects. Practical laboratory worksheet of tastebuds reconstruction is needed so that students are able to construct their knowledge properly through practicum activities carried out and develop 21st century skills. Abstrak. Saat ini dunia memasuki era revolusi industri 5.0 sehingga masyarakat dituntut untuk memiliki keterampilan abad 21 agar mampu bersaing di era baru ini. Hal ini menjadi tantangan tersendiri bagi indonesia dalam mengembangkan pendidikan. Praktikum merupakan salah satu solusi untuk membentuk keterampilan-keterampilan abad 21 ternyata masih memiliki kekurangan karena DKL yang tidak sesuai. Tujuan penelitian adalah menganalisis dan rekonstruksi DKL materi indera pengecap. Metode penelitian yang digunakan deskriptif kualitatif dengan model ANCOR (Analisis, Uji Coba dan Rekosntruksi). Teknik sampling yang digunakan yaitu purposive sampling, sampel terdiri dari 10 DKL indera pengecap dari kurikulum KTSP 2006 hingga kurikulum 2013 revisi. Instrumen yang digunakan meliputi instrumen aspek konseptual, praktikal, dan konstruksi pengetahuan yang diadaptasi dari Diagram Vee. Hasil temuan menunjukkan DKL indera pengecap masih memiliki masalah dari berbagai aspek sehingga diperlukan rekonstruksi DKL indera pengecap agar siswa mampu mengkonstruksi pengetahuannya dengan baik melalui kegatan praktikum yang dilakukan dan mengembangkan keterampilan abad 21. 
Analisis Komponen Penyusun Desain Kegiatan Laboratorium Berbasis Keterampilan Proses Sains Pada Materi Kerja Enzim Katalase: (Analysis of the components Designing Laboratory Activities based on science process skills of the Working of Catalyst Enzyme) Laurina Sinurat; Bambang Supriatno; Sri Anggraeni
BIODIK Vol. 7 No. 3 (2021): September 2021
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi FKIP Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/bio.v7i3.13028

Abstract

One of the objectives of learning biology is to give students experience in the scientific method which is the demand of the 21st century. This ability is a science process skill that can be obtained in laboratory activities. So that the design of laboratory activities should lead to science process skills. This study aims to analyze the design of laboratory activities to find out: 1) the relevance of competence and content to basic competencies, 2) what competencies or abilities are built in the practicum, 3) tools, materials according to school standards and work procedures are well structured or not. , 4) the knowledge gained whether the focus is on the main thing or not. This study uses a qualitative descriptive method with the ANCOR stages, namely analysis, testing and reconstruction of five designs of laboratory activities on the working material of the catalase enzyme. The results of the study indicate that the lack of competence in science process skills built on the five designs of laboratory activities is proven based on the results of the analysis on the acquisition of knowledge is still lacking. Therefore, knowledge reconstruction needs to be carried out on the design of laboratory activities to improve the quality of laboratory activities in accordance with the demands of basic competencies. Abstrak. Salah satu tujuan pembelajaran biologi yaitu memberi pengalaman kepada siswa pada metode ilmiah yang merupakan tuntutan abad 21. Kemampuan tersebut merupakan keterampilan proses sains yang bisa didapatkan dalam kegiatan laboratorium. Sehingga desain kegiatan laboratorium sebaiknya mengarah kepada keterampilan proses sains. penelitian ini bertujuan untuk menganalisis desain kegiatan laboratorium untuk mengetahui : 1) relevansi kompetensi dan konten terhadap kompetensi dasar, 2) kompetensi atau kemampuan yang seperti apa yang dibangun dalam praktikum, 3) alat, bahan sesuai standar sekolah serta prosedur kerja terstruktur dengan baik atau tidak, 4) pengetahuan yang diperoleh apakah fokus kepada hal utama atau tidak. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan tahapan ANCOR yaitu analisis, uji coba dan rekonstruksi lima desain kegiatan laboratorium pada materi kerja enzim katalase. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa kurangnya kompetensi keterampilan proses sains yang dibangun pada kelima desain kegiatan laboratorium dibuktikan berdasar hasil analisis pada perolehan pengetahuan masih kurang. Oleh karena itu rekonstruksi pengetahuan perlu dilakukan pada desain kegiatan laboratorium untuk meningkatkan kualitas kegiatan laboratorium yang sesuai dengan tuntutan kompetensi dasar.
Analisis dan Rekonstruksi Lembar Kegiatan Peserta Didik pada Materi Sistem Indera Penglihatan Manusia: (Analysis and Reconstruction of Student Worksheet of Human Visual Sensory System) Yusnita Renata Tamba; Sri Anggraeni Anggraeni; Bambang Supriatno
BIODIK Vol. 7 No. 2 (2021): June 2021
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi FKIP Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/bio.v7i2.13029

Abstract

Practical activities are one of the ways used to provide opportunities for students to learn independently and construct their own knowledge. In doing practicum, students use LKPD which contains objectives, tools, materials and work steps that will be carried out by students. The purpose of this study was to analyze and describe the conceptual, competency, practical and knowledge construction components used by students in studying the human visual sense system. The sample used in this study consisted of nine textbooks published from 2009 to 2019 which were selected using a purposive sampling technique. The analysis was carried out using instruments made based on the Vee diagram. The results of the analysis found that the LKPD used had not been able to meet the minimum standards of basic competencies that had been set in the curriculum. LKPD needs to be reconstructed and developed again to achieve at least a minimum standard of competence. Abstrak. Kegiatan praktikum menjadi salah satu cara yang digunakan dalam memberi kesempatan bagi siswa untuk belajar mandiri dan mengonstruksi pengetahuannya sendiri. Dalam melakukan praktikum, siswa menggunakan LKPD yang memuat tujuan, alat, bahan serta langkah kerja yang akan dilakukan oleh siswa. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis dan mendeskripsikan komponen LKPD dari aspek relevansi dengan kurikulum, kompetensi, praktikal dan konstruksi pengetahuan yang dipakai siswa dalam mempelajari materi sistem indera penglihatan manusia. Adapun sampel yang dipakai dalam penelitian ini terdiri atas sembilan buku pelajaran yang terbit dari tahun 2009 hingga 2019 yang dipilih dengan teknik purposive sampling. Analisis dilakukan menggunakan instrumen yang dibuat berdasarkan diagram Vee. Hasil analisis ditemukan bahwa LKPD yang digunakan belum dapat memenuhi standar minimum kompetensi dasar yang sudah ditetapkan dalam kurikulum. LKPD indera penglihatan perlu direkonstruksi dan dikembangkan lagi untuk mencapai setidaknya standar minimal kompetensi.
Rekonstruksi DKL Materi Pteridophyta: Fenetik sebagai Sebuah Pendekatan: (Reconstruction of Practical Activity Design on Pteridophyta Materials: Phenetics as an Approach) Pipin Puja Lestari; Sri Anggraeni; Bambang Supriatno
BIODIK Vol. 7 No. 3 (2021): September 2021
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi FKIP Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/bio.v7i3.13037

Abstract

Education 4.0 focuses on improving 21st century skills, one of which is science process skills, especially communication skills on Pteridophyta material. However, the existing DKL as practicum support is not optimal. The purpose of this study was to analyze the quality of DKL on pteridophyta (ferns) materials used in schools in recent curricula covering aspects of curriculum relevance, competence, and knowledge construction. Then a trial was conducted on one of the DKL. The findings from the analysis and trials became the basis for the reconstruction of Pteridophyta DKL. The results of the research show that the existing DKL still has not developed higher-order thinking skills, and there are still few concepts formed. The results of the DKL reconstruction use a phenetic approach to make it more effective and representative according to the demands of the applicable KD and develop communication skills. Abstrak.Pendidikan 4.0 berfokus pada peningkatan keterampilan abad ke-21, salah satunya keterampilan proses sains pada materi pteridophyta. Namun DKL yang ada sebagai penunjang praktikum belum optimal. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis kualitas DKL pada materi pteridophyta (tumbuhan paku) yang digunakan di sekolah dalam beberapa kurikulum terakhir, dengan menggunakan instrumen analisis kegiatan laboratorium meliputi aspek relevansi kurikulum, kompetensi, dan konstruksi pengetahuan. Lalu dilakukan uji coba pada salah satu DKL. Temuan dari analisis dan uji coba menjadi dasar rekonstruksi DKL pteridophyta. Hasil penellitian menunjukan bahwa DKL yang ada masih belum  mengembangkan kemampuan berpikir tingkat tinggi, dan masih minimya konsep yang terbentuk. Hasil rekonstruksi DKL menggunakan pendekatan fenetik agar lebih efektif dan representatif sesuai tuntutan KD yang berlaku dan mengembangkan keterampilan proses sains.
Analisis Lembar Kerja Peserta Didik Materi Pencemaran Lingkungan Berbasi ANCOR: (Student Worksheet Analysis of Environmental Pollution Materials Using ANCOR Method) Zakiah Nurfadilah; Bambang Supriatno; Sri Anggraeni
BIODIK Vol. 7 No. 3 (2021): September 2021
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi FKIP Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/bio.v7i3.13038

Abstract

The practicum method is a method that can be used for student learning. By using practicum, students will need a guide in the form of a worksheet in order to carry out practical activities in accordance with the guidelines. This objective is aimed at (1) obtaining an overview of the suitability of the practicum following the steps of LKPD, (2) knowing how practicum can be carried out in accordance with LKPD and curriculum, (3) knowing the existence of an overview related to practicum objectives, principles and concepts in LKPD, (4) to find out whether the steps in LKPD can provide direction to students. The method used in this research is descriptive qualitative method with ANCOR stages, namely (1) Analysis, (2) Testing, (3) Reconstruction. To carry out the analysis, the analysis is carried out through aspects of relevance, aspects of competence, aspects of knowledge construction, practical analysis and reconstruction. The research object uses 5 LKPD regarding environmental pollution. The results showed that there was still a lot of confusion among students because the research steps were not clear. This study concludes that there is a need for improvements to the Environmental Pollution LKPD material in order to produce a better Environmental Pollution LKPD. Abstrak. Metode praktikum dalah metode yang dapat digunakan untuk pembelajaran siswa. Dengan menggunakan praktikum, maka siswa akan memerlukan panduan berupa lembar kerja agar dapat melakukan kegiatan praktikum yang sesuai dengan panduan. Tujuan ini bertujuan untuk (1) memperoleh gambaran pada kesesuaian praktikum yang mengikuti langkah LKPD, (2) mengetahi bagaimana praktikum dapat dilakukan sesuai denganKPD dan kurikulum, (3) mengetahui adanya gambaran terkait tujuan praktikum, prinsip dan konsep dalam LKPD, (4) untuk mengetahui apakah langkah yang ada pada LKPD dapat memberikan arahan terhadap siswa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif deskriptif dengan tahapan ANCOR, yaitu (1) Analisis, (2) Uji Coba, (3) Rekonstruksi. Untuk melakukan analisis, analisis dilakukan melalui aspek relevansi, aspek kompetensi, aspek konstruksi pengetahuan, analisis praktikal dan rekonstruksi. Objek penelitian menggunakan 5 LKPD mengenai pencemaran lingkungan. Hasil penelitian menunjukan masih banyak kebingungan diantara siswa karena langkah penelitian yang tidak jelas. Penelitian ini menyimpulkan perlu adanya perbaikan pada LKPD materi Pencemaran Lingkungan agar dapat menghasilkan LKPD Pencemaran Lingkungan yang lebih baik.
Analisis Desain Kegiatan Laboratorium Pertumbuhan dan Perkembangan Tumbuhan: (Design Analysis of Plant Growth and Development Laboratory Activities) Trisna Dewi; Sri Anggraeni; Bambang Supriatno
BIODIK Vol. 7 No. 4 (2021): Desember 2021
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi FKIP Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/bio.v7i4.13089

Abstract

The Industrial Revolution 4.0 or The Fourth Industrial Revolution (4IR) is a concept of developing education through the use of technological developments. The quality of education must be continuously improved through the transformation of the educational paradigm which emphasizes learning oriented to higher order thinking skills or often referred to as Higher Order Thinking Skills. One way to improve the quality of education is practicum activities using practicum Student Worksheets (LKS). This study aims to provide an overview of the problems of blood structure practicum worksheets in high school. This research is a qualitative descriptive study and the subject of this research is the worksheets of blood structure practicum. The sampling technique used was total sampling, the sample consisted of 6 LKS. The instruments used include relevance analysis instruments, competency analysis and practical analysis as well as knowledge construction analysis. Based on the results of the analysis and trial of the work steps on one of the DKL regarding the material for plant growth and development, several shortcomings were found. These shortcomings are found in the work steps, tools and materials used and the presentation of observational data for most of the DKL. The reconstruction of DKL produces alternatives to DKL for plant growth and development by considering and completing the shortcomings of the analysis results from DKL that have been analyzed. This DKL reconstruction is expected to be able to construct students' knowledge well through practical activities carried out and be able to get 4C skills or 21st century skills needed today. Abstrak. Revolusi Industri 4.0 atau The Fourth Industrial Revolution (4IR) merupakan konsep pengembangan pendidikan melalui pemanfaatan perkembangan teknologi. Mutu pendidikan harus terus ditingkatkan melalui transformasi paradigma pendidikan yang menekankan pada pembelajaran berorientasi keterampilan berpikir tingkat tinggi atau sering disebut dengan Higher Order Thinking Skills. Salah satu cara untuk meningkatkan kualitas pendidikan yaitu dengan kegiatan praktikum menggunakan Lembar Kerja Siswa (LKS) praktikum. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran mengenai permasalahan LKS praktikum struktur darah di SMA. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dan subjek penelitian ini adalah LKS praktikum struktur darah. Teknik sampling yang digunakan yaitu total sampling, sampel terdiri dari 6 LKS. Instrumen yang digunakan meliputi instrumen analisis relevansi, analisis kompetensi dan analisis praktikal serta analisis konstruksi pengetahuan. Berdasarkan hasil analisis dan uji coba Langkah kerja terhadap salah satu DKL. mengenai materi pertumbuhan dan perkembangan tumbuhan ditemukan beberapa kekurangan. Kekurangan tersebut didapatkann pada langkah kerja, alat dan bahan yang digunakan serta penyajian data pengamatan Sebagian besar DKL. Rekontruksi DKL menghasilkan alternatif DKL pertumbuhan dan perkembangan tumbuhan dengan mempertimbangkan dan melengkapi kekurangan hasil analisis dari DKL yang sudah di analisis. Rekontruksi DKL ini diharapkan mampu mengkontruksi pengetahuan peserta didik dengan baik melalui kegiatan praktikum yang dilakukan serta mampu mendapatkan keterampilan 4C atau keterampilan abad 21 yang dibutuhkan saat ini.
Analisis Kesesuaian Lembar Kerja Praktikum Struktur Tulang dengan Menggunakan Metode ANCOR: (Analysis of the Suitability of the Bone Structure Practicum Worksheet with the ANCOR Method) Ismail Fadlurrohman; Sri Anggraeni; Bambang Suprianto
BIODIK Vol. 8 No. 2 (2022): June 2022
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi FKIP Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/bio.v8i2.17868

Abstract

The purpose of this study was to analyze and reconstruct student worksheets using the ANCOR (Analysis-Try-Reconstruction) method. This research is a qualitative descriptive analysis study using the ANCOR (Analysis-Try-Reconstruction) method which was adapted from the research conducted (Syiba, et al. 2021). The analysis was carried out on 5 LKS Bone structures based on the curriculum used in Indonesia using the Laboratory Activity Analysis Form instrument and the Vee Diagram scoring table. The trial was carried out at the Plant Structure Laboratory of the Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Universitas Pendidikan Indonesia. The results of the study found that the LKPD used in the Bone Structure Practicum was not suitable and still low. So it is necessary to review the objectives and practicum activities to form a knowledge of concepts according to facts, structured work procedures, to help students direct and understand practicum activities well. Key words: Practicum, Worksheet, Bone structure   Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan merekontruksi lembar kerja siswa dengan metode ANCOR (Analisis-Coba-Rekontruksi). Penelitian ini merupakan penelitian analisis deskriptif kualitatif dengan metode ANCOR (Analisis-Coba-Rekontruksi) yang diadaptasi dari penelitian yang dilakukan (Syiba, et all 2021). Analisis dilakukan pada 5 LKS Struktur tulang berdasarkan Kurikulum yang digunakan di indonesia dengan menggunakan instrumen Form Analisis Kegiatan Laboratorium dan tabel penskoran Diagram Vee. Uji coba dilakukan di Laboratorium Struktur Tumbuhan FPMIPA Universitas Pendidikan Indonesia. Hasil penelitian ditemukan bahwa LKPD yang digunakan pada Praktikum Struktur tulang masih kurang sesuai dan masih rendah. Sehingga perlu dikaji ulang antara tujuan dan kegiatan praktikum untuk membentuk suatu pengetahuan konsep sesuai fakta, prosedur kerja yang terstruktur, sehingga membantu siswa untuk mengarahkan dan memahami kegiatan praktikum dengan baik. Kata kunci: Praktikum, Lembar kerja, Struktur tulang
Pengembangan Kegiatan Praktikum Fermentasi Alkohol dengan Menggunakan Gasometer Volumetrik Sederhana untuk Mengukur Laju Reaksi Fermentasinya: (Improving of Alcohol Fermentation Practice Activities Using A Simple Volumetric Gasometer to Measure The Rate of The Fermentation Reaction) Annisa Rahmawati; Bambang Supriatno; Sri Anggraeni
BIODIK Vol. 8 No. 3 (2022): September 2022
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi FKIP Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/bio.v8i3.18701

Abstract

This research aims to analyze the design of laboratory activities (LKS) based on Vee diagrams on alcoholic fermentation respiration materials used in SMA/MA and then reconstruct them. This research method is descriptive qualitative with sampling carried out by purposive sampling by purposive sampling as many as 3 worksheet which refers to the 2013 curriculum. These results can be seen that the LKS on the alcohol fermentation material analyzed still cannot be used as a guide for practicum because it does not support aspects of competence and knowledge construction. Key words: Practicum, Alcoholic Fermentation, Volumetric Gasometer, Reaction   Rate ASBTRAK Penelitian yang dilakukan ini bertujuan untuk menganalisis desain kegiatan laboratorium (LKS) berbasis diagram Vee pada materi respirasi fermentasi alcohol yang digunakan di SMA/MA untuk kemudian merekonstruksinya. Metode penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan pengambilan sampel dilakukan dengan cara purposive sampling menggunakan sebanyak 3 buah LKS yang mengacu pada   kurikulum 2013. Hasil tersebut dapat dilihat bahwa LKS pada materi fermentasi alcohol yang dianalisis masih tidak dapat digunakan sebagai pedoman untuk kegiatan praktikum karena tidak menunjang aspek kompetensi dan kosntruksi pengetauan. Kata kunci: Praktikum, Fermentasi Alcohol, Gasometer Volumetrik, Laju Reaksi
Co-Authors A. M. Nurjamil AA Sudharmawan, AA Abadi, Hilda Yanuar Abdulkareem Sh. Mahdi Al-Obaidi Achmad Munandar Adelia Aryani Putri Adnan Muchsin Ainisyifa, Zia Nazaliah Aisyah Zumira Al-Obaidi, Abdulkareem Sh. Mahdi Aldi Slamet Riyaldi Ali Rahmat Amalia, Dita Amelya Dewi Laskar Pratiwi Anggi Angreani Ani Nur Aeni, Ani Nur Anna Argiyanti Annesha Rahamadayanti Annisa Rahmawati Anshar, Aghisna Nuthfah Any Aryani Any Aryani Any Fitriani Arfiyana Destaria Tarmizi Arfiyana Destaria Tarmizi, Arfiyana Destaria Ari Kusnandar Maulana Arianto, Doni Yanu Arinalhaq, Zulfa Fathi Asep Bayu Dani Nandiyanto Astuti, Asita Puji Asvinatin Choiriyah Azura Salsabila Azza Nuzullah Putri Bambang Suprianto Bambang Supriatno Bambang Supriyatno Chika Putri Faritzah Daffa, Muhammad Naufal Darmawan, Tedi Deri Adiyanto Devi Ariandini Devi Deratama Dewi Utami Tuzzahra Dewi, Mauseni Wantika Dhea Vara Adellya Dian Permata Sari Dian Usdiyana Diana Rochintaniawati Didik Bayu Prasetya Dine Nurdian Dita Amalia Dita Amalia Dita Puspitasari Donna Karolina Br Surbakti DWI SURYANTO Dwi Widiarini Dya Candra Maulawati Sani Putranti Dzaljad, Rifma Ghulam Eddy Triyono Edi, Anggya Rahayu Eka Astika Eliya Mei Sisri Endro Wasito, Endro Eni Dwi Wardihani, Eni Dwi Ernawati , Masfuah Faidah, Siti Tahany Rifa Farah Wardatul Zanah Fauzi, Fajar Miraz Fiandini, Meli Fidya afiyatusyifa Firmansyah, Ardi Fitriah Fitriani Nurpratiwi Susanto Fitriani Nurzeha Francisca Francisca Frima Harsawati Frima Ghaida Sekarlita Fadha Supriadi Ghina Nur Inayah Ghina Rohmatulloh Gusni Nugraha As Syiba Hadi Suryono Handayani, Aris Hermiyanti, Pratiwi Heru Setiawan Hibatulloh, Miussa Rio Hisny Fajrussalam Hotimah, Alin Parliana Ikmanda Nugraha Imam Thohari Iman Ridwan Indra Dodo Saputra Intania Zainal Nurul Huda Irma Kusumastuti Ismail Fadlurrohman Iswanti, Iswanti Jessika Juan Pramudita Jody Martin Ginting Jovanka Oktavia Venneza Zahra Julia Elisabeth Sitanggang Khambali, Khambali Laila, Rahma Nur Latifah, Nur Zahra Laurina Sinurat Leonardi Paris Hasugian Lulu Desia Mutiani MARIYA ULFAH Marlik Masfuah Ernawati Maulana, Aldi Maulidina, Aulia Minnathul Khasanah Mr Amprasto Mrs Sariwulan Diana Mrs Yanti Hamdiyati Muhammad Anif Muhammad Vikram Muhtadi Muhtadi Mukhlish Muhammad Maududi N. A. Wolio Nadhira, Shafwa Faza Nadia Nadia Nadia Zahra Najihah Fakhirah Siregar Narwati Narwati Narwati Naufal Ahmad Muzakki Nisrina Nur Rahmi Nissa Rachmawati Nor Hidayati Nova Nurul Putri Nova Vivi Clara Saputri Novitasari, Muhlasah Nur Zahra Latifah Nura Syifa Mutiara Aisya Nuraida Lathifah Nurazizah, Siti Nurdian, Dine Nurfitriani Nurfitriani, Nurfitriani Nuris Fattahillah Nurjamil, Aris Muhamad Nurjihan, Zalfa Nurlistia Chandra Kirana Nuryani Rustaman Nuryani Y Rustaman Nurzeha, Fitriani Opi Ropina Opi Sopian Pardosi, Elisa Pipin Puja Lestari Prahara, Tahan Prasetiyo, Adrian Hilmy Purnamaulida Pratiwi Puspa Sari Dewi Putri, Adelia Aryani Putri, Meirin Dwiningtyas R. N. Laila Rachmaniyah Ragadhita, Risti Rahayu, Ari Tri Rahma Maulida, Rahma Rahmadianti, Salma Ramadhayanti Ramadhayanti Ratih Mar'atus Sholihah Resna Litasari Resta Istawa Ria Anita Ekselsa Ridho Ilafi Sukma Rifda Tanfiziyah RIMA RIMA Rina Maryanti Rina Oktaviana Rinna Lestari Rival Arief Tyansha Riyadh Ahmad Faridz Rizky, Yulian Putri Chandra Rohimah, Tina Rizqiyati Rohmah, Silmi Aulia Rohmatulloh, Ghina Rokhmalia, Fitri S. A. Rohmah Sadiyyah, Fitriani Halimatus Saefuddin , Saefuddin Saefudin Saefudin SAKINAH, PUTRI Salsabila, Azura Santiuly Girsang, Gabriela Chelvina Santoso, Rezki Amalia Saputra, Ziyan Saputri, Nova Vivi Clara Sarono Widodo, Sarono Setiadi, Dwi Putra Setiono Sidiq Syamsul Hidayat, Sidiq Syamsul Silvia Sukma Putri Siregar, Najihah Fakhirah Siswanto, Adam Sitanggang, Julia Elisabeth Siti Tahany Rifa Faidah Slamet Widodo Sofi Rahmania Sopian, Opi Srinayanti, Yanti Subuh Pramono Sudarjat, Hadi Sugianto Sugianto Surbakti, Donna Karolina Br Syifaul Fuada Tanfiziyah, Rifda Tanfiziyah Taufiq Yulianto Tedi Kurniawan Tedi Kurniawan Tina Rizqiyati Rohimah Topik Hidayat Trianadewi, Dina Trisna Dewi Valensia, Valensia Wafa Raihana Arwa Wahyu Surakusumah Wawan Setiawan Wawan Setiawan Widya Cristanti winarko, winarko Wiwin Kurniasih Wolio, Nurmiyati Annisa Yaimin, Yaimin Yulia Aris Santi Yunni Handayanie Yusnita Renata Tamba Zakiah Nurfadilah Zevira Fransisca Aurora Ziyan Saputra Zulkarnaen Zulkarnaen Zumira, Aisyah