p-Index From 2021 - 2026
8.622
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Nadwa : Jurnal Pendidikan Islam Intiqad: Jurnal Agama dan Pendidikan Islam Lentera Pendidikan : Jurnal Ilmu Tarbiyah dan Keguruan PIONIR: Jurnal Pendidikan Analisa Pedagogia: Jurnal Pendidikan At-Taqaddum Wahana Akademika: Jurnal Studi Islam dan Sosial Al Ishlah Jurnal Pendidikan Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini AL-IDARAH: JURNAL KEPENDIDIKAN ISLAM Jurnal PAJAR (Pendidikan dan Pengajaran) Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI Journal on Education DAYAH: Journal of Islamic Education Al Mahara: Jurnal Pendidikan Bahasa Arab Al-Fatih: Jurnal Pendidikan dan Keislaman Jurnal Studi Guru dan Pembelajaran LISAN AL-HAL: Jurnal Pengembangan Pemikiran dan Kebudayaan Psikologi Prima Ghancaran: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Kontribusia : Research Dissemination for Community Development Jurnal Psimawa : Diskursus Ilmu Psikologi dan Pendidikan JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan) Jurnal Consulenza : Jurnal Bimbingan Konseling dan Psikologi Tarbiyah Al-Awlad: Jurnal Kependidikan Islam Tingkat Dasar Jurnal Inovasi Pendidikan dan Sains Wahana Akademika: Jurnal Studi Islam dan Sosial Nathiqiyyah : Jurnal Psikologi Islam Didaktika: Jurnal Kependidikan Bioeduca : Journal of Biology Education AKSELERASI: Jurnal Ilmiah Nasional Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Nusantara: Jurnal Pendidikan Indonesia PAEDAGOGY : Jurnal Ilmu Pendidikan dan Psikologi Jawda: Journal of Islamic Education Management Al-MIKRAJ: Jurnal studi Islam dan Humaniora YASIN: Jurnal Pendidikan dan Sosial Budaya Analisa: Journal of Social Science and Religion JURNAL MUARA PENDIDIKAN Journal of Islamic Education Studies Jurnal Multidisiplin Sahombu Permata : Jurnal Pendidikan Agama Islam PESHUM Journal of Shoutheast Asian Islam and Society (JSEAIS) Madania: Jurnal Kajian Keislaman Geoid - Journal of Geodesy and Geomatics Urwatul Wutsqo : Jurnal Studi Kependidikan dan Keislaman Klinik: Jurnal Ilmiah Kedokteran dan Kesehatan Jurnal Kesehatan (JK) International Journal of Educational Narratives
Claim Missing Document
Check
Articles

Self-Reliance and Responsibility Education in Islamic Junior High Schools: A Humanistic Psychology Approach Kunaepi, Aang; Syukur, Fatah; Ikhrom, Ikhrom
Madania: Jurnal Kajian Keislaman Vol 28, No 1 (2024): JUNE
Publisher : Universitas Islam Negeri (UIN) Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/madania.v28i1.2823

Abstract

This study aims to analyze strategies for strengthening independent character and responsibility in Islamic-based secondary schools, focusing on the implementation of humanistic concepts in learning. The research method used was qualitative, with data collection through observation, in-depth interviews, and document analysis at SMP IT Cahaya Bangsa Mijen Semarang. The collected data was analyzed using the Miles and Huberman approach, involving the stages of data reduction, data presentation, and conclusions. The results showed that strengthening independent character and responsibility is implemented through humanistic concepts, especially in building motivation and awareness of the importance of setting priorities in academic activities. The humanistic concept is reflected in the integration of PAI subjects version of the Ministry of Religion and CS IT with humanist character, presentation of Islamic Education material that supports an attitude of responsibility, and an assessment system that encourages honesty based on active and fun learning. The aspect of self-education is more strongly implemented through extracurricular activities based on religious values, such as memorization of the Quran, archery, swimming, scouts, and taekwondo. These five extracurriculars are considered important to increase perseverance, self-confidence, leadership, self-discipline, and mental strength as elements of independence. The school also involves parents in guided discussion activities, including home visits, communication through WhatsApp groups, and specific meetings at school, to ensure the effective implementation of independent character and responsibility for students. This research contributes to providing in-depth insights into character strengthening practices in Islamic-based secondary schools, providing a foundation for the development of further strategies in improving the quality of character education. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi penguatan karakter mandiri dan tanggung jawab di sekolah menengah berbasis Islam, dengan fokus pada implementasi konsep humanistik dalam pembelajaran. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif, dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan analisis dokumen di SMP IT Cahaya Bangsa Mijen Semarang. Data yang terkumpul dianalisis menggunakan pendekatan Miles dan Huberman, melibatkan tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penguatan karakter mandiri dan tanggung jawab diimplementasikan melalui konsep humanistik, khususnya dalam membangun motivasi dan kesadaran akan pentingnya mengatur prioritas dalam kegiatan akademik. Konsep humanistik tercermin dalam integrasi mata pelajaran PAI versi Kemenag dan CS IT yang berkarakter humanis, penyajian materi Pendidikan Islam yang mendukung sikap tanggung jawab, serta sistem penilaian yang mendorong kejujuran berbasis pembelajaran aktif dan menyenangkan. Aspek pendidikan mandiri lebih kuat terimplementasikan melalui kegiatan ekstrakurikuler berbasis nilai-nilai keagamaan, seperti hafalan Al-Quran, panahan, renang, pramuka, dan taekwondo. Kelima ekstrakurikuler ini dianggap penting untuk meningkatkan ketekunan, rasa percaya diri, kepemimpinan, disiplin diri, dan kekuatan mental sebagai unsur kemandirian. Sekolah juga melibatkan orang tua dalam kegiatan diskusi terbimbing, termasuk kunjungan ke rumah, komunikasi melalui grup WhatsApp, dan pertemuan tertentu di sekolah, untuk memastikan efektivitas implementasi karakter mandiri dan tanggung jawab bagi siswa. Penelitian ini berkontribusi dalam memberikan wawasan mendalam tentang praktik-praktik penguatan karakter di sekolah menengah berbasis Islam, memberikan landasan bagi pengembangan strategi lebih lanjut dalam meningkatkan kualitas pendidikan karakter.
Nilai-Nilai Keagamaan dalam Buku Teks Mata Pelajaran Umum Sekolah Menengah Pertama (SMP) Muhammad Haris Nasrulloh; Ikhrom; Raharjo
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 13 No. 3 Agustus (2024): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.866

Abstract

Nilai-nilai keagamaan dipandang oleh mayoritas masyarakat hanya dituangkan dalam buku teks keagamaan, dan tidak banyak ditemukan dalam buku-buku teks mata pelajaran umum. Hal tersebut bertentangan dengan misi utama kurikulum pendidikan nasional yakni untuk menciptakan manusia beriman dan bertakwa. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap nilai-nilai keagamaan yang termuat dalam buku teks Bahasa Indonesia dan Pendidikan Pancasila & Kewarganegaraan (PPKn) tingkat SMP. Analisis difokuskan pada cakupan dan sajian nilai-nilai keagamaan dalam buku teks mata pelajaran umum SMP. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi teks. Pengumpulan data dilakukan dengan telaah dokumen yaitu buku teks Bahasa Indonesia dan PPKn. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Cakupan nilai-nilai keagamaan dalam buku teks mata pelajaran umum Sekolah Menengah Pertama secara berurutan didominasi oleh aspek akhlak, akidah, dan syariah. (2) Sajian teks bermuatan nilai-nilai keagamaan mayoritas dalam bentuk kalimat pernyataan berupa ungkapan nasehat, dan dalam bentuk kalimat perintah. Sedangkan ilustrasi gambar bermuatan nilai-nilai keagamaan dalam bentuk gambar naturalis, kartun, karikatur, dan desain grafis. Hasil penelitian ini merekomendasikan perlunya representasi yang proporsional nilai-nilai keagamaaan tersebut di seluruh buku teks mata pelajaran umum.
PERAN GURU DALAM PENCEGAHAN DAN PENANGANAN PERILAKU BULLYING PADA SISWA DI SEKOLAH DASAR (STUDI KASUS: SD 3 TERBAN) Yusriyah, Naily; Ikhrom, Ikhrom; Aini, Dewi Khurun
Jurnal Psimawa : Diskursus Ilmu Psikologi dan Pendidikan Vol 8 No 1 (2025): EDISI 13
Publisher : Prodi Psikologi- Fakultas Psikologi & Humaniora - Universitas Teknologi Sumbawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36761/jp.v8i1.5714

Abstract

Bullying behavior remains widespread today, even among children. Therefore, teachers play an important role in preventing and handling bullying. This study aims to describe the role of teachers in preventing and managing bullying at elementary school level. A qualitative approach was used through interviews, observations, and documentation involving the principal, classroom teachers, and parents at SD 3 Terban. The results show that teachers have performed their roles well despite the absence of a school counselor. The protocol requires students to report incidents to the classroom teacher, who then informs the principal, acting as a counselor. The school also collaborates with police, prosecutors, and other institutions to prevent bullying and uses advanced camera technology to monitor student honesty. The study suggests that teachers should continuously evaluate and improve their role to maximize bullying prevention and intervention at school.
DUKUNGAN SOSIAL TEMAN SEBAYA PADA DEWASA AWAL YANG MENGALAMI QUARTER-LIFE CRISIS Afifah, Nurul; Wihartati, Wening; Ikhrom, Ikhrom
Jurnal Psimawa : Diskursus Ilmu Psikologi dan Pendidikan Vol 8 No 1 (2025): EDISI 13
Publisher : Prodi Psikologi- Fakultas Psikologi & Humaniora - Universitas Teknologi Sumbawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36761/jp.v8i1.5720

Abstract

Quarter-life crisis is a common crisis phase experienced by early adulthood individuals, characterized by confusion about life direction, career uncertainty, social pressure, and emotional instability. One factor that is believed to be able to support individuals through this phase is social support, especially from peers. This study aims to explore the experiences of early adulthood individuals in receiving social support from peers and how this support affects the quarter-life crisis they experience. This study uses a qualitative approach with a phenomenological method. Data were obtained through in-depth online interviews with four 20-year-old participants. The results of the study showed that peer social support is present in providing attention, information, instrumental, and assessment. This support plays an important role in helping individuals manage emotions, provide new perspectives, and increase self-confidence in facing various challenges of quarter-life crisis. The results of the study confirm that the presence of peers as an emotional and social support system has a significant contribution to the adaptation process of early adulthood individuals to the dynamics of the developmental crisis they experience.
Peran Mindfulness dalam Meningkatkan Regulasi Emosi pada Mahasiswa Ira Lestari, Isma; Masfia, Irma; Ikhrom, Ikhrom
Jurnal Psimawa : Diskursus Ilmu Psikologi dan Pendidikan Vol 8 No 1 (2025): EDISI 13
Publisher : Prodi Psikologi- Fakultas Psikologi & Humaniora - Universitas Teknologi Sumbawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Students often face both academic and emotional pressures. Mental skills are important to adjust to the transition to stressful college life. One of the mental skills that students can apply is emotion regulation. Emotion regulation is a person's ability to control, identify, and act according to existing emotions. Mindfulness is the ability to be aware of what is happening in the present moment. This study aims to reveal the role of mindfulness in improving emotion regulation in college students. This research is based on a qualitative approach with in-depth interviews. In this study, it was found that mindfulness actively contributes to improving emotion regulation in university students.
Pengaruh Influencer Kecantikan terhadap Ketidakpuasaan Citra Tubuh pada Perempuan Anita Rosita Dewi Indriani; Dewi Khurun Aini; Ikhrom Ikhrom
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 4 No. 4: Juni 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v4i4.9552

Abstract

Fenomena ketidakpuasan citra tubuh semakin meluas di kalangan perempuan, khususnya remaja dan dewasa muda di Indonesia, seiring dengan meningkatnya paparan terhadap konten influencer kecantikan di media sosial. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana konten dari influencer kecantikan memengaruhi ketidakpuasan citra tubuh perempuan. Menggunakan pendekatan kualitatif, penelitian ini melibatkan 20 partisipan perempuan berusia 15–30 tahun yang aktif mengikuti influencer kecantikan melalui Instagram, TikTok, dan YouTube. Data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas partisipan mengalami ketidakpuasan citra tubuh yang tinggi, terutama akibat perbandingan sosial, tekanan untuk tampil sempurna, serta internalisasi standar kecantikan yang tidak realistis. Dampak negatif juga tercermin dalam aspek afektif, kognitif, dan relasi sosial. Penelitian ini menyimpulkan bahwa influencer kecantikan memiliki pengaruh signifikan terhadap persepsi tubuh perempuan. Diperlukan strategi edukatif dan peningkatan literasi digital untuk mengurangi dampak negatif ini, khususnya melalui penguatan kesadaran diri terhadap realitas media sosial.
DAMPAK OVERSTIMULASI KONTEN DIGITAL TERHADAP PEMUSATAN PERHATIAN ANAK Apik Lestari, Citra; Zikrinawati, Khairani; Ikhrom, Ikhrom
PAEDAGOGY : Jurnal Ilmu Pendidikan dan Psikologi Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/paedagogy.v5i1.4941

Abstract

This study aims to examine the impact of digital content overstimulation on the attention span of children aged 6 to 12 years. Using a qualitative approach, the study began with the distribution of questionnaires to map gadget usage patterns and initial indications of attention disorders. The questionnaire results served as the basis for in-depth interviews with two children and three parents to gain deeper insights into the effects of digital content on children’s focus. The findings reveal that using gadgets for 3 to 4 hours per day especially for accessing fast-paced, visually stimulating, and interactive content such as YouTube, TikTok, and Netflix contributes to decreased concentration, increased distractibility, and difficulty completing tasks. The children also exhibited signs of irritability, frustration, and a tendency to shift activities without clear direction. The study concludes that digital content overstimulation negatively affects children's attention span and emotional regulation, highlighting the need for parental supervision and mindful management of digital media consumption to support optimal child development. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan mengkaji dampak overstimulasi konten digital terhadap kemampuan pemusatan perhatian anak usia 6–12 tahun. Pendekatan kualitatif digunakan dengan tahap awal penyebaran kuesioner untuk memetakan pola penggunaan gadget dan indikasi awal gangguan perhatian. Data kuesioner menjadi dasar wawancara mendalam terhadap dua anak dan tiga orang tua guna menggali pemahaman lebih lanjut mengenai pengaruh konten digital terhadap fokus anak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan gadget selama 3–4 jam per hari, terutama untuk mengakses konten cepat, mencolok, dan interaktif (misalnya YouTube, TikTok, dan Netflix), berkontribusi pada penurunan konsentrasi, mudah terdistraksi, serta kesulitan menyelesaikan tugas. Anak juga menunjukkan gejala mudah marah, cepat frustrasi, dan sering berpindah aktivitas tanpa arah jelas. Penelitian ini menyimpulkan bahwa overstimulasi konten digital berdampak negatif terhadap pemusatan perhatian dan regulasi emosi anak, sehingga diperlukan peran aktif orang tua dalam mengawasi serta mengelola konsumsi media digital secara bijak untuk mendukung tumbuh kembang anak yang optimal.
ANALISIS DUKUNGAN SOSIAL DALAM MENGATASI BURNOUT PADA ANGGOTA ORGANISASI MAHASISWA Maeyani, Fikriyyah; Ariyani Hasanah Nuriyyatiningrum, Nadya; Ikhrom, Ikhrom
PAEDAGOGY : Jurnal Ilmu Pendidikan dan Psikologi Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/paedagogy.v5i1.5037

Abstract

Students who are active in campus organizations are often faced with the dual pressures of academic obligations and organizational responsibilities. This imbalance creates a serious problem in the form of burnout, a condition of emotional, physical, and mental exhaustion that can interfere with students' motivation, concentration, and psychological health. The lack of a structured social support system in student organizations exacerbates the situation, making it difficult for students to manage the stress they face. This study aims to understand the extent of the role of social support in overcoming burnout in members of student organizations. A qualitative approach was used through in-depth interviews with five students from various campuses. The results showed that burnout was triggered by excessive workload, internal conflict, and lack of fair division of tasks. The most helpful social support includes emotional, appreciative, and instrumental support from peers, family, and organizational colleagues. In addition, coping strategies such as time management, venting, and self-reward also emerged as positive responses reinforced by the presence of social support. This study emphasizes the importance of student organizations building a supportive culture and structured support system to maintain the mental health and life balance of its members. ABSTRAK Mahasiswa yang aktif dalam organisasi kampus sering dihadapkan pada tekanan ganda dari kewajiban akademik dan tanggung jawab organisasi. Ketidakseimbangan ini memunculkan masalah serius berupa burnout, yaitu kondisi kelelahan emosional, fisik, dan mental yang dapat mengganggu motivasi, konsentrasi, serta kesehatan psikologis mahasiswa. Minimnya sistem dukungan sosial yang terstruktur dalam organisasi mahasiswa memperburuk situasi tersebut, membuat mahasiswa kesulitan dalam mengelola stres yang dihadapi. Penelitian ini bertujuan untuk memahami sejauh mana peran dukungan sosial dalam mengatasi burnout pada anggota organisasi mahasiswa. Pendekatan kualitatif digunakan melalui wawancara mendalam terhadap lima mahasiswa dari berbagai kampus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa burnout dipicu oleh beban kerja berlebihan, konflik internal, dan kurangnya pembagian tugas yang adil. Dukungan sosial yang paling membantu meliputi dukungan emosional, apresiatif, dan instrumental dari teman sebaya, keluarga, maupun rekan organisasi. Selain itu, strategi coping seperti manajemen waktu, curhat, dan pemberian self-reward juga muncul sebagai respon positif yang diperkuat oleh keberadaan dukungan sosial. Penelitian ini menekankan pentingnya organisasi mahasiswa membangun budaya suportif dan sistem dukungan yang terstruktur untuk menjaga kesehatan mental serta keseimbangan hidup anggotanya.
PENGARUH DUKUNGAN SOSIAL DALAM MENGURANGI DAMPAK SOCIAL ANXIETY PADA KORBAN CYBERBULLYING Saputri, Shalsabela; Ariyani Hasanah Nuriyyatiningrum, Nada; Ikhrom, Ikhrom
PAEDAGOGY : Jurnal Ilmu Pendidikan dan Psikologi Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/paedagogy.v5i1.5116

Abstract

This study aims to examine the influence of social support on levels of social anxiety and social isolation among adolescents who have been victims of cyberbullying. Using a quantitative approach and mediation regression method, data were collected from 31 respondents aged 16–19 who had experienced cyberbullying. The analysis revealed that social support has a significant effect in reducing social anxiety levels, but does not have a significant impact on levels of social isolation. These findings highlight the important role of social support as a protective factor in alleviating the psychological distress of cyberbullying victims. The implications of this study may serve as a basis for developing support strategies involving family, peers, and community to help victims recover from the negative impacts of online bullying. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh dukungan sosial terhadap tingkat social anxiety dan isolasi sosial pada remaja korban cyberbullying. Dengan menggunakan pendekatan kuantitatif dan metode regresi mediasi, data dikumpulkan dari 31 responden berusia 16–19 tahun yang pernah mengalami cyberbullying. Hasil analisis menunjukkan bahwa dukungan sosial memiliki pengaruh signifikan dalam menurunkan tingkat social anxiety, namun tidak berpengaruh secara signifikan terhadap tingkat isolasi sosial. Temuan ini menegaskan bahwa dukungan sosial berperan penting sebagai faktor protektif dalam mengurangi tekanan psikologis korban cyberbullying. Implikasi penelitian ini dapat menjadi dasar pengembangan strategi dukungan berbasis keluarga, teman, dan komunitas untuk membantu korban pulih dari dampak negatif perundungan daring.
PENGARUH IKLAN INTERAKTIF MENARIK, KETERLIBATAN KONSUMEN, SERTA RESPON EMOSI TERHADAP PEMBELIAN IMPULSIF PADA PRODUK MARKETPLACE Anas Al Irsyad, Muhammad; Lucky Ade Sessiani, Lucky; Ikhrom, Ikhrom
PAEDAGOGY : Jurnal Ilmu Pendidikan dan Psikologi Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/paedagogy.v5i1.5121

Abstract

This study aims to examine the influence of engaging interactive advertisements on impulsive buying behavior toward electronic products among Generation Z in Central Java. Utilizing an explanatory quantitative approach, the research investigates the mediating role of consumer engagement and the moderating role of positive emotional responses in the relationship between interactive advertisements and impulsive purchases. Data were collected through an online questionnaire involving 32 purposively selected respondents who met specific criteria. The results of multiple linear regression analysis reveal that, collectively, interactive ads, consumer engagement, and emotional responses significantly influence impulsive buying behavior (p = 0.048). However, only consumer engagement demonstrates a statistically significant individual effect (p = 0.013), while interactive advertising and emotional responses do not show significant direct effects. These findings underscore the critical role of active consumer participation in digital marketing, suggesting that interactive experiences fostering engagement are more effective in triggering impulsive purchases than visual appeal or emotional stimulation alone. This study contributes to the development of more participatory and contextually relevant marketing strategies in the digital era and opens avenues for further exploration of psychological and situational factors influencing impulsive buying decisions. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh iklan interaktif yang menarik terhadap perilaku pembelian impulsif pada produk elektronik di kalangan Generasi Z di Jawa Tengah. Dengan menggunakan pendekatan kuantitatif eksplanatori, penelitian ini menyelidiki peran mediasi dari keterlibatan konsumen dan peran moderasi dari respon emosional positif dalam hubungan antara iklan interaktif dan pembelian impulsif. Data dikumpulkan melalui kuesioner online yang melibatkan 32 responden yang dipilih secara purposif yang memenuhi kriteria tertentu. Hasil analisis regresi linier berganda mengungkapkan bahwa, secara kolektif, iklan interaktif, keterlibatan konsumen, dan respon emosional secara signifikan mempengaruhi perilaku pembelian impulsif (p = 0,048). Namun, hanya keterlibatan konsumen yang menunjukkan pengaruh individual yang signifikan secara statistik (p = 0,013), sementara iklan interaktif dan respon emosional tidak menunjukkan pengaruh langsung yang signifikan. Temuan ini menggarisbawahi peran penting dari partisipasi aktif konsumen dalam pemasaran digital, menunjukkan bahwa pengalaman interaktif yang mendorong keterlibatan lebih efektif dalam memicu pembelian impulsif daripada daya tarik visual atau stimulasi emosional saja. Studi ini berkontribusi pada pengembangan strategi pemasaran yang lebih partisipatif dan relevan secara kontekstual di era digital dan membuka jalan untuk eksplorasi lebih lanjut tentang faktor-faktor psikologis dan situasional yang mempengaruhi keputusan pembelian impulsif.
Co-Authors Aang Kunaepi Abdul Khanip Abdul Majid Abdul Majid Abdul wahib Abdul Wahib Afifa, Erlina Laily Nur Agus Sutiyono Agus Sutiyono Agus Sutiyono Ahmad Hadi Pranoto Ahmad Ismail Ahmad Ismail Ahmad Munarun Ahmad Noor Ihsanuddin Ainaya Al Fatimah Aldila Dyas Nurfitri Aliffia, Kurnia Nur Alya Iqlima Qodriana Anas Anas Al Irsyad, Muhammad Anita Rosita Dewi Indriani Annaafi’atsaani, Irbasabila Apik Lestari, Citra Ariibah Radita Ayu Candrika Ariyani Hasanah Nuriyyatiningrum, Nada Ariyani Hasanah Nuriyyatiningrum, Nadya Azfa Ahmad Dzulvikar Candrika, Ariibah Radita Ayu Darmuin Darmuin Dewi Khurun Aini Dhea Sintamaharani Dini Himmatul Ulya Dwi Safitri Mariesta Isnaini Erllina Laily Nur Afifa Evita Nur Apriliana Fadlilah, Sayyidatul Faiz Abdul Majid Assharofi Fardah, Fadila Arifatul Fatah Syukur Fatkhiatul Miladiyah Fatkurroji Fatkurroji Feyzal Rizkillah Fihris Fihris Fippy Hidayati Fippy Hidayati Hanifa, Argyanti Hanifah Arien Faradilla Happsari, Ajeng Ayu Harintaka Hayati, Aziza Nur Hidayati, Fippy Hudhoifah, Yuyun Ibnu Hadjar Ikhwanudin Ikhwanudin Ikhwanudin Ikhwanudin Inayah Inayah Inayah Inayah Ira Lestari, Isma Ismail Ismail Khanip, Abdul Khoirunnisa, Shabrina Kurnia Nur Aliffia Laila Ngindana Zulfa Lainatul Mudzkiyyah Lucky Ade Sessiani Lucky Ade Sessiani M. Mukhsin Jamil Maeyani, Fikriyyah Mahfud Junaedi Maknun, Lu'lu'il Masfia, Irma Maulida Kholifaqurrozi Miss Fatihah Saman Muhammad Afif Muhammad Haris Nasrulloh Muhammad Helmi Labib Muhammad Wamae Nabilah, Dhiya' Fairuz Nadia Ariyani Hasanah Nuriyyatiningrum Nadya Ariyani Hasanah Nuriyyatiningrum Nadya Ariyani Hasanah Nuriyyatiningrum Nafidatun Nisa Nasikhin Jalis Nasikhin, Nasikhin Nazih Sadatul Kahfi Nur Afandi Nur Aini Hidayah Nur Hayati Nur Hayati Nurfitri, Aldila Dyas Nurul Laely Mahmudah Nurul Laely Mahmudah Oktafia, Anggi Oseolla Savana Qoirunnisa, Fentika Zahra Raharjo Raharjo Raharjo Raharjo Rochman Sulistiyo Ruswan, Ruswan Salis Irvan Fuadi Saman, Miss Fatihah Saputri, Shalsabela Savana, Oseolla Sayyidatul Fadlilah Siti Nurhalisa Sulistiyo, Rochman Tika Yuliasari Tyas Lailatul Ahadiyaah Ulfatussyarifah Ulfatussyarifah Ulumuddin, Imam Khoirul Ummu Hafadzoh Az Zahra Ummu Zahrotun Ni'mah wening wihartati, wening Wilda Khanifatun Yusriyah, Naily Yusron Nur Hadi ZIKRINAWATI, KHAIRANI