Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Penguatan Karakter Mahasiswa Melalui Filsafat Pancasila dalam Meningkatkan Tanggung Jawab Sosial di Perguruan Tinggi Endang Isnawati; Rachel Meilisa Pakpahan; Ari Yohanes Setiawan Manik; Friska Rehulina Br Ginting; Sarah Theresia Zega; Ramsul Nababan
Garuda: Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Dan Filsafat Vol. 3 No. 2 (2025): Juni: GARUDA: Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan dan Filsafat
Publisher : International Forum of Researchers and Lecturers

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59581/garuda.v3i2.4881

Abstract

This research aims to examine how the philosophy of Pancasila can be used as a means of strengthening student character in increasing social responsibility in higher education. The research method used is a literature study, analyzing various relevant literature sources. The results show that the philosophy of Pancasila has values that can be used as a foundation in strengthening student character, such as the values of divinity, humanity, unity, democracy, and social justice. These values can help students develop social responsibility attitudes, such as empathy, tolerance, and awareness of the importance of contributing to society. This research also shows that integrating the philosophy of Pancasila in higher education can be one way to increase students' awareness and social responsibility. Thus, this research can contribute to the development of character education in higher education and increase awareness of the importance of social responsibility for students.
Peran Lembaga Adat Dalihan Na Tolu Dalam Penyelesaian Sengketa Waris Melalui Mediasi Berdasarkan Hukum Adat Batak Toba dan Hukum Nasional (Studi Kasus di Desa Lintong Nihuta) Tawarika Maritoda Pandiangan; Parlaungan Gabriel Siahaan; Sri Yunita; Ramsul Nababan; Dewi Pika Lbn Batu
ijd-demos Volume 8, Issue 2 (2026)
Publisher : HK-Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract This research originated from an inheritance dispute between the Panjaitan Family and the Siahaan Family in Lintong Nihuta Village, which was resolved through mediation conducted by the Dalihan Na Tolu Customary Institution based on Batak Toba customary law. The problem arises because the mediation results of the Dalihan Na Tolu Customary Institution possess strong social legitimacy but have not yet fully obtained legal certainty within the national legal system. This study aims to analyze the role of the Dalihan Na Tolu Customary Institution in resolving inheritance disputes and the legal strength of its mediation outcomes according to customary law and national law. The research method employed is empirical normative legal research with a qualitative approach through literature study, observation, interviews, and documentation. The findings indicate that mediation conducted by the Dalihan Na Tolu Customary Institution encourages deliberation to achieve fair agreements while maintaining harmony among the disputing parties. However, the mediation results are still categorized as privately executed documents, thereby requiring legal reinforcement through a deed of settlement or administrative legalization. Therefore, harmonization between customary law and national law is necessary to strengthen the legal certainty of mediation outcomes produced by the Dalihan Na Tolu Customary Institution. Keywords:  Dalihan Na Tolu Customary Institution, Mediation, Inheritance Dispute.   Abstrak Penelitian ini berangkat dari permasalahan sengketa waris antara Keluarga Panjaitan dan Keluarga Siahaan di Desa Lintong Nihuta yang diselesaikan melalui mediasi oleh Lembaga Adat Dalihan Na Tolu berdasarkan hukum adat Batak Toba. Permasalahan muncul karena hasil mediasi lembaga adat Dalihan Na Tolu memiliki legitimasi sosial yang kuat, tetapi belum sepenuhnya memiliki kepastian hukum dalam sistem hukum nasional. Penelitian ini memiliki tujuan dalam menganalisis peran Lembaga Adat Dalihan Na Tolu dalam penyelesaian sengketa waris serta kekuatan hasil mediasinya menurut hukum adat dan hukum nasional. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum normatif empiris dengan pendekatan kualitatif melalui studi kepustakaan, observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mediasi lembaga adat Dalihan Na Tolu mendorong penguatan musyawarah untuk mencapai hasil kesepakatan yang adil dan tetap menjaga kedamaian antar pihak yang bersengketa. Namun, hasil mediasi masih berkedudukan sebagai alat bukti di bawah tangan sehingga memerlukan penguatan hukum melalui akta perdamaian atau legalisasi administratif. Oleh karena itu, diperlukan harmonisasi antara hukum adat dan hukum nasional untuk memperkuat kepastian hukum hasil mediasi dari lembaga adat Dalihan Na Tolu. Kata kunci: Lembaga adat Dalihan Na Tolu, Mediasi, Sengketa Waris.
Co-Authors Abdinur Batubara Abigael Siallagan Ade Tiyo Warman Agnes Elsonya Damanik Agnes Sitanggang Agung Torang Sitohang Alex Prayoga Sidabutar Alissa P. Simbolon Alvin Hariando Manik Alya Rachma Ameytia Rizka Aulia Ardawani Hutasoit Ari Yohanes Setiawan Manik Asianna Manik Benediktus Josua Gea Brent Hizkia Pandang Cindy Nurhasannah Dahlia Natalia Lumban Gaol Desinta Despri Mariyani Siahaan Desy Yolanda Br Bangun Devi Putri Thesia Panjaitan Dewi Pika Lbn Batu Diandra Joy Hutapea Dinda Amalia Nasution Donita Simanungkalit Dwi Valentia Sihite Dyna MT Pasaribu Eka Mei Riska Sitepu Eko Pranata Sinaga Endang Isnawati Enjelina Sinaga Erbina Br Sembiring Eshaulin Br Sembiring Ester Senov Fitriani Simanjuntak EUNIKE BR SIMANJUNTAK Fani Nolpiana Nadapdap Fatimah Az-Zahra Florensia Silaban Frans Togu Sihombing Friska Rehulina Br Ginting Gaby Agustina Nainggolan Gelora Rehliasta Sembiring Grace Claudia Valerina Saragih Grace Mikael Hapni Laila Siregar Hera Septiana Siahaan Herlinda Herlinda Herlinda Ikhsanul Fadly Butar Butar Isnaniah Isnaniah Johana Andriani Nainggolan Josua Armando Tamba Julianti Sembiring Kevin Cornelius Manurung Kezia Thasa Emteta Karina Bangun Lammarito Lumban Gaol Lestari Lumbanbatu Lidia Rumapea Lina Adinda Krisma Suci Hutabarat Linton Naibaho Manik , Ari Yohannes Setiawan Mantasia Hasibuan Margaret Pangaribuan Mario Fany Manurung Maryatun Kabatiah Maulana Ibrahim Meri Fernandes Sinaga Mira Cahya Muhammad Hafis Faisal Muhammad Iraqi Fauzi Muhammad Rifai Nabila Amanda Pulungan Nadira Zawani Nazwa Clarissa Nelly Hutapea Nur Hidayah Hasibuan Nurul Fazira Damanik Octa Vioni Pinem Olivia Hana Putri Nababan Parlaungan Gabriel Siahaan Pebriana Asina Panjaitan Peter Patiangbanua Purba Putra Harahap Putri Juliani Br Tarigan Putri Permata A Harahap Rachel Meilisa Pakpahan Rachel Rosalina Sirait Rahma Dhani Fitria Sinaga Rahmi Siregar Reh Bungana Beru Perangin-angin Relly Tamba Rendi Jonatan Lumbangaol Rhyfka Arlina Bago Rian Todo Simanjuntak Richa Yohana Riomas Meliana Lumban Siantar Risky Sakti Lumban Gaol Rizal Sanusi Hasibuan Rose Venerius Sirait Roselli Anjelina Lumbansiantar Rupma Riana Saragih Saragih, Rupma Riana Sarah Theresia Zega Simanjuntak, Sri Susanti Sinaga, Andre Dwi Putra Siti Zahra Siagian Sitorus, Hizkia Sri Yunita Stefy Margaretha Stevanie Febiola Tampubolon Suci Rohani Br Panjaitan Susi Krisdayanti Marbun Taslima Ameliya Taufik Tasya Br Marbun Tawarika M. Pandiangan Tawarika Maritoda Pandiangan Thessa D Triputri Manurung Tifany Laura Balqis Tri Bayu Armanda Victoria Grace Daily Widya Helen Anjalina Purba Wulan Ayu Trisna Yana Sebha Pasaribu Yeni Yolanda Simbolon Yohana Sinurat Yosua Gabe Maruli Sijabat Yuli Indriani Lubis Zahra Nur Aqila