Claim Missing Document
Check
Articles

PENYULUHAN TENTANG PENCEGAHAN STUNTING PADA ANAK Harahap, Mei Adelina; Simamora, Febrina Angraini; Rangkuti, Juni Andriani; Ritonga, Nefonavratilova; Gintings, Akhyar Fauzi
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Vol. 6 No. 3 (2024): Vol. 6 No. 3 Desember 2024
Publisher : Universitas Aufa Royhan Di Kota Padangsidipuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Stunting merupakan indicator kekurangan gizi kronis akibat ketidakcukupan asupan makanan dalam waktu yang lama, kualitas pangan yang buruk, meningkatnya morbiditas serta terjadi peningkatan tinggi badan yang tidak sesuai umurnya.Pada umumnya, masalah pertumbuhan linier pada balita sering diabaikan karena masih dianggap normal asalkan berat badan anak telah memenuhi standar. Menurut beberapa penelitian, stunting berkaitan dengan peningkatan risiko kesakitan dan kematian serta terhambatnya pertumbuhan kemampuan motorik dan mental.Metode yang di gunakan adalah berupa penyuluhan . Pelaksanaan di lakukan di Desa Kayu Laut dan diikuti oleh ibu mempunyai anak usia dibawah 5 tahun . Kegiatan ini terlaksana dengan dengan baik bahkan para peserta terlihat antusias dan diharapkan perlu ada penyuluhan lanjutan terkait stunting. Hal tersebut perlu dilakukan untuk melihat dan mengukur sejauh mana kesadaran dan implementasi dari pencegahan stunting masyarakat Stunting is an indicator of chronic malnutrition due to inadequate food intake over a long period of time, poor food quality, increased morbidity and an increase in height that is not appropriate for their age. In general, the problem of linear growth in toddlers is often ignored because it is still considered normal as long as the child's weight meets the standards. According to several studies, stunting is associated with an increased risk of illness and death and stunted growth and mental abilities. The method used is in the form of counseling. The implementation was carried out in Kayu Laut Village and was attended by mothers who had children under 5 years of age. This activity was carried out well, even the participants looked enthusiastic and it is hoped that there will be further counseling related to stunting. This needs to be done to see and measure the extent of awareness and implementation of community stunting prevention
Bakti Sosial Donor Darah Bersama PMI Kota Padangsidimpuan Dalam HUT Batalyon 123/RW Aflah Lubis, Yuni; Andriani Rangkuti, Juni; Ritonga, Nefonavratilova; Antoni, Adi; Aulia, Nisa; Ayuni Harahap, Alya; Baik Rambe, Nur
Mejuajua: Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol. 3 No. 3 (2024): April 2024
Publisher : Yayasan Penelitian dan Inovasi Sumatera (YPIS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52622/mejuajuajabdimas.v3i3.239

Abstract

Donor darah merupakan proses pengambilan darah dari seseorang secara sukarela untuk disimpan di bank darah dan digunakan bagi pasien yang membutuhkan transfusi darah. ?Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah mendukung ketersediaan stok darah dan meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya donor darah. Metode kegiatan ini meliputi pelaksanaannya meliputi sosialisasi kepada Anggota TNI dan warga sekitar Batalyon 123/RW, serta kolaborasi dengan PMI Kota Padangsidimpuan. Kegiatan ini mencakup donor darah langsung, dengan melibatkan anggota TNI di Batalyon 123/RW dan warga sekitar sebagai pendonor sukarela. Hasil kegiatan ini adalah peningkatan signifikan dalam stok darah untuk PMI Kota Padangsidimpuan den meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya donasi darah yang merupakan bentuk kontribusi kita sebagai makhluk sosial.
Sosialisasi Dampak Baik Donor Darah Pada Mahasiswa Asrama Universitas Aufa Royhan Di Kotapadangsidimpuan Tahun 2023 Liana; Ritonga, Nefonavratilova; Antoni, Adi; Andriani Rangkuti, Juni; Hidayah, Arinil; Massraini Daulay, Nanda; Ariona, Septi; Hasibuan, Rido
Mejuajua: Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol. 3 No. 3 (2024): April 2024
Publisher : Yayasan Penelitian dan Inovasi Sumatera (YPIS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52622/mejuajuajabdimas.v3i3.240

Abstract

Donor darah memiliki banyak manfaat bagi kesehatan. Donor darah adalah tindaka mulia karena setets darah bisa sangat bermanfaat bagi yang membutuhkan untuk tujuan penyembuhan penyakit dan pemulihan kesehatan. Ketersediaan darah sangat tergantung kepada kemauan dan kesadaran masyarakat untuk mendonorkan darahnya secara sukarela dan teratur. Hal tersebut terlihat dari kurangnya pengetahuan mahasiswa mengenai dampak baik donor darah yang menyebabkan kurangnya minat mahasiswa untuk donor darah. Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan adalah untuk menambah pengetahuan mahasiswa tentang pentingnya donr darah dan dampak baiknya untuk kesehatan sehingga dapat menambah minat mahasiswa untuk donor darah . Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah sosialisasi dampak baik donor darah yang di rancang dengan metode ceramah, diskusi dan tanya jawab dengan jumlah peserta adalah 600 orang. Hasil dari kegiatan pengabdian ini adalah meningkatnya pengetahuan mahasiswa mengenai dampak baik donor darah sehingga menambah minat mahasiswa untuk melakukan donor darah.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN MINAT DONOR DARAH PADA MAHASISWA ASRAMA UNIVERSITAS AUFA ROYHAN DI KOTA PADANGSIDIMPUAN TAHUN 2023 LIana; Nefonavratilova Ritonga; Adi Antoni; Juni Andriani Rangkuti; Arinil Hidayah; Nanda Massraini Daulay; Septi Ariona; Rido Hasibuan
Maternity and Neonatal : Jurnal Kebidanan Vol. 12 No. 1 (2024): Maternity and Neonatal : Jurnal Kebidanan
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30606/jmn.v12i1.3241

Abstract

Penurunan pendonor darah di UTD PMI terjadi karena kurangmya minat dan pentingnya mendonorkan darah sementara kebutuhan masyarakat yang memerlukan darah mengalami peningkatan. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan minat donor darah pada mahasiswa Universitas Aufa Royhan. Jenis penelitian yang digunakan yaitu survei analitik dengan rancangan cross sectional. Teknik pengambilan sampel menggunakan rumus slovin dengan nilai Alpha 0,1 sehingga sampel diperoleh sebanyak 85 orang. Hasil uji Chi-Square dengan taraf signifikansi 5% terdapat hubungan antara pengetahuan dan minat mendonorkan darah mempunyai yang signifikan (p-value 0,000), Hubungan Sikap dengan minat donor darah (p-value 0,002) dan Hubungan dukungan keluarga dengan minat donor darah (0,000) yang artinya memiliki hubungan yang cukup kuat. Kesimpulan dari penelitian ini adalah ada pengaruh pengetahuan, sikap, dukungan keluarga dengan minat donor darah
GAMBARAN KADAR HEMOGLOBIN CALON PENDONOR LAKI – LAKI BERDASARKAN FREKUENSI KONSUMSI KOPI DI PMI KOTA PADANGSIDIMPUAN Lubis, Yuni Aflah; Juni Andriani Rangkuti; Adi Antoni; Ritonga, Nefonavratilova; Nisa Aulia; Harahap, Alya Ayuni; Rambe, Nur Baik
Maternity and Neonatal : Jurnal Kebidanan Vol. 12 No. 1 (2024): Maternity and Neonatal : Jurnal Kebidanan
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30606/jmn.v12i1.3242

Abstract

Donor darah adalah proses pengambilan darah dari seseorang secara sukarela untuk disimpan di bank darah yang kemudian digunakan untuk keperluan transfusi darah. Sebelum pelaksanaan pengambilan darah (aftap), calon donor terlebih dahulu diseleksi untuk mengetahui apakah memenuhi syarat/ kriteria yang ditentukan. Hemoglobin (Hb) dipengaruhi oleh beberapa faktor antara lain pola hidup tidak sehat, usia, jenis kelamin, makanan dan minuman. Kadar Hb setiap orang berbeda-beda, hal ini dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor salah satunya minuman yang populer saat ini adalah kopi karena didalam kopi tersebut mengandung senyawa yang bernama kafein. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kadar hemoglobin calon pendonor laki-laki yang mengkomsumsi kopi. Penelitian ini bertempat di PMI Kota Padangsidimpuan. Jenis penelitian ini bersifat observasional deskriptif dengan jumlah sampel sebanyak 45 responden. Hasil yang didapat dalam penelitian ini yaitu frekuensi perilaku pendonor mengkonsumsi kopi mayoritas 4 kali dalam 1 minggu sebanyak 40 % dan minoritas 6 kali dalam seminggu sebanyak 26,7 % dan untuk frekuensi kadar HB pendonor mayoritas normal sebanyak 84,4% dan minoritas tidak normal 15,6%.
A Factors Associated with Menstrual Disorders in Adolects at SMPN 2 Kota Padangsidimpuan in 2024: Menstrual disorders harahap, Ghevina diva zahra; Wari Harahap, Yanna; Ritonga, Nefonavratilova
International Archives of Medical Sciences and Public Health Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : Pena Cendekia Insani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53806/iamsph.v5i2.993

Abstract

Menstrual disorders are abnormalities that occur in the menstrual cycle. Common menstrual disorders can b e divided into five types, namely: Amenorrhea, Dysmenorrhea, Menorrhagia, Oligomenorrhea, Polymenorrhea. Therefore, this study was conducted with the aim of determining the factors related to menstrual disorders in adolescent girls at SMP N 2 Padangsidimpuan City. This type of research i s quantitative with a research design, namely Cross-sectional. The population of this study was 222 and the sample in this study was 69 respondents with a sampling technique using Simple random Sampling. Data were collected through questionnaires and data analysis using the chi Square statistical test with a confidence level of 95% (a = 0.05). The results of the study of anxiety with menstrual disorders showed a p-value (0.663>0.05) and physical activity with menstrual disorders showed a p-value of 0.054>0.05) means that there was no relationship between anxiety and physical activity with menstrual disorders in SMP N 2 Padangsidimpuan City. Research at SMP N 2 Padangsidimpuan showed there is no relationship between anxiety and physical activity with menstrual disorders. However, schools are still advised to provide comprehensive menstrual education, increase awareness o f mental health, educate healthy physical activity, and encourage a healthy lifestyle. Students are advised to monitor their menstrual cycle and consult a doctor if there is a disorder. Further research is needed to determine other factors that may affect menstrual health.
SURVEILANS POTENSIAL PENYAKIT MENULAR PADA BENCANA BANJIR DI DESA SIPANGE SIUNJAM KECAMATAN SAYURMATINGGI” Raja Akbar; Lestari Hasibuan; Amalia Kartika; Hasyim Sholeh Harahap; Naser Hamed Tambunan; Vincent Agustinus Mendrofa; Claudia Renata Nababan; Wilda Zahara; Anni Holila Harahap; Nefonavratilova Ritonga
Jurnal Kesehatan Ilmiah Aufa Royhan Vol 10 No 1 (2025): Vol. 10 No. 1 Juni 2025
Publisher : Universitas Aufa Royhan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/health.v10i1.2119

Abstract

Bencana banjir sering kali meningkatkan risiko penyebaran penyakit menular di daerah terdampak. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi potensi penyakit menular seperti diare, demam berdarah dengue (DBD), malaria, dan penyakit kulit campak selama dan setelah bencana banjir di Desa Sipange Siunjam, Kecamatan Sayurmatinggi, serta mengevaluasi sistem surveilans kesehatan masyarakat di daerah tersebut. Studi ini dilakukan oleh mahasiswa Universitas Aufa Royhan menggunakan menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif yaitu dengan case study. Populasi pada penelitian ini adalah kepala keluarga yang terpapar pasca banjir yang dipilih secara purposive sampling sebanyak 22 responden. Pengumpulan data dilakukan menggunakan alat ukur kuesioner pada Kamis, 19 Desember 2024, dengan teknik pengumpulan data yang meliputi survei lapangan dan pemberian kuesioner. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa penyakit pasca-banjir yaitu diare memiliki jumlah kasus tertinggi dengan 11 (50%) dari total kasus, menunjukkan bahwa penyakit ini paling dominan dalam data yang disajikan. Demam berdarah dengue menempati urutan kedua dengan 5 (22,73%) kasus, yang masih cukup signifikan dibandingkan penyakit lainnya. Malaria berada di posisi ketiga dengan 4 (18,18%) kasus, sementara campak memiliki jumlah kasus paling sedikit, yaitu 2 (9,09%)kasus. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar untuk perbaikan strategi pencegahan dan penanganan penyakit menular pada situasi darurat bencana di masa mendatang.
A Factors Associated with Menstrual Disorders in Adolects at SMPN 2 Kota Padangsidimpuan in 2024: Menstrual disorders harahap, Ghevina diva zahra; Wari Harahap, Yanna; Ritonga, Nefonavratilova
International Archives of Medical Sciences and Public Health Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : Pena Cendekia Insani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53806/iamsph.v5i2.993

Abstract

Menstrual disorders are abnormalities that occur in the menstrual cycle. Common menstrual disorders can b e divided into five types, namely: Amenorrhea, Dysmenorrhea, Menorrhagia, Oligomenorrhea, Polymenorrhea. Therefore, this study was conducted with the aim of determining the factors related to menstrual disorders in adolescent girls at SMP N 2 Padangsidimpuan City. This type of research i s quantitative with a research design, namely Cross-sectional. The population of this study was 222 and the sample in this study was 69 respondents with a sampling technique using Simple random Sampling. Data were collected through questionnaires and data analysis using the chi Square statistical test with a confidence level of 95% (a = 0.05). The results of the study of anxiety with menstrual disorders showed a p-value (0.663>0.05) and physical activity with menstrual disorders showed a p-value of 0.054>0.05) means that there was no relationship between anxiety and physical activity with menstrual disorders in SMP N 2 Padangsidimpuan City. Research at SMP N 2 Padangsidimpuan showed there is no relationship between anxiety and physical activity with menstrual disorders. However, schools are still advised to provide comprehensive menstrual education, increase awareness o f mental health, educate healthy physical activity, and encourage a healthy lifestyle. Students are advised to monitor their menstrual cycle and consult a doctor if there is a disorder. Further research is needed to determine other factors that may affect menstrual health.
PENYULUHAN PENCEGAHAN SEKS BEBAS PADA REMAJA DI ERA DIGITALISASI Nasution, Nur Arfah; Lubis, Arisa Harfa Said; Mutia, Fatma; Ritonga, Nefonavratilova; Ritonga, Sukhri Herianto
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Vol. 7 No. 1 (2025): Vol. 7 No 1 April 2025
Publisher : Universitas Aufa Royhan Di Kota Padangsidipuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/jpma.v7i1.1934

Abstract

Seks bebas adalah hubungan seksual yang dilakukan di luar perkawinan, baik suka sama suka maupun dalam dunia prostitusi, seperti kencan mesra, pacaran, hubungan seksual, tetapi perilaku dianggap tidak sesuai dengan norma karena belum dilakukan oleh remaja. adalah pengalaman seksualitas. Di Indonesia, ada sekitar 4,5% remaja laki-laki dan 0,7% remaja perempuan usia 15- 19 tahun yang berterus terang pernah melakukan seks pranikah. Di antara anak muda berusia 15-19 tahun, kencan pertama adalah berusia 15-17 tahun. Sekitar 33,3% anak perempuan dan 34,5% anak laki- laki yang berusia 15-19 tahun mulai berpacaran sebelum berusia 15 tahun. Catatan angka komulatif penderita Human Immunodeficiency Virus (HIV) dan Acquired Immune Deficiency Syndrome (AIDS) hingga tahun 2020 oleh Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Sumatera Utara 126 penderita. Terdiri dari 93 HIV, 33 AIDS dan 26 di antaranya meninggal dunia. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini mempunyai tujuan memberikan penyuluhan kesehatan terkait pentingnya bahaya seks bebas pada remaja serta pencegahan seks bebas di era digitalisasi ini. Kegiatan diikuti oleh 30 siswa/i Pondok Pesantren Mardhatillah. Metode yang digunakan yaitu teknik ceramah dan diskusi bersama. Hasil pengukuran sebelum dan setelah diberikannya sosialisasi di dapatkan bahwa sekitar 95% dari peserta sudah mengerti tentang pencegahan seks bebas pada remaja di era digitalisasi.
DUKUNGAN SUAMI TERHADAP PEMBERIAN ASI PADA IBU BEKERJA DI DESA LABUHAN RASOKI Siregar, Nurelilasari; Ritonga, Nefonavratilova
Jurnal Ilmiah Kesehatan Ar-Rum Salatiga Vol 5, No 1 (2020)
Publisher : STIKES Ar-Rum Salatiga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36409/jika.v5i1.96

Abstract

ASI mempunyai nilai nutrisi yang secara kuantitas seimbang serta secara kualitas sangat unggul. Suami dapat berperan dalam menyusukseskan ASI ekslusif dengan tidak hanya menjadi pengamat pasif. Akan tetapi ia juga aktif memberikan dukungan moril dan bantuan praktis seperti ikut menyendawakan bayi setelah diberi ASI. Dukungan tersebut berupa dukungangan instrumental, informasional, penilaian dan dukungan emosional. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana dukungan suami terhadap pemberian ASI pada ibu bekerja di Desa Labuhan Rasoki. Penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan crossectional dan menggunakan kuesioner sebagai instrumen penelitian. Sampel dalam penelitian ini adalah seluruh suami yang mempunyai isteri bekerja dan memberikan ASI pada bayi > 6-2 thn di desa Labuhan Rasoki yang berjumlah 41 orang yang diambil secara total sampling. Dari hasil penelitian terhadap 41 orang responden diperoleh hasil bahwa mayoritas responden berumur 30-39 tahun yaitu sebanyak 24 orang (58,5%), mayoritas responden berpendidikan SMU sebanyak 21 orang (51,2%), mayoritas pekerjaan responden wiraswasta sebanyak 17 orang (41,5%) dan dukungan responden tentang pemberian ASI Tahun yaitu Mayoritas mendukung 34 orang (82,9%) dan tidak dukungan kurang sebanyak 7 orang (17,1%). Untuk peningkatan dukungan suami terhadap pemberian ASI pada ibu bekerja, maka disarankan kepada tenaga kesehatan khususnya bidan memberikan informasi tentang ASI kepada suami baik melalui penyuluhan kesehatan, media massa dan media elektronika dengan menggunakan bahasa yang mudah dimengerti oleh responden, sehingga dapat mendukung upaya pemberian ASI.
Co-Authors Ad, Muhammadas Adi Antoni Adi Antoni Aflah Lubis, Yuni Ahmad Safii Hasibuan Ahmad, Haslinah Aldri Frinaldi Amalia Kartika Amalia, Meidina Angga, Putra Aning Subiyatin Anni Holila Harahap Annisa Novrianti Simamora Anto J Hadi Antoni, Adi Arbaiyah, Ita Arinil Hidayah Arinil Hidayah Ariona, Septi Arisa Arfah Arisyah Siregar, Yuli Aswan, Yulinda Aulia, Nisa Ayuni Harahap, Alya Ayus - Diningsih Baik Rambe, Nur batubara, nurhalimah Claudia Renata Nababan Daulay, Nanda Masraini Deliana Tarigan Destanul Aulia, SKM., MBA., M.Ec., Ph.D Dhea, Putri Diningsih, Ayus Eva Santi Gintings, Akhyar Fauzi Giopani Simbolon Hadi, Anto J. Hamidi, Anwar Harahap, Alya Ayuni Harahap, Cory Linda Futri Harahap, Dewani harahap, Ghevina diva zahra Harahap, Mei Adelina harahap, nurul fadilah Hasibuan, Rido Hasyim Sholeh Harahap Hidayah Nasution, Nurul Hidayah, Arinil hutasuhut, putriannisah Indar Irawati Irawati Julfikar Julfikar Khafifah, Putri Lestari Hasibuan Liana Liana Tarigan Lola Pebrianthy Lubis, Arisa Harfa Said Lubis, Rahmadani Lubis, Yuni Aflah Masluroh Massraini Daulay, Nanda Mayasari, Dini Mutia, Fatma Nanda Masraini Daulay Nanda Massraini Daulay Naser Hamed Tambunan Nasution, Ayannur Nasution, Nur Arfah Niken, Sri Nina Nazlina Nisa Aulia Nur Aliyah Rangkuti Nurhalimah Batubara Nurhalimah Batubara Nurul Hidayah Nasution octawifany, pretty Pebrianthy, Lola pramudia, atikah pratama , doni Raja Akbar Ramadhini, Delfi Rambe, Nur Baik Rangkuti, Juni Andriani Rangkuti, Nur Aliyah Rido Hasibuan rinaldi, azwar Ritonga, Sukhri Herianto Ritonga, Widya Sari Rusdiyah Sudirman Made Ali Septi Ariona Simamora, Febrina Angraini Simbolon, Giopani Siregar, Nurelilasari siregar, nurhikmah siregar, putri Siregar, Robiah Annum siregar, seri Siregar, Tasya Yusva Herlina Siregar, Yenni Farida Sitompul, Mutiara Dewi syahadat, Anwar Tajuddi Siregar Vincent Agustinus Mendrofa Wari Harahap, Yanna Wilda Zahara Yanna Wari Harahap Yuli Arisyah Siregar Yuli Arisyah Siregar Yuni Aflah