p-Index From 2021 - 2026
7.033
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Nadwa : Jurnal Pendidikan Islam PIONIR: Jurnal Pendidikan Intizar Jurnal Pendidikan Islam AL ISHLAH Jurnal Pendidikan Jurnal Pendidikan Agama Islam Al-Thariqah Hayula: Indonesian Journal of Multidisciplinary Islamic Studies QALAMUNA: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Agama Tadbir : Jurnal Studi Manajemen Pendidikan International Journal Pedagogy of Social Studies Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam ALQALAM JURNAL EDUCATION AND DEVELOPMENT Jurnal At-Tarbiyat (Jurnal Pendidikan Islam) EduReligia : Jurnal Pendidikan Agama Islam Al-Hikmah: Jurnal Agama dan Ilmu Pengetahuan Sunan Kalijaga: International Journal of Islamic Civilization Jurnal Kajian Peradaban Islam Al-Qalam Islamika: Jurnal Keislaman dan Ilmu Pendidikan Akademika : Jurnal Keagamaan dan Pendidikan SCAFFOLDING: Jurnal Pendidikan Islam dan Multikulturalisme Ta'dib: Jurnal Pendidikan Islam Khazanah Pendidikan Islam Rayah Al Islam : Jurnal Ilmu Islam IJECA (International Journal of Education and Curriculum Application) Indonesian Community Service and Empowerment Journal (IComSE) Didaktika: Jurnal Kependidikan Al-Ulum: Jurnal Pendidikan Islam Jurnal Kajian Peradaban Islam Ar-Rasyid: Jurnal Pendidikan Agama Islam Taklim : Jurnal Pendidikan Agama Islam Indonesian Journal of Multidiciplinary Research (IJoMR) TARBAWY: Indonesian Journal of Islamic Education Jurnal Kajian Pembelajaran dan Keilmuan Al-Ulum: Jurnal Pendidikan Islam Southeast Asian Journal of Islamic Education Proceeding ISETH (International Summit on Science, Technology, and Humanity) Millah: Journal of Religious Studies Jurnal Pendidikan Islam Jurnal Pendidikan Indonesia (Japendi) International Journal of Islamic Studies Higher Education Journal of Insan Mulia Education EDUKASI Eduprof
Claim Missing Document
Check
Articles

IMPLEMENTASI PENDEKATAN SAINTIFIK DALAM PEMBELAJARAN PAI DI SMP NEGERI 2 DAN SMP NEGERI 5 KOTA BANDUNG TAHUN 2015 Sulastri, Sulastri; Supriadi, Udin; Rahmat, Munawar
TARBAWY : Indonesian Journal of Islamic Education Vol 2, No 1 (2015): May 2015
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (362.078 KB) | DOI: 10.17509/t.v2i1.3408

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh masalah guru PAI yang kebanyakan masih belum paham secara menyeluruh bagaimana mengimplementasikan pendekatan saintifik yang menjadi ciri khas kurikulum 2013 dalam pembelajaran PAI di sekolah. Pendekatan saintifik memiliki beberapa langkah yang harus dilaksanakan diantaranya adalah mengamati, menanya, mencari informasi, mengkomunikasikan, dan menyimpulkan. Langkah-langkah tersebut harus ada dalam perencanaan dan pelaksanaannya, pengimplementasian langkah-langkah inilah yang menjadi fokus utama pembahasan penelitian ini. Adapun sekolah yang menjadi objek penelitian, yaitu SMPN 2 dan SMPN 5 Bandung dengan guru PAI sebagai subjek penelitiannya. Peneliti akan membahas perencanaan pembelajaran saintifik dalam RPP yang telah dibuat oleh guru PAI dan implementasinya dalam pembelajaran PAI di kelas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perencanaan pembelajaran saintifik pada RPP berdasarkan kurikulum 2013 dan implementasi pelaksanaan langkah-langkah pendekatan saintifik dalam pembelajaran PAI. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data penelitian ini dengan menggunakan observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Adapun  teknik analisis data menggunakan teknik menurut pendapat Miles and Hubermen, yaitu reduksi data, display data, dan verifikasi/kesimpulan. Data yang diperoleh dari lapangan menunjukan bahwa RPP yang telah dibuat sudah sesuai berdasarkan sistematika kurikulum 2013. Data hasil observasi juga menunjukan bahwa guru PAI telah melaksanakan langkah-langkah saintifik dengan baik. Mereka menggunakan media untuk proses mengamati, menggunakan teknik motivasi dan reward untuk menstimulasi siswa agar aktif bertanya dan berkomunikasi, serta guru menggunakan teknik presentasi dan konsep student center saat pembelajaran agar siswa aktif berbicara dan mengemukakan pendapat, sehingga diakhir pembelajaran siswa dapat menyimpulkan sendiri pembelajaran pada pertemuan itu. Guru juga terus membimbing dan melakukan penilaian terhadap siswa selama proses pembelajaran berlangsung.
PEMIKIRAN TAN MALAKA DAN RELEVANSINYA DENGAN PENDIDIKAN ISLAM Rokhim, Muhammad Maulana; Rahmat, Munawar; Surahman, Cucu
TARBAWY : Indonesian Journal of Islamic Education Vol 6, No 1 (2019): May 2019
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (326.804 KB) | DOI: 10.17509/t.v6i1.19463

Abstract

Abstract. Indonesian philosophy-based education is one way to face an era full of global competition. It is Ibrahim Datuk Tan Malaka, a revolutionary Indonesian independence movement who has the concept of education based on the people. This study aims to find out about Tan Malaka’s educational thinking, especially with regard to the basis, objectives, principles, material, methods and evaluation of education and its relevance to Islamic education. This research was conducted with a qualitative approach. The method used is descriptive analysis. To trace the history of Tan Malaka’s thought, a historical search method is used to find the purpose of Tan Malaka’s educational concepts with data collection techniques in the form of literature studies and library research. Based on the results of this research, it is concluded that education according to Tan Malaka is an attempt to free people from misery, oppression, and ignorance, making life more useful for themselves and their surroundings, no more caste and class differences. The relevance of Tan Malaka’s educational thought to Islamic education is found in his philosophy, bases, and objectives  of education. Abstrak. Pendidikan yang berbasis falsafah bangsa Indonesia merupakan salah satu cara menghadapi era yang penuh persaingan global. Adalah Ibrahim Datuk Tan Malaka seorang revolusioner pergerakan kemerdekaan Indonesia yang memiliki konsep pendidikan yang berbasis pada rakyat. Penelitian ini bertujuan mengetahui pemikiran pendidikan Tan Malaka, khususnya yang berkenaan dengan dasar, tujuan, prinsip, materi, metode dan evaluasi pendidikan serta relevansinya dengan pendidikan Islam. Penelitian ini dilaksanakan dengan pendekatan kualitatif. Adapun metode yang digunakan adalah deskriptif-analisis. Untuk mencari jejak sejarah pemikiran Tan Malaka, metode penelusuran sejarah digunakan untuk menemukan maksud dari konsep pendidikan Tan Malaka dengan teknik pengumpulan data berupa studi literatur dan library research. Berdasarkan hasil penelitian ini diperoleh gambaran bahwa pendidikan menurut Tan Malaka adalah sebuah usaha untuk membebaskan manusia dari kesengsaraan, ketertindasan, dan ketidaktahuan, menjadikan hidup lebih bermanfaat bagi diri sendiri dan sekitarnya, tidak ada lagi kasta dan perbedaan kelas-kelas. Adapun Relevansi pemikiran pendidikan Tan Malaka dengan pendidikan Islam terdapat pada tinjauan filosofis, dasar, dan tujuan pendidikan.
PEMBELAJARAN PAI PADA PROGRAM AKSELERASI DI SD AR-RAFI BALEENDAH 2014-2015 Parlina, Ika; Rahmat, Munawar; Syahidin, Syahidin
TARBAWY : Indonesian Journal of Islamic Education Vol 2, No 2 (2015): November 2015
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (256.9 KB) | DOI: 10.17509/t.v2i2.3452

Abstract

MEDIA PEMBELAJARAN E-LEARNING DALAM PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SMA LABORATORIUM PERCONTOHAN UPI BANDUNG Ramdani, Rijki; Rahmat, Munawar; Fakhruddin, Agus
TARBAWY : Indonesian Journal of Islamic Education Vol 5, No 1 (2018): May 2018
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (388.348 KB) | DOI: 10.17509/t.v5i1.13332

Abstract

The Internet can be used as a way to transfer knowledge from teacher to student. E-learning is one of learning media which uses internet. The purpose of this research is to describe and analyze: (1) the learning planning; (2) the learning process; (3) the learning evaluation; (4) the learning process results of Islamic Education learning with e-learning. This research uses qualitative approach and descriptive method. The data collection technique are interviews, observation, and study of documentation. This research was conducted in SMA Laboratorium Percontohan UPI Bandung who have used e-learning as a learning media. Based on the results of the research, it was found that the learning planning of Islamic Education learning with e-learning is not much different with no use of e-learning. The learning implementation process of Islamic Education learning with e-learning is conducted by the method of lecture that assisted with e-learning as a students learning resource centre. Learning evaluation of Islamic Education learning with e-learning is done in the moment after the sub chapter materials have been studied by students with automated systems in e-learning. The results of the learning process of Islamic Education learning with e-learning effect on student learning outcomes. The influence is only experienced on the competence of knowledge, while attitude and skills there is no correlation. Internet dapat dijadikan cara untuk transfer pengetahuan dari guru kepada siswa. Pembelajaran yang memanfaatkan internet salah satunya adalah media pembelajaran e-learning. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan dan menganalisis: (1) perencanaan pembelajaran; (2) proses pembelajaran; (3) evaluasi pembelajaran; (4) hasil proses pembelajaran PAI dengan e-learning. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara, observasi dan studi dokumentasi. Penelitian ini dilakukan di SMA Laboratorium Percontohan UPI Bandung yang telah menggunakan media pembelajaran e-learning. Berdasarkan hasil penelitian, ditemukan bahwa perencanaan pembelajaran PAI dengan e-learning tidak jauh berbeda dengan tidak menggunakan e-learning. Proses pelaksanaan pembelajaran PAI dengan e-learning dilakukan dengan metode ceramah yang dibantu dengan media pembelajaran e-learning sebagai pusat sumber belajar siswa. Evaluasi pembelajaran PAI dengan e-learning dilakukan pada saat setelah sub bab materi telah dipelajari oleh siswa dengan sistem otomatis pada e-learning. Hasil proses pembelajaran PAI dengan e-learning berpengaruh terhadap hasil belajar siswa. Pengaruh tersebut hanya dialami pada kompetensi pengetahuan saja, sedangkan sikap dan keterampilan tidak ada korelasinya.
KONSEP PENDIDIKAN ISLAM PERSPEKTIF MAHMUD YUNUS DAN IMPLIKASINYA TERHADAP PEMBELAJARAN PAI DI SEKOLAH Nurza, Ashfira; Rahmat, Munawar; Fahrudin, Fahrudin
TARBAWY : Indonesian Journal of Islamic Education Vol 5, No 2 (2018): November 2018
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (271.391 KB) | DOI: 10.17509/t.v5i2.16753

Abstract

This research aims to find the concept of education according to Mahmud Yunus and its implication to Islamic Religious Education at school. This research is library research by using qualitative-descriptive approach. Based on this research, it is known that Islamic Education goal according to Mahmud Yunus is to form noble character (akhlak mahmudah) of the students and they are experts in both general and religious sciences. Materials of Islamic Education in Mahmud Yunus’ view in geleral can be divided ito three: math, skill,and drawing. In specific, Mahmud Yunus divides materials of Islamic Education based on levels of education.Methods of Islamic Education to him are story telling, question-answer, discussion, modelling, accustoming, and speech. The last, evaluation of Islamic Education used are school examination, general examination, and modern examination. The concept of education according to Mahmud Yunus, in the researchers’ view has implication to the process of Islamic Religious Education insctruction at school, either in the goal, materials, method, or in the evaluation.Penelitian ini bertujuan untuk menemukan konsep pendidikan Islam perspektif Mahmud Yunus dan  implikasinya terhadap pembelajaran PAI di sekolah.Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif melalui pendekatan kualitatif dengan menggunakan teknik studi literatur. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa tujuan pendidikan Islam perspektif Mahmud Yunus adalah membentuk akhlak mulia peserta didik dan peserta didik dapat dihandalkan dalam ilmu umum dan ilmu agama.Materi pendidikan Islam perspektif Mahmud Yunus secara umum dibagi menjadi tiga yaitu matematika, keterampilan, dan melukis. Secara khusus Mahmud Yunus membagi materi Pendidikan Islam berdasarkan tingkat pendidikan.Metode pendidikan Islam yaitu metode kisah, metode tanya jawab, metode diskusi, metode teladan, metode pembiasaan dan metode ceramah. Evaluasi pendidikan Islam yang digunakan yaitu berupa ujian sekolah, ujian umum, dan ujian modern. Konsep pendidikan Islam perspektif Mahmud Yunus ini memiliki implikasi terhadap proses pembelajaran PAI di sekolah, baik pada tujuan pembelajaran, materi pembelajaran, metode pembelajaran, dan evaluasi pembelajaran.
Perubahan Pemahaman Mahasiswa Terhadap Makna Keimanan/ Kekafiran Ahli Kitab dengan Metode Tematik Digital Quran M. Wildan Bin H.M. Yahya; Munawar Rahmat
Hayula: Indonesian Journal of Multidisciplinary Islamic Studies Vol 6 No 1 (2022): Hayula: Indonesian Journal of Multidisciplinary Islamic Studies
Publisher : Laboratorium Prodi Pendidikan Agama Islam UNJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/hayula.006.01.06

Abstract

Mahasiswa Muslim memandang Ahli Kitab (pengikut agama non-Islam) sebagai kafir. Akibatnya, mereka menolak non-Muslim untuk menduduki jabatan publik karena mereka kafir. Padahal Al-Qur'an menegaskan bahwa di antara Ahli Kitab ada yang beriman, amanah, dan pelaku kebajikan. Solusi terbaik dengan mengembangkan model pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) berbasis Al-Quran. Penelitian bertujuan menghasilkan model pembelajaran tematik digital Quran untuk memahami istilah Ahli Kitab dalam Al-Quran. Metode penelitian kuasi R&D. Uji-coba model di UNISBA dan UPI. Tema-tema yang dibahas: makna beriman, kafir, dan Ahli Kitab dalam Al-Quran. Hasil penelitian, pola pikir keagamaan mahasiswa berubah. Sebelum kuliah, mereka mengaitkan keimanan dan kekafiran dengan identitas agama. Adapun setelah kuliah, mereka mengasosiasikannya dengan karakter baik dan buruk. Menurut mereka, di antara Ahli Kitab ada yang beriman, tetapi lebih banyak yang kafir. Implikasinya, model pembelajaran tematik digital Qur'an cukup efektif mengubah pola pikir keagamaan mahasiswa.
Model Perkuliahan Pendidikan Agama Islam Yang Damai, Moderat, dan Toleran Munawar Rahmat
Nadwa: Jurnal Pendidikan Islam Vol 12, No 1 (2018): Islamic Education and Peace
Publisher : FITK UIN Walisongo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/nw.2018.12.1.2180

Abstract

The study aims to describe the model of Islamic Religious Education (PAI) lectures that are peaceful, moderate, and tolerant in Indonesia University of Education (UPI). The research method used is descriptive-qualitative. The study found that the peaceful, moderate, and tolerant model of Islamic Education is to use open-ended lecture models that include the openness of lecturers, materials and methods. The openness of the lecturer is shown by the attitude and the thinking of the lecturer who sees the difference of understand, madzhab and religion as necessity and not exclusive, material disclosure is shown by substantive and inclusive material selection, while method openness is demonstrated by the use of an argumentative dialogical learning method consisting of ushul study cross-mazhab method, methodology of madhahab typhology  and method of study of religions. AbstrakPenelitian bertujuan mendeskripsikan model perkuliahan PAI yang damai, moderat, dan toleransi di Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung. Metode penelitian yang digunakan deskriptif-kualitatif. Penelitian menemukan bahwa Model Pendidikan Agama Islam yang damai, moderat, dan toleran yaitu menggunakan model perkuliahan yang terbuka yang meliputi keterbukaan dosen, materi dan metode. Keterbukaan dosen ditunjukkan dengan sikap dan pemikiran dosen yang melihat perbedaan paham, mazhab dan agama sebagai keniscayaan dan tidak bersifat eksklusif; keterbukaan materi ditunjukkan dengan pemilihan materi secara substantive dan inklusif,sedangkan keterbukaan metode ditunjukkan dengan penggunaan metode pembelajaran yang dialogis argumentatif yang terdiri dari metode studi ushul lintas mazhab, metode tipologi mazhab dan metode studi agama-agama.
The Effect of Religiusity to Premarital Ethics Violation in SMA/SMK Students in Siak District, Riau Province Thahariyah Thahariyah; Munawar Rahmat; Udin Supriadi
Akademika: Jurnal Keagamaan dan Pendidikan Vol 17, No 2 (2021): Akademika: Jurnal Keagamaan dan Pendidikan | Desember 2021
Publisher : STAIN Bengkalis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Premarital etiquette violations are quite disturbing. Various research results show a high percentage of premarital sex. But various studies also show the influence of religiosity on risky sex. The research aimed to find the relationship between religiosity and violations of premarital ethics among SMA/SMK students in Siak Regency, Riau Province. Description-correlational research methods. The research sample was 223 students. The religiosity inventory of 81 items and 26 inventory items of pre-marital ethics violations were submitted to them. Data analysis used descriptive statistics (%-tase) and regression tests. The result, first, the respondent's religiosity is quite good. Second, the respondents' premarital ethics violations were relatively low. Third, there is an inverse correlation between religiosity and violations of premarital ethics. The higher the respondent's religiosity, the lower the violation of premarital ethics. Likewise, vice versa. The pedagogical implication of this research is that religious education is very important in maintaining the sanctity of SMA/SMK students.
The Influence of Parenting toward Religious Behavior and Study Result Yulisna Yulisna; Hadi Arbiyanto; Munawar Rahmat
Jurnal Pendidikan Islam Vol 3, No 1 (2017): Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : The Faculty of Tarbiyah and Teacher Training associated with PSPII

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/jpi.v3i1.987

Abstract

The aim of this article is to present the results of research concerning empirical description of the parenting and its influences on religious behavior and students’ study results in the subject of PAI (Pendidikan Agama Islam/Islamic Education). The research method used is qualitative and quantitative methods. The population of the research is all students and their parents in the fifth grade of elementary school in one group of Pulau Kijang, in Reteh Subdistrict, Indragiri Hilir, Riau. The sampling used the technique of cluster sampling for 80 students and 80 parents. The results of the research show that the parenting determines the height and low of students’ religious behavior and PAI study results. Students who have high and average religious behavior are educated by the parents having the authoritative parenting, while the students having low religious behavior are those who are educated by authoritarian, authoritative, permissive, authoritarian-authoritative combination, and authoritative-permissive combination parentings. Meanwhile, students who have the high study results are educated by the parents having the authoritative parenting, while the students whose study results are average are educated by the authoritarian, authoritative, permissive, authoritarian-authoritative combination, and authoritative-permissive combination parentings. 
A Thematic Digital Quran Learning Model in Islamic Religious Education Lukman Affandi; Munawar Rahmat; Udin Supriadi
Jurnal Pendidikan Islam Vol 7, No 2 (2021): Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : The Faculty of Tarbiyah and Teacher Training associated with PSPII

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/jpi.v7i2.15062

Abstract

In the digital era, learning activity requires several competencies including several applications to use digital media like digital Quran. This research is aimed at analyzing the strategies to increase religious substance in Islamic religious education courses for students Majoring in PAI (Pendidikan Agama Islam/Islamic Religious Education), Universitas Pendidikan Indonesia, through the Digital Quran. This study applied a survey approach involving 104 students in their third semester. Data were analyzed using multiple linear regression. The results showed that the thematic learning of the digital Quran, which was carried out simultaneously, could increase students’ religious substance with Fcount 22.477 > Ftable 3.09, significance value 0.05, and probability 0.000
Co-Authors A.A. Ketut Agung Cahyawan W Aam Abdussalam, Aam Abas Asyafah Aceng Kosasih, Aceng Affandi, Lukman Afriatien , Toto Suryana Agisty, Nesha Agus Fakhruddin Ahprisanna Rasyid Aburaera Al Fajri, Muhammad Al Husaeni, Dwi Fitria Alamsyah, Adam Alamsyah, Ganjar Amirsyah, Amirsyah Arro'uf, Khofifah Asraf Kurnia Azka, Ibnu Baldan Haramain, Fathur Bin Engku Ab Rahman, Engku Shahrulerizal Cucu Surahman Edi Suresman Elan Sumarna Endis Firdaus, Endis Fahrudin Fahrudin Fahrudin Fahrudin Fahrudin, F Febrianti, Erlyana Ganjar Eka Subakti Hadi Arbiyanto Hamrain, Fathur Baldan Hasan Albana Heri Effendi Hikmayanti, Asri Nur Hilman Taufiq Abdillah, Hilman Taufiq Huda, Ali Anhar Syi’bul Ika Parlina Ika Parlina, Ika Jalal, M Rifky Faisal Jenuri Kardiyah, Kardiyah Kardiyah, Kardiyah Khodijah, Ajeng Kumala Sari, Dyah Ayu Ratna Lukman Affandi Luthfi Khairul Fikri, Luthfi Khairul M. Wildan Bin H.M. Yahya M. Wildan Bin H.M. Yahya Machmudah, Anisah Makhmud Syafei Maman Abdurrahman Maman Abdurrahman Mokh. Iman Firmansyah Muhamad Parhan Muhammad Ainun Najib, Muhammad Ainun Mushfani Ainul Urwah Muslim Muslim Muthmainah, Nur Adhibatun Nani, Irvan Nasrudin, Ega Naufal, Muhammad Naufal Salamuddiin Nunuy Nurjanah Nurfadilah, Utami Nurhuda, Abid Nurkhasanah, Khairunisa Nurti Budiyanti Nurul Firdaus Nurza, Ashfira Nurza, Ashfira Pratiwi, Agis Aji Pratiwi, Agis Aji Putra, Farhan Akmala Rahman, Roslan Abdur Rahmat Al Fian, Muhammad Iqbal Ramdani, Rijki Ramdani, Rijki Rashid, Rosmalizawati Ab Ria Lestari Ria Lestari, Ria Ridwan, Rizki Muhamad Risris Hari Nugraha Rokhim, Muhammad Maulana Rokhim, Muhammad Maulana Rosi Rosita, Rosi Saepul Anwar Salamuddin, Ahmad Sasmi Selvia Selvia, Sasmi Seni Siti Inayah Sinta, Dewi Siti Aisyah Somad, Momod Abdul Sulastri Sulastri Syafei, Makhmud Syahidin Syahidin Syahidin, Syahidin Syahrijar, Iqbal SYAMSUL HIDAYAT Syifa Mariyam Fauziah Tandigego, Kalvin Rongre Tatang Hidayat Tati Haryati Thahariyah Thahariyah Toto Suryana Afriatien Udin Supriadi Wahyu Wibisana, Wahyu Wawan Hermawan Wawan Hermawan Yahya, M Wildan Yahya, M. Wildan Bin H.M. Yulisna Yulisna Yulisna Yulisna Zahra, Ildira Az Zannah, Hikmah Aulia zulfadli Zulfadli Achmad