Claim Missing Document
Check
Articles

IMPLEMENTASI MEDIA GAME EDUKASI QUIZIZZ DALAM MENINGKATKAN MINAT BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM(PAI) DI SMP 6 SAPE SATAP Desi Anggriani; Nasaruddin; Riska Amanda Khatimah
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 11 No. 04 (2025): Volume 11 No. 04 Desember 2025 Published
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v11i04.9859

Abstract

Siswa merasa jenuh Saat pembelajaran PAI. Minat belajar siswa yang turun menjadi tantangan bagi guru harus kreatif memilih media pembelajaran yang tepat.Salah satu media pembelajaran yang tepat digunakan adalah Aplikasi Quizizz. Fitur aplikasi Quizizz yang menarik seperti bermain game membuat siswa termotivasi untuk belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi Media game edukasi Quizizz dalam Minat belajar siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kulitatif.Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan dalam segi kehadiran dan hasil nilai yang memenuhi kriteria ketuntasan Minimal (KKM) meningkatmenjadi 90 % setelah menggunakan Aplikasi Quizizz. Hal ini menunjukkan bahwa implementasi Aplikasi Quizizz bisa meningkatkan Minat,kehadiran dan hasil belajar PAI
IMPLEMENTASI TEKNOLOGI DEEP LEARNING DALAM MENINGKATKAN EFEKTIVITAS PEMBELAJARAN PAI BERBASIS LITERASI DIGITAL Salmin Salmin; Nasaruddin Nasaruddin; Ruslan Ruslan
Tajdid: Jurnal Pemikiran Keislaman dan Kemanusiaan Vol 10 No 1 (2026): April
Publisher : LP2M IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/tajdid: jurnal pemikiran keislaman dan kemanusiaan.v10i1.5840

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi dan menganalisis implementasi teknologi deep learning dalam meningkatkan efektivitas pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) yang berbasis literasi digital. Perkembangan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence), khususnya deep learning, membuka peluang besar dalam dunia pendidikan, termasuk dalam pembelajaran agama yang selama ini masih cenderung bersifat konvensional. Deep learning memungkinkan terciptanya sistem pembelajaran yang lebih adaptif, personal, dan interaktif sesuai dengan karakteristik dan kebutuhan peserta didik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kual itatif dengan jenis studi kepustakaan (library research) yang diperkuat dengan studi lapangan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap guru PAI dan praktisi teknologi pendidikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi deep learning dalam pembelajaran PAI dapat dilakukan melalui berbagai media dan aplikasi, seperti chatbot islami, sistem kuis otomatis berbasis pemahaman, analisis teks Al-Qur’an dan hadis, serta rekomendasi materi berbasis kebutuhan siswa. Penggunaan teknologi ini mendorong peningkatan literasi digital siswa, mempercepat pemahaman konsep-konsep keislaman secara kontekstual, serta menciptakan pengalaman belajar yang lebih menarik dan partisipatif. Namun, keberhasilan implementasinya sangat bergantung pada kesiapan infrastruktur teknologi, kompetensi guru dalam literasi digital, serta desain kurikulum yang adaptif terhadap perkembangan teknologi. Penelitian ini merekomendasikan perlunya pelatihan guru PAI dalam pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan, serta pengembangan kebijakan pendidikan yang mendukung integrasi teknologi digital dalam pembelajaran agama. Dengan demikian, pembelajaran PAI tidak hanya relevan dengan tantangan zaman, tetapi juga mampu menanamkan nilai-nilai Islam secara efektif kepada generasi digital.
MODEL PEMBELAJARAN KREATIF DAN INOVATIF PADA PENDIDIKAN AGAMA ISLAM (Strategi Penguatan Karakter Peserta Didik) Yeni Arnaningsih; Nasaruddin Nasaruddin; Ruslan Ruslan
Tajdid: Jurnal Pemikiran Keislaman dan Kemanusiaan Vol 10 No 1 (2026): April
Publisher : LP2M IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/tajdid: jurnal pemikiran keislaman dan kemanusiaan.v10i1.5848

Abstract

Perkembangan ilmu dan teknolgi di era digital 4.0 adalah sesuatu yang tidak terelakkan, perbahan tersebut tentunya sedikit banyak membawa dampak negatif terhadap siswa di sekolah-sekolah. Dengan kehadiran gadget dengan berbagai macam dan jenisnya menjadikan mereka bebas melihat sesuatu yang seharusnya tidak layak bagi mereka yang tentunya juga berpotensi merubah cara pandang, sifat dan karakter mereka. Oleh sebab itu guru sebagai pendidik, harus menemukan cara baru untuk menyibukkan mereka sehingga teralihkan dengan sesuatu yang positif. Penelitian ini bersifat library research (penelitian kepustakaan) dengan menggunakan rumusan hipotesis yang telah diuji melalui pengumpulan beberapa jenis data dan teori substantif sehingga lebih fokus dan berlaku untuk obyek-obyek yang akan diteliti. Data yang diperlukan diperoleh dari berbagai macam sumber seperti buku referensi, buku-buku teks, jurnal ilmiah, majalah, surat kabar online, dokumen, dan sumber-sumber lainnya. Sedangkan analisisnya, menggunakan analisis deskriptif dan argumentatif secara hermeneutika dengan memaparkan makna yang terkandung di balik tulisan (teks) yang secar harfiah dapat diartikan melalui penafsiran serta interpretasi. Dari penelitian ini, peneliti menemukan beberapa model dan strategi dari para pakar dan ahlinya dalam bidang Pendidikan, terkhusus Pendidikan Agama Islam. diantaranya; Discovery Learning (Pembelajaran Kooperatif), Problem Based Learning (PBL), Problem Solving (Menyelsaikan Masalah), Contextual Teaching and learning (Pembelajaran kontekstual), PAIKEM (Pembelajaran Aktif, Inovatif, Kreatif, Efektif dan Menyenangkan) serta Cooperative Learning (Pembelajaran Kooperatif)
STRATEGI IMPLEMENTASI LITERASI AL-QUR'AN DALAM PENGUATAN KARAKTER RELIGIUS SISWA DI SEKOLAH MENENGAH ATAS: STUDI KASUS DI SMAN 1 KOTA BIMA Lalu Shalihin Muttaqin; Nasaruddin Nasaruddin; Ruslan Ruslan
Tajdid: Jurnal Pemikiran Keislaman dan Kemanusiaan Vol 10 No 1 (2026): April
Publisher : LP2M IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/tajdid: jurnal pemikiran keislaman dan kemanusiaan.v10i1.6082

Abstract

Dalam lanskap pendidikan kontemporer Indonesia, implementasi Gerakan Literasi Sekolah (GLS) di institusi pendidikan umum seringkali mengalami reduksi makna yang signifikan. Fokus kebijakan kerap terisolasi pada dimensi kognitif-akademik semata, seperti literasi baca-tulis fiksi atau non-fiksi umum, sementara dimensi literasi religius-khususnya pembacaan Al-Qur'an-belum mendapatkan proporsi manajerial yang strategis dan seringkali terpinggirkan sebagai agenda sekunder. Artikel ini bertujuan untuk melakukan analisis komprehensif dan mendalam mengenai strategi implementasi program literasi Al-Qur'an di SMAN 1 Kota Bima, serta mengeksplorasi implikasi teoretis dan praktisnya terhadap penguatan karakter siswa di tengah tantangan degradasi moral remaja. Penelitian ini mengadopsi pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus deskriptif, menggali data melalui observasi partisipatif yang intensif, wawancara mendalam dengan pemangku kepentingan, dan analisis dokumentasi kurikulum. Temuan penelitian menunjukkan bahwa: (1) Pelaksanaan literasi Al-Qur'an telah berhasil dilembagakan melalui strategi Integrated Habituation (07.00-07.15 WITA) yang didukung oleh manajemen kolaboratif lintas mata pelajaran, melibatkan guru non-PAI sebagai fasilitator utama, sebuah langkah yang mendobrak dikotomi peran guru; (2) Program ini memberikan dampak signifikan pada pembentukan habituasi kedisiplinan dan kesiapan belajar (learning readiness) melalui mekanisme neuro-psikologis penciptaan "Zona Alfa" yang mereduksi stres akademik; (3) Hambatan sarana fisik diatasi melalui mekanisme social learning dalam bentuk peer-tutoring dan adaptasi teknologi digital. Kesimpulannya, keberhasilan literasi religius di sekolah umum tidak semata bergantung pada instruksi kurikulum, melainkan pada political will kepemimpinan sekolah yang kuat dan desentralisasi pengawasan yang menghapus sekat antara ilmu umum dan agama.
INTEGRASI TEKNOLOGI DIGITAL DALAM PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM: PELUANG DAN TANTANGAN DI ERA INDUSTRI 4.0 Rustam Rustam; Nasaruddin Nasaruddin; Ruslan Ruslan
Tajdid: Jurnal Pemikiran Keislaman dan Kemanusiaan Vol 10 No 1 (2026): April
Publisher : LP2M IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/tajdid: jurnal pemikiran keislaman dan kemanusiaan.v10i1.6202

Abstract

Penelitian ini mengkaji pengaruh integrasi teknologi digital dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di era Revolusi Industri 4.0. Tujuan utama adalah memahami manfaat dan tantangan yang muncul dari penggunaan teknologi seperti platform digital, media interaktif, dan kecerdasan buatan dalam pembelajaran PAI. Metode yang digunakan meliputi menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif observasi praktik pendidikan berbasis teknologi di berbagai madrasah dan sekolah Islam, dengan pendekatan kualitatif. Hasil menunjukkan bahwa teknologi mampu memperluas akses sumber belajar, meningkatkan motivasi dan keterlibatan siswa, serta membangun internalisasi nilai mulia secara lebih efektif. Namun, tantangan seperti infrastruktur belum merata dan kurangnya kompetensi guru masih menjadi hambatan utama. Implikasi strategis menuntut inovasi berkelanjutan dan pelatihan komprehensif dalam menyambut pendidikan Islam berbasis digital. Saran fokus pada peningkatan akses dan kesiapan sumber daya manusia sebagai kunci keberhasilan penerapan teknologi
Model Penguatan Karakter oleh Guru PAI untuk Mengatasi Perilaku Bullying di SMKN 1 Kota Bima Andriani Andriani; Nasaruddin Nasaruddin; Sri Jamilah
Action Research Journal Indonesia (ARJI) Vol. 7 No. 2 (2025): Action Research Journal Indonesia (ARJI)
Publisher : PT. Pusmedia Group Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61227/arji.v7i2.317

Abstract

Perilaku bullying di sekolah merupakan masalah sosial yang berdampak signifikan pada perkembangan emosional dan sosial siswa. Bullying tidak hanya merusak hubungan interpersonal, tetapi juga dapat menurunkan prestasi akademik siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji model penguatan karakter oleh guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam mengatasi perilaku bullying di SMKN 1 Kota Bima. Model ini diharapkan dapat menciptakan lingkungan sekolah yang lebih aman, nyaman, dan kondusif. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Penelitian dilakukan selama 3 Bulan, dari awal September hingga Desember. Lokasi penelitian dilakukan di SMKN 1 Kota Bima, dengan sampel yang terdiri dari guru PAI, pihak Bimbingan Konseling (BK), serta siswa sebagai partisipan. Data yang digunakan terdiri dari data primer yang diperoleh melalui wawancara mendalam dan observasi langsung, serta data sekunder yang diperoleh dari dokumentasi dan literatur terkait. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Sementara itu, teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif kualitatif dengan penyajian data berdasarkan tema-tema yang muncul dari hasil wawancara dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penguatan karakter oleh guru PAI berfokus pada pemberian nasihat dan pembinaan moral kepada pelaku bullying melalui pendekatan berbasis ajaran agama Islam, yang mengajarkan kasih sayang, toleransi, dan saling menghormati. Selain itu, pihak BK turut berperan dalam memberikan pembinaan lanjutan serta tindakan disipliner, seperti skorsing, untuk kasus bullying fisik. Model ini terbukti efektif dalam mengurangi perilaku bullying dan menciptakan suasana sekolah yang lebih aman dan mendukung bagi seluruh siswa. Kesimpulannya, penguatan karakter yang dilakukan oleh guru PAI di SMKN 1 Kota Bima melalui pendekatan berbasis nilai-nilai agama Islam memberikan dampak positif dalam mengatasi perilaku bullying dan membentuk karakter siswa yang lebih baik. Pembinaan yang dilakukan baik secara preventif maupun kuratif mampu menciptakan lingkungan yang lebih harmonis dan kondusif bagi perkembangan siswa. Model penguatan karakter oleh guru PAI di SMKN 1 Kota Bima dapat mengurangi perilaku bullying dengan menanamkan nilai-nilai agama seperti kasih sayang, kejujuran, dan saling menghormati. Dengan pendekatan ini, siswa diharapkan lebih peduli terhadap sesama, menghindari perilaku negatif, dan menciptakan lingkungan sekolah yang lebih aman dan harmonis. Penelitian selanjutnya perlu mengeksplorasi dampak jangka panjang penguatan karakter oleh guru PAI terhadap bullying. Sekolah harus mengintegrasikan nilai agama dalam kurikulum, meningkatkan pelatihan guru, dan memperkuat kolaborasi dengan orang tua serta masyarakat untuk menciptakan lingkungan belajar bebas bullying.
Pendekatan Psikologis dalam Pendidikan Islam: Menjawab Tantangan Pendidikan di Era Digital Amma Ainun; Fitriani Fitriani; Saifuddin Saifuddin; Nurma Nurma; Nasaruddin Nasaruddin; Ruslan Ruslan
Action Research Journal Indonesia (ARJI) Vol. 7 No. 4 (2025): Action Research Journal Indonesia (ARJI)
Publisher : PT. Pusmedia Group Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61227/arji.v7i4.576

Abstract

Perkembangan teknologi digital yang pesat telah membawa dampak signifikan terhadap pendidikan, termasuk pendidikan Islam. Peserta didik semakin rentan terhadap distraksi, kecanduan gawai, dan melemahnya internalisasi nilai akhlak. Kondisi ini menuntut pendidikan Islam untuk tidak hanya menekankan aspek kognitif, tetapi juga memperhatikan dimensi psikologis peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan pendekatan psikologis dalam pendidikan Islam sebagai strategi menghadapi tantangan pendidikan di era digital. Penelitian menggunakan metode kepustakaan (library research) dengan sumber data primer berupa buku, jurnal ilmiah, dan artikel akademik, serta data sekunder dari laporan penelitian dan dokumen terkait. Data dianalisis secara deskriptif-analitis dengan pendekatan tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan psikologis berperan penting dalam memahami karakteristik emosional, kognitif, dan perilaku peserta didik, sehingga pendidikan Islam dapat lebih adaptif menghadapi era digital. Dampak temuan ini memperlihatkan bahwa penguatan motivasi intrinsik, pengendalian diri, dan internalisasi nilai Islam yang kontekstual dapat meningkatkan efektivitas pembelajaran agama. Penelitian ini merekomendasikan keterlibatan kolaboratif antara guru, orang tua, dan lembaga pendidikan dalam mengintegrasikan strategi psikologis dengan nilai-nilai Islami, serta mendorong penelitian empiris lanjutan untuk menguji efektivitas penerapan pendekatan ini. Dengan demikian, pendidikan Islam mampu melahirkan generasi berakhlak mulia, cerdas emosional, dan resilien menghadapi dinamika global.
Reconstituting Pedagogical Authority in the GenAI Era: Intelligent-TPACK, Deep Learning, and the Ethical-Cultural Knowledge of Maja Labo Dahu in Islamic Religious Education Lalu Muttaqin; Nasaruddin Nasaruddin; Syarifuddin Syarifuddin
FIKROTUNA: Jurnal Pendidikan dan Manajemen Islam Vol. 15 No. 01 (2026): FIKROTUNA: Jurnal Pendidikan dan Manajemen Islam
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Institut Agama Islam Al-Khairat Pamekasan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32806/jf.v15i01.1761

Abstract

The diffusion of generative artificial intelligence (GenAI) into classrooms has produced inverted authority, a structural gap in which students' digital fluency outpaces teachers' technical mastery, placing particular pressure on Islamic Religious Education (IRE), where the teacher conventionally serves as the primary interpretive authority. No existing framework integrates AI-enabled teaching competence, deep-learning pedagogy, and culturally grounded moral resilience into a single coherent model. This qualitative case study examined how eleven IRE teachers at MAN 2 Kota Bima (West Nusa Tenggara, Indonesia) negotiate these pressures through the Mbojo philosophy of Maja Labo Dahu. Following critical-case logic, data were collected via semi-structured interviews, non-participant classroom observation (24 sessions), and an open-ended student survey (n = 93; January–March 2026), and analysed using the Miles–Huberman–Saldaña interactive model. Three findings emerged: pedagogical authority is reconstituted through reverse mentoring grounded in tawāḍuʿ (humility), confirmed across 14 of 24 observed sessions; deep-learning pedagogy is operationalised through a "language of technological analogy" mapping sharīʿah concepts onto digital metaphors, and embedded within a "Digital Compassion Protocol" aligned with Indonesia's Love-Based Curriculum (KMA 1503/2025); and Maja Labo Dahu functions as a dual self-regulation mechanism dahu (divine monitoring) and Maja (social filtering) governing student digital behaviour beyond institutional perimeters, independently recalled by 53 of 93 respondents. These findings yield the Intelligent-TPACK-Mbojo model, which extends Intelligent-TPACK by adding an Ethical-Cultural Knowledge (ECK) layer derived from community-internalized, multigenerational values rather than universal ethical principles. Counter-evidence and conditions for cross-cultural ECK substitutability are addressed explicitly.
PERAN LEMBAGA KEUANGAN SYARIAH DALAM PENINGKATAN PERAN PEREMPUAN PADA SEKTOR PERTANIAN Nasaruddin Nasaruddin; Umar Sagaf; Ismail Ismail; Sri Wahyunti
J-ESA (Jurnal Ekonomi Syariah) Vol. 5 No. 1 (2022): Juni
Publisher : Program Studi Ekonomi Syariah IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/jesa.v5i1.1180

Abstract

Lembaga keuangan Syariah, memiliki potensi yang signifikan untuk pembiayaan pertanian karena lembaga keuangan syariah adalah sebagai lembaga intermediasi keuangan yang mampu memecahkan permasalahan yang terjadi disektor pertaniaan yaitu kelemahan dukungan modal. Perempuan memiliki peran yang sangat penting dalam pengelolaan ekonomi keluarga, perempuan bertugas mengatur penggunaan harta dengan efisien serta membantu meningkatan penghasilan suaminya dalam mengolah hasil dari sektor pertanian. Tujuan penelitan untuk mengetahui peran perempuan dalam pembangunan ekonomi keluarga berdasarkan perspektif Islam, peran produktif perempuan di sektor pertanian dan peran Lembaga Keuangan Syariah dalam meningkatkan produktifitas perempuan pada sektor pertanian. Metodelogi yang digunakan yaitu studi literatur, penulis menggunakan sumber penelitian empiris dengan mengumpulkan data dan informasi yang berkaitan dengan Lembaga keuangan syariah dan peran perempuan disektor pertanian. Hasil penelitian peran perempuan dalam Islam adalah mendidik anak-anaknya dan mengelola ekonomi keluarga. Peran produktif perempuan disektor pertanian yang cocok yaitu home indurtry dan lembaga keuangan syariah berperan dalam sosialisasi pembentukan kelompok perempuan pengolah hasil pertanian, Memberikan bantuan modal lunak dalam pengelolaan industri pengolahan hasil pertanian, Adanya pengawasan oleh Dewan Pengawas Syariah, Adanya kontrol terhadap tabungan
PRAKTIK JUAL BELI ONLINE MENGGUNAKAN SISTEM CASH ON DELIVERY (COD) DITINJAU DARI PRESPEKTIF AKAD ISTISHNA DALAM EKONOMI SYARIAH (STUDI PELANGGAN PERUSAHAAN JASA EXPRES J&T KOTA BIMA Eka Uswatun Hasanah; Nasaruddin Nasaruddin; Rafiuddin Rafiuddin
J-ESA (Jurnal Ekonomi Syariah) Vol. 6 No. 2 (2023): Desember
Publisher : Program Studi Ekonomi Syariah IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/jesa.v6i2.1954

Abstract

Jual beli online ialah teknik yang baru dalam dunia perdagangan pada kehidupan masyarakat di era moderen. Jual beli online juga dianggap praktis sebab pemasarannya secara online memanfaatkan internet sebagai sumber informasi yang potensial guna mempermudah sistem kehidupan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Praktik Jual Beli Online Menggunakan Sistem Cash On Delivery (COD). Untuk mengetahui Praktik Jual Beli Online Menggunakan Sistem Cash On Delivery (COD) Ditinjau Dari Perspektif Akad Istishna Dalam Ekonomi Syariah. Metode penelitian ini merupakan metode penelitian kualitatif deskriptif berupa mengumpulkan data-data terhadap subjek yang akan diteliti. Teknik pengumpulan data dilakukan menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa Praktik jual beli online banyak digemari oleh banyak orang sebab prosesnya yang mudah dan mempermudah konsumen dalam berbelanja, hal ini disebabkan karena terdapatnya sistem pembayaran yang sesuai dengan kebutuhan konsumen. Praktik ini digemari juga sebab banyaknya keuntungan yang didapatkan pembeli seperti harga barang yang lebih murah dari pasar swalayan biasa, diberikannya voucher berbelanja oleh e-commerce, serta biaya ongkos kirim relative terjangkau sehingga menarik minat pembeli dalam melakukan praktik jual beli secara online. Praktik jual beli online perspektif akad istisna yang pertama, yaitu pembeli memesan barang dengan mencari barang sesuai dengan kriteria yang diinginan kepada penjual dan yang bertanggung jawab membayar barang yang telah dipesan. Penjual dan pembeli melakukan kesepakatan tertentu serta penjual menginformasikan deskripsi barang yang hendak diperjual belikan. penjual bertanggung jawab menginformasikan harga barang yang diperjual belikan, serta pembeli juga berhak melakukan pengembalian barang apabila terdapat kecacatan barang yang diterima setelah melakukan prosedur yang telah ditetapkan.
Co-Authors Abdul Munir Abdus Sahid Abdussahid Abdussahid Adam Adam Ade Nurfadillah Ade Rahman Agus Salam Ahmad Ahmad Ahmad Audar Ali Ridho Alifah Muthmainnah Alimudin Alimudin Amma Ainun Andriani Andriani Arif Sofyandi Arisandi , Bustomi Azhar Azhar Bustomi Arisandi Cucu Cahyati Desi Anggriani Ditya Fajrianti Eila Mawar Fitria Eka Fitria Nurjadid Eka Fitriah Nurjadin Eka Uswatun Hasanah Evi Fatimatur Rusydiyah Fathani Mubarak Fathani Mubarak FATHUR ROHMAN Fathurrahman Fathurrahman Fathurrahman Fathurrahman Fitriani Fitriani Fuaddudin Fuaddudin Gufran Hanik Yuni Alfiyah Heryati Heryati Ihlas, Ihlas Ihwan Ihwan Ikhsan Maulana Ilham Ilham Ilham Ilham Ilham Ilham Ilham Inang Ismail Ismail Iwansyah Iwansyah Jasman Jasman Kaharuddin Kaharuddin Klis Dianti Kusaeri Lalu Muttaqin Lalu Shalihin Muttaqin Luh Putu Ratna Sundari Luthfiyah Luthfiyah Mahiratin Mahiratin Masita Masita Mayada Mayada Mayada Mega Oktaviany Moh. Safrudin Moh. Safrudin Muhammad Andi Mutiah Farhaty Nurdiniawati Nurdiniawati Nurdiniawati Nurdiniawati Nurinsa safitriani Nurma Nurma Nurul Zuhriyah Rafiuddin Rafiuddin Rajais Rajais Rati Puspitasari Reka Purnama Riska Amanda Khatimah Rudy Sumiharsono Ruslan Ruslan Ruslan Ruslan Ruslan Ruslan Rustam Rustam Sagaf, Umar Saifuddin Saifuddin Sakdiyah, Halimatus Salaini Salmin Salmin Sri Jamilah Sri Wahyunti Sukiani Syahrul Ramadhan Syarifuddin Syarifuddin Syarifuddin Syarifuddin Syarifuddin Syarifuddin Tuti Herawati Wahyudin Wahyudin Wahyuningsi Yani Yeni Arnaningsih Zaini Tamin AR