Claim Missing Document
Check
Articles

Peraturan di Tingkat Desa Legal? Antari, Putu Eva Ditayani; Utama, I Made Arya
Legal Spirit Vol 8, No 2 (2024): Legal Spirit
Publisher : Pascasarjana Ilmu Hukum, Universitas Widya Gama Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31328/ls.v8i2.5403

Abstract

Villages are stated to be the smallest government structure in Indonesia. A village is an area that has certain boundaries, as a legal community unit that has the right to regulate and manage the affairs of local communities based on their origins. Apart from that, the village government also has the authority to determine legislative products mentioned in village regulations. However, this form of legal regulation is not included in the hierarchy of legal regulations in Indonesia, and in practice it is rarely known by the public. Therefore, this research will focus on identifying the legality of the position of regulations in villages as part of the national legal and regulatory framework. The research method used is a normative legal research method which discusses the position and legality of regulations in the village based on applicable laws and regulations as primary legal material. Apart from that, the discussion is also complemented by secondary legal materials in the form of books and articles published in journals based on theories, concepts, as well as legal principles and adages. The research results show that the village government is the smallest unit in the government system in Indonesia. The village government, like other governments in the region, has the authority to regulate and manage its government affairs autonomously based on the division of affairs and rights according to the origins of the village. Regarding this authority, the village government has the authority to form village regulations and village head regulations. The status and legitimacy of village regulations and village head regulations are recognized as statutory regulations and have binding legal force as long as they are formed based on higher statutory regulations or based on their authority over the village's original rights.
Tindak Pidana Promosi Judi Online Melalui Media Sosial Utami, Putu Ananda Nadya; Antari, Putu Eva Ditayani
Legal Spirit Vol 8, No 2 (2024): Legal Spirit
Publisher : Pascasarjana Ilmu Hukum, Universitas Widya Gama Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31328/ls.v8i2.5237

Abstract

The promotion of online gambling via social media has had a negative impact due to technological advances. This prohibition is regulated by the ITE Law, and the criminal threats listed here are sufficient to prevent perpetrators from taking action. The formulation of the Panaliten's pitakonan iki includes types of criminal acts that are prosecuted by perpetrators of online gambling advertisements via social media and factors that contribute to the prosecution of perpetrators. The method of panaliten ingkang dipunginakaken high menika empiri kanthi analytical descriptive approach ingkang includes legal and factual perspectives. The findings of the Nedahaken Panaliten bilih type of offense of ingkang are punishable by perpetrators of online gambling promotion who are subject to adhedhasar, the threat of imprisonment and criminal punishment of ingkang and haraken wonten ing Article 45 paragraph (1) read in conjunction with Article 27 paragraph (2). This indicates that a prison sentence will be imposed enforcement by the Bali Police Special Crime Director involve resource constraints. humans, difficulties in collecting evidence and arresting perpetrators, server factors located in countries where gambling is legal, lack of public awareness and concern, and rapid technological advances
Upaya Peningkatan Kesadaran Masyarakat Tentang Pencegahan Tindak Pidana Melalui Penyuluhan Hukum Bersama Kejaksaan Negeri Denpasar Gadis, Gadis Penta Listaryadi; Eva Ditayani, Putu Eva Ditayani Antari
Jurnal Pelayanan dan Pengabdian Masyarakat (Pamas) Vol 8, No 3 (2024): Jurnal Pelayanan dan Pengabdian Masyarakat (PAMAS)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM Universitas Respati Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/pamas.v8i3.4510

Abstract

Pada zaman modern ini persoalan mengenai keamanan di negeri kita menjadi perhatian penting bagi masyarakat. Banyak kejahatan yang timbul di dunia nyata maupun dunia maya. Tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat adalah meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pencegahan tindak pidana. Kegiatan ini diadakan pada tanggal 4 Maret-5 Juni 2024. Metode Pengabdian Masyarakat adalah melalui penyuluhan hukum terhadap beberapa SMA, SMP di wilayah kota Denpasar. Upaya pencegahan yang dilakukan Kejaksaan Negeri Denpasar adalah penyuluhan hukum melalui program" Jaksa Masuk Sekolah" , "Jaksa Masuk Desa", "Jaksa Masuk Laut", dan secara online yaitu program"Jaksa Menyapa". Dengan adanya penyuluhan hukum dapat memberikan nilai positif bagi masyarakat yaitu masyarakat memahami upaya pencegahan suatu tindak pidana, menekan angka kriminalitas dan memahami peraturan perundang-undangan yang berlaku di Indonesia. Kata Kunci : Penyuluhan, pencegahan, pengabdian, kesadaran
PENYELESAIAN SENGKETA KREDIT MACET BAGI KRAMA TAMIU DI LEMBAGA PERKREDITAN DESA ADAT JIMBARAN Mahadewi, Kadek Julia; Wiguna, Made Oka Cahyadi; Antari, Putu Eva Ditayani; Dinata, Kadek Indra Prayoga
Repertorium: Jurnal Ilmiah Hukum Kenotariatan Vol 13, No 1 (2024): Mei 2024
Publisher : Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28946/rpt.v13i1.3639

Abstract

Pemberian  kredit  yang  dilakukan  lembaga  keuangan  di  indonesia  diperuntukan  untuk  masyaqrakat  dalam  pemenuhan  kebutuhan  masyarakat  dalam  melakukan  usaha  pengelolaan  akan  kehidupan. Lembaga Perkreditan Desa (LPD) merupakan lembaga keuangan mikro yang didirikan, dimiliki, dan dikelola oleh Desa Pakraman di Bali. LPD memiliki peran penting dalam mendukung pembangunan ekonomi masyarakat desa melalui penyediaan layanan simpan pinjam yang mudah diakses dan terjangkau.Keberadaan LPD  merupakan  sui  generis  dalam  kehidupan  masyarakat  bali  dengan  adanya  LPD  dapat melaksaanakan  ekonomi  yang  otonom,Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran mengenai penyelesaian sengketa kredit macet bagi Krama Tamiu di Lembaga Perkreditan Desa Adat Jimbaran. Lembaga Perkreditan Desa merupakan lembaga keuangan mikro yang dimiliki oleh Desa Adat untuk mensejahterakan masyarakat adat atas keberadaan dan pengaturannya dikhususkan sebagaimana tidak terikat dengan hukum nasional. Lembaga Perkreditan Desa menggunakan prinsip kehati-hatian namun Lembaga Perkreditan Desa terdapat permasalahan kredit macet dikarenakan tidak mengindahkan Pasal 7 ayat 1 Huruf C Peraturan Daerah Provinsi Bali Tentang Lembaga Perkreditan Desa. Peneliti merumuskan masalah yaitu: bagaimana penyelesaian sengketa kredit macet bagi Krama Tamiu di Lembaga Perkreditan Desa Adat Jimbaran ?Peneliti menggunakan metode penelitian hukum empiris dan analisis data kualitatif deskriptif. Penyelesaian kredit macet Krama Tamiu yaitu: pemantauan krama panguwub, relaksasi, rescheduling, restrukturisasi, sita jaminan, dan penghapusbukuan/penghapus tagihan selanjutnya dilalui penyelesaian kredit berupa negosiasi dan mediasi.
Assessing Institutional Effectiveness of Medical Rehabilitation Programs for Drug Addicts by the National Narcotics Agency Arsawati, Ni Nyoman Juwita; Antari, Putu Eva Ditayani; Anditya, Ariesta Wibisono
Nurani Hukum Vol 7, No 1 (2024): Justice, Equity, and Human Rights in the Globalized Era: Towards a Harmonized Le
Publisher : Fakultas Hukum Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51825/nhk.v7i1.21013

Abstract

Narcotics abuse is a very complicated matter in Indonesia, even become alert and dangerous. The government's effort to deal with drug addicts is to provide medical rehabilitation and social rehabilitation. The purpose of this study was to find out and analyze related to the provision of rehabilitation for narcotics addicts at the Badung Regency National Narcotics Agency. The research method that the writer uses is the empirical legal research method through the fact approach and the statute approach. The primary data source that the writer uses is interviews, while secondary data is in the form of laws and regulations, journals, and books. The author's research location is the Badung Regency National Narcotics Agency. The implementation of rehabilitation by National Narcotics Agency is an ongoing rehabilitation that is divided into two stages, namely the rehabilitation and post-rehabilitation processes. The functions and benefits of rehabilitation for narcotics addicts are recovery, productivity, and social functioning. However, facilities, and infrastructure are still not effective because National Narcotics Agency in every regency has not a special place for inpatient care and detoxification tools to medical rehabilitation.
Penggunaan Flyer Dalam Mengedukasi Masyarakat Desa Dangin Puri Kauh Mengenai Panduan Pencoblosan Pemilu 2024 Wicaksana, I Putu Bayu Andre; Haes, Putri Ekaresty; Sari, Putu Ratna Juwita; Saputra, I Gusti Ngurah Widya Hadi; Antari, Putu Eva Ditayani
DAS SEIN: Jurnal Pengabdian Hukum dan Humaniora (Journal of Legal Services and Humanities) Vol. 4 No. 2 2024
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33756/jds.v4i2.24647

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan di Desa Dangin Puri Kauh  bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang prosedur pemilihan dan tata cara pencoblosan yang sah dalam Pemilu 2024. Kegiatan ini dilaksanakan untuk mengatasi masalah tingginya jumlah suara tidak sah pada pemilu sebelumnya di Indonesia dengan menggunakan flyer sebagai alat komunikasi yang mudah diproduksi dan didistribusikan, serta mampu menyampaikan informasi secara sederhana. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan melalui tiga tahapan, yaitu observasi pendahuluan, pelaksanaan dan evaluasi kegiatan. Hasil dari kegiatan pengabdian ini menunjukkan bahwa pendekatan secara humanis yang dilakukan oleh team KPU ini berhasil meningkatkan pemahaman masyarakat tentang panduan pencoblosan dan mengurangi jumlah suara tidak sah. Kegiatan evaluasi dilakukan dengan membandingkan jumlah suara sah dan tidak sah dari rekapan KPPS Desa Dangin Puri Kauh, dengan harapan persentase suara tidak sah kurang dari 10%, di bawah persentase suara tidak sah Pemilu nasional sebelumnya. Lebih dari itu, kegiatan pengabdian ini juga menunjukkan bahwa strategi menggunakan flyer efektif dalam menurunkan jumlah suara tidak sah dan mampu meningkatkan partisipasi pemilih. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa pendekatan ini merupakan langkah yang efektif dalam mendukung proses demokrasi dan meningkatkan integritas pemilihan di tingkat lokal. The Use of Flyers to Educate the People of Dangin Puri Kauh Village on Voting Guidelines for the 2024 ElectionsAbstract: The community service activity carried out in Dangin Puri Kauh Village aims to increase the community's understanding of election procedures and procedures for valid voting in the 2024 Election. This activity was carried out to overcome the problem of the high number of invalid votes in the previous elections in Indonesia by using flyers as a tool. communication that is easy to produce and distribute, and is able to convey information simply. This service activity is carried out through three stages, namely preliminary observation, implementation and evaluation of activities. The results of this service activity show that the humanist approach taken by the KPU team was successful in increasing public understanding of voting guidelines and reducing the number of invalid votes. The evaluation activity was carried out by comparing the number of valid and invalid votes from the KPPS recap of Dangin Puri Kauh Village, with the hope that the percentage of invalid votes would be less than 10%, below the percentage of invalid votes in the previous national election. More than that, this service activity also shows that the strategy of using flyers is effective in reducing the number of invalid votes and is able to increase voter participation. Thus, it can be concluded that this approach is an effective step in supporting the democratic process and improving the integrity of elections at the local level.
KEWENANGAN DAN KEKUATAN HUKUM PUTUSAN YANG DIKELUARKAN OLEH KERTA DESA ADAT DI BALI Ditayani Antari, Putu Eva; Adnyana, I Kadek Budiadinata Satriatama
Refleksi Hukum: Jurnal Ilmu Hukum Vol. 7 No. 2 (2023): Refleksi Hukum: Jurnal Ilmu Hukum
Publisher : Universitas Kristen Satya Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24246/jrh.2023.v7.i2.p187-210

Abstract

Secara spesifik tulisan ini bertujuan untuk menganalisis pengaturan hukum adat di Bali, yaitu kewenangan kerta desa dalam menyelesaikan perkara adat dan kekuatan hukum putusan yang dikeluarkan oleh kerta desa adat dalam menangani perkara adat. Hasil kajian menunjukkan bahwa pengaturan hukum adat di Bali sendiri tertuang di dalam Perda Provinsi Bali No. 4 Tahun 2019 yang mewajibkan setiap desa adat memiliki awig-awig (aturan desa yang mengatur hak dan kewajiban krama desa adat) di Bali. Kewenangan kerta desa adat dalam menggelar peradilan adat dan menjatuhkan sanksi merupakan kewenangan yang langsung diberikan oleh peraturan perundang-undangan, yaitu termuat di dalam Perda Provinsi Bali. Kekuatan hukum putusan yang diberikan oleh kerta desa adat adalah mengikat dan final bagi setiap orang yang melanggar aturan desa adat.
PENDAMPINGAN PENYELESAIAN SENGKETA TANAH OLEH POS BANTUAN HUKUM (POSBAKUM) PERADI DI PENGADILAN NEGERI DENPASAR Antari, Putu Eva Ditayani; Farhansyach, Muhammad Daffa Figo
Jurnal Abdimas Bina Bangsa Vol. 5 No. 2 (2024): Jurnal Abdimas Bina Bangsa
Publisher : LPPM Universitas Bina Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46306/jabb.v5i2.1046

Abstract

Many Indonesian people experience land disputes, not only in rural areas but also in urban areas. The land disputes experienced include various fights over land rights, falsification of land deeds, or the existence of duplicate certificates. These problems are often resolved through non-litigation efforts, especially negotiation and mediation. People rarely take the litigation route to resolve land disputes because of the high court fees charged by the courts, and court decisions are considered not to be executory. Therefore, it is necessary to carry out assistance activities in resolving land disputes prodeo (free of charge) by the legal aid post at the district court. The activity method is carried out by means of preliminary studies and document studies related to land disputes. Next, observe land disputes that occur in district courts. Then, interviews are carried out with parties experiencing land disputes so that they can be assisted in the land dispute judicial process. As a result, people who experience land disputes can get a resolution through a court decision with free court fees (prodeo)
Sosialisasi Netralitas Tentara Nasional Indonesia, Kepolisian, dan Aparatur Sipil Negara dalam Penyelenggaraan Pemilu Tahun 2024 oleh Badan Pengawas Pemilu Provinsi Bali Antari, Putu Eva Ditayani; Haes, Putri Ekaresty; Saputra, I Gusti Ngurah Widya Hadi; Sari, Putu Ratna Juwita
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 4 (2024)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v5i4.10516

Abstract

Pemilihan umum merupakan kontestasi politik yang terjadi setiap 5 (lima) tahunan di Indonesia. Pelaksanaan pemilu dipergunakan sebagai sarana demokrasi masyarakat untuk turut serta dalam pemilihan umum di Indonesia dilaksanakan untuk memilih anggota legislatif dan eksekutif. Namun salah satu tantangan yang dialami penyelenggara pemilu adalah berkaitan dengan netralitas TNI, Kepolisian, dan ASN dalam proses pemilu baik dalam proses kampanye pelaksanaan maupun pelaporan hasil pemilihan umum oleh karena itu hal ini dapat ditunjukkan melalui hasil pengkajian terhadap netralitas ketiga lembaga tersebut pada pemilu 2019 di tingkat pemerintah daerah. Oleh karena itu badan pengawas Pemilu melakukan sosialisasi dengan mencegah pelanggaran netralitas dalam pelaksanaan Pemilihan Umum tahun 2004 kegiatan tersebut dilakukan dalam bentuk diskusi 2 (dua) arah antara perwakilan masing-masing instansi dan juga seluruh penyelenggara pemilu. Hasil sosialisasi menunjukkan dapat beragam jenis pelanggaran legalitas yang dilakukan oleh TNI, Kepolisian, dan ASN di Indonesia, antara lain ikut serta dalam kampanye menjadi anggota dari salah satu partai peserta kampanye dan alat peraga kampanye dan mensosialisasikan beserta Pemilu baik melalui media sosial
INTERPRETASI DEMOKRASI DALAM SISTEM MEKANIS TERBUKA PEMILIHAN UMUM DI INDONESIA Antari, Putu Eva Ditayani
Jurnal Panorama Hukum Vol 3 No 1 (2018): Juni
Publisher : Fakultas Hukum Universitas PGRI Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (685.472 KB) | DOI: 10.21067/jph.v3i1.2359

Abstract

General election is an important means for the state to ensure the implementation of a government that obtains the legitimacy of the people. In addition, the general election also aims to uphold democracy within sovereign states and ensure the implementation of the human rights of the citizens. Likewise in Indonesia, which periodically conducts general elections every 5 (five) years. General elections in Indonesia have undergone a shift from closed mechanical systems to open mechanical systems since 2004. This is influenced by the reforms that uphold the democracy and sovereignity, as well as respect for the political rights of citizens. The open mechanical system has variations since its use in 2004 to date, especially concerning the valid vote in the election. Therefore, this research will focus on analysing democracy that is being implemented in the election through open mechanical system, and various variations in open mechanical mechanical system in Indonesia. This research will be conducted by using normative research method by using primary legal materials in the form of laws governing the election, as well as secondary legal materials from various literature and scientific articles related to the problems discussed in the research. The results will be presented iin the form of problem description with analysis of the variety of open mechanical systems practiced in Indonesia. This study portrays the elections that are carried out honestly has manifested democracy and sovereignty of the people in the country. Furthermore there are various weaknesses of democratic interpretation in the variation of the implementation of open mechanical systems in elections in Indonesia.
Co-Authors Abdee Prasatya, Galang Adnyana, I Kadek Budiadinata Satriatama Anak Agung Ayu Intan Puspadewi Anak Agung Ayu Ngurah Sri Rahayu Gorda Anditya, Ariesta Wibisono Anggarini, Ni Kadek Listya Anindia Putri, Adinda Trisya Ari Rama, Bagus Gede Arsawati, Ni Nyoman Juwita Artami, Ida Ayu Ketut Budiana, I Nyoman Cahyani, Putu Rita Cakranegara, Pandu Adi Dananjaya, Made Adi Widhirestu Daparhita, Ida Bagus Agung Deta, Helena Cruisita Dewa Ayu Yeni Asmari Dewi Bunga Dewi Lestari, Ni Ketut Sucia Dewi, Ni Made Ari Sita Dinata, Kadek Indra Prayoga Ekaresty Haes, Putri Evirio Rahman, Royan Fadli, Moh. Farhansyach, Muhammad Daffa Figo Gadis, Gadis Penta Listaryadi Gawati, Veren Kris Gorda, A.A.A. Ngr Sri Rahayu Gorda, AAA Ngurah Tini Rusmini Gorda, AAA. Ngurah Tini Rusmini Gorda, Anak Agung Ayu Ngurah Tini Rusmini Himalaya, I Gede Oka I Gede Agus Kurniawan i gede suastika I Gusti Agung Ayu Mas Triwulandari I Gusti Ngurah Widya Hadi Saputra I Kadek Budiadinata Satriatama Adnyana I Kadek Budiadinata Satriatama Adnyana I Made Arya Utama I Made Wirya Darma I Putu Edi Rusmana I Putu Wahyu Yudha Negara Ida Ayu Devina Aishwarya Putri Suteja Ida Bagus Agung Daparhita Ida Bagus Bujangga Pidada Kastu Suardana Juwita Sari, Putu Ratna Kadek Januarsa Adi Sudharma Kadek Julia Mahadewi Komang Ayu Trisna Yanti Lessu, Milida Luh Putu Yeyen Karista Putri Made Oka Cahyadi Made Oka Cahyadi Wiguna Made Wahyu Chandra Satriana Mahendra, I Gede Rizal Mas Tri Wulandari, Ni Gusti Agung Ayu Merva Putri Salvia Mohammad Fadli Ni Gusti Agung Ayu Mas Triwulandari Ni Kadek Intan Wiradewi Ni Luh Made Ayu Nia Pradnya Paramitha Ni Nyoman Juwita Arsawati Ni Putu Sawitri Nandari Ni Wayan Diah Sukmadewi Nindi Lestari, Ni Kadek Nurlita Cahyani, Ni Kadek Dwi Prasada, Dewa Krisna Puspitasari, Ni Putu Intan Putra, Komang Satria Wibawa Putri Ekaresty Haes Putri, Kesari Pringga Juwita Sedana Putri, Luh Putu Yeyen Karista Putu Ratna Juwita Sari Putu Sherly Chandra Sasmitha Rama, Bagus Gede Ari Ratna Juwita Sari, Putu Riana Susmayanti Riana Susmayanti Rusmana, Putu Edi Sari, Putu Ratna Juwita Satriatama Adnyana, I Kadek Budiadinata Suherman, Annisa Aullia Sukadana, Dewa Ayu Putri Tunggul Ansari Setia Negara Usrinase, Yulius Utami, Ni Luh Febby Satya Utami, Putu Ananda Nadya Vaisile Moisa, Robert Wayan Ardita, I Wicaksana, I Putu Bayu Andre Widjana, Ni Putu Julietta Maheswari Putri