Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

Pendampingan Pembelajaran Literasi Berbasis Cerita Rakyat Lokal di SD Mitra: Sebuah Pendekatan Inovatif untuk Meningkatkan Kompetensi Membaca Siswa Supratman; Syarifuddin Tundreng; Andi Mariani Ramlan; Fitriyani Hali
Almufi Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5 No 2: Desember (2025)
Publisher : Yayasan Almubarak Fil Ilmi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63821/ajpkm.v5i2.562

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan meningkatkan kemampuan literasi membaca siswa sekolah dasar melalui pembelajaran berbasis cerita rakyat lokal. Permasalahan utama yang dihadapi adalah rendahnya minat baca dan pemahaman bacaan siswa serta terbatasnya bahan ajar literasi yang kontekstual. Metode pelaksanaan meliputi pelatihan guru, pendampingan pembelajaran, dan evaluasi. Cerita rakyat lokal digunakan sebagai bahan ajar utama karena dekat dengan budaya siswa dan mengandung nilai-nilai karakter. Program dilaksanakan selama beberapa bulan melibatkan 15 siswa kelas V serta 2 guru. Hasil evaluasi melalui angket, tes membaca pemahaman, observasi, wawancara, dan analisis portofolio menunjukkan capaian signifikan. Minat baca siswa meningkat 45%, kemampuan memahami bacaan meningkat 38% (nilai rata-rata 62,5 menjadi 86,2), dan partisipasi aktif meningkat 52%. Sebanyak 91% siswa mampu mengidentifikasi nilai moral dan 73% terinspirasi menerapkannya. Kompetensi guru meningkat dengan 87% sangat puas, kualitas RPP meningkat (68 menjadi 88), 92% mengembangkan minimal 5 bahan ajar, dan 83% menguasai strategi membaca pemahaman. Komitmen keberlanjutan tinggi dengan 94% guru akan terus menggunakan cerita rakyat lokal. Program memperkuat budaya literasi sekolah dengan peningkatan pemanfaatan perpustakaan 67% dan munculnya program "Kakek Nenek Bercerita". Dukungan orang tua mencapai 88% dengan 81% menyadari perubahan positif pada anak. Kegiatan ini berkontribusi terhadap penguatan Gerakan Literasi Sekolah dan pelestarian budaya lokal.
PROSESI DAN MAKNA FILOSOFI MEDIA SESAJEN TRADISI SAUDARA (DANAKANG) DALAM RITUAL KAKAK (KAKA’) SUKU BAJO DI KABUPATEN KOLAKA Amisbah Ramly; Syarifuddin Tundreng
Lingua Rima: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 11 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/lgrm.v11i2.6618

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh pemahaman yang mendalam mengenai prosesi dan makna filosofi media sesajen tradisi saudara (Danakang) dalam ritual kakak (Kaka’) suku Bajo di Kabupaten Kolaka. Penelitian ini menggunaan pendekatan kualitatif. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa prosesi tradisi saudara (Danakang) dalam ritual kakak (Kaka’) suku Bajo, dilaksanakan dalam beberapa tahap atau proses dan menggunakan beberapa media yang berasal dari tumbuh-tumbuhan sebagai sesajen, serta mudah ditemukan di tengah masyarakat Bajo yang bermungkim di Kabupaten Kolaka. Selain itu, pada pemaknaan filosofi media sesajen, ditemukan bahwa setiap media yang digunakan pada tradisi saudara (Danakang) dalam ritual kakak (Kaka’)) suku Bajo mengandung makna yang sangat dalam. Makna filosofi yang terkandung dalam setiap media, dapat dijadikan sebagai cerminan atau pedoman hidup masyarakat suku Bajo secara khusus, serta suku-suku lain yang ada di nusantara.Kata Kunci: danakang, media sesajen, prosesi, makna filosofi
Fakta Cerita dalam Cerita Rakyat Benteng Matulunga di Kecamatan Siompu, Kabupaten Buton Selatan: Story Facts in the Folktale Benteng Matulunga in Siompu District, South Buton Regency Fenda Asriani; Syarifuddin Tundreng; Andi Saadillah; Rudi Karma
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Vol. 11 No. 3 (2026): JURNAL BASTRA EDISI JULI 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Halu Oleo Kampus Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara – Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/bastra.v11i3.2755

Abstract

Penelitian ini mengkaji fakta cerita dalam cerita rakyat Benteng Matulunga Kecamatan Siompu, Kabupaten Buton Selatan, dengan menggunakan pendekatan struktural. Kajian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya dokumentasi sastra lisan sebagai bagian dari warisan budaya lokal serta media pewarisan nilai, sejarah, dan identitas masyarakat. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan unsur alur, tokoh, dan latar dalam dua versi cerita rakyat Benteng Matulunga. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif. Data berupa tuturan lisan dari informan yang kemudian ditranskripsikan ke dalam bentuk teks tertulis. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui simak, wawancara, dan dokumentasi, sedangkan analisis data dilakukan melalui transkripsi, reduksi, klasifikasi, interpretasi, dan penarikan simpulan berdasarkan teori struktur naratif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua versi cerita menggunakan alur maju dan menampilkan tokoh heroik yang berkaitan dengan perjuangan masyarakat Siompu. Latar cerita berpusat pada wilayah Siompu dan Benteng Matulunga. Implikasinya, cerita rakyat lokal dapat mendukung pelestarian budaya dan pembelajaran bahasa Indonesia berbasis kearifan lokal.