Claim Missing Document
Check
Articles

PERIKANAN PUKAT UDANG DI KABUPATEN MUKOMUKO YANG BERBASIS DI PANGKALAN PENDARATAN IKAN PASAR BANTAL Erizal, Arief; Wiyono, Eko Sri; Zulkarnain; Taurusman, Am Azbas
Jurnal Penelitian Perikanan Laut (Albacore) Vol 8 No 1 (2024): Albacore
Publisher : Departemen PSP IPB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/core.8.1.023-034

Abstract

Pukat udang di perairan Mukomuko mulai digunakan sejak tahun 1980-an. Sejak saat itu nelayan biasa menggunakan alat tangkap tersebut untuk menangkap udang. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan unit penangkapan dan daerah penangkapan udang di Kabupaten Mukomuko yang berbasis Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) Pasar Bantal. Metode penelitian yang dilakukan adalah observasi dan wawancara dengan nelayan. Materi penelitian meliputi kapal penangkapan, metode pengoperasian alat tangkap, perlengkapan penangkapan, daerah penangkapan dan jenis udang target tangkapan, serta non targetnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kapal yang digunakan oleh nelayan penangkap udang di perairan Mukomuko yaitu kapal motor berukuran 6 GT dengan menggunakan mesin diesel berukuran 30 PK yang diletakkan di bagian inboard kapal. Ukuran kapal yang digunakan oleh nelayan penangkap udang yaitu dengan panjang 10 meter, lebar 2,5 meter dan tinggi 1,1 meter. Kontruksi pukat udang terdiri dari ikatan tali kantong, kantong, badan, sayap, tali ris atas, tali ris bawah, pelampung, pemberat, besi, rantai, papan pembuka dan tali penarik. Adapaun proses pengoperasiannya terdiri dari setting, towing dan hauling. Hasil tangkapan utamanya yaitu udang jerbung (Penaeus merguiensis), udang krosok (Parapenaeopsis sp), udang dogol (Metapenaeus ensis), dan udang jambu (Metapenaeus dobsoni), di samping banyaknya bycatch dan tangkapan yang dibuang (discarded). Perlu upaya pengendalian alat tangkap pukat udang agar tidak mengancam keberlanjutan sumberdaya udang di lokasi ini Kata Kunci: Kabupaten Mukomuko, perikanan udang, PPI Pasar Bantal, pukat udang.
LANDING STRATEGY OF SQUIDS FROZEN IN MUARA ANGKE FISHING PORT, JAKARTA Hutagalung, Revica Rosye; Wiyono, Eko Sri; Simbolon, Domu; Muninggar, Retno
Jurnal Penelitian Perikanan Laut (Albacore) Vol 9 No 1 (2025): Albacore
Publisher : Departemen PSP IPB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/core.9.1.063-072

Abstract

One of the biggest commodities in PPN Muara Angke is squid. The condition of Muara Angke port has a floor with black puddles and a bad smell. The unloading workers do not use boots and afron when unloading. Smoking behavior of unloading workers is still found at the frozen squid landing site. The study used a quantitative descriptive analysis approach and SWOT analysis in analyzing the landing of frozen squid at PPN Muara Angke. The results showed that the handling of frozen squid at PPN Muara Angke offers a comprehensive view of the internal and external factors that influence the frozen squid handling activities at Muara Angke fishing port. Responding to these conditions requires an integrated strategy of internal strengths and external opportunities, as well as addressing internal weaknesses to overcome external threats. For example, by optimizing the unloading porters' ability to understand frozen squid quality standards, establishing partnerships with the fishery product processing industry, and strengthening the implementation of SOPs and supervision. Thus, it is expected that these strategies can improve the competitiveness and efficiency of frozen squid handling at PPN Muara Angke, as well as maintain product quality and operational sustainability. Key words: frozen squid, handling, Muara Angke Fishing Port, SWOT
CLEAN PRODUCTION TECHNIQUES IN HANDLING REMAINS AND WASTE COMPONENTS OF FISHERY ACTIVITIES AT KUTARAJA FISHING PORT, ACEH Putra, Demo Buana; Mustaruddin; Puspito, Gondo; Wiyono, Eko Sri; Baskoro, Mulyono S.; Zulkarnain
Jurnal Penelitian Perikanan Laut (Albacore) Vol 9 No 1 (2025): Albacore
Publisher : Departemen PSP IPB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/core.9.1.091-101

Abstract

Kutaraja Ocean Fishing Port (OFP) is the center of capture fisheries activities that supplies the largest sea fish in Aceh Province. However, the burden of discarded residual components and waste that was formed tends to increase to disrupt port operations. The study aimed to 1. determine critical activities of waste formation, and 2. develop clean production techniques for handling residual components and waste from fisheries activities at Kutaraja OFP. The research method consisted of a descriptive method, a pollution prevention approach model, and a weighted portion analysis. The critical points for the formation of residual components and waste were fish unloading at pier 1 (old pier), fish auction places 1-3, supply kiosks, and food stalls. Clean production techniques for handling residual components and waste in fish handling were 1. Refine, using freezer cooling technology on ships, and 2. Reduce, reducing rinsing by providing hygienic containers or places for fish. For handling the remaining components and waste scattered in the port were 1. Refine, repair the channels and waste water reservoirs, and 2. Recycle, recycle organic waste into fertilizer that can be used for greening in the Kutaraja OFP area. Keywords: fisheries, fishing industry, ports, residual components, waste
UTILIZATION STATUS OF RAINBOW PRAWN (Parapenaeopsis stylifera) RESOURCE IN MUKOMUKO WATERS, BENGKULU Erisal, Arief; Wiyono, Eko Sri; Zulkarnain, Zulkarnain; Taurusman, Azbas
Jurnal Penelitian Perikanan Indonesia Vol 30, No 4 (2024): (Desember 2024)
Publisher : Politeknik Kelautan dan Perikanan Karawang, BRSDM KP.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15578/jppi.30.4.2024.210-219

Abstract

Shrimp resources in Mukomuko waters have been exploited by minitrawl since the 1980s.  High fishing pressure has been reported due to intensive trawling in a relatively small fishing area. Appropriate management measures are needed to maintain the sustainability of the shrimp resource. The aim of this study was to assess the exploitation status of the shrimp (Parapenaeopsis stylifera) as a basic information for sustainable shrimp management.  A simple random sampling technique was used to sample the shrimp. The results showed that female shrimp dominated the catch of kiddy shrimp in Mukomuko waters. The growth pattern of kiddy shrimp showed a negative allometric pattern.  The gonadal maturity level (GML/TKG) of kiddy shrimp was dominated by TKG II and TKG III categories.  The value of fishing mortality (F) for the growth parameters of Kiddy shrimp was higher than natural mortality (M). The exploitation rate (E) of Kiddy shrimp was 0.78. The SPR value of kiddy shrimp was 0.21 or 21% moderate or close to overexploitation.  This study recommends three management options: replacing shrimp trawls with environmentally friendly fishing gear, opening and closing fishing areas and seasons, and reducing fishing effort.
KLASTERISASI ARMADA PERIKANAN SKALA KECIL DI PULAU KEI KECIL BAGIAN TIMUR, KEPULAUAN KEI Wiyono, Eko Sri; Baskoro, Mulyono S.; Riyanto, Mochammad; Picaulima, Simon
Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis Vol. 12 No. 3 (2020): Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis
Publisher : Department of Marine Science and Technology, Faculty of Fisheries and Marine Science, IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jitkt.v12i3.31974

Abstract

Kebijakan dan regulasi dengan sifat armada perikanan skala kecil yang multispesies dan multigear dapat menyebabkan terjadinya penurunan hasil tangkapan di setiap daerah penangkapan ikan. Klasterisasi armada perikanan dapat memberikan informasi yang lebih efektif dan efisien untuk tindakan pengelolaan. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi klasterisasi armada perikanan skala kecil berdasarkan kemiripan hasil tangkapan, pendapatan dan biaya operasional. Metode penelitian menggunakan metode survei, penentuan responden dengan teknik purposive sampling. Analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif dan Square Euclidean Distance. Hasil penelitian mendapatkan hasil tangkapan, pendapatan dan biaya operasional tertinggi pada musim barat dan pancaroba 1 adalah armada purse seine, musim timur dan pancaroba 2 adalah armada bagan, sedangkan terendah pada musim barat sampai pancaroba 2 adalah armada gillnet hanyut. Secara umum pada musim barat terdapat 3 kelompok klaster besar, musim pancaroba 1 terdapat 2 kelompok klaster besar, musim timur terdapat 3 kelompok klaster besar, musim pancaroba 2 terdapat 4 kelompok klaster besar. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa klasterisasi yang terjadi dalam setiap musim dipengaruhi oleh hasil tangkapan, pendapatan dan biaya operasional. Jumlah dan struktur klasterisasi armada perikanan skala kecil selalu berubah dalam setiap musim.
Kebijakan Optimalisasi PNBP Pelabuhan Perikanan Berbasis Indeks Komposit Mariana, Mariana; Mulatsih, Sri; Wiyono, Eko Sri
Jurnal Kebijakan Sosial Ekonomi Kelautan dan Perikanan Vol 15, No 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Balai Besar Riset Sosial Ekonomi Kelautan dan Perikanan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15578/jksekp.v15i2.16576

Abstract

Penelitian ini menilai kontribusi pelabuhan perikanan terhadap penerimaan negara bukan pajak (PNBP) perikanan tangkap pascaproduksi dengan pendekatan indeks komposit. Data sekunder tahun 2023 dari Kementerian Kelautan dan Perikanan dianalisis menggunakan Principal Component Analysis (PCA) untuk memilih indikator penting dan menentukan bobot dimensi. Hasil penelitian menunjukkan dimensi ekonomi dan sarana prasarana paling berpengaruh dalam meningkatkan produktivitas dan nilai ekonomi, sedangkan kelembagaan berperan besar dalam memastikan tata kelola PNBP berjalan efektif. Dimensi lingkungan masih perlu diperkuat agar pelabuhan berfungsi tidak hanya sebagai pusat ekonomi, tetapi juga sebagai penjaga keberlanjutan sumber daya ikan. PPS Nizam Zachman Jakarta memperoleh skor indeks komposit tertinggi (0,892), menegaskan potensinya sebagai model percontohan kebijakan. Rekomendasi kebijakan menekankan investasi pada fasilitas inti, penguatan tata kelola kelembagaan, serta integrasi aspek lingkungan ke dalam evaluasi berbasis indeks. Dengan demikian, indeks komposit tidak hanya menjadi alat ukur objektif, tetapi juga panduan strategis untuk mengoptimalkan kontribusi pelabuhan perikanan terhadap PNBP pascaproduksi secara berkelanjutan.Title: Policy on Optimizing Fishery Port Non-Tax State Revenue Based on A Composite Index This study assesses the contribution of fishing ports to Non-Tax State Revenue (PNBP) from post-production capture fisheries using a composite index approach. Secondary data from 2023, provided by the Ministry of Marine Affairs and Fisheries, were analyzed with Principal Component Analysis (PCA) to select key indicators and assign dimension weights. The findings reveal that economic and infrastructure dimensions have the greatest impact on productivity and value creation, while institutional governance ensures effective PNBP implementation. The environmental dimension requires strengthening so that ports can act not only as economic hubs but also as stewards of fishery resources. The Nizam Zachman Jakarta Oceanic Fishing Port achieved the highest composite index score (0.892), highlighting its role as a policy model. Policy recommendations focus on investing in core facilities, reinforcing governance, and integrating environmental aspects into index-based evaluations. Thus, the composite index serves both as an objective measurement tool and a strategic guide to optimize the sustainable contribution of fishing ports to post-production PNBP.
PENILAIAN MUTU DAN STRATEGI PENINGKATAN KUALITAS IKAN CAKALANG (Katsuwonus pelamis) PADA KAPAL PASCA PRODUKSI DI PELABUHAN PERIKANAN NUSANTARA PALABUHANRATU Utari, Retno Dwi; Wiyono, Eko Sri; Anwar, Kasful
Buletin Jalanidhitah Sarva Jivitam Vol 7, No 2 (2025): September 2025
Publisher : POLITEKNIK AHLI USAHA PERIKANAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15578/bjsj.v7i2.17026

Abstract

Penilaian mutu ikan merupakan tahap penting untuk menjamin kelayakan konsumsi dan nilai jual hasil tangkapan. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi mutu ikan cakalang (Katsuwonus pelamis) pada kapal pascaproduksi di Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Palabuhanratu berdasarkan parameter organoleptik, fisik, dan penanganan pascapanen. Metode yang digunakan meliputi observasi, wawancara dengan awak kapal, pengambilan sampel ikan, serta pengujian mutu menggunakan Standar Nasional Indonesia (SNI) 4110:2020. Parameter yang dinilai mencakup kenampakan, tingkat pengeringan, perubahan warna, kondisi fisik ikan beku, dan kualitas visual. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar ikan cakalang memiliki mutu baik dengan nilai organoleptik rata-rata 7–8 (skala 1–9). Variasi mutu dipengaruhi oleh durasi penangkapan, metode pendinginan di kapal, serta kebersihan wadah penyimpanan. Kelemahan yang ditemukan adalah belum optimalnya penerapan SOP penanganan, keterbatasan pelatihan awak kapal dalam pengoperasian Air Blast Freezer (ABF), serta fluktuasi suhu ruang penyimpanan yang sering melebihi standar SNI yaitu diatas –18 °C, sehingga berpotensi menurunkan kualitas ikan beku. Secara umum, mutu ikan cakalang di PPN Palabuhanratu masih layak konsumsi dengan potensi nilai jual tinggi. Namun, peningkatan konsistensi penanganan pascaproduksi, implementasi teknologi pendinginan optimal, serta pelatihan berkelanjutan sangat diperlukan untuk menjaga mutu. Selain itu, penerapan SOP berbasis mutu dan pengendalian rantai dingin yang ketat menjadi kunci dalam mempertahankan kualitas ikan sekaligus mendukung nilai jual yang kompetitif.
Influence of the environmental challenges on the resilience of purse seine fisherman in Kutaraja oceanic fishing port, Banda Aceh Jasnur Syahputra; Sugeng Hari Wisudo; Eko Sri Wiyono; Mustaruddin Mustaruddin
Depik Vol 14, No 2 (2025): JUNE 2025
Publisher : Faculty of Marine and Fisheries, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.13170/depik.14.2.46231

Abstract

Purse seine fishermen in Kutaraja Oceanic Fishing Port, Banda Aceh, face various socio-economic and environmental challenges that affect the sustainability of their fishing activities. This study aims to identify and analyze the factors influencing the resilience of these fishermen in facing such challenges. A quantitative approach was employed through a survey method, and data were collected from 100 purse seine fishermen using structured questionnaires. The data were analyzed using descriptive and inferential statistics with multiple linear regression models. The findings show that income and social support significantly affect fishermens resilience, with p-values of 0.002 and 0.015 (p 0.05), respectively. Meanwhile, education and environmental conditions have less influence, indicated by p-values of 0.089 and 0.122 (p 0.05). The coefficient of determination (R) is 0.68, suggesting that 68% of the variance in fishermens resilience can be explained by these four variables. The practical implications of this research highlight the importance of empowering fishermen through enhanced access to education, skills training, and social infrastructure development to strengthen their resilience in dealing with environmental and economic changes in the fisheries sector. The study concludes that economic and social support systems are key drivers in improving fishermens adaptive capacity.Keywords:ResiliencePurse seineFishermenEnvironmentalBanda Aceh
Implementasi Praktik Baik Perikanan Tangkap Berkelanjutan di Kecamatan Ayah Kabupaten Kebumen Tri Wiji Nurani; Prihatin Ika Wahyuningrum; Rianti Dyah Hapsari; Nurani Khoerunnisa; Elvanri Anggi Widianti; Eko Sri Wiyono; Iin Solihin; Muhammad Dahri Iskanda; Sugeng Hari Wisudo
Agrokreatif: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 9 No. 1 (2023): Agrokreatif Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Institut Pertanian Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/agrokreatif.9.1.98-111

Abstract

Fish Landing Bases Pasir, Karangduwur, and Argopeni are centers of fishing activities in Ayah District Kebumen Regency. Most fisher have limited knowledge related to the sustainability of fish resources, environmentally friendly fishing technology, good fish handling, and business management. Community service activities for Lecturers Returning to Kampung IPB are carried out to increase the capabilities of fishers in Kebumen Regency through the implementation of good practices in sustainable capture fisheries. Activities are carried out in three stages, namely: 1) Exploration of issues and problems; 2) Program implementation; and 3) Follow-up. The results of the activity show that the deepening of issues and problems becomes the basis for focusing on the preparation of implementation materials. Dissemination and discussions have been effective in increasing stakeholders' understanding of good practices in sustainable capture fisheries. As a follow-up activity, fishermen's capabilities need to be continuously improved in terms of catching lobsters that are already fit for catching, doing good fish handling for export commodity fish starting from the catching process to marketing distribution, processing abundant fish during the fish season, as well as effective business and financial management to address to the presence of seasonal fish.
Influence of the environmental challenges on the resilience of purse seine fisherman in Kutaraja oceanic fishing port, Banda Aceh Jasnur Syahputra; Sugeng Hari Wisudo; Eko Sri Wiyono; Mustaruddin Mustaruddin
Depik Vol 14, No 2 (2025): JUNE 2025
Publisher : Faculty of Marine and Fisheries, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.13170/depik.14.2.46231

Abstract

Purse seine fishermen in Kutaraja Oceanic Fishing Port, Banda Aceh, face various socio-economic and environmental challenges that affect the sustainability of their fishing activities. This study aims to identify and analyze the factors influencing the resilience of these fishermen in facing such challenges. A quantitative approach was employed through a survey method, and data were collected from 100 purse seine fishermen using structured questionnaires. The data were analyzed using descriptive and inferential statistics with multiple linear regression models. The findings show that income and social support significantly affect fishermens resilience, with p-values of 0.002 and 0.015 (p 0.05), respectively. Meanwhile, education and environmental conditions have less influence, indicated by p-values of 0.089 and 0.122 (p 0.05). The coefficient of determination (R) is 0.68, suggesting that 68% of the variance in fishermens resilience can be explained by these four variables. The practical implications of this research highlight the importance of empowering fishermen through enhanced access to education, skills training, and social infrastructure development to strengthen their resilience in dealing with environmental and economic changes in the fisheries sector. The study concludes that economic and social support systems are key drivers in improving fishermens adaptive capacity.Keywords:ResiliencePurse seineFishermenEnvironmentalBanda Aceh
Co-Authors . Carles . Ihsan Affandi, Fahri - Agnes P. Sudarmo Agus Santoso Agustin Ross Aji Hermawan Akhmad Solihin Am Azbas Taurusman Amita Nucifera Nida Silmi Anna K. Ngamel Ari Prasetyo Ari Purbayanto Astrid Wijayanti Bambang Herry Bambang Murdiyanto Bambang Murdiyanto Benardo Nababan Benardo Nababan Benediktus Jeujanan Brewon, Marianus O. Budhi Hascaryo Iskandar Budi Hascaryo Budiarti, Tri Wahyu Budy Wiryawan Catur Sarwanto Clara M Kusharto D. Ernaningsih Daniel R Monintja Daniel R. Monintja Darmawan, Darmawan Dedy Putra Wahyudi Deni A. Soeboer Deni Achmad Soeboer Domu Simbolon Drama Panca Putra Dwi Ernaningsih Elvanri Anggi Widianti Erisal, Arief Erizal, Arief Fayakun Satria Feni Aprilias Dewi Firmansyah, Aldi Furqan Furqan Gondo Puspito Hapsari, Rianti Dyah Himelda Himelda Hufiadi Hufiadi Hutagalung, Revica Rosye Ihsan Ihsan Iin Solihin Iin Solihin Iin Solikhin Irwan Limbong Jamhari Jamhari Jasnur Syahputra John Haluan John Haluan John Haluan John Haluan Julia Eka Astarini Kasful Anwar Laitupa, Jufri Pachri Laksono, Arief Bayu Lana Izzul Azkia, Lana Izzul Lilik Sulistyowati Lina Warlina Lisa Nur Hidayah Mariana Mariana Marwan Adam Mella Sari Meyske Angel Rahantoknam Mochammad Riyanto Mohamad Toha Mohammad Imron Mokhamad Dahri Iskandar MS. Baskoro Muhammad Dahri Iskanda Muhammad Fedi Alfiadi Sondita Mulyono S. Baskoro Musa Hubies Muslim Tadjuddah Mustaruddin Ngangun, Tati Atia Nimmi Zulbainarni Nora Akbarsyah Notanubun Julianus Novia Tri Rahmawati Nurani Khoerunnisa P Machfud Pentury, Frischilla Picaulima, Simon M. Prabowo Prabowo Prihatin Ika Wahyuningrum Putra, Demo Buana Putri Dewi Jayanti Putri, Aprilia Syah RA Hangesti Emi Widyasari Rahmad, Adrul Ratna Mutia Aprilia Regi Fiji Anggawangsa Retno Muninggar Rian Hidayat Rianti Dyah Hapsari Rikhie Supriyadi Rinda Noviyanti Ronny I. Wahju Roza Yusfiandayani RR. Ella Evrita Hestiandari Siti Oftafia Wijayanti Sri Mulatsih Sudarmo, Agnes Puspitasari Sugeng H. Wisudo Sugeng Hari Wisodo Sugeng Heri Suseno Sulaeman Martasuganda Sutadi Sutadi Syafril Fauzi T. P. Pangesti Tasrif Kartawijaya Taurusman, Azbas Tiara, Tiara Titien Sofiati Toharo, Kasab Tri Nanda Citra Bangun Tri Wahyu Budiarti Tri Wiji Nurani Triono P Pangesti Triono Probo Pangesti Umi Chodriyah Utari, Retno Dwi Vatria, Belvi Victor P. H Nikijuluw Violitta, Susanti Rahayu Vita Rumanti Kurniawati Wahida Kartika Sari Welem Waileruny Wudianto Wudianto Wudianto Wudianto Wudianto Wudianto Wudianto Yolanda M.T.N Apituley Yopi Novita Yusuf Fathanah Zulkarnain Zulkarnain Zulkarnain Zulkarnain