Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Penggunaan Media Papan Flanel Qur’an terhadap Peningkatan Kemampuan Membaca Huruf Al-Qur’an Siswa Tunarungu Rosa Aprilianita Dewi; Endro Wahyuno; Usep Kustiawan
Jurnal ORTOPEDAGOGIA Vol 2, No 2 (2016): November
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (270.728 KB) | DOI: 10.17977/um031v2i22016p69-73

Abstract

Minat membaca Al Qur’an pada anak tunarungu sangatlah kurang. Usaha meningkatkan minat membaca permulaan Al Qur’an pada anak tunarungu diperlukan media pembelajaran yang tepat. Dalam upaya untuk membantu meningkatkan penguasan huruf Alqur’an pada siswa tunarungu peneliti mencoba dengan suatu media, yaitu dengan media papan flannel Qur’an. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana kemampuan membaca huruf Al-Qur’an siswa Tunarungu sebelum, sesudah dan apakah terdapat pengaruh dalam menggunakan media papan flannel Qur’an terhadap kemampuan membaca huruf Al-Qur’an. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian quasi-experimen dengan desain time series design, yang dilaksanakan pada satu kelompok tanpa menggunakan kelompok kontrol atau pembanding.Interest in reading the Qur’an at children with hearing impairment is less . An effort to increase interest in reading the beginning of the Qur’an on media hearing impairment learning the right required. In efforts to help improve the tenure review letters Quran hearing impairment Students researchers trying in with a media, Qur’an Board Flannel Media. The purpose is to review research know how the ability to read the letter al - Qur’an before hearing impairment students, then and does the effect of Qur’an Board Flannel Media towards Upgrading capability of Al-Quran Letter Reading for students with Hearing Impairment. This study used was a quasi-experimental research design with design time series. The experiment conducted on a group was without using a control or comparison group. The sample used in this study was not random.
Multimedia Interaktif untuk Meningkatkan Kemampuan Membaca Permulaan Siswa Tunagrahita Atifah Fauzia; Usep Kustiawan
Jurnal ORTOPEDAGOGIA Vol 3, No 1 (2017): July
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (284.801 KB) | DOI: 10.17977/um031v3i12017p6-12

Abstract

Pembelajaran membaca permulaan bagi siswa tunagahita sangat penting sebab dapatmempengaruhi tahap perkembangan lainnya. Penggunaan alat peraga dalam pembelajaran sangatdiperlukan bagi siswa tunagrahita. Alat peraga atau media harus disesuaikan dengan karakteristik siswaagar siswa tunagrahita yang sulit berpikir abstrak dan daya ingat yang lemah. Penelitian ini bertujuanuntuk menghasilkan produk multimedia interaktif. Multimedia interaktif yang dikemas dalam CD inidiharapkan dapat meningkatkan minat dan kemampuan membaca permulaan siswa tunagrahita. Metodepenelitian yang digunakan dalam penelitian ini diadaptasi dari metode Borg & GalL. Hasil penelitianmenunjukkan bahwa multimedia interaktif dapat meningkatkan kemampuan membaca permulaan danlayak dan efektif diterapkan bagi siswa tunagrahita dengan memperoleh skor validasi ahli media 97%(sangat layak), validasi ahli materi 76% (layak) dan validasi ahli pembelajaran ABK 88% (sangat layak).Efektifitas multimedia interaktif yang dikembangkan terbukti efektif yang telah diuji dengan Uji Tmemperoleh kesimpulan t hitung 5 lebih besar dari t tabel 2,353, artinya media yang dikembangkanefektif diterapkan dalam pembelajaran membaca permulaan untuk siswa tunagrahita.Saran penelitianini adalah: (1) mengvalidasi media pada beberapa ahli minimal 3 validator disetiap aspek penilaian agarsemakin kuat hasil validasi media dan (2) uji coba lapangan lebih luas.Preliminary reading reading for students with tunagahita is very important because it can affectother stages of development. The use of teaching aids in learning is very necessary for students tunagrahita.The props or media should be tailored to the characteristics of the students so that the students withdifficult tunagrahita think abstract and weak memory. This study aims to produce interactive multimediaproducts. The interactive multimedia that is packaged in this CD is expected to increase the interest andreading ability of the beginning of the tunagrahita students. The research method used in this researchis adapted from Borg & GalL method. The results showed that interactive multimedia can improve thereading ability of beginning and appropriate and effective applied for the students with a score of 97%(very feasible), validation of material experts 76% (eligible) and validation of learning experts ABK 88%(very feasible). The effectiveness of interactive multimedia developed proved effective that has beentested with Test T got the conclusion t count 5 bigger than t table 2,353, meaning that media developedeffectively applied in reading learning beginning to student of tunagrahita.Saran of this research are:(1) validate media at Some experts at least 3 validators in each aspect of assessment for the stronger theresults of media validation and (2) field trials more widely.
HUBUNGAN BIMBINGAN BELAJAR DAN MOTIVASI BELAJAR DENGAN PRESTASI BELAJAR SISWA TUNAGRAHITA SMALB Ratna Wijayanti; Mohammad Efendi; Usep Kustiawan
Jurnal ORTOPEDAGOGIA Vol 1, No 2 (2014): Jurnal ORTOPEDAGOGIA
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (290.891 KB) | DOI: 10.17977/um031v1i22014p128-134

Abstract

This research aimed at describing the relationship between learning guidance and learning motivation and mentally retarded students. This study applied descriptive correlation researcher model. The results show that there is a correlation between variables tutoring and student achievement, with a value of R = 0773 and the correlation between the variable of learning motivation and the variable of the learning achievement, with a value R = 0767. Based on the results, this study concluded that there is a relationship learning guidance and learning motivation and mentally retarded student achievement, with a value of R = 0.891 and the value of R Square (R2) = 0.794, meaning that 79.4% of the variation in achievement is explained by a tutoring learning and motivation to learn, the rest 20.6% influenced by other factors. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan hubungan antara belajar bimbingan dan motivasi belajar terhadap prestasi siswa tunagrahita. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif korelasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa korelasi antara variabel bimbingan belajar terhadap prestasi belajar siswa, dengan nilai R = 0,773 dan korelasi antara motivasi belajar dan prestasi variabel yang diteliti, dengan nilai R = 0,767. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa ada hubungan antara bimbingan belajar dan motivasi belajar dengan prestasi siswa retardasi mental, dengan nilai R = 0,891 dan nilai R Square (R2) = 0,794, yang berarti bahwa 79,4% dari variasi dalam pencapaian dijelaskan oleh belajar les dan motivasi belajar, sisanya 20,6% dipengaruhi oleh faktor lain
Pengembangan Alat Permainan Keranjang Pintar dalam Pembelajaran Berbicara Anak Kelompok B di Taman Kanak-Kanak Mega Fitria Herdiati; Usep Kustiawan; Suryadi Suryadi
Ilmu Pendidikan: Jurnal Kajian Teori dan Praktik Kependidikan Vol 2, No 2 (2017): : December 2017
Publisher : Faculty of Education Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (344.994 KB) | DOI: 10.17977/um027v2i22017p178

Abstract

Abstract: The Development of Educational Smart Basket in Learning Speaking Child Group B in Kindergarten. This research is aimed to produce a good educational Smart basket for the children of group B of Sejahtera Malang Kindergarten. This research is a Research and Development which used Dick and Carey model. The subject of this research is 25 children of group B of Sejahtera Malang Kindergarten. The methods applied in the data collection are questionnaire, interview, and live observation. The data analysis of this research employed technique qualitative and quantitative descriptive analysis in the form of percentages. The result of the research shows that the smart game tool is categorized as very valid, very effective, very complete, and educational game tool is declared worthy to be used as a learning media for children of group B of Sejahtera Malang Kindergarten. Abstrak: Pengembangan Alat Permainan Keranjang Pintar dalam Pembelajaran Berbicara Anak Kelompok B di Taman Kanak-kanak Tujuan penelitian ini adalah untuk menghasilkan alat permainan keranjang pintar yang layak untuk anak kelompok B. Jenis penelitian ini adalah penelitian Research and Development dengan model Dick and Carey. Subjek dalam penelitian ini adalah 25 anak kelompok B di TK Sejahtera Malang. Metode yang digunakan dalam pengumpulan data adalah angket, lembar wawancara, dan lembar observasi. Analisis data penelitian menggunakan teknik analisis kualitatif dan kuantitatif berupa persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa alat permainan keranjang pintar dikategori sangat valid, sangat efektif, sangat tuntas, dan alat permainan edukatif ini dinyatakan layak digunakan sebagai media pembelajaran untuk anak kelompok B di TK Sejahtera Malang.
Pendidikan Gunakarya sebagai Strategi Dasar dalam Pengajaran Seni Rupa di Sekolah Menengah Usep Kustiawan
Ilmu Pendidikan: Jurnal Kajian Teori dan Praktik Kependidikan Vol 24, No 2 (1997)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gagasan keterkaitan dan kesepadanan atau link and match merupakan kebijakan Mendikbud untuk meningkatkan relevansi pendidikan dengan kebutuhan pembangunan umumnya. Pelaksanaannya di lapangan masih dihadapkan kepada berbagai permasalahan. Pendidikan gunakarya merupakan alternatif jawaban terhadap masalah relevansi pendidikan dengan dunia kerja secara lebih nyata dalam pelaksanaannya di lapangan, termasuk dalam pendidikan seni rupa. Bidang didik gunakarya dalam program seni rupa tidak berhenti pada kegiatan mengenal atau menghafal saja, tetapi sampai pada menghasilkan bukti rampung yang berupa karya yang bermakna bagi kehidupan nyata.
Relevansi Program Pendidikan SMK dengan Kebutuhan Dunia Kerja Usep Kustiawan
Ilmu Pendidikan: Jurnal Kajian Teori dan Praktik Kependidikan Vol 26, No 2 (1999)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The study aimed to describe the relevance of vocational-school programs to job-vacancy requirements. Proportional cluster random sampling was employed to take the sample. Data were collected using documentation, observation, questionnaire, and interview and then analyzed for their content and percentage. The results show that vocational school’s programs had relatively a high relevance to job vacancy (66%). Among graduates of vocational schools, improving skills was done through courses, experience, and information from fellows and industry. Self-study and working experience were found useful to improve knowledge.
PENERAPAN TEKNIK BERKARYA SENI UNTUK PENGEMBANGAN KEPROFESIAN BERKELANJUTAN GURU TK KOTA MALANG Usep Kustiawan; Retno Tri Wulandari; Suryadi Suryadi
Jurnal KARINOV Vol 1, No 3 (2018): September
Publisher : Institute for Research and Community Service (LP2M), Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (538.282 KB) | DOI: 10.17977/um045v1i3p%p

Abstract

ABSTRAKGuru-guru TK di kota Malang pada umumnya mengalami kesulitan dalam proses menciptakan karya seni yang berhubungan dengan anak usia dini padahal dalam praktek pembelajaran di TK sehari-hari tidak bisa lepas dari kegiatan seni baik seni rupa, seni musik, maupun seni tari. Adapun yang sudah mampu membuat karya seni mengalami kesulitan dalam membuat laporan karya seni supaya dapat dinilai sebagai karya inovatif untuk Pengembangkan Keprofesian Berkelanjutan (PKB). Tujuan pelatihan ini agar guru TK di kota Malang memiliki wawasan dan  keterampilan  teknik menciptakan karya seni serta proses membuat laporan karya seni yang yang dapat dinilai sebagai karya inovatif  untuk mengembangkan keprofesiannya. Metode yang digunakan dalam pelatihan adalah sebagai berikut: (1) Metode ceramah dan Tanya jawab untuk mengenalkan bahan dan alat yang digunakan dalam berkara seni, ; (2) Metode demontarsi untuk memperagakan teknik pembuatan jenis-jenis karya seni; (3) Metode pemberian tugas dan praktik berkarya untuk membuat jenis-jenis hasil karya seni sesuai tema anak usia dini. Hasil dari pelatihan ini berupa; a) produk  jenis-jenis karya seni rupa yaitu lukisan/gambar, benda kerajinan, hasil cetakan; b) karya seni tari yaitu jenis-jenis tarian anak, property tari, tatarias tari; c) , karya seni musik berupa jenis-jenis lagu  yang berhubunan dengan anak usia dini berdasarkan tema-tema pengembangan di TK.   Kata Kunci: Teknik berkarya seni, Pengembanagan KeprofesianBerkelanjutan
Literasi Pembelajaran Digital Dengan Integrasi Pendekatan Tringo Ki Hadjar Dewantara Untuk Guru-Guru SMP Wahid Hasyim Malang Dedi Kuswandi; Zahid Zufar At Thaariq; Citra Kurniawan; Fikri Aulia; Dhimas Adhitya Wijanarko; Usep Kustiawan; Muhammad Zidni Ilman Nafi'a; Lu'luil Maknuunah
Jurnal KARINOV Vol 4, No 3 (2021): September
Publisher : Institute for Research and Community Service (LP2M), Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um045v4i3p163-167

Abstract

Pembelajaran berbasis digital menjadi suatu keniscayaan dikarenakan adanya pandemi COVID-19 yang mewajibkan proses belajar mengajar dilakukan dari rumah masing-masing. Kegiatan pemberdayaan kepada guru mengenai literasi pembelajaran digital memungkinkan bagi guru untuk mampu meningkatkan performansinya secara lebih mendalam. Maka dari itu, tujuan dari pengabdian ini adalah untuk membina para guru secara terpadu, khususnya di SMP Wahid Hasyim yang berada di Kota Malang dalam peningkatan performansinya melalui pemberdayaan yang dilaksanakan oleh pengabdi yang merupakan ilmuwan dan praktisi di bidang teknologi pendidikan. Sesuai dengan landasan improving performance dalam definisi teknologi pendidikan, pengabdian ini membina guru dalam pengembangan literasi pembelajaran digital sehingga nantinya dapat diimplementasikan dalam proses pembelajaran di kelas. Metode yang digunakan dalam membina guru menggunakan pendekatan TRINGO (Ngerti, Ngrasa dan Nglakoni) yang digagas oleh Ki Hadjar Dewantara. Dengan penerapan metode ini, pengabdi melaksanakan berbagai serangkaian kegiatan yang mendukung terlaksananya TRINGO. Mulai dari penyampaian materi secara teoritik (ngerti), adanya interaksi antar guru maupun dengan instruktur (ngrasa) dan adanya praktik pengelolaan secara langsung (nglakoni). Hasil pengabdian menunjukkan guru telah mampu mengidentifikasikan berbagai literasi-literasi secara digital yang digunakan untuk sebesar-besarnya dalam pembelajaran. Harapannya dari pengabdian ini dapat menjadi alternatif referensi bagi pengabdian yang selanjutnya. Kata kunci— Literasi Pembelajaran Digital, TRINGO, Pengembangan Kompetensi  Abstract Digital-based learning is a necessity due to the COVID-19 pandemic, which requires the teaching and learning process to be carried out from home. Empowerment activities for teachers regarding digital learning literacy make it possible for teachers to improve their performance more deeply. Therefore, the purpose of this service is to develop teachers in an integrated manner, especially at Wahid Hasyim Middle School in Malang in improving their performance through empowerment carried out by servants who are scientists and practitioners in the field of educational technology. In accordance with the basis of improving performance in the definition of educational technology, this service fosters teachers in developing digital learning literacy so that later it can be implemented in the learning process in the classroom. The method used in fostering teachers uses the TRINGO approach which was initiated by Ki Hadjar Dewantara. With the application of this method, the devotees carry out various series of activities that support the implementation of TRINGO. Starting from the theoretical delivery of material (understanding), the interaction between teachers and instructors and direct management practices. The results of the service show that teachers have been able to identify various digital literacys that are used as much as possible in learning. It is hoped that this service can be an alternative reference for future service. Keywords— Digital Learning Literacy, TRINGO, Competency Development 
Pelatihan Berkarya Seni Tari Aud Berbasis Tematik Untuk Pengembangan Profesi Guru Taman Kanak Kanak Retno Tri Wulandari; Usep Kustiawan; Wuri Astuti
Jurnal KARINOV Vol 1, No 3 (2018): September
Publisher : Institute for Research and Community Service (LP2M), Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (303.801 KB) | DOI: 10.17977/um045v1i3p%p

Abstract

Pembelajaran seni tari merupakan salah satu pembelajaran yang dapat membekali anak untuk mengembangkan kemampuan seni, kreativitas dan kemampuan lainnya. Berdasarkan analisis kebutuhan, guru TK se-Kota Malang membutuhkan pelatihan yang berkaitan dengan peningkatan kemampuan, kreativitas, ketrampilan untuk mengembangkan gerakan dasar tari, cara mengekplorasi kemampuan seni tari anak, pengembangan karya seni yang berkaitan dengan tema pembelajaran pada anak usia dini berkaitan dengan pengembangan profesi. Oleh karena itu, perlu adanya pengembangan ketrampilan guru TK untuk mengolah karya tari berbasis tematik dan terampil membuat laporan karya inovatifnya  sebagai upaya pengembangan keprofesian berkelanjutan. Metode pelatihan yang digunakan antara lain melalui demonstrasi, diskusi, pemberian tugas, simulasi, dan pendokumentasian produk hasil. Hasil pelatihan berupa produk karya seni tari berbasis tematik, laporan karya seni tari sebagai laporan inovatif. Hasil pelatihan menunjukkan peserta telah memiliki keterampilan mengeksplorasi tema pembelajaran untuk dijadikan ide karya dan mengolah gerak tari yang disesuaikan dengan karakteristik anak, serta membuat karya ilmiah berupa laporan karya seni tari sebagai karya inovatifnya untuk PKB. Karya tari anak berbasis tematik diharapkan dapat menjadi bentuk tari pendidikan yang sesuai dengan karakteristik anak usia dini. Kata kunci: karya seni tari anak usia dini, tematik, pengembangan profesi 
Peningkatan Kreativitas Anak Kelompok B1 Melalui Kegiatan Menghias Menggunakan Teknik Kolase Payet Anggita Yola Prastika; Usep Kustiawan; Rosyi Damayani Twinsari Maningtyas
Jurnal Pendidikan Modern Vol 5 No 3 (2020): Edisi Mei
Publisher : STKIP Modern Ngawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37471/jpm.v5i3.93

Abstract

The research objective was to find out (1) the implementation of teacher learning in the application to enhance creativity through decorating activities using sequin collage techniques, (2) increasing creativity through decorating activities using sequin collage techniques. Data is collected by observation, interview and documentation techniques. Data analysis was carried out in a qualitative descriptive manner about child and teacher activities, interviews, field notes and documents and quantitatively about improving children's creativity. Researcher's results are: (1) implementation of teacher learning in application to enhance creativity through decorating activities using sequin collage techniques, (2) decorating activities using sequin collage techniques can increase creativity
Co-Authors Abdul Huda Abdullah, Zaleha Ade Richa Daril Janah Ageng Wiro Leksono agengwiro103@gmail.com Agus Wedi Ahmad Samawi Ahmad Sholikin Ahmad Sholikin Aisha Syauqina Ramadina Ajeng Galuh Pratiwi Ajeng Putri Pratiwi Alfiani Umayya Anggita Yola Prastika Atifah Fauzia Aulia Rahman Baiq Shofa Ilhami Cholila, Indhira Citra Kurniawan Dedi Kuswandi Dewantari, Dytarisma Astika Dhimas Adhitya Wijanarko Dinda Aryani Pratiwi Donna Boedi Donna Boedi Maritasari Dwihidayat, Erfin Candra Ediyanto Eggie Mitha Rosa Eka Pramono Adi Elis Safitri Endro Wahyuno Erfin Candra Dwihidayat Erlin Windawati Evania Yafie Fathonah Fathonah Ferinda, Sevita Martha Fikri Aulia Fitri, Agem Akbar Zainul Gema Siam Sari Haqqi, Yudha Alfian Hikmah, Isna Nur I Made Seken I Wayan Sutama Iriaji Irvan, Muchamad Isna Nur Hikmah Jujum Jumaenah Juliriyanti, Nafisah Tridena Karimah, Lutfiana Silvi Khairunnisa, Azahra Kholifatur Rohmah Leksono, Ageng Wiro Leni Gonadi Lina Mei Wulandari Lu'luil Maknuunah Luberta Srirahajeng Maningtyas, Rosyi Damayani Twinsari Maulidia, Aftihah Mega Fitria Herdiati Merdilla Rapna Fitriani Mohammad Efendi Muhammad Zakaria Muhammad Zidni Ilman Nafiah Munaisra Tri Tirtaningsih Natalia, Sekar Agni Novi Niken Larasati Noor Citra Pravita Adisty Noor Citra Pravita Adisty, Noor Citra Pravita Novita Rizki, Silfia Nugrahini, Indah Nur Septi Nur Anisa Prahesti, Diajeng Anisa Pramono Pramono Prastika, Anggita Yola Putra, Yudithia Dian Putra, Yudithia Dian Putri Karlis Ramadhani Putri, Novenda Cahya Awika Rahajeng Ratnayanti Rahmalia, Acnes Rani Nirwanawati Ratna Wijayanti Retno Tri Vulandari Retno Tri Wulandari Riswanda Mahardhika Rollie C. Deporos, Saprolla Rosa Aprilianita Dewi Rosyi Damayani Maningtyas Rosyi Damayani Twinsari Maningtyas Salehuddin, Shafira Nurulita Samah, Norazrena Abu Sholikin, Ahmad Sigit Lego Wicaksono Sihkabuden Sihkabuden, Sihkabuden Siti Mar’atus Sholikha Siti Rodliyah Ummus Sholihah Sogen, Archangela Sopingi Sopingi, Sopingi Sri Sudarmi Sulthoni Sumanto Sumanto Sumanto Surya Adi Saputra Suryadi Suryadi Suryadi Suryadi Susilawati, Sinta Yuni Titi Rahayuningsih Tomas Iriyanto Twinsari Maningtyas, Damayani Wargiantiningsih, Neny Wijayanti, Ajeng Putri Kusbinang Wildayati, Salma Wiwik Dwi Hastuti Wuri Astuti Yuana Maulidia Yudha Alfian Haqqi Yudithia Dian Putra Yuliati Yuliati - Zahid Zufar At Thaariq Zahrok Noviana Wahyuningtyas