Claim Missing Document
Check
Articles

Peningkatan Motorik Halus Melalui Menjahit Jenis-Jenis Pola Baju pada TK Kelompok A Kholifatur Rohmah; Usep Kustiawan; Suryadi Suryadi
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Vol. 1 No. 7 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (234.604 KB) | DOI: 10.17977/um065v1i72021p516-524

Abstract

Abstract: The results of observations made by researchers in group A kindergarten Plus wahidiyah Sukun. there are 12 children who get the BB and MB criteria, 3 children get BSH criteria, and 2 children get BSB criteria. Sewing activities are only done once so that the results obtained are not optimal. This research is a class action research, aims to determine the application and improvement of fine motor skills through sewing activities. The scope of this research is fine motor children aged 4-5 years, patterns in sewing are limited to the types of clothing patterns made from duplex paper, the indicators used in this study are: 1) eye and hand coordination for complex movements and 2) controlling hand movements using smooth muscles. Analysis of the data used are: Quantitative is used to look at classical and qualitative child development achievements to describe data from observations, interviews, and documentation. The research was conducted in 3 stages: pre-action, cycle I, and cycle II. The results of mastery learning in pre-action is 17.6 percent. These results are still very low so there is a need for further stimulus. Researchers prepare RPPH, assessments, and make media. The implementation of sewing activities consists of initial, core and closing activities. Observations were made during sewing activities. After the activity, a reflection is carried out. The results of mastery learning in the first cycle of the first meeting were 23.5 percent. The second meeting is 70.5 percent. Cycle II of the first meeting was 82.3 percent. The second meeting was 88.2 percent. The results of the second cycle of the second meeting had exceeded the specified criteria greater than or equal to 85 percent. Based on these data sewing activities of the types of clothing patterns can improve fine motor children in group A TK Plus Wahidiyah Sukun. Suggestions in this study the teacher can implement sewing activities to improve fine motor group A, especially when the sub-theme of clothing. Abstrak: Hasil observasi yang dilakukan peneliti pada kelompok A TK Plus wahidiyah Sukun terdapat 12 anak yang mendapatkan kriteria BB dan MB, 3 anak mendapatkan kriteria BSH dan 2 anak mendapatkan kriteria BSB. Kegiatan menjahit hanya dilakukan 1 kali sehingga hasil yang diperoleh belum maksimal. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas, bertujuan untuk mengetahui penerapan dan peningkatan motorik halus melalui kegiatan menjahit. Ruang lingkup penelitian ini yaitu motorik halus anak usia 4-5 tahun, pola dalam kegiatan menjahit dibatasi pada jenis-jenis pola baju yang terbuat dari kertas duplex, indikator yang digunakan pada penelitian ini yaitu: 1) koordinasi mata dan tangan untuk melakukan gerakan yang rumit dan 2) mengontrol Gerakan tangan yang menggunakan otot halus. Analisis data yang digunakan yaitu: kuantitatif digunakan untuk melihat capaian perkembangan anak secara klasikal dan kualitatif untuk mendeskripsikan data hasil observasi, wawancara, dan dokumentasi. Penelitian dilakukan dalam 3 tahap: pra tindakan, siklus I, dan siklus II. Hasil ketuntasan belajar pada pra tindakan yaitu 17,6 persen. Hasil tersebut masih sangat rendah sehingga perlu adanya stimulus lebih lanjut. Peneliti menyusun RPPH, penilaian, dan pembuatan media. Pelaksanaan kegiatan menjahit terdapat kegiatan awal, inti dan penutup. Observasi dilakukan saat kegiatan menjahit. Selesai kegiatan maka dilakukan refleksi. Hasil ketuntasan belajar pada siklus I pertemuan pertama yaitu 23.5 persen. Pertemuan kedua 70.5 persen. Siklus II pertemuan pertama mendapatkan hasil 82.3 persen. Pertemuan kedua 88.2 persen. hasil pada siklus II pertemuan kedua sudah melebihi kriteria yang ditentukan sama dengan lebih dari 85 persen. Berdasarkan data tersebut kegiatan menjahit jenis-jenis pola baju dapat meningkatkan motorik halus anak kelompok A TK Plus Wahidiyah Sukun. Saran pada penelitian ini guru dapat menerapkan kegiatan menjahit untuk meningkatkan motorik halus kelompok A, terutama pada saat sub tema pakaian.
Analisis Kegiatan Stimulasi Motorik Kasar untuk Anak Usia 5-6 Tahun pada Film Upin Ipin Erlin Windawati; Usep Kustiawan; Wuri Astuti
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Vol. 1 No. 7 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (381.222 KB) | DOI: 10.17977/um065v1i72021p535-543

Abstract

Abstract: Gross motor skills are the most important skills in growth and development in early childhood. There are many things that can exemplify gross motor activities to be applied to early childhood, one of which is the cartoon film Upin Ipin. This research is motivated by the large number of televisions that broadcast unfavorable content for children. It is different from the cartoon Upin Ipin which shows educational values, one of which is gross motoric activities. The purpose of this study was to analyze the gross motoric activities in the Upin Ipin film on the suitability of children aged 5-6 years based on Permendikbud No.137 of 2014. This study used a qualitative approach with the type of activity analysis. The instrument in this study besides the researcher as an instrument, the researcher used a data card. The results of this study indicate that the gross motor activities in the Upin Ipin film correspond to the stages of children aged 5-6 years. Abstrak: Motorik kasar merupakan keterampilan yang paling utama dalam pertumbuhan dan perkembangan pada anak usia dini. Banyak hal yang dapat mencontohkan kegiatan-kegiatan motorik kasar untuk menstimulasi anak usia dini, salah satunya melalui film kartun Upin Ipin. Penelitian ini dilatarbelakangi banyaknya televisi yang menayangkan konten kurang baik untuk anak. Berbeda dengan film kartun Upin Ipin yang menayangkan nilai-nilai pendidikan, salah satunya kegiatan motorik kasar. Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis kegiatan motorik kasar yang ada pada film Upin Ipin terhadap kesesuaian anak usia 5-6 tahun berdasarkan Permendikbud No.137 Tahun 2014. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis analisis kegiatan. Instrumen pada penelitian ini selain peneliti sebagai instrumen, peneliti menggunakan kartu data. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa kegiatan motorik kasar yang ada pada film Upin Ipin sesuai dengan tahapan anak usia 5-6 Tahun.
PENERAPAN METODE STRUKTURAL ANALITIK SINTETIK UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA PADA SISWA TUNAGRAHITA RINGAN Alfiani Umayya; Ediyanto Ediyanto; Usep Kustiawan
Refleksi Edukatika : Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 13, No 2 (2023): Refleksi Edukatika : Jurnal Ilmiah Kependidikan (Juni 2023)
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/re.v13i2.9916

Abstract

The purpose of this study was to determine the increase in the beginning reading ability of students with mild mental retardation by using a synthetic structural analytic method.The research method used was a pre-experimental design with a one-group-pretest-posttest research design and using the Wilcoxon matched pairs data analysis method. The sample in this study were all students with mild mental retardation at SDLB Sumber Dharma Malang, totaling 5 students.The results showed that there was an increase in the average score from pretest 58 to posttest 93 in students' reading ability. The results of the hypothesis test showed that there was a significant difference 0.041 0.05, the Asymp.sig value 0.05, then it was rejected and accepted, meaning that there was a significant increase in initial reading ability using synthetic structural analytic methods for mild mentally retarded students at SDLB Sumber Dharma Malang City.
Art Innovation Learning Guidance For Kindergarten Teacher Munaisra Tri Tri Tirtaningsih; Usep Kustiawan; Retno Tri Wulandari; Wuri Astuti
International Journal of Educational Research and Social Sciences (IJERSC) Vol. 4 No. 4 (2023): August 2023
Publisher : CV. Inara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51601/ijersc.v4i4.672

Abstract

The purpose and scope of this guidance activity are to provide kindergarten teachers in Sukun District, Malang City, the knowledge and skills about designing and implementing early childhood integrated art innovation learning to improve the effectiveness and quality of children’s art learning process in kindergarten as part of their job. Guidance and training methods that will be used in this activity are 1) delivery of material and discussion about the development of early childhood art skills and early childhood integrated art innovation; 2) guidance and practice in groups to discuss innovation and designing one learning material package of early childhood integrated art including art, dance, music, and drama literature; 3) Demonstration and simulation to demonstrate the early childhood integrated art innovation learning activity as a part of art class in kindergarten; 4) discussion and evaluation to get feedback both about the process and results of guidance and practice activities. The results obtained are 1) Non-Physical results; from the evaluation of the final results, it can be concluded that 90% (out of 40 participants) have understood the knowledge and skills about making early childhood integrated art innovation to improve the effectiveness and quality of children’s art learning process in kindergarten as part of their job; 2) Physical Result; obtained by the participants from the guidance and training activities are products in the form of early childhood integrated art innovation learning types about various themes and titles. In general, this guidance and training activity is considered successful because, at the end of the activity, all participants have the knowledge and skills about designing and implementing early childhood integrated art innovation learning to improve the effectiveness and quality of children’s art learning process in kindergarten as part of their job.    
Pengaruh Media ROCA (Roda Baca) Terhadap Kemampuan Membaca Permulaan Anak Usia 5-6 Tahun Di TK Muslimat NU 2 Hasyim Asyari 2 Kabupaten Malang Riswanda Mahardhika; Usep Kustiawan; Rosyi Damayani Maningtyas
Jurnal PAUD: Kajian Teori dan Praktik Pendidikan Anak Usia Dini Vol 5, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um053v5i2p95-108

Abstract

This study aims to determine the ability of children's beginning reading before and after being given ROCA media treatment and to find out how the influence of ROCA (Reading Wheel) media on the ability of beginning reading in children aged 5-6 years at Muslimat NU 2 Hasyim Asyari Kindergarten, Malang Regency. The problem encountered by researchers in the field is the lack of a variety of learning media used by teachers so that students have difficulty recognizing letters, recognizing words, and recognizing vowels and consonants. In addition, during reading activities the teacher requires students to write so that there is very little time to learn to read so that the language aspects of children become less optimal. The research method used by researchers is quantitative research with a one group pretest-posttest research design. The media used as treatment in this research is ROCA media. Data were collected through observation and documentation data collection techniques. Researchers used the SPSS program to analyze data consisting of normality, homogeneity, t-test, simple linear regression, and coefficient of determination tests. The results showed that there was a significant effect of ROCA media on students' beginning reading skills. This is evidenced in the simple linear regression test results with a significance value of 0.000 <0.05. The effect of ROCA media on students' beginning reading ability has an R square value of 70.6% and other variables not discussed in this study have a percentage of 29.4%.Penelitian ini bertujuan mengetahui kemampuan membaca permulaan anak sebelum dan sesudah diberikan treatment media ROCA serta mengetahui bagaimana pengaruh media ROCA (Roda Baca) terhadap kemampuan membaca permulaan pada anak usia 5-6 tahun di TK Muslimat NU 2 Hasyim Asyari Kabupaten Malang. Permasalahan yang ditemui peneliti di lapangan yaitu kurangnya variasi media pembelajaran yang digunakan oleh guru sehingga siswa mengalami kesulitan mengenal huruf, mengenal kata, dan mengenal huruf vokal dan konsonan. Selain itu, pada saat kegiatan membaca guru mengharuskan siswa untuk menulis sehingga waktu untuk belajar membaca sangat sedikit sehingga aspek bahasa pada anak menjadi kurang optimal. Metode penelitian yang digunakan peneliti yaitu menggunakan penelitian kuantitatif dengan desain penelitian one group pretest-posttest. Media yang digunakan sebagai treatment pada penelitian ini yaitu media ROCA. Data dikumpulkan melalui teknik pengumpulan data observasi dan juga dokumentasi. Peneliti menggunakan program SPSS untuk menganalisis data yang terdiri dari uji normalitas, homogenitas, t-test, regresi linear sederhana, dan koefisien determinasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada pengaruh signifikan media ROCA terhadap kemampuan membaca permulaan siswa. Hal tersebut dibuktikan pada hasil uji regresi linear sederhana dengan nilai signifikansi 0,000 < 0,05. Pengaruh media ROCA terhadap kemampuan membaca permulaan siswa memiliki nilai R square sebesar 70,6% dan variabel-variabel lain yang tidak dibahas pada penelitian ini memiliki persentase sebesar 29,4%.
Analisis Implementasi Five Magic Word dengan Metode Bernyanyi pada Anak Usia 5-6 Tahun di Taman Kanak-Kanak Nugrahini, Indah Nur Septi; Kustiawan, Usep; Tirtaningsih, Munaisra Tri
Jurnal Basicedu Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v8i3.7769

Abstract

Pendidikan anak usia dini mempunyai peranan penting dalam membentuk karakter dan kualitas sumber daya manusia, namun aspek sosial-emosional sering kali terabaikan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi Five Magic Word dengan metode bernyanyi pada anak usia 5-6 tahun di Taman Kanak-Kanak. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan desain studi kasus pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan Five Magic Word melalui metode bernyanyi efektif dalam melatih perilaku sosial, emosional, dan karakter positif pada anak. Anak-anak menunjukkan pemahaman yang lebih baik tentang sopan santun dan mampu menerapkan nilai-nilai tersebut dalam interaksi sehari-hari. Selain itu, metode bernyanyi membuat pembelajaran lebih menyenangkan dan meningkatkan keterlibatan anak. Anak-anak juga menjadi lebih percaya diri dan mampu berinteraksi dengan teman-temannya secara lebih baik. Penelitian ini menegaskan bahwa metode pembelajaran yang kreatif dan menyenangkan sangat penting untuk perkembangan sosial emosional pada anak, yang menjadi fondasi penting bagi perkembangan anak di masa depan
Pengembangan Media Pembelajaran Jojo Siaga untuk Menstimulasi Pemahaman Mitigasi Bencana Gempa Bumi pada Anak Usia 5-6 Tahun Ferinda, Sevita Martha; Kustiawan, Usep; Putra, Yudithia Dian; Samawi, Ahmad
Jurnal Basicedu Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v8i3.7822

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi dengan masalah kurangnya pemahaman mitigasi bencana dikalangan anak-anak karena kurangnya media pembelajaran yang memuat materi tentang mitigasi bencana gempa bumi mengingat Indonesia menjadi salah satu negara dengan riwayat gempa tertinggi berdasarkan letak geografisnya. Tujuan penelitian ini ialah mengembangkan media pembelajaran interaktif bernama Jojo Siaga yang mampu meningkatkan pemahaman anak tentang mitigasi bencana gempa bumi ditinjau dari aspek keefektifan, keefisienan, dan kemenarikan media. Penelitian ini menerapkan metode Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE dengan tahap analisis, perencanaan, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Hasil yang didapatkan pada proses validasi yaitu validasi ahli materi dengan persentase 97,5%, validasi ahli media 95%, validasi pengguna  92,46%. Hasil yang didapatkan pada uji coba kelompok kecil yaitu pada aspek keefektifan media 90%, aspek keefisienan 92,5%, dan aspek kemenarikan 97,5%. Hasil yang didapatkan pada uji coba kelompok besar yaitu pada aspek keefektifan 95,63%, aspek keefisienan 94,38%, dan aspek kemenarikan 98,75%. Kesimpulan dari penelitian pengembangan ini adalah media Jojo Siaga dinyatakan sangat layak dan sangat valid untuk dapat digunakan pada anak usia 5-6 tahun dengan lingkup materi mitigasi bencana gempa bumi.
Does TikTok Effective in Stimulating Language Development for Children Aged 5-6? Karimah, Lutfiana Silvi; Rollie C. Deporos, Saprolla; Kustiawan, Usep; Twinsari Maningtyas, Damayani
Golden Age: Jurnal Ilmiah Tumbuh Kembang Anak Usia Dini Vol. 7 No. 1 (2022)
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini, Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, UIN Sunan Kalijaga, Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/jga.2022.71-02

Abstract

Purpose – This study aims to find the effect of using the TikTok application on the language skills development of children aged 5-6 years, including speaking, reading, delivering expressions, and understanding stories in group B at TK Laboratory UM Blitar City.Design/methods/approach – The research method used is quasi-experimental with One-Group Pre-test Post-test Design. The data was obtained through observation. The number of samples is 14 children in class B-3.Findings – Based on the results of the t-test calculations using the Paired Samples Test, the tcount was 15,716 with a significance level of 5%, more significant than the ttable with a value of 2.16. While the significance value obtained is 0.000 <0.05, then H0 is rejected, and H1 is accepted. Thus, there is a significant average difference between the pre-test and post-test scores.Research implications/limitations – This study interpreted that there is a good influence in the use of the TikTok application on the development of language skills of children aged 5-6 years.Practical implications – The results show that using the TikTok application for children's learning media can be done by viewing the educational content consisted in the application.Originality/value – Researchers highlighted that social media could be an alternative learning tool that improves student development skills. Paper type: Research paper
Art Innovation Learning Guidance For Kindergarten Teacher Kustiawan, Usep; Wulandari, Retno Tri; Tirtaningsih, Munaisra Tri; Astuti, Wuri
International Journal of Educational Research & Social Sciences Vol. 4 No. 6 (2023): December 2023 (Indonesia - Morocco - Angola)
Publisher : CV. Inara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51601/ijersc.v4i6.671

Abstract

The purpose and scope of this guidance activity are to provide kindergarten teachers in Sukun District, Malang City, the knowledge and skills about designing and implementing early childhood integrated art innovation learning to improve the effectiveness and quality of children’s art learning process in kindergarten as part of their job. Guidance and training methods that will be used in this activity are 1) delivery of material and discussion about the development of early childhood art skills and early childhood integrated art innovation; 2) guidance and practice in groups to discuss innovation and designing one learning material package of early childhood integrated art including art, dance, music, and drama literature; 3) Demonstration and simulation to demonstrate the early childhood integrated art innovation learning activity as a part of art class in kindergarten; 4) discussion and evaluation to get feedback both about the process and results of guidance and practice activities. The results obtained are 1) Non-Physical results; from the evaluation of the final results, it can be concluded that 90% (out of 40 participants) have understood the knowledge and skills about making early childhood integrated art innovation to improve the effectiveness and quality of children’s art learning process in kindergarten as part of their job; 2) Physical Result; obtained by the participants from the guidance and training activities are products in the form of early childhood integrated art innovation learning types about various themes and titles. In general, this guidance and training activity is considered successful because, at the end of the activity, all participants have the knowledge and skills about designing and implementing early childhood integrated art innovation learning to improve the effectiveness and quality of children’s art learning process in kindergarten as part of their job.  
Dampak Habituasi Guru PAUD Dalam Membirama Lagu Pada Anak Usia Dini Tirtaningsih, Munaisra Tri; Kustiawan, Usep; Pramono, Pramono
JURNAL BUNGA RAMPAI USIA EMAS Vol 9, No 2: Oktober 2023 Special Edition
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jbrue.v9i2.52462

Abstract

Permasalahan klasik yang masih marak ditemui dalam hal membirama lagu oleh guru merupakan fenomena yang perlu medapat perhatian besar dari para pendidik, khususnya pemerhati dan pendidik dalam bidang musik. Hasil observasi di kecamatan Karangploso Kota Malang menunjukan 98 persen guru pada setiap gugus masih belum memahami teknik birama, khususnya pada aktivitas menyanyi bersama anak didik. Melalui wawancara pada guru-guru PAUD di tempat penelitian, guru yang terlibat dalam organisasi masyarakat belum memahami teknik birama dalam aktivitas bernyanyi pada acara formal, seperti menyanyikan Indonesia Raya dan Mars PKK serta lagu Nasional lainya. Berdasarkan hasil observasi dan wawancara tersebut penelitian ini dilakukan dengan tujuan menganalisis dampak yang ditimbulkan dari habituasi guru paud dalam membirama lagu serta menemukan akternatif solusi pada permasalahan penelitian. Metode penelitian ini menggunakan metode kualitatif fenomenologis dengan menggali informasi dari berbagai sumber data primer penelitian. Hasil penelitian menunjukan bahwa dengan habituasi guru dalam membirama lagu bersama anak memberikan pengalaman dan persepsi birama yang tidak tepat sehingga kesalahan dalam membirama berdampak pada pemahaman yang keliru pada anak samapai anak dewasaa kelak dan menjadi kesalahan masal dan turun temurun. Solusi dari permasalahan ini adalah dengan memberikan pemahaman yang mendalam terhadap guru tentang teori dasar birama, dengan pola drill dengan variasi lagu dan birama.
Co-Authors Abdul Huda Abdullah, Zaleha Ade Richa Daril Janah Ageng Wiro Leksono agengwiro103@gmail.com Agus Wedi Ahmad Samawi Ahmad Sholikin Ahmad Sholikin Aisha Syauqina Ramadina Ajeng Galuh Pratiwi Ajeng Putri Pratiwi Alfiani Umayya Anggita Yola Prastika Atifah Fauzia Aulia Rahman Baiq Shofa Ilhami Cholila, Indhira Citra Kurniawan Dedi Kuswandi Dewantari, Dytarisma Astika Dhimas Adhitya Wijanarko Dinda Aryani Pratiwi Donna Boedi Donna Boedi Maritasari Dwihidayat, Erfin Candra Ediyanto Eggie Mitha Rosa Eka Pramono Adi Elis Safitri Endro Wahyuno Erfin Candra Dwihidayat Erlin Windawati Evania Yafie Fathonah Fathonah Ferinda, Sevita Martha Fikri Aulia Fitri, Agem Akbar Zainul Gema Siam Sari Haqqi, Yudha Alfian Hikmah, Isna Nur I Made Seken I Wayan Sutama Iriaji Irvan, Muchamad Isna Nur Hikmah Jujum Jumaenah Juliriyanti, Nafisah Tridena Karimah, Lutfiana Silvi Khairunnisa, Azahra Kholifatur Rohmah Leksono, Ageng Wiro Leni Gonadi Lina Mei Wulandari Lu&#039;luil Maknuunah Luberta Srirahajeng Maningtyas, Rosyi Damayani Twinsari Maulidia, Aftihah Mega Fitria Herdiati Merdilla Rapna Fitriani Mohammad Efendi Muhammad Zakaria Muhammad Zidni Ilman Nafiah Munaisra Tri Tirtaningsih Natalia, Sekar Agni Novi Niken Larasati Noor Citra Pravita Adisty Noor Citra Pravita Adisty, Noor Citra Pravita Novita Rizki, Silfia Nugrahini, Indah Nur Septi Nur Anisa Prahesti, Diajeng Anisa Pramono Pramono Prastika, Anggita Yola Putra, Yudithia Dian Putra, Yudithia Dian Putri Karlis Ramadhani Putri, Novenda Cahya Awika Rahajeng Ratnayanti Rahmalia, Acnes Rani Nirwanawati Ratna Wijayanti Retno Tri Vulandari Retno Tri Wulandari Riswanda Mahardhika Rollie C. Deporos, Saprolla Rosa Aprilianita Dewi Rosyi Damayani Maningtyas Rosyi Damayani Twinsari Maningtyas Salehuddin, Shafira Nurulita Samah, Norazrena Abu Sholikin, Ahmad Sigit Lego Wicaksono Sihkabuden Sihkabuden, Sihkabuden Siti Mar’atus Sholikha Siti Rodliyah Ummus Sholihah Sogen, Archangela Sopingi Sopingi, Sopingi Sri Sudarmi Sulthoni Sumanto Sumanto Sumanto Surya Adi Saputra Suryadi Suryadi Suryadi Suryadi Susilawati, Sinta Yuni Titi Rahayuningsih Tomas Iriyanto Twinsari Maningtyas, Damayani Wargiantiningsih, Neny Wijayanti, Ajeng Putri Kusbinang Wildayati, Salma Wiwik Dwi Hastuti Wuri Astuti Yuana Maulidia Yudha Alfian Haqqi Yudithia Dian Putra Yuliati Yuliati - Zahid Zufar At Thaariq Zahrok Noviana Wahyuningtyas