p-Index From 2021 - 2026
7.721
P-Index
This Author published in this journals
All Journal International Journal of Evaluation and Research in Education (IJERE) Jurnal Kependidikan: Penelitian Inovasi Pembelajaran Jurnal Civics: Media Kajian Kewarganegaraan Publikasi Pendidikan Pedagogi : Jurnal Penelitian Pendidikan Auladuna Jurnal Pendidikan Ilmu Sosial Jurnal Civicus Pendidikan Kewarganegaraan Al Ishlah Jurnal Pendidikan POLYGLOT Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini EDUHUMANIORA: Jurnal Pendidikan Dasar ELSE (Elementary School Education Journal) : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sekolah Dasar JKTP: Jurnal Kajian Teknologi Pendidikan Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar Journal of Education and Instruction (JOEAI) NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Jurnal Basicedu Qalam: Jurnal Ilmu Kependidikan SAP (Susunan Artikel Pendidikan) Harmony : Jurnal Pembelajaran IPS dan PKN Jurnal EDUCATIO: Jurnal Pendidikan Indonesia PALAR (Pakuan Law review) Rechtsregel : Jurnal Ilmu Hukum JURNAL ILMIAH MIMBAR DEMOKRASI Jurnal Abdimas Mandiri Parameter JURPIKAT (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Jurnal Kependidikan: Jurnal Hasil Penelitian dan Kajian Kepustakaan di Bidang Pendidikan, Pengajaran dan Pembelajaran Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) SOCIAL : Jurnal Inovasi Pendidikan IPS Dharmas Education Journal (DE_Journal) Journal of Educational Management and Instruction (JEMIn) IBLAM Law Review Jurnal Interpretasi Hukum Jurnal Preferensi Hukum (JPH) Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Edukasia: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran JURNAL PENELITIAN BIDANG PENDIDIKAN Jurnal Basicedu Jurnal Karya Abdi Masyarakat Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik BULLET : Jurnal Multidisiplin Ilmu Kelola: Jurnal Manajemen Pendidikan Economica Didactica CARONG: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora SAP (Susunan Artikel Pendidikan) JRTI (Jurnal Riset Tindakan Indonesia)
Claim Missing Document
Check
Articles

Membangun Kesadaran Berkonstitusi melalui Pelatihan Digital Citizenship Japar, Muhammad; Utami, Ade Dwi; Casmana, Asep Rudi; Djunaidi, Djunaidi; Fadhillah, Dini Nur
Jurnal Karya Abdi Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2022): Jurnal Karya Abdi Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (152.035 KB) | DOI: 10.22437/jkam.v6i1.19371

Abstract

Kemajuan teknologi memberikan dampak terhadap siswa dan guru dalam kegiatan belajar mengajar berlangsung. Kondisi ini menjadi tantangan bagi guru untuk dapat melakukan edukasi kepada siswa terkait penggunaan teknologi yang bijak dan beretika. Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) merupakan mata pelajaran yang memiliki kredibilitas dan peranan strategis dalam menginternalisasikan nilai-nilai norma dan etika menggunakan teknologi. Dalam mendukung misi mata pelajaran PPKn ditengah aktivitas penggunaan teknologi yang meningkat, intenalisasi nilai-nilai norma tersebut dapat dilakukan dengan membangun kesadaran berkonsitusi siswa sebagai warga digital. Pengabdian ini bertujuan untuk membangun kesadaran berkonstitusi melalui pelatihan digital citizenship. Pelatihan ini bekerjasama dengan 50 guru PPKn di Sekolah Menengah Pertama di DKI Jakarta. Sebelum melakukan pelatihan, 71% guru PPKn belum memahami sembilan elemen digital citizenship. Setelah mengikuti pelatihan digital citizenship, 100% guru memahami kesembilan elemen tersebut. Hasil pengabdian ini menunjukkan bahwa guru dapat membangun kesadaran berkonstitusi menggunakan elemen digital citizenship yang mengarahkan siswa terhadap pelanggaran di era digital. Kegiatan pengabdian ini menyimpulkan bahwa pelatihan digital citizenship menjadi alternatif strategi meningkatkan kompetensi guru dalam memperkuat pofil pelajar Pancasila sebagai warga digital yang memiliki kesadaran berkonstitusi. Implikasi dari pengabdian ini adalah diharapkan guru dapat melakukan edukasi kepada siswa terkait pentingnya mematuhi norma dan aturan dalam menggunakan media digital. Sehingga, siswa memiliki kesadaran berkonstitusi, etika digital serta menghindari hoaxs dan melanggar peraturan dalam berinteraksi di dunia digital.
The implementation of multiculturalism learning model based on local wisdom in civic education Japar, Muhammad; Fadhillah, Dini Nur; Komin, Wichaya; Kardiman, Yuyus; Triyanto, Triyanto; Sarkadi, Sarkadi
Jurnal Civics: Media Kajian Kewarganegaraan Vol 19, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jc.v19i2.53547

Abstract

Implementing civic education learning in senior high schools has not improved students' quality as good citizens with the right civic skills. Therefore, the purpose of this study is to analyze the implementation of the multiculturalism learning model based on local wisdom in the subject of civic education. The learning model is used to instill the values of cultural diversity in students in responding to demographic changes. This is a qualitative study with data collected through interviews involving ten students and four civic education teachers in a high school in Manado, North Sulawesi. The collected data were analyzed using thematic analysis. The results indicate the values of local wisdom used as a model for multiculturalism learning. This research has implications for the culture of cooperation among students in conducting Civics learning activities in the classroom. It can act as an alternative for Civics teachers to develop the values of diligence, cooperation, and high school students' responsibility.
Analisis Penerapan Konsep Organisasi Belajar Pada AB Home Education Farid Fachrudin; Ira Arini; Muhammad Japar
EDUKASIA: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 4 No. 2 (2023): Edukasia: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran
Publisher : LP. Ma'arif Janggan Magetan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62775/edukasia.v4i2.684

Abstract

Building a learning organization can be done by maximizing five models of learning organization systems that are interrelated, namely learning, organization, people, knowledge, and technology. Each of the learning organization's five components actively supports each other to get maximum results, be sustainable, and achieve organizational goals. A strong leader is a leader who always tries to learn and build a learning culture in his organization. In the current era of globalization, the concept of a learning organization is very important to adapt to the dynamic changes of the times. This study aims to analyze the extent to which AB Home Education as an educational institution has implemented the concept of learning organization and applied it in teaching and learning activities. The research method used is qualitative research by conducting interviews and researchers are directly involved as facilitators at AB Home. AB Home Education has applied the concept of learning organization, namely (1) personal mastery, (2) mental models, (3) shared vision, (4) team learning, (5) system thinking through a curriculum that is structured based on community-based education and talents management in education. The curriculum is designed with a composition of 60% activity and 40% academic.
ANALISIS KARAKTERISTIK MAHASISWA PPG DALAM MEMIMPIN KELOMPOK PADA MATAKULIAH TEKNOLOGI BARU DALAM PENGAJARAN DAN PEMBELAJARAN Karim, Abdul; Heru, Heru; Japar, Muhammad; Herdiati, Dian
Dharmas Education Journal (DE_Journal) Vol 5 No 2 (2024): DE_Journal
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Univesitas Dharmas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56667/dejournal.v5i2.1628

Abstract

This study aims to analyze the leadership characteristics of Teacher Professional Education (PPG) students in the context of the New Technology in Teaching and Learning course. This study uses a qualitative descriptive approach, with research subjects being pre-service PPG students of the Mathematics Education study program. Data collection techniques were carried out through observation and questionnaires to evaluate three main indicators that influence leadership effectiveness, namely: social competence, communication skills, and psychological characteristics. The results of the study showed that communication skills were the most dominant aspect with the highest score, while the other two indicators showed performance that was still at an intermediate level. In addition, mastery of technology plays an important role in supporting the effectiveness of group leadership in the collaborative process. Based on these findings, it is recommended to develop a more comprehensive technology-based leadership training program, in order to improve students' ability to lead groups, especially in technology-based teaching in the digital era.
Analisis Aspek Moral dan Budaya dalam Pemajuan Hak Kekayaan Intelektual di Indonesia Japar, Muhammad; Lubis, Efridani; Martini, Martini; Hermanto, Hermanto; Gunawan, Yusuf
IBLAM LAW REVIEW Vol. 5 No. 2 (2025): IBLAM LAW REVIEW
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM IBLAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52249/ilr.v5i2.606

Abstract

Hak Kekayaan Intelektual (HKI) memiliki peran penting dalam melindungi hasil karya individu dan mendorong inovasi di Indonesia. Namun, kesadaran masyarakat terhadap pentingnya HKI masih rendah, sehingga praktik pembajakan, plagiarisme, dan penggunaan karya tanpa izin masih sering terjadi. Studi ini menganalisis aspek moral dan budaya yang memengaruhi perlindungan HKI di Indonesia, serta bagaimana regulasi yang ada, seperti Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta, dapat diimplementasikan secara lebih efektif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor budaya berbagi dan rendahnya pemahaman tentang hak moral pencipta menjadi tantangan utama dalam pemajuan HKI. Selain itu, perkembangan teknologi semakin mempercepat penyebaran karya, tetapi juga meningkatkan potensi pelanggaran HKI. Oleh karena itu, upaya edukasi yang berkelanjutan serta sinergi antara pemerintah, akademisi, dan industri diperlukan untuk membangun kesadaran masyarakat dalam menghormati dan melindungi HKI. Dengan pendekatan yang tepat, sistem perlindungan HKI di Indonesia dapat lebih kuat dan mampu mendorong pertumbuhan kreativitas serta inovasi di berbagai sektor.
Inovasi Pembelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) untuk Menghadapi Tantangan Era Digital Lazuardy, Dimas; Sukmana, Annisa; Japar, Muhammad
PARAMETER: Jurnal Pendidikan Universitas Negeri Jakarta Vol. 37 No. 1 (2025): Parameter
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/parameter.371.03

Abstract

This article analyzes the conditions and challenges of learning Pancasila and Citizenship Education (PPKn) in the digital era and identifies the benefits of innovation in overcoming these challenges. Digital technology has changed the way teaching is done, but challenges such as low digital literacy, limited infrastructure, and resistance to new methods still exist. Innovations such as e-learning, digital project-based learning, and interactive applications increase student engagement and access to learning resources. The literature review method shows that this innovation is effective in overcoming challenges, improving the quality and effectiveness of citizenship education and Pancasila values, responding to educational needs in the digital era. The purpose of this study is to improve students' understanding of Pancasila values and the importance of citizenship in a digital context, develop their digital skills, encourage creativity and innovation in learning, and facilitate collaborative learning, so that students can apply these principles actively and positively in facing the challenges of the digital era. Furthermore, the urgency of innovation in Civic and Pancasila Education (PPKn) in the digital era lies not only in the technical aspect of utilizing technology but also in shaping students’ character in accordance with Pancasila values. The integration of digital technology into learning enables the creation of collaborative, participatory, and contextual learning models connected to students’ real-life experiences. Through this study, it can be concluded that the success of PPKn education in the digital era largely depends on teachers’ ability to integrate technology with appropriate pedagogical approaches, while simultaneously equipping students with 21st-century skills rooted in Pancasila values.
INOVASI PEMBELAJARAN PKN DI ERA DIGITAL DENGAN PEMANFAATAN TEKNOLOGI DALAM MENINGKATKAN MOTIVASI DAN MINAT BELAJAR SISWA Yogi, Ageng Sine; Pahriyah, Siti; Ani, Susi Ira; Japar, Muhammad; Kardiman, Yuyus
SOCIAL : Jurnal Inovasi Pendidikan IPS Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/social.v5i2.5725

Abstract

The rapid development of technology in the digital era demands a transformation in the Civic Education (PKn) learning method so that it remains relevant and is able to attract the interest of the younger generation. Conventional learning is often considered less interactive, so innovation is needed to increase student learning motivation. This study aims to explore various innovations in PKn learning by focusing on the use of digital technology as the main instrument. The research method used is a literature study, which is carried out by systematically reviewing and analyzing various scientific articles, books, and research reports related to educational technology and its implementation in PKn learning. The results of the study show that technology integration, such as the use of educational social media, game-based learning applications (gamification), podcasts, and interactive videos, has been proven to significantly increase student engagement and active participation. Other findings indicate that this innovation not only enriches teaching materials but also creates a more inclusive, collaborative, and responsive learning environment to students' diverse learning styles. Thus, this study concludes that strategic adoption of technology is the key to revitalizing PKn learning and providing a foundation for the development of more effective and meaningful learning models in the digital era. ABSTRAKPesatnya perkembangan teknologi di era digital menuntut adanya transformasi dalam metode pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) agar tetap relevan dan mampu menarik minat generasi muda. Pembelajaran konvensional seringkali dianggap kurang interaktif, sehingga diperlukan inovasi untuk meningkatkan motivasi belajar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi berbagai inovasi pembelajaran PKn dengan memfokuskan pada pemanfaatan teknologi digital sebagai instrumen utama. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur, yang dilakukan dengan mengkaji dan menganalisis secara sistematis berbagai artikel ilmiah, buku, dan laporan penelitian terkait teknologi pendidikan dan implementasinya dalam pembelajaran PKn. Hasil studi menunjukkan bahwa integrasi teknologi, seperti pemanfaatan media sosial edukatif, aplikasi pembelajaran berbasis permainan (gamifikasi), podcast, dan video interaktif, terbukti secara signifikan dapat meningkatkan keterlibatan dan partisipasi aktif siswa. Temuan lain mengindikasikan bahwa inovasi ini tidak hanya memperkaya materi ajar, tetapi juga menciptakan lingkungan belajar yang lebih inklusif, kolaboratif, dan responsif terhadap gaya belajar siswa yang beragam. Dengan demikian, penelitian ini menyimpulkan bahwa adopsi teknologi secara strategis merupakan kunci untuk merevitalisasi pembelajaran PKn dan memberikan landasan bagi pengembangan model pembelajaran yang lebih efektif dan bermakna di era digital.
EFEKTIVITAS PEMBELAJARAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING (PBL) DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PENDIDIKAN PANCASILA Meidha Zulva Fadhila, Annisa Nur Ardiana; Gugum Gumilar, Muhammad Japar, Yuyus Kardiman
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 2 (2025): Volume 10 No. 2 Juni 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i2.30522

Abstract

In the learning process in the classroom is expected to be student-centered, which requires the right learning model for optimal learning outcomes, the right learning model is a student-centered learning model, this study applies the Problem Based Learning (PBL) learning model in the learning process in class XIII SMP Negeri 2 Pagelaran, this study aims to determine the effect of the Problem Based Learning (PBL) learning model on student learning outcomes in learning Pancasila Education class XIII SMP Negeri 2 Pagelaran. The research method used is quasi experiment with pre-experimental design method design type one group pretest-posttest, the instrument in this study is a multiple choice test question containing 30 questions, The data were analyzed using the Mann-Whitney test through SPSS 26. The results of the analysis showed that the value of Asymp. Sig. (2-tailed) value of 0.001 <0.05, which means There is a significant difference between the experimental group using the PBL learning model and the control group using conventional methods. Thus, it can be concluded that the PBL learning model has a significant effect on improving student learning outcomes. This finding indicates that choosing the right learning model, such as PBL, plays a significant role in improving student learning outcomes. Therefore, teachers need to consider each learning model with the material and student characteristics to achieve optimal learning outcomes.
Pelatihan Pendidikan Multikultural Berbasis Literasi Digital untuk Penguatan Kebhinekaan Global Bagi Guru MGMP PKn DKI Jakarta Japar, Muhammad; Nadiroh; Utami, Ade Dwi; Muyaroah, Siti; Hermanto; Fitriyani; Ma’arif, Minhatul
Jurnal Abdimas Mandiri Vol. 9 No. 2
Publisher : UNIVERSITAS INDO GLOBAL MANDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36982/jam.v9i2.5538

Abstract

Abad ke-21 ditandai dengan pesatnya perkembangan teknologi informasi dan komunikasi yang memengaruhi berbagai aspek kehidupan, termasuk dunia pendidikan. Perubahan ini menuntut peningkatan literasi digital sekaligus penguatan nilai-nilai multikultural dalam proses pembelajaran guna mempersiapkan peserta didik menjadi warga global yang toleran, kritis, dan adaptif. Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan hasil pelatihan pendidikan multikultural berbasis literasi digital yang ditujukan untuk memperkuat kebhinekaan global di kalangan guru. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan dengan melibatkan guru-guru MGMP PKN DKI Jakarta sebagai mitra utama, melalui enam tahapan utama: pengembangan media digital, Focus Group Discussion (FGD), pelatihan intensif, implementasi model pembelajaran, monitoring dan evaluasi, serta penyusunan laporan akhir. Hasil evaluasi kuantitatif menunjukkan adanya peningkatan signifikan kompetensi peserta, dengan nilai rata-rata pretest sebesar 55,60 yang meningkat menjadi 96,40 pada posttest. Sehingga persentase kenaikan nilai sebesar 73,38%. Uji-t menunjukkan perbedaan yang signifikan secara statistik (p < 0,05), yang menandakan efektivitas pelatihan baik secara empiris maupun substantif. Secara konseptual, pendekatan ini didasarkan pada teori konstruktivisme sosial, prinsip andragogi, dan pendidikan kritis yang menekankan partisipasi aktif, refleksi kritis, serta pembelajaran kontekstual. Selain peningkatan pemahaman dan keterampilan guru dalam merancang pembelajaran multikultural berbasis digital, program ini juga mendorong kolaborasi melalui platform digital Multilidi, serta internalisasi nilai toleransi dan penghargaan terhadap keberagaman. Temuan ini menunjukkan bahwa integrasi literasi digital dan pendidikan multikultural merupakan strategi yang efektif, inovatif, dan berkelanjutan dalam membangun kebhinekaan global di lingkungan sekolah, khususnya dalam konteks pendidikan abad 21.
Analisis Bibliometrik Vosviewer Tutor Sebaya sebagai Learning Organization dalam Pembelajaran Sumarni, Ria Asep; Dadi, Kanisius Komsiah; Japar, Muhammad; Herdiati, Dian
SAP (Susunan Artikel Pendidikan) Vol 9, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/sap.v9i2.26334

Abstract

Several studies on peer tutoring can be analyzed within the framework of learning organization implementation. This study aims to evaluate the role of peer tutoring in education through a bibliometric analysis approach. Using the VOSviewer software, this research identifies and maps the relationships between various concepts related to peer tutoring and Learning Organization. Data was collected in POP using the keyword "peer tutoring" through Google Scholar, resulting in 163 articles published between 2020 and 2024. These were then filtered using the term "Learning Organization," yielding 21 relevant articles, which were saved in RIS format for further analysis using VOSviewer. The analysis results indicate that the term "peer tutoring" is closely linked to concepts such as "learning outcomes," "learning activities," and "learning interest," demonstrating a high relevance in current research. The generated visualization reveals the development of research themes and the interactions between various concepts, emphasizing the important role of peer tutoring in supporting effective learning. This study provides new insights into future research trends, which may focus on a deeper exploration of the relationship between the peer tutoring model and the development of learning organizations, as well as evaluating the effectiveness of peer tutoring in enhancing collaboration skills among learners.
Co-Authors Abdul Haris Semendawai Abdul Karim Abdul Karim Achmad Husen Ade Dwi Utami Adenita Damayanti Adenita Damayanti Aditya Wibowo Afriany, Dina Agung Barkah Agus Munandar Amalia Sapriati Andi Anugrah Ani, Susi Ira Asep Rudi Casmana Bagas May Sangaji Bahriah, Evi Sapinatul Bambang Wiyoso Casmana, Asep Rudi Cicilia Emita Cicilia Emita Dadi, Kanisius Komsiah Desca Parida Desvania, Nur Rini Tri Dian Herdiati Diana Ariani Djunaidi Djunaidi Djunaidi Djunaidi Durotul Yatimah Efridani Lubis Eka Rahayu Martha Suci Erry Utomo Eti Dwi Wiraningsih Fadfhillah, Dini Nur Fadhillah, Dini Nur Fadillah, Dini Nur FAHRUDDIN, MUHAMMAD Farid Fachrudin Fauzi Abdillah Fauziah Fauziah Fitriyani Fitriyani Fitriyani Fitriyani Fitriyani Gema Rullyana Goreta , Goreta Goreta Goreta Gunawan, Yusuf Hadis Aditia Muslim Hamzah, Intan Suria Binti Hendra Alfani Heni Rita Susila Hermanto Hermanto Hermanto Hermanto Hermanto Hermanto Heru, Heru I Made Astra Iis Khaerunisah Indica Yona Okyranida Ira Arini Irawaty Irawaty Irawaty Irawaty Irnin Agustina Dwi Astuti Irnin Agustina Dwi Astuti Jamaludin, Jaja - Juhana Juhana Kanisius Komsiah Dadi Kardiman, Yuyus Karisdha Pradityana Karisdha Pradityana Komin, Wichaya Kusriani Kustoko Kusworo Kusworo Lastiar Roselyna Sitompul, Lastiar Roselyna Lazuardy, Dimas Lodya Sesriyani Lubis, Efrida Luthpi Saepuloh Lutphi Saepuloh M. Sukardjo M.Helmi Azhar Maiwan, Mohammad Martini Martini Maulana Malik Ibrahim Meidha Zulva Fadhila, Annisa Nur Ardiana Minhatul Ma&#039;arif Moch Sukardjo Mochammad Sukardjo Mohammad Adi Supriadi Mohammad Muhyidin Muassar, Mifta Zulfahmi Muhammad Fahruddin Muhammad Fahruddin Nabila Aprilia Nadiroh Nurul Kusniah Ocarina, Estika Pahriyah, Siti Parida, Desca Pitoyo Yuliatmojo Prahesti Tirta Safitri, Prahesti Tirta Prasetyo, Girimbang Wahyu Raharjo RAIS HIDAYAT, RAIS Ratna Dyah Suryaratri Retno Widyaningrum, Retno Ria Asep Sumarni Riana Bagaskorowati Rochimah, Heni Sari Prabandari Sari Prabandari Sarkadi, Sarkadi Sekarsari Sunaryo Putri Shandy Fajar Ilhamsyah Siti Muyaroah Situmorang, Robinson Sofian Rizal Suhadi Suhadi Sukmana, Annisa Sumarni, Ria Asep Syamsiar, Syamsiar Syamsul Alam Syarif Fadillah Syarifa, Syifa Syifa Syarifa Syifa Syarifa Syifa Syarifa Tria Mardiana Tria Mardiana Uciatun, Uciatun Vega Febry Yanty Westomi, Joko Azis Yasin, Yasnita Yasnita yogi wiratomo Yogi, Ageng Sine Yuli Rahmawati YUYUN ELIZABETH PATRAS, YUYUN ELIZABETH Yuyus Kardiman Zulela Ms