p-Index From 2021 - 2026
12.298
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Guru Membangun BASASTRA Indonesian Journal of Educational Studies Journal of Educational Science and Technology International Journal of Science and Applied Science: Conference Series RETORIKA: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Klasikal: Journal of Education, Language Teaching and Science Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Didaktika: Jurnal Kependidikan PENGABDI: Jurnal Hasil Pengabdian Masyarakat Jurnal Kependidikan: Jurnal Hasil Penelitian dan Kajian Kepustakaan di Bidang Pendidikan, Pengajaran dan Pembelajaran Abdimas Langkanae Nuances of Indonesian Language Panrita: Jurnal Bahasa dan Sastra Daerah serta Pembelajarannya Indonesian Journal of Social and Educational Studies WAHANA LITERASI: Journal of Language, Literature, and Linguistics Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Journal of Educational Sciences HUMAN: South Asian Journal of Social Studies The International Conference on Education, Social Sciences and Technology (ICESST) SOCIETIES: Journal of Social Sciences and Humanities INSIGHT: Indonesian Journal of Social Studies and Humanities Indonesian Journal of Pedagogical and Social Studies Seminar Nasional Hasil Penelitian LP2M UNM Jurnal Pengabdian Masyarakat Perspektif: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Bahasa Prosiding Seminar Nasional Dies Natalis Universitas Negeri Makassar Intisari: Jurnal Inovasi Pengabdian Masyarakat Pragmatik : Jurnal Rumpun Ilmu Bahasa dan Pendidikan INDOPEDIA (Inovasi Pembelajaran dan Pendidikan) GEMBIRA (Pengabdian Kepada Masyarakat) Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia Indonesian Language Teaching & Literature Journal Journal of Applied Linguistics and Literature Jurnal Dieksis ID Indonesian Journal of Educational Technology Journal Studies in Indonesian Language and Literature Sawerigading Aksara
Claim Missing Document
Check
Articles

Development of Formative Assessment Based on Educational Games Integrated with QR Code on Popular Scientific Article Material Dewi Rahayu; Kembong Daeng; Hajrah Hajrah
SAWERIGADING Vol 31, No 1 (2025): Sawerigading, Edisi Juni 2025
Publisher : Balai Bahasa Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26499/sawer.v31i1.1569

Abstract

The Indonesian language subject presents various types of text-based materials. One of the less popular topics among students is popular scientific articles. This material is taught in Grade VIII of junior high schools across Indonesia. A key factor contributing to students' lack of interest in this topic is the continued use of conventional assessment methods by teachers, which makes the evaluation process less engaging. To address this issue, a more creative approach such as implementing educational game-based formative assessment can help increase students' interest and understanding of popular scientific articles. This study aims to describe the feasibility, practicality, and effectiveness of a QR code integrated educational game-based formative assessment on the topic of popular scientific articles. This research and development was conducted following the steps developed by Thiagarajan through the 4-D model, which includes four stages: Define, Design, Develop, and Disseminate. The results of the study show that the feasibility validation of the QR code-integrated educational game-based assessment reached 87%, indicating a very feasible level. In terms of practicality, it achieved a score of 92%, categorized as very practical, and for effectiveness, the score was 76.25%, falling into the effective category. AbstrakMata pelajaran Bahasa Indonesia menyajikan berbagai jenis materi dalam berbasis teks. Salah satu materi yang kurang diminati oleh siswa yaitu materi artikel ilmiah populer. Materi ini diajarkan di kelas VIII jenjang SMP di seluruh Indonesia. Salah satu faktor utama yang menyebabkan rendahnya minat siswa terhadap materi ini adalah guru masih menggunakan metode penilaian konvensional, yang membuat proses evaluasi menjadi kurang menarik. Untuk mengatasi masalah ini, pendekatan yang lebih kreatif seperti penerapan asesmen formatif berbasis game edukatif dapat membantu meningkatkan minat dan pemahaman siswa terhadap materi artikel ilmiah populer. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kelayakan, kepraktisan, dan keefektifan asesmen formatif berbasis game edukatif yang terintegrasi qr code pada materi artikel ilmiah populer. Penelitian dan pengembangan ini dilakukan dengan mengikuti tahapan model 4-D yang dikembangkan oleh Thiagarajan, yang meliputi empat tahap: Define (pendefinisian), Design (perancangan), Develop (pengembangan), dan Disseminate (penyebarluasan). Hasil penelitian menunjukkan bahwa validasi kelayakan asesmen berbasis game edukatif yang terintegrasi qr code mencapai 87%, yang menunjukkan kategori sangat layak. Dari segi kepraktisan, diperoleh persentase sebesar 92% yang termasuk dalam kategori sangat praktis, dan dari segi keefektifan, persentase yang dicapai adalah 76,25%, yang tergolong dalam kategori efektif.
BENTUK DAN MAKNA UNGKAPAN KONOTASI DALAM PROSESI MAPETTUADA DI KECAMATAN LILIRIAJA KABUPATEN SOPPENG: TINJAUAN SEMANTIK Nurfadillah, Nurfadillah; Daeng, Kembong; Agussalim AJ, Andi
Panrita: Jurnal Bahasa dan Sastra Daerah serta Pembelajarannya Vol 2, No 3 (2021): Volume 2 Nomor 3 Tahun 2021
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/jp.v2i3.20219

Abstract

Bentuk dan Makna Ungkapan Konotasi dalam Prosesi Mapettuada Tradisi Perkawinan Adat Bugis di Kecamatan Liliriaja Kabupaten Soppeng. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk dan makna ungkapan dalam prosesi mapettuada tradisi perkawinan adat Bugis di Kecamatan Liliriaja Kabupaten Soppeng. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Data penelitian ini berupa ungkapan mapettuada dalam tradisi perkawinan adat Bugis di Kecamatan Liliriaja Kabupaten Soppeng. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini ialah dengan teknik observasi, wawancara, pencatatan, serta perekaman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) bentuk ungkapan yang terdapat pada prosesi mapettuada masyarakat Bugis di Kecamatan Liliriaja Kabupaten Soppeng adalah bentuk ungkapan assimellereng yaitu ungkapan mappoji, ungkapan tersebut dapat dilihat dari tahap pembukaan sampai tahap penutup. Pernyataan cinta pihak calon mempelai laki-laki sebagai tanda untuk menjadikan pihak calon mempelai wanita sebagai pendamping hidup yang dibuktikan dengan telah terlaluinya beberapa proses sebelum mappettuada dilaksanakan. Pernyataan ini sangatlah manusiawi sebagai perwujudan rasa cinta yang timbul meski menggunakan ungkapan yang berbeda-beda, dan (2) ungkapan yang digunakan dalam prosesi mapettuada masyarakat Bugis di Kecamatan Liliriaja Kabupaten Soppeng mengandung makna kesederhanaan dan kerendahan hati penuturnya yang tercermin pada setiap ungkapan yang dituturkan, baik dari pihak keluarga laki-laki maupun pihak keluarga perempuan.
The meaning of the novel Ceroz and Batozar by Tere Liye (pierce's semiotic studies) B. Syukroni Baso; Johar Amir; Kembong Daeng
JPPI (Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia) Vol. 10 No. 1 (2024): JPPI (Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia)
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Theraphy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/020242513

Abstract

The objectives of this study are; (1) the meaning of the graund sign in the novel CerozBatozar by Tere Liye. (2) the meaning of the sign of the object in the novel CerozBatozar by Tere Liye. (3) the meaning of the interpretant sign in the novel CerozBatozar by Tere Liye. (4) implications for sastra learning in vocational schools. This type of research is qualitative research with a description method. The data of this study is in the form of words, sentences, in the novel Ceroz and Batozar which contain signs in the form of graunds, objects, interpretations. The source of the data in this study is the text of the novel Ceroz and Batozar by Tere Liye. Data collection techniques used through reading or reading technology, observation and recording, analysis techniques. The technique of validity, which is used trianggulation theory. The data analysis technique used in this study is an interactive model with three components of analysis, namely data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results showed that there are three signs of semiotics according to pierce in the novels of Ceroz and Batozar, namely graund, object, and interpretant.
Kemampuan Menulis Puisi Makassar Siswa Kelas VII SMP Muhammadiyah Limbung Kabupaten Gowa: Makassar Poetry Writing Ability of Grade VII Students of Muhammadiyah Limbung Middle School, Gowa Regency Nuru Jannatul Khatima; Kembong Daeng
Journal Studies in Indonesian Language and Literature Vol. 2 No. 3 (2026): Journal Studies in Indonesian Language and Literature
Publisher : Journal Studies in Indonesian Language and Literature

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan menulis puisi Makassar siswa kelas VII SMP Muhammadiyah Limbung Kabupaten Gowa. Penelitian ini bersifat dekskriptif kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VII SMP Muhammadiyah Limbung Kabupaten Gowa yang berjumlah 326 orang. Adapun sampel yang ditetapkan sebanyak 70 siswa menggunakan teknik random sampling. Teknik analisis data yang digunakan untuk mengumpulkan data pada penelitian ini adalah teknik tes menulis. Data yang dikumpulkan dianalisis dengan menggunakan teknik analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan menulis puisi Makassar siswa kelas VII SMP Muhammadiyah Limbung Kabupaten Gowa dinyatakan tidak mampu. Hal tersebut dapat dilihat pada persentase siswa pada kategori tidak mampu yang memperoleh nilai kurang dari 75 sebanyak 63 orang dengan persentase 70%.
Penerapan Metode Storytelling dalam Pembelajaran Keterampilan Berbicara Bahasa Makassar Siswa Kelas V SDN 22 Beloparang Kabupaten Bantaeng: Implementation of the Storytelling Method in Learning Makassar Language Speaking Skills for Fifth Grade Students of SDN 22 Beloparang, Bantaeng Regency Yuli Sartika; Johar Amir; Kembong Daeng
Journal Studies in Indonesian Language and Literature Vol. 2 No. 3 (2026): Journal Studies in Indonesian Language and Literature
Publisher : Journal Studies in Indonesian Language and Literature

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan hasil penerapan metode story telling dalam pembelajaran keterampilan berbicara bahasa Makassar siswa kelas V SDN 22 Beloparang Kabupaten Bantaeng. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa kelas V SDN 22 Beloparang Kabupaten Bantaeng dikategorikan sudah terampil karena nilai yang diperoleh siswa sudah mencapai kriteria yang ditetapkan yaitu 70. Sebanyak 25 siswa atau 92,6% yang memperoleh nilai 70-100, sedangkan siswa yang memperoleh nilai 0-69 sebanyak 2 siswa atau 7,4%. Hal ini menunjukkan bahwa keterampilan berbicara bahasa Makassar dikategorikan terampil karena telah memenuhi kriteria yang ditetapkan yaitu 70%. Melihat hasil persentase.
GAYA BAHASA PERBANDINGAN DAN PERTENTANGAN DALAM NOVEL BUMI DAN LUKANYA KARYA REVIANA APRILLIANDINI DAN RELEVANSINYA TERHADAP PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA Risma; Daeng, Kembong; Nurhusna
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 12 No. 02 (2026): Volume 12 No. 2, Juni 2026 Publish
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v12i02.13023

Abstract

This study aims to describe: (1) the form and meaning of comparative and contrasting language styles contained in the novel Bumi dan Lukanya by Reviana Aprilliandini, (2) the relevance of comparative and contrasting language styles in the novel Bumi dan Lukanya by Reviana Aprilliandini to Indonesian language learning. This type of research is qualitative descriptive research with a library study method. The data in this study are in the form of narrative excerpts, dialogues, and descriptions containing comparative and contrasting language styles in the novel Bumi dan Lukanya by Reviana Aprilliandini. The data source for this study is the novel Bumi dan Lukanya by Reviana Aprilliandini. The data collection technique is carried out through careful reading techniques, taking notes, and classifying data based on the type and meaning of comparative and contrasting language styles according to the focus of the research. The research instrument is the researcher herself who is assisted by a data corpus sheet and a comparative and contrasting language style indicator sheet. Data analysis uses the Miles and Huberman model which includes data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results of the study show that: (1) The forms of language style in the novel Bumi dan Lukanya contain various forms of comparative language style, such as simile, metaphor, personification, allegory, and antithesis, as well as opposing language style, such as hyperbole, litotes, irony, oxymoron, satire, paradox, cynicism and sarcasm, while the meaning of the comparative and contradictory language style functions to strengthen the image of the characters, inner self, and story so that the message conveyed becomes more vivid and profound (2) The comparative and contrasting style of language in the novel Bumi dan Lukanya has relevance to Indonesian language learning, especially in the material on linguistic element analysis, and can be used as a learning resource to improve students' critical thinking skills and short story writing skills.
Digitalisasi Seni Musik Makassar Gambusu Mendukung Green Ekonomi dan Pariwisata Indonesia Timur Ilma Rahim; Kembong Daeng; Ita Rosvita; Hasbi Hasbi
Abdimas Langkanae Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/jpm.v6i1.628

Abstract

Program Pengabdian kepada Masyarakat melalui skema Program Inovasi Seni Nusantara (PISN) dengan judul Digitalisasi Kesenian Makassar Gambusu Mendukung Green Economy dan Pariwisata Indonesia Timur dilaksanakan sebagai upaya pelestarian kesenian tradisional sekaligus penguatan ekonomi kreatif berbasis budaya di Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan. Program ini berangkat dari permasalahan rendahnya kapasitas digital pelaku seni dan terbatasnya dokumentasi serta promosi kesenian Gambusu di ruang digital. Metode pelaksanaan kegiatan menggunakan pendekatan partisipatif dan kolaboratif yang dikemas dalam bentuk pelatihan literasi digital, pendampingan produksi konten seni, digitalisasi repertoar Gambusu, serta pementasan seni berbasis hybrid. Kegiatan pelatihan dan puncak program dilaksanakan pada 22 November 2025 dengan melibatkan komunitas seni Bastrada sebagai mitra utama. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman dan keterampilan mitra dalam dokumentasi, pengemasan, dan publikasi konten kesenian Gambusu berbasis digital. Selain itu, program ini menghasilkan produk inovasi seni berupa digitalisasi delapan repertoar Gambusu dalam format audio-visual yang terpublikasi melalui platform digital. Program ini berkontribusi pada penguatan pelestarian budaya, peningkatan keberdayaan komunitas seni, serta pengembangan ekonomi kreatif dan pariwisata budaya yang berkelanjutan di Indonesia Timur.
Implementasi Kurikulum Merdeka melalui Buku Teks Pelajaran Bahasa dan Budaya Makassar Kembong Daeng; Ilma Rahim; Nur Hasbi; Rahmi Mardatillah
Abdimas Langkanae Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/jpm.v6i1.719

Abstract

Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan guru dalam mengimplementasikan Kurikulum Merdeka melalui buku teks pelajaran bahasa dan budaya Makassar. Kegiatan pengabdian dan desiminasi dilaksanakan dalam bentuk workshop dengan pendekatan kualitatif deskriptif dan model Participatory Action Research (PAR). Subjek kegiatan adalah guru mata pelajaran Bahasa dan Budaya Makassar di Kabupaten Gowa dan Kota Makassar. Tahapan kegiatan meliputi persiapan dan identifikasi kebutuhan, pelaksanaan workshop, pendampingan implementasi pembelajaran, evaluasi, serta refleksi kegiatan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, dokumentasi, dan angket evaluasi peserta. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa workshop mampu meningkatkan pemahaman guru mengenai implementasi Kurikulum Merdeka berbasis budaya lokal. Hasil survei menunjukkan bahwa 66,7% peserta sangat setuju dan 37,0% setuju bahwa materi workshop relevan dengan kebutuhan pembelajaran. Selain itu, 58,3% peserta sangat setuju dan 41,7% setuju bahwa materi mendukung pengembangan pembelajaran bahasa Makassar. Workshop juga membantu guru dalam memanfaatkan buku teks bahasa dan budaya Makassar sebagai media pembelajaran kontekstual dan penguatan literasi budaya. Dengan demikian, kegiatan pengabdian ini memberikan kontribusi terhadap penguatan pembelajaran bahasa daerah, pelestarian budaya lokal, dan implementasi Kurikulum Merdeka berbasis kearifan lokal di sekolah.
Analisis Semantik dalam Proses Penerjemahan Teks Naratif Bahasa Makassar ke Bahasa Indonesia Menggunakan Kecerdasan Buatan Ummul Nurul Syuhada; Kembong Daeng; Syamsudduha Syamsudduha; Usman Usman
Aksara Vol 38, No 1 (2026): AKSARA, EDISI JUNI 2026
Publisher : Balai Bahasa Provinsi Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29255/aksara.v38i1.4952.232-246

Abstract

The use of artificial intelligence in regional language translation is increasing, but still leaves a fundamental problem whether the system's ability to capture the equivalence of meaning, semantic nuances, and cultural values inherent in the source language, especially Makassarese, therefore this study aims to identify forms of semantic equivalence, describe semantic shifts, and identify comparative forms of translation that are appropriate to the semantic context of Indonesian and the results of artificial intelligence translations. This study uses a descriptive qualitative approach with a content analysis method. The findings show that artificial intelligence translation produces two forms of semantic equivalence, namely formal equivalence and dynamic equivalence, dominated by formal equivalence in morpheme units, words, phrases, and clauses that maintain the structure and lexical meaning of the source language. Dynamic equivalence is found in text segments that emphasize the acceptability of meaning and communicative function in the target language. In addition, semantic shifts are found in the form of level shifts and category shifts that include changes in structure, word classes, and linguistic units. This shift reflects an adaptation of the linguistic system, not a distortion of meaning. The comparison results indicate that Gemini's translation generally has a high level of semantic accuracy and is able to represent the cultural values of the Makassar language, although a small number of semantic inconsistencies were still found. AbstrakPemanfaatan kecerdasan buatan dalam penerjemahan bahasa daerah semakin meningkat, namun masih menyisakan permasalahan mendasar apakah kemampuan sistem bisa menangkap kesepadanan makna, nuansa semantik, dan nilai budaya yang melekat pada bahasa sumber, khususnya bahasa Makassar, oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi bentuk kesepadanan semantik, menguraikan pergeseran semantik, dan mengidentifikasi perbandingan bentuk penerjemahan yang sesuai dengan konteks semantik bahasa Indonesia dan hasil terjemahan kecerdasan buatan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode analisis isi. Temuan menunjukkan bahwa, penerjemahan kecerdasan buatan menghasilkan dua bentuk kesepadanan semantik, yaitu kesepadanan formal dan kesepadanan dinamis, didominasi kesepadanan formal pada unit morfem, kata, frasa, dan klausa yang mempertahankan struktur serta makna leksikal bahasa sumber. Kesepadanan dinamis ditemukan pada segmen teks yang menekankan keberterimaan makna dan fungsi komunikatif dalam bahasa sasaran. Selain itu, ditemukan pergeseran semantik berupa pergeseran tataran dan pergeseran kategori yang mencakup perubahan struktur, kelas kata, dan unit linguistik. Pergeseran tersebut mencerminkan adaptasi sistem kebahasaan, bukan distorsi makna. Hasil perbandingan menunjukkan bahwa terjemahan Gemini secara umum memiliki tingkat keakuratan semantik yang tinggi dan mampu merepresentasikan nilai budaya bahasa Makassar, meskipun masih ditemukan sejumlah kecil ketidaksepadanan makna. Dari hasil ketidaksepadanan ditemukan bahwa gemini belum mampu menerjemahkan kata yang sama dalam dua bahasa, tetapi memiliki makna yang berbeda.
Preserving Identity in a Globalized World: Strategies for Maintaining the Bugis-Makassar Language Based on Seminar Participants’ Perspectives Kembong Daeng; Ilma Rahim; Fatimah Yunus; Ita Rosvita; Bungatang Bungatang
Jurnal Dieksis ID Vol. 6 No. 1 (2026): Januari - Juni 2026
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54065/dieksis.6.1.2026.1328

Abstract

The rapid advancement of globalization has significanty impacted the sustainability of regional languages, including the Bugis-Makassar language, leading to a decline in its use among younger generations. This study aimed to examine strategies for maintaining the Bugis-Makassar language as a mother tongue in the context of globalization, focusing on participants’ perceptions of the International Mother Tongue Seminar. The study employed a descriptive quantitative approach supported by qualitative analysis to provide a comprehensive understanding of language awareness, attitudes, and preservation strategies. The study involved 120 respondents from diverse backgrounds, including students, academics, teachers, and the general public, selected through purposive sampling. The data were collected using a structured questionnaire based on a 5-point Likert scale, complemented by open-ended questions to capture deeper insights. The research instrument was tested for validity using Pearson Product Moment correlation and for reliability using Cronbach’s Alpha, yielding a coefficient of 0.87, indicating high internal consistency. Quantitative data were analyzed using descriptive statistics, including mean, percentage, and standard deviation, while qualitative data were examined through thematic analysis. The findings revealed a high level of awareness among respondents regarding the importance of the Bugis-Makassar language as a cultural identity. However, a gap existed between awareness and actual language use, particularly in formal and digital contexts. The seminar was positively evaluated as an effective platform for raising awareness. Key strategies identified include integrating regional languages into formal education, strengthening intergenerational transmission, and utilizing digital media for language revitalization. In conclusion, although awereness of the importance of Bugis-Makassar language is relatively high, practical usage remains limited, indicating the need for more structured and sustainable preservation stategies supported by educational institutions and digital innovation.
Co-Authors Agussalim AJ, Andi AJ., Andi Agussalim Akmal Hamsa Akmal Hamsa Al-alaa, Anita Andi Fatimah Junus Andi Fatimah Yunus Andi Fatimah Yunus Andiagussalin Aj Anshari Anshari Anshari Ardilla Payung Langi Asia Asia M Asia M Asia M, Asia M Astriyanti Aswati Asri Aswati Asri Aswati Asri, Aswati Azis Azis Azis Azis, Azis B. Syukroni Baso B. Syukroni Baso B.Syukroni Baso BAKHRANI RAUF Barung, Rachmat Baso, B. Syukroni Basyati, Nisa Nurhikmah Bungatang Bungatang Bungatang Bungatang Deni Fikasari Devilla, Rego Dewi Rahayu Dewi Rahayu Elpisah Fachry Abda El Rahman Faisal Faisal Fajari, Muhammad Nurul Fatimah Yunus Fauzan Maulidani Syam Fitri Handayani Hadryanti, Hadryanti Hajrah Hajrah Hajrah Hajrah Hajrah Hajrah Hajrah Hajrah Hajrah, Hajrah Halima, Sitti Hani Wulandari Hamsah Haris, Muh. Fahrezi Hasanuddin, Nuratikah Hasbi Hasbi Hasbi, Nur Hasmiati Hasmiati Hasmiati Hasmiati Hasniah B Hasria Alang Hasriani Hasriani Ida Ayu Putu Sri Widnyani Idawati Garim Illang, Illang Ilma Rahim Ilma Rahim Ilma Rahim Intan Permatasari Irwan, Adityana Purnama Ita Rosvita Johar Amir Kahfi, Kahfi Kartini Kartini Kurniawaty , Rochma Lidia Lidia Lukman Feri M, Asia Machdi, Andini Mardatillah, Rahmi Mitaliana Mitaliana Muhammad Safri Novidayanti Nur Afnia Nur Indah, Nur Nur Salsabila Nurfadillah Nurfadillah Nurhalisah. H, St. Nurhidayah Nurhidayah Nurhusna Nuru Jannatul Khatima Nurul Amaliah Nurul Hikmah Syahrul Nurul Hiqmahtillah Jusman Nurwahidah Nurwahidah Pammu, Suryatin R., Mantasiah Rahim, Abd Rahim, ilma Rahmadana Rahmadana Ramadani, Arika Resfi Ayuningsih Reskiyati Utami Ria Astuti Hamzah Rina Sabrina Risma Rismawati Rismawati ROHANA ROHANA Rosvita, Ita Rufi'i Rusna Windasari Sahrianti Sakaria Sakina Fitri Sakinah Fitri Sakinah Fitri Sakinah Fitri Sakinah Fitri, Sakinah Salam Salam Saputra, Muh Ali Siti Hardiyanti Jamal Sri Wahyuni St Amina St Nur Ichsani St Nur Ichsani St Syamsudduha Sulastriningsih Djumingin Sulfaidah Sulfaidah Sultan Sultan Syam, Nur Annisa Syamsiar, Syamsiar Syamsudduha Syamsudduha Syamsudduha Syamsudduha Ul Fiyah, Nurul Ulfaningsi Ramadani Ummul Nurul Syuhada Usman Usman Usman Usman Winalda Winalda Yuli Sartika Zulqaidah, Indah