Claim Missing Document
Check
Articles

Profil Fitokimia, Antibakteri, Antiinflamasi, Dan Aktivitas Antioksidan Daun Jeruju (Achanthus ilicifolius) Mustaqimah, Mustaqimah; Saputri, Rina; Hakim, Ali Rakhman
Sains Medisina Vol 2 No 6 (2024): Sains Medisina
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/snsmed.v2i6.417

Abstract

Tumbuhan jeruju (Acanthus ilicifolius L) banyak ditemukan di daerah lahan basah pada muara sungai sebagai vegetasi mangrove. Jeruju tergolong tumbuhan laut naik dan menempati perairan muara, dengan tingkat rasa asin yang rendah. Secara khusus, Daun jeruju telah banyak digunakan secara tradisional untuk pengobatan. Komponen fitokimia pada daun jeruju seperti flavonoid, alkaloid, tanin, fenol, steroid, dan terpenoid dilaporkan memiliki sifat antibakteri dan antioksidan. Daun jeruju dilaporkan memiliki kemampuan antioksidan yang sangat kuat, antibakteri, dan antiinflamasi. Daun jeruju memiliki potensi terapi untuk kesehatan.
Edukasi Tentang Penyakit Cacingan Dan Cara Mencuci Tangan Yang Benar Pada Siswa Sekolah Dasar Hakim, Ali Rakhman; Saputri, Rina; Mustaqimah, Mustaqimah
Majalah Cendekia Mengabdi Vol 1 No 1 (2023): Majalah Cendekia Mengabdi
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (311.815 KB) | DOI: 10.63004/mcm.v1i1.92

Abstract

Pendahuluan. Infeksi cacing pada saat ini masih menjadi masalah bagi sebagian anak di Indonesia. Anak-anak khususnya anak usia sekolah dasar (SD) terbiasa bermain dan berolahraga di tanah dan tidak melakukan cuci tangan yang benar memiliki kemungkinan yang lebih besar terinfeksi cacing atau mengalami cacingan.Tujuan. Tujuan dari kegiatan ini adalah memberikan edukasi tentang gejala dan bahaya cacingan, cuci tangan yang benar, dan siswa minum obat cacing.Metode. Metode yang digunakan adalah sosialisasi, latihan cuci tangan yang benar, dan membagikan obat cacing. Peserta dari kegiatan adalah siswa SD kelas 6.Hasil. Hasil yang dicapai dari kegiatan ini adalah para siswa kelas 6 SD menjadi paham tentang gejala dan bahaya dari cacingan, mampu mengulang kembali cara mencuci tangan yang benar, dan semua siswa dapat meminum obat cacing.Simpulan. Berdasarkan hasil kegiatan dapat disimpulkan anak-anak pada usia sekolah dasar mudah menerima informasi melalui sosialisasi dan diberikan contoh praktik secara langsung.
Edukasi DAGUSIBU Obat Pada Kelompok Palang Merah Remaja SMAN 1 Gambut Saputri, Rina; Hakim, Ali Rakhman; Mustaqimah, Mustaqimah
Majalah Cendekia Mengabdi Vol 1 No 1 (2023): Majalah Cendekia Mengabdi
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (252.442 KB) | DOI: 10.63004/mcm.v1i1.117

Abstract

Pendahuluan. Secara umum masyarakat Indonesia telah terbiasa membeli obat bebas tanpa adanya pemberian edukasi tentang pemakaian obat yang baik dan aman, sehingga berpotensi menyebabkan kegagalan terapi dan efek yang tidak diinginkan dari penggunaan obat tersebut. Salah satu upaya yang dapat meningkatkan pemahaman tersebut yaitu dengan memberikan edukasi pengelolaan DAGUSIBU obat yang benar. Mayoritas remaja PMR di SMAN 1 Gambut masih memiliki pemahaman yang tidak tepat dalam pengelolaan obat, sehingga perlu diberikan pengetahuan tentang pengelolaan obat yang benar.Tujuan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan pengetahuan mitra dalam mengelola obat dengan benar.Metode. Metode edukasi yang digunakan adalah pembelajaran kooperatif dengan melibatkan mitra secara aktif berdiskusi.Hasil. Hasil dari edukasi DAGUSIBU obat diketahui bahwa siswa/siswi belum mengetahui dengan baik bagaimana memperlakukan suatu obat dengan seharusnya. Dengan adanya pemberian materi DAGUSIBU obat dapat meningkatkan pengetahuan mereka.Simpulan. Pemberian edukasi DAGUSIBU obat memberikan peningkatan pemahaman pada mitra.
Peningkatan Pengetahuan Kelompok Palang Merah Remaja SMA 1 Gambut Tentang Dismenore Anisa, Fadhiyah Noor; Saputri, Rina; Mustaqimah, Mustaqimah; Hidayat, Ahmad; Hakim, Ali Rakhman
Majalah Cendekia Mengabdi Vol 1 No 1 (2023): Majalah Cendekia Mengabdi
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (138.919 KB) | DOI: 10.63004/mcm.v1i1.118

Abstract

Pendahuluan. Palang Merah Remaja (PMR) yang dibentuk di tingkat Sekolah Menengah Atas memiliki peran sebagai peer educator. Salah satu penyakit yang umum dialami wanita remaja adalah dismenore. Keadaan dismenore dapat mengganggu kegiatan belajar bagi siswa.Tujuan. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dari kelompok PMR SMAN 1 Gambut tentang dismenore.Metode. Metode yang digunakan adalah pembelajaran kooperatif dengan pemberian seminar materi dan diskusi tanya jawab.Hasil. Hasil yang didapatkan dari kegiatan ini adalah terjadinya peningkatan pengetahuan tentang dismenore dari kelompok PMR SMAN 1 Gambut.Simpulan. Kelompok PMR SMAN 1 Gambut menjadi mengerti tentang dismenore dan mengetahui cara melakukan tindakan pertama pada penderita dismenore.
Pendidikan Tentang Hipertensi Dan Pelatihan Menggunakan Alat Tensimeter Digital Bagi Kader Kesehatan Desa Sungai Rangas Tengah Saputri, Rina; Hakim, Ali Rakhman; Mustaqimah, Mustaqimah; Savitri, Amanda Shelvia; Ujuldah, Anisa; Damayanti, Aulia; Defitamira, Olvi; Sari, Rani Normaya; Vania, Risma Ananda
Majalah Cendekia Mengabdi Vol 1 No 2 (2023): Majalah Cendekia Mengabdi
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (419.071 KB) | DOI: 10.63004/mcm.v1i2.142

Abstract

Pendahuluan: Hipertensi masih menjadi penyakit yang banyak diderita oleh masyarakat. Penderita hipertensi harus meminum obat secara rutin setiap hari. Salah satu cara untuk mengendalikan kepatuhan minum obat dan kontrol kesehatan penderita hipertensi adalah dengan memaksimalkan peran Kader kesehatan. Kader kesehatan memiliki peran sebagai penyuluh kesehatan di desa. Kader kesehatan harus memiliki pengetahuan dan keterampilan yang cukup agar dapat memberikan informasi yang benar sesuai batas kemampuannya.Tujuan: Tujuan dari pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan tentang penyakit hipertensi dan keterampilan menggunakan alat tensimeter digital yang benar kepada kader kesehatan.Metode: Metode yang digunakan adalah metode pembelajaran kooperatif. Kader diberi pendidikan pengetahuan tentang penyakit hipertensi menggunakan media leaflet dan diberi pelatihan menggunakan alat tensimeter digital yang benar. Peserta dari kegiatan adalah kader kesehatan desa Sungai Rangas Tengah.Hasil: Hasil dari kegiatan ini adalah terjadi peningkatan pengetahuan kader kesehatan tentang penyakit hipertensi. Kader kesehatan mampu memahami isi leaflet hipertensi dan mampu menyampaikan kembali maksud dari leaflet hipertensi. Kader kesehatan mampu menggunakan alat tensimeter digital dengan benar setelah mendapatkan pelatihan.Simpulan: Simpulan dari kegiatan ini yaitu kader kesehatan dapat mengedukasi warga menggunakan media leaflet dan mampu menggunakan alat tensimeter digital dengan benar.
Edukasi DAGUSIBU Antibiotik Yang Tepat Untuk Mencegah Resistensi Bakteri Di Kelurahan Basirih Saputri, Rina; Hakim, Ali Rakhman; Mustaqimah, Mustaqimah
Majalah Cendekia Mengabdi Vol 1 No 2 (2023): Majalah Cendekia Mengabdi
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (220.687 KB) | DOI: 10.63004/mcm.v1i2.155

Abstract

Pendahuluan: Penggunaan Antibiotika terus meningkat, akan tetapi tidak diiringi dengan pengetahuan yang baik. Penggunaan antibiotika yang tidak tepat berisiko tinggi menyebabkan resistensi antibiotika. Banyak masyarakat yang masih membeli antibiotik secara bebas dan menghentikan pengobatan ketika gejala sudah membaik tanpa mengetahui dampaknya.Tujuan: Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan tentang DAGUSIBU Antibiotika yang tepat.Metode: Metode yang digunakan adalah metode pembelajaran kooperatif. Masyarakat diberi pendidikan pengetahuan tentang cara mendapatkan, menggunakan, menyimpan, dan membuang antibiotika yang tepat dengan menggunakan media leaflet dan Banner. Peserta dari kegiatan adalah Ibu – ibu Kelurahan Basirih.Hasil: Hasil dari kegiatan ini adalah terjadinya peningkatan pengetahuan Ibu – ibu Desa Basirih tentang cara mendapatkan, menggunakan, menyimpan, dan membuang antibiotika yang tepat.Simpulan: Terjadinya peningkatan pengetahuan masyarakat tentang DAGUSIBU Antibiotika yang tepat.
Pemberian Informasi Tentang Diabetes Melitus Pada Kader Kesehatan Di Desa Sungai Batang Ilir Yustian, Alifira Adhany; Rahman, Agenia; Fitria, Annisa; Hariyanto, Ario Yudo; Rahmah, Aulia; Saputri, Rina; Mustaqimah, Mustaqimah; Hakim, Ali Rakhman
Majalah Cendekia Mengabdi Vol 1 No 3 (2023): Majalah Cendekia Mengabdi
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/mcm.v1i3.203

Abstract

Pendahuluan: Diabetes merupakan penyakit tidak menular yang cukup serius dimana insulin tidak dapat diproduksi secara maksimal oleh pankreas, kader kesehatan sebagai penggerak dan pengelola dalam upaya-upaya kesehatan primer di masyarakat. Pemberian informasi kesehatan melalui kader secara bertahap dan berkelanjutan dapat meningkatkan pengetahuan masyarakat sehingga informasi kesehatan akan lebih mudah diterima oleh masyarakat.Tujuan: Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan kader kesehatan tentang Diabetes Melitus.Metode: Metode yang digunakan adalah metode diskusi kelompok. Materi diberikan melalui media leaflet. Informasi yang diberikan berupa informasi pola hidup sehat dan pencegahan serta manajemen Diabetes Melitus.Hasil: Hasil dari kegiatan ini terjadi peningkatan pengetahuan dari kader kesehatan desa tentang penyakit diabetes melitus. Pengetahuan kader yang semakin baik memudahkan kader kesehatan untuk mengedukasi masyarakat.Simpulan: Kesimpulan dari kegiatan ini adalah meningkatnya pengetahuan kader kesehatan desa tentang diabetes melitus.
Edukasi Tentang Diabetes Melitus Pada Kader Kesehatan Desa Sungai Rangas Tengah Rahman, Agenia; Yustian, Alifira Adhany; Fitria, Annisa; Hariyanto, Ario Yudo; Rahmah, Aulia; Saputri, Rina; Mustaqimah, Mustaqimah; Hakim, Ali Rakhman
Majalah Cendekia Mengabdi Vol 1 No 3 (2023): Majalah Cendekia Mengabdi
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/mcm.v1i3.204

Abstract

Pendahuluan: Diabetes melitus merupakan salah satu penyakit yang banyak diderita masyarakat. Diabetes melitus merupakan penyakit yang hanya bisa dikontrol dan tidak bisa disembuhkan. Seorang penderita diabetes melitus harus memiliki kesadaran diri yang baik untuk menjaga kondisi kadar gula darahnya. Penderita diabetes melitus harus memiliki dukungan keluarga dan lingkungan masyarakat yang baik. Kader kesehatan desa merupakan salah satu pihak yang bisa menjadi support system untuk menjaga kondisi penderita diabetes melitus tidak memburuk. Kader kesehatan desa harus memiliki pengetahuan yang cukup untuk dapat memberikan edukasi tentang diabetes melitus kepada masyarakat.Tujuan: Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan kader kesehatan desa tentang Diabetes melitus.Metode: Metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah metode pembelajaran kooperatif. Kader kesehatan desa diberikan pendidikan pengetahuan tentang pengertian Diabetes melitus, tipe-tipe Diabetes melitus, gejala diabetes melitus, cara pencegahan penyakit Diabetes melitus, dan faktor resiko Diabetes melitus dengan menggunakan media leaflet. Peserta dari kegiatan adalah Kader Kesehatan Desa Sungai Rangas Tengah yang berjumlah 6 orang.Hasil: Hasil dari kegiatan ini diketahui kader kesehatan desa masih kurang memahami terkait Diabetes melitus dan pengetahuan kader menjadi meningkat setelah diberikan informasi tentang diabetes melitus.Simpulan: Simpulan dari kegiatan ini adalah terjadinya peningkatan pengetahuan kader kesehatan desa tentang Diabetes melitus.
Peningkatan Pengetahuan Kader Posyandu Desa Sungai Rangas Tengah Tentang Hiperlipidemia Sadlia, Fitri; Habibah, Nor; Hidayah, Nurul; Hakim, Ali Rakhman; Hidayat, Ahmad; Mustaqimah, Mustaqimah; Saputri, Rina
Majalah Cendekia Mengabdi Vol 1 No 3 (2023): Majalah Cendekia Mengabdi
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/mcm.v1i3.249

Abstract

Pendahuluan: Hiperlipidemia atau hiperkolesterol adalah suatu keadaan tingginya konsentrasi lipid (lemak) dalam darah ditandai dengan meningkatnya konsentrasi trigliserida, LDL (Low Density Lipoprotein) dan kolestrol darah yang melebihi batas normal pada manusia yaitu lebih dari 200mg/dl. Kader posyandu sebagai penggerak dan pengelola dalam upaya-upaya kesehatan primer di masyarakat. Pemberian informasi kesehatan melalui kader secara bertahap dan berkelanjutan dapat meningkatkan pengetahuan masyarakat sehingga informasi kesehatan akan lebih mudah diterima oleh masyarakat.Tujuan: Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan Kader Posyandu di Desa Sungai Rangas Tengah tentang Hiperlipidemia.Metode: Metode yang digunakan adalah metode sosialisasi dan diskusi. Evaluasi pengetahuan Kader melalui kuesioner pre-test dan post-test. Materi diberikan melalui media leaflet yang berisi informasi tentang pengertian hiperlipidemia, kadar lipid atau kolestrol, prevalensi, penyebab, gejala, cara pencegahan, alur pengobatan, cara minun obat hiperlipidemia serta tips memasak yang menurunkan asupan lemak dan terapi perubahan gaya hidup.Hasil: Hasil perhitungan persentase kuesioner pre-test yang dikerjakan Kader Posyandu masih kurang memahami terkait Hiperlipidemia. Pengetahuan Kader Posyandu meningkat setelah diberikan materi informasi mengenai penyakit Hiperlipidemia dengan hasil 100% atau semua Kader Posyandu mengalami peningkatan pengetahuan.Simpulan: Kesimpulan dari kegiatan ini pengetahuan Kader Posyandu tentang Hiperlipidemia dapat meningkat dengan diberikan pendidikan tentang Hiperlipidemia.
Peningkatan Pengetahuan Bagi Kader Kesehatan Tentang Penyakit Gout Maulani, Eka Febrianti; Maharani, Tri Anita; Gumarus, Ellora Griselda; Hakim, Ali Rakhman; Hidayat, Ahmad; Mustaqimah, Mustaqimah; Saputri, Rina
Majalah Cendekia Mengabdi Vol 1 No 4 (2023): Majalah Cendekia Mengabdi
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/mcm.v1i4.273

Abstract

Pendahuluan: Gout adalah penyakit peradangan pada persendian akibat penimbunan kristal monosdium urat di dalam tubuh sehingga menyebabkan nyeri sendi. Kadar asam urat yang tinggi di dalam darah melebihi batas normal menyebabkan penumpukan asam urat di dalam persendian dan organ tubuh lainnya. Penumpukan asam urat ini yang membuat sendi sakit, nyeri, dan meradang. Kesalahan yang sering terjadi oleh masyarakat ketika menderita penyakit Gout adalah saat serangan terjadi obat yang di konsumsi adalah obat Gout, seharusnya ketika serangan terjadi terlebih dahulu mengonsumsi obat nyeri untuk mengatasi gejala yang ada. Sehingga kejadian ini merupakan salah satu hal yang perlu di edukasi kepada kader kesehatan selaku orang yang akan mengedukasi dan memberikan informasi kesehatan kepada masyarakat di desanya.Tujuan: Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan kader kesehatan di Desa Sungai Rangas Tengah tentang penyakit Gout.Metode: Metode yang digunakan adalah metode sosialisasi. Evaluasi untuk menilai pengetahuan kader melalui kuesioner pretest dan post-test. Materi diberikan melalui media PPT dan leaflet yang berisi tentang penyakit Gout.Hasil:  Hasil yang didapatkan dari perhitungan kuesioner pretest menunjukkan kader kesehatan kurang memahami terkait penyakit Gout. Pengetahuan kader kesehatan meningkat setelah diberikan edukasi mengenai penyakit Gout yang dilihat dari hasil post-test, sehingga seluruh kader kesehatan mengalami peningkatan pengetahuan.Simpulan: Dari kegiatan peningkatan pengetahuan dan keterampilan mengedukasi yang dilakukan di Desa Sungai Rangas Tengah, dapat disimpulkan bahwa tingkat pengetahuan kader kesehatan mengalami peningkatan setelah diberikan edukasi, hal ini dapat dilihat dari perbandingan hasil pretest dan post-test.
Co-Authors A, Nasrullah AA Sudharmawan, AA Adisaturrahimi, Andi Agnes Christie Rinda Ahmad Hidayat Ahmad Khoirul Fata Ahmad, Cicin Ahmad, Fauzan Zil Ikram Aida Royani Akib, Muhaiminah Ali Rakhman Hakim amanah, nurul Andi Adisaturrahimi, Andi Adisaturrahimi Anggrita Sari Annisa Fitria Anugrahni, Chindy Monica Ariani, Malisa Aryzki, Saftia Asiza, Nur Auli Damayanti Aulia Rahmah AYU LESTARI Bulan, Ramayanty Defitamira, Olvi Dessirya, Endah Devianti, Devianti Dewi Hayati, Dewi Diswandi Nurba, Diswandi Doholio, Siti EKA CHANDRA LINA Evana, Nur Qomara Fachruddin Fachruddin Fadhiyah Noor Anisa Gumarus, Ellora Griselda Habibah, Nor Hariyanto, Ario Yudo Hayatun Nufus Herlina Herlina Holilah, Shafira Nor Hubu, Awaluddin Indah Nurmawan Indriyani, Reni Iskandar Iskandar Isna Humaera, Isna Jainah Jainah Jainah Jainah, Jainah Jannah, Ghina Raudhatul Juanda Juanda Jufrianto, M. Karinda, Niken Adkah Khairi, Khairi Khairun Nisa Papeo Kurniawati, Darini Lasaba, Muhammad Fathurrahman Lestari, Yayuk Puji Macpal, Sunandar Maharani, Silvia Atwi Maharani, Tri Anita Marlia, Marlia Mashadi Mashadi Maulani, Eka Febrianti Melviani, Melviani Mohd Tahir, Asman Bin Muhammad Basri Muhammad Khadhary Muhammad Yasar Musa, Nur Ainun Nafisa, Sherin Natantri, Bamikha Priskila Ngongo, Marselina Nor Ellisa Noval Noval NURUL HIDAYAH Oktavia, Regina Olii, Desri Hariyati Pusparini, Iin Putri Vidiasari Darsono, Putri Vidiasari Putri, Mela Julia RAFIQA RAFIQA, RAFIQA Rahman, Agenia Rahyuni Rahyuni Raida Agustina Ramadhani, Alya Ramdani, Amaliah Raudhatul Jannah, Ghina Reny Indriyani Reskyani, Reskyani Resyadi, Herman Rezeki, Dewi Rina Saputri Rubina, Miranda rusana, rusana Rustiana Rustiana Ryan Moulana Sadlia, Fitri Saftia Aryzki Salwati, Salwati Sari, Anggrita Sari, Dina Novenda Sari, Rani Normaya Savitri, Amanda Shelvia Setia Budi Sri Handayani Sri Hartuti Sudarya, Maharani Fitria Suhud , Khairi Suhud, Khairi Suparto, Windy Puspitasari Syarifuddin Dollah T. Ferijal, T. Ferijal Teuku Ferijal Tuti Alawiyah Tuti Alawiyah Ujuldah, Anisa Umi Hasanah, Umi Vania, Risma Ananda Wahyu Pangi Astuti, Ni Nyoman wahyuni wahyuni Wulandari, Sami’an Yusliana, Erlin Fitria Yusra, Andi Yustian, Alifira Adhany Yuwindry, Iwan Zulham, Zulham Zulianur, Riska Ali