p-Index From 2021 - 2026
12.096
P-Index
This Author published in this journals
All Journal PROSIDING SEMINAR NASIONAL JURNAL ECONOMIA COPING (Community of Publishing in Nursing) Jurnal Ilmu keperawatan Jurnal Bidan Prada JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Bunda Edu-Midwifery Journal (BEMJ) JI-KES (Jurnal Ilmu Kesehatan) Jurnal Keperawatan Suaka Insan Jurnal Smart Keperawatan Viva Medika: Jurnal Kesehatan, Kebidanan dan Keperawatan Al-Asalmiya Nursing: Journal of Nursing Sciences Bhamada: Jurnal Ilmu dan Teknologi Kesehatan (E-Journal) NURSING UPDATE JURNAL ILMIAH ILMU KEPERAWATAN JURNAL PENELITIAN PERAWAT PROFESIONAL BIMIKI (Berkala Ilmiah Mahasiswa Ilmu Keperawatan Indonesia) BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Inovasi Penelitian Jurnal Ilmiah Pamenang (JIP) Pena Medika : Jurnal Kesehatan Jurnal Keperawatan Muhammadiyah Bengkulu Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan MAHESA : Malahayati Health Student Journal JINTAN : Jurnal Ilmu Keperawatan Shihatuna : Jurnal Pengabdian Kesehatan Masyarakat Mejuajua Journal of Language and Health Jurnal Ilmu Kesehatan Journal of Management Nursing Jurnal Pengabdian Masyarakat Kolaborasi Jurnal Pengabdian Masyarakat Journal of Innovation Research and Knowledge Borneo Community Health Sevice Journal Maternity and Neonatal : Jurnal Kebidanan Jurnal Riset Rumpun Ilmu Kedokteran (JURRIKE) SEMINAR NASIONAL PENELITIAN DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Jurnal Keperawatan dan Kesehatan (JKK) Journal of Language and Pragmatics Studies Jurnal of Community Health Development (JCHD) Riset Informasi Kesehatan Jurnal Pengabdian Harapan Ibu (JPHI) Usada Nusantara: Jurnal Kesehatan Tradisional Jurnal Ilmu Kesehatan dan Gizi Promotor: Jurnal Mahasiswa Kesehatan Masyarakat SPIKESNAS Jurnal Anestesi: Jurnal Ilmu Kesehatan dan Kedokteran Java Nursing Journal Jurnal Riset Ilmiah Protein: Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Bhamada: Jurnal Ilmu dan Teknologi Kesehatan (E-Journal) JURNAL INSAN CENDEKIA JI-KES (Jurnal Ilmu Kesehatan)
Claim Missing Document
Check
Articles

Hubungan Kualitas Kehidupan Kerja dengan Turnover Intention Perawat di RS Dadi Keluarga Purwokerto Sumarni, Tri; H, Yuli Dwi
MAHESA : Malahayati Health Student Journal Vol 4, No 1 (2024): Volume 4 Nomor 1 (2024)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mahesa.v4i1.12880

Abstract

ABSTRACT Quality of work life refers to employee satisfaction with work life. A high quality of work life is critical for healthcare organizations to attract and retain qualified, committed, and motivated employees. Quality of work life and turnover intention are challenging issues for healthcare organizations because of their consequences and impact on patient care. Low nurse satisfaction regarding the quality of work life results in high intention to leave. The aim of this research is to analyze the relationship between quality of work life and nurse turnover intention. This research is a descriptive correlational study with a cross sectional approach. The sampling technique uses total sampling technique. The total sample of nurses was 83. The research instruments were The Nurses' Quality of Work Life Scale questionnaire with 20 questions and the Anticipated Turnover Scale (ATS) questionnaire with 12 questions. Bivariate analysis uses the Spearman rank statistical test. The quality of work life of nurses was mostly in the fair category, 67 (80.7%), the turnover intention of nurses was mostly in the moderate category, 41 (49.4%), there was a relationship between the quality of work life and nurse turnover intention (r=0.344 , p=0.001). There is a relationship between quality of work life and nurse turnover intention. The results of this study provide important findings indicating nurses' low satisfaction with the quality of work life and high turnover intentions. The results of this research can be used as a link for the development of regulations/policies and practical strategies to improve the quality of work life and reduce nurse turnover intention. Keywords: Quality of Work Life, Turnover Intention, Nurses  ABSTRAK Kualitas kehidupan kerja mengacu pada kepuasan karyawan dengan kehidupan kerja. Kualitas kehidupan kerja yang tinggi sangat penting bagi organisasi layanan kesehatan untuk menarik dan mempertahankan karyawan yang berkualitas, berkomitmen, dan termotivasi. Kualitas kehidupan kerja dan turnover intention merupakan masalah yang menantang bagi organisasi perawatan kesehatan karena konsekuensi dan dampaknya terhadap perawatan pasien. Kepuasan perawat terkait kualitas kehidupan kerja yang rendah menghasilkan niat yang tinggi untuk keluar. Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis hubungan kualitas kehidupan kerja dengan turnover intention perawat. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif korelasional dengan pendekatan cross sectional. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik total sampling. Jumlah sampel perawat 83. Instrumen penelitian berupa kuesioner The  Nurses' Quality  of  Work  Life Scale sebanyak 20 pertanyaan dan kuesioner Anticipated  Turnover   Scale  (ATS)  dengan 12 pertanyaan. Analisis bivariat menggunakan uji statistik spearman rank. Kualitas kehidupan kerja perawat sebagian besar pada kategori cukup sebanyak 67 (80,7%), turnover intention perawat sebagian besar pada kategori sedang sebanyak 41 (49,4%), ada hubungan kualitas kehidupan kerja dengan turnover intention perawat (r=0,344, p=0,001). Terdapat hubungan antara kualitas kehidupan kerja dengan turnover intention perawat.  Hasil penelitian ini memberikan temuan penting indikasi rendahnya kepuasan perawat terhadap kualitas kehidupan kerja  dan niat berpindah yang tinggi. Hasil penelitian ini dapat digunakan sebagai penghubung pengembangan peraturan/ kebijakan dan strategi praktis untuk meningkatkan kualitas kehidupan kerja dan mengurangi turnover intention perawat. Kata Kunci: Kualitas Kehidupan Kerja,  Turnover Intention, Perawat
Academic Staff Performance in the Post Covid-19: Study of Motivation, Work Environment, and Discipline Sumarni, Tri; Yuliana, Lia; Mamengko, Rullyana Puspitaningrum
Jurnal Economia Vol. 20 No. 1 (2024): February 2024
Publisher : Faculty of Economics and Business, Universitas Negeri Yogyakarta in collaboration with the Institute for

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/economia.v20i1.63021

Abstract

AbstractThe study examines how motivation, work environment, and discipline affect academic staff performance at Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) following the COVID-19 pandemic. Using parametric statistics, it involved 191 participants in this ex-post facto quantitative research study. According to the study, motivation, work environment, and discipline all positively and significantly affect the performance of the UNY academic staff. The novelty of this study is that when employees switch from working from home to the office, it affects their motivation, the work environment, and their ability to be disciplined because of worries about the virus resurfacing. The urgency of this study is that UNY is changing from a Public Service Agency to a Legal Entity State University, so to help prepare better human resources, it needs to collect actual information. The study results are explained in more detail, along with some suggestions and implications. Keywords:Motivation, Work Environment, Discipline, Work Performance, Academic Staff
HUBUNGAN MUTU PELAYANAN KESEHATAN DENGAN TINGKAT KEPUASAAN PASIEN DI KLINIK UTAMA WISHNU HUSADA KABUPATEN BANYUMAS Tuti, Tuti Bhakti; Sumarni, Tri; Sekar Siwi, Adiratna
Jurnal Insan Cendekia Vol 11 No 1 (2024): Jurnal Insan Cendekia
Publisher : STIKES Insan Cendekia Medika Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35874/jic.v11i1.1270

Abstract

Pendahuluan: Kepuasan pasien menjadi salah satu indikator utama dalam upaya penilaian sebuah pelayanan kesehatan yang berkualitas. Kepuasan pasien ditentukan oleh kualitas pelayanan kesehatan yang dikendaki tentang oleh pasien. Meskipun angka kepuasan pasien di Klinik Utama Wishnu Husada cukup baik, tetapi masih berada dibawah standar minimal kepuasan yang ditetapkan oleh kementrian kesehatan yaitu 95%.Peningkatan mutu pelayanan menjadi salah satu cara untuk meningkatkan kualitas pelayanan agar dapat memenuhi harapan masyarakat.. Tujuan: penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan mutu pelayanan kesehatan dengan kepuasan pasien di Klinik Utama Wishnu Husada Kabupaten Banyumas. Metode: Jenis penelitian kuantitatif yang menggunakan desain survei analitik dengan pendekatan cross sectional. Sampel adalah seluruh pasien rawat jalan di Klinik Utama Wishnu Husada yang berjumlah 46 responden dengan teknik accidental sampling. Alat yang digunakan untuk pengumpulan data adalah lembar kuesioner. Analisis data menggunakan uji spearman rank. Hasil: Penelitian ini menunjukkan bahwa karakteristik pasien sebagian besar memiliki usia kategori remaja akhir (34.8%), memiliki jenis kelamin perempuan (56.5%), memiliki pendidikan dasar (50%), memiliki status tidak bekerja (58.7%) dan memiliki status pembiayaan menggunakan asuransi pemerintah (BPJS, KIS) (67.4%). Mutu pelayanan kesehatan sebagian besar dalam kategori baik (50.0%). Kepuasan pasien sebagian besar dalam kategori sangat puas (56.5%). Kesimpulan: terdapat hubungan lemah antara mutu pelayanan dan kepuasan pasien di Klinik Utama Wishnu Husada Kabupaten Banyumas.
Gambaran Manajemen Nyeri Post Enhanced Recovery After Caesarean Surgery (ERACS) Nuraeni, Novi Yulianti; Yudono, Danang Tri; Sumarni, Tri; Susanto, Amin
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 10 No 6 (2024): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.10652566

Abstract

Sectio caesarea (SC) merupakan proses melahirkan janin dengan membuat sayatan pada dinding uterus. Teknik anestesi spinal dan epidural menjadi pilihan. Masalah post SC yaitu nyeri akibat insisi pembedahan. Manajemen nyeri dapat dilakukan secara farmakologi dan non farmakologi. Ditemukan metode baru sebagai upaya penanganan masalah pada pasien SC yaitu metode Enhanced Recovery After Caesarean Surgery (ERACS). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Gambaran Manajemen Nyeri Post Enhanced Recovery After Caesarean Surgery (ERACS). Penelitian dilaksanakan di RSI Fatimah Cilacap. Metode penelitian ini adalah desain deskriptif kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling sebanyak 18 responden. Instrumen penelitian lembar observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen nyeri 2 jam post ERACS secara Farmakologi paling banyak menggunakan analgesia multimodal yaitu kombinasi Ketorolac, Tramadol, Fentanyl dengan 13 responden (72,2%). Secara non farmakologi pasien melakukan mobilisasi dini pada level 1 yaitu 17 responden (94,4%), dan tercepat mobilisasi level 2 dengan 1 responden (5,6%).
Gambaran Kejadian Shivering Pada Pasien Dengan Tindakan Operasi Yang Menggunakan Anestesi Spinal di RSUD Cilacap Amiarti, Winda; Yudono, Danang Tri; Sumarni, Tri; Susanto, Amin
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 10 No 6 (2024): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.10657235

Abstract

Teknik anestesi spinal tetap populer untuk prosedur operasi. Terlepas dari kenyataan bahwa banyak pasien melaporkan komplikasi setelah anestesi spinal. Shivering adalah masalah paling umum yang muncul. Shivering adalah respons fisiologis yang normal, hal ini dapat menyebabkan ketidaknyamanan bagi pasien dan berpotensi menyebabkan peningkatan kebutuhan oksigen karena otot-otot tubuh bekerja lebih keras. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan gambaran kejadian shivering pada pasien dengan tindakan operasi yang menggunakan anestesi spinal di RSUD Cilacap. Metode penelitian ini menggunakan kuantitatif, deskriptif observasional dengan desain cross-sectional. Sampel sebanyak 66 responden dengan teknik sampel consecutive sampling. Analisis data menggunakan analisis univariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas kejadian shivering terjadi pada: Usia lanjut akhir dengan 21 responden, laki-laki dengan 37 responden, pada 42 responden berat badan normal, jenis tindakan operasi mayor 47 responden, 45 responden pada lama operasi sedang, dan 25 responden mengalami kejadian shivering derajat 2.
GAMBARAN PENGETAHUAN DAN SIKAP TENTANG PENANGANAN PERTAMA PADA KASUS KERACUNAN PADA SISWA DI SMP NEGERI 1 MADUKARA BANJARNEGARA Astuti, Yuria Dwi; Sumarni, Tri; Siwi, Adiratna Sekar
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 10 No 12 (2024): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan 
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.12589678

Abstract

Keracunan makanan merupakan salah satu kondisi kegawatdaruratan yang sering ditemui sehari hari dan masih mudah cara penanganannya namun masyarakat masih sering salah dalam penanganannya. Pengetahuan dan sikap merupakan faktor yang mempermudah timbulnya sebuah perilaku Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengetahuan dan sikap tentang penanganan pertama pada kasus keracunan pada siswa di SMP Negeri 1 Madukara Banjarnegara. Jenis penelitian kuantitatif yang menggunakan metode deskriptif dan cross sectional sebagai pendekatan. Sampel penelitian siswa kelas VII dan VIII di SMP Negeri 1 Madukara Banjarnegara sebanyak 208 responden yang menggunakan teknik proportionate stratified random sampling. Alat yang digunakan untuk pengumpulan data adalah lembar kuesioner. Analisis data menggunakan distribusi frekuensi. Penelitian ini menunjukkan bahwa sebagian besar memiliki usia 14 tahun (57,7%), memiliki jenis kelamin laki-laki (50,5%) dan tidak pernah mendapatkan informasi terkait keracunan (53,4%). Pengetahuan tentang penanganan pertama pada kasus keracunan sebagian besar dalam kategori cukup (67,8%) dan sikap tentang penanganan pertama pada kasus keracunan sebagian besar dalam kategori positif (53,4%). Kesimpulannya adalah siswa SMP di SMP Negeri 1 Madukara memiliki pengetahuan yang cukup dan sikap yang positif terkait penanganan kasus keracunan.
HUBUNGAN BEBAN KERJA DAN BURNOUT DENGAN PERILAKU CARING PADA PERAWAT DI RUANG RAWAT INAP RUMAH SAKIT PALANG BIRU GOMBONG Kaunang, Natasha Rachel Oeyanda; Heri Susanti, Indri; Sumarni, Tri
JURNAL KEPERAWATAN SUAKA INSAN (JKSI) Vol. 8 No. 1 (2023): Jurnal Keperawatan Suaka Insan (JKSI)
Publisher : STIKES Suaka Insan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51143/jksi.v8i1.404

Abstract

Caring is a holistic care action to support the patient's recovery. Caring can be influenced by physical factors (workload) and psychological factors (burnout). The purpose was to determine whether there is an influence between workload and burnout on caring. This research used a quantitative method with a cross sectional approach involving 45 nurses and 45 patients. The instruments in this research were caring behavior inventory 24-item, workload questionnaire, and maslach burnout inventory. Analysis of the data in this study used the Spearman rank test. Caring analysis showed 51.1% of nurses were caring with a high workload of 68.9% and 48.9% of nurses felt burnout. The results of Spearman's rho analysis results showed that there is a significant relationship between workload and caring behavior, p value = 0.007 and cc -0.399. Between burnout and caring behavior, p value = 0.001 and cc -0.466.. It is recommended for hospitals, especially the management team, to pay more attention to the workload and make sharing sessions between nurses and simulation of caring to incresed services. Keywords: caring behavior, workload, burnout
Tipe Kepribadian dan Perilaku Caring Mahasiswa Sarjana Keperawatan di Universitas Harapan Bangsa Sumarni, Tri; Hikmanti, Arlyana
JI-KES (Jurnal Ilmu Kesehatan) Vol. 5 No. 1 (2021): JI-KES (Jurnal Ilmu Kesehatan)
Publisher : LPPM Universitas Hafshawaty Zainul Hasan Probolinggo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33006/ji-kes.v5i1.192

Abstract

AbstrakPerilaku caring merupakan inti dari profesi keperawatan dan dianggap sebagai indikator penting dan dasar bagi pendidikan keperawatan. Sikap dan perilaku individu dipengaruhi oleh ciri kepribadian. Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis hubungan tipe kepribadian dengan perilaku caring mahasiswa keperawatan. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif korelasional dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian ini adalah mahasiswa program studi sarjana keperawatan sebanyak 250 mahasiswa yang terdiri dari semester 4, 6 dan 8 teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling. Instrumen penelitian yang digunakan perilaku caring diadaptasi dari kuesioner Caring Behavior Inventory (CBI) dan kuesioner kepribadian NEO-Five-Factor Inventory oleh McCrae dan Costa. Tipe kepribadian terbanyak yaitu kepribadian conscientiousness (mean 67,89). Perilaku caring responden mayoritas pada kategori baik (88%). Hubungan tipe kepribadian (big five personality) dengan perilaku caring signifikan pada kepribadian conscientiousness (r=0,13, p=0,03) dan kepribadian agreeableness (r=0,18, p=0,04). Terdapat hubungan antara tipe kepribadian (big five personality) dengan perilaku caring khususnya pada kepribadian conscientiousness dan agreeableness. Proses pembelajaran yang dapat membentuk karakter dan perilaku caring di instansi pendidikan perlu ditingkatkan lagi. Dosen dapat membantu mahasiswa untuk memahami kepribadian masing-masing melalui proses belajar mengajar. Kata kunci: tipe kepribadian, perilaku caring, mahasiswa keperawatan  AbstractCaring behavior is at the core of the nursing profession and is considered as an important and basic indicator of nursing education. Individual attitudes and behavior are influenced by personality traits. The purpose of this study was to analyze the relationship between personality types and caring behavior of nursing students. This research is a descriptive correlational study with a cross sectional approach. The sample of this study was 250 undergraduate nursing students of the fourth, sixth and eighth semesters. The sampling technique used total sampling. The research instrument used caring behavior was adapted from the Caring Behavior Inventory (CBI) questionnaire and the NEO-Five-Factor Inventory personality questionnaire by McCrae and Costa. The most personality type is conscientiousness personality (mean 67.89). The majority of respondents caring behavior is in good category (88%). The relationship of personality type (big five personality) with caring behavior was significant on conscientiousness personality (r = 0.13, p = 0.03) and agreeableness personality (r = 0.18, p = 0.04). There is a relationship between personality type (big five personality) and caring behavior, especially conscientiousness and agreeableness personalities. The learning process that can shape the character and behavior of caring in educational institutions needs to be further improved. Lecturers can help students to understand each other's personalities through teaching and learning process.Keywords : personality type, caring behavior, nursing students
Komitmen Organisasi dan Perilaku Caring Perawat di Ruang Rawat Inap RS Dadi Keluarga Sumarni, Tri; Rakhmawati, Arni Nur; Suhendro, Anton
JI-KES (Jurnal Ilmu Kesehatan) Vol. 6 No. 2 (2023): JI-KES (Jurnal Ilmu Kesehatan)
Publisher : LPPM Universitas Hafshawaty Zainul Hasan Probolinggo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33006/jikes.v6i2.550

Abstract

Abstrak Isu penting dari perawatan pasien adalah akses ke tempat perawatan yang tepat dan meningkatkan kepuasan pasien. Kinerja perawat dipengaruhi oleh banyak faktor diantaranya komitmen organisasi. Komitmen organisasi berpengaruh terhadap interaksi sosial, preferensi, sikap, perilaku, dan posisi individu dalam organisasi, keberhasilan organisasi dan kualitas perawatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara komitmen organisasi dengan perilaku caring perawat. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif korelasional dengan pendekatan cross sectional. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Jumlah sampel dihitung menggunakan rumus Slovin, jumlah sampel perawat 83 orang, sampel pasien 83 orang. Instrumen penelitian berupa kuesioner Caring Behaviour Inventory (CBI) sebanyak 24 pertanyaan dan kuesioner komitmen organisasi Meyer-Allen sebanyak 24 pertanyaan. Analisis bivariat menggunakan uji statistik spearman rank. Komitmen organisasi perawat sebagian besar tinggi (59%). Perilaku caring responden mayoritas pada kategori baik (77,1%). Ada hubungan positif antara komitmen organisasi dengan perilaku caring sehingga dengan meningkatkan komitmen organisasi, perilaku caring perawat meningkat (r=3,19 p value=0,03). Manajer dan pimpinan perawat harus lebih memperhatikan untuk meningkatkan komitmen organisasional perawat, guna meningkatkan kinerja perawat.  Kata kunci: komitmen organisasi, perilaku caring, kinerja perawat   Abstract An important issue of patient care is access to appropriate care and increasing patient satisfaction. Nurse performance is influenced by many factors including organizational commitment. Organizational commitment influences social interactions, preferences, attitudes, behaviors, and individual positions in the organization, organizational success, and quality of care. This study aims to determine the relationship between organizational commitment and nurses' caring behavior. This research is a descriptive correlation study with a cross sectional approach. The sampling technique used purposive sampling technique. The sample size was calculated using the Slovin formula, the nurse sample was 83 people, and the patient sample was 83 people. The research instruments were the Caring Behavior Inventory (CBI) questionnaire with 24 questions and the Meyer-Allen organizational commitment questionnaire with 24 questions. Bivariate analysis used the Spearman rank statistical test. Most of the nurses' organizational commitment was high (59%). The caring behavior of the majority of respondents was in the good category (77.1%). Organizational commitment and caring behavior have a positive relationship, with increasing organizational commitment increasing nurses' caring behavior (r=3.19 p value=0.03). In order to improve nurse performance, managers and nurse leaders must focus more on increasing nurse organizational commitment. Keywords : Organizational commitment, caring behavior, nursing performance
Edukasi Manajemen Stres Pada Lansia Dengan Hipertensi di Desa Dukuhwaluh Sumarni, Tri; Sekar Siwi, Adiratna
Jurnal Pengabdian Harapan Ibu (JPHI) Vol. 7 No. 3 (2025): Jurnal Pengabdian Harapan Ibu (JPHI)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Harapan Ibu Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30644/jphi.v7i3.1123

Abstract

Hypertension remains one of the leading causes of premature death worldwide, including in Indonesia. Data shows that the elderly, especially those in non-productive socioeconomic conditions, are particularly vulnerable to hypertension and its complications. One non-physical factor that exacerbates hypertension is psychological stress, which often goes unnoticed or is not treated properly. The objectives of this activity were (1) to increase knowledge about hypertension, stress, and their impact on health, and (2) to increase knowledge about stress management. This activity was attended by 35 elderly people with hypertension at the Mugi Sehat Posyandu/Posbindu in Dukuhwaluh Village. The activity began with screening for blood pressure, stress levels, and knowledge levels. Then, education about hypertension and stress management was provided. After the education, knowledge levels were measured again. Most of the participants were aged 60-74 years (80%), female (86%), and had a basic education (84%). Regarding blood pressure screening, most participants were in the category of stage 1 hypertension (48%) and moderate stress levels (89%). Before the stress management education, most participants were in the category of adequate knowledge (77%), and after the education, they were in the category of good knowledge (85%). This education was effective in increasing the knowledge of hypertensive patients regarding stress management, so it is hoped that elderly hypertensive patients will be able to manage their stress effectively.
Co-Authors A Rizal Fadly Adiratna Sekar Siwi Adiratna Siwi Agun Pangestu Agung Permana Agustin, Triyana Aliefyansyah, Almayda Erris Amalia Diah Intan Pratiwi Amanda Sri Utari Amiarti, Winda Amin Susanto ANANDA, YORDAN DISKA Andika Parnomo Putra Andini, Amelia Anggoro Saputri, Desta Anton Suhendro Arif Imam Hidayat Ariko, Richard Arni Nur R Arni Nur Rahmawati Astrid, Anggun Tri Astuti, Yuria Dwi Atun Raudotul Ma'rifah Ayunika, Viqtanesya Baehaqi Christine Dyah Danang Tri Yudhono Debi Ari Setiawan Desta Anggoro Saputri Dewandana, Rizal Rizky Dian Sukmawati, Ida Dwi ASTUTI Dwi Martyastuti, Ervita Dwi Novitasari Efendi, Muhamad Arif Eko Kurniawan, wasis Ernawati, Esti Farhani, Muhammad Fatih Farhatun Nisa Fathyah, Vira Fatmawati, Putri Febi Septiani Fitriana Ika dewi H, Yuli Dwi Heri Susanti, Indri Hikmanti, Arlyana IASA, ARUM ANINDIKA Ika Dewi, Fitriana Indah Susanti Indri Indri Heri Susanti Indri Heri Susanti Indri Heri Susanti, Indri Heri Islamudin, Syarif Febrian Ita Apriliyani Junianto, Eko Wahyu Kaunang, Natasha Rachel Oeyanda Khofifah, Siti Konitasari, Rizky Rofiana Kristanto, Barlian Kurniawan, Wahyu Eko Kurniawan, Wasis Eko Laelly Rahmawati Lely Lusmilasari, Lely Lia Yuliana Made Suandika Madyo Maryoto Mamengko, Rullyana Puspitaningrum Maria Paulina Irma Susanti Mariah Ulfah Mariah Ulfah Martuti, Tri Martyastuti, Ervita Dwi Mesayu, Salma Fadzila Mila Dian Nur Milina Setianingsih Misto Misto Mudayana, Nico Mustofa, Adi Musyaffa, Almas Nanjar Widiastuti nasihhudin - - Nisa, Nailatun Nistiani, Desi Nuraeni, Novi Yulianti Nuriyah, Adinda Salma Pipit Alfia Marlinah Pramesti Dewi Prastiwi, Farah Wahyu Priyana, Dwi Indri Priyo Suparyadi Purnomo, Safik Setya Putri, Diannike Rahmawati, Anglia Rahmaya Nova Handayani Rakhmawati, Arni Nur Ratna Mujiatun Ray Hannif Fadillah Refa Teja Muti Reni Dwi Setyaningsih Reni Dwi Setyaningsih Reni Dwi Setyaningsih Rindhy Mei Adzelina Riska Yunia Burhanudin Riski Saputra Rochmat, Tri Rosi Kurnia Sugiharti Safik Setya Purnomo Salsa Dwi Ayuni Saputra, Yeli Saputri, Amaliawati Saputri, Desta Anggoro Savinatul Nurlita Sekar Siwi, Adiratna Shidqi Auliaa Yudha Shinta Novia Rahmadanvi Siti Haniyah Suci Khasanah Sugiharti, Rosi Kurnia Suhendro, Anton Sukmanіngtyaꜱ, Wіlіꜱ Sunandar, Muhammad Aris Supriyanto, Azis Susanto, Amin Talitha, Yuliana Tammami, Zakiatu Tika Mutiyani Tophan Heri Wibowo Tri Martuti Trisula, Nabila Nasywa Nanda Triyastuti Triyastuti Tusa Fajri Isbaeti Tuti, Tuti Bhakti Umi ‘Aisyah Viny Lufiasari WASIS Wasis Eko Kurniawan Wenny Artanty Nisman, Wenny Artanty Widyanti, Sofia Wijayanti, Wili Indah Wilastri, Eti Wilis Sukmaningtyas Winahyu, Graytika Wirakhmi, Ikit Netra Yuda Muntaha Yudha, Shidqi Auliaa Yudono, Danang Tri Yunitasari, Dwi Teguh Yuris Tri Naili Zulfakhrizal, Zulfakhrizal