Claim Missing Document
Check
Articles

Inovasi e-LKPD berbasis problem based learning berbantuan canva untuk meningkatkan kemampuan berpikir kreatif matematis siswa SMP Ratnasari Pujianti; Wahyu Hidayat; Ratni Purwasih
JPMI (Jurnal Pembelajaran Matematika Inovatif) Vol. 9 No. 4 (2026): JPMI
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/jpmi.v9i4.31599

Abstract

Mathematics learning on statistics topics still faced various challenges, such as the use of less interactive teaching materials. This study aimed to develop a Canva-assisted Problem-Based Learning e-LKPD to improve junior high school students' mathematical creative thinking skills. This study employed a Research and Development approach using the ADDIE model. The research subjects were 30 seventh-grade students from a junior high school in West Bandung Regency. Data were collected through mathematical creative thinking skills tests, student response questionnaires, interviews, and expert validation sheets. Data were analyzed using the Normalized Gain (N-Gain) test, normality test, and Wilcoxon test. The results showed that the feasibility level of the developed e-LKPD was categorized as highly feasible based on expert validation, limited trials, and large-scale trials. The N-Gain results indicated that students’ mathematical creative thinking skills improved at a high and effective level. Therefore, the Canva-assisted Problem-Based Learning e-LKPD was feasible and effective for use in statistics learning. This study contributed by providing an alternative digital teaching material that supported the improvement of junior high school students’ mathematical creative thinking skills.
Inovasi LKPD digital berbantuan canva berbasis problem based learning dalam meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa SMP Adisya Hilwa Aufazzahra; Wahyu Hidayat; Siti Chotimah
JPMI (Jurnal Pembelajaran Matematika Inovatif) Vol. 9 No. 4 (2026): JPMI
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/jpmi.v9i4.32152

Abstract

This study focuses on the development of digital flipbook-formatted LKPD, using a Problem-Based Learning approach for the topic of algebraic forms. The method used is Research and Development by following the ADDIE model. The subjects in this study were 31 seventh-grade students. Data collection was carried out using validation sheets, student response questionnaires, and tests. From the research findings, it was obtained that the LKPD had an average validity score of 4.61 (very valid), while the validity of the material content reached 90.48%. The level of practicality, reached 76.13% (practical). The N-Gain analysis produced a value of 0.7526, which confirms an increase in students' mathematical problem-solving abilities in the high category. Given that the data were not normally distributed, further analysis was performed using the Wilcoxon test, which showed a significance value of 0.000 (<0.05). This indicates a significant difference between the pretest and posttest results. The successfully developed student worksheet LKPD is expected to be a valid, practical, and effective digital teaching material option. Consequently, this LKPD has the potential to be an innovative learning medium capable of optimizing students' mathematical problem-solving abilities at the junior high school level.
PENERAPAN POLA ASUH DEMOKRATIS ORANG TUA UNTUK MEMINIMALISIR KENAKALAN REMAJA Muhamad Rangga; Wahyu Hidayat; Dinno Mulyono
Comm-Edu (Community Education Journal) Vol. 9 No. 2 (2026): Mei 2026
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/comm-edu.v9i2.30242

Abstract

This study aims to describe the implementation of democratic parenting by parents in minimizing juvenile delinquency in RT 03 RW 04, Cicangkang Girang Village, Sindangkerta District, West Bandung Regency. The phenomenon of juvenile delinquency in this area appears in the form of undisciplined behavior, lack of responsibility, and a tendency to violate social norms. Through the application of democratic parenting, parents are expected to instill values of responsibility, discipline, and open communication within the family. This research employed a qualitative descriptive approach involving 15 parents who have adolescent children, selected using purposive sampling techniques. Data were collected through observation, interviews, and questionnaires, and analyzed using the interactive model of Miles and Huberman, which includes data reduction, data display, and conclusion drawing. The results indicate that democratic parenting is implemented through two-way communication, shared responsibility, and parental role modeling. This parenting style positively influences the reduction of juvenile delinquent behavior, as evidenced by improved discipline, adherence to social norms, and mutual respect within families. Therefore, the implementation of democratic parenting proves effective as a form of family-based education in preventing juvenile delinquency in community environments.
Pengembangan media smart box dengan model problem based learning untuk meningkatkan kemampuan berpikir kreatif siswa pada materi nilai-nilai pancasila kelas II sekolah dasar Nur Syifa Tulsofy; Wahyu Hidayat; Agus Priyanto
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol. 9 No. 5 (2026)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v9i5.31893

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengembangkan media pembelajaran berupa smart box dengan model problem based learning dalam meningkatkan kemampuan berpikir kreatif siswa pada materi nilai-nilai Pancasila kelas II Sekolah Dasar. Metode pengembangan yang digunakan research and development (R&D) yang mengadaptasi model pengembangan ADDIE. Subjek penelitian ini terdiri dari sampel sebanyak 10 siswa pada uji coba terbatas dan 20 siswa kelas II di salah Sekolah Dasar di Kabupaten Bandung Barat. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu 1.) tes kemampuan berpikir kreatif sebanyak 5 pilihan ganda dan 5 soal uraian; 2.) angket respon siswa sebanyak 20 pernyataan; 3.) hasil wawancara dan validasi media. Teknik analisis data menggunakan uji normalized gain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kelayakan smart box dengan model problem based learning sebesar 93,67% dikategorikan sangat layak. Respon siswa diperoleh 90,85% dengan kategori sangat baik. Hasil pretest diperoleh rerata skor 57,20 meningkat menjadi 87,40 pada posttest. Hasil gain diperoleh rata-rata 0,70 yang dikategorikan tinggi dengan persentase 70,50% dikategorikan efektif. Hal ini menunjukkan bahwa smart box dengan model problem based learning layak dan efektif dalam meningkatkan kemampuan berpikir kreatif siswa pada materi nilai-nilai Pancasila kelas II Sekolah Dasar.
Pengembangan media video animasi animaker berbasis problem based learning untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa kelas IV sekolah dasar pada mata pelajaran IPA Klarisa Nurakmalia Tidar; Wahyu Hidayat; Anugrah Ramadhan Firdaus
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol. 9 No. 5 (2026)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v9i5.32413

Abstract

Keterampilan berpikir kritis di kalangan siswa tingkat dasar masih pada level yang rendah, dan penggunaan media pembelajaran yang inovatif masih cukup terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media video animasi menggunakan Animaker yang berbasis pada Problem Based Learning (PBL) serta untuk menguji kelayakannya, kepraktisannya, dan efektivitasnya dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian dan pengembangan (R&D) dengan model Borg dan Gall. Subjek dari penelitian ini terdiri atas ahli media, ahli materi, siswa kelas IV, dan siswa kelas V yang dilibatkan dalam validasi instrumen. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, kuesioner, tes, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan menggunakan analisis deskriptif kuantitatif dan N-Gain. Temuan penelitian menunjukkan bahwa media yang dikembangkan mendapatkan skor validasi dari ahli media sebesar 78,8% dan dari ahli materi sebesar 72,5%, kedua hasil tersebut berada dalam kategori layak. Tanggapan dari siswa mencapai 88,4% dengan kategori sangat baik. Pengujian efektivitas menunjukkan nilai N-Gain sebesar 0,42 pada uji coba terbatas dan 0,80 pada uji coba yang lebih luas. Temuan ini menunjukkan bahwa media yang dirancang layak, praktis, dan efektif untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis di kalangan siswa sekolah dasar. Penelitian ini memberikan kontribusi terhadap pengembangan media pembelajaran digital yang mendukung praktik pembelajaran di era abad ke-21.
Pengembangan bahan ajar digital berbantuan genially berbasis problem-based learning pada materi luas bangun datar kelas V sekolah dasar Rezika Fizati; Wahyu Hidayat; Siti Ruqoyyah
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol. 9 No. 5 (2026)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v9i5.33156

Abstract

Terbatasnya ketersediaan bahan ajar yang akomodatif terhadap pembelajaran aktif disinyalir menjadi salah satu pemicu rendahnya kompetensi pemecahan masalah matematis siswa di tingkat sekolah dasar. Penelitian ini diorientasikan untuk memproduksi bahan ajar digital berbasis Genially lewat model Problem Based Learning (PBL) pada topik luas bangun datar, sekaligus menguji kelayakan produk tersebut. Pendekatan riset yang diterapkan adalah Research and Development (R&D) menggunakan kerangka pengembangan ADDIE yang mencakup tahapan analisis, perancangan, pengembangan, implementasi, serta evaluasi. Teknik pengumpulan data memanfaatkan wawancara, kuesioner validasi dari para ahli, serta catatan lapangan, yang selanjutnya ditelaah secara deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Temuan penelitian membuktikan bahwa produk bahan ajar digital ini sukses diformulasikan mengikuti prosedur ADDIE dengan predikat kelayakan yang sangat superior. Skor kelayakan dari pakar media mencapai 89,47% dan dari pakar materi sebesar 96,66%. Ahli pedagogi memberikan penilaian kelayakan media sebesar 96,05% materi sebesar 96,66%. Berdasarkan hasil tersebut, bahan ajar digital berbantuan Genially dengan pendekatan PBL efektif dan sangat layak diimplementasikan dalam pembelajaran matematika pada topik luas bangun datar untuk mendukung penguatan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa.
CanMath: Inovasi media pembelajaran interaktif berbasis problem based learning berbantuan canva Jingga Manica Putria; Wahyu Hidayat; Eva Dwi Minarti
JPMI (Jurnal Pembelajaran Matematika Inovatif) Vol. 9 No. 5 (2026): JPMI
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/jpmi.v9i5.32277

Abstract

Junior high school students' mathematical critical thinking skills remain low due to conventional learning and the lack of interactive media. This Research and Development (R&D) study using the ADDIE model aims to develop valid, practical, and effective Canva-assisted interactive learning media based on Problem-Based Learning (PBL) for data and diagram materials. The implementation employed a nonquivalent control group design involving 60 students divided into experimental and control classes. The results showed the media was highly valid, scoring 93.45% from media experts and 93.45% from material experts. It also met highly practical criteria through one-to-one (76.49%) and small-group (90.84%) trials. The summative evaluation via N-Gain test proved the experimental class achieved high-category improvement (0.718), outperforming the control class in the moderate category (0.493). Furthermore, the Independent Samples T-Test yielded a significance of 0.000 (< 0.05), indicating a significant difference in improvement. Thus, the PBL-based interactive Canva media is proven valid, practical, and effective in improving students' mathematical critical thinking skills.
Co-Authors A'ine Nurfalah Adiska Nadiyah Lathifah Adisya Hilwa Aufazzahra Aep Saepudin Agil Maulana Akhdiyat Agus Priyanto Ai Muna Nazla Amalia Septiani Hermawan Amaliya Desi Amelia, Risma Anggie Munthia Safitri Ani Nurhayati Anik Yuliani Anna Refa Zhavira Sundamanik Anugrah Ramadhan Firdaus Arpin Chronika Saida Manalu Asep Samsudin Asri Septiahani Astriana Putri Asy Syifa Nurul Saomi Bunga Permaganti Chintya Zulvi Mustika Dara Puspita Dewi Deajeng Putri Salamah Delifya Bunga Desi Novianti Dessy Prihatini Devina Nurdianti Dinar Mediyani Dinar Nur Azizah Dinda Nur Kur'aeni Dita Mariyanti Dwi Yulianti Elita Mahpud Endri Riyana Erwin Triawan Esi Rosita Eti Rohaeti, Euis Eva Dwi Minarti Evi Sri Rizky Fatimah Fatimah Fatimah, Siti Fauzi, Muhammad Rizal Fikri Fauzi Fitri Sulistyowati Fitriani nursalamah Fitrie Andayani Gita Safira Indriani Gugun Gunawan Gustiani Rahayu Heris Hendriana Heris Hendriana Ibrahim . Indah Puspita Sari Indiraningrum Pratiwi Indri Herdiman Intan Firdawati Inur Nurmala Irmina Monte Jessica Kumala Jingga Manica Putria Klarisa Nurakmalia Tidar Kushendri Kushendri Laela Zakiah Lailatul Fajriyah Lestari Roswahyuliani Linda Faudziah Linda Linda Lusi Lutfia Lusi Luthfia Luvy Sylviana Zanthy Marwah Amelia Masta Hutajulu Maya Masyita Suherman Melisari Melisari Meri Siti Maryam Mimin Sahmini, Mimin Mira Siti Hajar Moch Ichsan Nugraha Muhamad Agus Jalaludin Muhamad Rangga Muhammad Hanifan Muhammad Salimul Farhan Mulyono, Dinno Nadila Rustyani nafitrian azhari Nanang Abdul Salam nani marlina Naskia Achmad Neni maryani Nia Rahmat Jayadi Nida Fathiya Hanifah Nina Lestari Novi Ratna Dewi Nuni Nurmala Nur Syifa Tulsofy Nuraeni Nuraeni Nurainah Nurainah Nurfitri Badraeni Oktapiyanti Oktapiyanti Pamila Malinda Periana Farihah Pipit Pitriyan Putri Hilma Rizkiah Putri Rindiasari Rindiasari, Hidayat, Yuliani Ra&#039;uf Azhar Fakhrudin Raden Zainal Abidin Radifan Irsaly Ruchiyat Ratna Sariningsih Ratnasari Pujianti Ratni Purwasih Regi Ayu Pamungkas Reka Nurhasanah Resti Naila N.T Resti Okta Sari resty tasya Rezika Fizati Ridwan Wahid Sawaludin Ridwan Yanwar Riki Andriansyah Rima Irmayanti Ripal Anwar Rippi Maya Riska Nurdiawan Risna Maryanasari Rita Syara Rully Charitas Indra Prahmana Samsul Maarif Sarah Isnaeni Selly Rizky Yuliana Shely Melinda Pratiwi Shinta Mariam Sigit Mulqiyono Silvia Putri Tsani Siti Chotimah Siti Elva Siti Maesaroh Siti Nur Aliah Siti Nuryatin Siti Ruqoyyah Siti Sa'adah Siti Zakiyah Sopian Lukman Sri Adi Widodo Sri Islami Kulsum Suci Sukmawati Supriatna, Ecep Suswigi Suswigi Sutiana Ferica Resilona Syifa Halawatul Imania Tia Safitri Tiara Novia Listiawaty Tita Rosita Tomi Suparman Awal Purnama Tommy Tanu Wijaya Trisatria Trisatria Tuti Alawiyah Ulfa Septiani Ulsan Fitriana Usman Aripin, Usman Utari Sumarmo Wahyu Setiawan Wahyudi Hermawan Wanda Anggeraeni Putri Solihin Wawat Mugiawati Winda Regita Fitriany Husaeni Wiwin Yuliani yani komalasari Yayan Diansyah Yeti Jumiati Yudi Prasetyo Yuni Hajar Yuniar Damiyanti Zanjabila Ar-rahiiqil Mahtuum