Claim Missing Document
Check
Articles

Kurikulum Cinta dan Pembelajaran Mendalam serta Implementasinya di Madrasah Ahmad Wildan Sahuri Ramdani; Ubaid Ridlo; Maswani Maswani
Jurnal Al-Hudaya : Jurnal Ilmu Al-Qur'an dan Pendidikan Vol 1 No 04 (2025): Al Hudaya: Jurnal Ilmu Al Quran dan Pendidikan
Publisher : Al-Hudaya: Jurnal Ilmu Al-Qur'an dan Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dan merumuskan nilai-nilai pendidikan yang terkandung dalam al-Qur’an melalui pendekatan tafsir tematik (tafsīr maudhu‘ī). al-Qur’an sebagai sumber utama ajaran Islam tidak hanya memuat dimensi teologis, tetapi juga menawarkan prinsip-prinsip pendidikan yang bersifat fundamental, sistematis dan transformatif. Penelitian ini memfokuskan kajian pada ayat-ayat al-Qur’an yang memiliki muatan edukatif, baik yang secara eksplisit maupun implisit berkaitan dengan tujuan pendidikan, peran pendidik dan peserta didik, metode pendidikan, serta nilai-nilai pembentukan kepribadian manusia. Dengan menggunakan metode penelitian kepustakaan dan analisis tematik, artikel ini mengidentifikasi dan mengelaborasi nilai-nilai pendidikan utama dalam al-Qur’an, seperti nilai tauhid, akhlak, intelektualitas, tanggung jawab sosial, dan keseimbangan antara aspek spiritual dan rasional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa al-Qur’an mengandung nilai-nilai pendidikan utama yang saling terintegrasi, antara lain nilai tauhid sebagai fondasi orientasi pendidikan, nilai akhlak sebagai tujuan pembentukan karakter, nilai intelektualitas sebagai dorongan terhadap pengembangan akal dan ilmu pengetahuan, serta nilai tanggung jawab sosial sebagai manifestasi kesalehan individual dan sosial. Temuan ini menegaskan bahwa nilai-nilai pendidikan Qur’ani bersifat holistik dan kontekstual, sehingga relevan untuk dijadikan landasan dalam pendidikan Islam modern.
Kurikulum Merdeka Dan Implementasinya Dalam Pendidikan Bahasa Arab Maria Andieni Juniyanti; Ubaid Ridlo; Maswani Maswani
Jurnal Al-Hudaya : Jurnal Ilmu Al-Qur'an dan Pendidikan Vol 1 No 04 (2025): Al Hudaya: Jurnal Ilmu Al Quran dan Pendidikan
Publisher : Al-Hudaya: Jurnal Ilmu Al-Qur'an dan Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembelajaran Bahasa Arab di sekolah dan madrasah selama ini menghadapi beberapa kendala yang membuat proses belajar cenderung monoton dan tidak komunikatif. Kurikulum Merdeka menawarkan cara baru untuk memperbaiki kondisi tersebut. Pendekatan diferensiasi memungkinkan guru menyesuaikan materi, proses, dan penilaian dengan kebutuhan siswa yang beragam. Struktur kurikulum yang berbasis Capaian Pembelajaran (CP) dan Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) memberi fleksibilitas guru dalam merancang kegiatan yang lebih komunikatif, kontekstual, dan relevan dengan kehidupan siswa. Artikel ini bertujuan menganalisis implementasi Kurikulum Merdeka dalam pembelajaran Bahasa Arab, mencakup cara kerja kurikulum, penerapannya di kelas, serta identifikasi kelebihan dan kekurangannya bagi pengembangan kompetensi berbahasa. Penelitian ini menggunakan metode studi pustaka dengan menelaah buku, regulasi resmi, dan jurnal nasional terakreditasi terkait kurikulum dan pembelajaran Bahasa Arab.Hasil pembahasan menunjukkan bahwa Kurikulum Merdeka memberikan fleksibilitas tinggi melalui diferensiasi pembelajaran, penguatan kompetensi komunikatif, serta penerapan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila yang mampu memperkaya aktivitas bahasa, seperti muhadatsah, literasi, dan pembelajaran berbasis konteks. Kelebihannya terletak pada ruang kreativitas guru, penekanan pada kompetensi nyata, dan asesmen formatif yang lebih manusiawi. Namun, tantangan masih muncul dalam bentuk kesiapan guru, keterbatasan sarana, serta ketidaksinkronan beberapa materi Bahasa Arab dengan struktur kurikulum baru. Secara keseluruhan, Kurikulum Merdeka menawarkan kerangka yang lebih adaptif dan relevan bagi penguatan pembelajaran Bahasa Arab, dengan catatan bahwa keberhasilan implementasinya sangat bergantung pada peningkatan kompetensi guru dan dukungan fasilitas pendidikan yang memadai.
Online database acceptance and doctoral dissertation quality Adnan, Mohammad; Rahmawati, Siti Uriana; Maswani, Maswani; Andayani, Ulpah; Rahmi, Cinta
Berkala Ilmu Perpustakaan dan Informasi Vol 22 No 1 (2026): June
Publisher : Library and Archive, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/.v22i1.18962

Abstract

Introduction: This study explores how postgraduate students at UIN Syarif Hidayatullah Jakarta use online databases to improve the quality of their doctoral dissertations.It examines perceived ease of use, perceived usefulness, and factors influencing students’ willingness to use online databases during dissertation preparation. Research Methods: The study employed a descriptive qualitative approach using semi-structured interviews, Focus Group Discussions (FGDs), and document analysis involving 30 doctoral students. Data Analysis: Data were analyzed using the interactive model of Matthew B. Miles and A. Michael Huberman, with triangulation and member checking applied to ensure validity and credibility. Results: The findings indicate that online database use enhances dissertation quality through five dimensions: expanded literature horizons, clearer identification of research gaps, stronger academic credibility, accelerated writing processes, and improved academic self-confidence. Challenges include limited access to premium databases, language barriers, interface complexity, and uneven information literacy. Conclusion: Acceptance of online databases shapes dissertation quality beyond usage intention. Perceived ease of use and usefulness translate into concrete academic outcomes, extending the Technology Acceptance Model (TAM) by linking technology acceptance with academic quality in Islamic higher education.
METODE KLASIK DI ERA KURIKULUM MERDEKA: STUDI KASUS PEMBELAJARAN BAHASA ARAB DI MIT AL-BARIYYAH Hasanah, Ivana Badriyah; Mahdi, Muhammad; Sidiq, Rasyida Rafa; Maswani, Maswani
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 6 No 1 (2026): Vol. 6 No. 1 Edisi Februari 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v6i1.3787

Abstract

Penelitian ini menganalisis dominasi metode klasik dalam pembelajaran Bahasa Arab di Madrasah Ibtidaiyah Terpadu (MIT) Al-Bariyyah di tengah implementasi Kurikulum Merdeka. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan studi kasus pada seorang guru bahasa Arab disana, data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan studi dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran Bahasa Arab di MIT Al-Bariyyah masih sangat mengandalkan *Grammar Translation Method* (GTM), dengan fokus pada penerjemahan literal, hafalan kosakata, dan tata bahasa, serta minimnya perhatian pada komunikasi lisan. Meskipun guru menunjukkan inisiatif adaptasi seperti metode nyanyian dan sesekali penggunaan proyektor, upaya ini terhambat oleh keterbatasan fasilitas dan kurangnya literasi teknologi. Pemahaman guru terhadap konsep Kurikulum Merdeka, seperti pembelajaran berdiferensiasi, masih belum optimal karena kurangnya pendampingan teknis dan pelatihan yang kontekstual. Pilihan guru untuk mempertahankan metode klasik dipandang sebagai respons rasional terhadap keterbatasan struktural, bukan penolakan terhadap inovasi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa keberhasilan implementasi kurikulum baru sangat bergantung pada dukungan sistemik yang berkelanjutan, pelatihan praktis, dan infrastruktur yang memadai, agar transformasi pedagogis dapat terwujud secara substansial di lapangan.
Evaluasi Pembelajaran Bahasa Arab Kurikulum Merdeka di MA Arrahmaniyah Depok Berbasis Model Congruence Muhamad Rafi; Sahla Adzkia Nisa; Muhammad Rayhan Syafi'i; Maswani Maswani
Al-Maraji' : Jurnal Pendidikan Bahasa Arab Vol. 9 No. 1 (2025): Al-Maraji': Jurnal Pendidikan Bahasa Arab
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/almaraji.v9i1.18892

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kesesuaian antara perencanaan, pelaksanaan, dan hasil pembelajaran Bahasa Arab di kelas X MA Arrahmaniyah Depok berdasarkan model evaluasi Congruence. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif-analitik. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dengan guru bidang kurikulum, guru Bahasa Arab, siswa, serta analisis dokumen terkait. Hasil penelitian menunjukkan adanya kesesuaian parsial antara perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran dengan standar Kurikulum Merdeka, khususnya terkait tujuan pembelajaran, bahan ajar, metode inquiry learning dan project-based learning, serta penggunaan media digital. Namun demikian, ditemukan ketidaksesuaian antara tujuan yang telah ditetapkan dengan Nilai ujian akhir semester siswa kelas X, di mana 72,92% siswa belum mencapai Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM). Faktor-faktor yang memengaruhi kondisi tersebut antara lain rendahnya motivasi dan minat siswa terhadap pelajaran Bahasa Arab, kurangnya lingkungan yang mendukung praktik berbahasa Arab, perbedaan latar belakang keilmuan siswa, serta keterbatasan akses terhadap buku ajar. Berdasarkan hasil tersebut, diperlukan upaya perbaikan melalui variasi metode pembelajaran, optimalisasi media, serta penciptaan lingkungan belajar yang lebih kondusif untuk meningkatkan kesesuaian antara tujuan, pelaksanaan, dan hasil pembelajaran Bahasa Arab di kelas X. This study aims to evaluate the congruence between planning, implementation, and learning outcomes of Arabic language instruction in Grade 10 at MA Arrahmaniyah Depok based on the Congruence evaluation model. This study employs a qualitative method with a descriptive-analytical approach. Data collection was conducted through interviews with curriculum teachers, Arabic language teachers, and students, as well as analysis of relevant documents. The results of the study indicate partial congruence between the planning and implementation of learning and the Merdeka Curriculum standards, particularly in terms of learning objectives, teaching materials, inquiry learning and project-based learning methods, and the use of digital media. However, there was a discrepancy between the established objectives and the end-semester exam of Grade X students, with 72.92% of students not yet achieving the Minimum Competency Criteria (KKM). Factors influencing this condition include low student motivation and interest in Arabic language lessons, a lack of an environment supporting Arabic language practice, differences in students' academic backgrounds, and limited access to textbooks. Based on these findings, improvements are needed through varied teaching methods, optimized use of media, and the creation of a more conducive learning environment to enhance alignment between objectives, implementation, and learning outcomes in Arabic language instruction for 10th-grade students. 
Green Pesantren: Best Practice of Integrating Green Technology and Sustainable Agriculture for Eco-friendly Education Wawan Saepul Bahri; Maswani Maswani; Nur Kafid; Rifqi Miftahul Amili; Ahmad Masruri
Kharisma: Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Vol. 5 No. 1 (2026): Integrative Islamic Education Management
Publisher : Perkumpulan Dosen Tarbiyah Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59373/kharisma.v5i1.251

Abstract

Unwise use of the environment has triggered various global problems, such as natural destruction, declining biodiversity, climate change, and the depletion of natural resources, which are indicators of crisis, including in Indonesia. This study aims to examine the application of green technology and sustainable agricultural systems at the Pangrango Nature Islamic Boarding School in West Java. The method used is a qualitative approach, with data collected through in-depth interviews with purposively selected informants, supported by document analysis, and tested through triangulation to ensure the validity and reliability of the findings. The results of the study show that the application of green technology and sustainable agriculture is realized through various real practices, such as the manufacture of organic liquid fertilizer from waste fermentation, the management and recycling of organic and non-organic waste, the application of vertical agriculture, and the use of mulch on beds to maintain soil fertility. This practice is not only effective in environmental management but also a means of contextual learning for students in understanding the importance of nature conservation. In addition, these findings expand understanding of the Bronfenbrenner and Jean Piaget habituation theory, which asserts that individual development occurs through dynamic interactions with the surrounding environment. The implications of this research underscore the importance of integrating green technology practices and sustainable agriculture into the Islamic boarding school education system, ensuring that learning is not only theoretical but also practical and contextual. In terms of the model, this research proposes a practice-based green pesantren, an educational model that emphasizes the habituation of environmentally friendly behavior and the integration of curriculum and field practice, and can be applied in other pesantren to form a generation that cares about environmental sustainability.
Developing and Evaluating an AI-Driven Arabic Listening E-Module: Integrating Intensive and Extensive Listening Through Elevenlabs Faisal Umri; Muhbib Abdul Wahab; Maswani Maswani
AL-TA'RIB : Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Bahasa Arab IAIN Palangka Raya Vol 14 No 1 (2026)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23971/altarib.v14i1.11306

Abstract

The limited availability of Arabic listening materials integrated with interactive digital technologies remains a significant challenge in enhancing listening proficiency among students in the Arabic Language Education Program at UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Existing resources often lack accessibility, engagement, and alignment with learning outcomes. This study aimed to develop an artificial intelligence (AI)-based Arabic listening e-module, E-sama’iy, utilizing ElevenLabs technology and structured listening activities, and to examine its effectiveness in improving students’ listening skills. Employing a Research and Development (R&D) approach based on the ADDIE model, the study was conducted through five stages: analysis, design, development, implementation, and evaluation. The feasibility of the module was assessed through expert validation, while its effectiveness was evaluated using pre-test and post-test scores of second-semester students. The findings revealed that the developed e-module was highly feasible, obtaining an average validation score of 92%. Students’ listening achievement improved substantially, with mean scores increasing from 55.4 in the pre-test to 85.9 in the post-test, accompanied by an N-Gain score of 0.68, indicating moderate-to-high improvement. Furthermore, students reported highly positive perceptions (91.88%), particularly regarding motivation, engagement, and comprehension. These findings demonstrate that E-sama’iy is an effective digital learning resource for enhancing Arabic listening skills and supporting AI-assisted language learning.