Claim Missing Document
Check
Articles

ANALISA PENGARUH RASIO SERAT DAN CANGKANG DENGAN UDARA BERLEBIH TERHADAP EMISI PROSES PEMBAKARAN PADA BOILER PABRIK KELAPA SAWIT Novi Sylvia; Husni Husin; Abrar Muslim; Yunardi Yunardi
Journal of Mechanical Engineering Vol 4, No 2 (2020): Journal of Mechanical Engineering
Publisher : Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31002/jom.v4i2.3413

Abstract

Pertumbuhan industri sawit yang tinggi dalam dua decade terakhir menempatkan Indonesia sebagai produsen minyak sawit terbesar dunia.  Industri sawit selain menghasilkan minyak nabati, juga menghasilkan limbah padat antara lain serat dan cangkang.  Sebagian dari limbah padat ini dimanfaatkan sebagai sumber bahan bakar di boiler untuk menghasilkan uap yang dimanfaatkan untuk pemrosesan dan menghasilkan energi listrik.   Paper ini melaporkan hasil kajian simulasi pengaruh rasio serat dan cangkang pada berbagai kondisi udara berlebih terhadap emisi gas hasil pembakaran yang dihasilkan. Penelitian ini menjadi penting mengingat pabrik minyak kelapa sawit ditengarai sebagai salah satu penghasil gas rumah kaca (GRK) dan pemerintah melalui Peraturan Menteri Negara Lingkungan Hidup Nomor 12 tahun 2010 bertekad mengurangi emisi GRK. Perangkat lunak ASPEN Plus (Versi 8.8) digunakan untuk memvariasikan rasio serat : cangkang berkisar 100:0; 30:70; 70:30; 50:50 dan 0:100 dengan udara berlebih 90, %, 120% dan 150% di atas kebutuhan stoikiometri. Bahan bakar dialirkan dengan laju tunak ke dalam proses sebesar 2700 kg/jam. Hasil simulasi menunjukkan bahwa kualitas emisi terbaik dihasilkan ketika rasio serat dan cangkang = 0 : 100 dengan udara berlebih sebesar 90%.  Pada kondisi seperti ini, gas  CO2 yang dihasilkan sebesar 719 kg/jam, NO 0,032 kg/jam dan laju abu sebesar 94 kg/jam. Heating value tertinggi juga diperoleh pada rasio serat dan cangkang = 0 : 100.  Hasil ini menunjukkan bahwa kehadiran serat di dalam bahan bakar memberikan kontribusi negatif terhadap emisi.  Kajian lebih mendalam masih diperlukan untuk meminimalisir limbah padat serat ini untuk digunakan sebagai sumber bahan bakar.
OPTIMASI PROSES PEMBUATAN KARBON AKTIF DARI KULIT SINGKONG MENGGUNAKAN AKTIVATOR ZnCl2 Ananda Monarita; Novi Sylvia; Nasrul ZA; Ishak Ibrahim; Rozanna Dewi
Jurnal Teknologi Kimia Unimal Vol 11, No 1 (2022): Jurnal Teknologi Kimia Unimal - Mei 2022
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jtku.v11i1.7250

Abstract

Karbon aktif adalah suatu bahan yang mengandung unsur karbon 85-95% dan merupakan padatan berpori. Karbon aktif ini merupakan hasil pemanasan bahan yang mengandung karbon pada suhu tinggi tetapi tidak teroksidasi. Pada penelitian ini bahan yang digunakan adalah Kulit Singkong dan aktivatornya berupa ZnCl2. Adapun tujuan penelitian ini untuk mengkaji kondisi operasi pada suhu dan waktu pembakaran diproses karbonisasi, menganalisa kadar air, kadar abu, kadar karbon terikat, dan daya serap terhadap larutan I2 pada Karbon aktif. Penelitian ini dilakukan menggunakan RSM (Response Surface Methodology). Kulit Singkong yang digunakan sebanyak 500 gram dan aktivatornya ZnCl2 10% dengan suhu karbonisasi 300oC, 350oC dan 400oC, waktu karbonisasi selama 1,5 ; 2 ; dan 2,5 jam dan lamanya waktu aktivasi selama 1 jam
KINETIKA HIDROLISA KULIT PISANG KEPOK MENJADI GLUKOSA MENGGUNAKAN KATALIS ASAM KLORIDA Novi Sylvia; Meriatna Meriatna; Haslina Haslina
Jurnal Teknologi Kimia Unimal Vol 4, No 2 (2015): Jurnal Teknologi Kimia Unimal - Nopember 2015
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jtku.v4i2.73

Abstract

Kulit pisang merupakan bahan buangan (limbah buah pisang) yang cukup banyak jumlahnya. Salah satu kandungan kulit pisang kepok adalah pati atau karbohidrat. Karbohidrat dapat dikonversi menjadi gula dengan metode hidrolisis. Penelitian ini bertujuan untuk mengkonversi pati atau karbohidrat dari kulit pisang kepok dan mencari kinetika reaksi hidrolisa tersebut yang, juga menentukan kecepatan reaksi serta energi aktivasi. Proses hidrolisis menggunakan katalis HCI dilakukan dalam labu yang dilengkapi dengan pengaduk, serta dipanaskan di atas pemanas dengan menvariasiakan suhu (80,85,90,95dan 100oC) dan waktu reaksi (10,20,30,40,50 dan 60 menit).Hasil penelitian menunjukkan bahwa kinetika reaksi hidrolisis kulit pisang kepok menggunakan HCl merupakan reaksi orde satu semu, dengan konstanta kecepatan reaksi untuk masing-masing temperatur adalah 0.003533, 0.004022,0.004461,0.004571 dan 0.004645 1/menit, dengan energi aktivasi 14,751 kj/mol.
Pembuatan Gula Reduksi Dari Kulit Kopi Arabika Dengan Proses Organosolv Menggunakan Pelarut Etanol Suryati Suryati; Novi Sylvia
Jurnal Teknologi Kimia Unimal Vol 10, No 2 (2021): Jurnal Teknologi Kimia Unimal - Nopember 2021
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jtku.v10i2.5555

Abstract

Kulit kopi adalah  salah  satu  limbah dari hasil proses pengolahan kopi. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kondisi proses pengolahan limbah kulit kopi arabika menjadi gula reduksi. Penelitian terdiri atas tiga tahap, yaitu tahap pengolahan awal kulit kopi, tahap delignifikasi dan tahap hidrolisis. Pada tahap awal kulit kopi dibersihkan, lalu dijemur selama 3-4 hari untuk menghilangkan kadar air, selanjutnya didelignifikasi secara organosolv dengan variasi pelarut etanol 20%, 35% dan 50% dengan variasi waktu 60 menit, 100 menit dan 120 menit. Kemudian dihidrolisis dengan katalis H2SO4 1% pada suhu 100℃ selama 4 jam. Dari hasil pengujian didapat kadar gula reduksi yang paling besar terdapat pada konsentrasi etanol 50% dan waktu delignifikasi 2 jam, dengan kadar gula reduksi yang dihasilkan sebesar 27.14%. Kadar gula reduksi terendah terdapat pada konsentrasi etanol 30%, dan waktu delignifikasi 1 jam dengan kadar gula reduksi sebesar 20,90%. Kadar yield yang paling besar terdapat pada konsentrasi 50% dan waktu delignifikasi 2 jam dengan kadar yield yang dihasilkan sebesar 40,87%. Kadar yield terendah terdapat pada  dengan konsentrasi 30% ,1 jam dengan kadar yield sebesar 40,78%.
Simulasi Aliran pada Kolom Adsorpsi untuk Proses Penyerapan CO2 dengan Adsorben Karbon Aktif Menggunakan Computational Fluid Dynamics (CFD) Mutia Reza; Novi Sylvia; Lukman Hakim; Wusnah Wusnah; Nasrul ZA
Jurnal Teknologi Kimia Unimal Vol 7, No 1 (2018): Jurnal Teknologi Kimia Unimal - Mei 2018
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jtku.v7i1.1173

Abstract

Pemurnian biogas dari senyawa karbon dioksida dikarenakan dapat menurunkan nilai kalor gas metana (CH4). Salah satu aplikasi yang digunakan dalam hal ini yaitu adsorpsi menggunakan karbon aktif. Penelitian ini mempelajari pengaruh tinggi unggun karbon aktif dan laju alir terhadap persen penyerapan serta kapasitas penyerapan pada simulasi menggunakan CFD (Computational Fluid Dynamics). Hasil yang diharapkan adalah mengetahui kondisi laju alir dan tinggi unggun agar memperoleh persen penyerapan dan kapasitas penyerapan tertinggi. Penelitian ini terdiri dari empat tahap yaitu menggambar geometri, pengecekan geometri serta pengkondisian yang telah dilakukan (iterasi), report data dan pengambilan animasi. Persen penyerapan dan kapasitas penyerapan berbanding terbalik. Persen penyerapan akan meningkat apabila laju alir fluida inlet rendah dengan unggun yang tinggi, sebaliknya terhadap kapasitas penyerapan. Persen penyerapan tertinggi terjadi pada tinggi unggun 10 cm dengan laju alir 50 cm3/menit dan persen penyerapan terendah terjadi pada tinggi unggun 6 cm3/menit dengan laju alir 150 cm3/menit. Hal ini dikarenakan semakin tinggi unggun dan dengan laju alir yang rendah maka akan semakin banyak adsorbat mengalami kontak dengan adsorben, begitu juga sebaliknya. Sedangkan kapasitas penyerapan maksimal terjadi pada tinggi unggun 6 cm dengan laju alir 150 cm3/menit dan kapasitas penyerapan minimal terjadi pada tinggi unggun 10 cm dengan laju alir 50 cm3/menit. Kata kunci: kapasitas penyerapan, karbon aktif, laju alir, persen penyerapan, simulasi
Aplikasi Kontrol PID pada Reaktor Pabrik Asam Formiat dengan Kapasitas 100.000 Ton/Tahun Nasrul Z.A; Yonita Putri Roja; Novi Sylvia
Jurnal Teknologi Kimia Unimal Vol 7, No 2 (2018): Jurnal Teknologi Kimia Unimal - Nopember 2018
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jtku.v7i2.1253

Abstract

Continuous Stirred Tank Reactor (CSTR) atau Reaktor Alir Tangki Berpengaduk(RATB) merupakan salah satu jenis reaktor yang umumnya berbentuk bejana danbekerja secara kontinyu. Continuous Stirred Tank Reactor (CSTR) banyakdigunakan untuk reaksi-reaksi homogen fase cair tanpa katalis maupun dengankatalis. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan respon terbaik kontrol PIDdengan menggunakan metode trial and error pada nilai Kc, Ti, dan Td. Metodetrial and error adalah adalah metode mencari nilai parameter dengan caramencoba-coba suatu nilai tertentu sebagai parameter sampai didapat sebuahperformansi kontrol PID yang terbaik. Sistem kontrol PID merupakan controlleruntuk menentukan presisi suatu sistem instrumentasi dengan karakteristik adanyaumpan balik pada sistem tersebut (Feed back). Adapun metodologi penelitian iniadalah membuat model steady state Continuous Stirred Tank Reactor (CSTR),kemudian mengubah model steady state menjadi model dynamic, lalu membuatmodel kontrol PID, setelah itu melakukan tuning terhadap kontrol PID danmelakukan pengujian terhadap kontrol PID, dengan melakukan gangguan padaset point. Nilai Kc = 8, Ti = 1 dan Td = 0 respon waktu rata-ratanya 0,815 menit, sebuah sistem pengendalian suhu yang dapat diterapkan untuk mendapatkanwaktu yang paling optimal. Nilai Kc = 10, Ti = 4 dan Td = 0 waktu rata-ratanya1,257 menit sebuah sistem pengendalian suhu yang memiliki waktu yang kurangoptimal. Kata Kunci: Continuous Stirred Tank Reactor (CSTR), PID, Set Point.
FORMULASI PEMBUATAN SHAMPO DENGAN BAHAN BAKU MINYAK KEMIRI (ALUERITES MOLUCCANA) UNTUK KESEHATAN RAMBUT Sulhatun Sulhatun; Evi Juliati; Novi Sylvia; Jalaluddin Jalaluddin; Syamsul Bahri
Jurnal Teknologi Kimia Unimal Vol 11, No 1 (2022): Jurnal Teknologi Kimia Unimal - Mei 2022
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jtku.v11i1.7247

Abstract

 Kemiri (Alueurites Moluccana)  merupakan tanaman yang mengandung asam lemak bebas seperti : asam linolenat, asam oleat, asam linoleat, asam palmitat, dan asam stearat yang dapat dimanfaatkan sebagai  bahan perawatan rambut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi proses jenis pelarut dan waktu pengadukan pada produk shampo yang dihasilkan. Penelitian dilakukan dengan persiapan bahan baku minyak kemiri dan tahap selanjutnya thap proses pembuatan sampo dengan pencampuran minya kemiri dan bahan aditif  melalui variasi kadar minyak kemiri pada  16,6 %, 24,6 % dan 25,3 % dan waktu pengadukan 5, 10 dan 15 menit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengaruh kenaikan persentase minyak kemiri dan waktu pengadukan memberikan efek terhadap penurunan  kadar busa dalam produk shampo yang dihasilkan. Dan  kestabilan busa terjadi pada waktu pengadukan 15 menit.  Selain itu semakin tinggi volume minyak kemiri  maka akan menyebabkan kenaikan visikositas shampo. Nilai visicositas shampo terbaik terdapat pada kadar minyak kemiri  16,6 %  dan waktu  pengadukan 15 menit yaitu sebesar 35,10 cps. pH shampoo minyak kemiri yang terbaik pada shampo minyak kemiri sebesar 4,2  hal ini menunjukkan bahwa shampo yang diproduksi sesuai persyaratan SNI yang ditetapkan yaitu berkisar 4-6.
PENGARUH GEOMETRI TINGGI KONIS PADA SIKLON PERSEGI TERHADAP EFISIENSI PENGUMPULAN DAN PENURUNAN TEKANAN MENGGUNAKAN METODA CFD (COMPUTATIONAL FLUID DYNAMIC) Novi Sylvia; M Zulfadhli; Fikri Hasfita; Yazid Bindar; Mariana Mariana; Elwina Elwina
Jurnal Teknologi Kimia Unimal Vol 4, No 1 (2015): Jurnal Teknologi Kimia Unimal - Mei 2015
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini memaparkan hasil penelitian yang diperoleh melalui aplikasi komputasi dinamika fluida (Computational Fluida Dynamic,CFD) untuk mensimulasi medan alir di dalam siklon persegi. Perangkat lunak Gambit digunakan sebagai pre-processor untuk menggambar konfigurasi, diskritisasi, dan pendefinisian kondisi batas siklon. Panjang Sisi siklon yang digunakan 0,2 m menyesuaikan dengan diameter siklon silinder Lapple, dengan kondisi operasi  ditentukan pada laju alir gas sebesar 0,1m3/s sementara beban partikel dalam  laju alir gas sebesar 0,01kg/m3. Perangkat lunak CFD FLUENT 6.2.16 digunakan untuk simulasi medan alir dan dinamika partikel dalam siklon. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh geometri dengan menvariasikan tinggi konis dan diameter ash hopper pada siklon persegi  terhadap medan alir, efisiensi dan penurunan tekanan. Prediksi yang dihasilkan memberikan informasi mengenai medan alir berupa kecepatan axial dan tangensial di dalam siklon serta informasi efisiensi dan penurunan tekanan. Hasil kajian menunjukkan bahwa Hasil penelitian ini diperoleh efisiensi tertinggi yaitu 90,35% dengan kecepatan alir umpan 20m/s dan nilai kehilangan tekanan terendah(Pressure Drop) 13747,044 Pa dengan kecepatan alir umpan 5m/s pada siklon persegi yang mempunyai perbandingan tinggi konis Lc/a 2,25.
Optimasi Proses Penyerapan CO2 dengan Adsorben Karbon Aktif Menggunakan Computational Fluid Dynamics (CFD) dan Response Surface Methodology (RSM) Novi Sylvia; Lia Sobrina; Nasrun Nasrun
Jurnal Teknologi Kimia Unimal Vol 8, No 1 (2019): Jurnal Teknologi Kimia Unimal - Mei 2019
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jtku.v8i1.1918

Abstract

Biogas purification from carbon dioxide compounds due to can reduce the calorific value of methane (CH4). One application used in this case is adsorption using activated carbon. This study aims to simulate the absorption of CO2 using ANSYS R19.0 and to analyze percent adsorption, adsorption capacity and isothermal adsorption. Based on variations in bed height, flow rate and pressure, the highest percent percussion occurs at 10 cm bed height, 50 cm3/minute flow rate with a pressure of 1.4 atm and the lowest percent absorption occurs at 6 cm bed height, 150 cm3/minute flow rate with a pressure of 1.2 atm. Whereas the maximum absorption capacity occurs at 8 cm bed height, 50 cm3/minute flow rate at a pressure of 1.4 atm and minimum absorption capacity occurs at 8 cm bed height, flow rate of 150 cm3/minute at a pressure of 1 atm. This adsorption process occurs in the Langmuir isotherm with R2 approaching 1, which is equal to 0.9151. The optimization results were obtained at a flow rate of 50 cm3/minute, bed height 9.46 cm and 1.4 atm pressure.
OPTIMASI PROSES PEMBUATAN BIODIESEL DARI MINYAK BIJI JARAK KEPYAR (Ricinus communis L.) DENGAN METODE EKSTRAKSI REAKTIF Wawan Setiawan; Azhari Azhari; Novi Sylvia
Jurnal Teknologi Kimia Unimal Vol 6, No 1 (2017): Jurnal Teknologi Kimia Unimal - Mei 2017
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jtku.v6i1.468

Abstract

Biodiesel merupakan suatu bahan bakar alternatif yang ramah lingkungan.Dalam penelitian ini bahan baku yang digunakan dalam pembuatan biodiesel adalah minyak Jarak kepyar (Ricinus communis L). Proses pembuatan biodiesel yang digunakan adalah reaksi eksraksi reaktif, yaitu salah satu proses pembuatan biodiesel dari minyak jarak kepyar dengan menggunakan pelarut etanol. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mencari kondisi optimum proses pembuatan biodiesel dari minyak jarak kepyar dengan menggunakan software design expert 6.0.8 dengan metode response surface methogology (RSM) model central composite design (CCD). Minyak jarak kepyar di esterifikasi terlebih dulu. Adapun perbandingan mol yang digunakan (minyak : alkohol = 1:5,1:5.5,1:6), persen katalis = 0,95% dengan suhu reaksi 60o , 65C. Suhu optimum pada percobaan ini yaitu 65oC dengan waktu reaksi 150 menit mendapatkan yield sebesar 28.55%. Biodiesel yang dihasilkan dianalisa sifat fisika dan kimia seperti densitas, flashpoint, dan yield.
Co-Authors -, Jalalludin . ELWINA . Elwina . Wusnah . Wusnah . YUNARD . Yunardi Abrar Muslim Abrar Muslim Abrar Muslim Agam Muarif Ahmad Fikri Ahmad Fikri Ainun, Sarifah Akbar, Alpadilah ALBANA, HASAN Amanda Fitria Rahmadani Nasution Ananda Monarita Ananda, Aldila Andri Nur rizky Anisa Anisa Anisa Aulia Anisma Fahmi Anisyah Padang Arif Maulana Arif Setiawan Aulia, Muhammad Rifki Aulia, Yeni Authar, Mhammad Azhari Azhari Azhari Azhari Azhari Azhari Cahyati, Annisa Ayu Cut Mauliza Utary Deni Hadiana, Deni Devi, Sri Marlia Dinda Humaira E. Elwina Eddy Kurniawan Elviana, Suci Elwina Elwina Evi Juliati Fachry Abda El Rahman Fahirul Muhar Fahirul Muhar Faisal . Faisal Faisal Fajar Sidiq Seregar Fazira, Zetta Ferri Safriwardy Fibarzi, Wiza Ulfa Fikri Hasfita Fitriani Fitriani Fitriani Fitriani Frastika, Triana Indah Handewi Purwati Saliem, Handewi Purwati Hariyadi, Asful Haslina Haslina Hendi Setiawan Hesni, Yuli Holila, Manna Husna, Uswatun Husni Husin Husni Husin Husni Husni Ibnu Salman, Ibnu Ibrahim, Ishak Ilham Maulana Iqbal Kamar Irma Yani, Irma Ishak Ibrahim Ishak Ibrahim Ishak Ishak Ishak Ishak Ishak Ishak Izazy, Nurul Qolbi Jalaluddin Jalaluddin Jalaluddin Jalaluddin Jalaluddin Jalaluddin Jalaluddin Jalalul Akbar, Said Janni, Miftahul Kamar, Iqbal Khairunnisa Khalsiah Khalsiah Kurniawan, Meutia Leni Maulinda, Leni Leni, Maulinda Lia Sobrina Lukman Hakim Lukman Hakim Lukman Hakim M Ali Anto M Anjes Laudi M Riza M Zulfadhli Maharsih, Inggit Kresna Mariana Mariana Maryana Maryana Masrullita Masrullita Masrullita Masrullita Masrullita, Masrullita Maulana, Muhammad Zikri Mauliza Asri Mawaddah Fitria Medyan Riza Medyan Riza Meriatna Meriatna Monika Ramazela Muhammad Muhammad Muhammad Subhan Muhammad, Muhammad Mulyawan, Rizka Mutia Reza Mutia Reza Mutiara Lestari Simanjuntak Nabila Adhani Nasrul ZA Nasrul ZA Nasrul ZA, Nasrul Nasrul Za, Nasrul Za Nasrun, Mahdalena Nia Sagita Lestari Nissah, Khairun Nur Alia, Nur Nur Asiah Indah Rahayu Nurlaila, Rizka Nurmalita Nurmalita Oktaviani oktaviani Panjaitan, Muhammad Ishak Idrus Permatasari, Anggraeni Dian pradana, ardie surya Purwoko, Agus Pusfitasari, Memik Dian Putri, Balqis Eka putri, intan nanda Putri, Melani Annisa Qisti, Ruhul R.A Nita Rosalinda Muttaqin Rahayu Retnowulan, Sri Rahmi, Delfi Ramadhan, Cindia Ramdhani, Nevia Arbi Ranti Kusuma Wardhani Raudhatul Ulfa Retnowulan, Sri Rahayu Reza, Mutia Rianda, Rizki Rido Lumban Tobing Ridwandi Riska Putri Rizka Mulyawan Rizka Mulyawan Rizka Nurlaila Roja Andesta Rozanna Dewi Safriwardi, Ferri Salim, Muhammad Yahdi Sandi, Nazlia Armita Saputra Ramadhan, Muhammad Bagus Sarah Sarah Sari, Thalia Winda Sembiring, Rinawati Seriani Annisa Sigian, Zikri Husni Silitonga, Hanna Amaliah Sinaga, Ahmad Roihan Sitorus, Sarifah Sulhatun Sulhatun Suryati Suryati Suryati Suryati Suryati Syafriandi Damanik Syamsul Bahri Syamsul Bahri Syamsul Bahri Taufiq Taufiq Thalia Winda Sari Tsa Tsa Anindya Rakhim Ahmadi Ulfa, Raudhatul Vebry Ade Vrans Veithzal Rivai Zainal Wardhani, Ranti Kusuma Wawan Setiawan Wiza Ulfa Fibarzi Wiza Ulfa Fibarzi Wusnah Wusnah, Wusnah Yazid Bindar Yazid Bindar Yazid Bindar Yogi Ardhika Wijaya Yonita Putri Roja Yosi, Andre Yunardi, Y yunardi, yunardi Yuni Evama Yusi Riksa Yustiana, Yusi Riksa Zainuddin Ginting Zulmiardi, Zulmiardi Zulnazri Zulnazri, Z