Claim Missing Document
Check
Articles

Kendala dan strategi operasi penangkapan ikan alat tangkap bubu di Muara Angke, Jakarta: Constrains and fishing operation strategy of traps in Muara Angke, Jakarta Eko Sri Wiyono
Jurnal Ilmu Perikanan Tropis Nusantara (Nusantara Tropical Fisheries Science Journal) Vol. 1 No. 1 (2022): Ilmu Perikanan Tropis Nusantara
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/jipt.v1i1.414

Abstract

Compared to other businesses, fishing is a high-risk economic activity. To minimize risk, it is necessary to the management of fishing operations. Due to limited capital and fish resources, the goal of fishing operations management is to minimize operating costs and maximize capture catches. However, understanding the strategy of fishing operations is rarely understood and considered less important. To understand the strategy of fishing operations, a study has been conducted in Muara Angke, Jakarta. The aims of this study are to analyze the constraints of fishing operations and adaptation strategies which developed by fishermen trap in fishing operations. The results suggest that there are three major constraints faced by the fishing traps in the arrest operation, namely climate, fishing season and venture capital. In response to the constraints and issues, the fisherman traps are still carried out regular fishing strategy.
POLA DISTRIBUSI DAN EFISIENSI PEMASARAN IKAN CAKALANG DI PPI DUFA-DUFA KOTA TERNATE Rian Hidayat; Eko Sri Wiyono; Iin Solihin; Roza Yusfiandayani
ALBACORE Jurnal Penelitian Perikanan Laut Vol. 7 No. 2 (2023): Albacore
Publisher : Departemen PSP IPB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/core.7.2.235-242

Abstract

Hasil tangkapan Ikan di Kota Ternate sebagian besar didaratkan di Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) Dufa-dufa. Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) merupakan salah satu pelabuhan yang menjadi pusat pengembangan ekonomi industri perikanan baik dari segi produksi maupun penjualan. Cakalang merupakan salah satu jenis ikan yang didaratkan di PPI Dufa-dufa. Cakalang menjadi hasil tangkapan unggulan nelayan di PPI Dufa-dufa selain tuna, tongkol dan kembung. Tujuan penelitian bertujuan untuk mengetahui pola distribusi dan efisiensi pemasaran ikan cakalang di PPI Dufa-dufa Kota Ternate. Jenis penelitian ini adalah deskriptif dengan jenis data yaitu data primer dan sekunder. Penelitian ini menggunakan metode purposive sampling. Hasil penelitian menunjukan adanya 5 jalur distribusi ikan cakalang yaitu: jalur I terdiri dari: nelayan, pelaksana, pedagang (dibo-dibo). Jalur distribusi II terdiri dari: nelayan, pedagang (dibo-dibo). Jalur distribusi III yaitu: nelayan, pedagang (dibo-dibo), pedagang kecil. Jalur distribusi IV terdiri dari nelayan, pelaksana, perusahaan. Jalur V yaitu terdiri dari: nelayan dan konsumen. Berdasarkan kriteria efisiensi pemasaran ikan cakalang di PPI Dufa-dufa Kota Ternate pada setiap jalur distribusi menunjukan bahwa efisiensi pemasaran masih di bawah <5% dimana pada pada pelaku distribusi pelaksana sebesar 0,00, pedagang (dibo-dibo) 1,58 dan pedagang kecil 4,17%. Kata kunci: cakalang, efisiensi pemasaran, pola distribusi, PPI Dufa-dufa
TINGKAT KEPENTINGAN FASILITAS PELABUHAN DAN PERSEPSI NELAYAN TERHADAP KEPUTUSAN UNTUK MENDARATKAN IKAN DI PELABUHAN PERIKANAN DAGHO KEPULAUAN SANGIHE Prasetyo, Ari; Wiyono, Eko Sri; Santoso, Agus
ALBACORE Jurnal Penelitian Perikanan Laut Vol. 5 No. 2 (2021): Albacore
Publisher : Departemen PSP IPB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/core.5.2.161-172

Abstract

Pelabuhan perikanan Dagho adalah satu-satunya pelabuhan perikanan di wilayah pesisir Kepulauan Sangihe dan termasuk sebagai Outer Ring Fishing Port, keberhasilan operasional dalam menjalankan fungsi-fungsi pelabuhan perikanan tidak terlepas dari tersedianya fasilitas pelabuhan, yaitu fasilitas pokok, fasilitas fungsional dan fasilitas penunjang. Tujuan dari penelitian ini yaitu memetakan tingkat kepentingan fasilitas pelabuhan perikanan, memetakan persepsi nelayan terhadap faktor yang mempengaruhi untuk melakukan pendaratan ikan di pelabuhan perikanan, dan menyusun strategi pembangunan dan pengembangan pelabuhan perikanan. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner dengan skala Likert, jumlah sampel sebanyak 80 (delapan puluh) nelayan, pengambilan sampel dengan cara purposive sampling. Metode analisis data, deskriptif komparatif dan analisis SWOT. Hasil penelitian diperoleh bahwa ada pengaruh antara tingkat kepentingan fasilitas pelabuhan perikanan terhadap nelayan untuk melakukan pendaratan ikan di pelabuhan perikanan, hasil pernyataan nelayan terhadap fasilitas pokok menunjukkan prosentase pada tingkat penting sebesar 93% nilai pengukuran skor (3,25), fasilitas fungsional menunjukkan prosentase pada tingkat penting sebesar 98% nilai pengukuran skor (3,41), dan fasilitas penunjang menunjukkan prosentase pada tingkat penting sebesar 94% nilai pengukuran skor (3,33). Uji beda rata-rata diperoleh hasil bahwa fasilitas fungsional adalah faktor yang paling mempengaruhi nelayan untuk mendaratkan ikan di pelabuhan perikanan dengan nilai rerata 44.413, kemudian fasilitas pokok nilai rerata 26.000, dan terakhir fasilitas penunjang nilai rerata 23.300. Hasil analisis SWOT dinyatakan dalam strategi pembangunan pelabuhan perikanan, faktor yang menjadi kekuatan sebanyak 3 (tiga) faktor, kelemahan sebanyak 5 (lima) faktor, peluang sebanyak 3 (tiga) faktor, dan ancaman sebanyak 2 (dua) faktor. Kata kunci: tingkat kepentingan, fasilitas pelabuhan, persepsi nelayan
SEBARAN DAERAH PENANGKAPAN KAPAL CUMI DAN MUSIM PENANGKAPAN IKAN DI PELABUHAN PERIKANAN NUSANTARA KEJAWANAN CIREBON Masriah, Imas; Wiyono, Eko Sri; Toha, Mohamad
ALBACORE Jurnal Penelitian Perikanan Laut Vol. 6 No. 1 (2022): Albacore
Publisher : Departemen PSP IPB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/core.6.1.029-039

Abstract

PPN Kejawanan adalah salah satu pelabuhan perikanan kelas nusantara yang armadanya didominasi oleh kapal penangkap cumi. Produksi cumi pada tahun 2019 mencapai 68% dari total produksi ikan hasil pendaratan. Akan tetapi, walaupun nilai produksi yang dihasilkan tinggi, volume produksi ikan hasil pendaratan masih terbilang rendah. Penangkapan ikan yang efektif dengan pemilihan waktu penangkapan dan daerah penangkapan ikan yang tepat dapat meningkatkan hasil tangkapan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sebaran kapal penangkap cumi dan musim penangkapan ikan di PPN Kejawanan. Sebaran kapal diketahui dengan menggunakan data logbook penangkapan ikan bulan Januari 2018 sampai dengan Juni 2019, sedangkan musim penangkapan ikan menggunakan data tahun 2010 sampai tahun 2019. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kapal penangkap cumi PPN Kejawanan paling banyak melakukan penangkapan ikan di lokasi perairan 3o30’ -5o LS dan 108o -115o BT, sekitar wilayah perairan Tanah laut, Tanjung Puting, dan Ketapang. Musim penangkapan ikan terjadi pada bulan Februari, April, Juni, September, Oktober, dan November. Sedangkan musim penangkapan cumi terjadi pada bulan Juni, Agustus, September, Oktober, dan November. Kata kunci: cumi, musim penangkapan ikan, PPN Kejawanan, sebaran kapal
TINGKAT KEPUASAN PELANGGAN PELAYANAN BONGKAR MUAT HASIL TANGKAPAN DI PELABUHAN PERIKANAN SAMUDERA NIZAM ZACHMAN JAKARTA Astarini, Julia Eka; Wiyono, Eko Sri; Laksono, Arief Bayu; Bangun, Tri Nanda Citra
ALBACORE Jurnal Penelitian Perikanan Laut Vol. 6 No. 3 (2022): Albacore
Publisher : Departemen PSP IPB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/core.6.3.333-342

Abstract

Salah satu fungsi pelabuhan perikanan adalah memberikan pelayanan bongkar muat hasil tangkapan. Sangat penting untuk mengetahui kepuasan pelanggan sebagai feedback jasa yang telah diberikan. Dalam penelitian ini belum diketahui kepuasan pelanggan terhadap pelayanan bongkar muat hasil tangkapan di Pelabuhan Perikanan Samudera Nizam Zachman Jakarta. Oleh karena itu, tujuan penelitian ini adalah menentukan tingkat kepuasan pelanggan serta mengidentifikasi faktor-faktor yang berpengaruh dalam kepuasan pelanggan. Penelitian ini menggunakan metode studi kasus dengan pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Responden terdiri dari 20 orang pemilik kapal dan 20 orang pengurus kapal dari jumlah populasi kapal yang mendaratkan hasil tangkapan sebanyak kurang lebih 300 kapal per bulan. Data dianalisis menggunakan analisis Customer Satisfaction Index (CSI) dan Importance Performance Analysis (IPA). Dari analisis CSI diperoleh tingkat kepuasan pelanggan terhadap pelayanan bongkar muat hasil tangkapan di Pelabuhan Perikanan Samudera Nizam Zachman Jakarta sebesar 81,78 % yang berada pada kategori “Sangat Memuaskan”. Faktor-faktor yang berperan dalam kepuasan pelanggan yaitu kehadiran petugas di lapangan, kemampuan petugas dalam melayani, ketersediaan petugas saat dibutuhkan, kelancaran kegiatan bongkar muat hasil tangkapan, terjaminnya kerahasiaan dokumen, dan sikap petugas dalam pelayanan. Namun demikian masih ada faktor-faktor yang membuat pelanggan tidak puas terhadap pelayanannya. Kata kunci: bongkar muat, kepuasan pelanggan, pelabuhan perikanan, pelayanan pelabuhan
PERBANDINGAN KELAYAKAN USAHA JARING INSANG BERDASARKAN UKURAN KAPAL YANG BERBEDA (STUDI KASUS DI KIJANG KABUPATEN BINTAN PROVINSI KEPULAUAN RIAU) Firmansyah, Aldi; Wiyono, Eko Sri; Warlina, Lina
ALBACORE Jurnal Penelitian Perikanan Laut Vol. 6 No. 2 (2022): Albacore
Publisher : Departemen PSP IPB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/core.6.2.173-187

Abstract

Jaring insang adalah alat tangkap yang menangkap ikan yang bernilai ekonomis dan memiliki tingkat produktivitas tangkapan yang baik. Ada kecenderungan nelayan memperbesar ukuran kapalnya. Untuk mendapatkan gambaran pengaruh ukuran kapal terhadap kelayakan usaha jaring insang, telah dilakukan penelitian di Kijang Pulau Bintan antara bulan September sampai dengan Oktober tahun 2021. Kapal ikan yang diteliti memiliki ukuran yang bervariasi mulai dari di bawah 10 GT sampai dengan di atas 30 GT. Penelitian ini dilakukan untuk membandingkan pengaruh ukuran kapal ikan terhadap kelayakan perikanan gillnet. Secara rinci penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kondisi perikanan, dan tingkat pendapatan nelayan gillnet serta menganalisis kelayakan perikanan gillnet di Kijang Kabupaten Bintan Provinsi Kepulauan Riau. Penelitian ini adalah studi kasus, dengan menggunakan deskriptif komparatif analisis. Sampel perahu purse seine dianalisis kelayakan usahanya, dan kemudian diperbandingkan antar ukuran GT-nya. Populasi kapal gillnet di Kijang adalah 254 unit, berdasarkan perhitungan sampel yang diambil terdapat 16 kapal yang dikelompokkan dalam rentang ukuran 11-20 GT dan 21-30 GT. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa perikanan gillnet dengan ukuran kapal 11-20 GT menghasilkan pendapatan operasional rata-rata Rp369.803.333, rata-rata R/C Ratio 2,06, dan nilai Break Even Point (BEP) rata-rata 2.636,47 kg untuk BEP (volume produksi) atau rata-rata Rp81.815.579 (untuk nilai penjualan BEP). Kapal gillnet ukuran 11-20 GT memiliki nilai NPV rata-rata Rp1.798.672.695, rata-rata Net B/C Ratio 5,00, dan rata-rata IRR 113,91 %. Sedangkan analisis bisnis kapal berukuran 21-30 GT berhasil menghasilkan pendapatan operasional rata-rata Rp361.238.667, rata-rata R/C Ratio 1,65, dan nilai Break Even Point (BEP) rata-rata 6.367,03 kg (untuk volume produksi BEP) atau rata-rata Rp149.729.204, (untuk nilai penjualan BEP). Analisis NPV menunjukkan kapal gillnet ukuran 21-30 GT memiliki rata-rata nilai NPV sebesar Rp2.015.062.883, rata-rata Net B/C Ratio 4,98, dan rata-rata IRR 92,00 %. Berdasarkan hasil perhitungan analisis usaha dan investasi maka dapat disimpulkan kapal jaring insang (gillnet) ukuran 11-20 GT lebih menguntungkan. Kata kunci: gillnet, kelayakan usaha, Kijang, pendapatan nelayan
KOMPOSISI DAN PRODUKSI HASIL TANGKAPAN DI PELABUHAN PERIKANAN PANTAI LARANGAN, KABUPATEN TEGAL Yusfiandayani, Roza; Imron, Mohammad; Simbolon, Domu; Wiyono, Eko Sri; Violitta, Susanti Rahayu; Rahmad, Adrul; Toharo, Kasab; Tiara, Tiara
Jurnal Teknologi Perikanan dan Kelautan Vol 15 No 3 (2024): OKTOBER 2024
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24319/jtpk.15.345-352

Abstract

Pelabuhan Perikanan Pantai (PPP) Larangan menjadi pusat kegiatan perikanan tangkap di Kabupaten Tegal, yang didominasi nelayan skala kecil. Alat tangkap utama di PPP Larangan adalah mini purse seine dan payang gemplo. Pelaksanaan metode penangkapan ikan yang tidak dilakukan dengan pengelolaan yang tepat akan berakibat pada menurunnya stok ikan dan terganggunya ekosistem laut. Perhitungan produktivitas dilakukan untuk mengetahui kapasitas produksi armada dengan membandingkan jumlah produksi dan lama waktu operasi penangkapan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis nilai produksi hasil tangkapan dan komposisi hasil tangkapan utama dan hasil tangkapan sampingan. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan yang lebih mendalam mengenai efisiensi operasional dalam penggunaan alat tangkap mini purse seine dan payang gemplo. Berdasarkan hasil penelitian terdapat 5 spesies hasil tangkapan utama yaitu: teri/teri gelagah (Stolephorus commersonnii), teri nasi (Stolephorus indicus), tembang (Sardinella fimbriata), kembung (Rastrellinger sp.), dan peperek (Leiognathidae), serta 7 hasil tangkapan sampingan yaitu: beloso (Glossogobius giuris), serinding (Ambassis naula), japuh (Dussumieria acuta), cumi-cumi (Loligo sp.), udang (Metapenaeus monoceros), golok-golok (Chirocentrus dorab), dan ikan layur (Trichiurus lepturus). Nilai produksi hasil tangkapan yang didaratkan di PPP Larangan tertinggi terjadi pada tahun 2022 dengan nilai mencapai Rp 19.665.602.500, sementara paling rendah pada tahun 2019 senilai Rp 10.355.377.50.
STRATEGI PENINGKATAN AKTIVITAS PERIKANAN TANGKAP DI KABUPATEN KEBUMEN: Strategy to Increase Capture Fisheries Activity in Kebumen District Tri Wiji Nurani; Wahyuningrum, Prihatin Ika; Hapsari, Rianti Dyah; Khoerunnisa, Nurani; Wiyono, Eko Sri; Solihin, Iin; Iskandar, Mokhamad Dahri; Wisudo, Sugeng Hari
Marine Fisheries : Journal of Marine Fisheries Technology and Management Vol. 14 No. 2 (2023): Marine Fisheries: Jurnal Teknologi dan Manajemen Perikanan Laut
Publisher : Bogor Agricultural University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jmf.v14i2.45008

Abstract

Kabupaten Kebumen memiliki potensi sumberdaya ikan yang besar dengan posisi wilayah perairan yang langsung berhadapan dengan Samudera Hindia. Kondisi saat ini, aktivitas perikanan sudah berlangsung dengan baik dengan adanya 7 tempat pendaratan ikan dan 1 pelabuhan perikanan pantai. Nelayan masih mengalami kendala dengan keterbatasan prasarana di pelabuhan, sarana kapal/perahu yang masih berukuran kecil, cuaca dan gelombang besar pada saat musim barat, keberadaan ikan yang bersifat musiman, dan belum memiliki kemampuan untuk dapat mendeteksi keberadaan ikan. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan kegiatan yang telah dilakukan saat ini; (2) menentukan faktor kekuatan dan kelemahan internal, serta peluang dan ancaman eksternal; (3) menyusun strategi peningkatan aktivitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa produksi ikan utama di Kabupaten Kebumen yaitu lobster, layur, dan bawal putih. Ketiga komoditi ini merupakan komoditi ekspor. Secara umum produksi dan nilai produksi dari ketiga komoditi tersebut terus mengalami peningkatan pada periode pada 2017-2021. Strategi untuk peningkatan aktivitas perikanan yaitu pengembangan teknologi dengan menggunakan kapal yang lebih besar, peningkatan sumberdaya manusia, diversifikasi pengolahan produk, dan peningkatan kapabilitas nelayan terkait dengan pengelolaan keuangan dan pemasaran.
KAPASITAS PERIKANAN CANTRANG DI PELABUHAN PERIKANAN PANTAI TEGALSARI KOTA TEGAL PROVINSI JAWA TENGAH PADA PENGELOLAAN PERIKANAN DEMERSAL Budiarti, Tri Wahyu; Nurani, Tri Wiji; Wiyono, Eko Sri; Zulkarnain; Wudianto
Marine Fisheries : Journal of Marine Fisheries Technology and Management Vol. 15 No. 1 (2024): Marine Fisheries: Journal of Marine Fisheries Technology and Management
Publisher : Bogor Agricultural University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jmf.v15i1.47619

Abstract

Demersal fish resources are one of the main commodities in the waters of the Java Sea. Tegalsari coastal fishing port is one of the fish landing locations around the Java Sea where most of the demersal commodities landed at the port were caught by cantrang fishing gear. Generally, every fishing activity expects ideal catches by using an efficient input. Technical efficiency can be used as an indicator of performance measurement of fishing gear. This study aimed to determine the fishing capacity of cantrang fisheries in Tegalsari fishing port. The fishing capacity analysis was carried out using fish landing data from PPP Tegalsari from 2008 to 2019. The measurement of technical efficiency by using the DEA (Data Envelopment Analysis) approach. The result showed that fishing capacity in 2013, 2015, 2017, 2018, and 2019 have to be maintained because it is in a fully utilized, and the rest of them were overcapacity caused by an excess capacity of the value of fishing gear and number of efforts. Keywords: Data Envelopment Analysis, Decision Making Unit, fish resources, fishing efficiency, Java Sea-Indonesia
Study of Fishers' Perceptions on Environmentally Friendly Fishing Gear Criteria on The East Coast of North Sumatra Brewon, Marianus O.; Wiyono, Eko Sri; Sudarmo, Agnes Puspitasari
Torani Journal of Fisheries and Marine Science VOLUME 6 NOMOR 1, DESEMBER 2022
Publisher : Hasanuddin University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35911/torani.v6i1.21260

Abstract

This study aimed to describe the development of types of fishing gear in the waters of the east coast of Sumatra from Belawan Waters to Serdang Bedagai Waters and to examine the perceptions of fishers based on the social characteristics of fishers towards environmentally friendly fishing gear based on the Code of Conduct for Responsible Fisheries (CCRF). The method used in this research is descriptive research using the survey method. The population in this study were fishers based in Belawan and Serdang Bedagai waters and using traps and gill nets, as many as 6943 people, with the simple sampling method or slovin method, the results of the sample count were 100 people from the population. Based on eight categories (CCRF) to understand fishers' perceptions of environmentally friendly fishing gear, including the level of selectivity, biodiversity, ecological diversity, not destroying habitat, the safety of fishers and consumers, based on social conditions, based on biodiversity, and based on fish quality, the level of very understanding is 13.2 %, understand 25.2%, neutral 26.7%, don't understand 23.3% and don't understand 11.4%. This study results indicate that the respondents, in general, have begun to realize environmentally friendly fishing gear based on the CCRF.
Co-Authors . Carles . Ihsan Affandi, Fahri - Agnes P. Sudarmo Agus Santoso Agustin Ross Aji Hermawan Akhmad Solihin Am Azbas Taurusman Amita Nucifera Nida Silmi Anna K. Ngamel Ari Prasetyo Ari Purbayanto Astrid Wijayanti Bambang Herry Bambang Murdiyanto Bambang Murdiyanto Bangun, Tri Nanda Citra Benardo Nababan Benardo Nababan Benediktus Jeujanan Brewon, Marianus O. Budhi Hascaryo Iskandar Budi Hascaryo Budiarti, Tri Wahyu Budy Wiryawan Catur Sarwanto Clara M Kusharto D. Ernaningsih Daniel R Monintja Daniel R. Monintja Darmawan, Darmawan Dedy Putra Wahyudi Deni A. Soeboer Deni Achmad Soeboer Domu Simbolon Drama Panca Putra Dwi Ernaningsih Elvanri Anggi Widianti Erisal, Arief Erizal, Arief Fayakun Satria Feni Aprilias Dewi Firmansyah, Aldi Furqan Furqan Gondo Puspito Hapsari, Rianti Dyah Himelda Himelda Hufiadi Hufiadi Hutagalung, Revica Rosye Ihsan Ihsan Iin Solihin Iin Solihin Iin Solikhin Irwan Limbong Jamhari Jamhari Jasnur Syahputra John Haluan John Haluan John Haluan John Haluan Julia Eka Astarini Kasful Anwar Laitupa, Jufri Pachri Laksono, Arief Bayu Lana Izzul Azkia, Lana Izzul Lilik Sulistyowati Lina Warlina Lisa Nur Hidayah Lukman Hakim Mariana Mariana Marwan Adam Mella Sari Meyske Angel Rahantoknam Mochammad Riyanto Mohamad Toha Mohammad Imron Mokhamad Dahri Iskandar MS. Baskoro Muhammad Dahri Iskanda Muhammad Fedi Alfiadi Sondita Mulyono S. Baskoro Musa Hubies Muslim Tadjuddah Mustaruddin Ngangun, Tati Atia Nimmi Zulbainarni Nora Akbarsyah Notanubun Julianus Novia Tri Rahmawati Nurani Khoerunnisa P Machfud Pentury, Frischilla Picaulima, Simon M. Prabowo Prabowo Prihatin Ika Wahyuningrum Putra, Demo Buana Putri Dewi Jayanti Putri, Aprilia Syah RA Hangesti Emi Widyasari Rahmad, Adrul Ratna Mutia Aprilia Regi Fiji Anggawangsa Retno Muninggar Rian Hidayat Rianti Dyah Hapsari Rikhie Supriyadi Rinda Noviyanti Ronny I. Wahju Roza Yusfiandayani RR. Ella Evrita Hestiandari Siti Oftafia Wijayanti Sri Mulatsih Sudarmo, Agnes Puspitasari Sugeng H. Wisudo Sugeng Hari Wisodo Sugeng Heri Suseno Sulaeman Martasuganda Sutadi Sutadi Syafril Fauzi T. P. Pangesti Tasrif Kartawijaya Taurusman, Azbas Tiara, Tiara Titien Sofiati Toharo, Kasab Tri Wahyu Budiarti Tri Wiji Nurani Triono P Pangesti Triono Probo Pangesti Umi Chodriyah Utari, Retno Dwi Vatria, Belvi Victor P. H Nikijuluw Violitta, Susanti Rahayu Vita Rumanti Kurniawati Wahida Kartika Sari Welem Waileruny Wudianto Wudianto Wudianto Wudianto Wudianto Wudianto Wudianto Yolanda M.T.N Apituley Yopi Novita Yusuf Fathanah Zulkarnain Zulkarnain Zulkarnain Zulkarnain