Claim Missing Document
Check
Articles

KURIKULUM BAHASA ARAB MADRASAH IBTIDAIYAH 2019: INTEGRASI NILAI ISLAM DAN PENGUATAN KOMPETENSI 4C Jayadi, M. Irwan; Umam, Khaerul; Ridlo, Ubaid; Maswani, Maswani
Jurnal Al-Hibru Vol. 3 No. 1 (2026): Al-Hibru: Jurnal Ilmu Bahasa Arab dan Pembelajarannya
Publisher : Yayasan Haiah Nusratul Islam, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59548/hbr.v3i1.571

Abstract

This study aims to analyze the integration of Islamic values and the enhancement of 21st-century competencies (4C: critical thinking, creativity, communication, collaboration) within the 2019 Madrasah Ibtidaiyah Arabic Language Curriculum. Employing a qualitative-descriptive approach through library research, this study examines official Ministry of Religious Affairs documents, Islamic educational theories, and relevant studies on Arabic pedagogy. The findings reveal that the 2019 curriculum embodies an integrative and transformative Islamic education paradigm, where Arabic learning focuses not only on linguistic proficiency but also on Islamic character formation and critical, collaborative thinking. The Communicative Language Teaching (CLT) approach and the use of digital technology strengthen communicative and creative dimensions in Arabic learning. However, challenges persist regarding teacher competence and limited contextual teaching materials. Therefore, strengthening teachers’ pedagogical capacity and developing Islamic value-based learning innovations are essential to achieve Arabic language education aligned with digital era demands and Islamic educational objectives.
Kurikulum Cinta dan Pembelajaran Mendalam serta Implementasinya di Madrasah Ahmad Wildan Sahuri Ramdani; Ubaid Ridlo; Maswani Maswani
Jurnal Al-Hudaya : Jurnal Ilmu Al-Qur'an dan Pendidikan Vol 1 No 04 (2025): Al Hudaya: Jurnal Ilmu Al Quran dan Pendidikan
Publisher : Al-Hudaya: Jurnal Ilmu Al-Qur'an dan Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dan merumuskan nilai-nilai pendidikan yang terkandung dalam al-Qur’an melalui pendekatan tafsir tematik (tafsīr maudhu‘ī). al-Qur’an sebagai sumber utama ajaran Islam tidak hanya memuat dimensi teologis, tetapi juga menawarkan prinsip-prinsip pendidikan yang bersifat fundamental, sistematis dan transformatif. Penelitian ini memfokuskan kajian pada ayat-ayat al-Qur’an yang memiliki muatan edukatif, baik yang secara eksplisit maupun implisit berkaitan dengan tujuan pendidikan, peran pendidik dan peserta didik, metode pendidikan, serta nilai-nilai pembentukan kepribadian manusia. Dengan menggunakan metode penelitian kepustakaan dan analisis tematik, artikel ini mengidentifikasi dan mengelaborasi nilai-nilai pendidikan utama dalam al-Qur’an, seperti nilai tauhid, akhlak, intelektualitas, tanggung jawab sosial, dan keseimbangan antara aspek spiritual dan rasional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa al-Qur’an mengandung nilai-nilai pendidikan utama yang saling terintegrasi, antara lain nilai tauhid sebagai fondasi orientasi pendidikan, nilai akhlak sebagai tujuan pembentukan karakter, nilai intelektualitas sebagai dorongan terhadap pengembangan akal dan ilmu pengetahuan, serta nilai tanggung jawab sosial sebagai manifestasi kesalehan individual dan sosial. Temuan ini menegaskan bahwa nilai-nilai pendidikan Qur’ani bersifat holistik dan kontekstual, sehingga relevan untuk dijadikan landasan dalam pendidikan Islam modern.
Kurikulum Merdeka Dan Implementasinya Dalam Pendidikan Bahasa Arab Maria Andieni Juniyanti; Ubaid Ridlo; Maswani Maswani
Jurnal Al-Hudaya : Jurnal Ilmu Al-Qur'an dan Pendidikan Vol 1 No 04 (2025): Al Hudaya: Jurnal Ilmu Al Quran dan Pendidikan
Publisher : Al-Hudaya: Jurnal Ilmu Al-Qur'an dan Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembelajaran Bahasa Arab di sekolah dan madrasah selama ini menghadapi beberapa kendala yang membuat proses belajar cenderung monoton dan tidak komunikatif. Kurikulum Merdeka menawarkan cara baru untuk memperbaiki kondisi tersebut. Pendekatan diferensiasi memungkinkan guru menyesuaikan materi, proses, dan penilaian dengan kebutuhan siswa yang beragam. Struktur kurikulum yang berbasis Capaian Pembelajaran (CP) dan Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) memberi fleksibilitas guru dalam merancang kegiatan yang lebih komunikatif, kontekstual, dan relevan dengan kehidupan siswa. Artikel ini bertujuan menganalisis implementasi Kurikulum Merdeka dalam pembelajaran Bahasa Arab, mencakup cara kerja kurikulum, penerapannya di kelas, serta identifikasi kelebihan dan kekurangannya bagi pengembangan kompetensi berbahasa. Penelitian ini menggunakan metode studi pustaka dengan menelaah buku, regulasi resmi, dan jurnal nasional terakreditasi terkait kurikulum dan pembelajaran Bahasa Arab.Hasil pembahasan menunjukkan bahwa Kurikulum Merdeka memberikan fleksibilitas tinggi melalui diferensiasi pembelajaran, penguatan kompetensi komunikatif, serta penerapan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila yang mampu memperkaya aktivitas bahasa, seperti muhadatsah, literasi, dan pembelajaran berbasis konteks. Kelebihannya terletak pada ruang kreativitas guru, penekanan pada kompetensi nyata, dan asesmen formatif yang lebih manusiawi. Namun, tantangan masih muncul dalam bentuk kesiapan guru, keterbatasan sarana, serta ketidaksinkronan beberapa materi Bahasa Arab dengan struktur kurikulum baru. Secara keseluruhan, Kurikulum Merdeka menawarkan kerangka yang lebih adaptif dan relevan bagi penguatan pembelajaran Bahasa Arab, dengan catatan bahwa keberhasilan implementasinya sangat bergantung pada peningkatan kompetensi guru dan dukungan fasilitas pendidikan yang memadai.
Online database acceptance and doctoral dissertation quality Adnan, Mohammad; Rahmawati, Siti Uriana; Maswani, Maswani; Andayani, Ulpah; Rahmi, Cinta
Berkala Ilmu Perpustakaan dan Informasi Vol 22 No 1 (2026): June (In Press)
Publisher : Library and Archive, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/.v22i1.18962

Abstract

Introduction: This study explores how postgraduate students at UIN Syarif Hidayatullah Jakarta use online databases to improve the quality of their doctoral dissertations.It examines perceived ease of use, perceived usefulness, and factors influencing students’ willingness to use online databases during dissertation preparation. Research Methods: The study employed a descriptive qualitative approach using semi-structured interviews, Focus Group Discussions (FGDs), and document analysis involving 30 doctoral students. Data Analysis: Data were analyzed using the interactive model of Matthew B. Miles and A. Michael Huberman, with triangulation and member checking applied to ensure validity and credibility. Results: The findings indicate that online database use enhances dissertation quality through five dimensions: expanded literature horizons, clearer identification of research gaps, stronger academic credibility, accelerated writing processes, and improved academic self-confidence. Challenges include limited access to premium databases, language barriers, interface complexity, and uneven information literacy. Conclusion: Acceptance of online databases shapes dissertation quality beyond usage intention. Perceived ease of use and usefulness translate into concrete academic outcomes, extending the Technology Acceptance Model (TAM) by linking technology acceptance with academic quality in Islamic higher education.
Artificial Intelligence-Based Arabic Language Learning: A Systematic Study of the Development and Challenges of Pedagogical Innovation Hady, Yazid; Azkiyah, Siti Nurul; Muhbib, Muhbib; Maswani, Maswani
Online Learning In Educational Research (OLER) Vol. 6 No. 1 (2026): Online Learning in Educational Research
Publisher : CV FOUNDAE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58524/oler.v6i1.976

Abstract

The significant growth rate of artificial intelligence (AI) in virtual learning has significantly changed learner-technology interactions, leading to pedagogical, cognitive, and ethical implications in terms of Arabic language learning. The study aims to explore the research trends and implementation difficulties associated with integrating AI in Arabic language learning through a Systematic Literature Review (SLR). The study used a systematic search on Scopus and Google Scholar databases using publications within 2023 to 2025, with 200 publications identified. Through a PRISMA-based literature review, 15 peer-reviewed articles were identified as eligible for synthesis. The review was conducted through a thematic coding framework using Constructivist Theory, Knowledge Creation Theory, and DIKW hierarchy as a theoretical foundation. The study found that AI plays a significant role in improving reading, writing, listening, and speaking skills through adaptive feedback, conversational agents, text generation tools, and speech recognition tools. The patterns identified through this review indicate that there are challenges associated with integrating AI in Arabic language learning, such as limited Arabic linguistic resources, inaccuracies in AI-generated text, morphological, and syntactical errors, readiness, and dependency on AI tools by learners. The review established that AI has significant transformative potential in Arabic language learning with appropriate pedagogy, educator readiness, and appropriate use of technology.