Claim Missing Document
Check
Articles

Perbedaan Motivasi Belajar Anak Usia Dini Pada Pembelajaran Daring Dan Luring Di Taman Kanak-Kanak Nurwarna Pasar Baru Sunur Kecamatan Nan Sabaris Putri Wahyuni; Prima Aulia
Jurnal Golden Age Vol. 6 No. 2 (2022): Jurnal Golden Age
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/goldenage.v6i2.5797

Abstract

Tujuan dilakukan penelitian ini ialah agar mengetahui Perbedaan Motivasi Belajar Anak Usia Dini pada Pembelajaran online dan pembelajaran offline di Taman Kanak-Kanak (TK) Nurwarna Pasar Baru Sunur Kecamatan Nan Sabaris. Pendekatan dalam penelitian ini yaitu kuantitatif dengan jenis komparatif. Populasi dan sampel dalam penelitian ini adalah seluruh peserta didik di TK Nurwarna Pasar Baru Sunur Kecamatan Nan Sabaris berjumlah 46 orang yang terdiri dari 13 responden daring dan 33 responden luring. Sementara itu sampel dalam penelitian ini diambil dengan teknik pengambilan sampel jenuh. Teknik pengumpulan data memakai angket dengan skala likert. Teknik analisis data memakai rumus persentase. Sedang perbedaan dari Variabel dilihat dengan cara uji t (t-tes) atau Independent Sample T-Test, sebelum dilakukannya dilakukan Independent Sample T-Test, terlebih dahulu dilakukan uji normalitas, lalu uji homogenitas. Hasil dalam penelitian ini menunjukan bahwa:  Motivasi belajar anak usia dini pada Pembelajaran online dan offline di Taman Kanak-Kanak Nurwarna Pasar Baru Sunur Kecamatan Nan Sabaris tergolong tinggi. Hal itu bisa dilihat dari hasil yang diperoleh pada nilai rata-rata: sebanyak 51.8% responden memperoleh skor tiga pada pembelajaran online dan sebanyak 43.2% responden memperoleh skor tiga pada pembelajaran offline. Tidak terdapat perbedaan motivasi belajar anak usia dini pada Pembelajaran online dan luring di Taman Kanak-Kanak Nurwarna Pasar Baru Sunur Kecamatan Nan Sabaris.
Kontribusi Work Family Conflict Terhadap Job Involvement Pada Ibu Yang Bekerja Sebagai Nakes di Kota Padang Aulia Utari; Prima Aulia
Edu Sociata : Jurnal Pendidikan Sosiologi Vol 6 No 2 (2023): Edu Sociata : Jurnal Pendidikan Sosiologi
Publisher : Edu Sociata : Jurnal Pendidikan Sosiologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33627/es.v6i2.1468

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kontribusi work family conflict terhadap job involvement pada ibu yang bekerja sebagai nakes di Kota Padang. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan metode korelasional. Teknik pengambilan data menggunakan cluster sampling dan diperoleh data sebanyak 245 ibu yang bekerja sebabai nakes di Kota Padang. Analisis data penelitian menggunakan analisis regresi linear sederhana dengan SPSS versi 26. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Ha diterima, yaitu work family conflict memberikan kontribusi sebesar 47,4% (R2= 0,474) terhadap job involvement pada ibu yang bekerja sebagai nakes di Kota Padang
Dinamika Regulasi Emosi Penyandang Disabilitas Netra Late Blind Khairina Dwi Rivani; Prima Aulia
Edu Sociata : Jurnal Pendidikan Sosiologi Vol 6 No 2 (2023): Edu Sociata : Jurnal Pendidikan Sosiologi
Publisher : Edu Sociata : Jurnal Pendidikan Sosiologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33627/es.v6i2.1489

Abstract

Disabilitas netra late blind merupakan kehilangan penglihatan yang terjadi setelah dewasa. Penglihatan yang tiba-tiba menghilang menyebabkan reaksi emosional, di mana emosi negatif lebih sering muncul daripada emosi positif sehingga penyandang late blind perlu mengelola emosi negatifnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dinamika regulasi emosi pada penyandang disabilitas netra late blind. Penelitian ini menggunakan pendekatan fenomenologis dengan metode kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan teknik wawancara semi terstruktur kepada 3 (tiga) orang subjek yang merupakan penyadang disabilitas netra late blind. Teknik analisis data pada penelitian ini menggunakan teknik Interpretative Phenomenological Analysis (IPA). Hasil penelitian ini ditemukan bahwa subjek disabilitas netra late blind dapat mencapai 5 (lima) tahapan proses regulasi emosi yang dikemukakan oleh Gross. Secara kesuluruhan, subjek sadar akan emosi negatif yang muncul dan bagaimana cara mengontrol serta mengelolanya dengan baik. Kemudian, faktor-faktor yang mempengaruhi regulasi emosi pada penelitian ini adalah usia, religiusitas, dan dukungan sosial.
Hubungan Komunikasi Interpersonal Pelatih terhadap Peak Performance Atlet Pencak Silat SMI Bukittinggi Fitria Rahmadani; Prima Aulia
Jurnal Edutrained : Jurnal Pendidikan dan Pelatihan Vol 7 No 1 (2023): Jurnal Edutrained : Jurnal Pendidikan dan Pelatihan
Publisher : Balai Diklat Keagamaan Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37730/edutrained.v7i1.207

Abstract

This study aims to look at the relationship of coach interpersonal communication with peak performance in pencak silat athletes SMI Bukittinggi. The research is using quantitative correlational design. The population of this study is pencak silat athletes in SMI Bukittinggi. The sampling method is using purposive sampling technique with a sample of 54 pencak silat athletes. Data collection is by means of the scale of communication interpersonal and scale of peak performance. Data analysis use Karl Pearson’s Product Moment Correlation. The results of this study indicated that there is a significant positive relationship between communication interpersonal and peak performance in pencak silat athletes in SMI Bukittinggi with a correlation value of r_xy= .370 and p= .006 (p<.05), which indicates that the higher coach interpersonal communication, the level of peak performance becomes higher and otherwise if interpersonal communication is low then the peak performance level is low.
PENINGKATAN KEMAMPUAN MENGENAL HURUF ANAK MELALUI PERMAINAN JEMBATAN HURUF DI TAMAN KANAK - KANAK PLUS RIDHOTULLAH PADANG Merthi, Ruri; Aulia, Prima
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 4 No. 1 (2020): April 2020
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v4i1.421

Abstract

Salah satu bagian dari bahasa adalah keaksaraan. Mengenal huruf merupakan bagian dari keaksaraan yang perlu dikembangkan dengan memberi stimulasi secara optimal sejak dini. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan kemampuan anak mengenal huruf melalui permainan jembatan huruf. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK). Subjek dalam penelitian kelompok B2 dengan jumlah 15 orang anak. Penelitian dilakukan sebanyak dua siklus dengan tiga kali pertemuan setiap siklus. Teknik yang digunakan dalam pengumpulan data adalah observasi dan dokumentasi dan hasil penilaian diolah dengan teknik persentase. Hasil penelitian menunjukkan pada siklus I sebanyak tiga kali pertemuan dengan persentase 36 %. Pada siklus II sebanyak tiga kali pertemuan dengan persentase 84 %. Disimpulkan bahwa permainan jembatan huruf dapat meningkatkan kemampuan mengenal huruf anak di Taman Kanak-kanak Plus Ridhotullah Padang
Keunggulan Token Economy untuk Meningkatkan Perilaku Antri pada Anak Usia Dini Ramadhani, Jihan Suci; Aulia, Prima
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 4 No. 2 (2020): August 2020
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v4i2.574

Abstract

Penelitian ini dikembangkan berdasarkan pada pentingnya perilaku antri dalam kehidupan, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan perilaku antri anak usia dini dengan menggunakan token economy. Perilaku antri termasuk ke dalam aspek perkembangan anak yaitu pada perkembangan nilai agama dan moral. Perilaku antri sangat penting di stimulasi sejak dini. Menanamkan perilaku antri sejak dini haruslah dimulai dari lingkungan keluarga terlebih dahulu karena keluarga merupakan lingkungan utama dan pertama bagi anak. Tidak hanya orang tua, guru juga bisa menanamkan perilaku antri di sekolah.Anak yang mengalami masalah kesulitan dalam mengantri, kurangnya penghargaan yang diperoleh anak yang sudah berperilaku dengan baik, dan guru cenderung fokus pada anak yang melakukan pelanggaran membutuhkan stimulasi yang tepat agar perilaku antri bisa berkembang dengan baik. Perilaku antri dapat dikembangkan salah satunya dengan menggunakan token economy. Metode yang dipakai dalam penelitian ini adalah studi literatur. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode dokumentasi. Setelah mendapatkan data yang diperlukan maka dilanjutkan dengan menganalisis data. Analisis dilakukan dengan mengkaji berbagai macam sumber berupa artikel, buku dan jurnal-jurnal.Kemudian analisis tersebut dihubungkan antara permasalahan dengan konsep dan teori yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa token economydapat meningkatkan perilaku antri pada anak usia dini dengan memberikan sebuah penghargaan berupa token atau koin yang diberikan sesegera mungkin ketika perilaku yang diinginkan muncul serta dapat ditukarkan dengan hadiah yang diinginkan. Hasil penelitian didasarkan atas temuan keunggulan token economy dari sisi: token economy merupakan reward berupa fisik yang dapat menyenangkan anak, token economy dapat merangsang perkembangan moral anak usia dini, token economy sudah banyak digunakan di berbagai lingkup seperti di bangsal psikiatrik, penjara, rumah sakit, dan di beberapa jenjang pendidikan, serta token economy dapat membentuk perilaku yang diinginkan.
Perbedaan Motivasi Belajar Anak yang Menggunakan Puzzle dengan yang Tidak Menggunakan Puzzle Fitriani, Nisa; Aulia, Prima
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 4 No. 3 (2020): December 2020
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v4i3.811

Abstract

Penelitian ini dikembangkan berdasarkan pada pentingnya motivasi belajar pada anak usia dini, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan motivasi belajar anak usia dini dengan menggunakan permainan puzzle. Motivasi belajar anak usia dinimerupakan peran penting dalam mencapai keberhasilan. Peran ini dilihat dari keaktifan anak, rasa keingintahuan anak terhadap sesuatu yang diberikan sehingga anak memfokuskan diri untuk memperhatikan dan anak mampu menemukan apa yang ingin diketahuinya. Motivasi belajar anak dapat meningkat salah satunya dengan permainan puzzle. Permainan puzzle merupakan permainan yang sangat menarik untuk menambah minat anak dalam belajar, karena permainan puzzle memiliki warna yang menarik serta bentuk yang menarik untuk dimainkan oleh anak. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif dan desain penelitian yang digunakan adalah kuantitatif korelasional.Populasi penelitian ini adalah anak TK Surya Kids Bukittinggi dengan sampel berjumlah 29 orang anak. Penelitian ini menggunakan skala motivasi belajar yang terdiri dari aspek menurut Purwanto.
Meningkatkan Kemampuan Anak Mengenal Bentuk Geometri melalui Fun Cooking di Taman Kanak-kanak Islam Yannira Padang Susy Febrianita; Prima Aulia
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 4 No. 3 (2020): December 2020
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v4i3.818

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini adalah kurangnya kemampuan anak dalam mengenali bentuk geometris. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan anak dalam mengenali bentuk geometris melalui kegiatan memasak yang menyenangkan. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran. Subjek penelitian adalah kelas B2 yang berjumlah 14 anak yang terdiri dari 8 laki-laki dan 6 perempuan. Data diperoleh dengan observasi dan observasi. Semua data dikumpulkan dan dianalisis. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri dari tiga pertemuan. Hasil dari kedua siklus tersebut menunjukkan peningkatan kemampuan anak dalam mengenali bentuk geometris. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siklus I menentukan siklus berikutnya. Siklus menunjukkan peningkatan kemampuan anak sebanyak kreasi tari dapat meningkatkan kemampuan mengenali bentuk hingga 30%. Karena belum mencapai KKM maka penelitian dilakukan pada Siklus II. Pada siklus II peningkatan kemampuan mengenali bentuk anak meningkat hingga 86% melebihi KKM. Berdasarkan data tersebut dapat disimpulkan bahwa Fun Cooking dapat meningkatkan kemampuan pengenalan bentuk geometris pada anak di Taman Kanak-Kanak Islam Yannira Padang.
Studi Deskriptif Peran Orang Tua terhadap Perkembangan Sosial Anak Usia Dini pada Masa Pandemi Covid-19 Vujja Nandwijiwa; Prima Aulia
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 4 No. 3 (2020): December 2020
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v4i3.821

Abstract

Pada masa pandemi peran pemerintah melaksanakan sekolah daring dimana anak belajar mandiri di rumah dan peran seorang guru di gantikan oleh orang tua di rumah, sehingga penelitian ini di lakukan bertujuan untuk melihat sejauh mana peran orang tua dalam membantu perkembangan sosial anak pada masa pandemi COVID-19, Dalam mengembangkan sosial anak orang tua bisa membantu anak dengan mengajak anak untuk menyukai persahabatan, membimbing anak untuk mengikuti aturan, mengajarkan anak untuk lambat laun untuk tidak lagi berpusat pada kepentingan sendiri, membimbing anak untuk tidak mudah kecewa dan frustasi ketika mengalami kegagalan, membimbing anak untuk mengetahui kalau dirinya berbuat nakal, mengajar keterampilan bahasa, mengenalkan lingkungan kepada anak dan menanamkan nilai dan norma, budaya dan agama kepada anak.Penelitian ini di lakukan bertujuan untuk melihat sejauh mana peran orang tua dalam mengembangkan sosial anak pada masa pandemi COVID-19 keluarga menjadi lingkungan pertama seorang anak bersosialisasi orang tua sebagai yang pertama menjadi contoh atau teladan bagi anak dalam mengebangkan perkembangan sosila nya, apalagi pada saat pandemi sekarang ini peran guru dalam mendidik akan di gantikan oleh orang tua, yang menjadi sampel dalam penelitian ini adalah 40 orang tua anak usia dini Di TK Islam Budi Mulia Kota Padang, penelitian ini menggunakan skala peran orang tua dalam pengolahan nya
Dampak Perceraian Orang Tua terhadap Perilaku Agresif Anak Usia 4-5 Tahun di PAUD Bina Bangsa Kampung Tongah Pasaman Gusniar; Prima Aulia
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 4 No. 3 (2020): December 2020
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v4i3.829

Abstract

Berdasarkan pengamatan dilapangan, peneliti menemukan adanya dampak perceraian orang tua terhadap perilaku agresif anak di PAUD Bina Bangsa Kampung Tongah, Pasaman. Hal ini dilihat dari tingkah laku anak di sekolah berbeda dengan perilaku teman-temannya yang memiliki orang tua lengkap, karena anak merasa kurang mendapatkan kasih sayang dari orang tuanya, sehingga mereka melampiaskannya dengan perilaku agresif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak perceraian orang tua terhadap perilaku agresif pada anak usia 4-5 tahun di PAUD Bina Bangsa Kabupaten Pasaman, dan solusi yang dapat dilakukan untuk mengatasinya. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Informan peneliti adalah guru kelas dan orang tua anak PAUD Bina Bangsa Kampung Tongah Pasaman. Teknik pengumpulan data yang digunakan observasi, wawancara, dokumentasi, dan catatan lapangan. Teknik analisis data digunakan mengikuti langkah Sugiyono: 1) analisis sebelum lapangan; 2) analisis data lapangan. Teknik pengabsahan data menggunakan (1) validitas internal;( 2) validitas ekternal;( 3) reliabilitas; (4)subyektivitas. Hasil penelitian menunjukkan terdapat beberapa perilaku agresif yang dilakukan oleh anak di PAUD Bina Bangsa Kampung Tongah, Pasaman seperti: a) aspek fisik; b) aspek verbal; c) aspek simbolik. selanjutnya penanganan yang dilakukan oleh orang tua dan guru terhadap perilaku agresif anak yang orang tuanya bercerai seperti, memberi kasih sayang, bekerja sama antara pihak sekolah dan orang tua, memenuhi fasilitas anak, menjalin hubungan yang baik, dan membuat media dan metode pembelajaran yang menarik.
Co-Authors AA Sudharmawan, AA Addini, Khalisha Nafila Adhani, Reihan Lutviansyah Adissah Putri Herdianti Aditya Briliant Ananta Adyscha Allodya Wulandari Afdwikki, Muhammad Izha Afriles Tiara Utami Aidil Rizki Aldi Fakhrian Alfian Yanda Putra Alvines, Nisha Alya, Chintya Adysti Habiba Amara, Rania Putri Ananta, Aditya Briliant Angelina Putri, Mihalani Anisa Arief Anisa Aulia Rahma Annisa Latifah Fitriah Annisa Rahmah Ghaffari Annisa Ramadhani Antoni, Ilham Aprila , Puti Karima Aqillah, Zalfa Jihan Asridoni, Naurah Syifa Asyifa, Nabila Aulia Utari Aviani, Yolivia Irna Bakri, Akmal Bintang, Faulia Chindy A frilia Chintya Adysti Habiba Alya Damra, Hanny Rufaidah Dea Fenny Kirana Putri Delfia Wulandari Delzi Nurhafifah Dinanti Amelia Putri Disa Astrina, Yovi Dwi Aristawidya R Elrisfa Magistarina Faizi Jamali Putra Fanesha, Rizkiqa Tria Finna Fakhriyah Fitria Rahmadani Fitriah, Annisa Latifah Fitriani, Nisa frilia, Chindy A Ghani, Muhammad Farhan Gusniar Hafizah Izati Hamama, Dian Hanifa Azura Nurhamsyah Hidayah, Husni Hilmy Hardoni, Harits Hilomalo, Rukmana Husna, Mahesya Husnul Khatimah Indah Mustika Putri Irfan Adiyofa Iswandi, Firenia Aprilaniki Jihan Fadila Naswa Karimah, Nabila Akhlaqul Khairani, Afifah Nurussalma Amalia Khairiah Rawita Khairina Dwi Rivani Klara Amanda Lina Mardini Lina Sari M.Riyan Prawitama Maharani, Puan Maifa Zikra Maisoni, M Farhan Putra Mardini, Lina Meitia Safitri Melanisa Meychie Merthi, Ruri Meychie , Melanisa Miasari, Lita Milanda, Metha Arian Muhammad Raihan Okrilyan Muhammad Rizki Muty risky fitriani Nababan, Soritua Yosfran Nabiella Annaejla Nabila Asyifa Nadia Pertiwi Nadila Salza Putri Naswa, Jihan Fadila Novelia, Nina Novilia Berliani Novita, Dita Nurhamsyah, Hanifa Azura Nurmina Nurmina, Nurmina Nurul huda Nusaibah, Tsabitha Permatasari, Dinna Phasya Isyedwina Febriani Pradhita, Cindi Puan Maharani Puput Kurnia Puput Kurnia Purba, Andareas Kiser Puti Karima Aprila Putri Ramadhani, Putri Putri Salsabila Putri Wahyuni Putri, Dea Fenny Kirana Putri, Dinanti Amelia Putri, Kassandra Adriyeni Putri, Nadila Salza Qori Gheitsa Zahira Rahma, Anisa Aulia Rahmadani , Rocha Zjia Rahmah, Jihan Hafizhah Rahmayati, Septi Raihan Agung Bernato Ramadhan, Akrom Daffa Ramadhani, Jihan Suci Ramadina, Salsabila Ramilah Suta Rania Putri Amara Rettalina Rini Meinarti Rini Nofsiska Sari Rismi, Hasbi Rocha Zjia Rahmadani Rolla Afriza Yeni Saffany Puteri Haniyashfira Safitri, Meitia Safitri, Siti Nabila Saipul Andi Salfina, Yoli Firda Salma Novianti Salsabila, Lugyana Salsabila, Putri Saputra, Ihksan Sari, Anisa Silvina Sari, Lina Sofya, Indah Sri Wahyuni Suci Rahma Nio Suryani Suryani Susy Febrianita Syadawi , Urfa Trisna Syafira Septia Candra Syafrianto, Rizki Syahdiah, Moilinggo Rindu Syahidah, Khonsa Syazana, Defi Syukriati Syukriati Syukriati, Syukriati Tania Fajrika Tifanny Angellina Togatorop, Amelia Tysem Wani Calara Nainggolan Urfa Trisna Syadawi Utami , Rahayu Hardianti Vanesha, Cindy Veromika, Veromika Vujja Nandwijiwa wahyuni wahyuni Wahyuni Wahyuni Widara, Raisya Haruni Wulan Putri Arriza Yanti Putri Yosmelia Yosmelia Yosmelia, Yosmelia Yulia Putri Yulitri, Sherly Yusuf, Lustyana Zahara, Putri Zahira, Qori Gheitsa Zalfa Jihan Aqillah Zikra, Muhammad Al Zikri, Aidil