p-Index From 2021 - 2026
7.846
P-Index
This Author published in this journals
All Journal International Journal of Evaluation and Research in Education (IJERE) Jurnal Kependidikan: Penelitian Inovasi Pembelajaran Jurnal Civics: Media Kajian Kewarganegaraan Publikasi Pendidikan Pedagogi : Jurnal Penelitian Pendidikan Auladuna Jurnal Pendidikan Ilmu Sosial Jurnal Civicus Pendidikan Kewarganegaraan Al Ishlah Jurnal Pendidikan POLYGLOT Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini EDUHUMANIORA: Jurnal Pendidikan Dasar PAEDAGOGIA JPM (Jurnal Pemberdayaan Masyarakat) ELSE (Elementary School Education Journal) : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sekolah Dasar JKTP: Jurnal Kajian Teknologi Pendidikan Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar Journal of Education and Instruction (JOEAI) NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Jurnal Basicedu Qalam: Jurnal Ilmu Kependidikan SAP (Susunan Artikel Pendidikan) Harmony : Jurnal Pembelajaran IPS dan PKN Jurnal EDUCATIO: Jurnal Pendidikan Indonesia PALAR (Pakuan Law review) Rechtsregel : Jurnal Ilmu Hukum JURNAL ILMIAH MIMBAR DEMOKRASI Jurnal Abdimas Mandiri Parameter JURPIKAT (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Jurnal Kependidikan: Jurnal Hasil Penelitian dan Kajian Kepustakaan di Bidang Pendidikan, Pengajaran dan Pembelajaran Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) SOCIAL : Jurnal Inovasi Pendidikan IPS Dharmas Education Journal (DE_Journal) Journal of Educational Management and Instruction (JEMIn) IBLAM Law Review Jurnal Interpretasi Hukum Jurnal Preferensi Hukum (JPH) Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Edukasia: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran JURNAL PENELITIAN BIDANG PENDIDIKAN Jurnal Basicedu Jurnal Karya Abdi Masyarakat BULLET : Jurnal Multidisiplin Ilmu Kelola: Jurnal Manajemen Pendidikan Seminar Nasional Teknologi dan Multidisiplin Ilmu Economica Didactica CARONG: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora SAP (Susunan Artikel Pendidikan) JRTI (Jurnal Riset Tindakan Indonesia)
Claim Missing Document
Check
Articles

Pelatihan Penggunaan Google Classroom Dan Kahoot Untuk Meningkatkan Profesionalitas Guru Pendidikan Kewarganegaraan Di Era Digital Japar, Muhammad; Fadhillah, Dini Nur; Syarifa, Syifa
Jurnal Karya Abdi Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2020): Jurnal Karya Abdi Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (191.703 KB) | DOI: 10.22437/jkam.v4i1.9811

Abstract

Untuk menciptakan pembelajaran pendidikan kewarganegaraan yang interaktif, diperlukan media pembelajaran yang menarik bagi peserta didik. Akan tetapi, guru pendidikan kewarganegaraan seringkali kesulitan dalam mengoperasikannya. Solusi yang dapat digunakan adalah dengan mengadakan pelatihan yang melibatkan guru-guru pendidikan kewarganegaraan SMP di Jakarta Pusat. Adapun metode yang ditempuh dilakukan dengan melalui beberapa tahapan, yaitu : 1) menemui pengurus MGMP PPKn SMP se-Jakarta Pusat untuk mendiskusikan permasalahan mereka dalam menggunakan media pembelajaran 2) merumuskan strategi yang tepat untuk mengatasi permasalahan tersebut 3) melaksanakan kegiatan pelatihan yang melibatkan guru-guru PPKn SMP se-Jakarta Pusat yang tergabung dalam MGMP, 4) menyebarkan angket untuk diisi oleh peserta, dan mengumpulkannya, 5) melakukan evaluasi terhadap pelatihan yang telah dilaksanakan. Pelatihan ini diharapkan dapat memberikan pemahaman dan meningkatkan keterampilan guru dalam menggunakan Google Classroom dan Kahoot sebagai e-learning yang dapat meningkatkan kualitas pendidikan. Hasil pelatihan ini dapat dilihat dari pembicara dan peserta yang sama-sama memainkan peran aktif selama kegiatan berlangsung dan ada tanggapan positif dari para peserta.
Pelatihan Pembuatan Media Pembelajaran Berbasis ICT Untuk Meningkatkan Kompetensi Guru PPKn SMP Japar, Muhammad; Irawaty, Irawaty; Syarifa, Syifa; Fadhillah, Dini Nur
Jurnal Karya Abdi Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2020): Jurnal Karya Abdi Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (108.528 KB) | DOI: 10.22437/jkam.v4i2.10534

Abstract

Information and Communication Technology (ICT) telah dimanfaatkan sebagai media pembelajaran yang bertujuan untuk menunjang pembelajaran yang interaktif, efektif dan efisien. Pemanfaatan media pembelajaran berbasis ICT sangat penting bagi pembelajaran PPKn di jenjang SMP yang selama ini terkesan tekstual dan membosankan. Salah satu penyebabnya adalah terbatasnya kemampuan guru PPKn SMP dalam memanfaatkan dan membuat media pembelajaran berbasis ICT. Solusi yang dapat dilakukan untuk mengatasi permasalahan ini adalah dengan menyelenggarakan pelatihan dan pendampingan pembuatan media pembelajaran berbasis ICT untuk meningkatkan kompetensi guru PPKn SMP. Metode pelaksanaan ditempuh melalui beberapa tahapan, yaitu : 1) mengidentifikasi dan menganalisis pemahaman guru mengenai ICT melalui artikel-artikel dan pengamatan secara langsung; 2) merumuskan strategi pelaksanaan pelatihan yang tepat; 3) melaksanakan pelatihan dengan melibatkan guru-guru PPKn SMP melalui aplikasi Zoom; 4) Presentasi, diskusi dan praktik pembuatan media pembelajaran berbasis ICT; 5) menyebarkan kuesioner evaluasi kegiatan; dan 6) mengevaluasi kegiatan. Pelatihan ini berlangsung dengan lancar dan mendapatkan respon yang baik dari peserta. Pelatihan ini diharapkan dapat meningkatkan kompetensi guru PPKn SMP khususnya dalam membuat media pembelajaran berbasis ICT.
Membangun Kesadaran Berkonstitusi melalui Pelatihan Digital Citizenship Japar, Muhammad; Utami, Ade Dwi; Casmana, Asep Rudi; Djunaidi, Djunaidi; Fadhillah, Dini Nur
Jurnal Karya Abdi Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2022): Jurnal Karya Abdi Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (152.035 KB) | DOI: 10.22437/jkam.v6i1.19371

Abstract

Kemajuan teknologi memberikan dampak terhadap siswa dan guru dalam kegiatan belajar mengajar berlangsung. Kondisi ini menjadi tantangan bagi guru untuk dapat melakukan edukasi kepada siswa terkait penggunaan teknologi yang bijak dan beretika. Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) merupakan mata pelajaran yang memiliki kredibilitas dan peranan strategis dalam menginternalisasikan nilai-nilai norma dan etika menggunakan teknologi. Dalam mendukung misi mata pelajaran PPKn ditengah aktivitas penggunaan teknologi yang meningkat, intenalisasi nilai-nilai norma tersebut dapat dilakukan dengan membangun kesadaran berkonsitusi siswa sebagai warga digital. Pengabdian ini bertujuan untuk membangun kesadaran berkonstitusi melalui pelatihan digital citizenship. Pelatihan ini bekerjasama dengan 50 guru PPKn di Sekolah Menengah Pertama di DKI Jakarta. Sebelum melakukan pelatihan, 71% guru PPKn belum memahami sembilan elemen digital citizenship. Setelah mengikuti pelatihan digital citizenship, 100% guru memahami kesembilan elemen tersebut. Hasil pengabdian ini menunjukkan bahwa guru dapat membangun kesadaran berkonstitusi menggunakan elemen digital citizenship yang mengarahkan siswa terhadap pelanggaran di era digital. Kegiatan pengabdian ini menyimpulkan bahwa pelatihan digital citizenship menjadi alternatif strategi meningkatkan kompetensi guru dalam memperkuat pofil pelajar Pancasila sebagai warga digital yang memiliki kesadaran berkonstitusi. Implikasi dari pengabdian ini adalah diharapkan guru dapat melakukan edukasi kepada siswa terkait pentingnya mematuhi norma dan aturan dalam menggunakan media digital. Sehingga, siswa memiliki kesadaran berkonstitusi, etika digital serta menghindari hoaxs dan melanggar peraturan dalam berinteraksi di dunia digital.
The implementation of multiculturalism learning model based on local wisdom in civic education Japar, Muhammad; Fadhillah, Dini Nur; Komin, Wichaya; Kardiman, Yuyus; Triyanto, Triyanto; Sarkadi, Sarkadi
Jurnal Civics: Media Kajian Kewarganegaraan Vol 19, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jc.v19i2.53547

Abstract

Implementing civic education learning in senior high schools has not improved students' quality as good citizens with the right civic skills. Therefore, the purpose of this study is to analyze the implementation of the multiculturalism learning model based on local wisdom in the subject of civic education. The learning model is used to instill the values of cultural diversity in students in responding to demographic changes. This is a qualitative study with data collected through interviews involving ten students and four civic education teachers in a high school in Manado, North Sulawesi. The collected data were analyzed using thematic analysis. The results indicate the values of local wisdom used as a model for multiculturalism learning. This research has implications for the culture of cooperation among students in conducting Civics learning activities in the classroom. It can act as an alternative for Civics teachers to develop the values of diligence, cooperation, and high school students' responsibility.
Analisis Penerapan Konsep Organisasi Belajar Pada AB Home Education Farid Fachrudin; Ira Arini; Muhammad Japar
EDUKASIA: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 4 No. 2 (2023): Edukasia: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran
Publisher : LP. Ma'arif Janggan Magetan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62775/edukasia.v4i2.684

Abstract

Building a learning organization can be done by maximizing five models of learning organization systems that are interrelated, namely learning, organization, people, knowledge, and technology. Each of the learning organization's five components actively supports each other to get maximum results, be sustainable, and achieve organizational goals. A strong leader is a leader who always tries to learn and build a learning culture in his organization. In the current era of globalization, the concept of a learning organization is very important to adapt to the dynamic changes of the times. This study aims to analyze the extent to which AB Home Education as an educational institution has implemented the concept of learning organization and applied it in teaching and learning activities. The research method used is qualitative research by conducting interviews and researchers are directly involved as facilitators at AB Home. AB Home Education has applied the concept of learning organization, namely (1) personal mastery, (2) mental models, (3) shared vision, (4) team learning, (5) system thinking through a curriculum that is structured based on community-based education and talents management in education. The curriculum is designed with a composition of 60% activity and 40% academic.
ANALISIS KARAKTERISTIK MAHASISWA PPG DALAM MEMIMPIN KELOMPOK PADA MATAKULIAH TEKNOLOGI BARU DALAM PENGAJARAN DAN PEMBELAJARAN Karim, Abdul; Heru, Heru; Japar, Muhammad; Herdiati, Dian
Dharmas Education Journal (DE_Journal) Vol 5 No 2 (2024): DE_Journal
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Univesitas Dharmas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56667/dejournal.v5i2.1628

Abstract

This study aims to analyze the leadership characteristics of Teacher Professional Education (PPG) students in the context of the New Technology in Teaching and Learning course. This study uses a qualitative descriptive approach, with research subjects being pre-service PPG students of the Mathematics Education study program. Data collection techniques were carried out through observation and questionnaires to evaluate three main indicators that influence leadership effectiveness, namely: social competence, communication skills, and psychological characteristics. The results of the study showed that communication skills were the most dominant aspect with the highest score, while the other two indicators showed performance that was still at an intermediate level. In addition, mastery of technology plays an important role in supporting the effectiveness of group leadership in the collaborative process. Based on these findings, it is recommended to develop a more comprehensive technology-based leadership training program, in order to improve students' ability to lead groups, especially in technology-based teaching in the digital era.
Analisis Aspek Moral dan Budaya dalam Pemajuan Hak Kekayaan Intelektual di Indonesia Japar, Muhammad; Lubis, Efridani; Martini, Martini; Hermanto, Hermanto; Gunawan, Yusuf
IBLAM LAW REVIEW Vol. 5 No. 2 (2025): IBLAM LAW REVIEW
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM IBLAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52249/ilr.v5i2.606

Abstract

Hak Kekayaan Intelektual (HKI) memiliki peran penting dalam melindungi hasil karya individu dan mendorong inovasi di Indonesia. Namun, kesadaran masyarakat terhadap pentingnya HKI masih rendah, sehingga praktik pembajakan, plagiarisme, dan penggunaan karya tanpa izin masih sering terjadi. Studi ini menganalisis aspek moral dan budaya yang memengaruhi perlindungan HKI di Indonesia, serta bagaimana regulasi yang ada, seperti Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta, dapat diimplementasikan secara lebih efektif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor budaya berbagi dan rendahnya pemahaman tentang hak moral pencipta menjadi tantangan utama dalam pemajuan HKI. Selain itu, perkembangan teknologi semakin mempercepat penyebaran karya, tetapi juga meningkatkan potensi pelanggaran HKI. Oleh karena itu, upaya edukasi yang berkelanjutan serta sinergi antara pemerintah, akademisi, dan industri diperlukan untuk membangun kesadaran masyarakat dalam menghormati dan melindungi HKI. Dengan pendekatan yang tepat, sistem perlindungan HKI di Indonesia dapat lebih kuat dan mampu mendorong pertumbuhan kreativitas serta inovasi di berbagai sektor.
Inovasi Pembelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) untuk Menghadapi Tantangan Era Digital Lazuardy, Dimas; Sukmana, Annisa; Japar, Muhammad
PARAMETER: Jurnal Pendidikan Universitas Negeri Jakarta Vol. 37 No. 1 (2025): Parameter
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/parameter.371.03

Abstract

This article analyzes the conditions and challenges of learning Pancasila and Citizenship Education (PPKn) in the digital era and identifies the benefits of innovation in overcoming these challenges. Digital technology has changed the way teaching is done, but challenges such as low digital literacy, limited infrastructure, and resistance to new methods still exist. Innovations such as e-learning, digital project-based learning, and interactive applications increase student engagement and access to learning resources. The literature review method shows that this innovation is effective in overcoming challenges, improving the quality and effectiveness of citizenship education and Pancasila values, responding to educational needs in the digital era. The purpose of this study is to improve students' understanding of Pancasila values and the importance of citizenship in a digital context, develop their digital skills, encourage creativity and innovation in learning, and facilitate collaborative learning, so that students can apply these principles actively and positively in facing the challenges of the digital era. Furthermore, the urgency of innovation in Civic and Pancasila Education (PPKn) in the digital era lies not only in the technical aspect of utilizing technology but also in shaping students’ character in accordance with Pancasila values. The integration of digital technology into learning enables the creation of collaborative, participatory, and contextual learning models connected to students’ real-life experiences. Through this study, it can be concluded that the success of PPKn education in the digital era largely depends on teachers’ ability to integrate technology with appropriate pedagogical approaches, while simultaneously equipping students with 21st-century skills rooted in Pancasila values.
Strategi Role Playing untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis dalam Pembelajaran Pendidikan Pancasila Afrilihadi, Achmad Robi; Permatasari, Berliana Dian; Ibrahim, Maulana Malik; Japar, Muhammad; Kardiman, Yuyus
PARAMETER: Jurnal Pendidikan Universitas Negeri Jakarta Vol. 37 No. 1 (2025): Parameter
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/parameter.371.04

Abstract

Pancasila Education Learning requires innovative strategies to improve students' critical thinking skills. One effective method is role playing, particularly in the form of moot court, which allows students to engage directly in the simulation of law and democracy. This study uses a qualitative approach of a case study involving 36 students. Data were collected through interviews, non-participatory observations, and documentation that was analyzed by data reduction, data presentation, and conclusion drawn. The results of the study show, first, role playing significantly increases student involvement in learning. Second, students also show improvements in critical thinking, especially in the aspects of analysis, reflection, and argumentation. Third, hands-on experience in trial simulations helps students understand the legal process and democracy in a more contextual way. The findings reveal that role playing significantly increased student engagement and contributed to the development of critical thinking skills, particularly in the dimensions of analysis, reflection, and argumentation. Students were able to connect theoretical concepts with real-life cases, evaluate evidence more critically, and articulate arguments based on logic and facts. They also demonstrated greater awareness of multiple perspectives and improved confidence in presenting structured arguments. However, the study also identified several challenges, including limited preparation time, varied levels of participation, and difficulties in formulating evidence-based arguments. Despite these constraints, role playing proved to be an effective and innovative learning strategy that bridges theory and practice, providing students with contextual and meaningful experiences in understanding law and democracy. Therefore, role-playing simulations hold strong potential to be integrated more widely into Pancasila Education as a means of fostering critical, reflective, and democratic learners.
INOVASI PEMBELAJARAN PKN DI ERA DIGITAL DENGAN PEMANFAATAN TEKNOLOGI DALAM MENINGKATKAN MOTIVASI DAN MINAT BELAJAR SISWA Yogi, Ageng Sine; Pahriyah, Siti; Ani, Susi Ira; Japar, Muhammad; Kardiman, Yuyus
SOCIAL : Jurnal Inovasi Pendidikan IPS Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/social.v5i2.5725

Abstract

The rapid development of technology in the digital era demands a transformation in the Civic Education (PKn) learning method so that it remains relevant and is able to attract the interest of the younger generation. Conventional learning is often considered less interactive, so innovation is needed to increase student learning motivation. This study aims to explore various innovations in PKn learning by focusing on the use of digital technology as the main instrument. The research method used is a literature study, which is carried out by systematically reviewing and analyzing various scientific articles, books, and research reports related to educational technology and its implementation in PKn learning. The results of the study show that technology integration, such as the use of educational social media, game-based learning applications (gamification), podcasts, and interactive videos, has been proven to significantly increase student engagement and active participation. Other findings indicate that this innovation not only enriches teaching materials but also creates a more inclusive, collaborative, and responsive learning environment to students' diverse learning styles. Thus, this study concludes that strategic adoption of technology is the key to revitalizing PKn learning and providing a foundation for the development of more effective and meaningful learning models in the digital era. ABSTRAKPesatnya perkembangan teknologi di era digital menuntut adanya transformasi dalam metode pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) agar tetap relevan dan mampu menarik minat generasi muda. Pembelajaran konvensional seringkali dianggap kurang interaktif, sehingga diperlukan inovasi untuk meningkatkan motivasi belajar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi berbagai inovasi pembelajaran PKn dengan memfokuskan pada pemanfaatan teknologi digital sebagai instrumen utama. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur, yang dilakukan dengan mengkaji dan menganalisis secara sistematis berbagai artikel ilmiah, buku, dan laporan penelitian terkait teknologi pendidikan dan implementasinya dalam pembelajaran PKn. Hasil studi menunjukkan bahwa integrasi teknologi, seperti pemanfaatan media sosial edukatif, aplikasi pembelajaran berbasis permainan (gamifikasi), podcast, dan video interaktif, terbukti secara signifikan dapat meningkatkan keterlibatan dan partisipasi aktif siswa. Temuan lain mengindikasikan bahwa inovasi ini tidak hanya memperkaya materi ajar, tetapi juga menciptakan lingkungan belajar yang lebih inklusif, kolaboratif, dan responsif terhadap gaya belajar siswa yang beragam. Dengan demikian, penelitian ini menyimpulkan bahwa adopsi teknologi secara strategis merupakan kunci untuk merevitalisasi pembelajaran PKn dan memberikan landasan bagi pengembangan model pembelajaran yang lebih efektif dan bermakna di era digital.
Co-Authors Abdul Haris Semendawai Abdul Karim Abdul Karim Achmad Husen Ade Dwi Utami Adenita Damayanti Adenita Damayanti Aditya Wibowo Afriany, Dina Afrilihadi, Achmad Robi Agung Barkah Agus Munandar Akrom, Akrom Amalia Sapriati Andi Anugrah Ani, Susi Ira Anisa Ardiana Asep Rudi Casmana Asih, Susmawati Surya Bagas May Sangaji Bahriah, Evi Sapinatul Bambang Wiyoso Bayu Antrakusuma Casmana, Asep Rudi Cicilia Emita Cicilia Emita Dadi, Kanisius Komsiah Desca Parida Desvania, Nur Rini Tri Dian Herdiati Diana Ariani Djunaidi Djunaidi Djunaidi Djunaidi Djunaidi Djunaidi Djunaidi Djunaidi Durotul Yatimah Efridani Lubis Eka Rahayu Martha Suci Erry Utomo Fadfhillah, Dini Nur Fadhillah, Dini Nur Fadillah, Dini Nur FAHRUDDIN, MUHAMMAD Farid Fachrudin Fauzi Abdillah Fauziah Fauziah Fitriyani Fitriyani Fitriyani Fitriyani Fitriyani Gema Rullyana Goreta , Goreta Goreta Goreta Gugum Gumilar Gunawan, Yusuf Hadis Aditia Muslim Hamzah, Intan Suria Binti Hendra Alfani Heni Rita Susila Hermanto Hermanto Hermanto Hermanto Heru, Heru I Made Astra Ibrahim, Maulana Malik Iis Khaerunisah Indica Yona Okyranida Ira Arini Irawaty Irawaty Irawaty Irawaty Irnin Agustina Dwi Astuti Irnin Agustina Dwi Astuti Jamaludin , Jaja Juhana Juhana Kanisius Komsiah Dadi Kardiman, Yuyus Karisdha Pradityana Komin, Wichaya Kusniah, Nurul Kusriani Kustoko Kusworo Kusworo Lastiar Roselyna Sitompul, Lastiar Roselyna Lazuardy, Dimas Lodya Sesriyani Lubis, Efrida Luthpi Saepuloh Lutphi Saepuloh M. Sukardjo M.Helmi Azhar Maiwan, Mohammad Martini Martini Meidha Zulva Meidha Zulva Fadhila, Annisa Nur Ardiana Minhatul Ma'arif Moch Sukardjo Mochammad Sukardjo Mohammad Adi Supriadi Mohammad Muhyidin Muassar, Mifta Zulfahmi Muhammad Fahruddin Muhammad Fahruddin Nabila Aprilia Nadiroh Ocarina, Estika Pahriyah, Siti Parida, Desca Permatasari, Berliana Dian Pitoyo Yuliatmojo Prahesti Tirta Safitri, Prahesti Tirta Prasetyo, Girimbang Wahyu Purwati Purwati Raharjo Raharjo RAIS HIDAYAT, RAIS Ratna Dyah Suryaratri Retno Widyaningrum, Retno Ria Asep Sumarni Riana Bagaskorowati Rochimah, Heni Rohmawan Adi Pratama Sari Prabandari Sari Prabandari Sarkadi, Sarkadi Sekarsari Sunaryo Putri Shandy Fajar Ilhamsyah Siti Muyaroah Situmorang, Robinson Sofian Rizal Suhadi Suhadi Sukmana, Annisa Sumarni, Ria Asep Suyitno Muslim Syamsiar, Syamsiar Syamsul Alam Syarif Fadillah Syarifa, Syifa Syifa Syarifa Syifa Syarifa Syifa Syarifa Teti Novianti Tria Mardiana Tria Mardiana Tsamaniariaty Hidayah Tsamaniariaty Hidayah, Tsamaniariaty Hidayah Uciatun, Uciatun Vega Febry Yanty Westomi, Joko Azis Wiraningsih, Eti Dwi Yasin, Yasnita Yasnita yogi wiratomo Yogi, Ageng Sine Yuli Rahmawati Yuys Kardiman YUYUN ELIZABETH PATRAS, YUYUN ELIZABETH Yuyus Kardiman Zulela Ms