p-Index From 2021 - 2026
3.397
P-Index
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Sari Pediatri

Perbandingan Kadar N-Acetyl-ß-D-Glucosaminidase Urin pada Thalassemia ß Mayor Anak yang Mendapat Deferipron dan Deferasiroks Diana Rosifah; Dany Hilmanto; Dida A Gurnida
Sari Pediatri Vol 16, No 3 (2014)
Publisher : Badan Penerbit Ikatan Dokter Anak Indonesia (BP-IDAI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (166.498 KB) | DOI: 10.14238/sp16.3.2014.167-72

Abstract

Latar belakang. Gangguan fungsi ginjal pasien thalassemia ß dapat terjadi pada tingkat glomerulus ataupun tubulus. Kelainan tubulus ginjal merupakan kelainan patologi yang lebih banyak dijumpai pada biopsi ginjal thalassemia ß. Saat ini, penggunaan kelasi besi oral pada pasien thalassemia lebih disukai karena tingkat kepatuhan yang lebih tinggi.Tujuan. Menganalisis perbandingan aktivitas N-acetyl-β-D-glucosaminidase (NAG) urin sebagai penanda disfungsi tubulus ginjal pada thalassemia ß mayor anak yang mendapat kelasi besi oral deferipron dan deferasiroks.Metode. Penelitian analitik dengan metode potong lintang dilakukan sejak bulan Februari sampai dengan Juni 2013. Subjek terdiri atas anak usia 10-14 tahun dengan diagnosis klinis thalassemia ß mayor yang datang ke Poli Thalassemia Anak RS Dr. Hasan Sadikin Bandung yang mendapat deferipron atau deferasiroks. Pemeriksaan kadar NAG urin dilakukan pada saat kontrol. Data dianalisis dengan uji Mann Whitney dan analisis kovarian dilakukan untuk menyingkirkan variabel perancu.Hasil. Subjek terdiri atas 36 anak, 18 kelompok deferipron dan 18 deferasiroks. Terdapat peningkatan rerata kadar NAG/kreatinin urin pada kedua kelompok (deferipron 20,1 (SB 13,4) nkat/mmol; deferasiroks: 23,4 (SB 17,8) nkat/mmol). Analisis komparasi menunjukkan hubungan yang tidak bermakna antara kadar NAG/kreatinin urin pada kedua kelompok (p=0,743). Analisis multivariabel untuk mengetahui peranan variabel perancu terhadap kadar NAG/kreatinin urin juga menunjukkan hasil yang tidak bermakna (p>0,05).Kesimpulan. Penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat peningkatan kadar NAG/kreatinin urin sebagai penanda gangguan fungsi tubulus ginjal pada thalassemia ß mayor yang mendapat kelasi besi oral, meskipun tidak terdapat perbedaan antara kelompok deferasiroks dan deferipron.
Korelasi antara Neutrophil-Lymphocyte Ratio dan NT-proBNP pada Pasien Gagal Jantung Anak Akibat Penyakit Jantung Rematik Syahradian Hasbrima; Sri Endah Rahayuningsih; Dany Hilmanto
Sari Pediatri Vol 23, No 3 (2021)
Publisher : Badan Penerbit Ikatan Dokter Anak Indonesia (BP-IDAI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14238/sp23.3.2021.191-6

Abstract

Latar belakang. Penyakit jantung rematik (PJR) merupakan penyebab paling sering gagal jantung anak didapat terutama di negara berkembang. Pemeriksaan penanda gagal jantung seperti N-terminal pro brain natriuretic peptide (NT-proBNP) dapat membantu dalam melakukan diagnosis. Neutrophil-lymphocyte ratio (NLR) merupakan penanda inflamasi yang mudah dilakukan dan sudah digunakan dalam berbagai penyakit kronis.Tujuan. Mengetahui korelasi antara nilai NLR dengan kadar NT-proBNP pada pasien gagal jantung anak akibat PJR.Metode. Penelitian analitik observasional dengan studi potong lintang. Data berasal dari register gagal jantung anak akibat penyakit jantung rematik Divisi Kardiologi Departemen/KSM Ilmu Kesehatan Anak RSUP Dr. Hasan Sadikin Bandung Tahun 2020 dan sampel BBT penelitian sebelumnya. Populasi penelitian ini adalah anak berusia <18 tahun yang memenuhi kriteria inklusi. Kadar NT-proBNP diperiksa menggunakan ELISA Kit Elabscience Catalog No: E-EL-H0902. Analisis korelasi dilakukan dengan menggunakan uji korelasi Spearman dengan aplikasi SPSS 22.Hasil. Total subjek penelitian 34 anak dengan usia median 14 tahun. Subjek penelitian paling banyak terdapat pada kelompok usia 11-<16 tahun (65%). Sebanyak 23 (67%) subjek berada pada derajat gagal jantung ringan berdasarkan klasifikasi NYHA kelas I-II. Keterlibatan katup paling banyak mencakup kerusakan katup mitral dan aorta. Peningkatan kadar NT-proBNP terdapat pada 18 subjek (53%). Rata-rata nilai NT-proBNP adalah 388,09 pg/ml (20-2500 pg/ml) dan NLR 1,79 (0,57-5,27). Hasil analisis korelasi antara NLR dan NT-proBNP menunjukkan tidak terdapat korelasi dengan nilai r=0,054 (p=0,382).Kesimpulan. Penelitian ini tidak menemukan korelasi antara nilai NLR dan kadar NT-proBNP pada pasien gagal jantung anak akibat PJR.
Hubungan Kadar Albumin Serum dengan Eritropoetin Serum pada Sindrom Nefrotik Anak Resisten Steroid Endah Purnawati; Dany Hilmanto; Adi Utomo Suardi
Sari Pediatri Vol 16, No 5 (2015)
Publisher : Badan Penerbit Ikatan Dokter Anak Indonesia (BP-IDAI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (65.477 KB) | DOI: 10.14238/sp16.5.2015.315-8

Abstract

Latar belakang. Pasien sindrom nefrotik resisten steroid mengalami hipoeritropoetinemia akibat kehilanganeritropoetin melalui urin dan gangguan pembentukan eritropoetin oleh ginjal. Paparan albumin kronisbersifat toksik dan menginduksi apoptosis sel tubulus ginjal, sementara eritropoetin diproduksi oleh selperitubular ginjal.Tujuan. Menentukan hubungan kadar albumin serum dengan eritropoetin serum pada pasien sindromnefrotik resisten steroid anak.Metode. Penelitian cross-sectional dilaksanakan pada pasien sindrom nefrotik anak resisten steroid dari bulanAgustus–Desember 2013 di unit rawat jalan dan rawat inap RS Dr. Hasan Sadikin, Bandung. Kadar albuminserum diperiksa dengan metoda turbidimetri dan kadar eritropoetin serum dengan metode ELISA. Analisiskorelasi kadar albumin dengan eritropoetin serum dilakukan dengan menggunakan uji Rank Spearman.Hasil. Sembilan belas anak memenuhi kriteria penelitian, 14 subjek laki - laki, dan 5 perempuan dengan usia3–13 tahun. Nilai laju filtrasi glomerulus rerata 147,8+75 ml/menit/1,73 m2, sementara kadar hemoglobin12,1+2,8 g/dL. Nilai median albumin serum 3,8 (0,9–4,6)g/dL dan median eritropoetin serum 7,2 (0,2–39,6)mIU/mL. Tidak terdapat korelasi antara albumin dan eritropoetin serum pada sindrom nefrotik anakresisten steroid (rs=0,123;p=0,615).Kesimpulan. Kadar albumin serum tidak berhubungan dengan kadar eritropoetin serum pada pasiensindrom nefrotik resisten steroid anak.
Pandangan Baru Pengobatan Glomerulonefritis Dany Hilmanto
Sari Pediatri Vol 9, No 1 (2007)
Publisher : Badan Penerbit Ikatan Dokter Anak Indonesia (BP-IDAI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14238/sp9.1.2007.1-6

Abstract

Glomerulonefritis merupakan penyakit yang diduga melibatkan mekanisme imunologis, dapat menimbulkanreaksi peradangan berat serta pembentukan jaringan fibrosis pada glomerulus. Pengobatan terbaruglomerulonefritis mempunyai dua tujuan yaitu menekan proses peradangan dan menghambat progresifitasfibrosis glomerulus, sehingga gagal ginjal terminal dapat dicegah. Obat yang digunakan untuk menekanproses peradangan adalah mikofenolat mofetil, rapamycin, anti-molekul adhesi, anti-sitokin inflamasi,antibodi monoklonal anti-CD20, dan anti-siklooksigenase-2. Obat yang dapat menghambat progresivitasfibrosis glomerulus adalah antagonis angiotensin II dan pirfenidone. Pengembangan obat baru untukmengatasi peradangan dan mencegah fibrosis pada glomerulonefritis, diharapkan dapat mencegah terjadinyagagal ginjal terminal pada anak
Co-Authors Achadiyani Achmad Fauzan Achmad Fauzan, Achmad Adhi Pribadi Adhi Pribadi Adi Utomo Suardi Ahmedz Widiasta Allania Hanung Putri Sekar Ningrum Andar Laura Nainggolan Anggraini Alam Anggraini Alam Ani Kusumastuti Ani Melani Maskoen Anita Deborah Anwar Aprianti, Nurul Azmi Aris Primadi Ariyati Mandiri Arva Rochmawati Ashifa, Ade Nurul Astuti Dyah Bestari Bagaskara, Danang Pangestu Gusti Balkis Fitriani Faozi Benny Muliawan Betty Agustina Boed Sinai Singadipoera Bony Lestari Budi Handono Cissy Kartasasmita dadang Hudaya Somasetia Dadang Hudaya Somasetia Dedi Rachmadi Dedi Rachmadi Dedi Rachmadi Deni Sunjaya Dewi Marhaeni Diah Herawati Dewi, Ni Wayan Eka Rahayu Dewi, Ni Wayan Eka Rahayu Dewi, Sawitri Dian Marta Sari Diana Rosifah Dida A Gurnida Dida A. Gurnida Dida Akhmad Gurnida Dida Gurnida Dwi Agustian Dwi Prasetyo Dzulfikar Djalil Lukmanul Hakim Dzulfikar Djalil Lukmanul Hakim Eddy Fadlyana Eky Setiawan Soeria Soemantri Elsa Pudji Setiawati Elsa Pudji Setiawati Elsa Pudji Setiawati Elsa Pudji Setiawati Endah Purnawati Endang Sutedja Endang Sutedja Endang Sutedja Esti Hitatami Esti Istiqomah Evicenna Naftuchah Riani Fardila Elba Fardila Elba Farid Husin Farid Husin Farid Husin Firman Fuad Wirakusumah Fitria Fitria Fitria Prabandari Fitriah, Iin Prima Gaga Irawan Nugraha Galuhafiar Puratmaja Gizella Gizella Gizella, Gizella Gusti Ayu Pramita aswitami Gustomo Panantro Guswan Wiwaha Hadi Susiarno Hadyana Sukandar Hadyana Sukandar Hardisiswo Soedjana Hartanto Bayuaji Hasan Purwana Hassan, Hafizah Che Henni Djuhaeni Henny Marina Henny Marina - Herman Susanto Herman Susanto Herry Herman Husnida, Nintinjri I Made Jawi Ike MP Siregar Imelda M.G Sianipar Indah Yulika Indra Sandinirwan Indria Astuti Intan Karlina Irvan Afriandi Ishak Abdulhak James Thimoty Johanes C Mose Johanes C. Mose Julistio Tb Djais Julistio TB Djais - Kurniaty Ulfah Kurniawati Kurniawati Lestari, Lara Santi Indah Lisa Hasibuan Lisbeth Maria Laurentia Lisbeth Maria Laurentia, Lisbeth Maria Luh Nik Armini Marietta Shanti Mastiur Julianti Merry Wijaya Moudy Emma Unaria Djami Muhammad Ifan Romli Muhammad Ilham Muttaqin Muhammad Nurhalim Shahib Muttaqin, Muhammad Ilham Nanan Sekarwana Nasroen, Saskia Lenggogeni Neneng Syarifah Syafei Neneng Syarifah Syafei, Neneng Syarifah Nita Arisanti Nita Arisanti Nita Arisanti Noormartany Noormartany Noormartany Nopi Anggista Putri Nur hasanah Nurhalim Shahib Nurhasanah Nurhasanah Nurihsan, Achmad Juntika Oki Suwarsa Panantro, Gustomo Ponpon Ijradinata Ponpon S Idjradinata Pratiwi, Erlina Lutfiayu Prima Nanda Fauziah Puspa Sari Putra Haqiqie Adnantama Lubis Qorinah Estiningtyas Sakilah Adnani Raden Tina Dewi Judistiani Rahadi, Raden Aswin Rahmah, Hasni Ratnasari, Eka Ridha Mustika Zaif Ridha Mustika Zaif, Ridha Mustika Rosalinna Rosalinna Ruswana Anwar Sari Puspa Dewi Sawitri Dewi Setiawan Setiawan Setyorini Irianti Setyorini Irianti Shilvia Shilvia Sri Endah Rahayuningsih Sri Endah Rahayuningsih Sri Endah Rahayuningsih Sri Sudarwati Suri, Mulhamatus Latifatus Susi Susanah Susiarno, Hadi Sutriningsih Syahdony, Farrel Nolan Syahradian Hasbrima Tetty Yuniati Tetty Yuniati Tetty Yuniati Tina Judistiani Tita Husnitawati Madjid8 Tita Madjid Tri Hanggono Achmad Ulfi Ainun Hanifah Ulfi Ainun Hanifah, Ulfi Ainun Umar, Nur Syazana Veranita Pandia Vita Murniati Tarawan Vita Murniati Tarawan Wahidah Sukriani Welli Hamik Wenny Friska Wilis Dwi Pangesti Wilis Dwi Pangesti Wiryawan Permadi Wita Rostania Yani Dewi Suryani Yoni Syukriani Yundari, Yundari Yuni Susanti Pratiwi Yuni Susanti Pratiwi, Yuni Susanti Zulvayanti Zulvayanti Zulvayanti Zulvayanti