p-Index From 2021 - 2026
11.912
P-Index
This Author published in this journals
All Journal PROSIDING SEMINAR NASIONAL JURNAL ECONOMIA COPING (Community of Publishing in Nursing) Jurnal Ilmu keperawatan Jurnal Bidan Prada JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Bunda Edu-Midwifery Journal (BEMJ) JI-KES (Jurnal Ilmu Kesehatan) Jurnal Keperawatan Suaka Insan Jurnal Smart Keperawatan Viva Medika: Jurnal Kesehatan, Kebidanan dan Keperawatan Al-Asalmiya Nursing: Journal of Nursing Sciences Bhamada: Jurnal Ilmu dan Teknologi Kesehatan (E-Journal) Borneo Nursing Journal (BNJ) NURSING UPDATE JURNAL ILMIAH ILMU KEPERAWATAN JURNAL PENELITIAN PERAWAT PROFESIONAL BIMIKI (Berkala Ilmiah Mahasiswa Ilmu Keperawatan Indonesia) BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Inovasi Penelitian Jurnal Ilmiah Pamenang (JIP) Pena Medika : Jurnal Kesehatan Jurnal Keperawatan Muhammadiyah Bengkulu Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan MAHESA : Malahayati Health Student Journal JINTAN : Jurnal Ilmu Keperawatan Shihatuna : Jurnal Pengabdian Kesehatan Masyarakat Mejuajua Journal of Language and Health Jurnal Ilmu Kesehatan Journal of Management Nursing Jurnal Pengabdian Masyarakat Kolaborasi Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesian Journal of Nursing and Health Sciences (IJNHS) Journal of Innovation Research and Knowledge Borneo Community Health Sevice Journal Maternity and Neonatal : Jurnal Kebidanan Jurnal Riset Rumpun Ilmu Kedokteran (JURRIKE) Jurnal Rumpun Ilmu Kesehatan SEMINAR NASIONAL PENELITIAN DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Jurnal Keperawatan dan Kesehatan (JKK) Journal of Language and Pragmatics Studies Jurnal of Community Health Development (JCHD) Riset Informasi Kesehatan Jurnal Pengabdian Harapan Ibu (JPHI) Promotor: Jurnal Mahasiswa Kesehatan Masyarakat SPIKESNAS Jurnal Anestesi: Jurnal Ilmu Kesehatan dan Kedokteran Java Nursing Journal Jurnal Riset Ilmiah Protein: Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Jurnal Medika: Medika Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Bhamada: Jurnal Ilmu dan Teknologi Kesehatan (E-Journal) JURNAL INSAN CENDEKIA JI-KES (Jurnal Ilmu Kesehatan)
Claim Missing Document
Check
Articles

HUBUNGAN ANTARA PERILAKU CARING PERAWAT DENGAN TINGKAT KECEMASAN PASIEN PRE OPERASI DI RST WIJAYAKUSUMA PURWOKERTO Junianto, Eko Wahyu; Sekar Siwi, Adiratna; Sumarni, Tri
NURSING UPDATE : Jurnal Ilmiah Ilmu Keperawatan P-ISSN : 2085-5931 e-ISSN : 2623-2871 Vol 16 No 1 (2025): MARET
Publisher : NHM PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36089/nu.v16i1.2584

Abstract

Surgery or surgery involves invasive procedures that expose the body part to be treated. The perception of surgical procedures as a life-threatening process causes a person to experience anxiety and the caring behavior of nurses to preoperative patients aims to reduce patient anxiety and be ready to undergo surgery. The purpose of this study was to determine the relationship of nurses' caring behavior with the anxiety level of preoperative patients at RST Wijayakusuma Purwokerto. This type of research is quantitative correlation with a cross sectional approach. The sampling technique was consecutive sampling with a total sample of 30 patients. Data collection was carried out in December 2024. The instruments used were the Amsterdam Preoperative anxiety and Information Scale (APAIS) questionnaire and the CBI-24. The results of the study based on the spearman-rank test obtained a p-value = 0.038 < α (α = 0.05), and a correlation coefficient value of -0.381 which indicates that there is an unidirectional relationship between the level of anxiety and the caring behavior of nurses towards preoperative patients in the Antasena Room RST Wijayakusuma Purwokerto means that when the caring behavior of nurses is high, anxiety in preoperative patients will be low and vice versa.
Efektivitas Terapi Murotal Surah Ar-Rahman Pada Pasien Tumor Hati Dengan Nyeri Akut Di Ruang Lavender Bawah RSUD Kardinah Tegal Supriyanto, Azis; Sumarni, Tri
NURSING UPDATE : Jurnal Ilmiah Ilmu Keperawatan P-ISSN : 2085-5931 e-ISSN : 2623-2871 Vol 16 No 1 (2025): MARET
Publisher : NHM PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36089/nu.v16i1.2650

Abstract

Liver tumors are characterized by the abnormal growth of cells in the liver. Acute pain is one of the common symptoms experienced by patients with liver tumors, significantly affecting their quality of life and psychological well-being. Non-pharmacological therapies, such as Qur’anic recitation (murottal), are increasingly used as complementary methods to reduce pain perception. Surah Ar-Rahman is known to produce calming and relaxing effects, both psychologically and physiologically, through its stable sound waves and repetitive recitation rhythm. This study aims to evaluate the effectiveness of Murottal Therapy using Surah Ar-Rahman in reducing pain intensity among patients with liver tumors. The research design is a descriptive case study involving a 44-year-old male patient diagnosed with a liver tumor and undergoing hepatectomy. The intervention involved administering Murottal Therapy with Surah Ar-Rahman for three days (13–15 January 2025). Pain was assessed using the Numeric Rating Scale (NRS) before and after the intervention. The results showed a gradual reduction in pain intensity from a score of 6 (moderate pain) to a score of 2 (mild pain) after three consecutive days of therapy. The significant decrease in pain intensity indicates that Murottal Therapy with Surah Ar-Rahman is effective as a complementary approach to relieve acute pain in liver tumor patients. These findings support the use of Murottal Therapy with Surah Ar-Rahman as a safe and beneficial non-pharmacological intervention in nursing practice. It is recommended that future researchers explore the application of other non-pharmacological therapies for pain management.
Asuhan Keperawatan Nyeri Akut pada Ny. W Post Op STSG Ulkus Granulosum dengan Teknik Relaksasi Genggam Jari Nistiani, Desi; Sumarni, Tri; Martuti, Tri
Indonesian Journal of Nursing and Health Sciences Vol 6 No 2 (2025): Indonesian Journal of Nursing and Health Sciences: October 2025
Publisher : CV. Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/ijnhs.v6i2.6729

Abstract

Split Thickness Skin Graft (STSG) merupakan prosedur bedah yang dilakukan dengan memindahkan sebagian lapisan kulit dari area donor ke area resipien tanpa jaringan vaskular untuk menutupi luka atau defek. Prosedur ini dapat menyebabkan rasa nyeri pada pasien, terutama setelah operasi STSG akibat ulkus granulosum. Metode non-farmakologis yang dapat digunakan untuk mengurangi nyeri adalah teknik relaksasi genggam jari. Teknik ini bertujuan untuk mengurangi stres dan nyeri dengan meningkatkan aliran darah, mengurangi kecemasan, serta meningkatkan suplai oksigen ke area nyeri. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas teknik relaksasi genggam jari dalam menurunkan intensitas nyeri pada pasien pasca operasi STSG dengan ulkus granulosum. Penelitian dilakukan dengan metode studi kasus deskriptif yang mengacu pada pendekatan evidence-based practice. Sampel dalam penelitian ini adalah satu orang pasien pasca operasi STSG dengan diagnosis ulkus granulosum. Studi kasus dilaksanakan di RSUD Prof. Dr. Margono Purwokerto di ruang Teratai 3, pada tanggal 15–17 Januari 2025. Subjek penelitian adalah Ny. W, pasien post op STSG. Pengumpulan data dilakukan melalui anamnesis, observasi, pemeriksaan fisik, dan dokumentasi. Pengukuran intensitas nyeri dilakukan menggunakan skala numerik. Hasil menunjukkan adanya penurunan skala nyeri setelah intervensi. Sebelum terapi relaksasi genggam jari, nyeri pasien berada pada skala 5, dan setelah dilakukan teknik tersebut, skala nyeri menurun menjadi 3. Hal ini menunjukkan bahwa teknik relaksasi genggam jari efektif dalam mengurangi intensitas nyeri pada pasien post op STSG dengan ulkus granulosum.
Penerapan Relaksasi Benson Dalam Manajemen Nyeri Akut Pada Pasien Cholelithiasis Post Laparatomi Colesistectomy Di Ruang Wijaya Kusuma Bawah RSUD Kardinah Kota Tegal Salsa Dwi Ayuni; Tri Sumarni; Laelly Rahmawati
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 7 No. 2 (2025)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v7i2.137

Abstract

Cholelithiasis atau batu empedu merupaka batu yang terbentuk di kantung empedu yang tersusun oleh kolesterol, bilirubin, dan empedu. Laparatomy merupakan salah satu prosedur pembedahan mayor abdomen. Setiap pembedahan dapat menyebabkan ketidaknyamanan dan trauma bagi pasien. Salah satu yang sering dikeluhkan pasien adalah nyeri. Salah satu intervensi nonfarmakologis yang dapat diterapkan untuk mengatasi keluhan tersebut adalah Teknik relaksasi benson. Studi kasus ini bertujuan untuk menggambarkan penerapan teknik relaksasi benson pada pasien cholelithiasis post laparatomy colesistectomy dengan nyeri akut di RSUD Kardinah Kota Tegal. Studi dilakukan melalui observasi selama 3 hari, dengan intervensi selama 3x 24 jam pada tanggal 16–18 April 2025. Metode dalam desain studi kasus ini adalah studi kasus deskriptif dengan subjek satu pasien berusia 50 tahun. Data dikumpulkan melalui pengkajian nyeri sebelum dan sesudah intervensi relaksasi Benson. Hasil menunjukkan penurunan signifikan pada skala nyeri dari 7 menjadi 3 setelah penerapan teknik relaksasi Benson. Teknik relaksasi Benson efektif dalam mengurangi nyeri pada pasien post laparatomy colesistectomy, meningkatkan kenyamanan dan mempercepat proses penyembuhan.
Asuhan Keperawatan Gangguan Mobilitas Fisik Pada Pasien G Dengan Parkinson Di Rojinhome Keiaien Okinawa Jepang Aliefyansyah, Almayda Erris; Sumarni, Tri; Susanti, Indah
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 11 No 9.D (2025): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyakit Parkinson adalah gangguan neurodegeneratif yang menyebabkan gangguan mobilitas fisik akibat bradikinesia, kekakuan otot, dan tremor saat istirahat. Studi kasus ini bertujuan untuk mengevaluasi asuhan keperawatan pada pasien Tn. G, seorang lansia berusia 73 tahun yang mengalami gangguan mobilitas fisik akibat Parkinson di Rojinhome Keiaien Okinawa, Jepang. Metode penelitian menggunakan desain deskriptif dengan pendekatan studi kasus, meliputi pengkajian, diagnosis, intervensi, implementasi, dan evaluasi asuhan keperawatan yang dilakukan selama tiga hari. Hasil pengkajian menunjukkan bahwa pasien mengalami keterbatasan rentang gerak (ROM), kelemahan otot, kekakuan sendi, tremor, serta gangguan menelan yang berdampak pada penurunan berat badan dan ketergantungan dalam aktivitas sehari-hari. Diagnosa utama yang ditegakkan adalah gangguan mobilitas fisik berhubungan dengan kekakuan sendi. Intervensi yang diberikan mencakup dukungan mobilisasi, latihan ROM pasif, pengaturan posisi, serta kolaborasi dengan fisioterapi. Meskipun telah dilakukan implementasi intervensi secara berkelanjutan, evaluasi menunjukkan bahwa kondisi pasien masih belum mengalami perbaikan yang signifikan. Studi ini menekankan pentingnya rehabilitasi jangka panjang dan dukungan multidisiplin untuk meningkatkan kualitas hidup pasien Parkinson dengan gangguan mobilitas fisik.
Hubungan Stres Kerja Dengan Burnout Pada Perawat Di Ruang Rawat Inap Rsud dr. R. Goeteng Taroenadibrata Purbalingga Trisula, Nabila Nasywa Nanda; Sumarni, Tri; Haniyah, Siti
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 11 No 10.A (2025): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Stres kerja merupakan salah satu faktor yang dapat memicu burnout pada perawat, khususnya di ruang rawat inap. Burnout yang terjadi secara terus menerus dapat memengaruhi kualitas pelayanan kesehatan. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui hubungan antara stres kerja dengan burnout pada perawat di ruang rawat inap RSUD dr. R. Goeteng Taroenadibrata Purbalingga. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan metode analisis korelasi dan pendekatan cross-sectional. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang diadaptasi dari Maslach Burnout Inventory dan Nursing Stress Scale, melibatkan 112 perawat rawat inap sebagai responden. Hasil penelitian yang diperoleh menunjukkan bahwa perawat di Ruang Rawat Inap cenderung memiliki tingkat stres kerja rendah (77,7%), dan burnout dengan tingkat ringan (71,4%). Hasil uji korelasi menggunakan Spearman Rank menunjukkan terdapat korelasi stres kerja terhadap burnout pada perawat di ruang rawat inap RSUD dr. R. Goeteng Taroenadibrata Purbalingga (p = 0,001; rho = 0,432). Hal ini dapat diartikan adanya hubungan dengan tingkat korelasi sedang.
Hubungan Dukungan Sosial Dengan Tingkat Stres Kerja Perawat Di Instalasi Rawat Inap Rsud Dr.R Goeteng Taroenadibrata Purbalingga Nisa, Nailatun; Sumarni, Tri; Susanti, Indri Heri
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 11 No 10.A (2025): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Stres kerja merupakan ketidakseimbangan antara tuntutan tugas dengan kemampuan kerja seseorang yang menimbulkan ketegangan melalui respon fisik dan emosional. Terdapat faktor yang mempengaruhi stres. Salah satu faktor mempengaruhi stres kerja adalah dukungan sosial. Dukungan sosial merupakan pemberian perasaan nyaman secara fisik maupun psikologis saat sesorang merasa tertekan. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan dukungan sosial dengan tingkat stres kerja perawat di Instalasi Rawat Inap RSUD dr. R. Goeteng Taroenadibrata Purbalingga. Metode penelitian ini menggunakan metode kuantitatif, pendekatan cross sectional. Pengambilan sampel dengan proportionate stratifed random sampling, jumlah sampel 105 responden. Pengambilan data menggunakan kuesioner tingkat stres kerja Nursing Stress Scale (NSS) dan dukungan sosial Multidimesional Scale of Perceived Social Support (MSPSS). Teknik analisis data menggunakan Uji Koefesien Korelasi Spearmen Rank. Hasil analisis univariat jenis kelamin mayoritas perempuan 87 responden (82.9%), usia 36-45 adalah 52 responden (49.5%), pendidikan D III yaitu 58 responden (55.2%), masa kerja ≥ 3 tahun adalah 93 responden (88.6%), dukungan sosial perawat kategori tinggi yaitu 70 responden (66.7%), dan tingkat stres kerja kategori ringan adalah 80 responden (76.2%). Analisis bivariat Uji Koefesien Korelasi Spearmen Rank hasil p value sebesar 0.00 < 0.05 artinya hipotesis diterima yang berarti ada hubungan dukungan sosial dengan tingkat stres kerja perawat. Koefesien korelasi dukungan sosial dengan tingkat stres kerja memiliki nilai -0.269 menunjukan korelasi negative yang semakin tinggi dukungan sosial maka semakin ringan tingkat stres kerja perawat. Adanya hubungan dukungan sosial dengan tingkat stres kerja perawat di Instalasi di Instalasi Rawat Inap RSUD dr. R. Goeteng Taroenadibrata Purbalingga.
Hubungan Lingkungan Kerja Dengan Stres Kerja Pada Perawat Di Ruang Rawat Inap Rsud Dr. R. Goeteng Taroenadibrata Purbalingga Nuriyah, Adinda Salma; Sumarni, Tri; Kurniawan, Wasis Eko
JINTAN: Jurnal Ilmu Keperawatan Vol. 5 No. 2 (2025): Edisi Juli 2025
Publisher : Universitas Haji Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51771/jintan.v5i2.1495

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara lingkungan kerja dengan stres kerja pada perawat di ruang rawat inap RSUD dr. R. Goeteng Taroenadibrata Purbalingga. Menggunakan metode kuantitatif dengan desain cross-sectional, penelitian ini melibatkan 105 perawat yang dipilih dengan teknik proportionate stratified random sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner nurse work environment dan nursing stress scale, kemudian dianalisis menggunakan uji spearman rank. Hasil penelitian menunjukkan ada 73 responden 69,5% perawat merasa lingkungan kerja baik dan 32 responden 30,5% merasakan lingkungan kerja kurang baik. Dari sisi stres kerja, mayoritas perawat merasakan stres kerja rendah sebanyak 70 responden 66,7% dan stres kerja sedang sebanyak 35 responden (33,3%). Analisa statistik menunjukkan adanya hubungan signifikan antara lingkungan kerja dengan stres kerja (0,004<0,05). Faktor lingkungan kerja yang paling mendukung adalah hubungan kerja antara dokter dan perawat, yang mencerminkan komunikasi efektif dan kolaborasi yang baik. Sedangkan, faktor stres kerja tertinggi berasal dari lingkungan kerja fisik (beban kerja) seperti kerusakan alat, tugas administratif yang tidak berhubungan dengan keperawatan, serta kurangnya jumlah staf. Kesimpulan dari penelitian ini adalah ada hubungan lingkungan kerja dengan stres kerja pada perawat, dimana lingkungan kerja yang baik dapat menurunkan stres kerja pada perawat.
Teknik Relaksasi Benson untuk Menurunkan Tekanan Darah Pasien Hipertensi di RSUD Dr. R. Goenteng Taroenadibrata Purbalingga Aliya Permala Putri; Murniati Murniati; Tri Sumarni
Jurnal Rumpun Ilmu Kesehatan Vol. 5 No. 3 (2025): November: Jurnal Rumpun Ilmu Kesehatan
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jrik.v5i3.5549

Abstract

Hypertension is a global health issue with a high prevalence, requiring comprehensive management to prevent complications. Effective nursing interventions are essential in managing this condition, and the Benson relaxation technique has been identified as one of the non-pharmacological approaches to lower blood pressure. This case study aims to describe nursing care for decreased cardiac output in Mrs. M, a patient with hypertension, with a focus on the Benson relaxation technique as an intervention to reduce blood pressure. The research method used is a descriptive case study with a nursing care approach applied to a single patient diagnosed with hypertension. The selected patient is an individual over 18 years of age, diagnosed with stage I to stage II hypertension, has good cognitive abilities to understand instructions, and possesses physical conditions that allow active participation. Nursing care was provided over a period of three days, with the primary intervention being the Benson relaxation technique. Observational results showed a significant decrease in blood pressure: on the first day, the patient's blood pressure was 173/102 mmHg, which decreased to 130/90 mmHg by the third day. The average reduction in blood pressure over the three days was 12 mmHg in systolic and 5.3 mmHg in diastolic pressure. Based on these findings, it can be concluded that the Benson relaxation technique can be implemented as an independent nursing intervention to help reduce blood pressure in hypertensive patients.
Implementasi Penggunaan Range Of Motion (ROM) terhadap Kekuatan Otot Klien Stroke Non Hemoragik Agustin, Triyana; Susanti, Indri Heri; Sumarni, Tri
Journal of Management Nursing Vol. 1 No. 4 (2022): Journal of Management Nursing
Publisher : Scipro Foundation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53801/jmn.v1i4.70

Abstract

Latar Belakang: Stroke merupakan kondisi kematian sel saraf (nekrosis) otak yang disebabkan karena kegagalan dalam mensuplai darah. Penyakit ini menjadi salah satu masalah kesehatan neurologis yang perlu mendapatkan penanganan mendesak karena dapat mengakibatkan defisit neurologis. Komplikasi yang sering terjadi adalah kelumpuhan wajah atau anggota badan sebelah (hemiparesis) yang timbul secara mendadak, hingga terjadi penurun kesadaran. Tujuan: Untuk menggambarkan asuhan keperawatan pada pasien Stroke non Hemoragik yang mengalami gangguan mobilitas fisik. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian studi kasus. Pengambilan sampel kasus menggunakan simple random sampling pada bulan April 2022. Subjek studi kasus menggunakan satu pasien yang terdiagnosa medis stroke non hemoragik yang mengalami gangguan mobilitas fisik di Ruang Assyifa RSI Banjarnegara. Peneliti menggunakan format pengkajian keperawatan dan pemeriksaan fisik. Peneliti melakukan proses asuhan keperawatan dimulai dari pengkajian hingga evaluasi selama 3 hari. Hasil: Hasil didapatkan bahwa pasien mengeluhkan adanya kelemahan pada kaki dan tangan sebelah kanan saat melakukan aktivitas. Pasien memiliki riwayat hipertensi sejak 3 tahun yang lalu, serta jarang melakukan pemeriksaan. Tekanan darah 203/103 mmHg, nadi 97 kali per menit, irama nafas 20 kali per menit, dan suhu 36,9 0C. Bibir pucat, mukosa mulut kering. Diganosa medis tertulis pasien mengalami Stroke Non Hemoragik. Pemeriksaan ekstremitas didapatkan ektremitas kanan atas melemah nilai 2 dan ekstremitas kanan bawah melemah nilai 2, ekstremitas kiri atas dan bawah normal nilai 5 dan rentang gerak terbatas. Kesimpulan: Berdasarkan data yang didapatkan, pasien mengalami gangguan mobilitas fisik. Peneliti memberikan intervensi ROM selama tiga hari, serta mengajarkan dan menjelaskan kepada keluarga  terkait dengan ROM. Tindakan ROM selama 3 hari menunjukkan adanya perubahan terhadap nilai rentang dari pasien, sehingga dapat disimpulkan pemberian tindakan ROM efektif untuk mengatasi gangguan mobilitas fisik.
Co-Authors A Rizal Fadly Adiratna Sekar Siwi Adiratna Siwi Agun Pangestu Agung Permana Agustin, Triyana Aliefyansyah, Almayda Erris Aliya Permala Putri Amalia Diah Intan Pratiwi Amanda Sri Utari Amelia Andini Amiarti, Winda Amin Susanto ANANDA, YORDAN DISKA Andika Parnomo Putra Andini, Amelia Anggoro Saputri, Desta Anton Suhendro Arif Imam Hidayat Ariko, Richard Arni Nur R Arni Nur Rahmawati Astrid, Anggun Tri Astuti, Yuria Dwi Atun Raudotul Ma&#039;rifah Ayunika, Viqtanesya Baehaqi Christine Dyah Danang Tri Yudhono Debi Ari Setiawan Desta Anggoro Saputri Dewandana, Rizal Rizky Dwi ASTUTI Dwi Martyastuti, Ervita Dwi Novitasari Efendi, Muhamad Arif Eko Kurniawan, wasis Ernawati, Esti Farhani, Muhammad Fatih Fathyah, Vira Fatmawati, Putri Fitriana Ika dewi H, Yuli Dwi Heri Susanti, Indri Hikmanti, Arlyana IASA, ARUM ANINDIKA Ika Dewi, Fitriana Indah Susanti Indri Indri Heri Susanti Indri Heri Susanti Indri Heri Susanti, Indri Heri Islamudin, Syarif Febrian Junianto, Eko Wahyu Kaunang, Natasha Rachel Oeyanda Khofifah, Siti Konitasari, Rizky Rofiana Kristanto, Barlian Kurniawan, Wahyu Eko Kurniawan, Wasis Eko Laelly Rahmawati Lely Lusmilasari, Lely Lia Yuliana Made Suandika Madyo Maryoto Mamengko, Rullyana Puspitaningrum Maria Paulina Irma Susanti Mariah Ulfah Mariah Ulfah Marlinah, Pipit Alfia Martuti, Tri Martyastuti, Ervita Dwi Mesayu, Salma Fadzila Mila Dian Nur Milina Setianingsih Misto Misto Mudayana, Nico Murniati Murniati Mustofa, Adi Musyaffa, Almas Nanjar Widiastuti nasihhudin - - Nisa, Nailatun Nistiani, Desi Nuraeni, Novi Yulianti Nuriyah, Adinda Salma Pramesti Dewi Prastiwi, Farah Wahyu Priyana, Dwi Indri Priyo Suparyadi Purnomo, Safik Setya Putri, Diannike Rahmawati, Anglia Rahmaya Nova Handayani Rakhmawati, Arni Nur Ratna Mujiatun Ray Hannif Fadillah Refa Teja Muti Reni Dwi Setyaningsih Reni Dwi Setyaningsih Reni Dwi Setyaningsih Riska Yunia Burhanudin Riski Saputra Rochmat, Tri Rosi Kurnia Sugiharti Safik Setya Purnomo Salsa Dwi Ayuni Saputra, Yeli Saputri, Adelia Saputri, Amaliawati Saputri, Desta Anggoro Sekar Siwi, Adiratna Septiani, Febi Siti Haniyah Suci Khasanah Sugiharti, Rosi Kurnia Suhendro, Anton Sukmanіngtyaꜱ, Wіlіꜱ Sukmawati, Ida Dian Sunandar, Muhammad Aris Supriyanto, Azis Susanto, Amin Talitha, Yuliana Tammami, Zakiatu Tika Mutiyani Tophan Heri Wibowo Tri Martuti Trisula, Nabila Nasywa Nanda Triyastuti Triyastuti Tusa Fajri Isbaeti Tuti, Tuti Bhakti Umi ‘Aisyah Utami, Pambajeng Viny Lufiasari WASIS Wasis Eko Kurniawan Wenny Artanty Nisman, Wenny Artanty Widyanti, Sofia Wijayanti, Wili Indah Wilastri, Eti Wilis Sukmaningtyas Winahyu, Graytika Wirakhmi, Ikit Netra Yuda Muntaha Yudha, Shidqi Auliaa Yudono, Danang Tri Yunitasari, Dwi Teguh Yuris Tri Naili Zulfakhrizal, Zulfakhrizal