p-Index From 2021 - 2026
6.349
P-Index
This Author published in this journals
All Journal International Journal of Electrical and Computer Engineering Majalah Forum Teknik UGM JURNAL SISTEM INFORMASI Jurnal Perencanaan Wilayah dan Kota JURNAL TEKNOLOGI LINGKUNGAN Jurnal Ilmu Komunikasi Jurnal Teknosains Jurnal Arsitektur Geoplanning : Journal of Geomatics and Planning Gadjah Mada International Journal of Business Jurnal Tata Kota dan Daerah Journal of Regional and City Planning Record and Library Journal Jurnal Populasi The Indonesian Journal of Planning and Development Jurnal Tataloka Plano Madani : Jurnal Perencanaan Wilayah dan Kota Local Wisdom : Jurnal Ilmiah Kajian Kearifan Lokal Jurnal Penelitian dan Pengembangan Komunikasi dan Informatika Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik IJoICT (International Journal on Information and Communication Technology) Prosiding Seminar Nasional Inovasi Dalam Pengembangan SmartCity JURNAL PERSPEKTIF BEA DAN CUKAI Jurnal Sinar Manajemen Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi ARTEKS : Jurnal Teknik Arsitektur Syntax Literate: Jurnal Ilmiah Indonesia Journal of Regional and Rural Development Planning Jurnal Tata Kelola dan Akuntabilitas Keuangan Negara Jurnal Planoearth Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat UNSIQ STI Policy and Management Journal Region : Jurnal Pembangunan Wilayah dan Perencanaan Partisipatif Jurnal Litbang Sukowati : Media Penelitian dan Pengembangan REKA RUANG Desa-Kota : Jurnal Perencanaan Wilayah, Kota, dan Pemukiman Jurnal Perencanaan Pembangunan Geodika: Jurnal Kajian Ilmu dan Pendidikan Geografi Jurnal Riset Pembangunan : Media Hasil Penelitian dan Kajian Pembangunan Daerah Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ) Gadjah Mada Journal of Tourism Studies Jurnal Ilmu Administrasi: Media Pengembangan Ilmu dan Praktek Administrasi Indonesian Journal of Electrical Engineering and Computer Science Jurnal Aplikasi Teknologi Informasi dan Manajemen (JATIM) International Journal of Social Service and Research Interdisciplinary Social Studies Journal of Tourism Economics and Policy JOURNAL OF HUMANITIES, SOCIAL SCIENCES AND BUSINESS (JHSSB) Jurnal Administrasi Publik Jurnal Reksabumi: Journal of Urban , Regional, and, Environmental Planning Jurnal Perencanaan dan Pengembangan Kebijakan Eduvest - Journal of Universal Studies Ocean Engineering: Jurnal Ilmu Teknik dan Teknologi Maritim Jurnal Manusia dan Lingkungan Jurnal Ilmu Administrasi: Media Pengembangan Ilmu dan Praktek Administrasi Asian Journal of Social and Humanities Jurnal Desiminasi Teknologi ENDLESS : International Journal of Future Studies Jurnal Ilmiah Pariwisata Polit Journal
Claim Missing Document
Check
Articles

Tahapan Perkembangan Provinsi DKI Jakarta Menuju Smart City Tommy Kurnia; Achmad Djunaedi
TATALOKA Vol 22, No 4 (2020): Volume 22 No. 4, November 2020
Publisher : Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/tataloka.22.4.538-555

Abstract

The success of DKI Jakarta Province in implementing the concept of smart city has led DKI Jakarta Province to receive various awards both at national and international levels. This situation shows that its urban management is already well developed, even though DKI Jakarta Province is faced with various complex problems. Also, up to now in the literature there is no clear concept regarding the process of developing smart cities, especially in cities with national capital status. Therefore, this study aims to describe the stages of the development of the Province of DKI Jakarta towards smart city and identify what factors influence it. This research was conducted with a qualitative approach and exploratory case study method, while data were analyzed through time series analysis. The results of this study state that there are 4 stages in the development of DKI Jakarta Province towards smart cities, namely: phase 1 E-Government, phase 2 Open Data Government, stage 3 Underpinning Smart City and stage 4 Implementing Smart City. The stages starting from 2003 to 2018 involving the implementation of e-government, public information disclosure, the principle of good governance and starting the implementation of Smart City. The research identified 19 factors influencing the stages of the development of DKI Jakarta Province towards Smart City which is further divided into four categories of factors namely globalization, regional position, governance and stakeholder collaboration.
Kontroversi Eksistensi Kearifan Lokal dan Iklim Investasi di Kampung Bersejarah (Kasus : Kampung Luar Batang Jakarta) Popi Puspitasari; Achmad Djunaedi
Local Wisdom : Jurnal Ilmiah Kajian Kearifan Lokal Vol 1, No 1 (2009): November 2009
Publisher : University of Merdeka Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26905/lw.v1i1.1364

Abstract

Nilai kesejarahan makam keramat dan lokasi strategis teridentifikasi sebagai faktor pengaruh pada dinamika kehidupan sosial-ekonomi-budaya dan kearifan lokal di Kampung Luar Batang. Kedua faktor tersebut telah menjadi generator kegiatan ekonomi yang berkontribusi cukup signifikan pada pencaharian penduduk asli maupun pendatang dalam bentuk investasi jasa dan fisik ruang. Pelestarian adat sebagai dampak adanya makam keramat selain memperkuat image kampung juga sebagai sumber mata pencaharian baik bagi penduduk asli, penghuni pendatang dan para komuter. Sementara itu, lokasi strategis kampung mendorong intesifnya bisnis sewa/kontrak ruang, bangunan dan lahan serta sekaligus menjadi stimulan bagi merembaknya bisnis pelayanan jasa kebutuhan domestik. Fenomena migrasi penduduk asli ke luar kampung akibat bisnis investasi dan terjualnya sejumlah lahan kepada dunia usaha adalah merupakan gejala awal tergesernya pelestarian adat.Pedoman Penataan Bangunan dan Lingkungan sebagai terjemahan standar teoritis seringkali tidak mengacu pada konteks kearifan lokal yang real sehingga dalam perjalanan waktu yang panjang sebuah perumahan terencana kembali menjadi permukiman kumuh. Mengungkap kearifan lokal sebuah konteks kampung perkotaan adalah sebuah pembelajaran sehingga menjadi pertimbangan pada upaya revitalisasi atau penataan perumahan formal.
INFORMATION MANAGEMENT MODEL TOWARDS CONNECTED GOVERNMENT IN YOGYAKARTA SPECIAL PROVINCE Agung Harimurti; Achmad Djunaedi; Wahyudi Kumorotomo
Jurnal Penelitian dan Pengembangan Komunikasi dan Informatika Vol 6, No 1 (2015): JPPKI
Publisher : Puslitbang Literasi dan Profesi SDM Komunikasi dan Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The research is entitled “information management model towards connected government in Yogyakarta Special Province (Pemda DIY)”. The aim of the research is recommend the information model towards connected government concept in Pemda DIY. The study used a qualitative approach and soft system methogology (SSM). While data collection techniques used were depth interviews, observation, and foccus group discussion. The results indicate that information management in Pemda DIY govern sectoral each element and independently. The result contribution show that importance the GCIO and special unit for information manajement in public sector.Keywords: Information manajement, Modelling, Soft System Methodology, Connected Governmet
Tahap Pengembangan Smart Kampung di Desa Ketapang Kabupaten Banyuwangi Vincentius Paulinus Baru; Achmad Djunaedi; Yori Herwangi
Jurnal Planoearth Vol 4, No 2: Agustus 2019
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (906.616 KB) | DOI: 10.31764/jpe.v4i2.1000

Abstract

Smart village merupakan sebuah konsep yang baru berkembang di dunia dan menjadi fenomena baru digunakan untuk menyelesaikan berbagai permasalahan di desa. Desa Ketapang merupakan salah satu desa di kabupaten Banyuwangi yang telah berhasil mengadopsi konsep ini untuk dikembangkan di wilayah mereka. Dalam penerapannya berhasil digunakan untuk mengatasi berbagai permasalahan yang terjadi di desa. Untuk itu perlu dilakukan penelitian untuk menjelasakan tahapan pengembangan dan faktor-faktor apa saja yang berpengaruh dalam pengembangan konsep ini sehingga berhasil. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus eksploratif berbekal sedikit teori dan mengeksplorasi kasus dilapangan. Hasil dari penelitian ini, tahapan perkembangan smart village terdiri dari empat tahap yaitu tahapan persiapan (2011-2015), tahapan pelaksanaan (Akhir 2015-2016), tahap pengembangan (2017-2018) dan tahap monitoring dan evaluasi. Program kegiatan yang dilakukan dalam tahap persiapan terdiri dari pembangunan infrastruktur TIK dan pengembangan aplikasi layanan, penyiapan sumber daya aparatur pemerintah dan pengembangan komunitas masyarakat.Faktor-faktor yang berpengaruh dalam tahapan pengembangan smart kampung antara lain faktor kepemimpinan, teknologi, dukungan warga dan alokasi anggaran. Abstract: Smart village is a concept that has just developed in the world and has become a new phenomenon used to solve various problems in the village. Ketapang Village is one of the villages in Banyuwangi district that has successfully adopted this concept to be developed in their area. In its implementation, it was successfully used to overcome various problems that occurred in the village. For this reason, research is needed to explain the stages of development and what factors are influential in developing this concept so that it works. This study uses a qualitative approach with explorative case study methods armed with little theory and explores cases in the field. The results of this study, the stages of development of smart village consist of four stages, namely the preparation stage (2011-2015), the implementation stage (End of 2015-2016), the development stage (2017-2018) and the monitoring and evaluation stages. Factors that influence the stages of smart village development include leadership, technology, citizen support, and budget allocations.The phases of the village smart development of Ketapang consist of the preparation stage (2011- 2015), the stage of implementation (2015-2016), the development stage (2017-2018), and the Monitoring and evaluation stage (in each year). The Program activities conducted in the preparatory phase consist of ICT infrastructure development and Service application development, government apparatus resource preparation and community development.
Utilization of Information Technology in Processing for Annual Regional Development Planning in Kulonprogo Regency Tria Anggita Hafsari; Achmad Djunaedi; Agam Marsoyo
Jurnal Perencanaan Pembangunan: The Indonesian Journal of Development Planning Vol. 4 No. 3 (2020): September 2020
Publisher : Ministry of National Development Planning Republic of Indonesia/Bappenas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36574/jpp.v4i3.129

Abstract

The development of information and communication technology also plays a role in the development planning process. RKPD of Regency/City was one of the most practical plans that were implemented every year in each region. Since 2016, the process for drafting the RKPD in Kulon Progo Regency has begun to utilize TIK by used the RencanaKU application. This then motivates the research with the aim for describing the use of information technology in the RKPD preparation process and identifying the factors that influence the use of information technology in the RKPD preparation process at Kulon Progo Regency. The research method was a qualitative design approach with a case study method. Data collection techniques used observation, interviews, and secondary data. Data analysis was performed using pattern matching, data triangulation, and inductive analysis. The results of this study formulated two findings. First, in the formulation RKPD at Kulon Progo Regency, not all stages in the arrangement of RKPD utilize information technology through the RencanaKU application. The role of technology in the preparation of the Kulon Progo RKPD as a planning support system was to facilitate the collectivity of RKP reports from interested parties to the RKPD (BAPPEDA) organizer for later compilation and data verification. Second, it was found several components that influenced the RKPD preparation by the RencanaKU application namely time, consistency, and transparency. These influential factors can be the basis for providing related policy recommendations.
Kearifan Kaenbaun sebagai dasar konseptual pada tata spasial arsitektur permukiman suku Dawan di desa Kaenbaun Yohanes Djarot Purbadi; Achmad Djunaedi; Sudaryono
ARTEKS : Jurnal Teknik Arsitektur Vol 3 No 2 (2019): ARTEKS : Jurnal Teknik Arsitektur | Januari 2019 ~ Juni 2019
Publisher : Program Studi Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Katolik Widya Mandira

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (301.596 KB) | DOI: 10.30822/arteks.v3i2.71

Abstract

The Research based on an intercultural contact approach is significant to study the traditional settlements and to support the preservation of local culture-based architecture in Indonesia. The Kaenbaun village inhabited by Dawan tribes is a vernacular village and organized based on local resources (physical-natural, technological, economic, social and cultural) fully. It is believed that even the ancestral spirits were involved in structuring settlements and the process of village life. The Kaenbaun's culture is a mixture of Dawan culture and the faith and dogma of the Catholic church which form Kaenbaun's wisdom and underlie the behavior of citizens and the spatial layout of Kaenbaun's settlements. The study was conducted by using field observation guided by Husserlian phenomenological paradigm. The data were processed based on inductive-qualitative thinking by using the field notes taken from field research activities in 2004 to 2010. Data were also supplemented by actual information gathered in 2010-2018 through digital media. The result showed that the local wisdom of Kaenbaun (Kaenbaun's wisdom) emerged from the Dawan culture with the acculturation of Catholic faith and dogma becoming a guideline for the behavior of citizens and the spatial structure of the Kaenbaun village settlement architecture. The Kaenbaun's wisdom is the concept of Kaenbaun's ideal life where humans live in harmony with their fellow humans, harmony with nature, blessed by their ancestors and blessed by God. © 2019 Yohanes Djarot Purbadi, Achmad Djunaedi, Sudaryono
Ketersediaan Data dalam Mendukung Smart City Readiness di Kota Surakarta Miraeki Herawati; Achmad Djunaedi
Journal of Regional and Rural Development Planning (Jurnal Perencanaan Pembangunan Wilayah dan Perdesaan) Vol. 4 No. 1 (2020): Journal of Regional and Rural Development Planning (Jurnal Perencanaan Pembangu
Publisher : P4W LPPM IPB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (124.577 KB) | DOI: 10.29244/jp2wd.2020.4.1.63-73

Abstract

Data Availability in Supporting Smart City Readiness in Surakarta City The smart city concept is one of the developing concepts in overcoming various urban problems. The concept must be supported by mature implementation guidelines. The preparation of smart city guidelines is based on the readiness of each region. The readiness measurement is carried out with smart city readiness measurements that have been developed by several experts. This study will use compilation of several smart city readiness measurement models to measure smart city readiness in Surakarta City, in order to understand data required and available in Surakarta City Government, data required and available outside Surakarta City Government, and data required but not yet provided by both the City Government and other agencies. The method used in this study is case study with a qualitative approach. Measurement results show that the availability of data and the quality of available data in Surakarta City is quite good. This shows that Surakarta City is ready to develop the smart city concept to overcome various city problems faced.
PENILAIAN KUALITAS RUANG TERBUKA PUBLIK UNTUK LIVABILITAS MASYARAKAT DISEKITARNYA MELALUI PERSEPSI PENGGUNA : STUDI KASUS KOTA MAGELANG, INDONESIA Sri Purwanti; Achmad Djunaedi; Wanglin Yan
REKA RUANG Vol 1 No 2 (2018): Reka Ruang
Publisher : Institut Teknologi Nasional Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33579/rkr.v1i2.1076

Abstract

Taman merupakan salah satu bentuk ruang terbuka publik yang memiliki peran penting di daerah perkotaan dalam rangka penyediaan layanan ekologis untuk penduduk. Taman adalah fasilitas penting yang mendorong kelayakan hidup perkotaan. Liveability berarti kualitas hidup yang dialami oleh penduduk suatu lingkungan melalui berbagai layanan / fasilitas yang ditawarkan oleh kota dan kondisi yang membuat mereka nyaman tinggal di sana. Masyarakat cenderung berkunjung ketaman private, taman berbayar, dan tempat hiburan komersil lainnya dan kurang memperhatikan taman publik yang ada disekitarnya untuk dapat dimanfaatkan secara optimal untuk kegiatan fisik dan sosial. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi faktor utama yang mempengaruhi persepsi masyarakat tentang taman di Kota Magelang. Hal ini dimaksudkan untuk mengetahui kualitas taman dalam hal liveability. Untuk mendapatkan informasi yang berkaitan dengan persepsi penduduk ditaman, maka dilakukan observasi, wawancara dengan para pemangku kepentingan dan kuesioner dengan sampel 158 rumah tangga disekitar 3 taman sebagai studi kasus dengan radius 0 – 150 m dari taman. Berdasarkan bentuk / tipologi, 2 taman adalah taman berbentuk kantong, dan satu taman adalah taman memanjang. Berdasarkan lokasi 2 taman diletakkan di dekat jalan utama dan satu taman yang terletak di tengah kawasan pemukiman. Analisis deskriptive digunakan untuk menganalisis faktor – faktor yang mendukung dan menghambat masyarakat untuk berkunjung ketaman. Berdasarkan studi kasus ini, bentuk dan lokasi yang berbeda memiliki pengaruh terhadap minat responden sebagaimana Usia, Gender, Pendidikan, dan Pekerjaan Orang Dewasa yang berbeda juga mempengaruhi preferensi responden.Kata Kunci : ruang terbuka publik; kualitas taman; persepsi pengguna taman; kelayakan hidup komunitas.
Eksplorasi Beberapa Alternatif Metode Penelitian Daring Untuk Bidang Perencanaan Wilayah dan Kota Achmad Djunaedi
REKA RUANG Vol 4 No 2 (2021): Reka Ruang
Publisher : Institut Teknologi Nasional Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33579/rkr.v4i2.2297

Abstract

Research conducted online has long been practiced and many research methods have been developed for it. But the current pandemic has prompted more research to be done online; also included in the area of ​​urban and regional planning (PWK). This research seeks to assist PWK students in conducting online research, by introducing various online research methods, as well as ways to convert offline research proposals to online research. Because many pieces of research in the field of PWK are related to location, spatial, and physical areas, some of these studies are quite difficult to do online, but there are still many kinds of online data collection methods that can be utilized. However, online research also opens up new opportunities that were previously difficult (when using offline research methods) to do, including analysis of digital documents collected online, as well as a wider geographic coverage because data collection is done online, there is no need to visit locations.
Bentuk Keterkaitan Masterplan Smart City Dengan Rencana Tata Ruang Wilayah di Kota Pekalongan dan Semarang Marisa Aprilia; Achmad Djunaedi
Geodika: Jurnal Kajian Ilmu dan Pendidikan Geografi Vol 6, No 1 (2022): Juni 2022
Publisher : Program Studi Pendidikan Geografi Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/geodika.v6i1.5455

Abstract

rencana pembangunan kota dalam hal ini masterplan smart city idealnya perlu disinkronkan dengan rencana tata ruang agar pelaksanaan pembangunan berjalan harmonis dengan pemanfaatan ruang, namun kenyataannya penyelarasan antara masterplan smart city dengan rencana tata ruang belum optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menemukan bentuk keterkaitan antara masterplan smart city dengan RTRW dan faktor‒faktor yang mempengaruhi keterkaitan keduanya. Penelitian ini dilakukan pada Kota Semarang dan Pekalongan dengan jenis data kualitatif, menggunakan alur pemikiran induktif kualitatif, dengan teknik pengumpulan dan eksplorasi data sekunder melalui studi dokumen, serta teknik wawancara narasumber dengan pihak yang terlibat dalam penyusunan masterplan smart city. Temuan penelitian memperlihatkan bahwa keterkaitan antara masterplan smart city dengan RTRW terdapat hampir di seluruh dimensi smart city, yaitu smart living, smart branding, smart economy, smart environment dan smart society. Dimensi tersebut memiliki keterkaitan dengan kebijakan dan strategi penataan ruang RTRW. Faktor yang mempengaruhi keterkaitan keduanya yaitu proses penyusunan masterplan smart city, sinkronisasi dokumen perencanaan, kelembagaan, kontribusi dan kapasitas SDM, evaluasi dan revisi masterplan smart city, dan pendanaan. 
Co-Authors a hidayat kaisar pais Agam Marsoyo, Agam Agung Harimurti Agus Heruanto Hadna Agus Heruanto Hadna Agus Heruanto Hadna Agus Heruanto Hadna Agustin, Ina Ahmad Maryudi Ahmad Romadhoni Surya Putra Ahmad Sarwadi, Ahmad Amin Bahtiar Ardiyan Rofiq Mulyana ARDIYANTO Antonius Arief Kurniawan Arief Seno Nugroho A’ang Subiyakto B.Hari Wibisono Bakti Setiawan Bakti Setiawan Budiansyah, Andi Budiansyah, Andi Cahyadani, Lestyanto Cahyadi, Dian Cahyawan, Robby Chairullah Citra, Novie Panda Colleena, Marry Darwin, Muhadjir M. Deva Fosterharoldas Swasto Dewanti Dewanti Dewi Haryani Susilastuti, Dewi Haryani Dimas Wihardyanto DJADMIKA Adi Djoko Suryo Djoko Suryo Dwi Cahyani, Maulidia Dwi Purnomo Dwi Purnomo DWI SURYANTO Edi Purwanto Elvi Fetrina Elviaty Helinda Tauran Faristasari, Selvi Fitri Noviyanti Fitri Nugraheni Fitrianti, Rachma Hadi Wahyono Hadi Wahyono Hargo Utomo Harmaen Heddy Shri Ahimsa Putra Heri Hermanto I Made Suartika IBNU SANI IKAPUTRA Suryabrata Ilmi Afrizal Rachim Ina Agustin INA HELENA AGUSTINA Irfan Aufar Azmi Irsyad Adhi Waskita Hutama ISHAK KADIR Iskandar, Doddy Aditya Isti Andini Itrinna Fajar Jogiyanto Hartono K Korlena Keban Yeremias, Torontuan Koko Heru Satmoko Korlena Korlena Kulsum, Farah Aida Ilmiatul Kusuma Adi Achmad Kusuma Adi Achmad Kusumawardhani, Dwininda Leksono Probosubanu Leksono Subanu Leksono Subanu, Leksono Lukito Edi Nugroho Mardhani Riasetiawan Marisa Aprilia Maulidia Dwi Cahyani Mochamad Asryl Aziz Muhammad Akbar Muhammad Syafiq Muhammad Yudha Faizal Naning Aranti Wessiani Nunuk Dwi Retnandari Nurhasan Ismail Pande Made Kutanegara Popi Puspitasari Popi Puspitasari Popi Puspitasari Rachim, Ilmi Afrizal Ratminto RATMINTO, RATMINTO Ridhwan Adhikersa Rizki Wijaya Rudy Hartanto S Sudaryono Samuel Umbu Nday Satria Aji Imawan Septian Andi Prasetyo Sigit Nugroho Siti Malkhamah Sofiyah Sri Purwanti Suastiwi Suastiwi Subarsono , Agustinus Subarsono, Agustinus Sudaryono Sudaryono Sudaryono . Sudaryono S Sudaryono Sastrosasmito Sudaryono Sastrosasmito, Sudaryono Sudaryono Sudaryono Sudaryono Sudaryono Suryanto . Suryanto ., Suryanto Syafaat Ali Akbar Tauran, Elviaty Helinda Tommy Kurnia Tria Anggita Hafsari Vincentius Paulinus Baru Wahyudi Kumorotomo Wahyudi Kumorotomo Wahyudi Kumorotomo Wahyuni Reksoatmodjo Wahyuni Reksoatmodjo Wanglin Yan Widyawan Wijaya, Andhika Pratama Tirta Wijaya, Rizki Yohanes Djarot Purbadi, Yohanes Djarot Yori Herwangi, Yori Yoyok W. Subroto Yoyok W. Subroto, Yoyok W.