Claim Missing Document
Check
Articles

Modul projek, terdiferensiasi, platform propepa: pendampingan untuk personalisasi pembelajaran P5 di Sekolah Dasar Dwi Puspita, Ryan; Herdiana Althaftazani, Deden; Firmansyah, Dida; Susanti, Dini
Abdimas Siliwangi Vol. 7 No. 3 (2024): Oktober 2024
Publisher : IKIP SILIWANGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/as.v7i3.24562

Abstract

Tujuan pengabdian kepada masyarakat (PKM) ini adalah melakukan pendampingan untuk personalisasi pembelajaran P5 di sekolah dasar (SD) melalui penyusunan modul projek berorientasi terdiferensiasi berbantuan Platform ProPePa. PKM ini dilakukan melalui tiga tahapan yaitu perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi. Tahap perencanaan dilakukan melalui kegiatan wawancara untuk mengetahui kebutuan mitra dan dilakukan juga persiapan materi serta kelengkapan sarana dan prasarana yang dibutuhkan. Tahap pelaksanaan dilakukan dengan workshop dan tahapan evaluasi dilakukan dengan pengumpulan produk berupa modul P5. Hasil PKM menunjukkan 90% perserta antusias dalam praktik penyusunan modul P5. Peserta ditugaskan untuk menggunggah modul P5 yang telah disusun ke Platform ProPePa dan dilakukan pemeriksaan kelayakan modul P5 untuk dimuat di Platform ProPePa. PKM ini berimplikasi pada kemudahan guru dalam menggunakan sumber belajar yang tepat khususnya dalam menyusun modul P5 di SD. Modul P5 yang dihasilkan guru ini dapat menjadi inspirasi untuk rekan lainnya dalam menyelenggarakan pembelajaran P5 yang sesuai konteks dan menciptakan personalisasi pembelajaran yang difasilitasi dengan pembelajaran terdiferensiasi di SD.
Implementatıon Of Dıscovery Learnıng Wıth Gamıfıcatıon Concept To Improve 21st Century Skılls Zam Zam Jamaludin; Ryan Dwi Puspita
Jurnal Elementaria Edukasia Vol. 7 No. 4 (2024): Desember
Publisher : Elementary Teacher Education Program, Majalengka University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jee.v7i4.11929

Abstract

This research is motivated by the difficulties experienced by most students in solving problems in learning, the difficulty of working together because they do not want to share knowledge with each other, and lack of confidence in presenting in front. One way to improve these skills is by implementing discovery learning. However, discovery learning has a weakness in efficiency in managing learning so that it requires gamification as a solution in managing learning. The purpose of this study is to improve 21st century skills in grade IV students of SD Evans Indonesia Kota Bangun so that they can become a foundation of character so that they are ready to face challenges in the 21st century. This research method is carried out qualitatively. The data collection and analysis techniques are carried out using the Miles & Huberman model including (1) Data collection through literature studies and observations; (2) Data reduction in the form of observation tables; (3) Data presentation in the form of scripts; and (4) Drawing conclusions. The results of this study indicate that students can solve problems in learning through critical and creative thinking skills, communicate and collaborate very well and can present confidently in front of the class so that the application of discovery learning with the concept of gamification can improve 21st century skills. These findings indicate that a fun and challenging learning approach can encourage students to become learners to face the challenges of the 21st century.
PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN DIGITAL DALAM MENGEMBANGKAN MOTIVASI BELAJAR SISWA KELAS IV SD INPRES 2 NAMBARU WIDIASTARI, NI GUSTI AYU PUTU; PUSPITA, RYAN DWI
ELEMENTARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar Vol. 4 No. 4 (2024)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/elementary.v4i4.3519

Abstract

This research aims to analyze the use of digital learning media in increasing student learning motivation in class IV of SD Inpres 2 Nambaru. The background to this research is the low level of student learning motivation caused by the limitations of varied and interactive learning media. It is believed that digital learning media can provide a more interesting and relevant learning experience for students, which in turn can increase their motivation in learning. This research uses a qualitative method with a case study approach, where data is collected through observation and documentation of grade IV students at SD Inpres 2 Nambaru. The research results show that the use of digital learning media, such as educational videos, interactive quizzes, and online learning platforms, is effective in increasing students' interest and activeness in the teaching and learning process. The use of digital media has been proven to be able to make the classroom atmosphere more interactive and help students understand the material better. In conclusion, digital learning media can be an effective solution in increasing student learning motivation, especially in elementary schools. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis penggunaan media pembelajaran digital dalam meningkatkan motivasi belajar siswa di kelas IV SD Inpres 2 Nambaru. Latar belakang penelitian ini adalah rendahnya motivasi belajar siswa yang disebabkan oleh keterbatasan media pembelajaran yang variatif dan interaktif. Media pembelajaran digital diyakini dapat menyediakan pengalaman belajar yang lebih menarik dan relevan bagi siswa, yang pada akhirnya dapat meningkatkan motivasi mereka dalam belajar. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus, di mana data dikumpulkan melalui observasi dan dokumentasi terhadap siswa kelas IV di SD Inpres 2 Nambaru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media pembelajaran digital, seperti video edukasi, kuis interaktif, dan platform pembelajaran daring, efektif dalam meningkatkan minat dan keaktifan siswa dalam proses belajar mengajar. Penggunaan media digital terbukti mampu membuat suasana kelas lebih interaktif dan membantu siswa memahami materi dengan lebih baik. Kesimpulannya, media pembelajaran digital dapat menjadi solusi efektif dalam meningkatkan motivasi belajar siswa, khususnya di sekolah dasar.
PENERAPAN PEMBELAJARAN KOLABORATIF TIPE JIGSAW DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PADA MATA PELAJARAN IPA DI KELAS VI LISYALAMA, AMALIA; PUSPITA, RYAN DWI
ELEMENTARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar Vol. 4 No. 4 (2024)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/elementary.v4i4.3591

Abstract

Learning is the process of acquiring new knowledge and skills through experience, instruction, or study. It is an active process where a person strives to understand something new or improve existing understanding. Learning itself is closely related to student learning outcomes. Student learning outcomes refer to the achievements or accomplishments obtained by students after following a learning process in the classroom, guided or facilitated by the teacher as an educator. Then learning outcomes can be measured in various ways, such as test scores, assignments, projects, or direct observation of student performance. Learning outcomes not only cover mastery of knowledge (cognitive), but also include skill abilities (psychomotor) and attitudes (affective). This study aims to test the effectiveness of applying jigsaw-type collaborative learning in improving the science learning outcomes of sixth-grade students. The research method used is qualitative. Jigsaw-type collaborative learning is one of the cooperative learning models designed to increase students' understanding of a subject matter in depth. In this method, students will work in small, heterogeneous groups (diverse abilities). The research results themselves show that students who follow jigsaw-type collaborative learning experience a significant increase in science learning outcomes. This indicates that jigsaw-type collaborative learning can be an effective alternative to improve the understanding of science concepts in elementary school students. Collaborative learning itself is a learning approach where students work together in small groups to achieve common learning goals. In this process, students share knowledge, ideas, and perspectives to solve given tasks or problems. ABSTRAKPembelajaran adalah proses mendapatkan pengetahuan dan keterampilan baru melalui pengalaman, instruksi, atau studi. Ini adalah proses aktif di mana seseorang berusaha untuk memahami sesuatu yang baru atau meningkatkan pemahaman yang sudah ada.Pembelajaran itu sendiri sangat berkaitan dengan hasil belajar siswa.Hasil belajar siswa mempunyai pengertian capaian atau prestasi yang diperoleh siswa setelah mengikuti suatu proses pembelajaran didalam kelas yang dibimbing atau difasilitatori oleh guru sebagai pendidik.Kemudian hasil belajar Ini dapat diukur melalui berbagai cara, seperti nilai tes, tugas, proyek, atau observasi langsung terhadap kinerja siswa. Hasil belajar tidak hanya mencakup penguasaan pengetahuan (kognitif), tetapi juga mencakup kemampuan keterampilan (psikomotorik) dan sikap (afektif).Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas penerapan pembelajaran kolaboratif tipe jigsaw dalam meningkatkan hasil belajar IPA siswa kelas VI. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif. Pembelajaran kolaboratif tipe jigsaw adalah salah satu model pembelajaran kooperatif yang dirancang untuk meningkatkan pemahaman siswa terhadap suatu materi pelajaran secara mendalam. Dalam metode ini, siswa akan bekerja dalam kelompok-kelompok kecil yang heterogen (beragam kemampuan). Hasil penelitiannya sendiri menunjukkan bahwa siswa yang mengikuti pembelajaran kolaboratif tipe jigsaw mengalami peningkatan hasil belajar IPA yang signifikan. Hal ini menunjukkan bahwa pembelajaran kolaboratif tipe jigsaw dapat menjadi alternatif yang efektif untuk meningkatkan pemahaman konsep IPA pada siswa sekolah dasar. Pembelajaran kolaboratif itu sendiri adalah suatu pendekatan pembelajaran di mana siswa bekerja sama dalam kelompok kecil untuk mencapai tujuan pembelajaran bersama. Dalam proses ini, siswa saling berbagi pengetahuan, ide, dan perspektif untuk menyelesaikan tugas atau masalah yang diberikan.
Pemanfaatan Cyberlink PowerDirector Pada Pembelajaran Menulis Teks Laporan Hasil Observasi (Utilization of Cyberlink PowerDirector in Learning to Write Text Observation Reports) Mustika, Ika; Puspita, Ryan Dwi; Wardani, Duhita Savira; Satrio, Aji
Indonesian Language Education and Literature Vol 8, No 2 (2023)
Publisher : Jurusan Tadris Bahasa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/ileal.v8i2.11346

Abstract

This study aims to develop a Flipped Classroom learning model assisted by the Cyberlink PowerDirector application in learning to write Observation Reports (LHO) texts. This type of research is research & development (R&D) which modifies the 10-step Dick & Carey model into 7 stages. The instruments used in this study were validation sheets, questionnaires, observation sheets, and observation report format sheets. A limited try-out was conducted on class VII students of SMPN 16 Cimahi and a wide try-out was carried out on class VII students of SMP Al-Amin Cimahi. The sample used was 90 students from class VII. The data analysis technique used is qualitative and quantitative data analysis techniques. The results of the study show that the mean score of material and media validation is in the very valid category. There is a difference in the average post-test results of the experimental and control classes.Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan model pembelajaran Flipped Classroom berbantuan aplikasi Cyberlink Powerdirector dalam pembelajaran menulis teks Laporan Hasil Observasi (LHO). Jenis penelitian ini adalah penelitian & pengembangan (R&D) yang memodifikasi 10 langkah model Dick & Carey menjadi 7 tahapan. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini yaitu lembar validasi, angket, lembar observasi, dan lembar format laporan hasil observasi. Uji coba terbatas dilakukan pada siswa kelas VII SMPN 16 Cimahi dan uji coba luas dilakukan pada siswa kelas VII SMP Al-Amin Cimahi. Sampel yang digunakan 90 siswa kelas VII. Teknik analisis data yang digunakan yaitu teknik analisis data kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil rerata skor validasi materi dan media berada pada kategori sangat valid. Terdapat perbedaan rerata hasil posttest kelas eksperimen dan kontrol
Cognitive Counselling Effectiveness: Assertive Approach to Deal with Stereotype and Prejudice in Early Childhood Agustin, Mubiar; Djoehaeni, Heny; Gustiana, Asep Deni; Puspita, Ryan Dwi; Pratama, Yoga Adi
AL-ISHLAH: Jurnal Pendidikan Vol 17, No 1 (2025): In Progress
Publisher : STAI Hubbulwathan Duri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35445/alishlah.v17i1.5913

Abstract

Hateful behavior, driven by stereotypes and prejudice related to ethnicity, gender, religion, politics, aggression, and sexuality, frequently manifests in educational settings. Addressing these issues in early childhood is crucial to fostering inclusive environments. This study employed a quasi-experimental design to evaluate the effectiveness of a Cognitive Behavioral Therapy (CBT)-assertive training intervention in reducing stereotypes and prejudice in early childhood education. Seventy children were sampled, with 20 children each assigned to an experimental and a control group. The findings reveal that children, even at a young age, exhibit stereotyped behaviors of low intensity, and some demonstrate prejudice. The CBT-assertive training intervention significantly reduced these behaviors in the experimental group. Notable outcomes included a marked decrease in stereotyped behaviors and a positive shift in attitudes among children who participated in the training. These results suggest that CBT-assertive training is an effective method for reducing stereotypes and prejudice in early childhood education. Incorporating this approach into early education curricula has the potential to promote social and emotional well-being. CBT-assertive training holds promise as a practical strategy for fostering inclusivity and addressing bias in early childhood. Future research should examine the long-term impact and broader applicability of this intervention in diverse educational settings.
Penerapan Teori Konstruktivisme dalam Pembelajaran Pendidikan Pancasila di Kelas IV SDN 18 Dodu Fathurrahman, Fathurrahman; Puspita, Ryan Dwi
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 10 No. 1 (2025): Februari
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v10i1.2883

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan teori konstruktivisme dalam pembelajaran Pendidikan Pancasila di kelas IV SDN 18 Dodu. Penelitian kualitatif ini menggunakan instrumen berupa lembar observasi, dokumentasi, dan wawancara untuk mengumpulkan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru telah menerapkan prinsip-prinsip konstruktivisme dalam proses pembelajaran, seperti memberikan kesempatan kepada siswa untuk membangun pengetahuan sendiri melalui pengalaman, interaksi, dan refleksi. Penggunaan model pembelajaran berbasis masalah (PBL) dan pendekatan culturally responsive teaching juga mendukung terwujudnya pembelajaran yang berpusat pada siswa. Siswa aktif terlibat dalam kegiatan belajar, berkolaborasi dengan teman sekelompok, dan menunjukkan kemampuan berpikir kritis dalam memecahkan masalah.
Model pembelajaran cooperative integrated reading and composition (CIRC) terhadap kemampuan membaca intensif siswa sekolah dasar Widiastuti, Indri; Samsudin, Asep; Muftianti, Agni; Puspita, Ryan Dwi
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol. 8 No. 2 (2025)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v8i2.6255

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya kemampuan membaca intensif siswa sekolah dasar karena metode pembejaran masih konvensional oleh pendidik sehingga tidak ada aktifitas siswa aktif dalam pembelajaran Bahasa Indonesia. Penelitian ini ditujukan untuk meningkatkan kemampuan membaca intensif siswa sekolah dasar melalui Model Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC). Adapun definisi dari membaca intensif adalah kegiatan membaca yang dilakukan dengan secara cermat dan teliti terhadap teks yang dibaca, membaca intensif dapat diterapkan dalam upaya mencari informasi yang bersifat detail. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji secara teoritis artikel-artikel terkait membaca intensif di sekolah dasar. Metode penelitian yang digunakan adalah kajian literatur terhadap lima artikel yang publish di Jurnal Nasional. Hasil kajian ini terdapat peningkatan dengan rata-rata persentase siklus I yaitu 65% dan siklus II yaitu 91%. Sehingga dapat di simpulkan bahwa kemampuan membaca intensif menggunakan Model Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC) sangat cocok untuk di terapkan kepada siswa sekolah dasar karena mengalami peningkatan yang signifikan yaitu sebesar 26%.
Tipikal Kendala Guru PAUD dalam Mengajar pada Masa Pandemi Covid 19 dan Implikasinya Agustin, Mubiar; Puspita, Ryan Dwi; Nurinten, Dinar; Nafiqoh, Heni
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 5 No. 1 (2021)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v5i1.598

Abstract

Pandemi covid 19 menjadikan semua jenjang pendidikan termasuk PAUD menghentikan kegiatan pembelajaran secara tatap muka dan berganti dengan sistem daring. Hal ini menimbulkan kekagetan budaya dan kendala dalam proses pembelajaran. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengungkap tipikal kendala mengajar guru PAUD saat pandemi covid 19 dan implikasinya pada kegiatan pembelajaran berbasis konsep normal baru. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survey. Data penelitian diperoleh secara online menggunakan media google form. Sampel dalam penelitian ini adalah 645 guru  yang berada di wilayah Jawa Barat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa  kendala mengajar yang dialami guru PAUD pada masa pandemi covid 19 berada  pada empat indikator  yaitu kendala komunikasi, metode pembelajaran,materi dan biaya serta penggunaan teknologi dengan kecenderungan prosentase yang tinggi  berada pada kategori sering dan kadang-kadang.  Tentunya perlu solusi untuk mengatasi masalah ini supaya tidak berdampak secara  sistemik serta supaya  guru PAUD lebih siap menerapkan kegiatan pembelajaran berbasis konsep normal baru.
SeDiCreSig Method (See, Discuss, Create, Simulate, Generalize) to Improve Analysis Ability of Elementary School Teacher Students Ryan Dwi Puspita; Silvya Rabbani
Jurnal Ilmiah Sekolah Dasar Vol 7 No 4 (2023): November
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jisd.v7i4.59218

Abstract

The low ability to analyze learning models will be an obstacle for PGSD (Primary School Teacher Education) students in choosing and implementing learning models that match the learning materials and student characteristics. To improve the analytical skills of PGSD students, the SeDiCreSig method was applied. This study aims to analyze the analytical skills of PGSD students regarding innovative learning models in mathematics in elementary schools (SD) using the SeDiCreSig method. The research method used was quasi-experimental with a pretest-posttest control group design. The population in this study are all 5th-semester PGSD students. The sample used in this study was 70 PGSD students divided into two classes taking the Mathematics Internship course. The data collection techniques used in this study were observation, pretest, and posttest. The data were analyzed by the SPSS 23-assisted t-test. The results of this study indicated an increase in the ability of PGSD students to analyze innovative mathematical learning models after learning using the SeDiCreSig method. The use of the SeDiCreSig method makes it easier for lecturers to direct students in practicing analytical skills and implementing innovative learning models, especially in learning mathematics. The success of learning the SeDiCreSig method must be supported by actual activities that students directly carry out.
Co-Authors AGUS PRIYANTO Ahmad Muhibbullah Andreas Ivan Anggraeni, Poppy Anggraini, Alif Tulusiyah Ani Nur’aeni Annisa Fitri, Salsabila Apriyanti Syariana Adiha Ari Widodo Asep Deni Gustiana Aulia Ismiyani Mubariqoh Bachrudin Musthafa Bunyamin Maftuh Cunayah, Hana Dadang Sunendar Daniel Krisna Santoso Deden Herdiana Altaftazani Deri Fadly Pratama, Deri Fadly Devita Anggraeni Dewi Santi Diah Pujasari Dinar Nur Inten Duhita Savira Wardani Eris Septiana Eti Rohaeti, Euis Evi Susanti Fasha, Linda Hania Fathurrahman Fathurrahman Fauzi, Muhammad Rizal Firmansyah, Dida Fitria, Amie Fivtia Neri Yusra Galih Dani Septiyan Rahayu Ghany Taufik Sidik Gustiana, Asep Deni Hajah Raafi Iman Harahap, Suaibah Aslamiyah Heny Djoehaeni Herdiana Althaftazani, Deden Indrawan, Gusma Jamil, Anisa Syarifah Jehan Nisak Nasution Julia Adenti Kurniawan, Pandi Fajar LISYALAMA, AMALIA Mira Astria Mubiar Agustin Muftianti, Agni Mursyiddah, Delya Azmiyati Mustika, Ika NAFIQOH, HENI Namira Aulia Azzahro Novitasari, Veradiana Nur Khadijah Nur Mahardika, Sofyan Nurfalah, Nenden Nurmaya, Sulastri Popong Hoerun Nisa Pramularsih, Mariano Satya Pratama, Yoga Adi Prayogi, Oky Pujasari, Diah Putri Aprichylla, Pinky Qurnia Permata Rabbani, Sylvia Rahma Rahadiana Rahman Rahman Rahman ` Rahmawati Permana, Rima Resty Setyoningsih Reynaldi Azhar Riska Riska Riska Robi’ah Al-Adawiyah, Isyfa Rointan Sipangkar Ronny Mugara Ronny Mugara, Ronny Rossa Aulia Putri Barus Rully Agung Rully Agung Yudiantara Salma Apriliya Salsa Sabila Dwi Amorita Salsabila Annisa Fitri Samsudin, Asep Sandi, Neneng Kurnia Sarah Nur’aini Luthfiyah Satrio Umar Gani Satrio, Aji Selvia Anggraeni Setiyadi, Ruli Shalfa Annisa Putri Adiwirya Silvya Rabbani Sisma, Astrian Siti Nurhasanah Hidayat Sukma Murni Susanti Agustina Susanti Agustina, Susanti Susanti, Dini Susi Setiawati Susilawati, Susilawati Sutinah, Cucun Tanty Aulina Ulfah Fauziyyah Hakim Umar Gani, Satrio Wahyu Sopandi Wardani, Duhita Savira Wardani, Duhita Savira Wardhani, Duhita Savira WIDIASTARI, NI GUSTI AYU PUTU Widiastuti, Indri Wina Meida Yanti Aprianti Kartini Yeni Hadianti Zam Zam Jamaludin Zaqiyah Lailatul Farihah Zulfikar, Raudhahtul Jannah